• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Membangun Pola Pikir Kritis dengan Pelatihan Persidangan dan Mimbar Bebas

21/06/2023/1 Comment/in Terkini /by Ard

DPM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan pelatihan persidangan dan mimbar bebas (Foto: Istimewa)

Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan pelatihan persidangan dan mimbar bebas pada 4 Juni 2023. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium A Kampus III UAD. Tema yang diusung “Membentuk Kesadaran Demokrasi Mahasiswa guna Mewujudkan Sumber Daya yang Progresif”.

Pelatihan persidangan dan mimbar bebas merupakan program kerja milik DPM FKM UAD yang bertujuan untuk membangun pola berpikir kritis di kalangan mahasiswa, terutama terkait ilmu pengetahuan umum di luar lingkup kesehatan. Dalam kesempatan tersebut, panitia menghadirkan aktivis organisasi mahasiswa (ormawa) yakni Zulfikar Ikhsan Amir sebagai pemateri, Raja Syeh Anugrah dan Hafiz Radityo Kusumo sebagai pemantik.

Kegiatan pelatihan dibagi dalam dua sesi, yaitu mimbar bebas dan simulasi persidangan. Mimbar bebas merupakan kegiatan focus group discussion (FGD) yang dilakukan dengan duduk melingkar dan membahas berbagai isu politik, pendidikan, hingga LGBT (Lesbi, Gay, Biseksual, dan Transgender). Kemudian, sesi kedua dilanjutkan dengan pemaparan materi dan simulasi.

“Kami berharap dengan adanya pelatihan ini bisa membuat mahasiswa lebih peka terhadap manajemen organisasi di tingkat fakultas, mengingat persidangan menjadi bagian terpenting dalam menentukan arah gerak organisasi selama 1 periode ke depan. Semoga Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) FKM bisa lebih antusias meramaikan program kerja yang ada di BEM, HMPS, maupun DPM,” terang Muhammad Fikri, ketua panitia pelatihan persidangan saat diwawancarai. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/DPM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-pelatihan-persidangan-dan-mimbar-bebas-Foto-Istimewa.jpg 1661 2493 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-21 08:28:442023-06-21 08:28:44Membangun Pola Pikir Kritis dengan Pelatihan Persidangan dan Mimbar Bebas

HMPS Gizi UAD Selenggarakan Pelatihan Fotografi

16/06/2023/1 Comment/in Terkini /by Ard

Pelatihan Fotografi oleh HMPS Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan pelatihan fotografi pada Minggu, 4 Juni 2023. Kegiatan melalui Zoom Meeting itu diikuti oleh sebanyak 47 mahasiswa.

Pelatihan fotografi merupakan program kerja Divisi Media Komunikasi dan Informasi HMPS Gizi UAD yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang cara memotret produk makanan dan minuman dengan baik. Adapun tema yang diusung dalam pelatihan ini yaitu “Meningkatkan Kreativitas dan Produktivitas Gaya Fotografer pada Objek Makanan agar Lebih Menarik”.

Guna mencapai tujuan tersebut, HMPS Gizi menghadirkan Fuadi Afif, S.IP., M.Sc., yakni dosen Program Studi D4 Bisnis dan Jasa Makanan UAD sebagai narasumber. Ia menyampaikan beberapa hal terkait fotografi, mulai dari alat yang diperlukan, cara menggunakan alat, hingga cara mengatur layout produk yang akan di foto.

“Dalam memotret produk, hindari latar belakang yang ramai. Pilihlah latar belakang yang minimalis dan bertekstur. Padukan warna yang cocok dengan colorwhells agar foto produk terlihat lebih menarik,” ucapnya.

Sementara itu, Muhammad Dimas Permadi selaku Ketua HMPS Gizi UAD mengaku bahwa program kerja pelatihan fotografi ini sangat penting. “Fotografi menjadi salah satu cara untuk memberikan informasi melalui media gambar. Oleh karena itu, diperlukan adanya sebuah pemahaman yang baik dalam fotografi termasuk fitur-fitur pada kamera, terutama bagi kami mahasiswa Prodi Gizi. Biasanya, orang akan membeli suatu produk jika gambar yang ditampilkan menarik secara visual. Dalam pelatihan ini, peserta akan dibekali ilmu terkait cara memotret makanan maupun minuman agar menarik konsumen,” terang Dimas saat diwawancarai. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelatihan-Fotografi-oleh-HMPS-Gizi-Fakultas-Kesehatan-Masyarakat-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 1325 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-16 09:22:472023-06-16 09:24:39HMPS Gizi UAD Selenggarakan Pelatihan Fotografi

