• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa KKN UAD Gelar Edukasi Pembuat Eco Enzym di Bantul

18/03/2025/in Terkini /by Ard

Edukasi Pembuat Eco Enzym oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.C.2 telah sukses mengadakan sosialisasi pembuatan eco enzym pada 15 Februari 2025 di Tegalkopen, Kelurahan Wonocatur, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi jumlah sampah organik rumah tangga, serta mengurangi botol plastik sisa kemasan yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai wadah untuk fermentasi eco enzym dan dapat dijadikan sebagai pembersih alami sungai, pupuk, dan pembersih luka.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN UAD memberi tahu berbagai manfaat dan kegunaan dari eco enzym serta bahaya sampah sisa makanan yang menumpuk yang nantinya akan menjadi sarang penyakit. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkam dapat meningkatkan kesadaran diri masyarakat bahwa sisa sampah organik itu bisa diolah dan dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna.

Salah satu mahasiswa KKN UAD, Salsa Gena Aldama, menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mengelola sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat. “Kami ingin membantu masyarakat memahami dan meningkatkan kesadaran diri bahwa sisa sampah organik yang dibiarkan terbengkalai begitu saja dapat menjadi sarang penyakit. Sisa sampah organik itu dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” ujarnya.

Ibu-ibu PKK Tegalkopen menyambut positif kegiatan ini mengingat banyak manfaat yang didapatkan dari pengolahan sampah organik menjadi produk eco enzyme. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat mengelola sampah secara bijak dan kegiatan ini bisa terus berlanjut. Darti, salah satu anggota PKK, mengungkapkan rasa terima kasih atas edukasi dan sosialisasi yang diberikan oleh mahasiswa KKN UAD. “Kami jadi lebih paham dan mengerti ternyata sampah sisa makanan itu bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” katanya.

Dosen pembimbing lapangan (DPL) KKN UAD, Nur Fatimah S.Pd., M.Hum., turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Ia mengatakan bahwa kepentingan edukasi untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat. “Karena perubahan besar itu terjadi dimulai dari hal-hal kecil. Ketika mahasiswa turun langsung ke masyarakat dan membagikan ilmu yang mereka punya, itulah bentuk nyata pengabdian yang sesungguhnya. Sebab, adanya edukasi serta pembuatan eco enzym dapat memberikan dampak yang positif bagi lingkungan sekitar untuk dijadikan produk multiguna dan dapat mengurangi limbah organik rumah tangga. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan, bukan hanya saat KKN, tetapi juga menjadi kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD berharap masyarakat semakin peduli dengan lingkungannya dan bisa mengelola sisa sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat.

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Edukasi-Pembuat-Eco-Enzym-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-18 11:39:152025-03-18 11:39:15Mahasiswa KKN UAD Gelar Edukasi Pembuat Eco Enzym di Bantul

S-3 Studi Islam Gelar Kuliah Umum dan Orientasi Perkuliahan

18/03/2025/in Terkini /by Ard

Kuliah Umum dan Orientasi Perkuliahan S-3 Studi Islam (Dok. Lusi)

Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kuliah umum dan orientasi perkuliahan S-3 Studi Islam dengan tema “Studi Islam di Indonesia, Timur Tengah, dan Barat” yang dilaksanakan pada Sabtu, 15 Maret 2025. Acara ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Prof. Dr. H.M. Sirajuddin Syamsuddin, M.A. selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah periode 2005‒2015, Prof. Dr. Siswanto Masruri, M.A. selaku Kepala Program Studi (Kaprodi) S-3 Studi Islam, dan Dr. Arif Rahman, M.Pd.I. selaku Dekan FAI UAD.

Dr. Arif Rahman dalam sambutannya menyampaikan bahwa kuliah umum ini menjadi momentum penting dalam mengawali perjalanan akademik program doktor Studi Islam. Ia menekankan relevansi kajian Studi Islam, terutama dengan perspektif interdisipliner, dalam menjawab tantangan zaman. “Pengalaman kajian Islamic Studies di berbagai belahan dunia, seperti Indonesia, Timur Tengah, dan Barat, memiliki kekhasan masing-masing. Hal ini menjadi kekayaan yang perlu kita telusuri,” ujarnya.

