• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat UAD Raih Juara I pada Pekan Ilmiah Mahasiswa

27/07/2024/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Raih Juara I pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat PTMA (Dok. Istimewa)

Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses meraih juara I di Bidang Kesehatan pada lomba Pekan Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang diadakan oleh Universitas Muhammadiyah Jakarta. Acara final diadakan secara daring melalui Zoom Meeting, tim UAD berhasil menunjukkan performa terbaiknya.

Delegasi UAD terdiri atas Komisah, Putri Septiana, dan Haqmadi Widya Ihsanto. Dalam kompetisi ini, sepuluh finalis terpilih dari enam perguruan tinggi berpartisipasi. Tim UAD dibimbing oleh Ahmad Ahid Mudayana, S.K.M., M.P.H., dan mengusung karya inovatif berupa alat edukasi kesehatan reproduksi yang dinamakan “Kespro Edugame”.

Karya tersebut berjudul “Kespro Edugame: Media Belajar untuk Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dalam Upaya Mencegah Kekerasan Seksual bagi Anak-Anak”.

“Kami menghadapi banyak tantangan, terutama dalam manajemen waktu, karena harus menyeimbangkan perkuliahan, tugas, dan organisasi. Namun, berkat kekompakan tim dan pembagian tugas yang efektif, kami bisa mengatasi semua itu,” ujar Komisah.

Selain untuk evaluasi, motivasi tim dalam mengikuti lomba ini adalah pengembangan diri dalam keterampilan dan pengetahuan. “Kami semua adalah penerima beasiswa, dan kami ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan kami,” tambah Komisah. Tim UAD berharap prestasi ini dapat terus berlanjut di lomba-lomba berikutnya. (Nfs)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Prodi-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Raih-Juara-I-pada-Pekan-Ilmiah-Mahasiswa-Kesehatan-Dok.-Istimewa.jpg 1888 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-27 10:04:112024-07-27 10:12:07Mahasiswa Prodi Kesehatan Masyarakat UAD Raih Juara I pada Pekan Ilmiah Mahasiswa

Mahasiswa Kesehatan Masyarakat UAD Ajak Masyarakat Terapkan Hidup Sehat

24/07/2024/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Kesehatan Masyarakat UAD Ajak Masyarakat Jaranan, Banguntapan, Bantul Terapkan Hidup Sehat (Dok. Istimewa)

Mahasiswa Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan senam sehat dan penyuluhan hipertensi di RT 13 Padukuhan Jaranan, Banguntapan, Bantul. Acara ini dilaksanakan pada Minggu, 30 Juni 2024 dan diikuti 30 peserta warga masyarakat berbagai usia.

Kegiatan itu merupakan bentuk intervensi dari hasil community diagnosis pada kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL). Sebab, diketahui bahwa permasalahan kesehatan utama warga setempat adalah tingginya hipertensi dan rendahnya aktivitas fisik.

Tim PBL yang terdiri atas empat mahasiswa ini menyelenggarakan senam sehat selama 45 menit dilanjut dengan penyuluhan hipertensi menggunakan media poster. Bentuk intervensi tersebut telah disepakati bersama dengan perwakilan warga dalam agenda Musyawarah Masyarakat Desa (MMD).

“Permasalahan hipertensi masih melekat dalam kondisi sosial ekonomi dan keadaan penduduk warga mayoritas di usia pralansia. Kejadian tersebut dikarenakan warga kurang sering melakukan aktivitas fisik jadi senam lansia ini cocok sekali untuk warga di sini,” ujar Endri selaku RT setempat.