DPM FKM UAD Terima Kunjungan DPM KM FKIK UMY

13/06/2023/in Terkini /by Ard

Foto bersama DPM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan DPM KM FKIK UMY dalam kegiatan studi banding di Kampus IV UAD (Foto: Istimewa)

Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan kerja (studi banding) dari DPM Keluarga Mahasiswa (KM) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada 28 Mei 2023. Bertempat di Aula Islamic Center Kampus IV UAD, sebanyak 50 orang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Studi banding merupakan program kerja milik DPM FKM UAD, tepatnya Komisi D yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi, kerja sama, sekaligus sinergitas secara berkelanjutan antar-DPM lintas universitas. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.00‒11.00 WIB dengan tertib. Agenda kunjungan diisi dengan sambutan hangat dari kedua belah pihak, pemaparan program kerja antarkomisi, dan focus group discussion (FGD). Masing-masing komisi berkumpul untuk selanjutnya melakukan diskusi terarah yang berkaitan dengan kondisi internal organisasi.

Lalu, Khaidir Azwadi Manik selaku Ketua Umum DPM FKM UAD menjelaskan bahwa studi banding menjadi sarana yang strategis untuk menyusun kerja sama. “Kehadiran DPM KM FKIK UMY membuat nuansa studi banding menjadi lebih ceria, sehingga proses transfer ilmu maupun dialektika dalam forum menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Banyak hal yang bisa didiskusikan bersama, termasuk strategi pengelolaan organisasi yang dapat menarik minat mahasiswa,” ujarnya.

Tokoh terkemuka asal Amerika, John Wooden pernah berkata “Apa pun yang dilakukan dalam hidup, kelilingilah diri dengan orang-orang cerdas yang akan beradu argumen denganmu.” Pernyataan ini bermakna bahwa ketika seseorang berada pada lingkungan yang positif, maka tujuan hidupnya akan lebih mudah tercapai karena cenderung satu frekuensi, begitu pun dalam sebuah organisasi. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-bersama-DPM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-DPM-KM-FKIK-UMY-dalam-kegiatan-studi-banding-di-Kampus-IV-UAD-Foto-Istimewa-scaled.jpg 1706 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-13 08:15:382023-06-13 08:15:38DPM FKM UAD Terima Kunjungan DPM KM FKIK UMY

FKM UAD Peringati Milad ke-21

12/06/2023/in Terkini /by Ard

Pemukulan gong oleh dekan dalam rangka memperingati Milad FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang ke-21 tahun (Foto: Istimewa)

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) genap berusia 21 tahun pada tahun ini. Pada 30 Mei 2023, FKM menggelar resepsi milad secara luring dan daring di Auditorium A Kampus III UAD. Acara tersebut dihadiri oleh Dekan FKM Rosyidah, S.E. M.Kes. Ph.D., Wakil Rektor (Warek) Bidang Akademik UAD Rusydi Umar, S.T., N.T., Ph.D., seluruh Ketua Program Studi (Kaprodi), dosen, beserta tenaga didik di lingkungan FKM, Dinas Pariwisata Bantul, RS PKU Muhammadiyah Bantul, Dinas Kesehatan Bantul, dan mahasiswa FKM.

Milad FKM UAD ke-21 tahun dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari kompetisi mahasiswa, kompetisi pelajar SMA/SMK/MA/sederajat, hingga pengabdian masyarakat. Selain itu, terdapat pula prosesi pemotongan tumpeng dan pemukulan gong secara simbolis, pidato milad, makan bersama, serta penghargaan yang diberikan untuk mengapresiasi pencapaian para sivitas akademika yang ada di FKM UAD.

Tema Milad FKM tahun ini adalah “Connectivity, Collaboration, and Community Care for Better Public Health”. Hal tersebut menjadi salah satu acuan dalam mewujudkan visi FKM UAD yakni berorientasi pada healthy city. Selaras dengan itu, Rosyidah dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa diperlukan sebuah dukungan maupun kerja sama antarlintas sektor sehingga manfaat yang optimal bisa disalurkan kepada masyarakat luas.

