Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 2026

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 2026 (Foto. Istimewa)
Mahasiswa baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional. Najma Raihana Tan Maiza, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) angkatan 2026, sukses menyabet Juara III dalam ajang Kejuaraan Tingkat Nasional (Kejurnas) IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 2026 yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Siger Way Halim, Bandar Lampung, pada 26 hingga 27 September lalu.
Perjuangan Najma meraih medali di tingkat nasional tidak didapatkan secara instan. Ia mengungkapkan telah menekuni seni bela diri sejak SD hingga akhirnya memfokuskan diri pada cabang olahraga Hapkido saat berada di jenjang SMA atas dorongan orang tuanya. Najma mengaku bersyukur atas pencapaian yang berhasil dibawanya pulang.
“Rasanya lega karena setelah menempuh perjalanan jauh ke Lampung dan banyak berlatih, setidaknya saya sudah dipastikan pulang tidak dengan tangan kosong dengan meraih Juara III,” ungkapnya.
Perjalanan Najma menuju Kejurnas dipenuhi dengan komitmen latihan yang tinggi sejak masa sekolah.
“Saya belajar bela diri sejak kelas 3 SD dan setelah lulus dari SMP dengan melihat adanya potensi, saya direkomendasikan oleh orang tua untuk menekuni Hapkido. Setelah bergabung, saya merasa cocok. Kemudian berlatih dengan giat dengan dukungan orang-orang di sekitar serta dorongan dari pelatih, sehingga bisa mencapai kejuaraan nasional pada tahun ini,” katanya.
Sebagai mahasiswa baru yang dihadapkan dengan tumpukan tugas perkuliahan, waktu yang harus dibagi menjadi tantangan tersendiri bagi Najma. Namun, ia memiliki strategi khusus dalam mengatur jadwal antara akademik dan nonakademik.
“Cara membagi waktu adalah dengan menentukan prioritas dan meminimalisir kegiatan yang tidak begitu penting agar saya tetap fokus dan memiliki waktu untuk melaksanakan keduanya sekaligus,” jelas Najma.
Kendati demikian, tantangan fisik dan mental sempat menghampirinya selama masa persiapan hingga pertandingan berlangsung. Kunci keberhasilannya melintasi tekanan tersebut adalah kerja keras.
“Tantangan terberat saya saat persiapan yaitu berusaha untuk tidak menyerah di tengah jalan karena merasa lelah, terlebih saya masih mahasiswa baru yang memiliki banyak tugas dan kegiatan. Cara mengatasi tantangan tersebut adalah terus yakin kalau saya bisa melewati tantangan, terus memotivasi diri sendiri, dan percaya bahwa setelah semua yang dilakukan selama ini pasti membuahkan hasil,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, tantangannya selama pertandingan adalah rasa takut apabila tidak bisa maksimal dalam pertandingan mengingat kerja kerasnya selama ini. Caran mengatasi ketakutannya dengan fokus dan menyerahkan hasil kepada Allah Swt. Menurutnya, yang terpenting adalah melakukan dengan maksimal dan banyak berdoa.
Najma menjelaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh pihak universitas serta orang-orang terdekatnya.
“Peran kampus sangat membantu saya pada pencapaian ini. Saya berterima kasih kepada UAD karena telah memberikan kesempatan dan dukungan untuk berpartisipasi dalam kejuaraan nasional tahun ini. Dukungan keluarga dan teman-teman juga sangat berarti bagi saya, karena tanpa adanya dukungan dari mereka, saya belum tentu bisa kuat sampai pada tahap ini.”
Ke depan, atlet muda ini berkomitmen untuk terus mengasah kemampuannya baik di dalam arena pertandingan maupun di dalam ruang kuliah. Langkah selanjutnya yang akan Najma lakukan adalah terus mengembangkan prestasi di cabang olahraga Hapkido dan mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya. Targetnya di perkuliahan adalah tetap fokus belajar dan bisa menjadi mahasiswa yang berprestasi.
“Pesan saya untuk teman-teman mahasiswa adalah jangan ragu untuk mencoba hal baru dan tekuni apa yang sudah menjadi bakat kalian. Banyak hal bermanfaat yang bisa diraih dengan mengembangkan kemampuan. Untuk yang sedang menekuni, tetaplah konsisten mengembangkan kemampuan,” jelas Najma. (Anove)
