• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Era Covid-19

13/08/2020/in Terkini /by Ard

Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes. saat menjelaskan tentang pengelolaan sampah rumah tangga era Covid-19

Lembaga Ocean Conservancy memaparkan data, sejak pandemi Covid-19 dimulai, setiap bulan manusia menghasilkan 129 miliar sampah masker dan 65 miliar sarung tangan sekali pakai. Sebagian besar sampah itu tidak dibuang dengan benar dan berakhir di laut. Permasalahan sampah menjadi hal yang penting untuk dibicarakan, karena banyak orang yang belum memikirkan masalah lingkungan. Fokus mereka teralihkan tentang kesehatan dan ekonomi.

“Di era pandemi, ada tambahan jenis sampah medis seperti masker, sarung tangan, dan alat pelindung diri (APD). Jika dulu sampah semacam itu dihasilkan oleh rumah sakit, maka sekarang dari rumah tangga juga ikut menyumbang. Sampah yang menumpuk berpotensi jadi media penyebar virus sehingga sampah medis yang bercampur dengan sampah rumah tangga lainnya menjadi sangat berbahaya,” ungkap Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes. selaku dosen Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes. saat menjelaskan tentang pengelolaan sampah rumah tangga era Covid-19

Menurut riset yang dilakukan Surahma dan tim, terjadi peningkatan 20% sampah masker dari rumah tangga. UAD telah melakukan riset soal pengelolaan sampah terhadap mahasiswa yang mudik. Hasilnya, lebih dari 85% mahasiswa tidak tahu cara mengelola sampah medis sehingga masih mencampur dengan sampah lainnya. Artinya, masyarakat perlu edukasi tentang pengelolaan sampah yang benar. Dilipat, digunting, dipisahkan dengan sampah lainnya, serta dimasukkan ke kantong plastik lalu ditutup, merupakan cara yang tepat untuk mengelola sampah medis.

“UAD melalui Satuan Tugas Covid-19 sudah melakukan imbauan dan penerapan protokol kesehatan, serta menyediakan tempat khusus sampah medis di lingkungan kampus. Saat ini bisa digunakan berbagai macam cara untuk mengedukasi masyarakat soal pengelolaan sampah medis, misalnya lewat webinar dan media sosial. UAD juga mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Ekuivalen 2020 yang berisi penjelasan kepada masyarakat soal ketahanan keluarga, pencegahan virus, serta pengelolaan sampah medis sebagai upaya menciptakan hidup yang lebih sehat,” paparnya dalam bincang Langkah Pakar di YouTube Universitas Ahmad Dahlan. (JM)

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengelolaan-Sampah-Rumah-Tangga-Era-Covid-19.jpeg 720 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-08-13 11:34:242020-08-13 11:34:24Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Era Covid-19

TERKINI

  • Perkuat Budaya Riset, UAD Hadirkan Akademisi NTU Singapura dalam Workshop Publikasi Ilmiah10/06/2026
  • Baitul Arqam Mahasiswa UAD Angkatan 2025 Gelombang 2 Resmi Ditutup10/06/2026
  • Dahlan Muda Menginspirasi di MA Miftahunnajah Sleman10/06/2026
  • Mahasiswa UAD Berbagi Inspirasi di Ponpes Taruna Al-Qur’an Putri09/06/2026
  • Penyuluhan Kesehatan Dorong Penggunaan Obat yang Tepat09/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Borong Tiga Penghargaan dalam Lomba National Essay & Business Plan Catalyst Future Competition10/06/2026
  • Pustakawan UAD Raih Juara II Riset Terbaik pada SILASMA 202609/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional, Teliti Duolingo dalam Meningkatkan Self-Directed Learning09/06/2026
  • Teliti Pengaruh TikTok terhadap Nilai Sosial Mahasiswa, Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional08/06/2026
  • Riset Kontrasepsi Pria Karya Mahasiswa UAD Raih Apresiasi Tingkat Nasional05/06/2026

FEATURE

  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026
  • Antara Iman dan Cinta: Belajar Adab Berdakwah dari Kisah Nabi Ibrahim21/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top