• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Expo Fakultas: Ajang Siswa SMA Merasakan Atmosfer Perkuliahan di UAD

18/12/2024/in Terkini /by Ard

Expo Fakultas Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Ulin)

Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah sukses menyelenggarakan acara Expo Fakultas sebagai bagian dari rangkaian kegiatan bertajuk “Sehari Menjadi Dahlan Muda”. Kegiatan ini berlangsung sangat meriah selama tiga hari berturut-turut, mulai Senin hingga Rabu, pada 9‒11 Desember 2024, di lantai 2 Kampus IV UAD. Peserta yang hadir merasakan suasana yang penuh semangat dan antusiasme, yang mayoritas merupakan siswa-siswi SMA dari berbagai sekolah.

Expo Fakultas ini dirancang untuk memberikan pengalaman mendalam kepada para peserta, tidak hanya untuk mengenal lebih dekat berbagai program studi yang ditawarkan, tetapi juga untuk merasakan langsung atmosfer akademik yang dinamis, inovatif, dan penuh inspirasi di lingkungan UAD. Setiap fakultas yang berpartisipasi menghadirkan informasi lengkap mengenai kurikulum, prospek karier, fasilitas unggulan, hingga program-program unggulan yang menjadi ciri khas masing-masing fakultas.

Suasana acara semakin menarik dengan berbagai pameran kreatif dari masing-masing fakultas yang memberikan gambaran nyata tentang kehidupan kampus. Dengan adanya kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh wawasan yang lebih luas tentang dunia perkuliahan, tetapi juga merasa termotivasi dan terinspirasi untuk menentukan pilihan pendidikan tinggi yang sesuai dengan potensi dan cita-cita mereka.

Acara ini pun menjadi ajang yang sangat bermanfaat untuk memperkenalkan UAD sebagai salah satu perguruan tinggi, dengan berbagai keunggulan yang siap mendukung para calon mahasiswa untuk mencapai masa depan yang gemilang. Expo Fakultas bertujuan memperkenalkan lebih dekat berbagai program studi yang ditawarkan UAD, menghadirkan pameran menarik dari seluruh fakultasnya. Seluruh fakultas terlibat, yakni Fakultas Agama Islam (FAI), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Farmasi, Fakultas Hukum (FH), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST), Fakultas Psikologi, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK), serta Fakultas Teknologi Industri (FTI).

Masing-masing fakultas menyajikan informasi lengkap mengenai kurikulum, prospek kerja, serta fasilitas penunjang yang mumpuni. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan gambaran jelas tentang dunia perkuliahan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan dosen dan mahasiswa aktif, sehingga dapat mengambil keputusan yang tepat dalam memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan gambaran yang jelas dan menyeluruh tentang dunia perkuliahan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan mahasiswa. Peserta dapat berdiskusi mengenai berbagai hal, mulai dari tips memilih jurusan yang sesuai dengan minat dan bakat mereka, tantangan yang mungkin dihadapi selama menempuh pendidikan, hingga strategi untuk mencapai kesuksesan di masa depan. Adanya interaksi langsung ini, para peserta diharapkan dapat merasa lebih percaya diri dan terinspirasi dalam menentukan pilihan pendidikan tinggi yang paling sesuai dengan visi dan cita-cita mereka, menjadikan kegiatan ini sebagai langkah awal yang penting dalam perjalanan mereka menuju masa depan yang gemilang.

