• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Kelas Drama Pentaskan 5 Naskah dalam Ujian Pemeranan

17/07/2012/0 Comments/in Terkini /by Super News

Ujian-pemeranan-kelas-drama-PBSI-sebagai-nilai-tugas-akhir

Sabtu, 14 Juli 2012 – Kelas Drama, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Univeristas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta pentaskan 5 naskah. Pementasan yang digelar di Hall kampus II UAD, Jl. Pramuka, No.42, Umbulharjo, Yogyakarta ini dikerumuni oleh beberapa mahasiswa dan alumni.

“Ini adalah salah satu kewajiban kami (mahasiswa) dalam Kelas Drama. Selain mengenal dan memahami teori drama dan bermain drama di kelas, kami berkewajiban untuk mengaplikasikannya dalam bentuk pertunjukan. Kami berharap apa yang kami lakukan malam ini bisa bermanfaat, paling tidak bagi diri kami dan para penonton yang datang. Ini adalah salah satu proses yang harus kami lewati untuk mengenal dan lebih memahami drama secara intens.” papar Farida Nur’aini, pimpro (pimpinan produksi) dalam kegiatan tersebut.

Agenda ini merupakan agenda rutin Kelas Drama yang ada di Prodi PBSI. Pasalnya, mahasiswa semester 4 akan diklasifikasikan menjadi dua kelas pilihan, yaitu Drama dan Jurnalistik. Dalam Kelas Drama yang diampu oleh Agus Leylor, para mahasiswa memang diwajibkan untuk mementaskan sebuah karya. Pementasan tersebut bertujuan untuk tugas akhir guna mendapatkan nilai akhir semester.

“Dibandingkan (tidak bermaksud membanding-bandingkan) denga beberapa angkatan sebelumnya, angkatan kali ini sangat terasa kemerosotannya. Kemerosotan tersebut saya simpulkan dari beberapa sudut pandang mendasar yang saya kumpukan, di antaranya pemahaman terhadap naskah dan penginterpretasikan karya sangat terasa. Bagi saya, ini adalah muara dari apa yang sudah dilakukan di kelas. Miskinnya budaya diskusi di kelas merupakan salah satu alasan terkuat dari kemerosotan ini. Dari semua pertunjukan, saya menyimpulkan, para mahasiswa tidak melakukan pengendapan terhadap naskah atau lakon yang sedang mereka mainkan. Tapi saya masih bersyukur. Di antara “ketidakefektifan” pembelajaran di kelas, juga “mengingat” kampus UAD bukanlah “kampus teater”, dengan terpaksa saya harus melakukan pemakluman. Tapi saya harap, adanya korelasi antara mahasiswa, sistem, dan penggerak sistem yang ada di UAD untuk lebih serius dalam menyikapi setiap mata kuliah yang ada di kampus. Selamat buat para aktor. Semangat berkesenian untuk semua.” papar dosen drama, Agus Leylor yang akhir-akhir ini aktif dalam beberapa pementasan ketoprak di Yogyakarta. (IHS)

Ujian-pemeranan-kelas-drama-PBSI-sebagai-nilai-tugas-akhir

Sabtu, 14 Juli 2012 – Kelas Drama, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Univeristas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta pentaskan 5 naskah. Pementasan yang digelar di Hall kampus II UAD, Jl. Pramuka, No.42, Umbulharjo, Yogyakarta ini dikerumuni oleh beberapa mahasiswa dan alumni.

“Ini adalah salah satu kewajiban kami (mahasiswa) dalam Kelas Drama. Selain mengenal dan memahami teori drama dan bermain drama di kelas, kami berkewajiban untuk mengaplikasikannya dalam bentuk pertunjukan. Kami berharap apa yang kami lakukan malam ini bisa bermanfaat, paling tidak bagi diri kami dan para penonton yang datang. Ini adalah salah satu proses yang harus kami lewati untuk mengenal dan lebih memahami drama secara intens.” papar Farida Nur’aini, pimpro (pimpinan produksi) dalam kegiatan tersebut.

Agenda ini merupakan agenda rutin Kelas Drama yang ada di Prodi PBSI. Pasalnya, mahasiswa semester 4 akan diklasifikasikan menjadi dua kelas pilihan, yaitu Drama dan Jurnalistik. Dalam Kelas Drama yang diampu oleh Agus Leylor, para mahasiswa memang diwajibkan untuk mementaskan sebuah karya. Pementasan tersebut bertujuan untuk tugas akhir guna mendapatkan nilai akhir semester.

“Dibandingkan (tidak bermaksud membanding-bandingkan) denga beberapa angkatan sebelumnya, angkatan kali ini sangat terasa kemerosotannya. Kemerosotan tersebut saya simpulkan dari beberapa sudut pandang mendasar yang saya kumpukan, di antaranya pemahaman terhadap naskah dan penginterpretasikan karya sangat terasa. Bagi saya, ini adalah muara dari apa yang sudah dilakukan di kelas. Miskinnya budaya diskusi di kelas merupakan salah satu alasan terkuat dari kemerosotan ini. Dari semua pertunjukan, saya menyimpulkan, para mahasiswa tidak melakukan pengendapan terhadap naskah atau lakon yang sedang mereka mainkan. Tapi saya masih bersyukur. Di antara “ketidakefektifan” pembelajaran di kelas, juga “mengingat” kampus UAD bukanlah “kampus teater”, dengan terpaksa saya harus melakukan pemakluman. Tapi saya harap, adanya korelasi antara mahasiswa, sistem, dan penggerak sistem yang ada di UAD untuk lebih serius dalam menyikapi setiap mata kuliah yang ada di kampus. Selamat buat para aktor. Semangat berkesenian untuk semua.” papar dosen drama, Agus Leylor yang akhir-akhir ini aktif dalam beberapa pementasan ketoprak di Yogyakarta. (IHS)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2012-07-17 00:34:392012-07-17 00:34:39Kelas Drama Pentaskan 5 Naskah dalam Ujian Pemeranan
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

TERKINI

  • UAD Tuan Rumah Gowes Aptisi Wilayah V 202613/06/2026
  • Doctoral Talk FEB UAD Soroti Strategi UMKM Hijau dan Reformasi Tata Kelola Perbankan Syariah12/06/2026
  • Bimawa  UAD Luncurkan Portal Kegiatan Kemahasiswaan Berbasis Sistem Portofolio Digital12/06/2026
  • Tim PPK Ormawa IMM FKM UAD Usung Program Desa Sehat di Caturharjo11/06/2026
  • Perkuat Budaya Riset, UAD Hadirkan Akademisi NTU Singapura dalam Workshop Publikasi Ilmiah10/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026
  • Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional11/06/2026
  • Mahasiswa UAD Borong Tiga Penghargaan dalam Lomba National Essay & Business Plan Catalyst Future Competition10/06/2026

FEATURE

  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top