• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa Magister Kesmas UAD Edukasi Kader Posyandu tentang PPIA

26/03/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Magister Kesmas Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Edukasi Kader Posyandu tentang PPIA (Foto. FKM UAD)

Dalam upaya peningkatan pengetahuan kader posyandu Kelurahan Mantijeron tentang Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA), mahasiswa S-2 Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan Program Pemberdayaan Umat (Prodamat). Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Kelurahan Mantrijeron, Yogyakarta, ini dihadiri oleh 26 peserta. Materi diberikan dengan metode interaktif dan diakhiri dengan pre-test dan post-test sebagai alat untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta.

Penularan HIV dari ibu ke anak merupakan isu kesehatan masyarakat yang kompleks dan serius, memengaruhi kesehatan ibu, bayi, dan masa depan generasi muda. Pengetahuan merupakan faktor penting dalam perilaku kesehatan, termasuk dalam konteks PPIA. Pengetahuan yang bagus terkait PPIA harapannya dapat meningkatkan upaya pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak di masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa S-2 Kesmas UAD melakukan kegiatan edukasi ini guna meningkatkan pengetahuan kader mengenai PPIA. Adapun mahasiswa yang berpartisipasi adalah Sajdah Khusnul Mukhlis, Ghanis Kristia, Fitri Rahmyanai, dan Any Wijayanti.

Dalam kegiatan ini, mereka menyampaikan informasi komprehensif terkait PPIA, meliputi mekanisme penularan HIV dari ibu ke anak, faktor risiko, cara pencegahan, dan pelayanan kesehatan. Kader yang mengikuti kegiatan didorong untuk dapat memberikan informasi tentang PPIA pada ibu hamil serta masyarakat pada umumnya. Mereka juga harapannya dapat mengedukasi ibu hamil dan pasangan untuk melakukan tes HIV di layanan kesehatan. Selain pemaparan materi, metode pembelajaran interaktif juga dilakukan agar peserta lebih memahami materi, seperti tanya jawab dan diskusi. Acara juga diawali dengan ice breaking untuk meningkatkan konsentrasi peserta selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang sangat baik dari kader posyandu Kelurahan Mantijeron. Dengan adanya acara tersebut, diharapkan ada peningkatan peran kader dalam menyebarluaskan informasi tentang PPIA pada ibu hamil dan masyarakat secara luas. Prodamat ini menunjukkan kontribusi UAD dalam meningkatkan pengetahuan kader posyandu Kelurahan Mantrijeron tentang PPIA. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Magister-Kesmas-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Edukasi-Kader-Posyandu-tentang-PPIA-Foto.-FKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-26 10:14:082025-03-26 10:14:08Mahasiswa Magister Kesmas UAD Edukasi Kader Posyandu tentang PPIA

KKN Alternatif UAD Adakan Sosialisasi Sampah di Dukuh Tegalrejo

22/03/2025/in Terkini /by Ard

Sosialisasi Seputar Sampah oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Daffa)

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif ke-95 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.B.1 periode 2024/2025, telah menggelar kegiatan sosialisasi sampah yang sukses menarik perhatian masyarakat Dukuh Tegalrejo, Plumbon Banguntapan, Bantul. Masyarakat mengatakan, sosialisasi yang diselenggarakan di Masjid Al-Mizan pada Sabtu, 8 Februari 2025 itu pertama kali diadakan di tempat tersebut.

Acara berlangsung selama 2 jam dari pukul 16.00‒18.00, yang diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara yaitu Putri Elysabet. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Kalam Ilahi oleh Ma’mur Muh. Aluddin. Selanjutnya sambutan oleh Marvyn Laksa Syukur selaku ketua Unit I.B.1. Marvyn Laksa Syukur mengucapkan terima kasih serta memohon maaf kepada seluruh masyarakat atas kekurangan baik dalam hal fasilitas maupun penyambutan dalam penyelenggaraan sosialisasi sampah ini. Kegiatan berlanjut dengan pemaparan materi dan diakhiri dengan sesi tanya jawab dengan peserta.