Kuliah umum juga menghadirkan narasumber terkemuka, Prof. Sirajuddin Syamsuddin, yang menyoroti kompleksitas Studi Islam. Ia menegaskan bahwa Studi Islam memiliki dimensi dan pemahaman yang beragam, mencakup Islam sebagai suatu kajian, berbagai kajian tentang Islam, hingga berbagai pendekatan kajian dalam Islam. Prof. Dien memberikan wawasan mendalam tentang perspektif Studi Islam di berbagai wilayah, menekankan pentingnya mengakomodasi akar kuat dari sumber dan literatur akademik Islam dari berbagai sarjana muslim, baik klasik, pertengahan, maupun kontemporer.

“Mahasiswa harus memiliki kemampuan telaah, pembacaan, dan penguasaan bahasa yang kuat untuk memahami sumber-sumber literatur penting,” tegasnya. Ia juga mendorong program doktor Studi Islam FAI UAD untuk memiliki distingsi dan kelebihan yang mampu menawarkan pemahaman baru tentang Islam dari berbagai bidang.

Sesi orientasi perkuliahan dipandu oleh Kaprodi S-3 Studi Islam, Prof. Siswanto Masruri. Ia memberikan gambaran komprehensif tentang pelaksanaan akademik perkuliahan dan tahapan penyelesaian disertasi. Prof. Siswanto menyampaikan bahwa program akademik berbasis riset dan pendalaman materi akan diimplementasikan melalui perkuliahan, short course, dan seminar. Dalam upaya memastikan kelulusan tepat waktu, program doktor S-3 Studi Islam menerapkan mekanisme pemantauan ketat setiap semester. “Kami menargetkan 100% mahasiswa lulus tepat waktu, tidak melebihi tiga tahun,” ungkapnya.

Acara ini diikuti oleh puluhan mahasiswa program doktor Studi Islam FAI UAD, serta para dosen dan akademisi. Semangat dan antusiasme terlihat jelas dari para peserta, menandakan awal yang menjanjikan bagi program doktor Studi Islam FAI UAD dalam menghasilkan lulusan yang unggul dan berkontribusi bagi pengembangan ilmu keislaman. (Fia/Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kuliah-Umum-dan-Orientasi-Perkuliahan-S-3-Studi-Islam-Dok.-Lusi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-18 10:59:532025-03-18 11:17:59S-3 Studi Islam Gelar Kuliah Umum dan Orientasi Perkuliahan

Mahasiswa KKN AB X Tinggalkan Warisan Ruang Baca Atap Literasi untuk Warga

17/03/2025/in Terkini /by Ard

Atap Literasi sebagai Kontribusi KKN AB X Universitas Ahmad Dahlan (UAD) untuk Masyarakat Nanga Na’e (Dok. Daffa)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) AB X Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meninggalkan karya berupa ruang baca yang dinamakan Atap Literasi sebagai bagian dari kontribusi mereka bagi masyarakat desa. Ruang baca ini merupakan hasil kolaborasi mahasiswa dengan warga desa, yang bertujuan untuk menciptakan tempat belajar yang fleksibel dan mendukung budaya literasi di lingkungan setempat, yakni di Nanga Na’e Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saefudin selaku penanggung jawab program tersebut, menyampaikan bahwa keberadaan Atap Literasi diharapkan dapat memberikan akses belajar tanpa batas bagi anak-anak desa. “Adik-adik di desa ini membutuhkan tempat belajar yang menyenangkan tetapi tetap positif, kami juga memberikan aksesori belajar yang menarik supaya anak-anak tidak bosan belajar di sana,” ujarnya.

Sebelum mengakhiri masa pengabdian di desa, mahasiswa KKN telah menyelenggarakan berbagai kegiatan, seperti bimbingan belajar dan pendampingan dalam menyelesaikan tugas sekolah. Sebagai perkenalan awal, mereka mengadakan acara nonton film bersama warga untuk memperkenalkan Atap Literasi kepada masyarakat setempat.

