• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Perjalanan Arivansi Mengubah Kegagalan Menjadi Ruang Bertumbuh

06/08/2026/in Feature /by Ard

Arivansi Ringu Kodi wisudawan terbaik FSBK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Arivansi)

Rencana awal tidak selalu berjalan selaras dengan kenyataan. Kegagalan di masa lalu tidak menyurutkan langkah Arivansi Ringu Kodi untuk mengukir prestasi di perguruan tinggi. Bagi Arivan, alumnus Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) angkatan 2022 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), peraih predikat Wisudawan Terbaik FSBK UAD, perjalanan menuju bangku perkuliahan diawali dengan rentetan rasa kecewa. Sebelum melangkahkan kaki di UAD, ia harus menerima kenyataan pahit, yakni ditolak di lebih dari delapan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Kehilangan kesempatan berkuliah di perguruan tinggi impian sempat mendatangkan rasa kecewa dan keraguan saat ia harus memulai masa studi di tempat yang awalnya tidak masuk dalam rencana.

Namun, seiring berjalannya waktu, sudut pandang Arivan mulai bergeser. Ia menyadari bahwa penolakan beruntun bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah titik balik. Daripada terus menyesali apa yang tidak berhasil didapatkan, ia memilih untuk bangkit dan memaksimalkan setiap peluang yang ada di depan mata.

ā€œSaya berkata kepada diri sendiri bahwa saya sudah memulai perjalanan ini, sehingga saya harus memberikan yang terbaik,ā€ ucapnya. ā€œsaya memiliki prinsip, ā€œFinish what you have startedā€. Ketika saya memutuskan untuk memulai sesuatu, saya harus bertanggung jawab menyelesaikannya. Saya juga selalu mengingatkan diri sendiri, ā€œTake all the opportunities that come to youā€. Saya percaya setiap kesempatan adalah ruang untuk belajar, bertumbuh, dan mengembangkan diri. Kesempatan tidak selalu datang dua kali, sehingga saya berusaha untuk tidak pernah menyia-nyiakannya.ā€ Imbuhnya.

Selama menjalani masa kuliah, Arivansi menjadikan lirik lagu ā€œMirrorballā€ karya Taylor Swift, ā€œAll I do is try, try, try,ā€ sebagai motivasinya untuk terus berusaha. Baginya, kalimat sederhana itu secara tepat menggambarkan proses hampir empat tahun di perguruan tinggi. Tidak semua ajang kompetisi berhasil ia menangkan dan tidak semua usaha berjalan mulus sesuai harapan. Namun, keberanian untuk terus mencoba, belajar, dan memperbaiki diri secara konsisten menjadi kunci yang membentuk proses perkuliahannya.

Selama menempuh studi di UAD, berbagai tantangan hadir menguji ketahanannya. Salah satu proses adaptasi yang paling membekas adalah statusnya sebagai seorang mahasiswa beragama Kristen yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi berbasis Islam Muhammadiyah. Pada awal masa perkuliahan, rasa canggung sempat muncul karena ia terbiasa berada di lingkungan yang mayoritas beragama Kristen. Kendati demikian, kekhawatiran tersebut sirna seiring berjalannya waktu. Arivansi justru menemukan ekosistem kampus yang sangat terbuka dan inklusif. Teman-temannya yang beragama Islam menerima dan merangkul kedatangannya dengan sangat baik, sehingga proses adaptasi sosial berjalan dengan lancar.

Sebagai pemeluk agama Kristen yang taat, Arivansi mengandalkan iman dan keyakinannya kepada Tuhan dalam menjalani setiap tahapan studi. Salah satu ayat Kitab Suci yang senantiasa menjadi pegangan hidupnya adalah Amsal 3:5 yang berbunyi,ā€œPercayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.ā€ Ayat ini menjadi pengingat baginya bahwa pertolongan Tuhan lah yang membuatnya tetap bertahan dan kuat melangkah hingga garis akhir.

Tantangan lainnya datang dari pengelolaan waktu. Di tengah padatnya jadwal perkuliahan, ia harus membagi energi untuk aktif di organisasi, mengikuti berbagai kompetisi, serta menyelesaikan berbagai tanggung jawab lainnya. Ketika rasa lelah atau burnout melanda di tengah tekanan yang bertubi-tubi, Arivansi memilih untuk tidak memaksakan diri. Mengambil jeda dan beristirahat sejenak menjadi caranya untuk memulihkan pikiran, sehingga ia bisa kembali bekerja dengan fokus yang lebih baik.

Komitmen untuk menyelesaikan apa yang telah dimulai akhirnya membuahkan hasil yang konkret. Mahasiswa FSBK ini tidak hanya berhasil menyabet predikat Wisudawan Terbaik Program Studi Ilmu Komunikasi UAD, tetapi juga dinobatkan sebagai Juara I Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) FSBK, serta menjadi Finalis Pilmapres di tingkat Universitas.

