• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

PHBS: Hal Kecil yang Sering Dilupakan

07/03/2022/in Terkini /by Ard

Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan Webinar Diskusi Lingkungan (Foto: Catur)

“Lingkungan merupakan aspek yang sangat penting, jika kita bisa menjaga dan mengelolanya. Kamu saja bisa saya jaga, apalagi lingkungan.”

Program Studi (Prodi) Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan Webinar Diskusi Lingkungan dengan tema besar yang diambil yaitu “Melangkah Bersama, Mengatur Strategi dalam Menjaga dan Memelihara Lingkungan pada Masa Pandemi Covid-19”, Rabu 2 Maret 2022. Acara disiarkan secara langsung melalui Google Meet. Hadir sebagai pembicara Ahmad Faizal Rangkuti, S. K.M., M. Kes. yang merupakan salah satu dosen di Prodi Kesehatan Masyarakat UAD.

Tema yang diambil pada diskusi pagi itu adalah “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat”. Ahmad menyampaikan bahwa, “Tema yang saya ambil menyangkut pada aspek personal dan lingkungan. Jika kita ingin memperbaiki lingkungan, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah melakukan upaya perbaikan pada diri sendiri. Contoh kecilnya seperti melakukan kebiasaan-kebiasaan baik, mandi dengan rutin setelah melakukan aktivitas kampus yang padat, membuang sampah pada tempatnya, dan hal apa saja yang bisa dilakukan sebagai seorang individu serta masyarakat.”

PHBS merupakan kependekan dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Sedangkan pengertian PHBS adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan oleh seluruh lapisan masyarakat atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran sehingga mampu mencegah penyakit dan meningkatkan kesehatan. Harapannya peran aktif ini dapat mewujudkan lingkungan yang sehat.

“Cuci tangan pakai sabun karena banyak aktivitas yang menggunakan tangan. Tangan manusia menempel banyak kuman penyakit. Sebab virus tidak bisa dilihat secara langsung dengan mata maka cuci tangan pakai sabun secara teratur selama 20 detik dan menggunakan masker merupakan langkah utama untuk mencegah virus corona. Gunakanlah masker yang standar dan baik, jangan lupa menggosok gigi atau kegiatan membersihkan rongga mulut yang bertujuan untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang menempel di rongga mulut,” papar Ahmad saat menjelaskan hal-hal yang termasuk dalam PHBS.

Lebih lanjut ia memaparkan, “Konsumsi makanan sehat dan bergizi bermanfaat agar terhindar dari berbagai penyakit kronis. Islam memerintahkan umatnya untuk mengonsumsi makanan yang halal dan baik. Kita bisa melakukannya dengan membiasakan makan tiga kali sehari (pagi, siang, dan malam). Jangan lupa juga lakukan aktivitas fisik, maksudnya tidak harus selalu berupa olahraga tetapi segala macam aktivitas seperti bermain juga termasuk melakukan aktivitas fisik. Contoh lainnya seperti mengepel lantai, jalan kaki, membuang sampah, dan lain sebagainya. Selain itu jaga kebersihan jamban. Terakhir, buanglah sampah pada tempatnya dan lebih dianjurkan memisahkan sampah organik serta anorganik.”

Waktu yang bisa dilakukan untuk cuci tangan pakai sabun yaitu sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan toilet, setelah bermain atau memegang hewan, setelah membuang sampah, sebelum masuk rumah, dan setelah batuk atau bersin, begitu tambah Ahmad.

Di akhir ia menyampaikan, datangnya penyakit disebabkan oleh berbagai macam faktor. Virus tidak mengenal usia dan jabatan. Mari, menjaga kebersihan lingkungan dimulai dari diri sendiri dengan melakukan kebiasaan-kebiasaan baik. Di antaranya membawa botol minum sendiri dan mengurangi jajan di luar yang banyak menghasilkan sampah. Gerakan seperti ini yang perlu kita lakukan. Di masa pandemi penting sekali secara bersama-sama kita memperhatikan aspek kebersihan pribadi dan kebersihan lingkungan. (ctr)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-Studi-Prodi-Pendidikan-Fisika-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-mengadakan-Webinar-Diskusi-Lingkungan-Foto-Catur.jpg 643 1357 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-07 10:18:212022-03-07 10:18:21PHBS: Hal Kecil yang Sering Dilupakan

Pembekalan Penulisan Esai dan Wawancara IISMA 2022

07/03/2022/in Terkini /by Ard

Pembekalan penulisan esai dan wawancara IISMA 2022 oleh OIA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Farida)

Dalam rangka mempersiapkan Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2022 yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, dan Kebudayaan (Kemendikbud) Office of International Affair (OIA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan talk series dan sosialisasi dengan tajuk “Pembekalan Penulisan Esai dan Wawancara IISMA 2022”. Acara ini digelar secara daring melalui platform Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube OIA UAD pada Selasa, 1 Maret 2022. Hadir sebagai pemateri adalah Anggito Setiawan Ardiansyah yakni peraih IISMA 2021 di University of Edinburgh Scotland.

