Ida Puspita: Bring UAD to the World and the World to UAD

197

Ida Puspita, S.S., M.A.Res. selaku Kepala Urusan Internasional (KUI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi keynote speaker dalam acara UAD seminar internasional yang diselenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) pada Jumat (29-11-2019).

Dunia yang semakin global dan memasuki era 4.0 bahkan 5.0 menjadikan manusia untuk siap menghadapinya. UAD terhitung sejak tahun 2009 hingga 2019 telah memiliki 1.140 mahasiswa asing dari berbagai negara dan tersebar di beberapa jurusan. Tiongkok menjadi negara terbanyak yang mengirimkan mahasiswanya untuk belajar bahasa Indonesia di Program Studi Sastra Indonesia. Selain itu, UAD juga aktif mengirimkan sejumlah mahasiswa untuk melakukan pertukaran pelajar dengan berbagai program dan beasiswa ke luar negeri. Upaya tersebut dilakukan untuk mencapai Bring UAD to the World and the World to UAD.

Ida Puspita menerangkan bahwa internationalization sangat penting. International merupakan proses mengintegrasikan, menginternasionalkan antarkebudayaan dengan seluruh negara dengan tujuan dan fungsi sebagai wadah pendidikan, penelitian, dan bertukar pikiran. UAD International Seminar dijadikan sebagai wujud internalization at home, dengan menyatukan mahasiswa lokal dengan mahasiswa asing di UAD.

Pentingnya internasionalisasi melihat beberapa keadaan yaitu Reality: Global Village, Borderless World (ICT), MEA 2015, Demand: Graduates with International Perspectives, Reputation: University Rangking National and International, dan Accreditation (New Borang). Namun, terbatasnya biaya dan tidak semua mahasiswa mampu memperoleh pengalaman belajar ke luar negeri mengharuskan perguruan tinggi tersebut memberikan wadah dengan mengoptimalisasi apa yang dimiliki seperti dengan internalization at home.

“UAD tidak hanya melakukan program pertukaran mahasiswa ke beberapa negara saja, tetapi secara rutin mengirimkan alumni UAD sebagai tenaga pengajar bahasa Indonesia, bahasa Arab, bahasa Inggris ke negara-negara ASEAN seperti Thailand,” tutur Ida Puspita.

Hal tersebut membuktikan bahwa mahasiswa dan alumni UAD tidak diragukan lagi kemampuannya dan mampu bersaing dengan mahasiswa dari berbagai universitas lainnya.

Dalam rangka Bring UAD to the World and the World to UAD menjadikan seluruh sivitas bersinergi penuh dengan mendukung kegiatan mahasiswa dan dosen berupa pertukaran pelajar, penelitian, dan pengabdian di luar negeri. Serta, memberikan pengalaman-pengalaman luar negeri dimulai dari kegiatan kampus dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki. (Chk)