Sajikan Masakan Asia Di UAD

0
140

sajian masakan asia di universitas ahmad dahlan yogyakarta indonesiaSelasa (29/03) di UAD Kampus II Jln. Pramuka No 42 Yogyakarta, diramaikan oleh mahasiswa Asing UAD yang menggelar acara pameran masakan asing. Bermacam-macam makanan yang disajikan di antranya bubur kacang (Tom Yam) ala Thailad, bubur ayam (Ji You Zhou) masakan china, nasi goreng (Dan Chao Fan) dan beberapa masakan lainnya. Pameran tersebut untuk memperkenalkan beberapa masakan China, Philipina, Inggris, Indonesia dan Thailand kepada mahasiswa Indonesia, sekaligus belajar memasak masakan ala Indonesia yang dilakukan oleh mahasiswa asing.

Hedro salah satu panitia pelaksana mengatakan ”Masakan yang disajikan oleh mahasiswa asing diberikan secara gratis”, tegasnya.

Mahasiswa terlihat antusias mencicipi masakan asing tersebut. ”Kami jadi tahu rasanya masakan asing seperti apa, mungkin di lidah kami masih belum terbiasa. Tapi beberapa masakan seperti makanan Thailand hampir sama dengan cita rasa makanan Indonesia”, ungkap Rafsih salah satu mahasiswa yang ikut mencoba masakan tersebut.

Acara yang bertajuk Mini Asian Town itu diakhiri dengan lomba makan-makan. Lomba diikuti oleh mahasiswa asing yang dimenangkan oleh Galih sebagai juara I, Susan sebagai juara II, dan Ananda sebagai juara III. Acara akan dilanjutkan dengan feshion show pada Rabu (30/03). (Sbwh)

 

 

sajian masakan asia di universitas ahmad dahlan yogyakarta indonesiaSelasa (29/03) di UAD Kampus II Jln. Pramuka No 42 Yogyakarta, diramaikan oleh mahasiswa Asing UAD yang menggelar acara pameran masakan asing. Bermacam-macam makanan yang disajikan di antranya bubur kacang (Tom Yam) ala Thailad, bubur ayam (Ji You Zhou) masakan china, nasi goreng (Dan Chao Fan) dan beberapa masakan lainnya. Pameran tersebut untuk memperkenalkan beberapa masakan China, Philipina, Inggris, Indonesia dan Thailand kepada mahasiswa Indonesia, sekaligus belajar memasak masakan ala Indonesia yang dilakukan oleh mahasiswa asing.

Hedro salah satu panitia pelaksana mengatakan ”Masakan yang disajikan oleh mahasiswa asing diberikan secara gratis”, tegasnya.

Mahasiswa terlihat antusias mencicipi masakan asing tersebut. ”Kami jadi tahu rasanya masakan asing seperti apa, mungkin di lidah kami masih belum terbiasa. Tapi beberapa masakan seperti makanan Thailand hampir sama dengan cita rasa makanan Indonesia”, ungkap Rafsih salah satu mahasiswa yang ikut mencoba masakan tersebut.

Acara yang bertajuk Mini Asian Town itu diakhiri dengan lomba makan-makan. Lomba diikuti oleh mahasiswa asing yang dimenangkan oleh Galih sebagai juara I, Susan sebagai juara II, dan Ananda sebagai juara III. Acara akan dilanjutkan dengan feshion show pada Rabu (30/03). (Sbwh)