Sosialisasi sampah ini turut dihadiri oleh pembicara yang ahli dalam bidangnya, yaitu Muhammad Nur Muntaha selaku Kepala Unit Pengelolaan Sampah Go-Sari. Peserta kurang lebih 30 orang, yang terdiri atas warga RT 15 dan 16 Dukuh Tegalrejo.

Muhammad Nur Muntaha menjelaskan cara pengelolaan sampah rumah tangga yang benar dan bijak, di antaranya dengan pilah sampah di rumah menjadi tiga macam yakni bosok, rosok, popok. Bosok yakni limbah dapur yang dalam waktu dua hari dapat membusuk. Rosok yaitu benda tak terpakai yang terbuat dari kertas, plastik, logam, dan kaca. Sedangkan popok terdiri atas pemper, pembalut, masker, kain, stirofoam, tisu, dan foil alumunium.

Lebih lanjut ia menjelaskan, “Pengelolaan sampah yang efektif memerlukan pemilahan yang tepat. Dengan memisahkan sampah, kita dapat mengidentifikasi jenis-jenis sampah yang dapat diolah dan dimanfaatkan, sehingga mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir. Pemilahan sampah adalah langkah awal yang penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.”

“Oleh karena itu, kita harus bijak dalam mengelola sampah. Pilah jadi rupiah, campur jadi sampah. Saka lemah balekke neng lemah, saka pabrik balekke nang pabrik. Sampahku tanggung jawabku, pilah sampah sejak di rumah,” lanjut Muhammad Nur Muntaha dalam penyampaian materinya.

Dengan demikian, acara ini tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman tentang pengolahan sampah saja, tetapi juga menjadi komitmen kita agar dapat mengelola sampah dengan benar sesuai yang sudah disampaikan oleh pemateri. (Daf)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-Seputar-Sampah-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Daffa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-22 11:42:532025-03-22 11:42:53KKN Alternatif UAD Adakan Sosialisasi Sampah di Dukuh Tegalrejo

Tarawih Khusyuk, Anak Aman: Solusi Ramadan untuk Orang Tua di UAD

22/03/2025/in Terkini /by Ard

Penitipan Anak di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Media IC UAD)

Di tengah kesyahduan Ramadan di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD), sebuah inisiatif luar biasa turut dihadirkan untuk mendukung kekhusyukan ibadah para orang tua yaitu program penitipan anak saat salat Tarawih. Program ini memungkinkan para jamaah yang memiliki anak kecil untuk menitipkan mereka kepada panitia selama mereka melaksanakan ibadah dengan tenang dan fokus.

Ruang penitipan anak disediakan secara khusus dengan lingkungan yang aman dan nyaman. Di sana, anak-anak tidak hanya ditempatkan dalam pengawasan panitia, tetapi juga diajak untuk bermain dan belajar melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan. Permainan edukatif, cerita islami, hingga kegiatan menggambar dan mewarnai menjadi bagian dari kegiatan ini. Dengan demikian, anak-anak tetap terlibat dalam pengalaman positif yang mendukung perkembangan mereka.

Program ini mendapat apresiasi besar dari para jamaah, terutama para orang tua yang sebelumnya harus membagi konsentrasi antara beribadah dan mengawasi anak-anak mereka. Kini, dengan adanya fasilitas ini, mereka dapat melaksanakan salat Tarawih dengan lebih khusyuk tanpa khawatir akan keadaan buah hati mereka.

Selain memberikan kenyamanan bagi orang tua, program penitipan anak ini juga menjadi ajang interaksi sosial bagi anak-anak. Mereka dapat bertemu dan bermain dengan teman sebaya dalam suasana Ramadan yang penuh keceriaan. Para panitia yang bertugas pun berasal dari kalangan mahasiswa yang memiliki pengalaman dalam mengasuh anak, sehingga mereka dapat menciptakan lingkungan yang edukatif sekaligus menyenangkan.

Inisiatif tersebut mencerminkan bagaimana Ramadan di Masjid Islamic Center UAD tidak hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang membangun komunitas yang peduli dan inklusif. Dengan menghadirkan solusi bagi berbagai kebutuhan jamaah, masjid ini semakin mengukuhkan perannya sebagai pusat peradaban yang menyeimbangkan antara spiritualitas, sosial, dan pendidikan.

