• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

UAD Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru, Dorong Penguatan Riset dan Hilirisasi

17/05/2025/in Terkini /by Ard

 

Tiga Guru Besar Baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka pengukuhan guru besar pada Sabtu, 17 Mei 2025, di Ruang Amphitarium, Gedung Utama Kampus IV UAD.

Tiga dosen yang dikukuhkan dalam acara tersebut adalah Prof. Dr. Julan Hernadi, M.Si. dalam bidang Matematika Komputasi, Prof. Dr. Rina Ratih Sri Sudaryani, M.Hum. dalam bidang Sastra dan Gender, dan Prof. Sulistyawati, S.Si., M.P.H., Ph.D. dalam bidang Epidemiologi dan Health system.

Dalam sambutannya, Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyampaikan bahwa dengan pengukuhan ini, jumlah guru besar di UAD kini mencapai 52 orang, dengan empat dosen lainnya sedang menunggu Surat Keputusan (SK) pengangkatan.

“Kami terus menjalankan program pendampingan guru besar. Dari sepuluh dosen yang didampingi, semuanya sudah didaftarkan dan terus kami kawal,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas karya dan kontribusi para guru besar yang baru dikukuhkan. Prof. Rina dinilai berhasil menghadirkan kajian sastra reformasi yang kuat dalam isu keadilan perempuan, sementara Prof. Julan diharapkan dapat memperkuat pengembangan kecerdasan buatan (AI) melalui kepakarannya di bidang komputasi. Adapun Prof. Sulistyawati dianggap memiliki peran strategis dalam mendorong sistem kesehatan terpadu berbasis riset.

Lebih lanjut, Muchlas menegaskan pentingnya peran guru besar dalam menjaga marwah institusi dan Muhammadiyah, serta mendorong hilirisasi riset. “Kemendikti Saintek telah mencanangkan ‘kampus berdampak’. Maka guru besar diharapkan berperan aktif agar UAD menjadi kampus yang memberi dampak, bukan terdampak,” tegasnya.

Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., Kepala LLDikti Wilayah V juga turut memberikan apresiasi. Ia menyebut bahwa ketiga guru besar yang dikukuhkan memiliki kapasitas luar biasa dan menjadi bukti bahwa gender tidak menjadi hambatan untuk berprestasi.

Selain itu, ia menargetkan percepatan peningkatan jenjang jabatan akademik dosen, khususnya bagi dosen Asisten Ahli dan tenaga pengajar di lingkungan UAD. “Kami harap tahun ini bisa diselesaikan, agar tahun depan prosesnya lebih lancar dan efisien,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala LLDikti juga memberikan apresiasi atas capaian UAD yang telah memperoleh akreditasi internasional AQAS untuk enam program studi. (dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tiga-Guru-Besar-Baru-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-17 11:46:142025-05-17 13:01:29UAD Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru, Dorong Penguatan Riset dan Hilirisasi

UAD Buka Pendaftaran Beasiswa Kuliah Gratis dan Potongan Biaya Hingga 8 Semester

15/05/2025/in Terkini /by Ard

Suasana Kuliah di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebagai perguruan tinggi swasta (PTS) terbaik 1 nasional pada Top Education School Rankings 2025: Leading Universities in Teacher Training and Academic Studies versi The World University Ranking, kembali membuka program beasiswa penerimaan mahasiswa baru. Program ini merupakan kesempatan emas bagi para calon mahasiswa yang memiliki prestasi akademik, non-akademik, atau hafalan al-Qur’an, untuk melanjutkan studi dengan bebas biaya kuliah atau mendapatkan potongan biaya kuliah selama 8 semester.

Program beasiswa UAD tidak hanya berfokus pada nilai akademik semata, tetapi juga memperhatikan prestasi kejuaraan, bakat khusus, hingga kemampuan hafalan al-Qur’an. Calon mahasiswa yang lolos seleksi akan mendapatkan beasiswa sesuai jalur yang dipilih.

Dr. apt. Wahyu Widyaningsih, M.Si., Kepala Biro Akademik dan Admisi (BAA) UAD menyampaikan, ada berbagai beasiswa yang bisa didapat calon mahasiswa baru.