Sekretaris Desa, Suryadi, mengapresiasi inisiatif para mahasiswa KKN dalam menciptakan ruang baca ini. “Saya sangat senang dengan adanya Atap Literasi ini karena anak-anak bisa bebas bermain sambil belajar di sana. Mahasiswa KKN juga telah menyediakan rak buku untuk mengumpulkan berbagai bacaan dan perlengkapan belajar yang menarik,” ungkapnya.

Dengan hadirnya Atap Literasi, diharapkan budaya membaca dan belajar di desa ini semakin berkembang, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak dan masyarakat sekitar dan bangunan ini bisa dimanfaatkan oleh pihak desa serta mahasiswa KKN selanjutnya. (Daf)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Atap-Literasi-sebagai-Kontribusi-KKN-AB-X-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-untuk-Masyarakat-Nanga-Nae-Dok.-Daffa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-17 09:59:162025-03-17 09:59:16Mahasiswa KKN AB X Tinggalkan Warisan Ruang Baca Atap Literasi untuk Warga

Presiden Mahasiswa UAD Adakan Diskusi Publik Dominus Litis RUU KUHP dan Potensi Lembaga Superbody

17/03/2025/in Terkini /by Ard

Diskusi Publik Dominus Litis RUU KUHP dan Potensi Lembaga Superbody di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Daffa)

Rendi Herinarso, Presiden Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sekaligus Koordinator Isu Hukum dan Hal Asasi Manusia Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (HAM BEM PTMA) se-Indonesia, bersama Koalisi Sipil untuk KUHP (KSUK) menggelar diskusi publik bertajuk “Dominus Litis RUU KUHP: Potensi Munculnya Lembaga Superbody Baru”. Kegiatan berlangsung di Kampus IV UAD, pada Kamis, 13 Maret 2025.

Diskusi ini menghadirkan dua narasumber, yakni Assoc. Prof. Dr. Arief Setiawan, S.H., M.H. yang merupakan pakar hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia, serta Sugeng Teguh Santoso yakni Ketua Indonesia Police Watch. Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji dominasi jaksa sebagai dominus litis dalam RUU KUHP serta dampaknya terhadap sistem hukum di Indonesia.

Dalam pemaparannya, Prof. Arief Setiawan menyoroti masih banyaknya kebingungan dalam pembahasan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). “Hari ini, KUHAP masih membingungkan kita semua. Bayangkan, Ketua Baleg DPR saja tidak mengetahui naskah asli yang dibahas,” ujarnya. Ia menekankan perlunya transparansi dan koordinasi lebih baik dalam perumusan regulasi hukum pidana.

Sementara itu, Sugeng Teguh Santoso mengungkapkan adanya pasal-pasal dalam RUU KUHP dan KUHAP yang berpotensi melahirkan lembaga superbody baru. “Saya menemukan beberapa pasal yang mendorong terbentuknya lembaga superbody, terutama karena ketidaksesuaian antara KUHP dan KUHAP yang saling tumpang tindih dalam kewenangan Kepolisian dan Kejaksaan,” ungkapnya.

Diskusi tersebut menghasilkan beberapa poin penting, di antaranya perlunya revisi lebih mendalam terhadap RUU KUHP dan KUHAP agar tidak menimbulkan dualisme kewenangan di antara lembaga penegak hukum. Peserta diskusi juga menekankan pentingnya partisipasi publik dalam mengawal regulasi hukum guna memastikan keadilan dan keseimbangan dalam sistem peradilan pidana Indonesia.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif, di mana peserta aktif menyampaikan pertanyaan dan pandangannya terkait implikasi dari RUU KUHP yang sedang dibahas oleh DPR. Diskusi tersebut diharapkan dapat menjadi masukan bagi para pemangku kebijakan dalam merancang kebijakan hukum yang lebih transparan dan akuntabel. (Daf)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Diskusi-Publik-Dominus-Litis-RUU-KUHP-dan-Potensi-Lembaga-Superbody-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Daffa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-17 09:51:432025-03-17 09:51:43Presiden Mahasiswa UAD Adakan Diskusi Publik Dominus Litis RUU KUHP dan Potensi Lembaga Superbody

