• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Mahasiswa PPG PPKn UAD Hadirkan “Bhinneka Ria” di TPA An-Noer

08/09/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa PPG PPKn Universitas Ahmad Dahlan (UAD) hadirkan “Bhinneka Ria” di TPA An-Noer (Foto. PPG PPKn UAD)

Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kelompok B2 menghadirkan kegiatan edukatif bertajuk “Bhinneka Ria” bagi santri TPA An-Noer pada Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid An-Noer, Tegalsari, Jomblangan, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Proyek Kepemimpinan PPG Calon Guru UAD 2026 dengan tema “Internalisasi Nilai-Nilai Keberagaman untuk Membentuk Civic Disposition pada Santri melalui Media Bhinneka Ria.”

Kegiatan yang diikuti oleh 26 santri tersebut dirancang untuk mengenalkan keberagaman Indonesia sekaligus menanamkan civic disposition, yaitu kecenderungan sikap dan karakter sebagai warga negara yang tercermin melalui perilaku menghargai perbedaan, toleransi, kerja sama, tanggung jawab, kepedulian, serta kesediaan hidup berdampingan dalam keberagaman. Nilai-nilai tersebut tidak hanya disampaikan melalui penjelasan, tetapi dikemas dalam aktivitas yang memungkinkan santri belajar melalui pengalaman secara langsung.

Proyek ini dilaksanakan oleh delapan mahasiswa PPG PPKn UAD Kelompok B2, yaitu Muhammad Zaki Aulawy, Mutiara Kartika, Raden Rara Faiza Iflaal Ulima, Rahmatika Maulida, Retno Azizah, Salsabilla Noorfriska, Syahda Mufida Risti, dan Wahyu Cahyana Putra.

Masing-masing mahasiswa memiliki tanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan. Zaki sebagai ketua kelompok sekaligus dalang dalam pertunjukan Wayang Karakter, Retno sebagai pembawa acara. Ulima dan Wahyu menjadi penanggung jawab dan koordinator permainan Puzzle Keberagaman, sedangkan Mutiara dan Salsabilla bertanggung jawab pada permainan Ular Tangga Pancasila. Syahda bertugas pada bidang publikasi dan dokumentasi (PDD), serta Rahma bertanggung jawab pada bidang konsumsi sekaligus menjadi penanggung jawab pertunjukan Wayang Karakter.

Sebelum kegiatan dimulai, para santri terlebih dahulu diberikan pertanyaan sederhana oleh mahasiswa PPG mengenai keberagaman, Pancasila, serta sikap yang seharusnya dilakukan ketika menghadapi perbedaan. Pada tahap awal tersebut, sebagian santri masih terlihat awam terhadap materi keberagaman.

Beberapa santri belum mampu menjawab pertanyaan yang diberikan, bahkan masih memerlukan arahan untuk menghubungkan konsep keberagaman dengan pengalaman yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan kegiatan Bhinneka Ria dirancang dengan pendekatan bermain dan pengalaman langsung. Para santri kemudian dibagi menjadi empat kelompok secara heterogen dengan mempertimbangkan usia dan tingkat kelas.

Santri kelas 3 SD ke atas diarahkan ke kelompok atas, sedangkan santri di bawah kelas 3 SD masuk dalam kelompok bawah. Pembagian tersebut dilakukan agar materi, bahasa, dan tantangan yang diberikan dapat disesuaikan dengan perkembangan peserta.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Puzzle Keberagaman dan Ular Tangga Pancasila. Pada putaran pertama, dua kelompok mengikuti Puzzle Keberagaman, sementara dua kelompok lainnya mengikuti Ular Tangga Pancasila. Setelah permainan selesai, kelompok melakukan rotasi sehingga seluruh santri memperoleh kesempatan untuk mengikuti kedua aktivitas.

Dalam Puzzle Keberagaman, santri diajak mengenal berbagai bentuk keberagaman yang terdapat di Indonesia, mulai dari agama, suku, makanan tradisional, hingga seni dan budaya. Setiap kelompok menyusun empat puzzle dengan tema yang berbeda. Setelah puzzle tersusun, santri diajak berdiskusi mengenai makna gambar tersebut dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Aktivitas tersebut diarahkan untuk menumbuhkan civic disposition melalui pengalaman sederhana. Santri belajar bekerja sama, mendengarkan pendapat teman, menghargai perbedaan jawaban, berbagi tugas, dan menyelesaikan permainan secara bersama-sama. Dengan demikian, keberagaman tidak hanya dipahami sebagai perbedaan yang ada di Indonesia, tetapi juga dipraktikkan melalui interaksi antarsantri selama kegiatan.

Sementara itu, Ular Tangga Pancasila dikemas dengan pertanyaan dan aktivitas yang disesuaikan dengan tingkat usia santri. Santri usia lebih kecil mendapatkan kartu Aksi Ceria yang berisi tantangan sederhana, seperti mengucapkan kata “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih”, berbagi dengan teman, membantu teman, serta melakukan aktivitas bersama.

Tantangan tersebut dirancang untuk membiasakan perilaku positif yang menjadi bagian dari karakter sebagai warga negara sejak usia dini. Bagi santri kelas 3 SD ke atas, tersedia kartu “Dek Hijau” yang berisi pertanyaan seputar Pancasila, keberagaman, budaya Indonesia, serta contoh perilaku yang mencerminkan sikap menghargai perbedaan. Melalui pertanyaan dan tantangan tersebut, santri didorong untuk tidak hanya mengetahui nilai Pancasila, tetapi juga menentukan tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi keberagaman.

