Persiapan UKM Ahda Gitana dalam P2K 2020

Latihan UKM Ahda Gitana, Paduan Suara sebelum Pandemi
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Ahda Gitana Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dalam mempersiapkan acara Program Perkenalan Kampus (P2K) tahun ini cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. P2K yang dilaksanakan via online atau dalam jaringan (daring), membuat pengenalan mereka dalam bentuk power point, video, dan pamflet yang akan disebar melalui platform digital.
Teknologi yang semakin berkembang ini dimanfaatkan oleh UKM Ahda Gitana dalam menghadapi pameran sampai proses open recruitment mahasiswa baru (maba) yang ingin menjadi anggota baru. Pemilihan platform juga sangat penting karena nantinya akan menghubungkan seluruh kalangan, terutama maba.

Latihan UKM Ahda Gitana, Paduan Suara sebelum Pandemi
Ketua Ahda Gitana, Mira Annisa Haivani, mengungkapkan, “Karena dalam situasi seperti ini, kami membuat gebrakan atau strategi baru dalam pameran UKM dan sampai nanti proses open recruitment anggota. Kami lebih menekankan dalam penggunaan platform digital.”
Kendala yang dihadapi sekarang adalah kegiatan rutin saat rapat, mengingat banyak anggota UKM berada di kampung halaman. Selain itu juga masalah jaringan saat latihan. “Harapannya, semoga dengan situasi seperti ini tetap banyak maba yang tertarik mendaftar di UKM PSM. Kami siap untuk melahirkan lebih banyak bibit unggul dan penerus baru di UKM PSM.” (Amb)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Program Pengenalan Kampus (P2K) 2020 secara daring (online). Hal tersebut dilaksanakan berdasarkan surat dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 631/E.E.2/KM/2020 tentang Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Pelaksanaan PKKMB diharapkan menjadi wahana penanaman lima program gerakan nasional revolusi mental yaitu Indonesia melayani, Indonesia bersih, Indonesia tertib, Indonesia mandiri, dan Indonesia bersatu.
UAD melaksanakan P2K 2020 dengan dua tahapan. Tahap pertama diikuti sekitar lima ribu mahasiswa yang teregistrasi sampai 12 September 2020. Sedangkan mahasiswa yang teregistrasi pada tanggal 13–25 September mengikuti P2K tahap kedua.


Film pendek berjudul Merawat Ingatan karya mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), meraih penghargaan sebagai film terbaik dan sinematografi terbaik pada lomba yang diadakan oleh studio Produksi Film Negara (PFN) dengan tema “Nasionalisme”.
Film Merawat Ingatan bercerita tentang seorang janda tua yang sedih karena tidak diadakannya upacara 17 Agustus imbas dari pandemi Covid-19. Padahal upacara tersebut adalah aktivitasnya untuk mengenang mendiang suaminya yang seorang veteran. “Kendala terbesar yang dihadapi adalah soal mengurus perizinan tempat karena kondisi pandemi. Ada ketakutan dan kesulitan karena memakai talent seorang yang sudah lanjut usia yang rentan terkena virus corona. Selain itu, saat syuting kami juga harus menjaga jarak, menggunakan masker dan cuci tangan,” jelasnya saat diwawancarai via WhatsApp, (12-9-2020).
Ivan berharap tim Operasi Silang selanjutnya bisa menjadi wadah kolaborasi mahasiswa UAD. “Semoga karya kami selanjutnya dapat dikenal dan dinikmati banyak orang di luar UAD. Target kami ke depannya akan produksi film lagi di beberapa tempat,” tutupnya. (JM)


Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam rangka menyapa mahasiswa baru (maba), akhirnya mengadakan Program Pengenalan Kampus (P2K). Di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), sesuai dengan instruksi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengenai sistem Panduan Umum Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2020, aktivitas P2K dilakukan secara daring. “Bersama UAD Kita Wujudkan Insan Kompetitif dan Tangguh Berbasis Nilai-Nilai Islam Menuju Indonesia Bangkit” menjadi tema P2K UAD 2020, yang dilaksanakan 14–18 September 2020.