“Beasiswa yang tersedia di UAD di antaranya beasiswa akademik, ditujukan bagi siswa berprestasi akademik dan mendapatkan rekomendasi dari sekolah. Kemudian ada beasiswa prestasi, memberikan potongan biaya iuran pengembangan institusi (IPI) dan SPP pokok kepada siswa dengan prestasi di bidang non-akademik,” jelasnya.

Selanjutnya juga ada beasiswa program misi (BPM), beasiswa yang diberikan langsung oleh UAD kepada calon mahasiswa baru yang lolos seleksi. Lalu ada beasiswa talenta unggul, diperuntukkan bagi siswa yang memiliki bakat dan prestasi luar biasa di bidang tertentu.

Kemudian ada beasiswa dokter, yang diperuntukkan bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran. Program beasiswa ini mencakup seluruh biaya kuliah hingga jenjang profesi dokter. Kemudian ada beasiswa prodigium Fisika, beasiswa khusus bagi siswa dengan minat dan bakat di bidang Fisika, bekerja sama dengan PT Adi Multi Kalibrasi (AMK).

“Terakhir ada beasiswa KIP Kuliah, beasiswa dari pemerintah untuk siswa yang memenuhi kriteria ekonomi dan akademik tertentu,” kata Wahyu.

Sementara Dr. Caraka Putra Bakti, M.Pd., Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan, Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) mengungkapkan, setiap tahun jumlah beasiswa dan penerima beasiswa di UAD selalu meningkat.

“Beasiswa yang diberikan UAD ada yang on going, potongan biaya kuliah, dan juga untuk mahasiswa baru. Setiap tahun ada kenaikan untuk jumlah dan penerimanya,” ungkap Caraka.

Kuota dan program studi yang ditawarkan dalam program beasiswa ini terbatas. Oleh karenanya, pendaftar hanya dapat memilih jurusan sesuai dengan yang telah ditentukan.

Program beasiswa ini menjadi wujud komitmen UAD yang juga merupakan PTS terbaik 1 dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-37 dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi seluruh anak bangsa. Khususnya bagi mereka yang berprestasi namun memiliki keterbatasan finansial. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Suasana-Kuliah-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-15 15:22:072025-05-15 15:22:07UAD Buka Pendaftaran Beasiswa Kuliah Gratis dan Potongan Biaya Hingga 8 Semester

Webinar Edukasi dan Pencegahan Kekerasan Seksual

15/05/2025/in Terkini /by Ard

Penyampaian Materi oleh Dr. Tri Wahyuni Sukesi, S.Si., M.P.H., Dosen FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Salsya)

Dr. Tri Wahyuni Sukesi, S. Si., M.P.H. dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi pemateri dalam webinar mengenai edukasi dan pencegahan kekerasan seksual dengan tema “Speak Up! Saatnya Kampus Bebas Takut dan Kekerasan Seksual” yang dilaksanakan daring 7 Mei 2025.

Ia memaparkan materi terkait kekerasan berbasis gender online (KBGO). KBGO adalah bentuk kekerasan berbasis gender yang dilakukan atau difasilitasi oleh teknologi digital atau internet. Sedangkan kekerasan berbasis gender (KBG) dilakukan tanpa teknologi yang bisa terjadi secara langsung di lokasi kejadian.  Tindakan ini bertujuan untuk melecehkan, menghina, atau merugikan korban berdasarkan gender atau seksualitas.

 “KBGO atau KBG bisa terjadi di mana saja, salah satunya perguruan tinggi. Sehingga kita harus aware terhadap kasus pelecehan,” ujarnya.

Tiga lokasi yang paling banyak terjadi pelecehan seksual menurut 46.349 responden terjadi di jalanan umum (33%), di dalam transportasi umum termasuk halte (19%), dan di sekolah atau kampus (15%).

KBG di perguruan tinggi bisa saja berbentuk kekerasan seksual, kekerasan fisik, kekerasan sosial ekonomi, kekerasan psikis atau mental, dan kekerasan verbal. Pelaku dan kobran atas tindakan KBG bisa saja dosen, karyawan, dan mahasiswa.

