• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Pendidikan Matematika UAD dan UMT Gelar Seminar Bersama

07/06/2023/in Terkini /by Ard

Seminar Bersama antara Prodi Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) (Foto: Istimewa)

Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkolaborasi dengan Prodi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mengelar seminar dengan tema ā€œEvaluation as, for, and of Learning in Mathematicsā€. Acara berlangsung pada Selasa, 23 Mei 2023 di Aula Islamic Center UAD.

Kegiatan ini menghadirkan 2 pemateri yang berkompeten di bidangnya yaitu Anggit Prabowo, M.Pd. selaku dosen UAD dan Dr. Warsito, M.Si. selaku dosen UMT. Acara dihadiri oleh 150 peserta yang terdiri atas dosen dan mahasiswa, serta dibuka langsung oleh Fariz Setyawan, M.Pd. selaku ketua panitia acara.

Dalam pemaparannya, Warsito mengupas tuntas pokok bahasan terkait keterampilan guru dalam mengintegrasikan Pendidikan STEM (Skill and Integrating Education). Sementara Anggit Prabowo membahas perihal Asesment Diagnostik dalam Kurikulum Merdeka.

Setelah berakhirnya seminar, kegiatan dilanjutkan dengan agenda kunjungan bagi dosen maupun mahasiswa UMT. Mereka secara antusias mengeksplor Museum Muhammadiyah, Aula Islamic Center, dan indahnya alam terbuka Kampus IV UAD. Tak hanya itu, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Matematika pun turut memeriahkan kunjungan tersebut.

Ketua Program Studi Pendidikan Matematika UAD Dr. Puguh Wahyu Prasetyo, S.Si., M.Sc. berharap, ā€œSemoga melalui kegiatan ini kita tidak hanya sekadar bersilaturahmi saja, tetapi juga dapat berbagi ilmu pengetahuan. Karena ketika ilmu itu saling bertukar maka akan bertambah pengetahuan. Itulah bagian unik ilmu,ā€ ujarnya.

Kegiatan kunjungan ini diakhiri dengan pemberian cenderamata dan dokumentasi bersama di depan Masjid Islamic Center dengan latar belakang megah gedung Kampus IV UAD. (doc/eka)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Bersama-antara-Prodi-Pendidikan-Matematika-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-Universitas-Muhammadiyah-Tangerang-UMT-Foto-Istimewa.jpg 1125 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-07 08:26:372023-06-07 08:26:37Pendidikan Matematika UAD dan UMT Gelar Seminar Bersama

Mahasiswa dan Pentingnya Merencanakan Masa Depan

07/06/2023/in Terkini /by Ard

Dr. Gatot Sugiharto, S.H.,M.H. berbicara tentang “Pentingnya Perencanaan Mahasiswa” pada Seminar Internasional yang diselenggarakan Bimawa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Alida)

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD Dr. Gatot Sugiharto, M.H. didapuk menjadi salah satu narasumber dalam acara Seminar Internasional yang diselenggarakan Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Acara bertajuk ā€œStudent Leadership Challenges After Covid-19ā€ ini digelar secara luring di Amphitarium Kampus Utama UAD dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube UAD pada Sabtu, 27 Mei 2023.

Mengangkat topik ā€œStrategi Mengembangkan Organisasi Kemahasiswaan untuk Memiliki Jiwa Kepemimpinan yang Baikā€, Gatot mengawali pemaparan materinya dengan menganalogikan era industri 4.0 dengan era society 5.0 sebagai busur dan anak panah.

ā€œKetika kita memanah itu ada 2 unsur, busur dan anak panah. Sejauh tangan kanan menarik anak panah ke belakang itu akan menentukan seberapa jauh anak panah itu akan melesat ke depan,ā€ jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa analogi tersebut erat kaitannya dengan peran anak muda khususnya mahasiswa dalam menyongsong masa depan. Menurutnya, merencanakan masa depan yang baik membutuhkan masa lalu sebagai pembelajaran supaya tidak terjerumus mengulang kesalahan yang sama di masa yang akan datang.

ā€œSaya berharap para pelajar, mahasiswa belajar dari pengalaman masa lalu. Bukan untuk meniru yang salah, tetapi berhati-hati akan kesalahan di masa yang lalu,ā€ tuturnya.

