• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Belajar Langsung di Balik Layar: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Kunjungi TVRI Jogja

08/07/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi FSBK UAD Lakukan Kunjungan Media ke TVRI Jogja (Dok. Istimewa)

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mendapat pengalaman belajar langsung di dunia penyiaran lewat kegiatan Kunjungan Media ke TVRI Jogja pada Selasa, 1 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran mata kuliah Public Speaking yang dirancang tak hanya berbasis teori, tetapi juga praktik lapangan.

Para mahasiswa, didampingi dosen pengampu Eka Anisa Sari, S.I.Kom., M.I.Kom., serta tim dari TVRI, diajak menelusuri tiga studio utama: studio live, studio berita, dan studio talkshow. Selama kunjungan, mereka menyaksikan langsung proses produksi berbagai program siaran, mulai dari pengambilan gambar, penyusunan set, pengaturan lighting, hingga proses penyutradaraan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami bagaimana kerja tim di balik layar televisi publik, tetapi juga mendapat wawasan baru tentang tantangan dunia penyiaran di tengah transformasi digital. Selain menambah pengetahuan teknis, kunjungan ini mendorong mahasiswa untuk melihat bahwa dunia komunikasi bukan hanya soal berbicara, tetapi juga soal memahami konteks dan teknologi media.

Eka Anisa Sari menyebut bahwa dengan kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas, melainkan dapat melihat kondisi dan cara kerja penyiaran secara langsung di lapangan. “Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan ilmu baru dari para praktisi yang berada di TVRI serta memahami dinamisnya perubahan era digital yang mendorong transformasi digital di ranah penyiaran, terutama di TVRI,” imbuhnya.

Kunjungan ke TVRI ini diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi FSBK dalam menyiapkan diri menghadapi dunia kerja yang dinamis, khususnya di bidang penyiaran dan public speaking. Lebih dari sekadar pembelajaran lapangan, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Prodi Ilmu Komunikasi FSBK dalam menghadirkan proses belajar yang aplikatif, relevan dengan kebutuhan industri, dan selaras dengan perkembangan dunia media yang terus bergerak maju. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Prodi-Ilmu-Komunikasi-FSBK-UAD-Lakukan-Kunjungan-Media-ke-TVRI-Jogja-Dok.-Istimewa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-08 11:31:292025-07-08 11:31:29Belajar Langsung di Balik Layar: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Kunjungi TVRI Jogja

KKN Alternatif Koperasi UAD Dorong Keberlanjutan Koperasi dengan Regenerasi

08/07/2025/in Terkini /by Ard

KKN Alternatif Koperasi Periode 98 Unit 1.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Koperasi merupakan salah satu bentuk organisasi ekonomi yang penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memungkinkan anggotanya berperan aktif dalam pembangunan ekonomi melalui prinsip gotong royong serta demokrasi ekonomi. Di balik peran strategisnya, koperasi menghadapi tantangan yang cukup serius terkait regenerasi pengurus.

Pengurus koperasi yang sudah lanjut usia dan kurangnya minat generasi muda dalam mengelola koperasi merupakan fenomena yang tidak dapat diabaikan. Kurangnya pengetahuan dan ketertarikan generasi muda terhadap koperasi adalah faktor utamanya. Di era digital saat ini, generasi muda lebih tertarik pada pekerjaan yang dianggap lebih modern atau berbasis teknologi.

Digitalisasi adalah cara penting untuk menarik minat generasi muda terhadap koperasi. Teknologi informasi dapat membantu pengelolaan koperasi menjadi lebih jelas, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan anggota. Aplikasi digital untuk pelaporan keuangan, komunikasi antaranggota, dan pencatatan transaksi dapat memudahkan pengurus. Digitalisasi juga memungkinkan koperasi untuk memperluas jaringan usaha dan meningkatkan daya saing dalam ekonomi digital saat ini.