Pengajian Ramadan PWA DIY 1446 H Resmi Ditutup

17/03/2025/in Terkini /by Ard

Foto bersama Penutupan Pengajian Ramadan PWA DIY 1446 H di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Humas UAD)

Pengajian Ramadan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 1446 H yang berlangsung selama dua hari, sejak 15 hingga 16 Maret 2025, resmi ditutup oleh Ketua PWA DIY Dr. Widyastuti, S.Ag., M.M. Acara ini diselenggarakan pada 16 Maret 2025 bertempat di Amphitarium Kampus VI Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Dalam sambutannya, Dr. Widyastuti menyampaikan pesan inspiratif dengan mengutip ayat Al-Qur’an, Surah At-Taubah ayat 41, yang bermakna ajakan untuk selalu berjuang di jalan Allah dalam segala kondisi.

Selama dua hari pelaksanaan, pengajian ini dihadiri oleh ibu-ibu ‘Aisyiyah, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) DIY, mubaligah dari seluruh daerah Yogyakarta, serta perwakilan Majelis dan Lembaga ‘Aisyiyah. Kehadiran para peserta hingga akhir acara menjadi bukti semangat dan komitmen dalam menimba ilmu dan memperkuat dakwah.

Dr. Widyastuti juga mengapresiasi UAD yang telah menyediakan fasilitas yang nyaman dan mendukung jalannya acara. Materi-materi yang disampaikan oleh para pembicara kompeten memberikan wawasan luas terkait berbagai aspek kehidupan, termasuk sosial, pendidikan, ekonomi, dan ketahanan keluarga.

‘Aisyiyah sebagai gerakan dakwah telah aktif dalam berbagai bidang, termasuk pembinaan pendidikan berbasis Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta penguatan ekonomi berbasis kewirausahaan.

Menutup acara, Dr. Widyastuti menyampaikan pantun penuh makna:

Pagi-pagi pergi ke pasar, beli bayam satu ikat

Pulang dari pasar jangan lupa beli buah-buahan

‘Aisyiyah DIY semakin berperan untuk masyarakat

Agar terwujud masyarakat Islam yang Berkemajuan

Tak hanya itu, di penghujung acara juga diumumkan perolehan infak pembangunan Masjid Pusdiklat ‘Aisyiyah sebesar 24 juta rupiah. Semoga infak yang terkumpul menjadi ladang pahala bagi seluruh donatur.

Acara ditutup dengan lafal hamdalah yang dipimpin oleh Erna Widyaningrum selaku pembawa acara. Semoga semangat Ramadan ini terus menginspirasi langkah-langkah ‘Aisyiyah dalam mewujudkan perempuan berkemajuan dan masyarakat yang berkeadilan. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-bersama-Penutupan-Pengajian-Ramadan-PWA-DIY-1446-H-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-17 09:43:472025-03-17 09:43:47Pengajian Ramadan PWA DIY 1446 H Resmi Ditutup

UAD Jadi Tuan Rumah Pengajian Ramadan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah DIY

15/03/2025/in Terkini /by Ard

Sambutan Dr. Muh. Ikwan Ahada, S.Ag., M.A., dalam Pengajian Ramadan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah DIY 1446 H (Dok. Dinda)

Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) DIY mengadakan Pengajian Ramadan 1446 H dengan tema “Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Indonesia Berkeadilan”. Acara ini berlangsung selama dua hari, pada 15–16 Maret 2025, bertempat di Amphitarium Gedung Utama Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Dr. Utik Bidayati, S.E., M.M. selaku Wakil Rektor Bidang Keuangan, Kehartabendaan, dan Administrasi Umum UAD, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya UAD dalam mewujudkan Indonesia yang berkeadilan. Ia menekankan pentingnya mendinamisasikan persyarikatan dan mendorong seluruh sivitas akademika, baik dosen maupun tenaga kependidikan, untuk aktif dalam ‘Aisyiyah maupun Muhammadiyah.

“Pengajian Ramadan ini tidak hanya mengajarkan ibadah kepada Allah, tetapi juga bagaimana kita memberi manfaat sebesar-besarnya bagi umat,” ujarnya.