Ida Puspita, M.A.Res. selaku Kepala OIA UAD menyampaikan, setiap program studi mampu mengirimkan kandidat yang akan melamar di IISMA 2022. Dalam program IISMA ini tidak bisa lepas dari peran Kepala Program Studi (Kaprodi) karena ada banyak hal yang menyangkut di dalamnya mulai dari persiapan pendaftaran, esai, wawancara hingga pemilihan mata kuliah yang wajib dikonfirmasi dengan Kaprodi.

“Tahapan seleksi IISMA yaitu dimulai dengan tahap seleksi berkas, pada tahap ini terdiri atas English Proficiency Test, Personal Statement Essay, Surat Rekomendasi Kampus, dan Transkrip Akademik (minimal 3.0). Jika semua sudah lengkap, nantinya akan diminta seleksi wawancara. Wawancara biasanya dilakukan selama lima belas menit menggunakan bahasa Inggris dan menggali lebih jauh sisi personal dan UAD, juga membicarakan konten esai,” papar Anggito.

Lebih lanjut, Anggito juga menyampaikan tips penulisan esai yaitu sederhana tetapi berdampak besar. Di antaranya tentukan topik sesuai dengan minat di universitas atau negara tujuan, menyusun kalimat pendukung yang relevan dengan topik, pastikan tidak ada poin berulang di esai, proofreading, review ulang esai sampai yakin sudah layak di-submit, dan hindari last-minute application.

Di akhir sesi tanya jawab, Anggito memberikan informasi, untuk menghindari gugup pada sesi wawancara biasakan berlatih wawancara dengan peserta lain yang berasal dari UAD maupun universitas lain. Selain itu pada penulisan esai, Anggito membagi menjadi tiga paragraf. Paragraf pertama berisi pembukaan dan ketertarikan memilih mata kuliah atau program studi yang dipilih, paragraf kedua berisi alasan memilih program IISMA dan prestasi, serta paragraf terakhir berisi kontribusi yang akan diberikan setelah mengikuti program IISMA. (frd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sesi-tanya-jawab-acara-pembekalan-penulisan-esai-dan-wawancara-IISMA-2022.-foto-farida.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-07 09:52:062022-03-07 09:52:06Pembekalan Penulisan Esai dan Wawancara IISMA 2022

HMPS Sastra Indonesia UAD Jalin Silaturahmi bersama KMSI UNY

07/03/2022/in Terkini /by Ard

Agenda Studi banding HMPrisai Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan KMSI UNY (Foto: Istimewa)

Upaya peningkatan kinerja dan hubungan antarhimpunan mahasiswa sangatlah penting untuk dilakukan. Tujuannya tercipta inovasi dan kreasi dalam pengelolaan sebuah himpunan maupun dalam berorganisasi.

Hal inilah yang menjadi alasan dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia (HMPrisai) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Divisi Jaringan Kerja (Jaker) melakukan studi banding pada Senin, 28 Februari 2022 dengan Keluarga Besar Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta (KMSI FBS UNY) secara luring di Republik Cafe, Sorowajan.

Studi banding tersebut dihadiri lima belas pengurus KMSI. Kegiatan diawali dengan sambutan ketua dari kedua pihak, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan tentang struktur organisasi, program kerja, sekaligus perkenalan diri dari masing-masing organisasi. Setelah saling memaparkan, dilanjut sesi tanya jawab.

Septya Martyaningsih selaku penyelenggara dari anggota Divisi Jaker menyampaikan bahwa tujuan diadakannya studi banding ini adalah untuk menjalin silaturahmi antara HMPrisai dengan KMSI yang sama-sama menekuni bidang sastra. Selain itu untuk menambah wawasan, ide, dan inovasi baru yang nantinya menjadi rekomendasi kepengurusan selanjutnya.

