• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Fredo: Bukan Tentang Siapa Paling Hebat

06/08/2026/in Feature /by Ard

Fredo Meical Cibro wisudawan berprestasi bidang akademik periode IV tahun 2026 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Fredo)

Berawal dari keinginan sederhana untuk mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat, Fredo Meical Cibro, putra Nelson Cibro dan Resni Banurea, kini berhasil menorehkan prestasi sebagai Wisudawan Berprestasi Bidang Akademik Periode IV Tahun 2026 Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Mahasiswa Biologi dengan IPK 3,60 itu telah menorehkan berbagai prestasi selama menempuh pendidikan di UAD. Di antaranya   Medali Emas Olimpiade Sains Tingkat Nasional Bertajuk Kompetisi Sains Pelajar Se-Indonesia (KSPI) Bidang Sejarah (2023), Medali Emas Olimpiade Sains Tingkat Nasional Bertajuk Kompetisi Sains Pelajar Se-Indonesia (KSPI) Bidang Bahasa Indonesia (2023), Lolos Pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) sebagai Tim Pelaksana BEM FAST Kampung Iklim (2024), Finalis Abdidaya Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) sebagai Tim Pelaksana BEM FAST Kampung Iklim (2024), Penulis Artikel Pertama yang dipublikasikan pada Jurnal UMS terindeks SINTA 3 (2026), Juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional CEMPITA Bidang Teknologi (2024), Juara II Lomba Esai Gebyar Nasional Essay Siswa dan Mahasiswa 2 (GENESIS 2) Bidang Teknologi (2024), Harapan III Lomba Semarak Esai Pemuda Nasional I Bidang Teknologi (2024), Best Supporter Lomba Semarak Esai Pemuda Nasional I Bidang Teknologi (2024), dan Medali Perak Kompetisi Sains Pelajar Se-Indonesia (KSPI) Bidang Sejarah (2025).

Dari seluruh capaian tersebut, pengalaman yang paling membekas baginya adalah ketika berhasil memperoleh pendanaan PPK Ormawa. Program yang dijalankan selama satu tahun itu menjadi ruang belajar yang penuh tantangan dan dinamika. Di sisi lain, keberhasilannya menerbitkan jurnal ilmiah secara mandiri juga menjadi pencapaian yang sangat berarti karena seluruh proses bergantung pada kedisiplinan dan kerja keras dirinya sendiri.

Di balik berbagai prestasi itu, Fredo mengaku bahwa motivasi awalnya sangat sederhana. Ia hanya ingin mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat. Seiring waktu, semangatnya tumbuh setelah melihat banyak teman, khususnya penerima beasiswa KIP- Kuliah, berhasil mengukir prestasi dan tampil di media sosial UAD.

Meski demikian, perjalanan menuju prestasi tidak selalu berjalan mulus. Tantangan terbesar justru datang dari dalam dirinya sendiri. Fredo mengakui bahwa ia merupakan pribadi yang mudah berubah suasana hati sehingga kerap kesulitan menjaga konsistensi.

Untuk mengatasi hal tersebut, ia memiliki cara sederhana namun efektif. Ketika semangatnya mulai menurun, ia membuka media sosial dan melihat perjuangan teman-temannya yang terus berkarya. Baginya, melihat orang lain berusaha menjadi versi terbaik dirinya mampu membangkitkan motivasi untuk kembali melangkah.

Menariknya, Fredo tidak menyebut satu nama tertentu sebagai sosok yang paling berjasa dalam keberhasilannya. Selain orang tua dan keluarga, ia justru merasa terinspirasi oleh banyak orang di sekitarnya.

“Sosok yang paling berperan adalah semua orang yang berusaha menjadi versi terbaik dirinya sendiri dan membagikan proses perjuangannya. Dari mereka saya belajar bahwa setiap orang memiliki perjuangan masing-masing dan itu menjadi motivasi bagi saya,” tuturnya.

Dalam menjalani setiap proses, Fredo selalu berusaha belajar dari kesalahan, menyusun perencanaan yang matang, serta tidak ragu bertanya kepada orang yang lebih berpengalaman. Menurutnya, kemampuan untuk terus belajar merupakan kunci agar seseorang tidak berhenti berkembang.

