Tim Keamanan: Berangkat Paling Awal, Pulang Paling Akhir

250

“Berangkat pagi karena harus koordinasi rencana yang sudah dipersiapkan sebelum mahasiswa baru datang. Setelah mengatur lalu lintas untuk yang akan pulang, tim keamanan juga evaluasi dan memastikan segalanya aman. Baru setelah itu pulang,” terang Anton, salah satu anggota tim keamanan Program Pengenalan Kampus (P2K) saat ditemui di kampus II Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Jum’at (4/9/2015).

Ia juga menjelaskan bahwa tugas tim keamanan meliputi kedisiplinan panitia, dan pengkondisian keberangkatan dan kepulangan mahasiswa baru (maba). Untuk itu, setelah shalat subuh, semua tim keamanan langsung turun ke lapangan membantu tim kedisiplinan untuk menjaga plot-plot jalanan yang akan dilalui maba. Koordinasi harus dilakukan setiap saat, kesiagaan ditingkatkan setiap hari, perencanaan secara detail harus selalu dilakukan.

Selama P2K, maba diikat aturan-aturan, larangan-larangan, dan tata tertib yang harus dipatuhi. Hal ini bukan semata-mata karena panitia ingin mempersulit maba, tetapi karena panitia ingin keselamatan mereka terjamin.

Anton, mahasiswa Fakultas Ekonomi Prodi Manajemen ini mengaku pemberlakukan larangan membawa motor diberlakukan karena menghindari kemacetan dan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Pengkondisian lima ribu peserta Maba itu bukan hal mudah, apalagi kalau semuanya membawa motor dan keluar dari tempat acara P2K secara bersamaan, pasti akan macet luar biasa dan kami tidak ingin hal-hal yang tidak diinginkan terjadi kepada Maba yang ada dalam tanggung jawab kami. Semuanya semi keselamatan Maba,” jelasnya.

Anton berharap teman-teman maba untuk belajar dengan rajin dan disiplin, semangat dan jangan mudah mengeluh, serta biasakan untuk berpikir panjang.

“Selamat datang kepada teman-teman mahasiswa baru UAD 2015. Di P2K, kami boleh menjadi panitia, tetapi jika sudah mulai kuliah, kita semua teman. Jadi, jangan sungkan untuk menyapa atau berkenalan, ya,” tutup pemilik nama lengkap Anton Maulana Yusuf ini. (dev)