“Program kerja studi banding ini dilakukan untuk menambah wawasan terkait kepengurusan dari KMSI, agar nantinya HMPrisi dapat menjalankan organisasi menjadi lebih baik, dan terpenting meningkatkan hubungan antara HMPrisai dengan KMSI. Sehingga, ke depannya dapat saling berkolaborasi dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan baik formal maupun nonformal,” jelas Septya.

Senada dengan itu, Zain Fauzan Naufal selaku Kepala Suku KMSI mengucapkan terima kasih kepada teman-teman dari HMPrisai yang telah berkenan melakukan studi banding dengan KMSI. “Semoga setelah agenda ini, kita bisa saling berkolaborasi, berbagi ilmu, dan pengalaman. Dan semoga juga sharing antara kita bermanfaat untuk masing-masing himpunan,” ujarnya di penghujung acara.

Agenda tersebut diakhiri dengan persembahan tiga musikalisasi puisi dari KMSI, penyerahan cendera mata, dan foto bersama. (hmd)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Agenda-Studi-banding-HMPrisai-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dengan-KMSI-UNY-Foto-Istimewa-scaled.jpg 1440 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-07 08:45:082022-03-07 08:45:08HMPS Sastra Indonesia UAD Jalin Silaturahmi bersama KMSI UNY

Sosialisasi Sentra Hak Kekayaan Intelektual UAD

07/03/2022/in Terkini /by Ard

Dra. Sudarmini, M.Pd, selaku narasumber menjelaskan pelayanan Sentra KI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Annisa)

Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkolaborasi dengan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) UAD mengadakan sosialisasi HKI pada Sabtu, 26 Februari 2022. Dengan narasumber Dra. Sudarmini, M.Pd. selaku kepala sentra HKI UAD, kegiatan dilaksanakan secara daring melalui ruang virtual Zoom Meeting dan melalui streaming YouTube PBSI FKIP UAD-Official.

Perlu diketahui, Sentra Kekayaan Intelektual Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UAD memiliki layanan berupa pengajuan permohonan KI, konsultasi KI, serta penyedia data KI sivitas akademika (dosen serta mahasiswa) UAD. Hal tersebut setara dengan BRI, BPI, Bidang KKN, dan PKM.

“Semua produk yang dapat dirasakan manfaatnya bagi kehidupan kita adalah kekayaan intelektualitas. Hasil suatu produk atau proses yang berguna bagi manusia,” ungkap Sudarmini.

Hak cipta secara deklaratif berkewajiban untuk mempublikasikan karya ciptaan, dengan rentang waktu karya yang tidak begitu lama maksimal dua sampai tiga tahun lalu. Berbeda dengan paten, desain industri, dan merek secara konstitutif, yang tidak boleh dipublikasikan sebelum didaftarkan.

Kekayaan intelektual memiliki perlindungan berbasis hukum agar terproteksi dan sah dicatatkan oleh negara. Terdapatnya payung hukum yang melindungi kekayaan intelektual, yaitu dapat menghindari plagiasi dan penyalahgunaan oleh pihak lain. Mendaftarkan di sentra UAD akan memudahkan untuk akreditasi dan beberapa potongan biaya dari harga yang telah ditetapkan oleh DJKI.

“Buka laman https://hki.uad.ac.id/pencatatan-hc/ kemudian sesuaikan dengan objek perlindungan hak cipta yang akan dibuat,” jelas Sudarmini memaparkan cara mendaftarkan hak cipta.

Ia melanjutkan, terdapat jenis lainnya yaitu invensi berupa ide, yaitu sebuah gagasan teknologi yang dapat memudahkan kehidupan manusia. Ide ini termasuk dalam penciptaan sesuatu yang belum pernah ada dan mampu memecahkan permasalahan. Sedangkan paten diberikan pada penemu invensi atas hasilnya di bidang teknologi dan akan dilindungi selama dua puluh tahun.

“Desain industri dapat didaftarkan hak cipta dengan tiga jenis, yaitu desain keseluruhan atau utuh memiliki beberapa komponen yang dapat dibongkar pasang, desain sebagian atau parsial dengan sebagian produk yang diajukan permohonan, dan desain seperangkat. Objek perlindungan desain industri meliputi komposisi warna, komposisi garis, bentuk, dan konfigurasi,” kata Sudarmini.

