• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan
Prof. Dr. Ing. Mitra Djamal Menuju Masyarakat Muslim yang Paripurna 1.jpg

Prof. Dr. Ing. Mitra Djamal: Menuju Masyarakat Muslim yang Paripurna

10/09/2014/0 Comments/in Terkini /by Super News

Jika kita menjadikan al-Quran sebagai pegangan hidup, maka seharusnya kita dapat memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Al-Qur’an adalah kendaraan yang super canggih. Kita dapat memiliki dan menggunakannya. Sayang sekali jika kita memiliki kendaraan super canggih, tetapi tidak bisa menggunakannya sehingga menjadi tidak bermanfaat. Sama halnya sebagai umat Islam, sayang jika tidak memahami al-Quran. Sebab, agama Islam diturunkan ke bumi oleh Allah agar menjadi rahmatan lil ‘aalamiin, rahmat bagi seluruh alam semesta.

Kondisi masyarakat dunia sebelum Rasulullah Saw., setelah Nabi Isa, adalah masa kegelapan. Masyarakat menyembah berhala dan dalam kondisi primitif. Ketika Muhammad Saw. menjadi rasul dan memerintahkan untuk menyembah Allah, banyak orang yang tidak percaya. Bahkan beliau ditentang oleh keluarganya sendiri. Namun, kegigihan beliau dilandasi oleh keyakinan kuat bahwa akan ada pertolongan dari Allah Swt. Maka dalam masa 23 tahun, Rasulullah Swt. mampu mengubah bangsa Arab dari bangsa yang tidak beradab menjadi masyarakat yang beragama, mengubah dari bangsa yang paling jelek menjadi bangsa yang baik. Beliau dapat menaklukkan Makkah dan menanamkan akidah bagi bangsa Makkah. Ia pun mendapat gelar al-Amin bukan hanya dari sahabat, tetapi juga dari lawan.

Ketika masa kejatuhan masyarakat Islam, bangsa Barat mengambil ilmu-ilmu dari ilmuwan-ilmuwan Islam. Namun, mereka meninggalkan akidah Islam. Melihat dunia saat ini, orang-orang di negara maju seperti Korea, Jepang, ataupun Amerika, sangat bebas melakukan hal-hal yang sangat dilarang oleh agama. Misalnya perzinaan, perjudian, dan minuman keras. Banyak orang di negara maju yang tidak tahu arah hidupnya. Agama hanya menjadi simbol ketika lahir, menikah, dan mati. Bahkan di bangsa-bangsa maju, pernikahan sesama jenis dilindungi dengan undang-undang. Di negara-negara Islam pada masa sekarang pun tak kalah mengerikan, perilakunya jauh dari tuntunan Islam, jauh dari ajaran al-Quran. Perang saudara dan perebutan kekuasaan terjadi di banyak tempat. Di samping itu, setiap hari televisi hanya dihiasi oleh berita-berita tentang perang, pertumpahan darah, penderitaan, dan kematian akibat perang.

Kenapa masyarakat Islam mengalami kemunduran?

Apakah orang Islam menjadikan al-Quran sebagai pegangan hidupnya? Kita menghabiskan waktu yang panjang untuk bisa mendapatkan gelar sarjana, magister, doktor, dll. Bandingkan dengan berapa lama kita menggunakan waktu untuk mendapatkan tiket ke surga? Per hari kita menuntut ilmu dunia menghabiskan waktu 7 jam, seangkan untuk menjalankan agama hanya 1 jam. Jika di logika, apakah benar untuk menjadi sarjana membutuhkan waktu 7 jam, sementara untuk menjadi ahli surga hanya butuh waktu 1 jam?

Kita sebagai ilmuwan, apakah sudah benar menggunakan waktu untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat? Apakah kita sudah menyediakan waktu yang cukup untuk mempelajari al-Quran dan  Hadits? Apakah kita sudah memahami yang diperintahkan al-Quran?

Pertanyaan-pertanyaan itu yang harus kita jawab. Jika jawabannya belum, maka itulah penyebab umat Islam mengalami kemunduran. Sikap, perilaku, dan tindakan kita belum sesuai dengan nila-nilai qurani. Menuju muslim yang paripurna itu kaffah (menyeluruh), menjadi muslim yang terbaik sampai kita meninggal. Kalau hari ini kualitas kita sama dengan hari kemarin, artinya kita mengalami kemunduran.

Itulah poin-poin penting materi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Ing. Mitra Djamal, Dosen ITB dalam Studium Generale Program Pascasarjana UAD yang diikuti oleh 150 lebih mahasiswa baru dan 100 mahasiswa semester dua Pascasarjana UAD pada Jumat (5/9) di Auditorium Kampus II Jln. Pramuka 42 Yogyakarta. (Dans)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/field/image/prof._dr._ing._mitra_djamal_menuju_masyarakat_muslim_yang_paripurna_1.jpg 280 448 Super News https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Super News2014-09-10 02:41:592014-09-10 02:41:59Prof. Dr. Ing. Mitra Djamal: Menuju Masyarakat Muslim yang Paripurna
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply Cancel reply

You must be logged in to post a comment.

TERKINI

  • Garda Depan Melawan Dengue: Mahasiswa UAD Perkuat Peran Jumantik di Bokoharjo27/02/2026
  • Dukung Sektor Pertanian, KKN UAD Ikuti Penanaman Kentang Serentak di Batur Lor27/02/2026
  • Mahasiswa KKN UAD dan KWT Banaran Lor Gelar Tanaman Tumbuhan Herbal26/02/2026
  • Mudik Sekolah, Menjembatani Siswa dan Perguruan Tinggi25/02/2026
  • Mahasiswa FKM UAD Adakan Senam dan Edukasi Hipertensi di Wonocatur25/02/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I Presenter Terbaik pada ADIYC 202522/01/2026

FEATURE

  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026
  • Meminta Tanpa Menuntut, Belajar Ikhlas dan Tawakal dari Doa Nabi Zakaria25/02/2026
  • Bangun Relasi Spiritual di Tengah Overload Motivasi25/02/2026
  • Nilai Transendental Sebagai Basis Kemajuan Sains dan Teknologi24/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top