Dr. Muh. Ikwan Ahada, S.Ag., M.A., dalam sambutannya menyoroti tantangan era simulakra, di mana nilai dan realitas sering kali tertutupi oleh ilusi. Ia menegaskan bahwa di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian, perempuan Indonesia, khususnya yang tergabung dalam ‘Aisyiyah, telah menunjukkan peran luar biasa sejak sebelum kemerdekaan hingga saat ini.

Sementara itu, Dr. Widiastuti, S.Ag., M.M., menyampaikan rasa bangganya atas penyelenggaraan acara ini di UAD. Ia menekankan bahwa peran ‘Aisyiyah semakin luas, termasuk dalam akses kesehatan dan hukum. “Kami telah bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta untuk pelatihan paralegal, dan kini ada 50 alumni yang siap mendampingi masyarakat melalui Biro Konsultasi Keluarga Sakinah ‘Aisyiyah,” jelasnya.

Dengan terselenggaranya pengajian ini, diharapkan semangat perempuan berkemajuan semakin tumbuh, baik dalam gerakan dakwah maupun dalam berbagai aspek sosial demi terwujudnya keadilan di Indonesia.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sambutan-Dr.-Muh.-Ikwan-Ahada-S.Ag_.-M.A.-dalam-Pengajian-Ramadan-1446-H-Dok.-Dinda.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-15 14:24:122025-03-15 14:54:05UAD Jadi Tuan Rumah Pengajian Ramadan Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah DIY

Mahasiswa Kampus Mengajar UAD Gelar Pelatihan LiveWorksheets untuk Guru SMP Baitul Qur’an

15/03/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Kampus Mengajar dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di SMP Baitul Qur’an (Dok Nafis)

Mahasiswa Kampus Mengajar dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan pelatihan pemanfaatan platform LiveWorksheets bagi guru-guru SMP Baitul Qur’an, Gunungkidul. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para pendidik dengan keterampilan teknologi guna menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Pelatihan diikuti oleh sejumlah guru dari berbagai mata pelajaran yang antusias dalam memahami cara penggunaan LiveWorksheets. Platform ini memungkinkan guru untuk membuat soal interaktif, latihan mandiri, hingga sistem koreksi otomatis yang mempermudah proses penilaian. Dengan memanfaatkan teknologi tersebut, diharapkan guru dapat menyajikan materi pembelajaran dengan lebih menarik dan dinamis.

Nafis Andana, pemateri dalam pelatihan ini, menjelaskan bahwa LiveWorksheets dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar. “Dengan platform ini, guru bisa menghemat waktu dalam penilaian sekaligus meningkatkan motivasi siswa untuk belajar secara mandiri. Fitur koreksi otomatis juga membantu siswa dalam memahami kesalahan mereka secara langsung sehingga proses belajar menjadi lebih efisien,” ujar Nafis.

Selain itu, dalam pelatihan itu, guru-guru juga diberikan kesempatan untuk langsung mencoba membuat dan mengaplikasikan berbagai latihan interaktif di kelas mereka. Mereka dibimbing dalam mengonversi materi konvensional menjadi lebih digital dan menarik, yang dapat diakses kapan saja oleh siswa. Hal tersebut juga menjadi bagian dari upaya peningkatan literasi digital di lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah SMP Baitul Qur’an, Wanuri, mengapresiasi inisiatif mahasiswa Kampus Mengajar yang telah membantu guru-guru dalam mengadopsi teknologi digital dalam pembelajaran. “Kami melihat adanya peningkatan kreativitas dalam pengajaran berbasis teknologi. Semoga pelatihan seperti ini dapat terus berlanjut untuk mendukung kualitas pendidikan di sekolah kami. Kami juga berharap agar guru-guru semakin terbiasa dan percaya diri dalam menggunakan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pengajaran mereka,” tuturnya.