Berkas admnistrasi yang harus dipenuhi untuk melakukan pencatatan hak cipta berupa KTP seluruh pencipta, formulir pencatatan hak cipta, surat pengalihan, surat pernyataan, serta lampiran karya cipta. Sering terjadi kesalahan pemohon berupa tidak singkronnya objek serta subjenis dengan jenis hak cipta yang akan diajukan. Oleh karena itu, sebelum memprosesnya harus diperhatikan dengan benar. (anh)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dra.-Sudarmini-M.Pd-selaku-narasumber-menjelaskan-pelayanan-Sentra-KI-UAD-Foto-Annisa.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-07 08:06:432022-03-07 08:17:55Sosialisasi Sentra Hak Kekayaan Intelektual UAD

Resepsi Milad FAST UAD ke-28

07/03/2022/in Terkini /by Ard

Proses pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Dekan FAST Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Imam Azhari, S.Si., M.Cs. (Foto Eka Marcella)

Puncak acara Milad Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam “Resepsi Milad FAST 28” digelar di Ampitheater Kampus IV UAD, dan disiarkan secara langsung melalui akun YouTube resmi UAD dan platform Zoom Meeting, pada Sabtu, 26 Februari 2022.

Dalam kesempatan yang berbahagia itu, Dekan FAST Imam Azhari, S.Si., M.Cs. menyampaikan bahwa di peringatan yang ke-28 tahun ini merupakan momentum untuk bergerak bersama-sama dengan cepat mengikuti perkembangan zaman.

Dekan juga memaparkan sejarah FAST dari yang awalnya bernama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) hingga menjadi FAST sampai tercipta suatu kesimpulan bahwa, “Nama FAST sebenarnya bukanlah perubahan tetapi lebih tepat kepada pengembangan bidang-bidang MIPA menjadi satu karya teknologi yang dapat diimplementasikan untuk menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Harapannya kita memiliki kontribusi nyata dalam pengembangan daya saing internasional.”

Selain dihadiri oleh sivitas akademika di lingkungan FAST UAD, ada pula para Dekan FAST terdahulu yaitu Dr. Moh. Toifur, M.Si., Drs. Basuki A.R., M.Si., Drs. Aris Thobirin, M.Si., dan Drs. Hadi Sasongko, M.Si. yang menyampaikan pengalaman menarik selama menjadi dekan FAST sekaligus memberikan saran untuk pengembangan FAST.

Acara kemudian dilanjut dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Dekan FAST dengan didampingi para dekan terdahulu.

Selain peringatan milad, ada pula FAST Award bagi para dosen, staf, laboran, dan mahasiswa FAST yang berprestasi yang dibacakan secara langsung oleh Joko Purwadi, S.Si., M.Sc. selaku Kaprodi Matematika FAST UAD. (eka)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Proses-pemotongan-tumpeng-secara-simbolis-oleh-Dekan-FAST-UAD-Imam-Azhari-S.Si_.-M.Cs_.-Foto-Eka-Marcella.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-07 07:49:582022-03-07 07:49:58Resepsi Milad FAST UAD ke-28

KKN UAD Bantu Kembangkan Pendidikan Usia Dini di Bantul

05/03/2022/in Terkini /by Ard

KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) unit VIII.B2 bersama anak-anak PAUD di Dukuh Sono, Bantul (Foto: Istimewa)

Pendidikan merupakan hal penting pada proses pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan untuk mengembangkan potensi diri seseorang. Dengan adanya pendidikan maka seseorang dapat memiliki kecerdasan, akhlak mulia, kepribadian, kekuatan spiritual, dan keterampilan yang bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat.

Berdasarkan hal tersebut, maka pendidikan anak mulai sejak usia dini sangat penting bagi tumbuh kembang anak dalam membentuk karakter, mengasah pola pikir, dan melatih anak untuk mandiri, terbiasa bersosialisasi, serta menambah pengetahuan anak. Dengan demikian masa depan anak terlebih di era yang serba digital seperti saat ini akan lebih menjanjikan. Pendidikan anak sejak dini juga sangat disarankan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 1990 tentang Pendidikan Usia Dini, dan Kelompok Bermain adalah salah satu bentuk usaha kesejahteraan anak dengan mengutamakan kegiatan bermain, yang juga menyelenggarakan pendidikan usia dini bagi anak usia tiga tahun sampai memasuki pendidikan dasar.

Dengan adanya kenyataan itu, tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit VIII.B2 yang bertugas di Dusun Sono, Desa Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul turut serta dalam proses pendampingan, pengembangan, dan pembelajaran kelompok belajar usia anak dini dengan berbekal ilmu yang telah diperoleh selama di bangku kuliah.