Kegiatan ini tak lepas dari bimbingan Fitriana Putri Utami, S.K.M., M.Kes. selaku dosen pembimbing lapangan (DPL) mahasiswa. Hafizh selaku ketua tim PBL menuturkan bahwa intervensi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Padukuhan Jaranan RT 13. Namun juga menjadi inspirasi bagi organisasi masyarakat dan padukuhan lain untuk terus perhatian terhadap masalah kesehatan dan berinovasi dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Kesehatan-Masyarakat-UAD-Ajak-Masyarakat-Jaranan-Banguntapan-Bantul-Terapkan-Hidup-Sehat-Dok.-Istimewa.jpg 1214 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-24 10:56:162024-07-24 10:56:16Mahasiswa Kesehatan Masyarakat UAD Ajak Masyarakat Terapkan Hidup Sehat

Mahasiswa UAD Berikan Edukasi Hipertensi kepada Warga Karangbendo

24/07/2024/in Terkini /by Ard

Penyuluhan pencegahan dan pengendalian hipertensi PBL UAD di Dusun Karangbendo oleh mahasiswa FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Istimewa)

Prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai 34,1% dari total populasi dewasa. Hipertensi sering kali tidak disadari oleh penderitanya karena tidak menimbulkan keluhan. Berdasarkan community diagnosis, didapatkan hasil bahwa 32 orang dari seluruh warga RT 01, 02, dan 03 Dusun Karangbendo, Banguntapan, Bantul, terdiagnosis hipertensi dan prevalensi pre-hipertensi di wilayah ini mencapai 28,7%.

Mengingat fakta tersebut, mahasiswa Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Program Studi Kesehatan Masyarakat telah mengadakan kegiatan penyuluhan tentang hipertensi dan skrining kesehatan berupa pengecekan tekanan darah. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dalam mencegah dan pengendalian hipertensi warga terkait hipertensi. Pengecekan berlangsung pada 3 Juli 2024 dan dihadiri oleh 32 warga dari RT 01, 02, dan 03 Dusun Karangbendo.

Kegiatan penyuluhan dimulai dengan pre-test dan pengecekan tekanan darah kepada warga, dilanjutkan dengan presentasi materi dengan media Power Point oleh Reyhan Dwi Febrianti. Ia menyampaikan tentang definisi, epidemiologi, klasifikasi, faktor risiko, komplikasi, serta pencegahan dan pengendalian hipertensi yang berlangsung selama 20 menit.

Reyhan menjelaskan, “Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu keadaan di mana tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg.” Ia juga menyoroti pentingnya pola makan sehat. “Salah satu langkah untuk pengendalian hipertensi adalah dengan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak tidak melebihi satu sendok teh per hari.”

Sesi tanya jawab kemudian dibuka untuk memberikan kesempatan kepada warga untuk bertanya dan berdiskusi terkait hipertensi. Salah satu warga, menanyakan tentang efektivitas air kelapa dalam menurunkan hipertensi.

“Dari jurnal penelitian yang saya baca, menyebutkan bahwa air kelapa memiliki manfaat untuk menurunkan hipertensi. Namun, belum ada penelitian yang membahas spesifik mana yang lebih efektif apakah air kelapa muda atau air kelapa tua,” jawab Reyhan.

Setelah sesi tanya jawab, kegiatan dilanjutkan dengan post-test dan pembagian leaflet tentang hipertensi. Warga juga diajarkan cara mengakses informasi lebih lanjut melalui scan barcode yang terdapat pada leaflet tersebut.

Ichtiarini Nurullita S., S.K.M., M.P.H., Ph.D. selaku dosen pembimbing menyampaikan, “Menurunkan kejadian hipertensi secara efektif memang dapat didorong dengan adanya antusiasme masyarakat terhadap penyuluhan hipertensi.” Ia pun menambahkan, “Beberapa langkah yang bisa diambil untuk memanfaatkan antusiasme ini di antaranya pendidikan dan penyuluhan, promosi gaya hidup sehat, pemeriksaan kesehatan rutin, serta konseling dan dukungan.”