“Menurut data, fenomena gunung es kekerasan seksual terjadi di kampus-kampus di Yogyakarta. Terdapat 163 kasus mahasiswa yang mengalami, mendengar, dan melihat kekerasan seksual yang terjadi 19 universitas di DIY. Diperlukan upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi yang solutif,” katanya

“Upaya yang sudah kami lakukan dan masih berjalan hingga saat ini adalah membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS). Satgas PPKS UAD menangani kasus KBG atau KBGO, memberikan pendidikan, pelatihan, dan layanan informasi bagi korban dan saksi atas kasus KBG atau pelecehan seksual sehingga mampu menurunkan kejadian kekerasan seksual di perguruan tinggi,” ungkapnya. (salsya)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyampaian-Materi-oleh-Dr.-Tri-Wahyuni-Sukesi-S.Si_.-M.P.H.-Dosen-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Salsya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-15 14:35:212025-05-15 14:35:21Webinar Edukasi dan Pencegahan Kekerasan Seksual

Mahasiswa FKM UAD Raih Juara I Lomba Futsal Tingkat Provinsi

13/05/2025/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa FKM UAD Peraih Juara I Lomba Futsal Tingkat Provinsi (Foto FKM UAD)

Muhammad Miftah, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara I dalam lomba futsal Semarak Milad Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke-61 tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM DIY. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 25 April 2025.

Mahasiswa tersebut berkontribusi sebagai penjaga gawang dalam tim futsal. Ia mengaku bahwa tantangan terbesar selama pertandingan adalah menghadapi potensi luar biasa dari para pemain futsal tim lain. Mengingat perlombaan ini berada pada tingkat provinsi, sudah sewajarnya para peserta merupakan pemain-pemain terbaik dari masing-masing daerah.

“Karena ini di tingkat provinsi, tentu kami tidak menganggap enteng lawan. Justru kami jadikan sebagai motivasi dan tantangan agar terus berjuang sampai bisa menjadi juara,” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan rasa syukurnya karena impian masa kecilnya untuk meraih juara di tingkat provinsi akhirnya tercapai. Apalagi pencapaian ini diraihnya bukan di kampung halaman, melainkan di Provinsi DIY tempat ia menuntut ilmu yang memiliki ribuan pelajar dan mahasiswa.

“Alhamdulillah, saya merasa sangat senang. Ini adalah prestasi yang saya impikan sejak kecil untuk bisa menjadi juara 1 di tingkat provinsi,” ujarnya.

Ke depannya, ia berharap bisa melanjutkan tren positif ini, baik di dalam maupun luar IMM, dengan terus berprestasi di bidang non-akademik dan membawa nama baik IMM, FKM, dan UAD. Ia juga mengingatkan rekan-rekan tim untuk tidak larut dalam euforia kemenangan. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-FKM-UAD-Peraih-Juara-I-Lomba-Futsal-Tingkat-Provinsi-Foto-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-13 11:26:522025-05-13 11:26:52Mahasiswa FKM UAD Raih Juara I Lomba Futsal Tingkat Provinsi

IMM FKM UAD Jalin Sinergi Inovatif dengan IMM Psikologi UMP

09/05/2025/in Terkini /by Ard

Studi Banding IMM FKM UAD dengan IMM Psikologi UMP (Foto IMM FKM UAD)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kegiatan Study Banding dengan IMM Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Kegiatan ini bertujuan membangun sinergi dengan menumbuhkan inovasi dalam menciptakan kerja sama yang kuat.

Kegiatan yang berlangsung pada 3 Mei 2025 di Ruang Serba Guna Kampus IV UAD mengangkat tema “Menjalin Sinergi, Menumbuhkan Inovasi”, dengan harapan dapat menghasilkan peningkatan kualitas dan kinerja organisasi. Tema tersebut dipilih karena diperlukan strategi yang fundamental dalam membentuk kerja sama untuk mengembangkan program kerja yang solutif.

Pertukaran ide dan pengalaman organisasi, diskusi strategis pengembangan IMM, serta penguatan jaringan antarkomisariat menjadi jembatan dalam mengaktualisasikan sinergi yang kuat dengan menumbuhkan inovasi berkelanjutan sehingga mampu mewujudkan program kerja yang berintegritas.

