• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Swasembada Pangan Indonesia Masih Sulit

12/06/2015/0 Comments/in Terkini /by Super News

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan mengatakan, sangat sulit bagi Indonesia dalam waktu dekat ini bisa melakukan swasembada pangan. Bahkan, hal itu sangat tidak mungkin karena penyusutan lahan pertanian terus terjadi di Indonesia.

“Kerusakan saluran irigasi dan waduk juga terus terjadi. Boleh saja, kita saat ini berteriak tak perlu lagi impor pangan. Namun kenyataannya, komoditas beras, gandum, gula, kedelai, dan bahan pangan lain, hingga sekarang pun masih impor,” ucap Zulkifli saat menjadi pembicara dalam seminar “Kedaulatan Pangan untuk Kemandirian Bangsa, dari Yogya untuk Indonesia”, di kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Rabu (10/6/2015).

Seminar ini digelar atas  kerja sama Majelis  Pemberdayaan Masyarakat (MPM),  Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY dengan UAD.

Zulkifli melanjutkan, “Sulit untuk berbicara peningkatan produktivitas pangan jika setiap tahun lahan pertanian menyusut. Begitu pula pembangunan infrastruktur irigasi. Memang, sudah direncanakan pembangunan sejumlah waduk. Namun sementara ini, yang kita dengar justru kerusakan waduk atau penyusutan fungsi irigasi. Jadi, sekali lagi, swasembada pangan masih sangat jauh.”

Dari sisi distribusi pupuk ke petani pun masih belum beres. Kepemilikan lahan pertanian saat ini rata-rata hanya 0,3 hektar per KK (kepala keluarga). Bibit unggul juga belum ditemukan secara baik sehingga mustahil bagi para petani dengan lahan sempit, akan berani melakukan inovasi. Bahkan karena tidak menguntungkan lagi, lahan mereka justru dijual. Akhirnya, dikonversi untuk kepentingan lain di luar pertanian.

Kondisi inilah yang membuat Zulkifli pesimis Indonesia bisa melakukan swasembada pangan dalam waktu dekat.

Sementara itu, Ketua MPM PWM DIY, Dwi Kuswantoro mengatakan, banyak hal ironis di negeri ini menyangkut swasembada maupun kedaulatan pangan. “Sungguh suatu ironi jika kita bicara swasembada pangan yang hanya diartikan sebagai bebas dari impor beras. Padahal, kita saat ini masih seratus persen mengimpor gandum. Begitu pula dengan bahan pangan yang lain.”

Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah mengurangi ketergantungan pada beras. “Dengan kata lain, kita harus melakukan diversifikasi pangan. Harus mulai dilirik bahan pangan nonberas maupun gandum,” lanjut Dwi.

Menurutnya, singkong bisa menjadi salah satu alternatif yang bisa dipilih. Terutama untuk kabupaten Gunungkidul DIY, tanaman ini sangat mudah diperoleh dan murah. Pihaknya juga mengungkapkan bahwa telah melakukan  kerja sama dengan petani di Gunungkidul sejak 2012 lalu, untuk pengembangan dan peningkatan bahan olahan pangan dari singkong.

“Ternyata, banyak hal yang bisa dilakukan dari bahan baku singkong dan ini harus terus kita kembangkan,” pungkasnya.

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/images/Swasembada Pangan Indonesia Masih Sulit 4.jpg 299 448 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2015-06-12 05:48:052015-06-12 05:48:05Swasembada Pangan Indonesia Masih Sulit
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

TERKINI

  • UAD Tuan Rumah Good Talk Off Air Yogyakarta, Kupas Arah Sistem Pendidikan Indonesia25/09/2026
  • Dikpora Yogyakarta Gandeng Dosen UAD Perkuat Pembelajaran Bahasa Inggris di Jenjang SD25/09/2026
  • Mahasiswa PLP-KKN UAD Adakan Penghijauan di SD Muhammadiyah Krembangan25/09/2026
  • Mahasiswa PLP-KKN UAD Edukasi Pengelolaan Sampah di SMAN 1 Piyungan25/09/2026
  • Satu Dekade, Satu Persaudaraan: Jejak Mahasiswa UAD di Sangkhom Islam Wittaya School25/09/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Poster Chem-E-Car Competition di AISC x AI Series 202624/09/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 1 Esai Ilmiah Nasional23/09/2026
  • Tim Debat UAD Raih Juara I Liga Debat Wilayah Yogyakarta21/09/2026
  • Kembangkan CIRCULAI, Mahasiswa UAD Raih Juara III Nasional IT FEST 202621/09/2026
  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026

FEATURE

  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top