Lebih lanjut, Rusydi mengatakan bahwa 21 tahun bukanlah umur yang pendek, bukan pula umur yang panjang, posisinya ada di tengah-tengah. “FKM perlu meningkatkan tata kelola organisasi sehingga tercipta good governance, sebab di usia ini mestinya sudah layak memperoleh akreditasi yang unggul. Kami berharap semuanya bisa dipersiapkan dengan matang agar akreditasi FKM tahun ini bisa meningkat. Semoga FKM bisa mencetak lulusan-lulusan tenaga kesehatan masyarakat yang profesional berlandaskan nilai-nilai keislaman dan Kemuhammadiyahan,” pesan Rusydi dalam sambutannya. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pemukulan-gong-oleh-dekan-dalam-rangka-memperingati-Milad-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-yang-ke-21-tahun-Foto-Istimewa-scaled.jpg 1707 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-12 11:06:202023-06-12 11:06:20FKM UAD Peringati Milad ke-21

Berwirausaha di Era Milenial Secara Kreatif dan Inovatif

02/06/2023/in Feature /by Ard

Webinar Kewirausahaan BEM Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi meluncurkan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) tahun 2023 sebagai strategi pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri menjadi calon wirausahawan melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan.

Guna mendukung tercapainya tujuan kegiatan tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (BEM FKM UAD) menghadirkan Candra Vionela Merdiana, S.E., M.Sc., dosen Program Studi Manajemen UAD sebagai narasumber dalam webinar kewirausahaan. Hal ini dimaksudkan untuk memberi bekal kepada calon wirausahawan di lingkungan FKM UAD.

“Terdapat beberapa poin yang perlu dipahami sebelum berwirausaha, salah satunya adalah jiwa kreatif dan inovatif bagi mahasiswa di era milenial,” ungkap Candra.

Motivasi dan Moto Wirausaha

Motivasi dan moto menjadi modal utama yang harus dimiliki oleh wirausahawan. Keuntungan/laba penjualan, kebebasan usaha, impian personal, dan kemandirian menjadi motivasi yang harus dipunyai. Selain motivasi, moto atau prinsip yang dijalankan dalam berwirausaha juga menjadi bagian yang penting.

“Modal bisa dicari, keahlian bisa dibeli, tetapi semangat dan cita-cita tidak. Seorang mahasiswa sebagai wirausahawan pemula hendaknya memiliki semangat dan cita-cita yang tinggi, jangan mudah menyerah. Untung dan rugi adalah hal yang biasa dalam membangun suatu usaha,” tutur Candra.

Kunci Sukses Berwirausaha

Tingginya persaingan pasar membuat seorang wirausahawan harus memiliki jiwa yang kreatif dan inovatif. Kemampuan untuk menciptakan hal baru dengan menggabungkan beberapa ide di masa lalu serta membuat perubahan dari segi input, proses, maupun output menjadi bagian dari kunci sukses dalam berwirausaha.

Candra menyampaikan beberapa ciri orang kreatif dan inovatif. “Orang kreatif biasanya memiliki rasa penasaran yang tinggi, intuitif, berani mengambil risiko, berpikiran terbuka, dan sensitif. Sementara inovatif biasanya ditandai dengan adanya perubahan yang dilakukan oleh seseorang untuk memperluas manfaat dari produk yang diciptakan sehingga dapat mempermudah aktivitas sehari-hari. Contoh inovasi misalnya donut stick, bolu puding, alat serut jagung, kemasan makanan ramah lingkungan, dan sebagainya.”

Cara Memunculkan Ide Bisnis

Ide bisnis merupakan penggabungan dari kemampuan, ketertarikan, keterampilan khusus, dan bakat yang disinkronkan dengan apa yang dibutuhkan maupun apa yang sudah dikerjakan oleh orang lain. “Sumber ide bisa diperoleh dengan memanfaatkan apa yang telah kita miliki, apa yang dibutuhkan oleh orang lain, dan apa yang sudah dikerjakan oleh orang lain. Ide bisa distimulasi dengan mengamati orang dan tempat, membaca publikasi, juga melihat tren. Sementara ide yang sudah didapat selanjutnya perlu diseleksi melalui tahap diferensiasi dan adaptasi sehingga dapat dikembangkan di kemudian hari,” ujar Candra.