Peran pengurus lama sebagai mentor regenerasi kepemimpinan koperasi serta transfer pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai koperasi secara berkelanjutan sangatlah diperlukan. Diperlukan pula peran pemerintah melalui pemberian fasilitas pelatihan bagi calon pengurus muda dan peran lembaga pendidikan yang dapat memperkuat materi koperasi dalam kurikulum. Komunitas masyarakat juga dapat berperan dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk berpartisipasi.

Regenerasi pengurus koperasi merupakan kunci utama agar koperasi tetap relevan dan dapat bersaing di tengah dinamika perkembangan ekonomi modern. Pada masa mendatang, koperasi sangat bergantung pada kualitas dan semangat pengurus. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam kepengurusan koperasi. Melalui edukasi, digitalisasi, dan dukungan dari berbagai pihak, koperasi akan mampu melewati tantangan regenerasi dan terus berkontribusi positif untuk kemajuan masyarakat. (Jun)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/KKN-Alternatif-Koperasi-Periode-98-Unit-1.A.1-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-08 11:17:342025-07-08 11:17:34KKN Alternatif Koperasi UAD Dorong Keberlanjutan Koperasi dengan Regenerasi

BHP UAD Gelar Sosialisasi Feed Instagram Berstandar

08/07/2025/in Terkini /by Ard

Sosialisasi Panduan Media Sosial oleh BHP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Bertempat di Amfiteater Museum Muhammadiyah, Bidang Humas dan Protokol (BHP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Sosialisasi Panduan Publikasi Media Sosial Tahun 2025. Acara ini menghadirkan Ariadi Nugraha, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Bidang Humas dan Protokol UAD, sebagai narasumber utama.

Sosialisasi yang dilaksanakan pada Senin, 7 Juli 2025, ini dihadiri oleh seluruh pengelola media sosial UAD dengan fokus pembahasan mengenai aturan feed Instagram Unit Kerja, Bidang, Pusat Studi Tingkat Universitas, Fakultas, dan Program Studi yang berada di UAD. Juga dibahas pedoman penggunaan logo UAD yang benar dan pemberian informasi terkait perubahan logo “Kampus Merdeka” menjadi “Diktisaintek Berdampak”.

Ariadi mengimbau kepada para pengelola media sosial di UAD agar mencantumkan tagar wajib untuk setiap feed yang diunggah, yaitu: #weareuad, #universitasahmaddahlan, #uadjogja, #muhammadiyah, dan #islamberkemajuan. Juga diimbau pada setiap bidang dan pusat studi untuk memiliki tagar khas agar memudahkan monitoring dari universitas.

Sementara itu, Dr. Dody Hartanto, S.Pd., M.Pd., Kepala Kantor Universitas UAD dalam sambutannya menyampaikan harapan terkait perubahan logo Diktisaintek, “mari kita sambut perubahan-perubahan yang terjadi ini dengan gembira dan menceriakan karena pada akhirnya kebaikan dampak positif akan kembali kepada kita semua,” tutupnya. (Jun)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-Panduan-Sosial-Media-oleh-BHP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-08 11:00:232025-07-08 11:03:28BHP UAD Gelar Sosialisasi Feed Instagram Berstandar

Empat Dosen UAD Terima SK Guru Besar

08/07/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Serah Terima Kenaikan Jabatan Akademik Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menerima Surat Keputusan (SK) Kenaikan Jabatan Akademik Guru Besar. Acara penyerahan ini berlangsung pada Senin, 7 Juli 2025, bertempat di ruang Audio Visual Museum Muhammadiyah Kampus IV UAD.

Sebanyak empat dosen UAD resmi menyandang jabatan guru besar, yaitu Prof. Dr. Anom Wahyu Asmorojati, S.H., M.H. (Bidang Ilmu/Kepakaran Hukum Pemerintahan Daerah), Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes. (Bidang Ilmu/Kepakaran Pengelolaan Sampah dan Manajemen Lingkungan), Prof. Elli Nur Hayati, M.P.H., Ph.D., Psikolog. (Bidang Ilmu/Kepakaran Psikologi Komunitas Kelompok Rentan), dan Prof. Dr. apt. Nining Sugihartini, M.Si. (Bidang Ilmu/Kepakaran Teknologi Formulasi Sediaan Obat dan Kosmetika)

Dalam sambutannya mewakili guru besar lain penerima SK, Prof. Elli menyampaikan rasa syukur atas pengukuhan kepakarannya sebagai guru besar. Ia juga berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung pencapaian tersebut.

