• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 2026

18/06/2026/in Prestasi /by Ard

Shaldhan Bayu Yuska mahasiswa Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih medali perunggu ONMIPA-PT 2026 (Foto. Shaldhan)

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Shaldhan Bayu Yuska, mahasiswa Program Studi Kedokteran UAD, berhasil meraih Medali Perunggu dalam ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) pada 7-12 Juni 2026 di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi Shaldhan setelah menempuh perjalanan panjang mengikuti kompetisi ONMIPA selama tiga tahun terakhir. Untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional tersebut, ia melakukan persiapan secara intensif, terutama dalam dua minggu menjelang pelaksanaan lomba.

“Persiapannya cukup intens selama dua minggu terakhir. Saya juga harus mengatur waktu antara kuliah dan persiapan lomba, termasuk mengikuti bimbingan yang difasilitasi kampus bersama para tutor,” ungkapnya.

Shaldhan mengaku sangat bersyukur atas raihan medali perunggu yang berhasil diraihnya. Baginya, prestasi tersebut menjadi penutup yang manis setelah perjuangan panjang mengikuti ONMIPA selama tiga tahun. “Alhamdulillah, prestasi ini menjadi penutup perjuangan saya mengikuti ONMIPA selama tiga tahun. Alhamdulillah bisa menjadi penutup yang baik,” tuturnya.

Menurut Shaldhan, dukungan dari UAD memiliki peran besar dalam keberhasilannya. Kampus memberikan fasilitas berupa bimbingan bersama dosen dan tutor yang kompeten, serta memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.

“UAD memfasilitasi bimbingan bersama para dosen dan tutor. Selain itu, kampus juga memberikan dukungan penuh ketika pelaksanaan lomba berlangsung,” jelasnya.

Ia menambahkan, “Kalau belum mendapatkan penghargaan, teruslah mencoba pada kesempatan berikutnya. Dalam kompetisi seperti ONMIPA, selain persiapan yang matang juga ada faktor keberuntungan. Karena itu jangan pernah melewatkan kesempatan yang ada, dan jangan lupa meminta doa sebanyak-banyaknya dari orang-orang di sekitar kita,” pesannya.

Ke depan, Shaldhan berharap prestasi yang diraihnya dapat membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik spesialis maupun magister. Ia juga berharap pencapaiannya dapat menjadi sumber motivasi bagi mahasiswa lain yang masih berjuang meraih prestasi.

“Semoga prestasi ini dapat membuka kesempatan bagi saya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, saya berharap pencapaian ini bisa memotivasi teman-teman lain, terutama mereka yang saat ini masih berjuang dan belum pernah meraih medali,” pungkasnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Shaldhan-Bayu-Yuska-mahasiswa-Kedokteran-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-medali-perunggu-ONMIPA-PT-2026-Foto.-Shaldhan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-18 09:52:532026-06-18 09:52:53Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 2026

Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional

15/06/2026/in Prestasi /by Ard

Pramudya Wijaya mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) juara III solo vocal pop tingkat nasional (Foto. Pramudya)

Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di bidang seni. Pramudya Wijaya berhasil meraih Juara III kategori Solo Vocal Pop dalam ajang Euphoria Art Competition Tingkat Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Poltekkes Kemenkes Surakarta secara daring.

Kompetisi tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan kemampuan serta kreativitas di bidang seni pertunjukan. Melalui penampilan terbaiknya, Pramudya mampu bersaing dengan peserta dari berbagai daerah hingga berhasil meraih posisi tiga besar.

Pramudya mengaku bersyukur atas pencapaian yang berhasil diraihnya. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi hasil dari proses yang telah dijalani dengan penuh kesungguhan dan dedikasi.

Dalam penampilannya, Pramudya membawakan lagu “Takkan Terganti” karya Marcell Siahaan. Ia mengaku memilih lagu tersebut karena merupakan salah satu lagu favorit yang sering ia dengarkan dan nyanyikan. Kedekatannya dengan lagu tersebut membantunya menampilkan performa yang lebih maksimal dan penuh penghayatan.