Siswa-siswi SMA yang menghadiri Expo Fakultas di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengungkapkan rasa antusias dan syukur atas kesempatan luar biasa ini, di mana mereka tidak hanya merasa senang tetapi juga berterima kasih atas rangkaian acara yang dirancang secara menarik dalam sehari penuh sehingga memberikan pengalaman unik yang disebut sebagai “Sehari Menjadi Dahlan Muda”. Melalui kegiatan tersebut, mereka dapat secara langsung merasakan atmosfer perkuliahan dan memahami beragam fasilitas yang dimiliki UAD, mulai dari ruang kelas modern, laboratorium canggih, hingga layanan penunjang lainnya. (Lin)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Expo-Fakultas-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Ulin.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-12-18 11:43:052024-12-18 11:43:05Expo Fakultas: Ajang Siswa SMA Merasakan Atmosfer Perkuliahan di UAD

Nafisa Mahasiswa Baru UAD yang Berprestasi sebagai Atlet Taekwondo

07/12/2024/in Feature /by Ard

Nafisa Mahasiswa Baru UAD yang Berprestasi Sebagai Atlet Taekwondo (Dok Nafisa)

Nafisa Anindya Kusumo, mahasiswi Program Studi Gizi angkatan 2024 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berhasil mencuri perhatian sebagai atlet taekwondo berprestasi. Meskipun baru memulai perjalanan sebagai mahasiswa, Nafisa telah membuktikan kemampuannya di dunia olahraga yang digelutinya sejak kecil. Ia kini bergabung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo UAD sejak Juni 2024 untuk terus mengembangkan bakatnya.

Kecintaan Nafisa terhadap taekwondo berawal sejak ia duduk di bangku sekolah dasar pada tahun 2013. “Awalnya, saya cuma coba-coba ikut taekwondo untuk punya kegiatan di luar sekolah. Tapi ternyata saya merasa nyaman di sini, dan orang tua juga sangat mendukung, jadi saya terus lanjut sampai sekarang,” ujar Nafisa. Baginya, taekwondo bukan sekadar hobi, melainkan jalan untuk meraih prestasi sekaligus membangun disiplin dan kepercayaan diri.

Kesuksesan Nafisa dalam berbagai kejuaraan tidak terlepas dari dedikasi dan prinsipnya yang kuat. “Yakin aja, apa yang sedang di jalani sekarang pasti akan berdampak pada apa yang kamu inginkan ke depannya. Tidak ada sesuatu yang sia-sia,” katanya saat ditanya tentang tips menjadi juara. Semangat ini mendorongnya untuk terus berlatih dan memberikan yang terbaik di setiap kompetisi.

Saat ini, Nafisa memiliki mimpi besar untuk meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) empat tahun mendatang. “Tahun ini saya belum bisa ikut, tapi saya punya target harus dapat emas di PON berikutnya. Meski begitu, saya tentu tidak akan meninggalkan perkuliahan dan berusaha lulus tepat waktu. Saya ingin terus berprestasi di taekwondo, tapi juga tetap menjaga keseimbangan akademis,” jelasnya. Komitmennya terhadap pendidikan dan olahraga menjadi teladan bagi rekan-rekan mahasiswa lainnya.

Keberhasilan Nafisa dalam mengelola waktu antara perkuliahan dan latihan menunjukkan bahwa mahasiswa baru pun bisa berprestasi di bidang non-akademik. Dengan semangat dan tekadnya, ia tidak hanya mengharumkan nama UAD tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani mengejar mimpi. Nafisa percaya bahwa dengan kerja keras, dukungan, dan disiplin, tidak ada impian yang tidak mungkin diraih. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Nafisa-Mahasiswa-Baru-UAD-yang-Berprestasi-Sebagai-Atlet-Taekwondo-Dok-Nafisa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-12-07 12:00:472024-12-07 12:00:47Nafisa Mahasiswa Baru UAD yang Berprestasi sebagai Atlet Taekwondo

Kawal Isu ILP, Mahasiswa Kesmas UAD Gelar Kuliah Pakar

04/12/2024/in Terkini /by Ard

Kuliah Pakar Mahasiswa Peminatan Kesehatan Reproduksi Prodi S-1 Kesmas UAD (Dok. Isah)

Sejak tahun 2023, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah meluncurkan konsep integrasi layanan primer (ILP) di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Pendekatan layanan kesehatan berbasis siklus hidup manusia ini membuat ibu hamil, bersalin, dan nifas menjadi fase yang perlu disoroti. Dengan demikian, diperlukan manajemen yang tepat dalam implementasi program kesehatan terutama pada sasaran ibu dan anak.