Setelah kedua permainan selesai, kegiatan ditutup dengan pertunjukan Wayang Karakter melalui cerita berjudul “Bangga dengan Budayaku, Menghargai Budayamu”. Cerita tersebut menghadirkan tokoh Sekar, Bahar, dan Bonai yang memiliki latar budaya berbeda. Melalui Wayang Karakter, santri diajak memahami bahwa perbedaan budaya bukan alasan untuk saling menjauh atau merendahkan. Sebaliknya, keberagaman dapat menjadi kekuatan Indonesia. Santri juga diajak untuk menghargai identitas dan budaya teman yang berbeda

Pada awal kegiatan beberapa santri masih kesulitan menjawab pertanyaan mengenai keberagaman dan sikap terhadap perbedaan, tetapi setelah mengikuti rangkaian Bhinneka Ria mereka mulai mampu memberikan jawaban dan contoh secara lebih tepat. Santri dapat menyebutkan bentuk-bentuk keberagaman, menjelaskan pentingnya menghargai perbedaan, serta memberikan contoh tindakan sederhana.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran melalui permainan dan cerita dapat membantu santri memahami materi yang sebelumnya masih terasa abstrak. Bhinneka Ria tidak hanya memberikan pengetahuan tentang keberagaman, tetapi juga memberikan ruang bagi santri untuk mempraktikkan civic disposition secara langsung melalui kerja sama, toleransi, kepedulian, tanggung jawab, dan sikap saling menghargai.

Selama kegiatan berlangsung, antusiasme santri terlihat dari keterlibatan mereka dalam setiap permainan, keberanian untuk menjawab pertanyaan, serta keinginan untuk mengikuti setiap tahapan kegiatan. Suasana belajar yang dikemas seperti bermain membuat santri lebih mudah terlibat tanpa merasa sedang mengikuti pembelajaran formal.

Ustaz Ridwan turut mengapresiasi kegiatan Bhinneka Ria yang dinilai memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para santri. Ia berharap kegiatan yang dikemas melalui permainan edukatif dan aktivitas yang beragam tersebut dapat meningkatkan semangat anak-anak untuk terus hadir ke TPA. Menurutnya, kegiatan di TPA tidak hanya dapat diisi dengan mengaji, tetapi juga dapat diperkaya dengan aktivitas bermain yang menarik sekaligus memberikan nilai edukatif kepada santri.

Dalam kesempatan tersebut, Zaki Aulawy selaku ketua kelompok menyampaikan rasa terima kasih karena telah diberikan kesempatan untuk membersamai para santri TPA An-Noer dalam belajar dan mengenal nilai-nilai keberagaman melalui kegiatan Bhinneka Ria. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa PPG PPKn UAD karena dapat berinteraksi secara langsung dengan anak-anak sekaligus menerapkan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.

Sementara itu, Ustaz Ridwan juga menyampaikan terima kasih kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Hani Irawati, M.Pd., yang telah merekomendasikan TPA An-Noer sebagai tempat pelaksanaan Proyek Kepemimpinan. Rekomendasi tersebut menjadi awal terjalinnya kegiatan kolaboratif antara mahasiswa PPG PPKn UAD dan TPA An-Noer dalam menghadirkan aktivitas pembelajaran yang edukatif dan menyenangkan bagi para santri.

Kegiatan Bhinneka Ria menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa PPG PPKn UAD Kelompok B2 dalam menghadirkan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang kontekstual. Melalui permainan, cerita, diskusi, dan pengalaman langsung, nilai keberagaman tidak berhenti pada pemahaman secara kognitif, tetapi diarahkan menjadi kebiasaan dan sikap yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa PPG PPKn UAD berharap nilai-nilai toleransi, saling menghargai, kerja sama, kepedulian, tanggung jawab, dan penerimaan terhadap perbedaan dapat terus tumbuh dalam diri para santri. Dengan demikian, Bhinneka Ria tidak hanya menjadi kegiatan bermain dan belajar dalam satu hari, tetapi juga menjadi pengalaman awal bagi santri untuk membangun civic disposition sebagai bagian dari pembentukan karakter warga negara yang mampu hidup secara damai di tengah keberagaman. (Mei)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-PPG-PPKn-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-hadirkan-Bhinneka-Ria-di-TPA-An-Noer-Foto.-PPG-PPKn-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-08 09:15:492026-09-08 09:15:49Mahasiswa PPG PPKn UAD Hadirkan “Bhinneka Ria” di TPA An-Noer
You might also like
Urgensi Mental Health bagi Mahasiswa Baru
UAD Terima Tanah Wakaf dari Keluarga Wasyim
Jauh dari Bali Pilih Ilmu Komunikasi
Prodi Manajemen UAD Gelar Workshop Digitalent Bootcamp
Mahasiswa dan Dosen UAD Kaji Potensi Edible Coating Berbasis Biji Durian, Asap Cair, dan Daun Kelor untuk…
Busyro Muqoddas: Cendekiawan Sekarang Terlalu Menikmati Fasilitas

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026
  • Resep Istikamah Ibadah dan Menjaga Kesehatan Kerja28/08/2026
  • Bukan Sekadar Juara, Muhammad Ziya Ul Albab Ingin Ilmunya Memberi Manfaat27/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top