Masjid Islamic Center UAD menjadi bukti bahwa Ramadan adalah waktu terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus mempererat silaturahmi dengan sesama. Di tengah kesibukan akademik dan rutinitas harian, mahasiswa UAD menemukan oase spiritual yang memberikan ketenangan dan inspirasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ramadan di Masjid Islamic Center UAD bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga tentang bagaimana iman, ilmu, dan kebersamaan terjalin dalam harmoni yang indah. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penitipan-Anak-di-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Media-IC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-22 11:25:342025-03-22 11:25:34Tarawih Khusyuk, Anak Aman: Solusi Ramadan untuk Orang Tua di UAD

Ramadan di Masjid Islamic Center UAD: Resonansi Spiritual dalam Lanskap Ilmu dan Kebersamaan

22/03/2025/in Terkini /by Ard

Kegiatan Ramadan di Kampus (RDK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Media IC UAD)

Ramadan selalu menghadirkan nuansa syahdu yang meresap ke dalam relung hati setiap muslim. Di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD), suasana Ramadan bukan sekadar perayaan spiritual, tetapi juga momentum kebersamaan yang penuh makna. Masjid megah yang berdiri kokoh di jantung kampus ini menjadi pusat berbagai aktivitas keagamaan yang mempererat ukhuwah Islamiah.

Masjid Islamic Center UAD rutin setiap tahun menyelenggarakan Ramadan di Kampus (RDK). Setiap sore menjelang berbuka puasa, ratusan jamaah baik mahasiswa, dosen, maupun masyarakat sekitar berkumpul di masjid ini. Mereka datang dengan semangat yang sama yaitu mencari berkah dan memperdalam makna Ramadan. Jamaah duduk bersila dengan khidmat di atas karpet merah, menghadap sajian berbuka yang telah tertata rapi. Di antara mereka, ada yang membaca Al-Qur’an, berdiskusi ringan tentang ilmu agama, atau sekadar berbincang penuh kehangatan dengan sesama.

Keindahan Ramadan di masjid ini semakin terasa dengan adanya kajian keislaman yang rutin diadakan sebelum azan magrib berkumandang. Para pemateri yang berasal dari kalangan ulama dan akademisi berbagi ilmu serta inspirasi untuk menguatkan iman dan memperbaiki diri. Ketika azan magrib berkumandang, suasana hening sejenak. Masing-masing jamaah menyegerakan berbuka dengan penuh syukur. Setelahnya, mereka bergegas menunaikan salat Magrib berjamaah, melanjutkan dengan Tarawih di malam harinya. Kemeriahan Ramadan di Masjid Islamic Center UAD tidak hanya terasa dalam kegiatan ibadah, tetapi juga dalam atmosfer kebersamaan yang erat.

Rangkaian kegiatan Ramadan di Masjid Islamic Center UAD semakin memperkaya pengalaman spiritual jamaah. Selain pembagian takjil gratis bagi masyarakat umum dan Kajian Jelang Buka Puasa, terdapat pula ceramah dan salat Tarawih berjamaah, momen ibadah yang menambah kekhusyukan Ramadan. Tidak hanya itu, “Kajian Intensif Islamic Course” juga digelar dalam rangka pembelajaran mendalam tentang ilmu Islam. Kultum subuh dan tadabbur Al-Qur’an sebagai refleksi spiritual setelah salat Subuh juga rutin diselenggarakan. Menariknya lagi, santunan duafa untuk membantu mereka yang membutuhkan juga kerap dilaksanakan. Adapun pada 10 hari terakhir bulan Ramadan, akan diselenggarakan program iktikaf sebagai kesempatan mendekatkan diri kepada Allah di malam-malam penuh berkah. Puncak dari RDK ialah salat Idulfitri, puncak kebersamaan dalam merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa. (Mawar Ledya Serli)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kegiatan-Ramadan-di-Kampus-RDK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Media-IC-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-22 11:18:282025-03-22 12:34:28Ramadan di Masjid Islamic Center UAD: Resonansi Spiritual dalam Lanskap Ilmu dan Kebersamaan