Baginya, kompetisi bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman berharga. Melalui ajang tersebut, ia mendapatkan kesempatan untuk bertemu dan berkompetisi dengan peserta dari berbagai daerah yang memiliki minat dan bakat yang sama di bidang seni.

“Teruslah berani bermimpi, berproses, dan mengambil peluang yang ada. Tidak semua usaha akan langsung berbuah kemenangan, tetapi setiap langkah yang diambil akan membawa pelajaran dan pengalaman yang bermanfaat untuk perjalanan ke depan,” ujarnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pramudya-Wijaya-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-juara-III-solo-vocal-pop-tingkat-nasional-Foto.-Pramudya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-15 09:50:082026-06-15 09:50:08Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional

Riset Kontrasepsi Pria Karya Mahasiswa UAD Raih Apresiasi Tingkat Nasional

05/06/2026/in Prestasi /by Ard

Shaldhan Bayu Yuska mahasiswa Prodi Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Shaldhan)

Isu kesehatan reproduksi dan kesetaraan peran dalam penggunaan kontrasepsi menjadi perhatian yang diangkat oleh Shaldhan Bayu Yuska, mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dalam ajang Kompetisi Artikel Ilmiah #2 Tingkat Nasional Tahun 2026. Melalui gagasan ilmiah yang inovatif, ia berhasil meraih Juara I Artikel Terbaik dan Juara II Presenter Terbaik pada Subtema Kesehatan Kelas G.

Pada kompetisi tersebut, Shaldhan mengangkat karya ilmiah berjudul “Tren Penelitian Global dalam Inovasi dan Penggunaan Kontrasepsi Pria: Sebuah Analisis Bibliometrik”. Penelitian tersebut berfokus pada perkembangan riset global terkait inovasi kontrasepsi pria selama periode 2005–2025.

Melalui artikel ilmiahnya, Shaldhan menyoroti masih rendahnya partisipasi pria dalam penggunaan kontrasepsi. Selama ini, beban penggunaan alat kontrasepsi lebih banyak dibebankan kepada perempuan, padahal berbagai metode kontrasepsi wanita memiliki sejumlah dampak dan efek samping terhadap kesehatan. Kondisi tersebut mendorong munculnya berbagai penelitian mengenai pengembangan kontrasepsi pria sebagai alternatif yang lebih setara dan berkelanjutan.

Inovasi yang diangkat dalam penelitian ini berupa analisis bibliometrik terhadap perkembangan tren penelitian kontrasepsi pria secara global. Melalui metode tersebut, Shaldhan memetakan perkembangan publikasi ilmiah, tren inovasi, kolaborasi penelitian, hingga arah pengembangan teknologi kontrasepsi pria dalam dua dekade terakhir.

Menurutnya, pendekatan bibliometrik menjadi cara yang efektif untuk memahami sejauh mana perkembangan penelitian kontrasepsi pria sekaligus mengidentifikasi peluang riset yang masih dapat dikembangkan di masa mendatang. Kajian tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keterlibatan pria dalam program keluarga berencana dan kesehatan reproduksi.

Shaldhan mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian yang berhasil diraih. “Saya merasa sangat bersyukur bisa meraih juara, apalagi mendapatkan dua penghargaan sekaligus di lomba artikel ini. Awalnya saya mengikuti lomba ini dengan niat mengimplementasikan pemahaman dan kemampuan yang saya peroleh setelah melalui blok penelitian di fakultas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pengalaman mengikuti pelatihan sebelumnya turut membantu dalam proses penyusunan artikel ilmiah tersebut. “Berbekal pelatihan sebelumnya, alhamdulillah hasil yang diperoleh cukup memuaskan. Saya juga menjadi tertarik untuk melanjutkan penelitian yang saya angkat dalam lomba ini,” tambahnya.

Shaldhan menambahkan, “Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan adalah dengan mencoba mengikuti lomba. Ketika kita mendaftar, kita akan terdorong untuk menyelesaikannya. Dalam situasi seperti itu, biasanya akan muncul pemikiran-pemikiran kreatif dan inovatif,” tuturnya.