“Dengan lolosnya uji kompetensi, maka resmilah kepakaran kami masing-masing diakui. Kami menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, LLDikti Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., Ketua dan Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UAD, serta seluruh pihak yang telah memfasilitasi dan mendukung capaian guru besar ini,” ucapnya.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dengan penambahan ini, jumlah guru besar di UAD kini mencapai 56 orang. Ia menegaskan pentingnya menjaga semangat akademik, termasuk bagi dosen yang menjabat posisi struktural.

“Kenaikan jabatan akademik tidak boleh terhambat oleh jabatan struktural. Bahkan, hari ini telah dibuktikan bahwa para ibu yang menjabat struktural tetap mampu meraih jabatan guru besar. Ini menjadi motivasi bagi seluruh dosen UAD,” ujarnya.

Ketua BPH UAD, Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd., turut memberikan apresiasi kepada para dosen yang telah dikukuhkan. “Selamat kepada para srikandi UAD yang telah menerima SK Guru Besar. Bidang kepakarannya memang sangat dibutuhkan di masa kini,” ungkapnya.

Kepala LLDikti Wilayah V, Setyabudi Indartono juga memberikan selamat dan menegaskan bahwa menjadi guru besar bukanlah akhir dari perjalanan akademik. “Kepakaran yang dimiliki para guru besar ini sangat unik dan dibutuhkan di lapangan. Menjadi profesor bukanlah akhir, tetapi awal untuk kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat dan bangsa,” tuturnya.

Acara ini menjadi momentum penting dalam pengembangan sumber daya manusia di UAD dan menunjukkan komitmen universitas dalam mendukung peningkatan jenjang akademik dosen. (dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Serah-Terima-Kenaikan-Jabatan-Akademik-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-08 10:26:002025-07-12 10:09:40Empat Dosen UAD Terima SK Guru Besar

Edward Hikmawan, Anak Petani dari Sragen, Raih Beasiswa Kedokteran 1 Miliar di UAD

07/07/2025/in Terkini /by Ard

Edward Hikmawan, Peraih Beasiswa 1 Milyar Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Bagi Edward Hikmawan, kedokteran bukan sekadar profesi bergengsi. Baginya, menjadi dokter adalah jalan pengabdian untuk membantu sesama dengan ilmu dan empati. Terlahir dari keluarga petani di Tanjungsari, Bentak, Sidoharjo, Sragen, Jawa Tengah, putra pasangan Bapak Supriyanto dan Ibu Fitri Hidayati ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih mimpi besar.

Seleksi untuk beasiswa kedokteran UAD sendiri sangat ketat. Edward harus melalui serangkaian ujian akademik, psikotes, serta wawancara mendalam untuk mengukur kesiapan akademik, mental, dan spiritual. Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Ir. Sunardi, S.T., M.T., Ph.D., menjelaskan bahwa beasiswa kedokteran UAD membebaskan biaya kuliah hingga jenjang profesi dan memberikan uang saku bagi penerimanya. Selain beasiswa kedokteran, UAD juga menyediakan banyak pilihan beasiswa lain, mulai dari beasiswa akademik hingga nonakademik.

Tahun ini, minat calon mahasiswa pada Program Studi Kedokteran UAD mengalami peningkatan signifikan. Kepala Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD, Dr. Caraka Putra Bhakti, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa jumlah pendaftar Kedokteran UAD mencapai 894 orang, naik dari 640 pendaftar pada tahun sebelumnya.