Menindaklanjuti hal tersebut, mahasiswa Peminatan Kesehatan Reproduksi Program Studi (Prodi) S-1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kuliah pakar bertajuk “Implementasi Manajemen Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Layanan Primer’’ pada 26 November 2024. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 14.00 WIB secara virtual melalui Google Meeting dan terbuka untuk seluruh dosen maupun mahasiswa di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UAD.

Pada kesempatan tersebut, praktisi di Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo yakni Septa Meliana Puspitasari, S.K.M., M.P.H. didapuk sebagai narasumber. Ia menyampaikan banyak informasi tentang transformasi sistem kesehatan nasional, kesehatan ibu dan anak, hingga siklus manajemen pelayanan puskesmas.

“Saat ini, pelayanan kesehatan di puskesmas sudah komprehensif. Bukan lagi disebut poli, melainkan klaster. Layanan kesehatan ibu dan anak berada di Klaster II dengan kelompok sasaran ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, balita, anak prasekolah, anak usia sekolah, dan remaja sampai usia 17 tahun,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, “Tiga program utama penguatan upaya preventif di layanan primer adalah imunisasi rutin yang semula hanya 11 jenis vaksin kini bertambah menjadi 14, screening 14 penyakit prioritas, serta peningkatan kesehatan ibu dan anak. Layanan kesehatan berdasarkan siklus hidup dibagi menjadi 5 yaitu ibu hamil, bersalin, dan nifas; bayi dan anak prasekolah; anak usia sekolah dan remaja; usia dewasa; juga lanjut usia.” (ish).

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kuliah-Pakar-Mahasiswa-Peminatan-Kesehatan-Reproduksi-Prodi-S-1-Kesmas-UAD-Dok.-Isah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-12-04 11:56:242024-12-04 11:56:24Kawal Isu ILP, Mahasiswa Kesmas UAD Gelar Kuliah Pakar

Inspirasi dari FKM UAD: Arini Nur Rohmah Berhasil Lulus Cum Laude

03/12/2024/in Terkini /by Ard

Arini Nur Rohmah Lulus Cumlaude di UAD (Dok. Istimewa)

Mari kita kenalan dengan sosok inspiratif bernama Arini Nur Rohmah. Mahasiswa ini berasal dari Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD), yang memiliki minat yang besar di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Sapaan dari Arin, “Salam hangat untuk teman-teman seperjuangan dan adik-adik yang sedang memperjuangkan S.K.M!”

Arin membagikan alasannya mengambil Program Studi Kesehatan Masyarakat. “Adapun hal yang menjadi motivasi saya yang akhirnya memutuskan untuk mengambil studi di Kesehatan Masyarakat, yakni pada dasarnya saya dari dulu (SMA) selain tergabung dalam organisasi palang merah remaja (PMR), juga cenderung menggemari ilmu-ilmu rumpun kesehatan, terutama dalam hal penyuluhan atau sosialisasi kesehatan. Dari hal tersebut, saya mulai mencari-cari mengenai ilmu rumpun kesehatan di antaranya kedokteran, keperawatan, gizi, dan kesehatan masyarakat. Ketertarikan saya dalam hal edukasi serta sosialisasi kesehatan semakin dalam ketika saya mengenal ilmu Kesehatan Masyarakat karena dalam bidang ilmu ini lebih cenderung mempelajari mengenai tindakan promotif dan preventif dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang baik.”

Tips dan trik dari Arin untuk menyandang gelar cum laude yang paling penting adalah manajemen waktu yang baik. Semasa perkuliahan, selain terdapat beberapa praktikum baik di laboratorium basah maupun laboratorium komputer, juga tidak menutup kemungkinan ada tugas-tugas dari dosen baik di individu, kelompok, maupun proyek lapangan sehingga diperlukan manajemen waktu dengan baik.