Abdul Hafizh Ramadhan Arhabhma selaku ketua unit menyampaikan bahwa melihat masyarakat di Dusun Sono sudah mulai mengadakan pendidikan formal bagi anak usia dini. Tentunya hal ini sangat baik dan menunjukkan bahwa masyarakat peduli dengan pendidikan dan generasi penerus bangsa.

“Melihat masyarakat peduli dengan pendidikan anak usia dini, dari tim KKN kami turut serta dalam mendampingi dan mengajar anak-anak tersebut. Kami berusaha membuat proses kegiatan pembelajaran yang edukatif, kreatif, dan ceria. Pendampingan pembelajaran ini rutin diadakan setiap tiga kali dalam seminggu, yaitu setiap Selasa, Rabu, dan Jumat,” jelasnya pada Minggu, 27 Februari 2022.

Ia juga menuturkan bahwa kegiatan pembelajaran yang dilakukan tim KKN sangat beragam, seperti menghafal doa-doa, menyanyi, mewarnai, mengenalkan angka-angka, mengenalkan nama serta tugas nabi, mengenalkan warna, bermain, dan masih banyak lagi.

Menurut Hafizh, sapaan akrabnya, kegiatan ini adakan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak usia dini di Dusun Sono dan membuat anak-anak tidak bosan selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Pendampingan belajar anak usia dini ini diharapkan dapat diterima baik dan bermanfaat bagi anak-anak dan orang tua.

“Dengan adanya pendidikan anak usia dini ini, diharapkan akan terciptanya kualitas anak Indonesia yang tumbuh dan berkembang dengan baik dan dapat memiliki kesiapan yang optimal pada jenjang pendidikan selanjutnya,” ujar Hafizh.

Lebih lanjut, Sarjuki selaku Kepala Dusun Sono menyampaikan bahwa pendidikan usia dini ini sangat penting karena akan melatih kreativitas dan motorik anak, dan ia berterima kasih dengan adanya mahasiswa KKN UAD sangat membantu proses pembelajaran itu.

Selain berfokus pada pendidikan anak usia dini, tim KKN yang berjumlah sembilan mahasiswa tersebut dengan didampingi Mahrus Lutfi Adi Kurniawan, S.E., M.E. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) juga mengadakan kegiatan bersama masyarakat, baik dalam bidang keilmuan, keagamaan, serta seni dan olahraga.

“Selama pengabdian, kami melakukan pendampingan TPA, tadarus Al-Qur’an, senam bersama ibu-ibu, sosialisasi pilah sampah dari rumah, pengenalan ekonomi kreatif kepada pemuda, cek kesehatan mata bagi warga lanjut usia (lansia), pendampingan posyandu, futsal bersama pemuda, mengadakan lomba Festival Anak Saleh, melaksanakan bersih sampah di pantai Parangtritis, serta menambah buku bacaan di pojok baca,” tutup Hafizh. (guf/Firsta Meyna Larasati)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-unit-VIII.B2-bersama-anak-anak-PAUD-di-Dukuh-Sono-Bantul-scaled.jpg 1920 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-05 12:34:292022-03-05 12:34:29KKN UAD Bantu Kembangkan Pendidikan Usia Dini di Bantul

Mahasiswa KKN UAD Masifkan Gerakan Literasi Sejak Dini

05/03/2022/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Reguler 89 I.C.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama anak-anak di TPQ At-Tien (Foto: Tsabita)

Dilansir dari survei yang dilakukan oleh Program for International Student Assessment (PISA) yang dirilis Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) pada tahun 2019, Indonesia menjadi salah satu negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah yaitu ranking ke-62 dari 70 negara. Indikasi yang paling umum ditemui adalah minimnya minat baca masyarakat Indonesia. Hal ini berimbas pada kedalaman pengetahuan terhadap suatu subjek ilmu pengetahuan menjadi kurang maksimal.

Menyiasati hal tersebut, mahasiswa yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 89 Unit I.C.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menginisiasi kegiatan “One Day One Book” sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan literasi dan minat baca pada anak-anak. Kegiatan ini menyasar mereka yang berada pada usia sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Desa Rowosari, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Tsabita Aulia Rahmah, salah satu mahasiswa KKN UAD, menyebutkan bahwa kebanyakan anak-anak memiliki minat baca yang rendah karena kurangnya fasilitas buku bacaan yang tersedia, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. “Melihat hal itu, kami berinisiatif untuk membangunkan mini library yang berlokasi di TPQ At-Tien, jadi anak-anak bisa sekalian membaca buku,” tuturnya.