“Peningkatan ini menunjukkan bahwa Kedokteran UAD semakin dipercaya masyarakat. Tidak hanya karena kualitas akademiknya yang unggul, tetapi juga karena pembentukan karakter dan semangat pengabdian yang selalu kami tekankan kepada mahasiswa,” ujarnya.

Edward resmi lolos Beasiswa Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan pembebasan biaya kuliah 100 persen. “Saya memilih kedokteran karena ingin memberi manfaat nyata, terutama bagi masyarakat yang kurang terlayani. Dengan latar belakang keluarga petani yang penuh perjuangan, saya ingin membalas dukungan mereka lewat profesi yang mulia ini,” tuturnya.

Meski hidup dalam kesederhanaan, Edward terus menekuni perjalanan intelektual dan spiritualnya, dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Pendidikan di SMA Trensains mengajarkannya berpikir kritis dan ilmiah berlandaskan nilai-nilai Islam. Di sana, ia dibiasakan untuk disiplin dan bertanggung jawab. Tak hanya itu, organisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) turut menempanya menjadi pribadi yang peka terhadap kebutuhan orang lain.

“Di IPM saya belajar memimpin dan bekerja dalam tim. Dari situ, saya memahami bahwa menjadi dokter bukan hanya soal ilmu medis, tapi juga kepemimpinan, empati, dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.

Tantangan terbesarnya adalah keterbatasan ekonomi keluarga. Namun hal itu justru menjadi sumber motivasi untuk belajar lebih giat. Prinsip hidupnya sederhana, “Man jadda wajada, siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil.” Ia percaya, usaha sungguh-sungguh meski dimulai dari tempat sederhana akan membuahkan hasil jika dilakukan dengan tulus dan pantang menyerah.

Sosok orang tua, Supriyanto dan Fitri Hidayati, menjadi sumber kekuatan terbesar Edward. Meski hanya bekerja sebagai petani, mereka selalu memberikan semangat dan doa di setiap langkah hidupnya. “Mereka tidak pernah membatasi mimpi saya, justru terus mendorong agar saya menempuh pendidikan setinggi mungkin. Dukungan itu membuat saya yakin bahwa saya tidak berjuang sendiri,” ungkap Edward.

Ke depan, Edward bercita-cita menjadi dokter yang kompeten dan berjiwa pengabdian. Ia ingin membuka akses kesehatan di daerah terpencil serta berkontribusi di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), seperti rumah sakit dan klinik. Baginya, menjadi dokter adalah jalan dakwah melalui tindakan nyata. Mengobati, melayani, dan menginspirasi.

“UAD tidak hanya unggul dalam akademik, tapi juga membentuk karakter Islami dan semangat pengabdian. Saya yakin di sinilah tempat terbaik untuk menempuh pendidikan kedokteran,” tambahnya.

Kepada generasi pelajar, Edward berpesan agar tidak pernah berhenti bermimpi meski berasal dari keluarga sederhana. “Terus belajar, berdoa, dan berjuang dengan sungguh-sungguh. Jangan takut gagal karena setiap proses pasti mendewasakan. Percayalah, Allah selalu bersama orang yang bersungguh-sungguh,” tandasnya.

Edward Hikmawan, anak petani dari Tanjungsari, Sragen, membuktikan bahwa mimpi besar akan menemukan jalannya jika diperjuangkan dengan tulus. Dengan semakin banyaknya peminat Kedokteran UAD dari tahun ke tahun, ia yakin akan lahir lebih banyak dokter muda yang siap mengabdi untuk negeri dan umat. (Mawar)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Edward-Hikmawan-Peraih-Beasiswa-1-Milyar-Kedokteran-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-07 17:38:122025-07-07 17:38:12Edward Hikmawan, Anak Petani dari Sragen, Raih Beasiswa Kedokteran 1 Miliar di UAD

Isu Lingkungan, Keadilan Gender, dan Peran Mahasiswa dalam Advokasi Ekologis

05/07/2025/in Terkini /by Ard

Foto Bersama Diskusi Isu Lingkungan BEM FAI Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. BEM FAI UAD)

Isu lingkungan bukan lagi sekadar soal teknis atau urusan ilmiah semata, tetapi juga persoalan keadilan dan keberpihakan, termasuk keadilan gender. Dalam konteks ini, mahasiswa dinilai memiliki peran penting untuk tidak sekadar menjadi pengamat, tetapi turut aktif dalam advokasi yang berpihak pada masyarakat dan alam.