Penyuluhan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman warga Karangbendo tentang hipertensi dan warga lebih sadar akan pentingnya menjaga tekanan darah agar tetap normal. (Firly Wahyuningsih)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyuluhan-pencegahan-dan-pengendalian-hipertensi-PBL-UAD-di-Dusun-Karangbendo-oleh-mahasiswa-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Istimewa.jpg 717 828 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-24 10:33:452024-07-24 10:33:45Mahasiswa UAD Berikan Edukasi Hipertensi kepada Warga Karangbendo

Prodi Gizi UAD Adakan Field Trip Pra-Klinik

24/07/2024/in Terkini /by Ard

Field trip mahasiswa Prodi S-1 Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di RSI Sultan Agung Semarang (Dok. Istimewa)

Program Studi (Prodi) S-1 Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali berkesempatan untuk melakukan karyawisata (field trip) ke berbagai instansi yang memiliki fokus di bidang gizi. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 21 selama tiga hari yakni sejak 8–10 Juli 2024 sebagai persiapan magang.

Pada hari pertama, mahasiswa mengunjungi Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang. Instansi ini merupakan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung yang menerapkan sistem sewaloka, di mana semua makanan yang diberikan kepada pasien diolah langsung oleh pihak RSI. Mahasiswa kemudian dibagi dalam dua kelompok untuk eksplorasi. Kelompok pertama berkeliling RSI secara umum, sedangkan kelompok lainnya (didampingi panitia) berfokus pada poli gizi.

Kepala Instalasi Gizi RSI Sultan Agung, Harini Diestiani S.Gz., R.D. mengungkapkan, “Kami memiliki ruang lingkup pelayanan gizi mulai dari penyelenggaraan makanan, asuhan gizi rawat inap, asuhan gizi rawat jalan, hingga penelitian dan pengembangan. Adapun pembagian jenis pasiennya yaitu pasien presiden suite, VVIP, VIP, I, II, dan III. Pasien yang dirawat di ruang presiden suite, VVIP, dan VIP mendapat service lebih yaitu penjaga pasien mendapat makanan dari rumah sakit dan pada ruang presiden suite terdapat kursi pijat,” ujarnya.

Berlanjut pada hari berikutnya, mahasiswa kembali dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama berkesempatan untuk mengunjungi PT Ajinomoto di Karawang dan kelompok kedua berkunjung ke PT Nippon Indosari Corpindo (Sari Roti) cabang Bekasi. Pada karyawisata tersebut, mahasiswa dapat melihat proses produksi hingga mencicipi hasil produksi dari masing-masing perusahaan. Di hari terakhir, mahasiswa kembali berkumpul untuk mengunjungi PT Cisarua Mountain Dairy (Cimory) di Semarang sembari membeli buah tangan bagi yang ingin berbelanja.

“Kunjungan ini diharapkan dapat memberi gambaran kepada mahasiswa Prodi S-1 Gizi angkatan 2021 terkait pekerjaan nutritions di rumah sakit maupun industri lainnya. Semoga materi yang disampaikan oleh setiap narasumber dapat diterapkan oleh mahasiswa ketika magang,” tutup Ibnu Abbas, salah satu panitia saat diwawancarai. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Field-trip-mahasiswa-Prodi-S-1-Gizi-Fakultas-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-RSI-Sultan-Agung-Semarang-Dok.-Istimewa.jpeg 1200 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-24 10:18:352024-07-24 10:18:35Prodi Gizi UAD Adakan Field Trip Pra-Klinik

Mahasiswa S-1 Kesmas UAD Ajak Warga Karangjambe Tanggulangi Hipertensi

22/07/2024/in Terkini /by Ard

Skrining kesehatan hipertensi bagi masyarakat Dusun Karangjambe, Banguntapan, Bantul, oleh mahasiswa S-1 Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Istimewa)

Hipertensi hingga kini masih menjadi kontributor terbesar dalam angka mortalitas di dunia. Hal ini kemudian menjadi fokus bagi Program Studi (Prodi) S-1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam pencegahan dan pengendaliannya. Melalui praktik belajar lapangan (PBL), mahasiswa semester 6 diberi kesempatan untuk melakukan analisis situasi, advokasi, hingga intervensi kesehatan di dusun mitra.