Candra melanjutkan, “Ada 2 pendekatan yang bisa dilakukan oleh wirausahawan dalam menentukan peluang usaha yang cocok, yaitu inside out dan outside in. Pendekatan yang pertama berfokus pada gagasan sebagai kunci dalam menentukan keberhasilan usaha. Dalam kata lain, wirausahawan membuat produk atau jasa terlebih dahulu tanpa melakukan uji analisis kebutuhan pasar. Sementara pendekatan yang kedua berfokus pada kemampuan untuk menanggapi atau memenuhi kebutuhan masyarakat di pasaran.”

Strategi Memilih Jenis Usaha

Sebelum membuka usaha, calon wirausahawan hendaknya menyusun sebuah strategi untuk memilih jenis usaha yang akan dijalankan agar mampu bersaing di era milenial. Candra mengungkapkan bahwa langkah pertama yang harus dilakukan adalah memilih usaha sesuai minat atau hobi, baik berupa produk maupun jasa. “Jika seseorang mengerjakan sesuatu yang disukai, ia cenderung akan merasa senang dan nyaman. Setelah memperoleh jenis usaha yang sesuai, maka tentukan sektor usaha yang tepat sesuai tren masa kini tetapi bukan usaha yang sifatnya sementara (musiman). Selanjutnya, calon wirausahawan bisa membuka usaha dengan minim modal dalam skala kecil. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi kerugian yang bisa saja terjadi secara tiba-tiba,” imbuhnya.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Webinar-Kewirausahaan-BEM-Fakultas-Kesehatan-Masyarakat-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-02 08:05:462023-06-02 08:05:46Berwirausaha di Era Milenial Secara Kreatif dan Inovatif

Kegiatan “Remahan” Tingkatkan Kapasitas Mahasiswa

30/05/2023/in Terkini /by Ard

Kegiatan pembelajaran di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Ujian Tengah Semester (UTS) merupakan salah satu momentum menegangkan bagi mahasiswa. Hal ini lantaran terdapat beberapa materi yang dianggap sulit untuk dipahami, terutama yang berkaitan dengan statistika. Belum lagi, mata kuliah berkelanjutan seperti Biomedik yang memiliki banyak cakupan materi.

Guna meningkatkan kesiapan mahasiswa, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan review materi perkuliahan (Remahan) pada 21 Mei dan 23 Mei 2023 secara daring melalui Google Meeting. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja unggulan dari bidang Riset Pengembangan Keilmuan (RPK) IMM FKM UAD.

Acara ini diikuti lebih dari 100-an peserta. Dalam kesempatan tersebut, IMM FKM UAD menghadirkan drh. Asep Rustiawan, M.Si. sebagai tutor materi Biomedik 3 dan Erni Gustina, S.K.M., M.P.H. sebagai tutor materi Biostatistik Inferensial.

Asep mengaku sangat mengapresiasi kinerja IMM FKM karena telah membuat kegiatan yang dapat meningkatkan kapasitas mahasiswa. “Saya senang jika ada acara positif seperti ini, mahasiswa bisa difasilitasi untuk memahami materi perkuliahan dengan baik langsung bersama dosen yang bersangkutan. Saya rasa, panitia perlu kirim nama dan nomor induk mahasiswa (NIM) peserta agar nanti bisa saya beri nilai plus,” tuturnya saat menyampaikan materi.

Putri Septiana, salah satu peserta kegiatan Remahan juga mengaku sangat senang karena telah difasilitasi oleh ormawa untuk menghadapi UTS dengan matang.

“Remahan menjadi wadah bagus bagi mahasiswa dan pelaksanaannya juga tepat waktu. Tentor yang dihadirkan langsung dari dosen pengampu mata kuliah sesuai kebutuhan mahasiswa sehingga lebih fresh dan mudah dipahami. Terima kasih sudah memberi fasilitas ini, saya mewakili peserta sangat senang. Semoga nilai UTS kami memuaskan, amin,” pungkasnya saat diwawancarai. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ilustrasi-kegiatan-pembelajaran-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 1333 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-05-30 08:21:352023-05-30 08:21:35Kegiatan “Remahan” Tingkatkan Kapasitas Mahasiswa

BEM FKM Kunjungan Kerja ke UNIMUS

10/05/2023/in Terkini /by Ard

Kunjungan BEM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ke UNIMUS (Foto: Istimewa)

Konsultan manajemen asal Amerika, Margaret Wheatley, pernah menyampaikan bahwa dalam organisasi, daya nyata dan energi dihasilkan melalui suatu hubungan. Pola-pola hubungan dan kapasitas membentuk mereka lebih penting daripada tugas, fungsi, peran, dan posisi. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya sebuah relasi guna meningkatkan kinerja dari organisasi seperti yang dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Pada 1 Mei 2023, sebanyak pengurus BEM FKM UAD diterjunkan ke FKM Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) untuk melakukan kunjungan kerja. Tema kunjungan kerja ini bertajuk “Sharing Ideas to Improve the Organization Performance of BEM FKM UNIMUS and BEM FKM UAD”.