Gagasan ini disorot dalam diskusi bertajuk “Menakar Ulang Arah Advokasi Lingkungan melalui Perspektif Keadilan Gender dan Kesadaran Kritis Mahasiswa” yang digelar pada Jumat, 4 Juli 2025, di depan Museum Muhammadiyah, Gedung Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Diskusi ini menjadi agenda perdana Departemen Sosial Masyarakat (Sosmas) UAD dalam menanggapi maraknya isu ekologis di berbagai daerah, termasuk kasus yang terjadi di wilayah Raja Ampat dan daerah yang terdampak isu lingkungan lainnya di Indonesia.

Dahlan Anwar, S.Pd., selaku demisioner Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UAD periode 2023/2024, menyampaikan bahwa mahasiswa harus memahami persoalan lingkungan hingga ke akar-akarnya. Ia menekankan pentingnya empati, kesadaran data, dan keberanian untuk terlibat langsung di lapangan. “Kita punya banyak andil untuk mengadvokasi. Mahasiswa yang diam berarti memperpanjang barisan penindasan,” ujarnya.

Sementara itu, Raisah Hani, S.Ag., demisioner Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agama Islam (FAI) periode 2021/2022, membahas isu lingkungan dari pendekatan ekofeminisme. Ia mengungkap bahwa perempuan kerap menjadi korban pertama dari kerusakan lingkungan, sekaligus pelindung pertama yang berupaya mempertahankan ruang hidupnya. “Perempuan punya relasi historis yang kuat dengan alam. Ketika lingkungan rusak, mereka yang pertama kali merasakannya,” jelas Raisah.

Diskusi ini menjadi ajakan terbuka bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kesadaran ekologis yang tidak hanya berbasis data, tetapi juga berakar pada rasa keadilan, empati, dan solidaritas, khususnya terhadap kelompok-kelompok yang paling terdampak. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-Bersama-Diskusi-Isu-Lingkungan-BEM-FAI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-BEM-FAI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-05 11:57:362025-07-05 11:57:36Isu Lingkungan, Keadilan Gender, dan Peran Mahasiswa dalam Advokasi Ekologis

Mahasiswa KKN UAD Ajak Warga Kasihan Bantul Tingkatkan Kesadaran Pemilahan Sampah

05/07/2025/in Terkini /by Ard

Sosialisasi Pemilahan Sampah oleh Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Habib)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit II.B.2 menyelenggarakan kegiatan edukasi pemilahan sampah sebagai kontribusi nyata terhadap kebersihan lingkungan dan pengurangan volume sampah rumah tangga. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 13 Juni 2025, dan diikuti oleh warga setempat, pengurus lingkungan, serta kader bank sampah.

Dalam sesi penyuluhan, para mahasiswa menyampaikan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah serta mengenalkan klasifikasi jenis sampah, yakni organik, anorganik, dan residu. Edukasi juga mencakup cara-cara pengelolaan sampah yang ramah lingkungan untuk mendukung gaya hidup berkelanjutan.

“Kami melihat bahwa edukasi lingkungan masih sangat dibutuhkan, terutama dalam hal pemilahan sampah. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli dan aktif menjaga lingkungannya,” ujar Putri Aulia Rachma, Koordinator Program Lingkungan KKN UAD Unit II.B.2.

Selain pemberian materi, warga diajak melakukan praktik langsung pemilahan sampah serta menerima brosur panduan sederhana. Untuk mendukung pembiasaan tersebut, mahasiswa turut menyediakan tempat sampah berlabel warna sesuai dengan jenisnya.