“Sangat dianjurkan membuat to do list beserta target waktu yang disesuaikan dengan prioritas tugas yang mau dikerjakan, agar penyelesaian tugas dapat tepat waktu karena kita sebagai mahasiswa harus selalu ingat apa kewajiban kita,” tegasnya.

Sebagai penutup wawancara, Arin menyampaikan pesannya kepada adik-adik mahasiswa atau yang sedang memperjuangkan suatu gelar yang diimpikan, “Selalu belajar, belajar, dan belajar jangan mudah untuk merasakan puas. Selain itu, jangan selalu membandingkan diri sendiri dengan orang lain apalagi berusaha menjadi orang lain agar mendapat pujian yang fana. Perbanyak dan perluas pengalaman serta relasi baik dari akademik maupun di luar akademik. Tak kalah penting juga apabila mengerjakan tugas atau belajar untuk ujian jangan lakukan sistem kebut semalam (SKS). Teruntuk teman-teman di Program Studi Kesehatan Masyarakat terutama di peminatan K3, kalau laporan praktikum masih ditulis tangan tolong dikerjakan dengan baik dan segera dicicil ya, jangan sampai terbengkalai. Semangat!” (Rini)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Arini-Nur-Rohmah-Lulus-Cumlaude-di-UAD-Dok.-Istimewa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-12-03 07:13:272024-12-03 07:13:27Inspirasi dari FKM UAD: Arini Nur Rohmah Berhasil Lulus Cum Laude

FKM UAD Menggelar UPHEC ke-8

04/11/2024/in Terkini /by Ard

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar UPHEC ke-8 (Dok. Isah)

Universitas Ahmad Dahlan Public Health Conference (UPHEC) kembali digelar oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada 30 Oktober 2024 secara daring. Memasuki tahun kedelapan, UPHEC mengusung tema “Enhancing Community Resilience through Healthy Tourism the Role of Communities in Building Resilient and Sustainable Communities”.

Pada kesempatan tersebut, FKM menghadirkan pakar dari berbagai negara yakni Prof. Ji, Dar-Der (Taiwan), Dr. drh. Asep Rustiawan, M.S. (Indonesia), dan Gaurav Chawla, Ph.D. (Inggris) sebagai narasumber.

Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T. dalam sambutannya mengungkapkan bahwa penularan Covid-19 dan cacar monyet menjadi tantangan untuk menyediakan pengawasan keamanan maupun kesehatan pangan, kebijakan, juga menjalankan pariwisata bisnis.

“Penting untuk melihat praktik terbaik dari banyak negara sekaligus mengambil pengalaman dari masa lalu agar kita dapat membuat strategi yang lebih baik untuk mengembangkan pariwisata sehat berkelanjutan,” katanya.

Tahun ini, UPHEC berlangsung lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sebanyak 51 paper dan 15 poster berhasil lolos seleksi untuk dipresentasikan dalam konferensi internasional, sementara jumlah peserta seminar mencapai 214 orang.

Adapun beberapa instansi yang berpartisipasi di antaranya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Universitas Airlangga, Universitas Bina Dharma, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Teknologi Yogyakarta, Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan (BBLKL), Universitas Diponegoro, Universitas Ivet, Universitas Pendidikan Indonesia, STIKES Surya Global, Universitas Respati Yogyakarta, Institut Pertanian Bogor, Universitas Negeri Malang, Universitas Tadulako, Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Universitas Gadjah Mada, dan sivitas akademika UAD. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Fakultas-Kesehatan-Masyarakat-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggelar-UPHEC-ke-8-Dok.-Isah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-11-04 09:06:502024-11-04 09:06:50FKM UAD Menggelar UPHEC ke-8

Kolaborasi FKM UAD dan Seameo Recfon: Bahas Tantangan Gizi Buruk pada Anak

04/10/2024/in Terkini /by Ard

FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkolaborasi dengan Seameo Recfon menggelar seminar internasional (Dok. Humas dan Protokol UAD)

Program Studi (Prodi) Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkolaborasi dengan Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Food and Nutrition (Seameo Recfon) baru-baru ini menggelar International Seminar on School Lunch Programs in Southeast Asia: Best Practice and Lessons Learned. Seminar internasional ini diselenggarakan pada 26 September 2024 di Amphitarium Kampus Utama UAD yang membahas mengenai Program Makan Siang Sekolah di Asia Tenggara.