Selain itu, ia menyarankan mahasiswa agar cermat dalam menentukan topik dan metode penelitian pada kompetisi karya ilmiah. Menurutnya, pemilihan isu yang relevan dan memiliki urgensi di masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan karya yang berdampak. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Shaldhan-Bayu-Yuska-mahasiswa-Prodi-Kedokteran-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Shaldhan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-05 09:55:392026-06-05 09:55:39Riset Kontrasepsi Pria Karya Mahasiswa UAD Raih Apresiasi Tingkat Nasional

UAD Gelar Global Lecturer Bersama Chung Shan Medical University Taiwan

02/06/2026/in Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan global lecturer bersama Chung Shan Medical University Taiwan (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan delegasi Chung Shan Medical University dalam kegiatan Global Lecturer bertajuk “Global Challenges in Public Health: Culture, Communication and Community Well-being” yang berlangsung pada 25 Mei 2026 di Amphitheater A Fakultas Kedokteran UAD.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Ahmad Dahlan, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyampaikan ucapan selamat datang kepada delegasi Chung Shan Medical University. Ia juga memperkenalkan UAD serta menyampaikan harapannya agar kunjungan tersebut dapat memperkuat kerja sama akademik dan pertukaran pengetahuan antara kedua institusi. “Kami mengucapkan selamat datang kepada delegasi Chung Shan Medical University. Semoga kunjungan ini dapat mempererat kolaborasi akademik dan membuka lebih banyak peluang kerja sama di masa mendatang,” ujarnya.

Sesi pertama menghadirkan dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat UAD, Prof. Elli Nur Hayati, M.P.H., Ph.D., Psi., yang menyampaikan materi berjudul “Psycho-Medico-Legal Responses to Intimate Partner Violence (IPV) in Indonesia”. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa kekerasan pasangan intim (Intimate Partner Violence atau IPV) bukan hanya masalah domestik, tetapi juga pandemi tersembunyi yang menjadi isu kesehatan masyarakat global. “IPV bukan hanya masalah dalam ranah keluarga, tetapi juga merupakan pandemi tersembunyi dan tantangan kesehatan masyarakat yang membutuhkan respons psikologis, medis, dan hukum secara terpadu,” jelasnya.

Selanjutnya, mahasiswa Departemen Psikologi Chung Shan Medical University, Tzu-Yu Huang, mempresentasikan materi mengenai tekanan interpersonal dalam budaya kolektivisme. Ia menjelaskan berbagai bentuk tekanan sosial yang muncul melalui perhatian, kepedulian, serta keterikatan sosial dalam masyarakat kolektif.

Materi berikutnya disampaikan oleh Ling-Xuan Wu yang mengulas respons kesehatan masyarakat di Taiwan. Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan bahwa salah satu topik penelitian yang berkembang di Taiwan saat ini adalah pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan emotional well-being  sebagaimana dijelaskan oleh Prof. Hao-Jan Yang.

Pada sesi kedua, Prof. Hao-Jan Yang selaku Director of Department of Public Health Chung Shan Medical University menyampaikan materi bertajuk “Intimate Partner Violence among Immigrants: IPV in Taiwan”. Ia memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi kelompok imigran terkait kekerasan pasangan intim di Taiwan serta upaya penanganan yang dilakukan melalui pendekatan kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, UAD dan Chung Shan Medical University memperkuat kolaborasi akademik internasional sekaligus membuka ruang diskusi mengenai berbagai tantangan kesehatan masyarakat global yang dipengaruhi oleh faktor budaya, komunikasi, dan kesejahteraan komunitas. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-global-lecturer-bersama-Chung-Shan-Medical-University-Taiwan-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-02 11:18:472026-06-02 11:18:47UAD Gelar Global Lecturer Bersama Chung Shan Medical University Taiwan

Tujuh Dokter Baru Resmi Dilantik pada Sumpah Dokter Periode IV UAD

26/05/2026/in Terkini /by Ard

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Periode IV Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi melantik tujuh calon dokter dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Periode IV yang berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026, di Ruang Amphiteater A Fakultas Kedokteran Kampus 4 UAD.