Salah satu peserta kegiatan, Ibu Sulastri, menyampaikan antusiasmenya. “Saya jadi tahu cara memilah sampah dengan benar. Ternyata bisa dimanfaatkan juga untuk kompos atau dijual ke bank sampah,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah mandiri. Edukasi ini sekaligus mendukung keberlangsungan program bank sampah dan kebijakan lingkungan berkelanjutan di wilayah Bantul. (Habib/Faiq)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-Pemilahan-Sampah-oleh-Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-05 11:32:172025-07-05 11:32:17Mahasiswa KKN UAD Ajak Warga Kasihan Bantul Tingkatkan Kesadaran Pemilahan Sampah

BEM FH UAD Adakan Pelatihan Public Speaking

05/07/2025/in Terkini /by Ard

Penyampaian Materi pada Pelatihan Public Speaking BEM FH Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Salsya)

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Public Speaking pada Minggu, 29 Juni 2025, di Ruang Kaca, Kampus IV UAD. Dr. Muhammad Najih Farihanto, S.I.Kom., M.A., turut hadir sebagai narasumber pada kegiatan tersebut.

Tema yang diusung pun sangat esensial, yakni “Suara Hukum, Suara Perubahan: Membangun Kepercayaan Diri melalui Public Speaking”. Tema tersebut diangkat karena banyak mahasiswa FH yang belum percaya diri dalam berbicara sehingga diperlukan sebuah pelatihan dan edukasi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Muhammad Faris Mutaqin Tanjung, selaku pengurus acara pelatihan tersebut, mengatakan, “Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah karena banyak mahasiswa FH yang belum mampu mengembangkan kalimat dan belum percaya diri dalam berbicara, baik saat perkuliahan maupun di luar perkuliahan, sehingga perlu diadakan pelatihan public speaking.”

Selain itu, materi yang disampaikan oleh Dr. Najih sangat relevan. Ia membahas mengenai cara menghadapi kecemasan dan percaya diri untuk berbicara di depan umum. Materi tersebut tentu sangat berguna bagi para hadirin dalam kehidupan sehari-hari sehingga mereka sangat antusias dalam mengikuti pelatihan tersebut.

Kegiatan ini diadakan dengan harapan agar mahasiswa FH mampu meningkatkan kemampuan dan rasa percaya diri saat berbicara di depan umum, menguasai teknik berbicara yang efektif, dan menyampaikan pesan dengan jelas kepada audiens sehingga dapat membuka peluang karier di dunia kerja yang gemilang. (Salsya)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyampaian-Materi-pada-Pelatihan-Public-Speaking-BEM-FH-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Salsya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-05 11:01:252025-07-05 11:01:45BEM FH UAD Adakan Pelatihan Public Speaking

Gagas UMKM Mandiri, KKN UAD Gelar Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring

05/07/2025/in Terkini /by Ard

Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring untuk Warga Kowen oleh KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Angkatan 97 Unit IV.A.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan pelatihan pembuatan sabun cuci piring bagi warga Dusun Kowen 1, Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Bantul. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan ibu rumah tangga sekaligus mendorong terbentuknya usaha rumahan.

Pelatihan dilaksanakan pada Minggu, 22 Juni 2025, di rumah Ketua RT 02 dan diikuti oleh anggota kelompok arisan serta ibu-ibu setempat. Proses pembuatan sabun berlangsung interaktif, mulai dari penjelasan bahan, pencampuran, hingga pengemasan produk.

“Kami merasa senang dan terbantu dengan adanya pelatihan ini. Selain menambah ilmu, ternyata bahannya mudah didapat dan cara membuatnya juga sederhana,” ungkap Yuli, salah satu peserta.

Muhammad Fauzan, selaku Ketua KKN, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. “Kami berharap pelatihan ini dapat memotivasi warga untuk memulai usaha mandiri sehingga menambah penghasilan keluarga dan mengangkat potensi dusun,” ujarnya.