Selain pelatihan LiveWorksheets, mahasiswa Kampus Mengajar UAD turut memberikan pendampingan terkait pemanfaatan teknologi lainnya dalam dunia pendidikan, seperti penggunaan Google Classroom dan aplikasi pembelajaran interaktif lainnya. Dengan demikian, para guru tidak hanya mengenal satu platform, tetapi juga mendapatkan wawasan yang lebih luas mengenai berbagai opsi yang dapat digunakan untuk mendukung proses pembelajaran.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kampus Mengajar Angkatan 8 yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah mitra. Diharapkan, dengan adanya pelatihan ini, para guru semakin siap menghadapi tantangan era digital serta dapat mengoptimalkan teknologi dalam proses belajar mengajar demi menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, efisien, dan menyenangkan bagi siswa. Ke depan, diharapkan lebih banyak sekolah dapat memanfaatkan teknologi digital secara maksimal untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih modern dan inklusif. (Nafis/Lin)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Kampus-Mengajar-dari-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-SMP-Baitul-Quran-Dok-Nafis.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-15 09:29:382025-03-15 09:29:38Mahasiswa Kampus Mengajar UAD Gelar Pelatihan LiveWorksheets untuk Guru SMP Baitul Qur’an

Langkah Nyata Mencegah Perundungan di Lingkungan Sekolah

14/03/2025/in Terkini /by Ard

Sosialisasi dan Deklarasi Anti-Bullying oleh Mahasiswa UAD yang Mengikuti Kampus Mengajar (Dok. Ribhia)

Bullying atau perundungan di lingkungan sekolah bukan sekadar isu sepele yang bisa diabaikan. Dampaknya dapat menghancurkan kepercayaan diri, merusak kesehatan mental, dan bahkan mengganggu perkembangan sosial anak. Oleh karena itu, langkah-langkah konkret untuk menghapus budaya perundungan menjadi sangat penting, seperti yang dilakukan dalam kegiatan sosialisasi dan deklarasi anti-bullying di SMP Muhammadiyah Pleret.

Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah perwujudan nyata dari upaya bersama antara program Kampus Mengajar 8 dan Komunitas Sahabat Jogja Anti Bullying. Dengan menghadirkan para ahli di bidang pendidikan dan psikologi sosial, seperti Prof. Dr. Farida Hanum, M.Si. dan Dr. Ariefa Efianingrum, M.Si., kegiatan ini memberikan pemahaman mendalam tentang betapa seriusnya dampak perundungan serta bagaimana cara mencegahnya.

Salah satu poin penting yang disampaikan dalam kegiatan ini adalah bahwa perundungan bukanlah kenakalan biasa. Prof. Farida Hanum menegaskan bahwa perundungan bisa menyebabkan trauma berkepanjangan, yang berdampak pada kesehatan mental siswa. Sementara itu, Dr. Ariefa Efianingrum menekankan pentingnya empati dan keberanian untuk bersuara ketika melihat tindakan perundungan terjadi.

Akan tetapi, apakah sosialisasi semacam ini cukup untuk menghentikan perundungan? Tentu tidak. Penting untuk memahami bahwa langkah ini hanyalah permulaan. Komitmen nyata dari seluruh elemen sekolah siswa, guru, dan tenaga kependidikan dibutuhkan agar kebijakan anti-bullying dapat berjalan efektif. Deklarasi anti-bullying yang diikrarkan dalam kegiatan ini adalah bentuk komitmen awal yang perlu terus diperkuat dengan kebijakan konkret, seperti pengawasan yang lebih ketat, program konseling, serta pendekatan berbasis nilai-nilai kemanusiaan di dalam kelas.

Keberhasilan acara ini juga menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci. Institusi pendidikan tidak bisa berdiri sendiri dalam menangani perundungan. Sinergi antara akademisi, komunitas, dan sekolah harus terus dikembangkan agar tercipta lingkungan yang benar-benar aman bagi peserta didik. Kampus Mengajar 8 dan Komunitas Sahabat Jogja Anti Bullying telah menunjukkan bahwa ketika berbagai pihak bersatu, perubahan nyata dapat dimulai.