Ketua Program Studi Profesi Dokter UAD, dr. Barkah Djaka Purwanto, Sp.PD-KGH. Subsp-GH(K), FINASIM menyampaikan bahwa sumpah dokter merupakan tahap akhir pendidikan profesi dokter.

“Selamat kepada para dokter baru yang telah menyelesaikan serangkaian pendidikan profesi, melewati 17 stase, UKNPPD, dan Computer Based Test (CBT). Diharapkan karakter lulusan dokter UAD ini menerapkan nilai-nilai TAUHID dalam kehidupan sehari-hari. UAD juga berkomitmen penuh untuk meluluskan dokter kompeten secara sah dan legal,” ujarnya.

Prosesi pembacaan sumpah dokter dipimpin oleh Dekan Fakultas Kedokteran UAD, dr. Moch. Junaidy Heriyanto, Sp.B, FINACS yang didampingi oleh Dr. Ahmad Zaki Annafiri, S.Pd.I., M.Ed. selaku rohaniawan.

Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan lafal sumpah dokter oleh seluruh dokter baru. Para lulusan menerima sertifikat profesi dokter dan ijazah yang diserahkan oleh Dekan Fakultas Kedokteran UAD.

Selanjutnya prosesi penyematan pin Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan pemberian buku Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI) yang diserahkan oleh Wakil Ketua IDI, dr. Desi Arijadi kepada perwakilan dokter baru.

Pada kesempatan tersebut, UAD juga memberikan penghargaan kepada lulusan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan nilai CBT terbaik yaitu dr. Fakhri Zainulabiddin. Serta lulusan dengan nilai Objective Structured Clinical Examination (OSCE) terbaik yaitu dr. Sabel Permana Kustriyono.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T. mengucapkan apresiasi kepada para dokter baru atas perjuangan menyelesaikan pendidikan profesi. Beliau berharap lulusan dokter UAD dapat menjadi pribadi yang amanah, profesional, inovatif, dan terus belajar sepanjang hayat.

“Kami berharap kompetensi para dokter baru dalam berbagai bidang dapat terus berkembang serta senantiasa mengamalkan nilai-nilai keislaman. Semoga UAD juga dapat segera mendirikan program pendidikan spesialis agar lulusan dokter UAD dapat melanjutkan pendidikan spesialis di UAD. Serta untuk dokter-dokter baru, silakan memilih profesi yang diinginkan, baik menjadi dokter praktik, akademisi, maupun mendalami bidang manajemen rumah sakit,” ucapnya.

Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Periode IV UAD ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh rohaniawan, Dr. Ahmad Zaki Annafiri, S.Pd.I., M.Ed. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelantikan-dan-Pengambilan-Sumpah-Dokter-Periode-IV-Fakultas-Kedokteran-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-05-26 11:03:112026-05-26 11:03:11Tujuh Dokter Baru Resmi Dilantik pada Sumpah Dokter Periode IV UAD

Pramudya Wijaya, Mahasiswa UAD Raih 27 Prestasi Gemilang Sepanjang Tahun 2025

21/01/2026/in Terkini /by Ard

Pramudya Wijaya, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Pramudya)

Tahun 2025 menjadi momentum gemilang bagi Pramudya Wijaya, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berbakat yang berhasil menorehkan 27 prestasi bergengsi di bidang tarik suara dan seni vokal pada berbagai ajang kompetisi tingkat nasional hingga daerah. Konsistensi, kerja keras, dan dedikasi tinggi terhadap dunia seni mengantarkan Pramudya sebagai salah satu figur inspiratif di kalangan mahasiswa dan pegiat seni Indonesia.

Deretan prestasi tersebut diraih melalui berbagai kompetisi yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi, organisasi mahasiswa, hingga lembaga pemerintahan. Capaian ini mencerminkan kualitas vokal, penguasaan teknik bernyanyi lintas genre, mulai dari pop, keroncong, religi, hingga cover song, serta kemampuan tampil yang kompetitif di berbagai panggung nasional.