Dengan adanya mini library dan One Day One Book ini harapannya anak-anak bisa lebih gemar membaca. Bukan tanpa alasan, seiring dengan perkembangan digitalisasi yang semakin pesat, banyak dari mereka yang lebih gemar memegang gawai daripada buku. Banyak yang lebih memilih bermain gim daripada membaca dongeng si kancil. Jika hal ini terus terjadi tentu akan membawa dampak yang signifikan bagi masa depan mereka.

Sejak dimulai pada 26 Februari 2022, One Day One Book telah berjalan lancar dan menarik animo anak-anak untuk membaca. Dengan buku bacaan yang beragam dan selingan kegiatan yang dikemas sedemikian rupa membuat mereka jadi lebih antusias setiap harinya. Terakhir, One Day One Book adalah sebuah upaya untuk merawat peradaban melalui literasi. Sebuah penyeimbang atas masifnya digitalisasi teknologi yang harus diiringi juga dengan masifnya gerakan literasi. (tsa)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Reguler-89-I.C.3-UAD-bersama-anak-anak-di-TPQ-At-Tien-Foto-Tsabita-3-scaled.jpg 1440 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-05 11:46:172022-03-05 11:46:17Mahasiswa KKN UAD Masifkan Gerakan Literasi Sejak Dini

Budaya Berprestasi Mahasiswa PBSI UAD

05/03/2022/in Terkini /by Ard

Irfan Nurudin, M.S.I (kanan) pemateri Kajian Agama pada Penutupan Milad PBSI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Program Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menutup serangkaian acara Milad ke-40 dengan pengajian pada Minggu, 20 Februari 2022. Mengusung tema kebudayaan dengan tata ruang bernuansa batik, acara dilangsungkan secara luring di  Islamic Center lantai 1 dan melalui streaming YouTube PBSI FKIP UAD-Official.

“Dalam kegiatan pengajian ini, kami tujukan sebagai wujud syukur kepada Allah Swt. Harapannya PBSI masih bisa eksis sampai kapan pun dan di mana pun berada. Alumni pun juga demikian, semoga bisa sukses di mana pun berada,” ucap Roni Sulistiyono selaku Kepala Program Studi PBSI saat memberi sambutan.

Acara kajian agama tersebut dipandu Syafira Anna Dzirin dan diisi oleh pemateri Irfan Nurudin, M.S.I. selaku dosen dari Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD. Kajian mengangkat tema “Transformasi Budaya dalam Membangun Mahasiswa Beragama”. Ia memiliki tiga pendekatan, pertama bayani yakni meletakkan benar dan salah di Al-Qur’an dan hadis. Kedua burhani yaitu meletakkan benar dan salah di akal dan pikiran. Ketiga yaitu ruhaniyah. Di sela kajian, terdapat tanya jawab dari peserta yang hadir.

“Rasa malas bisa hilang tergantung lingkup pertemanan. Pentingnya komunitas dan teman dapat dijadikan sebagai pengingat kita jika salah. Seperti ungkapan paksanen awakmu senajan atimu ora gelem, paksa diri walaupun hati tidak mau,” ungkap Irfan Nurudin.

Sementara itu, Muh. Rayhan Maulana selaku ketua milad menjelaskan, alasan mengambil konsep kebudayaan pada penutupan ini karena UAD berada di Yogyakarta, sehingga konsep dari tata panggung dan kostum panitia masih mengandung unsur budaya Jawa yaitu batik.

Ia menjabarkan, rangkaian Milad ke-40 PBSI UAD telah menyelenggarakan beberapa perlombaan dalam lingkup program studi. Harapannya, di umur PBSI sekarang yang sudah masuk pada usia dewasa, mahasiswa-mahasiswi maupun dosen dapat memberikan prestasi yang lebih banyak lagi, tidak hanya di akademik tetapi di nonakademik juga.

Acara kajian tersebut dilanjutkan dengan penampilan musikalisasi puisi dari Teater Jaringan Anak Bahasa (JAB) dan ditutup dengan pengumuman pemenang lomba yang telah diselenggarakan. (anh)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Irfan-Nurudin-M.S.I-pemateri-Kajian-Agama-menjelaskan-pentingnya-semangat-berprestasi-pada-Penutupan-Milad-PBSI-Foto-Panitia-HMPS-PBSI.jpeg 960 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-05 10:02:232022-03-05 10:02:23Budaya Berprestasi Mahasiswa PBSI UAD

Pupuk dari Limbah dan Kartu Edukasi Belajar Anak, Dua Karya Inovasi Kreatif Ciptaan Mahasiswa UAD

05/03/2022/in Terkini /by Ard

Muthafizhah Dzikriyatul Fajri Mahasiswa Prodi Fisika UAD (Atas) dan Trisna Avi Listyaningrum Mahasiswa Prodi Pendidikan Fisika UAD (Bawah) (Foto: Didi)

Berstatus sebagai mahasiswa sudah selayaknya menciptakan suatu karya inovasi kreatif, dan dari karyanya tersebut bisa memberikan dampak baik bagi masyarakat maupun bangsa. Merujuk pada hal tersebut, dua mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) membuat pupuk dari hasil limbah produksi udang dan kartu edukasi belajar bagi anak usia belia.

