• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Mempelajari Budaya hingga Filosofinya

02/06/2023/in Terkini /by Ard

Didik Nini Thowok, pemateri webinar nasional UKM seni tari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Massyifa Ajeng)

Ketika kita membicarakan bangsa Indonesia, maka tidak akan terlepas dari sebuah budaya Nusantara yang merupakan warisan leluhur dengan nilai-nilai yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, pada webinar nasional antropologi seni tari dan beauty class yang diadakan pada 14 Mei 2023 oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Tari Universitas Ahmad Dahlan (UAD), sang maestro seni tari Indonesia Didik Nini Thowok hadir sebagai pembicara. Ia mengulas dan menekankan pentingnya melestarikan budaya.

Didik Nini Thowok yang kerap disapa Eyang mengawali materinya dengan memaparkan bahwa setiap daerah memiki kesenian yang berbeda-beda. Ia juga menyarankan bahwa kita harus lebih banyak menggali, paling tidak kesenian-kesenian lokal dari mana kita berasal.

“Jika ingin belajar budaya, jangan hanya kulitnya saja, melainkan belajar hingga filosofinya, karena setiap budaya yang ada memiliki sejarah yang berbeda-beda. Contohnya di daerah Ternate ada kesenian bambu gila, di Maluku ada namanya pajage lariangi, dan masih banyak sekali bisa kita ulas, dan itu sangat menarik,” ungkap Eyang.

Kemudian ia juga mengatakan bahwa tarian itu bermacam-macam, ada tarian khusus hiburan, ada tarian tradisi kerakyatan, ada pula tarian yang digunakan untuk ritual upacara adat. Macam-macam tarian tersebut memiliki filosofi dan bentuk yang berbeda.

“Pada zaman sekarang, anak-anak yang menganggap tarian ritual itu untuk pemujaan setan, mereka berhipotesis karena tidak tahu filosofinya, mereka tidak tahu jenis dan fungsinya untuk apa, sehingga menimbulkan salah persepsi.”

Tidak hanya jenis dan bentuk tariannya, kostum yang dipakai pun memiliki filosofinya sendiri. Sebagai eksper di bidang tata rias, Eyang mengungkapkan bahwa ada tarian yang batiknya harus dengan motif yang sesuai, dengan warna yang tidak boleh diubah. Contohnya seperti tari bedoyo, kostum yang mereka pakai adalah kemben, maka tidak boleh asal mengubah dan mengobrak-abrik kostum tari tradisional

“Kalau kita tidak mau belajar yang benar maka akan menjadi generasi muda yang pekok permanen, marilah belajar agar dapat mengakulturasikan budaya dengan baik,” ungkap Eyang.

Ketika kita memahami lebih mendalam mengenai budaya Indonesia, akan banyak sekali kesempatan-kesempatan untuk memperkenalkan budaya ke seluruh penjuru dunia, seperti Eyang. Ia mengatakan sudah mengelilingi 5 benua untuk memperkenalkan budaya Indonesia, dan diundang untuk mempresentasikan tarian Indonesia ke 38 negara, dan beberapa universitas terkemuka seperti Winston University.

Pada penutup paparannya, Eyang menjawab pertanyaan salah satu peserta webinar tentang bagaimana menimbun stigma negatif masyarakat terhadap penari pria. Eyang menjelaskan bahwa dari dulu memang banyak sekali stigma negatif yang membayang-bayangi penari khususnya laki-laki. Namun, sebagai penari jangan selalu mendengarkan kritik orang, kita hanya perlu membuat pemahaman terhadap masyarakat bahwa menari bukan hanya miliki perempuan. (syf)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Didik-Nini-Thowok-pemateri-webinar-nasional-UKM-seni-tari-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Massyifa-Ajeng.jpg 693 1360 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-02 12:26:452023-06-02 12:26:45Mempelajari Budaya hingga Filosofinya
You might also like
Tingkatkan Kreativitas, KKN UAD Gelar Festival Anak Saleh
UAD Gelar Seminar Nasional: Statistik sebagai Pilar Kebijakan Publik Kota Yogyakarta
Webinar Strategi Mahasiswa Merancang Karier di Era Digitalisasi
KKN UAD 2025 Hadirkan Greenhouse Aktif, Bank Sampah, dan Lampu Energi Surya
Fakultas Hukum UAD Adakan Internal Moot Court Competition Piala Dekan ke-XII
KKN UAD Tangani Sampah dengan Metode Losida di Kelurahan Pakuncen

PRESTASI

  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026

FEATURE

  • Menjadi Orang Tua Dimulai Sebelum Anak Hadir26/10/2026
  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top