Studi banding antara IMM FKM UAD dengan IMM Psikologi UMP diharapkan mampu mengidentifikasi peluang dalam meningkatkan inovasi dari sudut pandang yang berbeda serta memperhatikan program kerja yang perlu diperbaiki.

Selain itu, studi banding juga direalisasikan agar mampu membangun relasi dan memperluas jaringan dengan mengumpulkan informasi tentang organisasi yang akan dibandingkan. Tindak lanjut dari kegiatan tersebut adalah menganalisis memorandum yang diperoleh dan mengevaluasi hasil studi banding. (Salsya)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Studi-Banding-IMM-FKM-UAD-dengan-IMM-Psikologi-UMP-Foto-IMM-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-09 10:35:512025-05-09 10:35:51IMM FKM UAD Jalin Sinergi Inovatif dengan IMM Psikologi UMP

Membangun SDM K3 Kompeten sebagai Fondasi Budaya Kerja yang Kuat

05/05/2025/in Feature /by Ard

Seminar Nasional K3 FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. FKM UAD)

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (FKM UAD) sukses menggelar Seminar Nasional K3 bertajuk “Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Implementasi Sistem Manajemen K3 untuk Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Kerja” yang bertempat di Amphitarium Kampus IV UAD dan daring melalui platform Zoom Meeting pada Sabtu, 26 April 2025. Salah satu narasumber, Dr. dr. Sudi Astono, MS (MKK), menekankan pentingnya membangun kompetensi sumber daya manusia (SDM) K3 untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.

Dalam pemaparannya, Sudi Astono menyampaikan bahwa pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tidak hanya memberikan perlindungan kepada pekerja, tetapi juga berdampak luas bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan. Ia menyoroti bahwa pekerja yang sehat dan produktif turut mendukung tercapainya tujuan pembangunan global (SDGs) dan meningkatkan daya saing perusahaan di era industri modern.

“Memberikan perlindungan K3 sama artinya dengan mengelola sumber daya manusia secara komprehensif, yang pada akhirnya memberikan keuntungan jangka panjang baik bagi pekerja maupun perusahaan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara pendidikan formal dan sertifikasi profesi di bidang K3. Pendidikan yang kuat, dipadukan dengan sertifikasi kompetensi yang tepat, diyakini dapat menghasilkan tenaga kerja profesional yang siap mengantisipasi tantangan keselamatan dan kesehatan di tempat kerja.

Seminar ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, dosen, dan praktisi K3. Mereka mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai tantangan dunia kerja masa kini serta pentingnya investasi pada pengembangan kapasitas SDM K3. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Nasional-K3-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-05 11:34:052025-05-05 11:34:05Membangun SDM K3 Kompeten sebagai Fondasi Budaya Kerja yang Kuat

Inovasi dan Strategi Implementasi SMK3 untuk Efisiensi dan Produktivitas Kerja

05/05/2025/in Feature /by Ard

Dr. dr. Sudi Astono, MS (MKK) selaku Pembicara Utama Seminar Nasional K3 FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. FKM UAD)

Seminar Nasional K3 yang diselenggarakan oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (FKM UAD) pada Sabtu, 26 April 2025, di Amphitarium Kampus IV UAD mengangkat pentingnya inovasi dalam implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Dr. dr. Sudi Astono, MS (MKK) dari Kementerian Ketenagakerjaan RI, menjadi salah satu pembicara utama dalam kegiatan tersebut.

Dalam materi bertajuk “Membangun SDM K3 Kompeten dan Keseimbangan Sertifikasi dengan Pendidikan Formal”, Sudi Astono memaparkan berbagai strategi nasional untuk memperkuat penerapan SMK3 di Indonesia. Ia menekankan bahwa keberhasilan implementasi SMK3 membutuhkan komitmen kuat pimpinan, pengelolaan oleh unit K3 yang profesional, serta pelaksanaan berkelanjutan agar K3 menjadi budaya kerja.