Sejumlah prestasi bergengsi yang berhasil diraih Pramudya sepanjang tahun 2025 antara lain Juara I Menyanyi Solo Putra Symphony Voice Competition UKM Symphony Poltekes Kemenkes Denpasar, Juara I Solo Vocal Pop Euphoria Art tingkat Nasional BEM Poltekkes Kemenkes Surakarta, Juara I Solo Vocal Dies Natalis Kesehatan Masyarakat Ke-22 Himpunan Mahasiswa Kesehatan Masyarakat UPN Veteran Jakarta, serta Juara I Song Cover LogFest Universitas Diponegoro. Tidak hanya itu, Pramudya juga meraih Juara I Solo Vokal FSBB Universitas Siliwangi, Juara I Menyanyi Monarts Universitas Negeri Surabaya, dan Juara I Cover Song Creation Universitas Negeri Jakarta,   serta masih banyak lagi.

Selain meraih juara pertama, Pramudya juga konsisten menempati posisi Juara II pada berbagai ajang nasional, seperti Voice of Creativity and Art Festival, Widyatama Islamic Festival 2025, Arunika Vol. 1.0, VSAC Universitas Brawijaya, hingga PRM Universitas Pamulang. Prestasi tersebut menunjukkan daya saing tinggi dan stabilitas performa di tingkat nasional.

Tidak hanya di tingkat nasional, Pramudya juga menorehkan prestasi di tingkat daerah dengan meraih Juara Harapan I Dimas Diajeng Kulon Progo 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo. Capaian ini memperkuat peran Pramudya sebagai representasi generasi muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah.

Pramudya menyampaikan bahwa setiap kompetisi menjadi ruang pembelajaran dan pengembangan diri. “Setiap panggung adalah proses. Prestasi ini bukan hanya tentang menang, tetapi tentang konsistensi, disiplin, dan keberanian untuk terus berkembang,” ungkapnya.

Dengan total 27 prestasi dalam satu tahun, Pramudya membuktikan bahwa kerja keras yang disertai komitmen dan kecintaan terhadap seni mampu menghasilkan pencapaian luar biasa. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan generasi muda untuk terus berkarya, berani berkompetisi, serta membawa nama baik institusi dan bangsa melalui prestasi nyata. (Mawar)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pramudya-Wijaya-mahasiswa-Fakultas-Kedokteran-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Pramudya-2.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-21 10:33:562026-01-21 10:33:56Pramudya Wijaya, Mahasiswa UAD Raih 27 Prestasi Gemilang Sepanjang Tahun 2025

UAD Lantik dan Sumpah 42 Dokter Baru Periode III

12/01/2026/in Terkini /by Ard

 

Sumpah Dokter Periode III Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2026(Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Periode III pada Sabtu, 10 Januari 2026, bertempat di Ruang Amphitarium Kampus 4 UAD. Sebanyak 42 calon dokter resmi dilantik.

Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran UAD, dr. Barkah Djaka Purwanto, Sp.PD-KGH, FINASIM, menyampaikan bahwa sumpah dokter merupakan prosesi wajib bagi calon dokter. “Sumpah dokter merupakan bentuk komitmen moral, etika, dan profesionalisme yang harus dipegang oleh setiap dokter sebelum terjun melayani masyarakat,” ujarnya.