HMPS BSA UAD Gelar Kegiatan Berbagi untuk Duafa

21/03/2025/in Terkini /by Ard

Kegiatan Ramadan Berbagi aHMPS BSA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. HMPS BSA)

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Bahasa dan Sastra Arab (BSA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kegiatan sosial bertajuk “HMPS BSA Berbagi: Ramadan Berbagi Membangun Generasi yang Peduli” pada Minggu, 16 Maret 2025, di Jalan Batikan, Yogyakarta. Program kerja ini merupakan bagian dari kegiatan Divisi Sosial Masyarakat yang bertujuan untuk membantu kaum duafa, fakir miskin, dan masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan melibatkan anggota HMPS BSA yang turut berperan aktif dalam pendistribusian bantuan. Dalam kesempatan tersebut, panitia berhasil menyalurkan sebanyak 70 paket hidangan kepada para penerima manfaat.

“Kami ucapkan jazakumullah khairan, terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini kami dapat berbagi 70 paket hidangan bagi kaum duafa,” ujar Fathan, ketua Divisi Sosial Masyarakat.

Kegiatan ini terinspirasi oleh hadis yang diriwayatkan oleh Imam Al-Baihaqi, di mana Rasulullah saw. bersabda: “Barang siapa yang memberi makan di bulan Ramadan bagi orang-orang yang berpuasa maka dihapuskan segala dosanya dan dijauhkan dirinya dari api neraka, serta dirinya akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa yang ia beri makan untuk berbuka.”

Dalam kegiatan tersebut, total donasi yang terkumpul mencapai Rp565.000,00 yang kemudian ditambah dengan kas himpunan untuk mencukupi kebutuhan paket hidangan yang dibagikan.

“Semoga niat kita diterima oleh Allah Swt., didekatkan dengan pintu surga, dan dijauhkan dari api neraka,” tutup Fathan.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-Bersama-Pengurus-HMPS-BSA-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-HMPS-BSA.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-21 11:37:002025-03-21 11:37:00HMPS BSA UAD Gelar Kegiatan Berbagi untuk Duafa

Mahasiswi UAD Gelar DMM 2025 di MTs Muhammadiyah Monggol Gunungkidul

21/03/2025/in Terkini /by Ard

Siswa dan Siswi MTs Muhammadiyah Monggol dalam DMM 2025 yang diselenggarakan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Chantika)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) gelar Dahlan Muda Menginspirasi (DMM) 2025 di MTs Muhammadiyah Monggol, Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, pada 10 Maret 2025. DMM merupakan program yang disediakan oleh UAD untuk memberikan sosialisasi kepada siswa dan siswi jenjang sekolah menengah pertama dan atas di hampir seluruh Indonesia yang dilakukan oleh mahasiswa UAD, terutama mahasiswa penerima beasiswa UAD.

Kegiatan DMM yang dilaksanakan di MTs Muhammadiyah Monggol ini dilakukan oleh tiga mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UAD yaitu Nadia Raodatul Jannah (Beasiswa Program Misi 2023), Jihan Assyifa Montessory (Beasiswa Prestasi 2023), dan Ika Juni Astiti (Beasiswa Prestasi 2023). Kegiatan diikuti oleh siswa dan siswi kelas 7–9 MTs Muhammadiyah Monggol serta dihadiri oleh bapak dan ibu guru MTs Muhammadiyah Monggol.

Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan pemaparan materi dan motivasi mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Diberikan juga informasi terkait beasiswa UAD yang dapat diakses yang tentunya akan memberikan bantuan finansial kepada siswa dan siswi. Para siswa MTs Muhammadiyah Monggol sangat antusias dengan kegiatan ini, mereka dengan berani menjawab dan merespons pertanyaan yang diajukan oleh pembicara.

