Sanggar Produksi PBSI dan Teater JAB UAD Mementaskan Teater

0
118

Produksi_PBSI_2009

 

Sanggar produksi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) bekerjasama dengan Teater Jaringan Anak Bahasa (JAB) mementaskan “Tamu-Tamu Istimewa” karya Anes Prabu Sadjarwo dan “Satu Bangku Dua Lelaki” karya Triyono. Pertunjukan yang terselenggara pada hari Sabtu 22 Desember 2012 pukul 19.00 wib ini berlangsung di Parkir Bawah Tanah Kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Pimpinan produksi Farida Nur’Aini menjelaskan bahwa pementasan teater tersebut merupakan tugas akhir mahasiswa PBSI UAD angkatan 2009 yang tergabung pada Sanggar Produksi Tahun 2012. Adapun persiapan untuk pementasan drama dimulai sejak September 2012. Sesudah persiapan matang, panitia melakukan promo ke berbagai universitas.

Nasirin, dan Tu-Bagus yang menjadi sutradara pada pementasan tersebut menambahkan, bahwa pemain yang terlibat dalam aksi panggung sudah melakukan latihan selama satu bulan. Pemain tersebut rata-rata berasal dari mahasiswa semester 1.

“Pemain sengaja dipilih dari semester 1 untuk memberikan pengalaman menjadi seorang aktor. Selain itu juga mengasah karakter mereka dengan memberikan nilai-nilai kehidupan melalui pementasa” papar Nasirin. (Ayy)

Produksi_PBSI_2009

 

Sanggar produksi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) bekerjasama dengan Teater Jaringan Anak Bahasa (JAB) mementaskan “Tamu-Tamu Istimewa” karya Anes Prabu Sadjarwo dan “Satu Bangku Dua Lelaki” karya Triyono. Pertunjukan yang terselenggara pada hari Sabtu 22 Desember 2012 pukul 19.00 wib ini berlangsung di Parkir Bawah Tanah Kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Pimpinan produksi Farida Nur’Aini menjelaskan bahwa pementasan teater tersebut merupakan tugas akhir mahasiswa PBSI UAD angkatan 2009 yang tergabung pada Sanggar Produksi Tahun 2012. Adapun persiapan untuk pementasan drama dimulai sejak September 2012. Sesudah persiapan matang, panitia melakukan promo ke berbagai universitas.

Nasirin, dan Tu-Bagus yang menjadi sutradara pada pementasan tersebut menambahkan, bahwa pemain yang terlibat dalam aksi panggung sudah melakukan latihan selama satu bulan. Pemain tersebut rata-rata berasal dari mahasiswa semester 1.

“Pemain sengaja dipilih dari semester 1 untuk memberikan pengalaman menjadi seorang aktor. Selain itu juga mengasah karakter mereka dengan memberikan nilai-nilai kehidupan melalui pementasa” papar Nasirin. (Ayy)