Kunjungan kerja merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan bertukar pikiran guna meningkatkan produktivitas kerja ormawa. Pada tahun 2019, BEM FKM UAD juga pernah diterjunkan ke Depok untuk mengunjungi Universitas Indonesia (UI) dalam rangka studi banding.

Dr. Sayono, S.K.M., M. Kes. (Epid). Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat UNIMUS menyampaikan bahwa terdapat potensi untuk mendeklarasikan asosiasi BEM Kesmas Nasional Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

“Berangkat dari pertemuan hari ini, FKM UAD dan FKM UNIMUS bisa mencetuskan deklarasi asosiasi atau ikatan BEM Kesmas Nasional Muhammadiyah. Saya kira hal tersebut akan memberi dampak positif bagi masing-masing ormawa yang berada di bawah naungan Muhammadiyah sehingga bisa bertumbuh bersama,” pungkasnya.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kunjungan-BEM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-UNIMUS-Foto-Istimewa.jpg 1099 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-05-10 08:06:012023-05-10 08:14:17BEM FKM Kunjungan Kerja ke UNIMUS

Buka Puasa Bersama untuk Recharge Energi dan Tingkatkan Ukhuwah

15/04/2023/in Terkini /by Ard

Buka puasa bersama dan pengajian Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Bulan suci Ramadan menjadi momentum yang paling ditunggu bagi umat muslim di berbagai dunia, tak terkecuali di Indonesia. Hal ini lantaran adanya agenda buka puasa bersama yang datang dari berbagai komunitas, lingkungan kerja, hingga grup sekolah. Buka puasa bersama merupakan sarana yang strategis untuk kembali me-recharge energi dan meningkatkan ukhuwah.

Pada 6 April 2023, keluarga besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (FKM UAD) mengadakan kegiatan buka bersama guna memperkuat kekeluargaan antara sesama dosen maupun karyawan. Kegiatan bertajuk “Menjalin Ukhuwah, Semangat Kebersamaan” ini berlangsung dengan khidmat. Acara berlangsung di ruang terbuka hijau Kampus III UAD.

“Buka bersama menjadi momen yang langka, karena belum tentu bisa berkumpul seperti hari-hari biasa. Melalui buka bersama, harapannya hubungan kekeluargaan antarsivitas akademika di lingkungan FKM UAD menjadi lebih baik,” terang Rosyidah, S.E., M.Kes., Ph.D. dalam sambutannya.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjut dengan sambutan Dekan FKM, kultum, salat Magrib berjamaah, hingga makan bersama. Sebelum buka bersama, peserta diberi wejangan tentang urgensi puasa dalam Islam.

Salah satu dosen FKM, drh. Asep Rustiawan, M.Si. ditunjuk sebagai narasumber untuk menyampaikan materi tentang Q.S. Al-Baqarah ayat 183. “Puasa merupakan kewajiban bagi umat muslim sebagaimana Allah Swt. sampaikan dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183 untuk meningkatkan ketakwaan kepada-Nya. Setelah bertahun-tahun bertemu dengan bulan suci Ramadan, perlu kita cek kembali, apakah kita sudah melaksanakan puasa secara maksimal atau belum,” pungkasnya. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Buka-puasa-bersama-dan-pengajian-Fakultas-Kesehatan-Masyarakat-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 497 602 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-04-15 08:27:392023-04-15 08:27:39Buka Puasa Bersama untuk Recharge Energi dan Tingkatkan Ukhuwah

Transformasi Layanan Kesehatan di Indonesia

04/04/2023/in Terkini /by Ard

Seminar Kesehatan Nasional yang diselenggarakan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) menghadirkan Dr. Ariyanto Nugroho, S.K.M., M.Sc. selaku Ketua Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai pembicara utama dalam kegiatan Seminar Kesehatan Nasional di Amphitarium Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada 15 Maret 2023. Pengurus Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia (AIPTKMI) ini aktif mengawal berbagai isu kesehatan masyarakat termasuk transformasi layanan kesehatan.