Pada sosialisasi DMM ini, para siswa juga diajarkan materi bahasa Inggris yang dikemas dalam bermain gim melalui platform Quizizz. Mahasiswi UAD juga memberikan inspirasi kepada para siswa terkait pentingnya belajar bahasa Inggris di masa modern ini. Kepala Sekolah MTs Muhammadiyah Monggol sangat mengapresiasi pembelajaran bahasa Inggris singkat yang diberikan, “Terimakasih kepada mahasiswi UAD telah mengajak para siswa untuk belajar bahasa Inggris, semoga para siswa semakin semangat untuk belajar bahasa Inggris lebih banyak lagi,” ujarnya.

Mereka juga melakukan salat Luhur berjamaah. Untuk mengakhiri sesi, dilakukan foto bersama sebagai bentuk kenang-kenangan serta pemberian cendera mata dari UAD kepada Kepala Sekolah MTs Muhammadiyah Monggol. (Jun)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Siswa-dan-Siswi-MTs-Muhammadiyah-Monggol-dalam-DMM-2025-Foto-Chantika.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-21 10:19:562025-03-21 10:19:56Mahasiswi UAD Gelar DMM 2025 di MTs Muhammadiyah Monggol Gunungkidul

Ceramah Tarawih Mendiktisaintek RI di UAD: Keistimewaan Doa bagi Umat Islam

20/03/2025/in Terkini /by Ard

Prof. Brian Yuliarto. S.T., M.Eng., Ph.D. Mendiktisaintek RI mengisi ceramah tarawih di Masjid IC Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Prof. Brian Yuliarto. S.T., M.Eng., Ph.D. yang merupakan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) sekaligus Ketua Lembaga Kajian Kerja Sama Strategis Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, menyampaikan ceramah tarawih pada Rabu, 19 Maret 2025. Dalam kegiatan yang berlangsung di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) itu, ia menyampaikan tentang keutamaan doa bagi umat Islam.

Prof. Brian menyampaikan bahwa seorang muslim memiliki suatu sarana untuk meminta kepada Allah, sarana tersebut ialah doa. Adanya doa merupakan keistimewaan dan keutamaan bagi umat Islam. Sebab, hal ini sesuai dengan QS. Ghafir ayat 60 yang artinya, “Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk ke dalam neraka Jahannam.”

Makna dari ayat tersebut, Allah telah berjanji barang siapa yang berdoa pasti akan Allah kabulkan sehingga tidak ada alasan untuk tidak meminta kepada Allah Swt. Sehingga hal ini sudah menjadi ketentuan bahwa bila sudah berdoa kepada Allah maka dimulailah proses untuk mendapatkan apa yang kita minta selama tidak bertentangan dengan sunatullah.

Selain itu, Prof. Brian menyampaikan bahwa Allah Swt. melalui sabda Rasulullah, “Barang siapa yang tidak meminta kepada Allah maka Allah akan murka kepadanya”. Makna dari hadis tersebut dapat disimpulkan, semakin kita meminta kepada Allah Swt. maka Allah akan semakin senang sehingga kita harus memanfaatkan ini sebaik-baiknya.

Lebih lanjut Prof. Brian menyampaikan sabda Rasulullah, “Doa adalah ibadah” sehingga setiap kali berdoa dapat terhitung sebagai ibadah. Dalam hadis lain diceritakan bahwa di akhirat nanti akan ada orang-orang yang terkejut melihat timbangan amalnya yang begitu banyak amal baiknya sehingga ia bertanya kepada malaikat kenapa amalnya begitu banyak. Maka dijawablah oleh malaikat bahwa dulu ketika di dunia, hamba Allah ini selalu berdoa kepada Allah tetapi tidak semua Allah kabulkan sehingga menjadi tabungan pahala yang begitu banyak sampai orang tersebut terkejut.

Cara berdoa yang ijabah salah satunya sepertiga malam terakhir, maka salat di waktu tersebut minta apa saja akan diberi oleh Allah. Allah firman, “Siapa yang meminta kepada-Ku maka akan Aku beri dan barang siapa memohon ampun kepada-Ku maka akan Aku ampuni.”

