Kunjungan dan Sambutan Menteri Kesehatan RI di UAD

0
246

“Saya sangat senang atas prestasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sekarang, dan saya ucapakan selamat kepada UAD yang sudah mencapai Akreditasi A di tahun 2017. Saya juga sangat bangga dan mengapresiasi penuh pada UAD atas pembangunan Rumah Sakit Umum, itu sangat membantu untuk menuju Indonesia sehat. Alhamdulillah, sekarang ini angka kesakitan di Indonesia lebih rendah daripada negara India dan daerah Afrika,” terang Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Farid Moeloek, Sp.M. juga memberi tips-tips hidup sehat, arah pembangunan kesehatan seperti tidak merokok di depan orang hamil karena berdampak negatif pada janin yang ada di dalam perut, serta tentang pola makan sehat. Saat ini, kesehatan menjadi isu utama dalam politik di Indonesia.

Nila mengimbau agar orang-orang mengikuti Program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga dan gerakan masyarakat hidup sehat. Tujuan dari semua itu bermanfaat bagi kesehatan yang terjaga, produktif, serta biaya berobat berkurang.

“Kami berterima kasih kepada UAD yang telah memfasilitasi jaminan kesehatan  kepada dosen, karyawan, dan pekerja. Apalagi memberikan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang telah banyak bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum atau Swasta di Indonesia. Pada milad ke-57 ini, semoga UAD bisa lebih maju lagi, lebih banyak prestasinya untuk ke depannya nanti,” lanjut Nila.

Sambutan ilmiah dan kunjungan Menteri Kesehatan RI beserta jajarannya ke Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ini berlangsung pada Sabtu (30/12/2017) pukul 13.00-selesai.  Kedatangannya tersebut dalam rangka memperingati Milad UAD ke-57 dan Pidato Tahunan Rektor UAD, yang dilaksanakan di auditorium kampus 1 UAD Jln. Kapas No. 9, Semaki, Yogyakarta.

Selain sambutan yang bertema “Peran Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Berkelanjutan menuju Masyarakat Sehat”, ada juga sambutan dari Rektor UAD Dr. Kasiyarno, M. Hum. Ia menyampaikan laporan tahunan UAD seperti penjaminan mutu adanya perkembangan yang berkelanjutan, kemahasiswaan dan tradisi juara di tingkat nasional maupun internasional, peningkatan mahasiswa asing di UAD, akreditasi program studi yang banyak meraih akreditasi A, penelitian dan pengabdian dosen UAD kepada masyarakat, pemanfaatan teknologi informasi, kerja sama internasional, pengembangan kampus, knowledge-based economy, peningkatan kesejahteraan, serta corporate socal responsibiolity. (ASE)