“Transformasi layanan kesehatan nasional ini menjadi hal yang cukup penting. Suatu keberkahan bagi Indonesia karena dipercaya menjadi tuan rumah dalam pertemuan G20 di Bali, Lombok, dan Yogyakarta tempo hari. Kegiatan ini diikuti oleh 19 negara dan Uni Eropa sehingga mampu mewakili sekitar 60% penduduk dunia. Guna mencapai kesehatan semesta yang disepakati dalam G20, maka Indonesia harus segera melakukan transformasi,” terang Ari.

Transformasi Layanan Primer

Transformasi layanan primer menjadi pilar pertama dalam transformasi layanan kesehatan nasional yang berfokus pada preventif dan promotif. Hal ini dilakukan dengan memperbaiki skrining kesehatan dan meningkatkan kapasitas layanan primer melalui edukasi kesehatan, pencegahan primer, pencegahan sekunder, serta revitalisasi layanan kesehatan pada Puskesmas, Posyandu, maupun kunjungan rumah.

“Keberadaan Puskesmas dan Posyandu menjadi ujung tombak transformasi layanan primer karena kader-kadernya langsung bersinggungan dengan masyarakat. Hingga saat ini, sudah ada beberapa hal yang berhasil dicapai oleh Kemenkes RI yaitu revitalisasi 300.000 Posyandu di Indonesia, penambahan 3 jenis vaksin untuk imunisasi rutin (HPV, PCV, rotavirus), dan skrining 14 penyakit prioritas penyebab kematian tertinggi di setiap sasaran usia. Selain itu juga peningkatan kesehatan ibu dan anak melalui aksi bergizi, ibu hamil sehat, Posyandu aktif, jambore kader, dan cegah stunting itu penting,” ujar Ari.

Transformasi Layanan Rujukan

Transformasi layanan rujukan menekankan pada peningkatan kualitas dan pemerataan layanan kesehatan di wilayah pelosok Indonesia. Dalam realisasinya, transformasi ini dilakukan melalui pembangunan rumah sakit di kawasan timur Indonesia, melakukan jejaring dengan 6 layanan unggulan, dan melakukan kemitraan dengan World’s Top Healthcare Centers. Kemenkes RI telah melakukan berbagai upaya dengan pemerataan layanan rujukan melalui optimalisasi jejaring rumah sakit (RS) nasional untuk penyakit prioritas (jantung, strok, kanker, ginjal, kesehatan ibu dan anak), minimal terdapat 1 RS tingkat paripurna/purnama di setiap provinsi dan 1 RS tingkat madya di setiap kabupaten, pemberian subsidi dana untuk memenuhi alat kesehatan di 150 RSUD dan 25 RSUP. Dilakukan pula penandatanganan kesepakatan kerja sama oleh 24 gubernur di Indonesia, serta pendampingan tindakan intervensi dan bedah di 37 RS terhadap penanganan jantung dan 5 RS untuk penanganan strok.

Transformasi Sistem Ketahanan Kesehatan

Transformasi sistem kesehatan memegang peran penting untuk mempertahankan sistem kesehatan yang baik di tengah ancaman kesehatan global.

“Pilar ini berfokus pada bagaimana cara memproduksi vaksin dan obat di dalam negeri sehingga nanti bisa terdistribusi dengan cepat kepada masyarakat. Selain itu, persiapan jejaring dalam rangka mencegah maupun menangani kondisi gawat darurat juga diperlukan, misalnya dengan melibatkan kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengadakan tenaga kesehatan cadangan atau relawan,” lanjut Ari.

Transformasi Sistem Pembiayaan Kesehatan

Transformasi sistem pembiayaan kesehatan berfokus pada kemudahan dan kesetaraan akses layanan kesehatan, terutama pada masyarakat yang kurang mampu. Pada regulasi pembiayaan kesehatan, terdapat 3 tujuan yang ingin dicapai dengan memastikan ketersediaan, memastikan kecukupan dan berkelanjutan serta teralokasi dengan adil, dan memastikan pemanfaatan yang efektif serta efisien.

“Sistem pembiayaan di Indonesia terus diperbaiki, mulai dari yang sifatnya formalitas karena adanya aturan tertulis, lama-lama jadi lebih tertata. Hingga kini, BPJS masih menjadi asuransi sosial utama yang bermanfaat bagi masyarakat. Untuk mendukung efisiensi, jangan sampai ada penyalahgunaan BPJS. Jika diagnosisnya tepat, maka tindakan yang dilakukan tim medis akan tepat, begitu pun dengan biaya yang dikeluarkan sehingga semua berjalan sesuai prosedur standar operasional,” terang Ari.