“Budaya K3 harus dibangun mulai dari perencanaan, penerapan sistem, hingga pengawasan secara terintegrasi dalam seluruh kegiatan perusahaan. Penerapan sistem manajemen ini juga harus mengacu pada standar nasional dan internasional seperti SMK3, ISO 45001, dan ISO 14001,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menguraikan bahwa penerapan SMK3 tidak hanya bertujuan untuk menekan angka kecelakaan kerja, tetapi juga untuk meningkatkan efisiensi operasional, mendukung good corporate governance (GCG), dan mewujudkan bisnis yang berkelanjutan.

Seminar ini diikuti oleh peserta dari kalangan mahasiswa, akademisi, dan praktisi industri yang antusias berdiskusi mengenai tantangan dan solusi inovatif dalam penerapan K3 di berbagai sektor. Acara tersebut juga menjadi wadah penting untuk memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam membangun budaya K3 yang lebih baik di masa depan. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-dr.-Sudi-Astono-MS-MKK-selaku-Pembicara-Utama-Seminar-Nasional-K3-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-05 11:21:492025-05-05 11:21:49Inovasi dan Strategi Implementasi SMK3 untuk Efisiensi dan Produktivitas Kerja

Mahasiswi Magister Kesehatan Masyarakat UAD Berprestasi di Nusantara Writing Festival 3

05/05/2025/in Prestasi /by Ard

Isah Fitriani, Mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Isah)

Isah Fitriani, mahasiswi Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) angkatan ke-10 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Ia bersama timnya berhasil berkontribusi aktif dalam ajang Nusantara Writing Festival 3 (NWF 3) yang diselenggarakan oleh Lembaga Setara Prisma Nusantara bekerja sama dengan Universitas Lambung Mangkurat. Kegiatan ini berlangsung pada 26–27 April 2025 di Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Festival ini diikuti oleh pelajar dan mahasiswa dari seluruh Indonesia, yang berkompetisi untuk menyampaikan gagasan kreatif dan solutif berbasis riset. Dalam ajang ini, Isah bersama Zulva Ferdiana Kulsum (mahasiswi S-1 Kesehatan Masyarakat UAD) menggagas sebuah ide inovatif berupa flashcard sebagai media promosi kesehatan antirokok berbasis sekolah pada remaja awal.

“Dari sekian banyak media digital yang tersedia, kami memilih flashcard karena lebih efektif untuk menjangkau kelompok khusus seperti pondok pesantren dan daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) yang minim akses internet,” ujarnya.

Ia menyoroti sekolah-sekolah, khususnya tingkat SMP, yang telah menerapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) tetapi masih belum memberikan edukasi spesifik mengenai dampak rokok bagi para remaja.

Dalam membagikan pengalaman dan tips suksesnya, Isah menekankan pentingnya menganalisis potensi dan masalah di sekitar melalui studi literatur dan lapangan, memperhatikan isu-isu mikro yang sering diabaikan, dan memilih partner tim yang memiliki visi dan misi yang sejalan.

Dukungan akademik juga menjadi faktor penting. Tim Isah dibimbing langsung oleh Dr. Heni Trisnowati, S.K.M., M.P.H., seorang dosen FKM UAD sekaligus aktivis tobacco control yang berpengalaman di bidangnya. Selain itu, Isah menggarisbawahi pentingnya manajemen waktu secara bijak. Menjalani peran sebagai mahasiswi pascasarjana, pekerja administrasi skripsi, dan tentor les privat membuatnya harus mengatur waktu seefektif mungkin. 

“Saya mengajar dari sore sampai malam, baru setelah itu mengerjakan paper lomba. Alhamdulillah, berkat manajemen waktu yang ketat, saya bisa sidang akhir tesis di bulan Maret, sementara Zulva sidang di bulan April, dua hari sebelum lomba berlangsung,” ungkapnya.

Isah membagikan prinsip yang ia pegang selama mengikuti lomba, yakni ikhlas, meluruskan niat, dan bertawakal kepada Allah Swt. Ia percaya bahwa kemenangan hanyalah bonus, sedangkan pengalaman dan relasi yang didapat merupakan tujuan utamanya.

