Prospek Prodi Teknik: Kemdikbud Tingkatkan Jumlah Sarjana/Ahli Teknik 15% di 2015

0
145

Seperti yang dikutip dari mediaindonesia.com bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan meningkatkan jumlah sarjana/ahli teknik menjadi 15 persen pada 2015. Hal ini terkait dengan populasi mahasiswa teknik secara nasional masih 11 persen dari 5,2 juta mahasiswa tahun 2011 ini.

“Jadi jumlahnya akan dinaikkan empat persen atau setara dengan 200 ribu,” kata Mendikbud Mohammad Nuh setelah meresmikan Gedung AJ Teknik Elektronika ITS Surabaya, Jawa Timur. Sabtu (21/1). 

Menurut dia, peningkatan jumlah sebanyak itu tidak mudah, karena ITS dan ITB paling banyak hanya bisa menambah 500-1.000 mahasiswa baru dalam setiap tahun, sehingga perlu ada upaya lain. 

“Caranya, kami akan mendirikan institut teknik yang baru pada 2012 yakni di Sumatra dan Kalimantan. ITS yang diminta menangani institut teknologi di Balikpapan, Kalimantan, sedangkan ITB di Sumatra,” katanya. 

Ia memperkirakan kedua institut itu akan dapat diresmikan pada 2013. “Tidak hanya institut teknologi, kami juga akan membangun sejumlah politeknik di daerah strategis, terutama di kawasan perbatasan,” katanya. 

Salah satunya, pihaknya akan mendirikan politeknik di Sampang, Jawa Timur. Pada 2010, pihaknya sudah membangun empat politeknik atau universitas di kawasan perbatasan yakni Merauke, Tarakan, Bengkalis, dan Sangihe. (mediaindonesia.com)

Seperti yang dikutip dari mediaindonesia.com bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan meningkatkan jumlah sarjana/ahli teknik menjadi 15 persen pada 2015. Hal ini terkait dengan populasi mahasiswa teknik secara nasional masih 11 persen dari 5,2 juta mahasiswa tahun 2011 ini.

“Jadi jumlahnya akan dinaikkan empat persen atau setara dengan 200 ribu,” kata Mendikbud Mohammad Nuh setelah meresmikan Gedung AJ Teknik Elektronika ITS Surabaya, Jawa Timur. Sabtu (21/1). 

Menurut dia, peningkatan jumlah sebanyak itu tidak mudah, karena ITS dan ITB paling banyak hanya bisa menambah 500-1.000 mahasiswa baru dalam setiap tahun, sehingga perlu ada upaya lain. 

“Caranya, kami akan mendirikan institut teknik yang baru pada 2012 yakni di Sumatra dan Kalimantan. ITS yang diminta menangani institut teknologi di Balikpapan, Kalimantan, sedangkan ITB di Sumatra,” katanya. 

Ia memperkirakan kedua institut itu akan dapat diresmikan pada 2013. “Tidak hanya institut teknologi, kami juga akan membangun sejumlah politeknik di daerah strategis, terutama di kawasan perbatasan,” katanya. 

Salah satunya, pihaknya akan mendirikan politeknik di Sampang, Jawa Timur. Pada 2010, pihaknya sudah membangun empat politeknik atau universitas di kawasan perbatasan yakni Merauke, Tarakan, Bengkalis, dan Sangihe. (mediaindonesia.com)