Prof. Brian juga menceritakan bahwa ada orang yang biasa-biasa saja menjadi luar biasa karena doanya kepada Allah Swt. Adapun tips dalam berdoa untuk diijabah ialah dengan berdoa sejak jauh-jauh hari sehingga Allah akan menuntun untuk menggapai doa tersebut. Selain itu, juga berdoa di waktu-waktu yang diijabah dengan cara yang benar.

Terakhir, Prof. Brian berpesan jangan meremehkan doa karena doa merupakan senjata bagi orang-orang yang beriman. Allah itu Maha Besar, apa yang kita minta merupakan sesuatu yang sangat kecil dibandingkan kebesaran Allah Swt. (Faiq)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Brian-Yuliarto.-S.T.-M.Eng_.-Ph.D.-Mendiktisaintek-RI-mengisi-ceramah-tarawih-di-Masjid-IC-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-20 12:19:072025-03-20 12:19:07Ceramah Tarawih Mendiktisaintek RI di UAD: Keistimewaan Doa bagi Umat Islam

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Kunjungi UAD

20/03/2025/in Terkini /by Ard

Mendiktisaintek RI Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. dalam kunjungannya ke Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Rabu, 19 Maret 2025, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia yakni Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. melakukan kunjungan ke Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Ia didampingi oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D.

Kunjungan dilakukan dengan salat Isya berjamaah yang dilanjutkan salat Tarawih berjamaah di Masjid Islamic Center (IC) UAD. Prof. Brian juga mengisi ceramah tarawih dengan tema anugerah doa bagi umat Islam.

Selain itu, kunjungan Mendiktisaintek ke UAD dimaksudkan untuk membahas mengenai hilirisasi inovasi di perguruan tinggi. Pada kesempatan ini, Prof. Brian turut mengunjungi Cirnov UAD untuk melihat rudal yang dikembangkan oleh Prof. Hariyadi, M.Sc., Ph.D.

Ia mengatakan bahwa hilirisasi inovasi di perguruan tinggi harus dibarengi dengan pengembangan industri di bidang yang sama. “Saat ini kami terus mendorong perguruan tinggi agar meningkatkan inovasi sampai ke tingkat kesiapterapan teknologi level 9.”

Kunjungan Prof. Brian ke UAD disambut langsung oleh rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T. yang didampingi seluruh wakil rektor serta beberapa pejabat di lingkungan UAD. (faiq)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mendiktisaintek-RI-Prof.-Brian-Yuliarto-S.T.-M.Eng_.-Ph.D.-dalam-kunjungannya-ke-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-20 11:01:392025-03-20 11:01:39Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Kunjungi UAD

Dosen UAD Gelar Sosialisasi Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Seksual

19/03/2025/in Terkini /by Ard

Sosialisasi Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Seksual di Banguntapan oleh Dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Nur)

Kolaborasi dosen dan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar sosialisasi pencegahan perundungan dan kekerasan seksual melalui literasi dasar pada anak dan remaja di Banguntapan, Bantul. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan serta strategi antisipasi untuk mencegah perundungan dan kekerasan seksual. Sosialisasi dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu pada Minggu, 9 Maret 2025, di Masjid al-Muhajirin, Pelemwulung, menjelang buka puasa, serta Senin, 10 Maret 2025, di Masjid al-Hasanah, Pringgolayan, usai salat Tarawih.

Dalam sosialisasi ini, Nur Fatimah, S.Pd., M.Hum. sebagai pelaksana pengabdian kepada masyarakat, menjelaskan mengenai perundungan, bentuk-bentuknya, dampak, serta tanda-tanda yang perlu diwaspadai. Ia juga menekankan pentingnya literasi dasar, yang mencakup kemampuan membaca, menulis, berpikir kritis, serta berkomunikasi secara efektif sebagai upaya pencegahan perundungan. Literasi digital, budaya, dan kewarganegaraan turut menjadi bagian dari materi yang disampaikan.

Selain itu, peserta diperkenalkan dengan bahasa isyarat yang dapat digunakan untuk meminta pertolongan jika mengalami perundungan atau kekerasan seksual. Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada anak-anak dan remaja mengenai langkah-langkah yang bisa diambil untuk melindungi diri serta menghindari situasi yang berpotensi berbahaya.