“Melakukan riset memang penuh tantangan, baik dari sisi waktu, tenaga, maupun finansial. Namun jika semuanya dijalani dengan ikhlas, hasilnya akan terasa lebih ringan dan membahagiakan,” ujarnya.

Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa UAD, khususnya di bidang kesehatan masyarakat, mampu menghasilkan gagasan inovatif yang tidak hanya relevan, tetapi juga berdampak bagi masyarakat luas, terutama dalam mendukung gerakan kesehatan remaja di Indonesia. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Isah-Fitriani-Mahasiswa-Magister-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Isah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-05 11:11:062025-05-06 10:53:06Mahasiswi Magister Kesehatan Masyarakat UAD Berprestasi di Nusantara Writing Festival 3

FKM UAD Sukses Gelar Seminar Nasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

30/04/2025/in Terkini /by Ard

Seminar Nasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. FKM UAD)

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar Seminar Nasional K3 2025 dengan tema “Strategi Pengembangan SDM dalam Implementasi Sistem Manajemen K3 untuk Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Kerja” di Ruang Amphitarium, Gedung Utama Kampus IV UAD, pada Sabtu, 26 April 2025. Peserta yang hadir adalah mahasiswa UAD dari berbagai fakultas dan sebagian besar dari peminatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Acara ini mempertemukan mahasiswa, akademisi, praktisi, dan lembaga terkait seperti RSU Grasia, PT ASA, PT Adhi Karya, Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), dan Balai K3, dalam diskusi mendalam soal K3.

Seminar tersebut menghadirkan narasumber nasional dengan materi yang saling berkaitan, seperti Dr. dr. Sudi Astono, MS. selaku Pengawas Ketenagakerjaan dan Norma K3 Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI) yang menjadi keynote speaker. Ia membawakan materi “Membangun SDM K3 yang Kompeten dengan Keseimbangan antara Sertifikasi dan Pendidikan Formal”. Dalam pemaparan yang dilakukan, ia menekankan pentingnya sumber daya manusia (SDM) kompeten di bidang K3.

Sementara itu, pembicara selanjutnya yaitu Prof. Dr. Yuliani Setyaningsih, S.K.M., M.Kes. selaku Guru Besar K3 FKM dari Universitas Diponegoro menyampaikan materi “Inovasi dalam Pengembangan SDM untuk Optimalisasi Sistem Manajemen K3”. Ia mendorong inovasi dalam pendidikan dan pelatihan K3.

Selain itu dua pembicara hebat tersebut, praktisi industri yang merupakan alumnus FKM UAD, Desy Anif Lestari, S.K.M. turut hadir sebagai pemateri. Ia merupakan HSE Administration PT Adhi Karya, yang membagikan pengalaman membangun budaya K3 di lingkungan kerja dengan membawakan materi “Membangun Budaya K3 yang Kuat dengan Peran SDM dalam Mencegah Kecelakaan dan Meningkatkan Produktivitas”.

Kemudian, Muchammad Rifai, S.K.M., M.Sc. yang merupakan dosen K3 FKM UAD, mengulas pentingnya kapasitas SDM dalam manajemen risiko untuk mencegah kecelakaan kerja. Materi yang disampaikan berjudul “Pengembangan Kapasitas SDM dalam Manajemen Risiko K3 untuk Lingkungan Kerja yang Lebih Aman”.

Seminar ini menjadi ajang refleksi dan inspirasi, bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif melalui penguatan budaya K3. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Nasional-Keselamatan-dan-Kesehatan-Kerja-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-04-30 11:22:192025-04-30 11:22:19FKM UAD Sukses Gelar Seminar Nasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Penguatan Kapasitas SDM dalam Penerapan Sistem Manajemen K3 untuk Meningkatkan Produktivitas

30/04/2025/in Feature /by Ard

Penyerahan Cinderamata kepada Pemateri Sistem Manajemen K3 FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. FKM UAD)

Keilmuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi primadona dalam seluruh perusahaan, tak terkecuali mengenai proses industri yang memiliki banyak tantangan terhadap lulusan K3 di dunia kerja. Perbedaan keilmuan antara teori yang dipaparkan oleh kampus dengan yang ada di perusahaan maupun tempat kerja menjadi tantangan yang paling signifikan. Adakalanya, lulusan masih kesulitan dalam mengaitkan K3 secara teori dengan penerapannya pada saat bekerja sehingga perlu dibangun jembatan antara keduanya, yakni dengan mengadakan pelatihan untuk menguatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM).