Transformasi SDM Kesehatan

Pada pilar kelima, transformasi sumber daya manusia (SDM) kesehatan dititikberatkan oleh pemerataan distribusi tenaga kesehatan di seluruh pelosok tanah air Indonesia, termasuk di daerah tertinggal perbatasan dan kepulauan. Dalam realisasinya, pemerintah akan melakukan penambahan kuota mahasiswa, beasiswa dalam dan luar negeri, dan memberi kemudahan akses bagi tenaga kesehatan lulusan luar negeri.

Ari menyampaikan bahwa transformasi SDM kesehatan ini juga didukung oleh pendidikan, di mana nantinya ada pengembangan kurikulum seperti MBKM atau Merdeka Belajar Kampus Merdeka, research kedaireka/matching fund, dan kuantitas SDM yang terus ditingkatkan.

Transformasi Teknologi Kesehatan

Transformasi teknologi kesehatan memiliki peran dalam pemanfaatan teknologi informasi dan bioteknologi yang berada di sektor kesehatan. Kini, sudah banyak aplikasi digital yang tersebar di masyarakat, tinggal bagaimana aplikasi tersebut diintegrasikan untuk mendukung sistem kesehatan nasional. Sebuah pesan menohok disampaikan oleh Ariyanto. “Mau tidak mau, masyarakat harus menghadapi era revolusi industri 4.0 dan society 5.0 sehingga harus memiliki persiapan yang matang. Teknologi itu ibarat pisau, kalau ada di tangan koki bisa menciptakan masakan yang enak, tetapi kalau ada di tangan orang jahat maka akan digunakan untuk membunuh, merampok, dan sebagainya,” (ish).

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Kesehatan-Nasional-yang-diselenggarakan-Fakultas-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-04-04 10:15:502023-04-04 10:15:50Transformasi Layanan Kesehatan di Indonesia

UAD Tuan Rumah Musyawarah Nasional ke-XX ISMKMI

29/03/2023/in Terkini /by Ard

Musyawarah Nasional ke-XX ISMKMI di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) tahun 2023. Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Layanan Kesehatan Primer dalam Memperkuat Kesehatan Global pada Pertemuan G20 di Indonesia”.

Munas ISMKMI berlangsung di Amphitarium Kampus IV UAD dan Asrama Haji Yogyakarta sejak tanggal 15–21 Maret 2023. Sebanyak 44 institusi yang tersebar di seluruh Indonesia turut berpartisipasi. Dalam realisasinya, UAD menggandeng 3 institusi anggota tetap ISMKMI di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yakni Universitas Respati Yogyakarta, STIKes Surya Global, dan STIKes Wirahusada,

Wakil Dekan I Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Akademik, dan Kemahasiswaan, Muhammad Syamsu Hidayat, S. E., M.Sc., Ph.D. bersama Kepala Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat dari 3 institusi lainnya mengaku senang dengan kemenangan FKM UAD sebagai tuan rumah Munas ISMKMI Tahun 2023.

“Harapannya melalui seminar maupun Munas, kontribusi mahasiswa ditunggu untuk menjadi arus utama dalam paradigma kesehatan. Selama ini sebetulnya sudah menjadi jargon, tetapi dalam implementasinya masih sangat minim. Oleh karena itu, kegiatan Munas ini menjadi momentum yang ditunggu-tunggu agar mahasiswa bisa membuat upaya promotif menjadi prioritas utama di Indonesia,” terang Syamsu dalam sambutannya.

Kegiatan Munas XX ISMKMI memiliki beberapa rangkaian kegiatan yang terdiri atas Advance Training of Public Health (AToPH), Public Health Award Competition (PHAC), seminar kesehatan nasional, persidangan, dan city tour. Selain itu, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan tari tradisional golek ayun-ayun khas DIY. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Musyawarah-Nasional-ke-XX-ISMKMI-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa-scaled.jpg 1707 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-03-29 09:29:102023-03-29 09:29:10UAD Tuan Rumah Musyawarah Nasional ke-XX ISMKMI
Page 12 of 14«‹1011121314›»

TERKINI

  • Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis02/04/2026
  • Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor01/04/2026
  • Memaknai Lailatul Qadar melalui Al-Qur’an01/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top