Gatot menjelaskan bahwa fase periode revolusi industri membutuhkan masa yang semakin singkat dari waktu ke waktu. Hal ini berarti bahwa pelajar, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki kemampuan beradaptasi dengan baik, terlebih setelah adanya pandemi Covid-19.

Sejalan dengan hal ini, kunci yang harus dimiliki oleh mahasiswa adalah menyiapkanĀ  berbagai perencanaan. ā€œHarus ada plan A, plan B, plan C, dan seterusnya karena perkembangan zaman akan selalu berubah,ā€ tandas Gatot.

Mengawali pemaparan materi dengan sebuah analogi, Gatot juga menutup presentasinya dengan sebuah analogi. Kali ini adalah analogi beberapa gelas dengan isi yang berbeda-beda. Gelas dengan sedikit isi diibaratkan sebagai mahasiswa yang kurang gemar belajar, sehingga hanya mendapatkan sedikit ilmu semasa berkuliah.

Berbeda dengan gelas dengan cukup banyak isi yang berarti bahwa mahasiswa tersebut cukup giat dalam mencari ilmu, baik di dalam maupun di luar lingkungan kampus. Hal ini yang kemudian akan menentukan kualitas kehidupan dari setiap mahasiswa ke depannya.

ā€œKalau Saudara memilih pilihan yang sulit dan Saudara berani, insyaallah ke depan Saudara akan mendapatkan sesuatu yang baik. Namun, kalau sejak mahasiswa atau pelajar Saudara hanya memilih pilihan-pilihan yang mudah maka suatu ketika nanti atau di masa yang akan datang saudara mungkin akan mendapatkan hal-hal yang sulit,ā€ tutupnya. (Lid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Gatot-Sugiharto-S.H.M.H.-pembicara-Seminar-Internasional-yang-diselenggarakan-Biro-Kemahasiswaan-dan-Alumni-Bimawa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Alida.jpg 1080 1919 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-07 08:07:302023-06-07 08:07:30Mahasiswa dan Pentingnya Merencanakan Masa Depan

Gelar Konser Amal, IMM UAD Donasikan Seluruh Hasil Penjualan Tiket

06/06/2023/in Terkini /by Ard

Konser amal untuk penderita stunting yang diselenggarakan oleh IMM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Humas dan Protokol UAD)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar konser amal ā€œGenerasi Muda Jogja Bebas Stunting untuk Indonesia yang Lebih Majuā€ pada Selasa, 30 Mei 2023 di Kampus IV UAD. Konser ini merupakan malam puncak dari serangkaian kegiatan Milad IMM UAD ke-59. Seluruh hasil penjualan tiket didonasikan kepada penderita stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) DIY.

Neneng Nur Iriyani selaku Ketua Pelaksana Milad, melihat permasalahan stunting di DIY sebagai hal yang penting untuk dikonsepkan. ā€œKami melihat beberapa program yang dilaksanakan oleh dinas-dinas di DIY. Dan, yang paling penting dikonsepkan adalah stunting. Kami juga sempat berdiskusi dengan pembina dan lembaga mengenai hal tersebut. Oleh karena itu, kami menggelar konser amal dengan tujuan tidak hanya bersenang-senang saja, tetapi juga bermanfaat bagi orang lain.ā€

Dengan persiapan selama 1 bulan dan penjualan tiket dalam waktu 2 minggu, IMM UAD berhasil menjual 500 tiket. Total donasi yang terkumpul sebesar 17,5 juta rupiah.

ā€œUntuk mengumpulkan donasi, kami perlu suatu lembaga amal yang legal. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan Lazismu untuk menyalurkan donasi kepada penderita stunting. Total donasi yang terkumpul yaitu 17,5 juta rupiah dari hasil penjualan 500 tiket dengan harga 35 ribu rupiah,ā€ tambahnya.

Acara penutupan dibuka oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari UAD, lalu turut dimeriahkan oleh Aftershine, Lintang Sewengi, Sixty Five Hotel (UKM Musik UAD), dan band dari Lembaga Seni Budaya (LSB) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Konser amal telah melengkapi serangkaian milad yang telah dilaksanakan, yaitu Opening Milad Dialog Nasional, rangkaian lomba tingkat nasional meliputi lomba esai, desain pamflet, dan reels, pengajian akbar di daerah Gunungkidul yang bekerja sama dengan pimpinan daerah Muhammadiyah Gunungkidul, serta bazar.

