Lomba Poster Ajang Berkreasi dan Berinovasi

0
114

Berkreasi dan berinovasi dalam lomba poster di Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM), menjadi misi tersendiri bagi tiga mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Mereka membentuk sebuah tim yang bernama start up. Tak sia-sia, kunjungannya ke Magelang pada 19 Agustus 2019 untuk berpartisipasi dalam lomba membuat mereka mengantongi juara satu dan favorit. Tentunya, setelah melawan universitas baik negeri maupun swasta tingkat nasional.

Adalah Ely Novianti dari Program Studi Pendidikan Agama Islam angkatan 2017 selaku ketua, Hudzaifah Saiful Haq dari Program Studi Sistem Informasi angkatan 2017 selaku desain poster, dan Ismayatun dari Program Studi Jasa Makanan angkatan 2017 sebagai anggota, yang berhasil menyampaikan pesan melalui isi poster.

How start business in digital era, merupakan sebuah ide yang diangkat oleh tim start up. Cara berbisnis mahasiswa di era 4.0 dijelaskan dalam poster. Mahasiswa harus mengenal dirinya sendiri, mencari kelemahan dan kelebihan kita. Selanjutnya, penting juga mencari sesuatu yang disukai. Misal suka di bidang kuliner, dapat memanfaatkannya untuk berwirausaha di era digital ini.

Poin selanjutnya mencari tim, sesuai dengan tugasnya. Ketika sudah membentuk sebuah tim, maka diperlukan team work. Memotivasi satu sama lain, diskusi, mencari goal, pemasaran, dan relasi. Ide, validasi ide, pelaksanaan, pemasaran, dan pendanaan, intinya seperti itu. Dosen pembimbing juga diperlukan perannya. Percaya diri dan berani mengambil risiko sangat diperlukan.

Isma menuturkan alur saat lomba, yakni mempresentasikan filosofi, isi, dan gambaran di hadapan juri. Penjurian melalui pameran untuk siswa SMA dan SMK. Tidak ribet, peserta hanya menyetorkan poster. Sebelumnya, mereka ikut seleksi kemudian lolos 10 besar dari 36 peserta se-Indonesia. Saat final, mereka mendapat juara satu dan juara favorit.

“Kami negative thinking karena jumlah pendaftar awal hanya 10. Tapi ternyata keseluruhannya ada 36 peserta. Ini membuat kami sangat terkejut. Kami hanya optimis pada juara favorit dengan fokus memantau like posting-an di Instagram. Pihak yang mem-posting dari panitia, tim kami hanya membagikan info setiap hari,” ujar Isma saat ditemui di Kampus I UAD.

Pesan bagi mahasiswa dari Ely dan Isma, “Kembangkan minat bakatmu. Jangan pernah takut untuk mencoba. Ukir prestasimu mulai dari sekarang. Percaya diri, siapa saja lawanmu tetap optimis. Buang pesimis dengan berangkat, lawan, dan maju. Pantang menyerah. Kuatkan doa supaya diberi kelancaran, supaya berbuah manis di akhir perjuangan.” (Dew)