Harapannya, inisiatif seperti ini tidak berhenti di SMP Muhammadiyah Pleret saja, tetapi bisa menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk lebih aktif dalam membangun budaya anti-bullying. Karena sejatinya, pendidikan bukan hanya tentang akademik, tetapi juga membentuk karakter dan nilai kemanusiaan yang luhur. Sekolah yang aman adalah hak setiap anak, dan sudah saatnya kita semua berperan untuk mewujudkannya. (Ribhia/din)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-dan-Deklarasi-Anti-Bullying-oleh-Mahasiswa-UAD-yang-Mengikuti-Kampus-Mengajar-Dok.-Ribhia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-14 10:37:382025-03-14 10:37:38Langkah Nyata Mencegah Perundungan di Lingkungan Sekolah

Bincang Santai: Vape – Tren Gaya atau Ancaman Nyata?

14/03/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Bersama Remaja Masjid Jogokariyan (RMJ) pada Acara Edukasi Kesehatan (Dok. Kesmas UAD)

Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan bahaya penggunaan rokok elektrik atau vape di kalangan remaja, telah dilaksanakan acara edukasi kesehatan bertajuk “Vape: Tren Gaya atau Ancaman Nyata?” di Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, pada 18 Februari 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan remaja dan bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang dampak penggunaan vape terhadap kesehatan serta risiko jangka panjang yang mungkin ditimbulkannya.

Kegiatan ini menyasar kelompok Remaja Masjid Jogokariyan (RMJ) sebagai bagian dari implementasi Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Di bawah bimbingan Dr. Heni Trisnowati, S.K.M., M.P.H., kelompok mahasiswa yang terdiri atas Purwati, Rini Ismiyati, Ahmad Riyanto, dan Lusiana Ambarsari berkolaborasi mengajak peserta untuk berpartisipasi aktif dalam rangkaian edukasi. Sebelum sesi edukasi kesehatan, peserta terlebih dahulu mengikuti pemeriksaan gula darah dan konsultasi kesehatan.

Acara dikemas dalam bentuk bincang santai yang diselingi dengan kuis interaktif, sehingga peserta dapat lebih mudah memahami informasi yang disampaikan. Dalam sesi diskusi, peserta diajak mengenali kandungan dalam cairan vape serta dampaknya terhadap paru-paru dan organ tubuh lainnya. Materi disampaikan oleh dr. Ahmad Riyanto dengan pendekatan yang ringan tetapi berbobot, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai bahaya vape. Risiko penggunaan vape tidak hanya mengancam pengguna langsung, tetapi juga orang-orang di sekitarnya yang dapat terpapar residu uap vape yang menempel pada benda-benda di lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, slogan “Sehat Dimulai dari Saya” menjadi pesan utama yang ditekankan agar generasi muda lebih peduli dalam menjaga kesehatan dengan menghindari kebiasaan merokok, baik rokok konvensional maupun rokok elektrik. Edukasi mengenai bahaya rokok elektrik menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang bahaya vape, generasi muda diharapkan tidak tergiur untuk mencoba atau menggunakan vape, mengingat zat-zat berbahaya yang terkandung di dalamnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul kesadaran lebih tinggi di kalangan remaja untuk menjaga kesehatan serta menjauhi kebiasaan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain di sekitar mereka. (ht,ri & lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Bersama-Remaja-Masjid-Jogokariyan-RMJ-pada-Acara-Edukasi-Kesehatan-Dok.-Kesmas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-14 10:29:262025-03-14 10:29:26Bincang Santai: Vape – Tren Gaya atau Ancaman Nyata?

HIMAKOM UAD Gelar Berbagi Takjil dan Open Donasi di Bulan Ramadan

14/03/2025/in Terkini /by Ard

Berbagi Takjil di Bulan Ramadan oleh HIMAKOM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. HIMAKOM UAD)

Bulan suci Ramadan menjadi momen bagi banyak orang untuk berbagi kebaikan, termasuk mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMAKOM) UAD sukses menggelar kegiatan berbagi takjil dan open donasi pada Minggu, 9 Maret 2025, di Alun-Alun Utara, Yogyakarta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Divisi Sosial Kemasyarakatan HIMAKOM yang bertujuan untuk membantu masyarakat sekitar yang sedang menjalankan ibadah puasa. Ketua pelaksana, Bagus Nur Ramadhan, menjelaskan bahwa takjil yang dibagikan berasal dari hasil donasi yang dikumpulkan selama kurang lebih satu minggu sebelum acara berlangsung.