Neneng berharap, konser amal ini menjadi bentuk nyata pengabdian IMM kepada masyarakat. ā€œSemoga IMM bisa memberikan kebermanfaatan bagi sekitar. IMM tidak hanya dikenal sebagai organisasi keislaman, tetapi juga kemanusiaan,ā€ pungkasnya. (nov)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Konser-amal-untuk-penderita-stunting-IMM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Novita.jpg 1200 1800 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-06 13:01:052023-06-06 13:07:20Gelar Konser Amal, IMM UAD Donasikan Seluruh Hasil Penjualan Tiket

UAD Gelar Uji Publik Capansel Satgas PPKS

06/06/2023/in Terkini /by Ard

Uji Publik Capansel Satgas PPKS di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Kekerasan seksual merupakan masalah yang sangat serius dan mungkin terjadi di lingkungan kampus. Sebagai lembaga pendidikan yang bertanggung jawab dalam membentuk karakter dan etika mahasiswa, perguruan tinggi harus mengambil langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual.

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar uji publik Calon Panitia Seleksi (Capansel) Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) pada Selasa, 30 Mei 2023. Kegiatan ini merupakan upaya dalam mewujudkan kampus aman bebas kekerasan seksual.

Adapun 2 panelis dalam uji publik Capansel Satgas PPKS. Mereka ialah Prof. Alimatul Qibtiyah, S.Ag. M.Si., M.A., Ph.D. selaku Komisi Nasional (Komnas) Perempuan Republik Indonesia (RI) dan Dyah Puspitarini, S.Pd., M.Pd. selaku Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H. menyampaikan bahwa penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus perlu dilakukan. ā€œUAD akan ikut melaksanakan suatu kebijakan yang disampaikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia yang pada tahun 2021 sudah mengeluarkan Permendikbudriset No. 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi,ā€ paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, ā€œDari panitia seleksi (pansel) yang sudah lolos, kami menyiapkan seleksi Satgas PPKS melalui sistem yang telah disiapkan Kemendikbudristek dan kami tidak bisa keluar dari itu,ā€ ujarnya.

Adapun calon panitia seleksi tugas yang terpilih di antaranya Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A., Dr. Dody Hartanto, M.Pd., Dian Kinayung, S.Psi., M.Psi., Psi., Sri Namo Lestari, S.Th.I., Nur Akhmad Handrjanto, S.Sos., Yusuf Bastiar, dan Hasna Atifa.

Dengan terbentuknya Satgas PPKS di perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan perlindungan kepada seluruh anggota kampus dari tindakan kekerasan seksual, termasuk mahasiswa, dosen, dan karyawan. (umh)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Uji-Publik-Capansel-Satgas-PPKS-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-06 12:36:492023-06-06 12:36:49UAD Gelar Uji Publik Capansel Satgas PPKS

SMP Darul Hikam Internasional School Kunjungi Prodi Pendidikan Matematika UAD

06/06/2023/in Terkini /by Ard

Kunjungan SMP Darul Hikam Internasional School ke Prodi Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menerima kunjungan rombongan SMP Darul Hikam Internasional School pada akhir Mei 2023. SMP tersebut merupakan salah satu sekolah unggulan yang berada di Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus berbagi pengetahuan matematika.

Dr. Puguh Wahyu Prasetyo, S.Si., M.Sc. selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Matematika membuka acara kunjungan yang berlangsung di Aula Masjid Islamic Center UAD. Kegiatan dilanjutkan dengan eksplorasi matematika di sekitar lingkungan Kampus IV UAD dengan menggunakan aplikasi MathCityMap (MCM) yang dipandu oleh dosen Pendidikan Matematika Afit Istiandaru, S.Pd., M.Pd. dan Vita Istihapsari, S.Pd., M.Pd.

Aplikasi MathCityMap merupakan sebuah platform pembelajaran matematika yang menggunakan peta dan lingkungan sekitar sebagai proses pembelajaran. Melalui MCM, siswa dapat mengeksplorasikan fakta, fenomena, dan permasalahan di sekitarnya. Seperti mengidentifikasikan bentuk bangunan, gedung bersejarah, objek-objek matematika yang bernilai budaya, dan lain sebagainya.

