Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Medali Perunggu ONMIPA-PT 2026

Shaldhan Bayu Yuska mahasiswa Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih medali perunggu ONMIPA-PT 2026 (Foto. Shaldhan)
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Shaldhan Bayu Yuska, mahasiswa Program Studi Kedokteran UAD, berhasil meraih Medali Perunggu dalam ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) pada 7-12 Juni 2026 di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi Shaldhan setelah menempuh perjalanan panjang mengikuti kompetisi ONMIPA selama tiga tahun terakhir. Untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional tersebut, ia melakukan persiapan secara intensif, terutama dalam dua minggu menjelang pelaksanaan lomba.
“Persiapannya cukup intens selama dua minggu terakhir. Saya juga harus mengatur waktu antara kuliah dan persiapan lomba, termasuk mengikuti bimbingan yang difasilitasi kampus bersama para tutor,” ungkapnya.
Shaldhan mengaku sangat bersyukur atas raihan medali perunggu yang berhasil diraihnya. Baginya, prestasi tersebut menjadi penutup yang manis setelah perjuangan panjang mengikuti ONMIPA selama tiga tahun. “Alhamdulillah, prestasi ini menjadi penutup perjuangan saya mengikuti ONMIPA selama tiga tahun. Alhamdulillah bisa menjadi penutup yang baik,” tuturnya.
Menurut Shaldhan, dukungan dari UAD memiliki peran besar dalam keberhasilannya. Kampus memberikan fasilitas berupa bimbingan bersama dosen dan tutor yang kompeten, serta memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.
“UAD memfasilitasi bimbingan bersama para dosen dan tutor. Selain itu, kampus juga memberikan dukungan penuh ketika pelaksanaan lomba berlangsung,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Kalau belum mendapatkan penghargaan, teruslah mencoba pada kesempatan berikutnya. Dalam kompetisi seperti ONMIPA, selain persiapan yang matang juga ada faktor keberuntungan. Karena itu jangan pernah melewatkan kesempatan yang ada, dan jangan lupa meminta doa sebanyak-banyaknya dari orang-orang di sekitar kita,” pesannya.
Ke depan, Shaldhan berharap prestasi yang diraihnya dapat membuka peluang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik spesialis maupun magister. Ia juga berharap pencapaiannya dapat menjadi sumber motivasi bagi mahasiswa lain yang masih berjuang meraih prestasi.
“Semoga prestasi ini dapat membuka kesempatan bagi saya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, saya berharap pencapaian ini bisa memotivasi teman-teman lain, terutama mereka yang saat ini masih berjuang dan belum pernah meraih medali,” pungkasnya. (Mawar)