Acara dihadiri oleh berbagai kalangan. Ada para akademisi, pejabat pemerintah, serta pengelola sekolah dari Asia Tenggara. Dalam forum ini mendiskusikan serta mencari solusi atas masalah gizi buruk yang mengancam masa depan anak-anak yang akan berpengaruh pada kesehatan dan pendidikan mereka.

Dalam seminar yang penuh inspirasi tersebut, para pembicara dari negara-negara seperti Indonesia, Kamboja, Singapura, dan Filipina berbagi pengalaman berharga mengenai implementasi program makan siang. Dr. dr. Herqutanto, Direktur Seameo Recfon, mengajak para peserta untuk bersinergi dalam “Southeast Asian Youth Forum on Food and Nutrition”, guna memberdayakan generasi muda menjadi advokat gizi di komunitas mereka.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T. menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini. Hal itu sebagai bagian dari kolaborasi strategis antara Seameo Recfon dan UAD. Rektor sangat terbuka menyambut dengan hangat para tamu dari 11 negara, termasuk anggota Dewan Pengurus di kawasan Asia Tenggara. Ini menjadi Governing Board Member (GBM) South East Asia.

Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Rosyidah, S.E., M.Kes., Ph.D., juga mengapresiasi kerja sama yang terjalin. Terutama dalam program “Nutrition Go to School”, yang diharapkan dapat memberikan manfaat konkret bagi kebijakan gizi di Indonesia.

Dalam sesi presentasi, Dr. Huy Meng Hut dari Kamboja mengungkapkan betapa pentingnya kemitraan publik-swasta dalam memperluas akses program makan siang sekolah. Sementara itu, Dr. Mary Chong dari Singapura pun menunjukkan bagaimana teknologi dapat menjadi alat untuk meningkatkan kualitas makanan yang disajikan di sekolah-sekolah. Dr. Dexter Galban dari Filipina juga berbagi kisah sukses dalam menurunkan angka gizi buruk berkat program pemberian makanan berbasis sekolah.

Dalam diskusi yang menggugah semangat, M. Ridwan Ansari dari UAD menekankan pentingnya pengelolaan yang efisien untuk menjamin distribusi makanan yang seimbang dan aman bagi siswa di Indonesia.

Selain itu, bersamaan dengan seminar ini, Rapat Dewan Wali Amanat Seameo Recfon juga dilaksanakan. Dalam hal ini para anggota membahas berbagai makalah kerja dan merumuskan inisiatif baru untuk memperkuat kebijakan pangan dan gizi di kawasan. Mereka pun mempersiapkan Konferensi Internasional ke-2 tentang Pangan dan Gizi yang dijadwalkan berlangsung pada 17–18 Oktober 2024 nanti.

Dr. Mary Chong menekankan bahwa inisiatif kolaboratif ini berpotensi memberikan dampak jangka panjang bagi jutaan anak di Asia Tenggara. Dengan bekerja sama, negara-negara dapat menciptakan program yang lebih kuat untuk menghadapi tantangan gizi. Seminar tersebut jelas menunjukkan pentingnya kerja sama regional dalam membangun masa depan yang lebih sehat bagi generasi penerus. (can)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-berkolaborasi-dengan-Seameo-Recfon-menggelar-seminar-internasional-Dok.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1068 1900 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-10-04 08:02:212024-10-04 08:02:21Kolaborasi FKM UAD dan Seameo Recfon: Bahas Tantangan Gizi Buruk pada Anak

Masta FKM 2024: Wujudkan Kader Ortom Berkemajuan

19/09/2024/in Terkini /by Ard

Masa Ta’aruf (Masta) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Isah)

Masa Ta’aruf (Masta) merupakan agenda rutin yang dilakukan untuk menyambut mahasiswa baru di setiap Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA). Di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Masta menjadi bagian dari Program Pengenalan Kampus (P2K) yang diselenggarakan pada 13 September 2024. Dalam kegiatan tersebut, terdapat pula pengenalan organisasi otonom (ortom) yang berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah di setiap fakultas termasuk Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).