Para siswa sangat antusias mengeksplorasi matematika di Masjid Islamic Center, Museum Muhammadiyah, Bengkel Pembelajaran Matematika, hingga alam terbuka UAD. Dosen-dosen Pendidikan Matematika pun ikut antusias dalam memandu dan membersamai siswa-siswa.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian cenderamata dan dokumentasi bersama. Ilyas Nasrullah, S.Pd. selaku Wakil Kepala Urusan Kurikulum SMP Darul Hikam Internasional School berharap melalui kegiatan ini silaturahmi dan kerja sama antarkedua belah pihak dapat terus terjalin. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kunjungan-SMP-Darul-Hikam-Internasional-School-ke-Prodi-Pendidikan-Matematika-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa-scaled.jpg 1440 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-06 12:19:412023-06-06 12:19:41SMP Darul Hikam Internasional School Kunjungi Prodi Pendidikan Matematika UAD

Kepemimpinan Mahasiswa Pasca Covid-19

03/06/2023/in Terkini /by Ard

Seminar Internasional Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bertajuk ā€œStudent Leadership Challenges After Covid-19ā€ (Foto: Alida)

Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar seminar internasional bertajuk ā€œStudent Leadership Challenges After Covid-19ā€. Acara ini dilaksanakan di Ruang Amphitarium Kampus IV UAD dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube UAD pada Sabtu, 27 Mei 2023.

Hadir sebagai pembicara Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD Dr. Gatot Sugiharto, M.H., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia Cabang Kelantan Mr. Meer Zhar Farouk Amir Razli, dan Dr. David Dawson dari University of Gloucestershire (UoG) UK.

Pendidikan merupakan salah satu sektor yang paling terdampak oleh adanya pandemi Covid-19. Dan pendidikan sangat berkaitan erat dengan pelajar, mahasiswa, dan institusi pendidikan termasuk di dalamnya berbagai kegiatan belajar mengajar. Maka dari itu, acara ini diinisiasi sebagai media bagi UAD bersama dengan UiTM dan UoG untuk berdiskusi terkait dengan tantangan yang harus dihadapi para representasi mahasiswa sebagai bagian dari pemimpin di lingkungan universitas pasca Covid-19.

Gatot Sugiharto membuka kegiatan dengan menyambut dosen dan mahasiswa perwakilan dari UiTM yang menghadiri acara secara luring. ā€œKami bersyukur UiTM dan UAD memiliki hubungan yang baik bahkan sampai hari ini masih terus berkolaborasi untuk berbagai aktivitas, termasuk riset hingga pengembangan organisasi kemahasiswaan,ā€ tuturnya.

Sementara itu, Mr. Meer Zhar Farouk Amir Razli juga turut mengungkapkan harapannya bagi kelanjutan kerja sama antara UiTM dan UAD ke depannya. ā€œWe hope so that today will be the first day that we can make more arrangements and more activities together. And I hope after this, students from UAD also will go to Kelantan and go to UiTM,ā€ jelasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh masing-masing pembicara yang dimoderatori oleh Patria Handung Jaya, S.Pd., M.A. yang merupakan salah satu dosen UAD. (Lid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Internasional-Biro-Kemahasiswaan-dan-Alumni-Bimawa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-bertajuk-Student-Leadership-Challenges-After-Covid-19-Foto-Alida.jpg 1080 1919 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-03 08:30:052023-06-03 08:30:05Kepemimpinan Mahasiswa Pasca Covid-19

Mahasiswa UAD Kritisi Pendidikan Inklusi di Indonesia

03/06/2023/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada kegiatan program Going Global Partnership 2023 di University of Gloucestershire (Foto: Istimewa)

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yaitu Imamiatul Azizah mengkritisi pendidikan inklusi di Indonesia masih sangat kurang. Ia menyampaikan bahwa adanya kekurangan itu masih terjadi terutama di daerah pedesaan.

