KKN UAD Satukan Warga Mojosari

120

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah resmi selesai. Banyak hal, kegiatan, dan ilmu baru yang belum tentu didapatkan dari kampus. Selama kurang lebih satu bulan, mahasiswa berbaur dengan masyarakat dengan dibekali program kerja (proker) baik tematik, bersama, maupun individu.

Salah satu kegiatan yang diadakan oleh divisi VIII.C.3 KKN Reguler ke-76 sebelum menyelesaikan KKN yaitu mengadakan lomba. Pandu Dewangkoro selaku ketua unit dan rekan kelompoknya bermaksud menyatukan warga di dusun Mojosari. Selain menyatukan warga, kegiatan lomba dijadikan sebagai ajang mengakrabkan antara mahasiswa KKN UAD dengan warga di Mojosari. Sebab, tidak semua warga selalu di rumah dan sebaliknya, mahasiswa tidak selalu bertemu dengan seluruh warga.m

Meriahnya Lomba Gobak Sodor warga Mojosari

Ada empat jenis lomba yaitu gobak sodor, makan kerupuk, memasukkan paku dalam botol, dan estafet baju. Gobak sodor berlangsung meriah karena diikuti oleh ibu-ibu Mojosari. Meskipun sudah mempunyai anak dan tak muda lagi, gerakan mereka masih gesit dan bertenaga. Lapangan di beranda Balai Padukuhan Mojosari dipenuhi warga dan sorakan semangat dari penonton.

Sementara lomba makan kerupuk, memasukkan paku dalam botol, dan estafet baju, hanya untuk anak-anak. Harapan Pandu, lomba makan kerupuk bisa melatih percaya diri dan kecepatan. Memasukkan paku dalam botol dapat melatih kesabaran, strategi yang bagus, dan kerja tim. Estafet baju hanya untuk anak laki-laki usia Sekolah Dasar (SD) supaya kecepatan bekerja dan kerja tim terlatih.

Melalui program kerja ini, diharapkan warga desa terkesan dengan kehadiran KKN UAD. Selain itu, baik warna maupun mahasiswa dapat menjalin silaturahmi yang baik dan saling memberikan manfaat satu sama lain. (Dew)