Pengenalan ortom dilakukan sebagai wujud sinergitas dalam meningkatkan kualitas perkaderan untuk menciptakan kader yang berkemajuan. Bertempat di Green Hall Kampus III UAD, beberapa ortom menunjukkan eksistensinya, mulai dari Tapak Suci (TS), Hizbul Wathan (HW), hingga Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Tapak suci merupakan seni bela diri pencak silat yang berlandaskan akidah Islam, bersumber pada Al-Qur’an dan As-Sunnah, sama halnya dengan HW dan IMM. Namun, HW bergerak di bidang kepanduan atau yang biasa dikenal dengan istilah “Pramuka” milik Muhammadiyah. Sementara itu, IMM adalah organisasi yang bergerak di bidang keagamaan, kemahasiswaan, dan kemasyarakatan.

Setiap ortom diberi kesempatan selama satu jam untuk memperkenalkan diri dan membuka sesi diskusi. Setelah semua ortom tampil, panitia melakukan pemetaan ortom melalui google formulir untuk menjaring minat mahasiswa baru yang selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan agenda temu kader untuk saling mengenal satu sama lain. Pemetaan ini juga menjadi ajang pengkaderan dari Persyarikatan Muhammadiyah di tingkat perguruan tinggi.

Nabila Ardi Al Ikhsani selaku ketua panitia Masta FKM menyampaikan, “Masta tahun 2024 terasa lebih hidup, mahasiswa baru terlihat lebih enjoy mengikuti kegiatan dari pagi sampai sore. Kami juga membangun branding lewat sosial media agar penyaluran informasi lebih fleksibel. Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam ortom yang ada di UAD,” terang Nabila. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Masa-Taaruf-Masta-Fakultas-Kesehatan-Masyarakat-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Isah.jpg 1068 1900 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-09-19 11:42:492024-09-19 11:42:49Masta FKM 2024: Wujudkan Kader Ortom Berkemajuan

Maba Prodi Kesehatan Masyarakat Bagikan Antusiasme Ikuti P2K UAD

11/09/2024/in Terkini /by Ard

Delva dan Reva, mahasiswa baru Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Hani)

Adaptasi merupakan proses yang pasti dialami setiap orang, begitu juga dengan mahasiswa baru (maba). Oleh karena itu, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan Program Pengenalan Kampus (P2K) demi mengenalkan lingkup kampus, fakultas, hingga program studi sebelum memulai perkuliahan pada tahun ajaran 2024/2025. 

Seluruh mahasiswa baru terlihat antusias mengikuti technical meeting yang dilaksanakan pada Senin, 9 September 2024 di zona atau kampus masing-masing yang telah ditentukan panitia. Delva Aulia dan Reva Aghnia Azzahra, dua mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat yang sama-sama berasal dari Lampung, turut membagikan antusiasmenya dalam mengikuti rangkaian acara P2K. 

Jauh dari kota asal tak menyurutkan semangat Delva dan Reva demi menempuh pendidikan. “Aku udah terbiasa merantau sejak sekolah, jadi aku udah terbiasa jauh dari keluarga dan hidup mandiri,” kata Delva.

Meski sempat merasa deg-degan dan perasaan campur aduk, keduanya tetap hadir dan mengikuti seluruh rangkaian technical meeting pada hari itu. “Aku seneng sih, karena aku tipikal orang yang suka keramaian dan kenalan dengan banyak orang,” lanjut Delva penuh antusias.