Hal tersebut disampaikan pada saat ia menjelaskan materi tentang ā€œGovernment handling in overcoming lack of inclusive education in villagesā€ di University of Gloucestershire, Inggris, sebagai perwakilan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PGPAUD) UAD. Imamiatul menjelaskan, banyak desa di Indonesia belum mendapatkan pendidikan inklusi atau sekolah untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

ā€œSaya mengangkat permasalahan tersebut karena memang pada dasarnya pendidikan inklusi di desa masih sangat kurang, bahkan masih banyak desa yang sama sekali tidak ada sekolah inklusi atau sekolah khusus ABK,ā€ jelas Imamiatul saat diwawancarai reporter News UAD pada Kamis, 25 Mei 2023.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini banyak ABK tidak dapat melanjutkan pendidikannya. Hal itu, kata Imamiatul, disebabkan karena tidak adanya alokasi pendidikan inklusi yang dilakukan Indonesia untuk ABK guna melanjutkan pendidikannya. ā€œKarena hal ini, ABK yang ada di daerah pedesaan banyak yang harus putus sekolah. Mereka hanya berdiam diri di rumah dan tidak mendapatkan pendidikan yang mana seharusnya mereka dapatkan,ā€ kata Imamiatul.

Adanya permasalahan itu, Imamiatul menyampaikan terdapat salah satu desa di Indonesia yang masih kurang mendapatkan perhatian pendidikan inklusi. Ia menyebut jika jarak antara desa dengan sekolah untuk ABK terlalu jauh. ā€œDi Desa Wonorejo, ABK kesulitan untuk pergi sekolah karena jarak sekolah inklusi atau Sekolah Luar Biasa (SLB) dari desa tersebut sekitar 35 kilometer,ā€ ujarnya.

Dalam penjelasan yang disampaikan, Imamiatul mengatakan terdapat banyak tantangan yang harus dihadapi. Terutama, dalam penyelenggaraan pendidikan inklusi di Indonesia dan cara pemerintah memberikan solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Perlu diketahui juga bahwa Imamiatul Azizah merupakan perwakilan mahasiswa dalam penyelenggaraan program Going Global Partnership 2023 yang diselenggarakan University of Gloucestershire Inggris. Kegiatan tersebut diikuti oleh 2 dosen dan 3 mahasiswa PGPAUD serta PGSD UAD. (Han)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-pada-kegiatan-program-Going-Global-Partnership-2023-di-University-of-Gloucestershire-Foto-Istimewa.jpg 457 766 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-03 08:01:182023-06-03 08:01:18Mahasiswa UAD Kritisi Pendidikan Inklusi di Indonesia

Mempelajari Budaya hingga Filosofinya

02/06/2023/in Terkini /by Ard

Didik Nini Thowok, pemateri webinar nasional UKM seni tari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Massyifa Ajeng)

Ketika kita membicarakan bangsa Indonesia, maka tidak akan terlepas dari sebuah budaya Nusantara yang merupakan warisan leluhur dengan nilai-nilai yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, pada webinar nasional antropologi seni tari dan beauty class yang diadakan pada 14 Mei 2023 oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Tari Universitas Ahmad Dahlan (UAD), sang maestro seni tari Indonesia Didik Nini Thowok hadir sebagai pembicara. Ia mengulas dan menekankan pentingnya melestarikan budaya.

Didik Nini Thowok yang kerap disapa Eyang mengawali materinya dengan memaparkan bahwa setiap daerah memiki kesenian yang berbeda-beda. Ia juga menyarankan bahwa kita harus lebih banyak menggali, paling tidak kesenian-kesenian lokal dari mana kita berasal.

ā€œJika ingin belajar budaya, jangan hanya kulitnya saja, melainkan belajar hingga filosofinya, karena setiap budaya yang ada memiliki sejarah yang berbeda-beda. Contohnya di daerah Ternate ada kesenian bambu gila, di Maluku ada namanya pajage lariangi, dan masih banyak sekali bisa kita ulas, dan itu sangat menarik,ā€ ungkap Eyang.

Kemudian ia juga mengatakan bahwa tarian itu bermacam-macam, ada tarian khusus hiburan, ada tarian tradisi kerakyatan, ada pula tarian yang digunakan untuk ritual upacara adat. Macam-macam tarian tersebut memiliki filosofi dan bentuk yang berbeda.