Dari aspek hukum, M. Karunia, mahasiswa Fakultas Hukum UAD, menjelaskan bahwa perundungan dan kekerasan seksual memiliki konsekuensi hukum serta dapat berujung pada sanksi sosial. Ia menekankan pentingnya kesadaran hukum bagi anak-anak dan remaja agar mereka memahami hak-hak mereka serta konsekuensi dari tindakan yang melanggar hukum.

Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti sosialisasi ini. Anak-anak mengekspresikan pemahaman mereka melalui tulisan pendek dan gambar, sementara sebagian lainnya merespons secara verbal terhadap materi yang disampaikan. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya literasi dalam mencegah perundungan dan kekerasan seksual sejak dini. (Nur/din)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-Pencegahan-Perundungan-dan-Kekerasan-Seksual-di-Banguntapan-oleh-Dosen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Nur.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-19 12:15:172025-03-19 12:15:17Dosen UAD Gelar Sosialisasi Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Seksual

Kajian Jelang Berbuka RDK UAD 1446 H: Sastra, Makna, dan Pesan Ilahi

19/03/2025/in Terkini /by Ard

Kajian Jelang Berbuka RDK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 1446 H (Foto. Darmawan)

Pengurus Pesantren KH. Ahmad Dahlan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan Kajian Jelang Berbuka dengan tema, “Sastra, Makna, dan Pesan Ilahi” bertempat di Masjid Islamic Center UAD pada 13 Maret 2025. Dalam acara ini, Dr. Yoyo, S.S., M.A. ditunjuk sebagai pemateri. Kajian bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai perjalanan dakwah Rasulullah di Kota Makah, Arab Saudi.

Pada pembahasan kali ini, Dr. Yoyo menjelaskan perbandingan bangsa Indonesia dan juga bangsa Arab, khususnya saat metode menghafal, bangsa Indonesia sangatlah tertinggal. Dengan kemampuan yang dimilikinya, orang Arab di era Jahiliah banyak yang berlomba-lomba untuk memenangkan puisi yang telah dibuatnya. Jika, menang maka karyanya akan digantung di pintu Kakbah sebagai bentuk apresiasi tertinggi.

Ia juga menyampaikan mengenai perubahan Islam pada sastra Arab, dan yang paling berpengaruh untuk mengubahnya adalah Al-Qur’an. Nabi Muhammad saw. menerima Al-Qur’an sebagai mukjizat, kepada masyarakat bangsa Arab yang mempunyai kemampuan bersyair yang begitu hebatnya. Setiap orang di Arab yang membacakan ayat suci Al-Qur’an terkadang ritmenya berbeda dan susah untuk diikuti. Ada yang berpola sama dan ada juga yang berbeda, ungkapnya.

Lebih lanjut, Dr. Yoyo juga memaparkan sikap dari agama Islam terhadap pandangan tentang puisi, sebab terkadang syair Arab mengandung unsur yang tidak pantas dan dikatakan sebagai penyair sesat. Namun, terdapat penyair Al-Mu’minun, yaitu seorang penyair yang menciptakan puisi bermanfaat dan bertujuan untuk memuji agama Islam dan kepentingan dalam menyebarkan ajaran Islam.

Melalui kajian tersebut, diharapkan dapat menambah wawasan dan pencerahan para jamaah bahwa sastra Arab zaman Jahiliah adalah pencerminan kehidupan masyarakat di masa lampau termasuk nilai-nilai, adat istiadat, dan cara berpikir mereka. Begitu banyak karya sastra zaman Jahiliah yang mengandung pelajaran kehidupan yang relevan hingga saat ini. (Dar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Yoyo-S.S.-M.A-Pemateri-Kajian-Jelang-Berbuka-RDK-UAD-1446-H-Dok.-Darmawan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-19 11:49:142025-03-19 11:49:14Kajian Jelang Berbuka RDK UAD 1446 H: Sastra, Makna, dan Pesan Ilahi
Page 101 of 750«‹99100101102103›»

TERKINI

  • Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis02/04/2026
  • Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor01/04/2026
  • Memaknai Lailatul Qadar melalui Al-Qur’an01/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top