Saat ditanya mengenai alasan memilih Program Studi Kesehatan Masyarakat di UAD, Reva merasa yakin dengan prospek program studi pilihannya di masa depan. “Setelah aku tahu kalau lulusan Kesehatan Masyarakat memiliki prospek kerja yang luas di berbagai bidang, aku tertarik, dan di UAD menyediakan program studi itu,” tegas Reva. 

Kedua mahasiswa itu juga menyampaikan keinginannya selama berkuliah di UAD. “Tentunya aku pengen kuliahku lancar, lulus tepat waktu, dan berproses menjadi pribadi yang lebih baik,” kata Delva dan Reva saat ditanya tentang harapannya. (Hani)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Delva-dan-Reva-mahasiswa-baru-Prodi-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Hani.jpg 1068 1900 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-09-11 13:04:422024-09-11 13:04:42Maba Prodi Kesehatan Masyarakat Bagikan Antusiasme Ikuti P2K UAD

NALARIA: Inovasi Gameboard Edukasi Bencana Karya UAD di PIMNAS 2024

11/09/2024/in Terkini /by Ard

Tim PKM-PM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) buat inovasi inovasi gameboard edukasi bencana di PIMNAS 2024 (Dok. Tim PKM-PM UAD)

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali berhasil meraih prestasi di ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-37 tahun 2024 yang digelar di Universitas Airlangga pada 14 hingga 19 Oktober 2024 mendatang. Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) UAD, yang terdiri atas Aida Calista Uparengga sebagai ketua, serta anggota Nanda Puspita Sari, Baiq Najwa Raissa Fitri, dan Qorni Syihab Al-Faritzi, dengan dosen pembimbing Oktomi Wijaya, S.K.M., M.Sc., berhasil menciptakan inovasi baru berupa media edukasi mitigasi bencana. Media yang dinamai NALARIA (Navigasi Belajar Siaga Bencana) ini diperuntukkan bagi anak-anak sekolah dasar.

Inovasi tersebut muncul dari keprihatinan akan risiko bencana yang sering menimpa wilayah Indonesia, khususnya Yogyakarta, yang tak jarang menimbulkan korban jiwa, termasuk anak-anak, serta kerusakan fasilitas sekolah. Tim menyadari bahwa anak-anak perlu dipersiapkan lebih dini untuk menghadapi situasi darurat melalui pendidikan pengurangan risiko bencana. Untuk itu, mereka mengembangkan NALARIA, sebuah permainan edukatif yang menggabungkan pembelajaran dan hiburan (edutainment) agar anak-anak bisa memahami kesiapsiagaan bencana dengan cara yang menyenangkan.

Pengalaman mengikuti PIMNAS menjadi momen yang tak terlupakan bagi para anggota tim. Mereka mengaku banyak belajar hal baru selama proses seleksi hingga presentasi di tingkat nasional. Selain memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang berbagai aspek penelitian dan pengabdian, perjalanan mereka juga penuh tantangan yang mengajarkan pentingnya usaha, doa, serta afirmasi positif. Tim juga merasa bangga dan terharu karena jerih payah mereka selama ini membuahkan hasil.

NALARIA tidak hanya membawa kebanggaan bagi UAD, tetapi juga menjadi bukti kontribusi nyata mahasiswa dalam memberikan solusi edukatif untuk masalah yang dihadapi masyarakat. “Ini adalah pengalaman baru dan sangat membanggakan bagi kami. Kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik,” ungkap Aida. Melalui inovasi ini, mereka berharap dapat berperan dalam membentuk generasi muda yang lebih siap dan tanggap terhadap bencana, serta memopulerkan pentingnya kesiapsiagaan sejak usia dini. (Nfs)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PKM-PM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-buat-inovasi-inovasi-gameboard-edukasi-bencana-di-PIMNAS-2024-Dok.-Tim-PKM-PM-UAD.jpg 1125 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-09-11 11:29:562024-09-11 11:29:56NALARIA: Inovasi Gameboard Edukasi Bencana Karya UAD di PIMNAS 2024