ā€œPada zaman sekarang, anak-anak yang menganggap tarian ritual itu untuk pemujaan setan, mereka berhipotesis karena tidak tahu filosofinya, mereka tidak tahu jenis dan fungsinya untuk apa, sehingga menimbulkan salah persepsi.ā€

Tidak hanya jenis dan bentuk tariannya, kostum yang dipakai pun memiliki filosofinya sendiri. Sebagai eksper di bidang tata rias, Eyang mengungkapkan bahwa ada tarian yang batiknya harus dengan motif yang sesuai, dengan warna yang tidak boleh diubah. Contohnya seperti tari bedoyo, kostum yang mereka pakai adalah kemben, maka tidak boleh asal mengubah dan mengobrak-abrik kostum tari tradisional

ā€œKalau kita tidak mau belajar yang benar maka akan menjadi generasi muda yang pekok permanen, marilah belajar agar dapat mengakulturasikan budaya dengan baik,ā€ ungkap Eyang.

Ketika kita memahami lebih mendalam mengenai budaya Indonesia, akan banyak sekali kesempatan-kesempatan untuk memperkenalkan budaya ke seluruh penjuru dunia, seperti Eyang. Ia mengatakan sudah mengelilingi 5 benua untuk memperkenalkan budaya Indonesia, dan diundang untuk mempresentasikan tarian Indonesia ke 38 negara, dan beberapa universitas terkemuka seperti Winston University.

Pada penutup paparannya, Eyang menjawab pertanyaan salah satu peserta webinar tentang bagaimana menimbun stigma negatif masyarakat terhadap penari pria. Eyang menjelaskan bahwa dari dulu memang banyak sekali stigma negatif yang membayang-bayangi penari khususnya laki-laki. Namun, sebagai penari jangan selalu mendengarkan kritik orang, kita hanya perlu membuat pemahaman terhadap masyarakat bahwa menari bukan hanya miliki perempuan. (syf)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Didik-Nini-Thowok-pemateri-webinar-nasional-UKM-seni-tari-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Massyifa-Ajeng.jpg 693 1360 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-02 12:26:452023-06-02 12:26:45Mempelajari Budaya hingga Filosofinya

KKN UAD Promosikan Pengelolaan Sampah Plastik dengan 3R

02/06/2023/in Terkini /by Ard

Sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah dengan 3R di Notoprajan, Ngampilan, oleh mahasiswa KKN Alternatif 87 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Melonjaknya jumlah sampah anorganik terutama plastik dari hasil aktivitas masyarakat masih menjadi PR bersama di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyebutkan adanya kenaikan produksi sampah hingga 5‒10 ton per hari pada awal tahun 2023. Begitu pula Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY yang menyatakan perlunya peran berbagai elemen untuk tuntaskan permasalahan sampah.

Berdasarkan hal itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 87 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang tergabung dalam Unit IV.D.3 mengajak warga RW 07 Notoprajan, Ngampilan, untuk bergerak membenahi permasalahan tersebut. Melalui upaya promotif kesehatan mengenai ā€œPentingnya Pengelolaan Sampah dengan 3R (reduce, reuse, recycle)ā€ gerakan ini pun dimulai. Upaya ini dilaksanakan melalui 2 tahap yaitu dengan sosialisasi pada Rabu, 24 Mei 2023 dan pelatihan memilah sampah di bank sampah pada Sabtu, 27 Mei 2023.

Perlu diketahui, 3R merupakan bagian dari hierarki sampah berupa proses untuk melindungi lingkungan dan melestarikan sumber daya melalui pendekatan prioritas. Proses tersebut dilakukan dengan reduce (mengurangi) jumlah penggunaan barang, reuse (menggunakan kembali) barang yang masih layak pakai, dan recycle (mendaur ulang) sampah menjadi barang bermanfaat yang bernilai tinggi. Dengan hal ini, produktivitas masyarakat menjadi lebih baik dan angka sampah yang dihasilkan masyarakat dapat menyusut. Dampak dari menyusutnya angka sampah di lingkungan masyarakat nantinya dapat bermanfaat bagi kesehatan masyarakat itu sendiri.