Pada 12 Juli 2024, PBL kelompok 26 adakan penyuluhan, skrining kesehatan, dan senam bersama warga Dusun Karangjambe, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini merupakan implementasi dari intervensi PBL setelah mahasiswa melakukan analisis situasi dan advokasi melalui musyawarah masyarakat desa (MMD). Dalam realisasinya, sebanyak 30 orang yang berasal dari tiga RT (RT 13, RT 15, dan RT 16) turut berpartisipasi.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga dan sebagai contoh kegiatan intervensi itu dapat memberi motivasi warga untuk berperilaku hidup sehat,” kata Dwi Nuraini selaku ketua RT 16.

Anastasia Erwanti, salah satu peserta melanjutkan, “Luar biasa sekali kegiatannya bisa menyatukan warga RT 13, 15, dan 16 untuk berkegiatan bersama. Ini baru pertama kalinya, kami sangat senang karena bisa menambah saudara dan pengalaman baru,” ujarnya.

Melihat keterampilan mahasiswa dan antusiasme masyarakat di lapangan, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Rosyidah, S.E., M.Kes., Ph.D. turut senang. Meskipun masih semester 6, mahasiswa mampu berinteraksi dengan cukup baik. Selain itu, mereka juga kompeten dalam memberikan intervensi kesehatan, mulai dari senam bersama, cek kesehatan dasar, hingga penyuluhan.

“Melihat antusiasme dan dedikasi tinggi mereka dalam mengaplikasikan pengetahuan yang telah dipelajari, rasanya sungguh membanggakan. Interaksi yang dilakukan dengan masyarakat setempat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif. Semoga semangat ini senantiasa membawa manfaat dan menjadi bekal berharga bagi mereka dalam karier profesional di masa depan,” katanya. (tim/ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Skrining-kesehatan-hipertensi-bagi-masyarakat-Dusun-Karangjambe-Banguntapan-Bantul-oleh-mahasiswa-S-1-Prodi-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Istimewa.jpg 1000 1500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-22 12:09:032024-07-22 12:09:03Mahasiswa S-1 Kesmas UAD Ajak Warga Karangjambe Tanggulangi Hipertensi

Gen-Tourism: Diskusi Healthy Tourism Prodi Kesmas UAD dengan Pelaku Wisata Parangtritis

17/07/2024/in Terkini /by Ard

Prodi Kesehatan Masyarakat FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan FGD dengan pelaku wisata di Kapanewon Kretek, Bantul (Dok. Istimewa)

Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan focus group discussion (FGD) dengan para pelaku wisata di wilayah Kapanewon Kretek, Bantul, pada Senin, 8 Juli 2024 di Hotel @HOM Premiere Timoho Jogja. Kegiatan FGD ini diselenggarakan untuk mengaplikasikan konsep healthy tourism, sesuai dengan visi keilmuan yang diusung oleh Prodi Kesmas UAD.

FGD diikuti secara aktif oleh pelaku wisata di sekitar Pantai Parangtritis antara lain Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Paguyuban Kuliner, Koperasi Minabahari, pengelola jeep dan ATV, serta pemangku kebijakan di wilayah setempat yaitu para perwakilan dari Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Puskesmas Kretek, hingga Dinas Pariwisata Bantul.

Kolaborasi di bidang healthy tourism ini mengusung tema “Agenterpreneur Pariwisata Selamat dan Sehat” atau disingkat dengan “Gen-Tourism”. FGD tersebut merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Tahun 2024 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang diperoleh oleh Prodi Kesmas UAD.

