Belajar dengan cepat, berpikir dengan cepat, melakukan sesuatu dengan cepat.

0
191

Fitrah Prihatini wisudawati peraih predikat cumlaude




Begitulah kunci Fitrah Prihatini dalam melakukan aktifivtas sehari-harinya. Alhasil dia menyandang predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3.87 pada wisuda 19 Maret 2011. Anak bungsu dari tiga bersaudara ini mempunyai keunikan tersendiri dalam belajar, yaitu sistem kebut semalam (SKS) “Saya tergolong mahasiswa yang belajarnya ketika ujian” ungkapnya.




Menurutnya, belajar bukan dilihat dari kapan dan di mana melakukannya, melainkan bagaimana menyikapi proses dalam belajar ”Jika kita mempunyai niat yang bulat, tidak ada yang tidak mungkin untuk dilakukan, semuanya akan terasa gampang dan begitu cepat.
Mahasiswi yang akrab dipanggil Atin ini pernah menjadi juara II dan harapan III dalam Olimpiade pelajar mata pelajaran Biologi tingkat SMA se-Blitong, dan Juara III dan harapan III Olimpiade Fisika tingkat KOPERTIS Wilayah V DIY. “Banyak hal yang aku temukan ketika mengikuti olimpiade tersebut, selain menambah wawasan, mengikuti olimpiade juga membantu untuk mempelajari pelajaran fisika yang kbetulan saya tempu” ungkapnya saat di temui (3/18)
Rencananya setelah lulus dia ingin mengabdi di blitong, tanah kelahirannya. Mahasiswa yang dikenal usil dan suka membaca tersebut bertekat untuk mengembangkan ilmu yang didapatnya untuk daerahnya.
Selain mengembangkan ilmu yang didapat, saya juga berencana melanjutkan kuliah S2, tapi saya ingin bekerja dulu, paling tidak satu tahun” Begitu harapnya saat mengutarakan keinginan kedapannya. (Sbwh)








 

 

Fitrah Prihatini wisudawati peraih predikat cumlaude




Begitulah kunci Fitrah Prihatini dalam melakukan aktifivtas sehari-harinya. Alhasil dia menyandang predikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3.87 pada wisuda 19 Maret 2011. Anak bungsu dari tiga bersaudara ini mempunyai keunikan tersendiri dalam belajar, yaitu sistem kebut semalam (SKS) “Saya tergolong mahasiswa yang belajarnya ketika ujian” ungkapnya.




Menurutnya, belajar bukan dilihat dari kapan dan di mana melakukannya, melainkan bagaimana menyikapi proses dalam belajar ”Jika kita mempunyai niat yang bulat, tidak ada yang tidak mungkin untuk dilakukan, semuanya akan terasa gampang dan begitu cepat.
Mahasiswi yang akrab dipanggil Atin ini pernah menjadi juara II dan harapan III dalam Olimpiade pelajar mata pelajaran Biologi tingkat SMA se-Blitong, dan Juara III dan harapan III Olimpiade Fisika tingkat KOPERTIS Wilayah V DIY. “Banyak hal yang aku temukan ketika mengikuti olimpiade tersebut, selain menambah wawasan, mengikuti olimpiade juga membantu untuk mempelajari pelajaran fisika yang kbetulan saya tempu” ungkapnya saat di temui (3/18)
Rencananya setelah lulus dia ingin mengabdi di blitong, tanah kelahirannya. Mahasiswa yang dikenal usil dan suka membaca tersebut bertekat untuk mengembangkan ilmu yang didapatnya untuk daerahnya.
Selain mengembangkan ilmu yang didapat, saya juga berencana melanjutkan kuliah S2, tapi saya ingin bekerja dulu, paling tidak satu tahun” Begitu harapnya saat mengutarakan keinginan kedapannya. (Sbwh)