Melalui program talkshow mahasiswa UAD, Kita Talk, yang tayang di kanal YouTube Televisi UAD pada Kamis, 24 Februari 2022, Trisna Avi Listyaningrum dan Muthafizhah Dzikriyatul Fajri menceritakan alasan terkait karya inovasi kreatif yang mereka ciptakan.

“Pesisir pantai di Indonesia umumnya terdapat tambak udang, dan dari pengelolaan tambak udang ini selalu menghasilkan limbah yang berdampak pada pencemaran lingkungan. Berdasarkan hal itu saya dan tim berinisiatif agar limbah ini tidak lagi merugikan, tetapi dapat memberikan manfaat. Dengan sebuah riset dan berbagai proses yang kami lakukan, terciptalah pupuk dari hasil limbah tersebut yang kami beri nama Kosiwa,” ungkap Trisna, mahasiswi Program Studi (Prodi) Pendidikan Fisika UAD, saat menceritakan alasan utama menciptakan pupuk hasil limbah produksi udang.

Sementara itu, Muthafizhah, mahasiswi Prodi Fisika UAD, menceritakan alasan utama terciptanya kartu edukasi belajar bagi anak usia belia. “Dari diskusi saya bersama tim dengan topik bahasan menurunnya minat masyarakat terhadap pendidikan di Indonesia, kami melakukan survei kepada anak-anak di usia 9 sampai 12 tahun. Dari hasil survei tersebut, ditemukan fakta bahwa mereka bosan dengan salah satu pelajaran di sekolah, yaitu sains. Dengan kartu edukasi tentang sains yang kami ciptakan ini, diharapkan bisa membuat mereka lebih tertarik untuk belajar sains melalui metode yang menyenangkan.”

Terkait kartu edukasi belajar bagi anak usia belia, Muthafizhah mengatakan bahwa ia bersama timnya telah menciptakan aplikasi belajar guna melengkapi fungsi dari kartu edukasi tersebut, yang saat ini masih dalam proses pengembangan agar lebih baik lagi.

Dengan dua karya inovasi kreatif tersebut, Trisna dan Muthafizhah berhasil meraih medali emas dan silver pada Ajang ASEAN Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair (AISEEF) tahun 2021 lalu. (didi)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Muthafizhah-Dzikriyatul-Fajri-Prodi-Fisika-UAD-yang-menciptakan-kartu-edukasi-belajar-anak-Atas.-Trisna-Avi-Listyaningrum-Prodi-Pendidikan-Fisika-UAD-yang-menciptakan-pupuk-hasil-limbah-udang-Bawah.-Sumber-.jpg 1600 1600 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-05 08:50:042022-03-05 08:14:56Pupuk dari Limbah dan Kartu Edukasi Belajar Anak, Dua Karya Inovasi Kreatif Ciptaan Mahasiswa UAD

Spirit Isra Mikraj dalam Bingkai Islam Berkemajuan

04/03/2022/in Terkini /by Ard

Kajian Keislaman oleh Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

“Jangan hanya sebatas menyebar pamfletnya tetapi tidak tahu makna yang sesungguhnya. Banyak perbedaan pendapat dari pengertian Isra dan Mikraj. Kisah ini mungkin sudah sering kita dengar saat hari perayaan itu tiba. Banyak sekali pelajaran atau ibrah yang dapat diambil dari kejadian yang berlangsung satu malam ini.”

Begitulah yang disampaikan Hasbi Assidiqi, S.Ag. saat menjadi pembicara dalam kajian keislaman yang diselenggarakan oleh bidang Tabligh dan Kajian Keislaman Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Tayang pada Senin, 28 Februari 2022, kajian yang bertema “Spirit Isra Mikraj dalam Bingkai Islam Berkemajuan” itu dipandu oleh Naufal Abdul Aziz selaku ketua bidang TKK IMM FAI UAD. Acara disiarkan secara langsung di platform Google Meet. Pembicara yang hadir merupakan demisioner KORKOM IMM UAD. Peserta yang mengikuti kajian ini adalah kader IMM FAI UAD yang bersifat wajib, dan terbuka untuk masyarakat maupun mahasiswa umum.