Perwakilan dokter baru, dr. Thalia Diva Prameswari, dalam kesan dan pesannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh dosen dan pembimbing. “Terima kasih banyak telah mendidik, membersamai, membimbing, dan mendukung setiap langkah kami. Gelar yang kita peroleh hari ini adalah awal dari perjalanan panjang untuk terus belajar sepanjang hayat,” tuturnya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Yogyakarta, dr. Heri Setyanto, Sp.B, FINACS, berpesan agar para dokter baru terus meningkatkan kualitas diri. “Jangan puas dan jangan berhenti belajar. Seorang dokter harus terus meningkatkan kemampuan, kompetensi, dan menjalani pendidikan sepanjang hayat karena ilmu kedokteran selalu berkembang,” katanya.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyampaikan apresiasi atas capaian Fakultas Kedokteran UAD yang selama lima tahun berturut-turut mencatatkan kelulusan 100 persen pada uji kompetensi. “Ini bukan pencapaian yang mudah, tetapi hasil dari kerja keras pimpinan fakultas dan seluruh sivitas akademika. Saya ucapkan selamat kepada para dokter baru yang siap mengabdi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah, Dr. Drs. Immawan Wahyudi, M.Hum., menekankan bahwa sumpah dokter harus dipegang sepanjang hayat. “Sumpah itu bukan hanya diingat sehari setelah pelantikan, tetapi harus dihayati sepanjang masa karena dokter berhubungan langsung dengan masyarakat yang membutuhkan sentuhan hati,” tegasnya.

Dengan pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut, para dokter baru UAD diharapkan mampu menjalankan profesi secara profesional, beretika, dan berlandaskan nilai kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sumpah-Dokter-Periode-III-Fakultas-Kedokteran-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-2026Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-12 10:05:102026-01-12 10:05:10UAD Lantik dan Sumpah 42 Dokter Baru Periode III

Mahasiswa UAD Raih Juara I Solo Vokal Biotik #9

29/12/2025/in Prestasi /by Ard

Pramudya Wijaya Mahasiswa Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Pramudya)

Pramudya Wijaya kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara I Solo Vokal Biotik #9 Tingkat Nasional Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 14 November 2025. Kompetisi ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan menjadi ajang nasional yang mempertemukan talenta-talenta muda di bidang seni vokal.

Ajang Solo Vokal Biotik #9 Competition menjadi wadah kompetisi sekaligus apresiasi terhadap pengembangan seni suara di kalangan mahasiswa. Keikutsertaan peserta dari berbagai daerah menjadikan perlombaan ini berlangsung kompetitif dan menunjukkan tingginya antusiasme mahasiswa dalam menyalurkan bakat seni di tingkat nasional.

Pramudya menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang ia jalani selama ini. “Kuncinya ada pada jam kerja dan konsistensi latihan. Saya sudah sering mengikuti kompetisi, sehingga bisa meraih juara pertama, meskipun sebelumnya saya juga pernah tidak mendapatkan juara. Dari pengalaman itu saya belajar mengevaluasi kekurangan dan memperbaikinya untuk penampilan berikutnya,” ujarnya.

Prestasi yang diraih Pramudya Wijaya ini menjadi bukti bahwa konsistensi dan evaluasi diri memiliki peran penting dalam pencapaian prestasi. Keberhasilan tersebut sekaligus menegaskan bahwa proses, pengalaman, dan ketekunan merupakan faktor utama dalam membentuk kualitas penampilan hingga mampu bersaing dan meraih hasil terbaik di tingkat nasional. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pramudya-Wijaya-Mahasiswa-Kedokteran-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Pramudya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-29 09:21:312025-12-29 09:21:31Mahasiswa UAD Raih Juara I Solo Vokal Biotik #9

Mahasiswa Kedokteran UAD Juara I Song Cover Nasional LogFest

19/11/2025/in Prestasi /by Ard

Pramudya Wijaya, mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Pramudya)

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Pramudya Wijaya, mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Ia berhasil meraih Juara I dalam ajang Song Cover Competition LogFest 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Diponegoro (UNDIP) tingkat nasional. Kompetisi yang berlangsung secara daring pada 10 September hingga 25 Oktober 2025 ini diikuti oleh peserta dari berbagai universitas di Indonesia.

Dalam lomba tersebut, peserta ditantang untuk menampilkan karya cover song dengan kreativitas aransemen dan penjiwaan yang maksimal. Melalui karakter vokal yang kuat dan interpretasi lagu yang menyentuh, Pramudya berhasil memikat perhatian juri dan mengungguli puluhan peserta lain. Pramudya mengungkapkan bahwa kunci keberhasilannya terletak pada kejujuran dalam bermusik. Ia berusaha tidak hanya meniru lagu asli, tetapi juga memberi sentuhan pribadi dalam setiap nada. “Saya ingin setiap lagu yang saya bawakan punya makna dan emosi yang bisa dirasakan pendengar” jelasnya.