Fredo telah menyiapkan sejumlah target. Dalam waktu dekat, Fredo berencana mengikuti kursus bahasa Inggris secara luring dan menunggu hasil seleksi Magang Hub. Apabila belum memperoleh kesempatan tersebut, ia akan mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi magister melalui beasiswa di luar negeri.

Bagi Fredo, prestasi bukan semata-mata tentang penghargaan atau pengakuan. Ia memaknai kesuksesan sebagai keberanian untuk memberikan usaha terbaik dan memenangkan pertarungan melawan diri sendiri.

“Ketika saya sudah berjuang dan mempersiapkan semuanya dengan sebaik mungkin, bagi saya itulah kesuksesan. Apa pun hasil akhirnya, saya merasa sudah berhasil mengalahkan diri saya sendiri,” katanya.

Selama menempuh studi di UAD, Fredo juga memperoleh pelajaran hidup yang sangat berharga, yaitu tidak pernah meremehkan siapa pun. Ia menyadari bahwa setiap orang memiliki potensi dan perjalanan yang berbeda. Karena itu, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada teman-temannya yang tetap menerima, mendukung, dan membersamainya, bahkan ketika ia berada pada titik terburuk dalam hidupnya.

“Saya sangat berterima kasih kepada teman-teman yang tetap sabar dan mau menerima saya, bahkan ketika saya belum menjadi pribadi yang baik. Dukungan mereka membuat saya terus berkembang hingga seperti sekarang,” ungkapnya.

Fredo berharap UAD terus meningkatkan ruang kolaborasi dengan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa secara optimal. Ia juga berharap adanya kesetaraan dalam penerapan kebijakan bagi mahasiswa non-Islam di seluruh fakultas sehingga setiap mahasiswa memperoleh perlakuan yang adil sesuai ketentuan yang berlaku.

Kisah Fredo Meical Cibro menjadi pengingat bahwa prestasi tidak selalu lahir dari langkah yang besar. Berawal dari keinginan sederhana untuk memanfaatkan waktu luang, ia membuktikan bahwa kerja keras, konsistensi, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri mampu mengantarkan seseorang meraih pencapaian terbaik. Sebab, kemenangan yang sesungguhnya bukanlah mengalahkan orang lain, melainkan berhasil menjadi pribadi yang lebih baik dari diri sendiri setiap harinya. (Mawar)

uad.ac.id

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Fredo-Meical-Cibro-wisudawan-berprestasi-bidang-akademik-periode-IV-tahun-2026-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Fredo.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-06 09:25:022026-08-06 09:25:02Fredo: Bukan Tentang Siapa Paling Hebat
You might also like
UAD FC Raih Poin Penuh dalam Laga Perdana Liga 4 DIY 2025
Prodi BSA UAD Ikuti Workshop IQLAB Indonesia
Mahasiswa UAD Lolos Program MSIB Gerilya Academy
Mengapa Integritas Lebih Utama dari Sekadar Kecanggihan?
UAD Gelar Wisuda Periode II Tahun Akademik 2024/2025
Wisuda Periode Maret Tuai Respons Positif dari Keluarga Besar Muhammadiyah

TERKINI

  • Tim PKM RE UAD Hadirkan Inovasi Inhalasi Berbasis Kitosan untuk Terapi PPOK06/08/2026
  • PPK Ormawa IMM FKM UAD Gencarkan Penanaman TOGA di Caturharjo06/08/2026
  • UAD Tingkatkan Kesiapsiagaan Darurat melalui Pelatihan Keselamatan Pengoperasian Elevator06/08/2026
  • Tim UAD Kembangkan Inhalasi Nanomucoadhesive Berbasis Nilam untuk Terapi PPOK06/08/2026
  • UAD Lantik Dekan Periode 2026–203004/08/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026
  • Tim BEKAMIE UAD Raih Juara 2 pada Ajang Studentpreneur Bootcamp 202629/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 2 Lomba Video Kreatif Dahlan Culture Festival 202628/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III Monolog pada PEKSIMIPROV DIY 202628/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Poster dan Juara II Video Kreatif pada UAD Fair 202625/07/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top