Sesi FGD menghasilkan beberapa informasi terkait permasalahan kesehatan di tempat wisata di antaranya pengelolaan sampah dan limbah duri ikan, keamanan pangan, mitigasi bahaya ubur-ubur, hingga pencegahan penularan HIV/AIDS. Permasalahan ini selanjutnya akan digarap dengan kolaborasi antara pelaku wisata, pemerintah daerah, dan pihak kampus dengan mengusung konsep healthy tourism. Implementasi konsep healthy tourism itu diintegrasikan dengan program pembelajaran mahasiswa berupa kegiatan magang, riset, dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang dijadwalkan terlaksana pada Agustus–November 2024 mendatang. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prodi-Kesehatan-Masyarakat-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-FGD-dengan-pelaku-wisata-di-Kapanewon-Kretek-Bantul-Dok.-Istimewa.jpg 807 1210 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-17 13:30:592024-07-17 13:30:59Gen-Tourism: Diskusi Healthy Tourism Prodi Kesmas UAD dengan Pelaku Wisata Parangtritis

Promosi Kesehatan Mental: Apa Pentingnya?

17/07/2024/in Feature /by Ard

Pemaparan materi tentang Promosi Kesehatan Mental oleh Dr. Heni Trisnowati, S.K.M., M.P.H., dosen FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Isah)

World Health Organization (WHO) mendefinisikan sehat sebagai keadaan yang sempurna baik fisik, mental, maupun sosial, tidak hanya terbebas dari penyakit atau kelemahan/cacat. Ketika seseorang memiliki kondisi tubuh yang sehat, maka produktivitasnya akan meningkat. Hal ini bermuara pada peningkatan kualitas hidup yang baik pula. Namun, kondisi yang demikian kadang kala sulit untuk dicapai terutama pada generasi Z yang banyak mengeluhkan kesehatan mentalnya.

Berangkat dari fenomena tersebut, Dr. Heni Trisnowati, S.K.M., M.P.H. kemudian didapuk sebagai narasumber pada 30 Juni 2024 lalu. Dikemas dalam bentuk talkshow oleh mahasiswa Peminatan Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku (PKIP) Program Studi (Prodi) S-1 Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Heni mengungkap banyak hal tentang kesehatan mental.

“Depresi dan anxiety menduduki peringkat kedua dan keenam dalam top 10 leading causes of global years lived with disability,” ungkap Dr. Heni.

Indikator Sehat Mental

Seseorang dengan mental yang sehat menurut WHO didasarkan pada beberapa kriteria, yakni mengenali potensi diri dengan baik, mampu menghadapi stres sehari-hari, produktif sesuai peran masing-masing, dan bermanfaat bagi orang lain. Kesehatan mental sendiri memiliki nilai intrinsik dan nilai instrumental yang membantu orang berkoneksi dengan lingkungan, memanfaatkan fungsinya, mengatasi masalah, dan berkembang.

Indikator sehat mental yang pertama adalah orang tersebut bisa berkoneksi, memiliki relationship yang positif, memiliki rasa empati. Indikator kedua adalah function, di mana kita dapat memanfaatkan kognitif skill yang dimiliki, berpendidikan, dan memiliki pilihan yang sehat. Jika mental kita sehat, tentu kita juga bisa mengatasi setiap permasalahan yang dialami serta mampu beradaptasi dengan perubahan. Kemampuan dalam mewujudkan ide-ide baru, memilih sesuatu dari berbagai pilihan, serta mengembangkan tujuan hidup juga menjadi bagian penting dalam sehat mental.

Resiliensi-Ketangguhan Internal

Dr. Heni menjelaskan, “Resiliensi atau ketangguhan bisa menjadi faktor protektif yang melindungi kita dari masalah mental disorder. Relisiensi ini muncul dari dalam diri sendiri maupun dari luar. Kepercayaan dan efikasi diri merupakan salah satu bentuk yang membantu kita agar tidak mudah mengalami gangguan kesehatan mental, bagaimana seseorang membangun hubungan yang baik dengan orang terdekatnya.”

