Mahasiswa PBSI Lounching Antologi Puisi

0
168

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) angkatan 2010 kelas C dan D adakan Lounching antologi puisi, Sabtu, 12 Januari 2013 pukul 20.20 wib. Acara yang diadakan di Hall kampus 2, jalan Pramuka 42 Umbulharjo tersebut dihadiri oleh Abdul Wachid B. S (pengampu mata kuliah Apresiasi Puisi), Wachid Eko Purwanto (PBSI UAD), Evi Idawati (Penyair), dan Iqbal H. Saputra (Seniman). Nama-nama tersebut juga menjadi penyair tamu dalam antologi puisi yang berjudul Rumah Penyair.

Dalam acara tersebut, Abdul Wachid B. S mengungkapkan bahwa puisi yang baik adalah puisi yang mudah dipahami. Pria kelahiran Lamongan, 7 Oktober 1966 tersebut mengapresiasi terbitnya antologi puisi yang ternyata bisa memenuhi aspek kesusastraan. Hal ini dapat mengukuhkan kampus UAD sebagai rumah penyair seperti tertera pada judul antologi. .

Pria yang menjadi dosen tetap di STAIN Purwokerto menambahkan bahwa buku kumpulan puisi perlu strategi marketing agar dapat dibaca oleh banyak orang.

Selanjutnya Abdul Wachid BS memberi penghargaan tersendiri dengan lahirnya antologi puisi Rumah Penyair. Hal ini untuk merangsang mahasiswa PBSI menulis puisi, dapat memahami puisi, dan bisa mengajarkan puisi pada siswa. Amin.(SH)

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) angkatan 2010 kelas C dan D adakan Lounching antologi puisi, Sabtu, 12 Januari 2013 pukul 20.20 wib. Acara yang diadakan di Hall kampus 2, jalan Pramuka 42 Umbulharjo tersebut dihadiri oleh Abdul Wachid B. S (pengampu mata kuliah Apresiasi Puisi), Wachid Eko Purwanto (PBSI UAD), Evi Idawati (Penyair), dan Iqbal H. Saputra (Seniman). Nama-nama tersebut juga menjadi penyair tamu dalam antologi puisi yang berjudul Rumah Penyair.

Dalam acara tersebut, Abdul Wachid B. S mengungkapkan bahwa puisi yang baik adalah puisi yang mudah dipahami. Pria kelahiran Lamongan, 7 Oktober 1966 tersebut mengapresiasi terbitnya antologi puisi yang ternyata bisa memenuhi aspek kesusastraan. Hal ini dapat mengukuhkan kampus UAD sebagai rumah penyair seperti tertera pada judul antologi. .

Pria yang menjadi dosen tetap di STAIN Purwokerto menambahkan bahwa buku kumpulan puisi perlu strategi marketing agar dapat dibaca oleh banyak orang.

Selanjutnya Abdul Wachid BS memberi penghargaan tersendiri dengan lahirnya antologi puisi Rumah Penyair. Hal ini untuk merangsang mahasiswa PBSI menulis puisi, dapat memahami puisi, dan bisa mengajarkan puisi pada siswa. Amin.(SH)