“Donasi yang sudah terkumpul kami belikan takjil untuk dibagikan di Alun-Alun Utara pada Minggu, 9 Maret 2025. Alhamdulillah acara bagi takjil ini berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Bagus mengungkapkan bahwa kegiatan ini berawal dari program open donasi yang sebelumnya telah dilaksanakan HIMAKOM. “Awalnya, kami memang sudah memiliki program open donasi dalam bentuk pengumpulan buku bekas dan pakaian layak pakai. Donasi tersebut kami salurkan ke panti asuhan pada 18 Februari 2025. Setelah kegiatan itu, kami menyadari bahwa bulan Ramadan adalah momen yang tepat untuk melanjutkan aksi berbagi, sehingga kami mengemas donasi dalam bentuk pembagian takjil,” jelasnya.

Takjil yang dibagikan dalam kegiatan ini ditujukan kepada masyarakat yang berada di sekitar Alun-Alun Utara, termasuk tukang becak, tukang ojek, petugas kebersihan, dan pedagang kaki lima.

Dalam pelaksanaannya, HIMAKOM menghadapi kendala dalam jumlah panitia yang terbatas. “Karena kegiatan ini dilaksanakan saat liburan semester, banyak pengurus HIMAKOM yang sudah pulang ke kampung halaman, sehingga hanya tujuh orang yang bisa ikut serta. Namun, kami tetap berusaha semaksimal mungkin dengan memanfaatkan sumber daya yang ada,” ungkap Bagus.

Selain itu, HIMAKOM memastikan bahwa donasi yang telah dikumpulkan tersalurkan dengan baik. “Kami menargetkan penerima donasi bagi takjil ini adalah orang-orang yang berada di sekitar Alun-Alun Utara. Mulai dari tukang becak, tukang ojek, petugas kebersihan, hingga pedagang kaki lima. Untuk donasi pakaian yang telah kami kumpulkan sebelumnya, kami salurkan ke panti asuhan di daerah Kalangan, Banguntapan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, HIMAKOM berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar serta mempererat silaturahmi antaranggota HIMAKOM. “Tujuan dari kegiatan ini, baik donasi pakaian maupun pembagian takjil, adalah agar HIMAKOM dapat berkontribusi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami ingin kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan di tahun-tahun mendatang karena selain membantu sesama, kegiatan ini juga memperluas jaringan silaturahmi,” tutur Bagus.

Selain itu, ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi organisasi mahasiswa lainnya untuk melakukan aksi serupa. “Kami berharap, apa yang telah kami lakukan bisa menjadi contoh bagi organisasi mahasiswa lain di UAD. Apa pun bentuk donasinya, selama bermanfaat bagi sesama, tentu akan menjadi hal yang baik. Semoga ini bisa menjadi budaya positif yang terus dilanjutkan oleh kepengurusan HIMAKOM di masa depan,” ujarnya.

Dari sisi antusiasme masyarakat, HIMAKOM menerima banyak respons positif. “Alhamdulillah, banyak pihak yang tertarik dengan kegiatan ini. Dukungan mereka terlihat dari banyaknya donasi yang kami terima, baik dalam bentuk pakaian maupun untuk berbagi takjil. Hal itu membuktikan bahwa masih banyak orang yang peduli terhadap sesama. Tentu ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjalankan kegiatan sosial seperti ini ke depannya,” tutupnya.

Kegiatan berbagi takjil dan open donasi yang diselenggarakan HIMAKOM UAD menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa dapat berperan aktif dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan semangat berbagi yang terus dijaga, HIMAKOM berharap aksi sosial ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dan menginspirasi organisasi mahasiswa lain untuk ikut serta dalam gerakan kepedulian sosial. (Nov)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Berbagi-Takjil-di-Bulan-Ramadan-oleh-HIMAKOM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-HIMAKOM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-03-14 10:13:542025-03-14 10:13:54HIMAKOM UAD Gelar Berbagi Takjil dan Open Donasi di Bulan Ramadan
Page 102 of 750«‹100101102103104›»

TERKINI

  • Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis02/04/2026
  • Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor01/04/2026
  • Memaknai Lailatul Qadar melalui Al-Qur’an01/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top