Ketangguhan internal dalam bagian ini tidak hanya soal kepercayaan diri dan efikasinya, tetapi ada kemampuan untuk mengambil tindakan dan terus bertahan, keterampilan sosial yang baik pengelolaan emosi yang baik, optimis, dan decision making yang tepat. Kemampuan untuk memikirkan, merencanakan, dan bertindak untuk menyelesaikan masalah juga menjadi poin penting. Sementara ketangguhan eksternal muncul dari lingkungan sekitar individu misalnya keluarga dan teman dekat seperti bonding yang kuat dengan orang tua, merasa dicintai dan dihargai oleh orang tua. Selain itu, adanya hubungan sosial yang baik dengan orang lain seperti adanya teman dekat yang dapat diandalkan di masa-masa sulit.

Pendekatan Multisektor dalam Menangani Masalah Kesehatan Mental

Membantu seseorang dalam memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mempromosikan dan melindungi kesehatan menjadi fokus dari promosi kesehatan mental itu sendiri. Melalui aktivitas literasi kesehatan, harapannya dapat memicu sinergitas untuk menciptakan lingkungan yang positif. Pada dasarnya, isu kesehatan mental dapat diselesaikan secara multisektor.

“Dari sisi promosi kesehatan, terdapat multilevel strategi yang dimulai dari tingkat individu, komunitas, hingga ke tingkat pemerintahan. Setiap negara biasanya memiliki undang-undang khusus untuk mengatur masalah kesehatan mental (kesehatan jiwa). Mental disorder semestinya bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga instansi pendidikan dan masyarakat sekitar,” kata Dr. Heni.

Pencegahan dan Pengendalian

Masalah kesehatan mental dapat dicegah dan dikendalikan melalui beberapa rekomendasi. Selain literasi kesehatan mental dan pelibatan sivitas akademika dan pimpinan di instansi tempat bekerja, perlu diperhatikan beberapa hal misalnya konsep kesehatan jiwa, promosi kesehatan, serta pencegahan terkait harus dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan, terutama di Prodi Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Perlu juga dilakukan peningkatan kapasitas petugas kesehatan masyarakat tentang isu kesehatan jiwa. Kolaborasi multisektor tak ketinggalan harus selalu diupayakan. Pemanfaatan platform digital untuk memperluas layanan kesehatan jiwa pun tak kalah penting. Selain itu, peningkatan sumber daya manusia dan anggaran, mengidentifikasi populasi rentan dan intervensi, serta pelibatan individu yang berpengalaman di tingkat perencanaan, pengembangan intervensi, dan pelaksanaan layanan kesehatan jiwa sehingga dapat menghemat biaya.

Di akhir sesi, Dr. Heni menekankan akan pentingnya mengubah pola pikir ke arah yang lebih positif. “Pada sebagian mahasiswa, pemicu paling besar adalah tenggat tugas kuliah. Maknailah tugas-tugas tersebut sebagai proses pembelajaran yang membawa manfaat di masa depan, bukan sebagai tekanan. Hal ini kemudian dapat membuat mahasiswa lebih bisa berdamai dengan keadaan. Bagaimana respons individu terhadap apa yang terjadi di sekitarnya menjadi penentu apakah dirinya mengalami gangguan mental atau tidak.” (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pemaparan-materi-tentang-Promosi-Kesehatan-Mental-oleh-Dr.-Heni-Trisnowati-S.K.M.-M.P.H.-dosen-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Isah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-17 13:13:282024-07-17 13:13:28Promosi Kesehatan Mental: Apa Pentingnya?

Inisiasi Rumah Sampah Digital ala Mahasiswa Kesmas UAD

10/07/2024/in Terkini /by Ard

Sosialisasi Rumah Sampah Digital oleh tim PPK Ormawa IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Kelurahan Ngampilan (Dok. Istimewa)

Rumah Sampah Digital menjadi konsep baru yang sangat menarik di dunia kesehatan lingkungan. Pasalnya, inovasi ini membuat tim Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2024. Berfokus pada pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga, Kelurahan Notoprajan yang ada di Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta, disasar sebagai mitra.