Cegah Peningkatan DBD, UAD Beri Edukasi kepada Jumantik Cilik

11/09/2024/in Terkini /by Ard

Peningkatan kapasitas dan edukasi Jumantik Cilik oleh tim riset dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Kepanewon Gamping (Dok. Humas FKM UAD)

Kasus demam berdarah dengue (DBD) kembali melonjak dalam beberapa bulan terakhir. Pada akhir Juni 2024, jumlah kasus DBD meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya yakni sebanyak 393 kasus di Kabupaten Sleman. Sebanyak 2 kasus kematian juga dilaporkan di wilayah tersebut dengan rincian 1 anak-anak dan 1 dewasa. Fenomena ini kemudian menjadi perhatian bagi berbagai pihak termasuk Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Berdasarkan hasil focus group discussion (FGD) dengan kader wilayah pada 18 Juli lalu, Jumantik Cilik menjadi komponen penting dalam pencegahan DBD. Hal itu kemudian menjadi dasar pelaksanaan edukasi kesehatan pada 31 Agustus 2024 di Aula Kelurahan Ambarketawang sebagai upaya peningkatan kapasitas kader Jumantik Cilik.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian riset dosen dengan judul “Implementasi E-Jumantik sebagai Agregator Data Jentik Mandiri Pendukung Pengambilan Keputusan untuk Mendorong G1R1J Menuju Kemandirian Kesehatan” yang diketuai oleh Sulistyawati, S.Si., M.P.H., Ph.D.

Dalam realisasinya, Dr. Tri Wahyuni Sukesi, S.Si., M.P.H, Ph.D., Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes., dan Lina Handayani, S.K.M., M.Kes., Ph.D., laboran Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Dita Nurhaifah, S.K.M. dan Indrianti Hastuti, A.Md., serta mahasiswa magister Kesehatan Masyarakat Isah Fitriani, S.K.M., Tria Nisa Novianti, S.K.M., dan Ardiansyah Jumaedi Nasir, S.Farm. didapuk sebagai kolaborator dan fasilitator.

Sebanyak 117 peserta yang terdiri atas pelajar SD dan SMP berpartisipasi aktif. Terdapat kombinasi metode dan media edukasi yang digunakan, mulai dari ceramah, video animasi, Power Point, hingga pengamatan jentik nyamuk Aedes Aegypti secara berkelompok. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Peningkatan-kapasitas-dan-edukasi-Jumantik-Cilik-oleh-tim-riset-dosen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Kepanewon-Gamping-Dok.-Humas-FKM-UAD.jpg 1125 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-09-11 11:15:372024-09-11 11:15:37Cegah Peningkatan DBD, UAD Beri Edukasi kepada Jumantik Cilik
Page 9 of 15«‹7891011›»

TERKINI

  • Rektorat dan Aliansi Mahasiswa UAD Bersinergi Kawal Penanganan Kekerasan Seksual16/07/2026
  • Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Gelar Dahlan Culture Run 202616/07/2026
  • RE-VIBES IMM Farmasi UAD Kembangkan Literasi Kritis melalui Diskusi Buku16/07/2026
  • Press Release Universitas Ahmad Dahlan15/07/2026
  • Gelar Two Thousand Show Vol. 2, Mahasiswa Ilkom UAD Hidupkan Memori Era 2000-an15/07/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Magister Farmasi UAD Raih Prestasi Lomba Poster Nasional16/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Penulisan Naskah Lakon Peksimiprov 202615/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Dua Gelar pada Ajang SILAT APIK PTMA 202615/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih 2 Gelar pada SILAT APIK PTMA 202614/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 1 Kasau Championship 202614/07/2026

FEATURE

  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026
  • Dari Jalur Beasiswa, Rentetan Medali, Hingga Predikat Wisudawan Berprestasi18/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top