Menurut Ketua RW 07 Notoprajan, Nur Ismail, upaya KKN UAD ini belum pernah dilaksanakan sebelumnya. ā€œSosialisasi dan pelatihan sampah dengan 3R belum pernah dilaksanakan sebelumnya. Warga biasanya langsung mengumpulkan dan menjual sampah plastiknya ke bank sampah,ā€ jelasnya. ā€œDengan adanya upaya ini, masyarakat dapat melakukan langkah sederhana dalam mengelola barang habis pakainya agar tidak menjadi sampah secara langsung.ā€

Dalam sosialisasi tersebut, dijelaskan bahwa pengaplikasian reduce dapat dilakukan dengan membeli barang yang menggunakan kemasan lebih sedikit untuk meminimalkan jumlah sampah yang dihasilkan. Sedangkan penerapan reuse dilakukan dengan memperbaiki barang yang rusak dan memberikan barang tidak terpakai kepada orang lain daripada membuangnya. Sementara, recycle dapat dilakukan melalui pembuatan ecobrick dengan memanfaatkan botol dan koran bekas, serta masyarakat juga dapat memanfaatkan sedotan plastik bekas untuk membuat hiasan dinding.

Sosialisasi dan pelatihan disambut dengan antusias yang tinggi oleh warga. ā€œBagus sekali materinya, upaya 3R tersebut nantinya bisa kami terapkan setiap bulan di pertemuan ibu-ibu PKK. Terutama upaya mendaur ulang ini dapat menambah keterampilan ibu-ibu,ā€ tutur Eli, salah satu warga RW.07 Notoprajan, Ngampilan. Sepakat dengan Eli, Nur Ismail berharap dengan adanya program ini masyarakat dapat terus terdorong untuk mengelola sampah anorganik secara lebih bijak dengan menerapkan konsep 3R. (doc/eka)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-dan-pelatihan-pengelolaan-sampah-dengan-3R-di-Notoprajan-Ngampilan-oleh-mahasiswa-KKN-Alternatif-87-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 900 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-02 09:44:542023-06-02 09:44:54KKN UAD Promosikan Pengelolaan Sampah Plastik dengan 3R

Muchlas: Peraturan Perbukuan untuk Membangun Kecerdasan

02/06/2023/in Terkini /by Ard

Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dr. Muchlas, M.T. pada acara MoU dan FGD antara BK DPR RI dengan UAD (Foto: Humas dan Protokol UAD)

Dalam sambutannya, Dr. Muchlas, M. T. selaku Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyampaikan beberapa poin penting dalam acara focus group discussion (FGD) dengan topik ā€œUrgensi Perubahan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuanā€ yang diselenggarakan di Amphitarium UAD pada Jumat, 26 Mei 2023.

Acara ini dilangsungkan sekaligus dengan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara UAD dengan Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR RI) terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Sistem Perbukuan. Muchlas menyampaikan terima kasih kepada segenap DPR RI yang telah berkenan menjalin kerja sama dengan UAD, sekaligus diberikan kesempatan untuk pertama kali mengulas berbagai saran dan masukan terhadap RUU Sistem Perbukuan ini yang nantinya akan dibahas di lingkungan DPR RI.

ā€œHal ini penting karena pertimbangan-pertimbangan yang menyangkut berbagai hal. Antara lain, kami berkeinginan agar para mahasiswa dan dosen dapat memperoleh dan ikut bersama-sama DPR RI melakukan berbagai eksplorasi terhadap produk-produk legislatif yang dihasilkan oleh DPR RI. Termasuk di dalamnya proses menghasilkan undang-undang dari hulu ke hilir,ā€ tambahnya.

Menurutnya, literasi dan pengetahuan semacam itu merupakan sesuatu yang tidak bisa diterima secara langsung melalui panggung kuliah atau hanya sekadar melalui eksplorasi pustaka. Jenis pengetahuan dan keterampilan ini dapat dijadikan sebagai wawasan baru di lingkungan sivitas akademika.