Mahasiswa KKN mendampingi warga secara langsung sepanjang kegiatan. Sabun yang dihasilkan memiliki daya pembersih tinggi dengan aroma segar sehingga layak untuk dikembangkan sebagai produk unggulan dusun. Ketua RT 02, Sumarjo, juga mengapresiasi kegiatan tersebut. “Kami sangat berterima kasih karena pelatihan ini memberikan keterampilan nyata. Harapannya, program seperti ini dapat terus dikembangkan hingga menjadi usaha mandiri warga,” katanya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelatihan-Pembuatan-Sabun-Cuci-Piring-untuk-Warga-Kowen-oleh-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-05 10:09:522025-07-05 10:09:52Gagas UMKM Mandiri, KKN UAD Gelar Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring

UAD Selenggarakan Workshop Literasi Budaya Batik Indonesia melalui Teknologi AI di Korea Selatan

05/07/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Workshop Literasi Budaya Batik Indonesia di Korea Selatan oleh PkM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. PkM UAD)

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul dan Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (APP BIPA) Korea Selatan. Kolaborasi ini menyelenggarakan workshop bertema “Literasi Budaya Batik Indonesia melalui pendekatan Artificial Intelligence (AI) pada Masyarakat Korea Selatan”.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kelas Luring BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) Korea Selatan Batch 8, yang berlangsung di KBRI Seoul pada Sabtu, 5 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 28 peserta yang berasal dari warga negara Korea Selatan. Workshop terdiri dari tiga sesi utama, yaitu pembukaan, praktik komputasi AI untuk pengenalan batik, dan praktik membatik secara langsung.

Workshop ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan budaya batik Indonesia kepada masyarakat Korea Selatan dengan pendekatan yang inovatif dan interaktif. Melalui teknologi AI, peserta diajak memahami filosofi, sejarah, serta makna dari berbagai motif batik Indonesia, sebelum mengaplikasikannya dalam kegiatan membatik secara langsung. Sebagai penutup, setiap peserta membawa pulang hasil karyanya dan memperoleh cinderamata berupa post-card bermotif batik.

“Melalui workshop ini, kami berupaya mengenalkan warisan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi kepada masyarakat Korea Selatan dengan cara yang inovatif,” ungkap perwakilan KBRI Seoul, Amaliah Fitriah.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut melibatkan dosen dan mahasiswa dari tiga program studi (Prodi) di UAD, yaitu Prodi Informatika, Prodi Sastra Indonesia, dan Prodi Ilmu Komunikasi. Kolaborasi lintas disiplin ini memperkuat pendekatan edukatif yang memadukan budaya, teknologi, dan komunikasi secara terpadu.

Selain menjadi media edukasi, workshop ini juga menjadi bagian dari strategi diplomasi budaya Indonesia untuk memperkuat soft power melalui pendidikan dan teknologi. Dengan memperkenalkan batik melalui pendekatan modern, kegiatan ini sekaligus memperluas jangkauan budaya Indonesia di ranah internasional dan diharapkan mampu mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Korea Selatan, sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat Korea terhadap identitas budaya Indonesia. (Fit/Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Workshop-Literasi-Budaya-Batik-Indonesia-di-Korea-Selatan-oleh-PkM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-PkM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-05 09:36:162025-07-12 10:09:52UAD Selenggarakan Workshop Literasi Budaya Batik Indonesia melalui Teknologi AI di Korea Selatan
Page 63 of 750«‹6162636465›»

TERKINI

  • Mahasiswa Internasional UAD Bersinergi Wujudkan SDGs 203007/04/2026
  • Merawat Nilai Ramadan di Sebelas Bulan Berikutnya07/04/2026
  • Sarasehan Kebijakan Pendidikan: Guru Wali dan Penguatan Kompetensi BK di Sekolah06/04/2026
  • Upayakan Air Bersih, KKN Anak Bangsa UAD Kenalkan Filter Air di Dusun Lemes, NTT06/04/2026
  • Alumni UAD Ceritakan Pengalaman Studi di Amerika Serikat05/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top