Dalam prosesnya, Pramudya mempersiapkan penampilan dengan serius meski lomba diadakan secara daring. Ia merekam dan mengolah vokalnya sendiri menggunakan perangkat sederhana di rumah. “Saya belajar mengatur tempo, nada, dan ekspresi lewat banyak percobaan. Tantangannya justru di situ, bagaimana membangun suasana lagu tanpa panggung, hanya lewat suara dan video. Jadi semuanya harus terasa hidup,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa kompetisi daring mengajarkan disiplin dan kemandirian, karena seluruh proses, mulai dari latihan, pengambilan video, hingga editing, dilakukan secara mandiri. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pramudya-Wijaya-mahasiswa-Program-Studi-Kedokteran-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Pramudya-1.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-11-19 10:26:322025-11-19 10:26:32Mahasiswa Kedokteran UAD Juara I Song Cover Nasional LogFest

Menulis sebagai Pelarian Positif, Muhammad Farid Wisudawan FK UAD dengan 19 Publikasi Ilmiah

14/11/2025/in Feature /by Ard

Muhammad Farid Wisudawan FK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan 19 Publikasi Ilmiah (Dok. Farid)

Di tengah kesibukan sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Muhammad Farid tetap produktif dalam menulis publikasi ilmiah. Saat ini, Farid telah menyandang gelar sarjana sebagai wisudawan yang memiliki berbagai prestasi dari FK UAD. Selama menempuh studi di Program Studi S-1 Kedokteran, Farid berhasil menerbitkan 19 publikasi ilmiah di berbagai jurnal nasional maupun internasional bereputasi.

Publikasi tersebut terdiri atas 1 jurnal non-Sinta, 2 Scopus Q2, 1 Scopus Q3, 3 Scopus Q4, 5 Sinta 2, 5 Sinta 3, 1 Sinta 4, dan 1 Sinta 5. Selain itu, terdapat beberapa artikel dalam proses copy editing, yaitu 1 jurnal Sinta 2, 2 jurnal Sinta 3, dan 5 jurnal Scopus Q4. Tidak hanya aktif menulis, Farid juga beberapa kali menjuarai Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional, serta dipercaya menjadi reviewer di berbagai jurnal terindeks nasional dan internasional, di antaranya Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia (Sinta 5), Egyptian Human Genetic (Scopus Q4), Makara Journal of Science (Scopus Q2), dan Folia Medica (Scopus Q4).

Farid menceritakan, motivasinya menulis dan memublikasikan jurnal ilmiah berawal dari keinginan untuk menjadikan penelitian sebagai bentuk pelarian positif dari padatnya kegiatan akademik. “Saya ingin membuktikan kepada diri sendiri dan orang-orang yang dahulu meremehkan saya bahwa saya mampu berkembang menjadi versi terbaik dari diri saya,” ungkap mahasiswa asal Sleman ini.

Semangatnya juga tumbuh dari keinginan untuk mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran melalui peran aktif di kelas dan menjadi asisten praktikum, penelitian melalui publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat lewat kegiatan PengmasCamp selama 2021–2023.

Perjalanan riset Farid dimulai pada awal 2023, saat ia sempat kehilangan arah akibat berbagai kendala di lingkungan fakultas. Namun, pertemuannya dengan teman-teman dari Fakultas Farmasi yang tengah mempersiapkan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) menjadi titik balik penting. Dari tiga proposal yang diajukan, dua di antaranya berhasil lolos pada skema PKM-RE (Riset Eksakta) dan PKM-AI (Artikel Ilmiah). Dari pengalaman itu, ia menyadari pentingnya membaca, menulis, dan melakukan penelitian secara mendalam.