Oleh karena itu, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan terkait hal tersebut pada 26 April 2025 di Ruang Amphitarium Kampus IV. Penguatan kapasitas SDM dalam menerapkan sistem manajemen K3 untuk meningkatkan produktivitas, khususnya terhadap lulusan baru nantinya, dipaparkan oleh Guru Besar K3 FKM Universitas Diponegoro (UNDIP) Prof. Dr. Yuliani Setyaningsih, S.K.M., M.Kes.

Prof. Yuliani mengatakan, “Posisi K3 FKM terbilang unggul dalam hal pemasaran dan branding sebagai disiplin ilmu yang secara spesifik mempelajari ilmu K3. Namun yang menjadi kelemahan K3 adalah keterbatasan pengetahuan mengenai proses industri,” ungkapnya. Ia pun mengatakan bahwa untuk mengatasi kelemahan tersebut, terdapat solusi yang sudah diterapkan di UNDIP dan bisa saja dilakukan juga oleh UAD yaitu “Alumni Mengajar”.

“Alumni Mengajar saya terapkan sebulan sekali dan yang menjadi pemateri nantinya adalah alumni yang sudah bekerja,” ujarnya. Dengan mengadakan alumni Mengajar, para pemateri akan memberikan pengetahuan mengenai proses industri di dunia kerja sehingga dan mengatasi kelemahan posisi K3 dan mampu menguatkan kualitas lulusan K3.

Peningkatan kualitas SDM (lulusan K3) dapat dicapai dengan mempertahankan track record yang baik di tempat kerja. Selain itu juga mempersiapkan pengetahuan tambahan di luar mata kuliah dengan menggandeng alumni atau stakeholder yang menjadi menambah nilai plus pada lulusan nantinya. Kemudian memiliki good attitude, soft skills, good mentality, dan body fitness serta memenuhi kebutuhan dasar industri juga penting. Dengan begitu, kita mampu mengidentifikasi regulasi dan bagaimana pemenuhannya pun menjadi cara untuk menguatkan kapasitas SDM.

Pentingnya memahami proses industri turut menjadi upaya untuk meningkatkan produktivitas lulusan K3 dalam Penerapan Sistem Manajemen K3. Sebab, gagal dalam memahami proses industri dapat berakibat pada ketidaktepatan dalam memberikan mitigasi terhadap bahaya dan risiko yang ada. Jika ingin menjadi ahli K3, maka sudah sepatutnya memahami konsep dasar dalam proses industri sebagai objek yang dihadapi sebelum menggunakan instrumen tertentu dalam melakukan penilaian risiko.

Selain itu, lulusan K3 juga harus menjaga relasi dengan alumni dan stakeholder lainnya yang dapat menjadi jembatan antara kampus dengan industri dalam menjelaskan K3 secara teori terhadap penerapannya. Pelibatan alumni dalam mempersiapkan kualitas lulusan K3 juga dapat memperkuat pemasaran lulusan K3 yang produktif. (Salsya)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyerahan-Cinderamata-kepada-Pemateri-Sistem-Manajemen-K3-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-04-30 11:13:342025-04-30 11:13:34Penguatan Kapasitas SDM dalam Penerapan Sistem Manajemen K3 untuk Meningkatkan Produktivitas
Page 7 of 15«‹56789›»

TERKINI

  • Ubah Sampah Jadi Rupiah, KKN UAD Inisiasi Bank Sampah di Padukuhan Bugel17/09/2026
  • KKN UAD Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah di Blok Solo Banyuwangi17/09/2026
  • Tim MeRAMU IMM FEB Dorong Digitalisasi Pelaku Usaha Miedes di Srihardono17/09/2026
  • KKN UAD Bekali Siswa SMK Muhammadiyah 1 Wates Buat Profil Profesional17/09/2026
  • KKN UAD Uji Coba Presensi Digital Berbasis QR di SMA Negeri 1 Karangmojo17/09/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top