Didampingi oleh Ahmad Faizal Rangkuti, S.K.M., M.Kes. selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) S-1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas), tim yang diketuai oleh Putri Septiana itu mengadakan sosialisasi program pada 27 Juni 2024 lalu.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh lurah Notoprajan, masing-masing ketua RW, pemuda, pengurus bank sampah, mantri pamong praja Ngampilan, dan masyarakat setempat. Peserta sangat antusias, ditandai dari diskusi interaktif yang terjadi untuk saling memberi masukan agar inovasi Rumah Sampah Digital berjalan sebagaimana mestinya.

Dalam sambutannya, Faizal menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh warga Notoprajan kepada mahasiswa untuk mengabdi. “Kami berharap, tim PPK Ormawa IMM FKM dapat bersinergi untuk melakukan pemberdayaan masyarakat terkait pengelolaan sampah di Kelurahan Notoprajan,” katanya.

Lurah Notroprajan yakni Diah Nur Astuti, S.H., M.Si. menimpali, “Kehadiran tim PPK Ormawa IMM FKM tentu membawa dampak positif bagi masyarakat kami. Semoga masyarakat bisa berpartisipasi aktif sehingga dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki.” (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-Rumah-Sampah-Digital-oleh-tim-PPK-Ormawa-IMM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Kelurahan-Ngampilan-Dok.-Istimewa.jpeg 1131 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-10 10:26:162024-07-10 10:26:16Inisiasi Rumah Sampah Digital ala Mahasiswa Kesmas UAD

Prodi Gizi UAD Gelar Healthy Street Food Expo

06/07/2024/in Terkini /by Ard

Healthy Street Food Expo mahasiswa Prodi S1 Gizi di Kampus III Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Isah)

Perkembangan zaman yang semakin pesat memungkinkan terjadinya perubahan dalam aspek kehidupan manusia, termasuk kreasi pangan. Puluhan inovasi resep terus dieksplorasi oleh berbagai kalangan masyarakat baik di pedesaan maupun perkotaan sebagai sumber penghasilan. Tren olahan pangan dewasa ini didominasi oleh produk dengan tinggi gula, garam, dan lemak. Padahal, jika dikonsumsi terus-menerus akan membahayakan kesehatan terutama pada organ jantung.

Sebagai calon nutritionist masa depan, mahasiswa Program Studi (Prodi) S-1 Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) selanjutnya menggelar Healthy Street Food Expo pada 28–29 Juni 2024. Kegiatan ini berlangsung di parkiran timur Kampus III UAD sebagai diseminasi mata kuliah Kreasi Pangan dan Kewirausahaan, pada pukul 08.00–13.00 WIB.

“Sebanyak 13 kelompok dari mahasiswa Prodi S-1 Gizi angkatan 22, dan 25 kelompok dari angkatan 21 saling bekerja sama untuk menyelenggarakan bazar ini. Angkatan 21 berfokus pada kreasi pangan, sementara angkatan 22 cenderung pada praktik kewirausahaan. Sasaran kegiatan diprioritaskan mahasiswa FKM, tetapi kami juga melayani delivery order dan sistem pre-order bagi konsumen di luar FKM,” ungkap Dhimas Cahya Pradipta selaku koordinator angkatan 22.

Lebih lanjut, koordinator angkatan 21 yakni Ahmad Rizal Firmansyah menyampaikan, “Semoga teman-teman bisa membuka lapangan pekerjaan baru bahkan berkembang sampai ke kancah internasional, mengingat ilmu gizi tidak hanya berfokus pada bagian klinis saja. Terdapat banyak kreasi pangan dengan gizi seimbang yang telah lolos uji coba seperti chicken roll, sempol, batagor, dimsum, dan lain sebagainya. Selain itu, produk kami juga dapat dimanfaatkan sebagai makanan tambahan bagi ibu hamil.” (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Healthy-Street-Food-Expo-mahasiswa-Prodi-S1-Gizi-di-Kampus-III-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Isah.jpg 1242 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-06 10:36:192024-07-06 10:36:19Prodi Gizi UAD Gelar Healthy Street Food Expo