Jika merujuk pada Q.S. Al-Isra ayat 1 dan Q.S. An-Najm ayat 13–18, kata Hasbi, terdapat tiga kunci yang ada pada peristiwa Isra Mikraj yaitu asra’, ‘abdi, dan layl. Asra’ adalah memperjalankan, memindahkan materi dari satu tempat ke tempat lain. Tempat menyatakan satu titik dalam ruang sehingga asra’ terkait dengan ruang beserta atributnya. ‘Abdi menunjuk pada hamba pilihan-Nya yakni Rasulullah yang meliputi jiwa, raga, jasmani, dan rohani. Layl mewakili waktu.

“Banyak sekali pelajaran atau ibrah yang dapat diambil dari kejadian yang berlangsung satu malam ini antara lain, meningkatkan rasa keimanan kepada Allah Swt. Dan kepada Rasullullah saw. Tidak boleh ada keraguan di dalamnya, bisa dipertanyakan iman kita jika meragukan hal yang sudah tertera di dalam Al-Qur’an. Sesuatu hal yang ada di dalam Al-Qur’an wajib kita imani. Selanjutnya, memohon pertolongan kepada Allah Swt. dalam setiap langkah kehidupan di dunia. Kita adalah orang yang lemah, kita harus sadar bahwa kita diciptakan hanya untuk menghadapi ujian. Kita sangat perlu pertolongan dari Allah Swt. Mulailah setiap kegiatan dengan doa agar kegiatan yang dilalui menjadi berkah, hal ini yang sudah mulai hilang dari kita. Segala langkah dan kegiatan yang kita lakukan hendaknya selalu memohon pertolongan kepada Allah Swt. Terakhir, meyakini bahwa di balik setiap ujian dan cobaan akan ada hikmah besar jika kita bersabar dan bertawakal kepada Allah Swt.,” ujar Hasbi.

Sedangkan aktualisasi Isra Mikraj dalam bingkai Islam berkemajuan yakni dengan menghadirkan jiwa (istihdhorul qalbi) dalam ibadah amaliah. Dalam Islam berkemajuan sering kita dengar ramal ilmiah ilmu amaliah, maka kejadian Isra Mikraj bukan hanya sebatas sebagai catatan sejarah atau hanya menjadikan perayaan momentum semata. Lebih dari itu, kualitas ibadah dan amaliah harus semakin bertambah.

Perbaiki hubungan dengan Allah dan manusia agar tidak merasakan kehampaan dan kesia-siaan dari amaliah, mewujudkan kesalehan sosial secara luas. Dalam surat Al-Maun menyatakan bahwa identitas seorang bukan hanya kesalehan individu tetapi bagaimana kesalehan individu bisa memberikan dampak pada kesalehan sosial secara luas.

“Sebaik-baik kita adalah yang mau belajar, mewujudkan spirit billahi fii sabililhaq fastabiqul khairat. Secara sederhana bisa diartikan meraih tekad meraih rida Allah dan menempuh jalan kebenaran maka kami akan bertaruh jiwa raga mendapatkan hasil terbaik dalam kebaikan. Seluruh amaliah setelah menghadirkan jiwa dan memberikan kebermanfaatan pada akhirnya semua harus kita tekadkan dan persaksikan kepada Allah Swt. yang ditempuh dengan dipenuhi spirit kebaikan terus-menerus,” tambahnya.

Terakhir, Hasbi menuturkan, “Mari kita berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan di sekitar kita, jangan sombong, tetap istikamah, dan jangan malas. Semoga pengajian hari ini bisa menjadi pemberat amal kebaikan di hadapan Allah Swt. Mari, dengan perayaan Isra Mikraj tahun ini jadikan momentum sebagai ajang untuk lebih mengenal lagi ajaran Rasulullah saw. dengan baik dan benar.” (ctr)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Hasbi-Assidiqi-S.Ag-sedang-memaparkan-materi.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-03-04 14:24:492022-03-04 14:24:49Spirit Isra Mikraj dalam Bingkai Islam Berkemajuan
Page 417 of 750«‹415416417418419›»

TERKINI

  • Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis02/04/2026
  • Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor01/04/2026
  • Memaknai Lailatul Qadar melalui Al-Qur’an01/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top