Pelatihan Jurnalistik di UMSB

0
179

Berawal dari kunjungan rombongan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Februari 2018 selama 5 hari ke Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) Bukittinggi, Padang Panjang, maka terselenggaralah pembekalan pelatihan jurnalistik.

Ide awal ini dikemukakan oleh Rektor UMSB, yang kemudian ditanggapi oleh UAD dengan menghadirkan Kepala Bagian Humas sekaligus Dosen Prodi Psikologi UAD, Dr. Hadi Suyono, S.Psi, M.Si. Dosen yang sudah lama terjun di bidang penulisan ilmiah ini memberi pembekalan tentang kepenulisan jurnalistik kepada wartawan UMSB pada Rabu (21/03/2018). Acara tersebut mendapat antusias yang luar biasa dari berbagai pihak. Fakultas, rektor, wakil rektor, dekan, dosen, mahasiswa, dan karyawan UMSB terlibat.

Dalam pemaparan materi pelatihan jurnalistik ini, Hadi mengarahkan dan membentuk karakter forum wartawan pada kepenulisan jurnalistik yang positif. Tujuannya supaya dapat dengan mudah memperkenalkan perguruan tinggi ke masyarakat, baik skala lokal, regional, nasional, maupun tingkat internasional.

“Dulu, UAD juga belum dikenal oleh masyarakat luar, bahkan di Yogyakarta saja, ada perguruan tinggi yang tidak tahu UAD. Itu membuat kami termotivasi untuk memperkenalkan UAD, salah satunya dengan menjalin kerja sama dengan media cetak atau online. Sekarang, peningkatan itu terbukti, bukan hanya daerah Yogyakarta saja yang tahu UAD, di luar daerah pun sudah tahu UAD,” jelas Hadi.

Kerja sama bisa meningkatkan kualitas suatu perguruan tinggi, di antaranya dengan mengangkat isu, kegiatan, dan prestasi. Akhirnya, secara pelan-pelan, nama perguruan tinggi bisa naik dan diketahui oleh khalayak. Keuntungan lainnya dari jurnalistik positif, dalam forum publikasi bisa membuat diskusi dan masukan terkait artikel, rubik, serta informasi-informasi lainnya. Sehingga, kualitas tulisan lebih bagus dan beragam. Selain itu, saat menulis apa pun tentang perkembangan yang ada di internal kampus maka awak media lain pun dapat langsung mengetahui.

“Mencapai semua itu memang butuh kerja keras dalam berpikir, dan kita harus mengedepankan suasana kekeluargaan, serta kerja sama yang baik dalam forum apa saja,” imbuh Hadi. (ASE)