FKM UAD Kawal Padukuhan Wonocatur Luncurkan Posyandu ILP

03/06/2024/in Terkini /by Ard

FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dukung Padukuhan Wonocatur meluncurkan Posyandu integrasi layanan primer (ILP) (Dok. Istimewa)

Transformasi layanan kesehatan primer merupakan salah satu pilar transformasi sistem kesehatan nasional. Melalui integrasi layanan primer (ILP) di posyandu, masyarakat dapat memperoleh akses untuk ibu hamil, bayi, balita, remaja, lansia, hingga skinning penyakit tidak menular. Konsep ini dirilis oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pada tahun 2023 dan dalam realisasinya melibatkan lintas sektor.

Guna mendukung transformasi tersebut, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengawal Padukuhan Wonocatur, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, untuk mempersiapkan posyandu ILP. Hal ini merupakan bagian dari strategi promosi kesehatan yakni kemitraan. Pada 26 Mei 2024, padukuhan tersebut resmi meluncurkan Posyandu Manunggal Catur Bakti dengan konsep ILP sebagaimana amanat dari Kemenkes RI.

Acara dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan pejabat daerah, mulai dari carik, perangkat daerah (kapanewon), Dekan FKM UAD, dan perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. Dalam sambutannya, Carik Padukuhan Wonocatur berharap posyandu ini dapat membantu menurunkan angka stunting dan menjadi stimulus bagi padukuhan lain untuk menyelenggarakan kegiatan serupa.

Rosyidah, S.E., M.Kes., Ph.D. selaku Dekan FKM UAD mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin. Ia mengungkapkan, “Kami berterima kasih atas kerja sama dengan FKM UAD. Semoga program ini bisa menguatkan pelayanan kesehatan yang ada di desa dan bersifat komprehensif untuk seluruh siklus hidup manusia. Dukungan dari masyarakat dan pemerintah sangat kami harapkan agar program ini dapat bermanfaat dan meningkatkan kesehatan masyarakat sekitar,” ucapnya.

Lebih lanjut, perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul menjelaskan bahwa transformasi layanan kesehatan berangkat dari situasi pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.

“Pemerintah sekarang berusaha mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat melalui Puskesmas, posyandu, dan pustu. Untuk remaja, kami menyediakan konseling tentang kesehatan reproduksi dan cara menghindari kebiasaan merokok. Acara peluncuran ini bukanlah akhir dari segalanya, tetapi tonggak awal perjuangan kita untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” tuturnya. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Kawal-Padukuhan-Wonocatur-meluncurkan-Posyandu-itegrasi-layanan-primer-ILP-Dok.-Istimewa.jpg 1217 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-06-03 13:31:512024-06-03 13:42:54FKM UAD Kawal Padukuhan Wonocatur Luncurkan Posyandu ILP
Page 11 of 15«‹910111213›»

TERKINI

  • Rektorat dan Aliansi Mahasiswa UAD Bersinergi Kawal Penanganan Kekerasan Seksual16/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Gelar Dahlan Culture Run 202616/07/2026
  • RE-VIBES IMM Farmasi UAD Kembangkan Literasi Kritis melalui Diskusi Buku16/07/2026
  • Press Release Universitas Ahmad Dahlan15/07/2026
  • Gelar Two Thousand Show Vol. 2, Mahasiswa Ilkom UAD Hidupkan Memori Era 2000-an15/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Magister Farmasi UAD Raih Prestasi Lomba Poster Nasional16/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Penulisan Naskah Lakon Peksimiprov 202615/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Dua Gelar pada Ajang SILAT APIK PTMA 202615/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih 2 Gelar pada SILAT APIK PTMA 202614/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 1 Kasau Championship 202614/07/2026

FEATURE

  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top