Di ranah kompetisi, jejak perjalanannya terentang luas. Arivansi berhasil meraih Juara I U-DARE 3.0 International Competition yang diselenggarakan oleh Universitas Syiah Kuala, Juara I International Presenter Ahmad Dahlan International Seminar, Juara II Ahmad Dahlan Youth Camp Competition, Juara II National Public Relations Campaign Competition Monalesa, serta terpilih menjadi delegasi UAD pada ajang National University Debating Championship (NUDC). Di samping itu, ia juga aktif berorganisasi sebagai Staf Khusus Kementerian Agama BEM UAD dan pengurus Divisi Public Relations Debating Community UAD.

Rangkaian prestasi ini tidak lepas dari perkuliahan di UAD yang dinilainya sangat kondusif. Kampus menyediakan ruang yang memadai bagi mahasiswa untuk mengasah potensi akademik maupun nonakademik. Peran para dosen, khususnya di Program Studi Ilmu Komunikasi, dirasakannya sangat besar. Dosen tidak hanya berperan mengajar di dalam kelas, tetapi juga memberikan arahan, motivasi, serta kepercayaan penuh bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi kemampuan diri.

Pencapaian gelar Wisudawan Terbaik mendatangkan perasaan bahagia, bangga, sekaligus terharu bagi Arivansi. Baginya, capaian ini menjadi bukti bahwa perjuangan, kerja keras, dan pengorbanan selama masa studi tidak berlalu dalam sia-sia. Meski demikian, Arivansi menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan semata-mata milik pribadinya. Predikat wisudawan terbaik dimaknai sebagai bentuk rasa syukur atas hadirnya orang-orang yang senantiasa memberikan dukungan–orang tua, keluarga, dosen, sahabat, serta kawan-kawan yang membersamainya sepanjang proses studi.

ā€œJangan menunggu sampai merasa benar-benar siap, karena sering kali kita justru bertumbuh di dalam prosesnya. Gunakan masa kuliah bukan hanya untuk mengejar nilai, tetapi juga membangun karakter, memperluas pengalaman, dan mengembangkan kemampuan diri melalui organisasi maupun kompetisi,ā€ pesannya.

Ia juga menekankan pentingnya untuk tidak membandingkan perjalanan pribadi dengan pencapaian orang lain. Fokus utama yang perlu dijaga adalah menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin, dengan keyakinan bahwa setiap usaha yang dilakukan secara sungguh-sungguh tidak akan pernah sia-sia. (Anove)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD, Wisuda
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Arivansi-Ringu-Kodi-wisudawan-terbaik-FSBK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Arivansi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-06 10:25:412026-08-06 10:25:41Perjalanan Arivansi Mengubah Kegagalan Menjadi Ruang Bertumbuh
You might also like
Gerakan Mahasiswa Kesmas Indonesia: Sejarah dan Implikasinya
Pimpinan Komisariat IMM BPP UAD Periode 2023–2024 Resmi Dilantik
Hadapi Krisis Pangan, Prodi Teknologi Pangan UAD Gelar Seminar Internasional dan Hadirkan Pakar dari Berbagai Negara
Mahasiswa PPG PPKn UAD Hadirkan ā€œBhinneka Riaā€ di TPA An-Noer
Meriah! UAD FAIR 2023 Resmi Dibuka
Laboratorium TEYL PBI UAD Gelar English for Holiday

TERKINI

  • Koordinator Kewirausahaan UAD Ajak Mahasiswa Temukan Ide Bisnis Lewat Teknologi Digital06/11/2026
  • UAD Resmi Luncurkan Dahlan Muda Expo #6, Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Mahasiswa06/11/2026
  • Rajut Harmoni Budaya Nusantara, Staff Muda BEM FKM UAD Gelar AMARTA06/11/2026
  • UAD Jadi Tuan Rumah LSF Goes to Campus, Kenalkan Budaya Sensor MandiriĀ 05/11/2026
  • Angkat Etnomedisin Suku Osing, Mahasiswa PSDIF UAD Raih Gelar Doktor dengan IPK Sempurna05/11/2026

PRESTASI

  • Tim Debat UAD Raih Juara Harapan I pada Kompetisi Debat Tingkat Nasional04/11/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Debat Nasional VERDE 202604/11/2026
  • Mahasiswa UAD Juara III Lomba Poster Kesehatan Mental Tingkat Nasional04/11/2026
  • Tim Futsal FKIP UAD Raih Juara 1 Ahmad Dahlan Sport Competition 202603/11/2026
  • Futsal UAD Raih Juara 1 Liga Futsal Kampus Yogyakarta 202602/11/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top