Muchlas menyampaikan, ā€œDi dalam Fakultas Hukum UAD atau mungkin universitas lain, pada umumnya berpikir melalui pendekatan deduktif, dari segi filosofinya dan teori-teori hukumnya. Sedangkan di lingkungan DPR RI, mungkin, akan lebih banyak melalui proses kajian-kajian induktif, berangkat dari persoalan yang berkembang di masyarakat kemudian dikompilasi dan dijadikan aspirasi produk-produk legislasi.ā€

Gabungan antara kebutuhan-kebutuhan riil di lapangan serta kajian deduktif yang diturunkan dari cabang-cabang ilmu hukum akan memperkuat dan memperkaya RUU yang dibahas dalam acara tersebut. Sejalan dengan itu, Muchlas mendukung penuh betapa pentingnya pengembangan literasi bagi bangsa Indonesia, khususnya kepada generasi muda saat ini.

Sumber ilmu dan bahan literasi yang utama adalah melalui buku. ā€œMelalui buku, kita bisa membuka pemikiran untuk bisa mengeksplorasi hal-hal yang ada di muka bumi ini. Oleh sebab itu, sekarang ini sangat penting untuk menetapkan peraturan agar sistem perbukuan dapat membangun kecerdasan yang terus menerus bagi bangsa kita terutama literasi-literasi yang terkini dan dapat membekali generasi muda dalam memandang dunia ini,ā€ tambahnya.

Muchlas mengungkapkan, ā€œTantangan dalam sistem perbukuan ini sangat besar.ā€ Saat ini, Indonesia dihadapkan dengan disrupsi informasi. Di media dikenal dengan munculnya citizen journalism di mana jurnalis masyarakat berkembang secara bebas ditambah dengan post-truth, hal ini tentu mendisrupsi otak generasi muda. Faktanya, generasi muda saat ini lebih cenderung memercayai berita yang lebih banyak disukai atau yang lebih banyak diunggah ulang atau viral daripada kebenaran dari berita itu sendiri, sama halnya seperti buku.

Muchlas yang dalam beberapa waktu lalu sempat berdiskusi dengan IKAPI DIY menuturkan, ā€œSituasi disrupsi yang tentu jika tidak diberikan regulasinya maka tidak akan memberikan sinergi yang baik bagi semua stakeholders perbukuan.ā€

RUU Sistem Perbukuan akan sangat menarik, tidak hanya substansi dan perspektif ilmu hukum saja, melainkan harus memperhatikan juga tantangan-tantangan yang akan dihadapi dalam sistem perbukuan sekarang. Terutama terkait dengan distrupsi informasi dan teknologi yang makin bebas dan mudah diperoleh begitu juga buku.

ā€œPenerbitan buku saat ini merasa dirugikan karena dokumen buku dalam bentuk pdf atau file beredar luas di dunia maya, artinya bajakan. Kemudian para penulis yang ingin menerbitkan buku sendiri secara daring juga perlu adanya regulasi.ā€

Kerja sama antara UAD dan DPR RI dapat diimplementasikan sebaik-baiknya, terutama dalam penerapannya pada program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) seperti magang dan lain-lainnya. Selain itu, Muchlas menegaskan bahwa UAD siap untuk ikut serta berperan bersama dengan DPR RI dalam kaitannya mengawal RUU dari hulu ke hilir, mulai dari pembahasan rancangan hingga ke depannya dalam rangka sosialisasi undang-undang. ā€œTentu, melalui Catur Dharma Perguruan Tinggi, UAD bisa memberikan kontribusi yang lebih berarti bagi bangsa dan negara.ā€

UAD memberikan banyak kontribusi dan beberapa guru besar pun diwakafkan kepada negara bagi kemajuan bangsa dan negara. Termasuk di antaranya Fakultas Hukum UAD yang memberikan banyak sekali prestasi di tingkat nasional bahkan internasional.

Di akhir sambutannya, Muchlas membuka acara FGD sekaligus bersama dengan DPR RI yang diwakili oleh Kepala Pusat Perancangan Undang-Undang Badan Keahlian DPR RI melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman. (roy)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rektor-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dr.-Muchlas-M.T.-pada-acara-MoU-dan-FGD-antara-BK-DPR-RI-dengan-UAD-Foto-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1333 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-02 07:47:042023-06-02 07:56:16Muchlas: Peraturan Perbukuan untuk Membangun Kecerdasan
Page 313 of 750«‹311312313314315›»

TERKINI

  • Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis02/04/2026
  • Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor01/04/2026
  • Memaknai Lailatul Qadar melalui Al-Qur’an01/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top