Akhir 2023, ia menulis artikel ilmiah pertamanya berjudul “Liposome sebagai Penghantar Obat pada Kasus Resistensi Antibiotik” bersama dr. Leonny Dwirizkita, S.Ked., M.Biomed., yang kemudian diterbitkan di jurnal Scopus Q2 dan menjadi titik awal dari perjalanan panjang publikasinya.

Strategi dan Tantangan Publikasi

Dalam mempersiapkan publikasi, langkah pertama yang dilakukan Farid adalah mengidentifikasi permasalahan nyata dan menemukan solusi ilmiah yang relevan. Sebagai contoh, dalam penelitian skripsinya, ia memilih topik kanker paru karena tingginya angka kejadian dan terbatasnya efektivitas terapi yang ada. Dari hasil eksplorasi literatur, ia menemukan bahwa tanaman rambutan memiliki potensi sebagai bahan antikanker alami.

Dari penelitian tersebut, ia berhasil menghasilkan tiga artikel ilmiah: satu telah terbit di Makara Journal of Science (Scopus Q2) dan dua lainnya masih dalam proses copy editing di jurnal Scopus Q4. Dalam penulisan artikel, Farid selalu memastikan referensi berasal dari sumber tepercaya terindeks Scopus agar data yang disajikan kuat dan valid. Menurutnya, menulis adalah seni yang unik bagi setiap peneliti. Ia menekankan pada pemaparan masalah yang jelas, solusi berbasis bukti, dan urgensi penelitian agar menarik perhatian reviewer serta editor.

Tantangan terbesar yang dihadapi Farid adalah rasa lelah dan lamanya proses publikasi, dari tahap draft, submission, review, revisi, hingga akhirnya diterima. “Saya selalu berusaha mengubah kelelahan menjadi energi positif dengan mulai menulis draft baru setiap kali satu artikel masuk ke proses review. Dengan begitu, roda produktivitas terus berputar,” ujarnya.

Farid juga menegaskan peran penting dosen pembimbing dalam perjalanannya. Ia berterima kasih kepada dr. Leonny Dwirizkita, S.Ked., M.Biomed., yang pertama kali mengajaknya menulis artikel ilmiah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada dosen Fakultas Farmasi UAD serta Kak Ryan Syahputra, mahasiswa S-2 Farmasi UAD, yang menjadi mentor sekaligus inspirator.

Setelah lulus, Farid berharap hasil penelitiannya dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia kesehatan serta menjadi amal jariyah bagi dirinya dan para pembimbingnya. Ia berencana untuk terus menulis dan meneliti selama masa kepaniteraan klinik.

“Saya ingin memastikan semangat riset ini tidak berhenti di tingkat sarjana, tetapi terus berlanjut dan memberikan kontribusi ilmiah yang lebih luas. Semoga semakin banyak mahasiswa kedokteran yang terinspirasi untuk menulis dan memublikasikan karya ilmiah, terutama di FK UAD, sehingga budaya riset di kalangan mahasiswa kedokteran Indonesia semakin kuat dan berdaya saing global,” tutupnya. (Lin)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Muhammad-Farid-Wisudawan-FK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dengan-19-Publikasi-Ilmiah-Dok.-Farid.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-11-14 11:18:412025-11-14 11:18:41Menulis sebagai Pelarian Positif, Muhammad Farid Wisudawan FK UAD dengan 19 Publikasi Ilmiah
Page 1 of 6123›»

TERKINI

  • Tim Dosen UAD Kembangkan Wisata Religi Digital di Karangkajen 18/06/2026
  • Tim Prodamat MPAI UAD Gelar Pelatihan Dakwah Visual 18/06/2026
  • Alur Teknis dan Mekanisme Pengisian Portofolio Digital Mahasiswa UAD18/06/2026
  • FK UAD Gelar Simulasi Kebencanaan untuk Tingkatkan Resiliensi Kampus18/06/2026
  • UAD Tuan Rumah Pembekalan Kontingen HW DIY Menuju LBP V Nasional Kwarpus HW15/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 202618/06/2026
  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026

FEATURE

  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026
  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top