• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Raih IPK Sempurna: Mahasiswa FH UAD Jadi Wisudawan Terbaik

16/05/2025/in Terkini /by Ard

Reyhan, Wisudawan Terbaik Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Humas UAD)

Semakin pekat malam, semakin dekat dengan fajar. Semakin sulit permasalahan, maka semakin dekat dengan cahaya pertolongan Allah. Karena setiap kemenangan besar berawal dari keteguhan dalam menghadapi permasalahan kecil. Mereka yang mampu menaklukkan hal-hal sederhana dengan sabar dan tekun, sejatinya sedang membangun kekuatan untuk menjemput kejayaan. Quotes tersebut menjadi motivasi besar Reyhan Gymnastiar dalam menghadapi dunia perkuliahan.

Reyhan merupakan mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang menjadi Wisudawan Terbaik UAD pada Periode III Bulan Mei 2025 dengan  Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna yakni 4.00. Ia menyelesaikan masa studinya kurang lebih dalam waktu 3 tahun 5 bulan.

Ia mengatakan bahwa tidak ada target tertentu dan hanya melakukan yang terbaik untuk mengejar predikat tersebut. “Sebetulnya saya tidak pernah menyangka bisa berada di titik ini, tapi saya selalu melakukan yang terbaik apa yang saya bisa dan yang saya mampu lakukan. Dulu menjadi lulusan terbaik rasanya seperti mimpi, tapi ternyata Allah memberikan hasil yang diluar dari ekspektasi saya,” ujarnya.

Capaian luar biasa ini tentu ditujukan agar mampu membanggakan kedua orang tua dan selalu ingin menjadi yang terbaik di antara yang terbaik. Tantangan yang ia hadapi untuk bisa lulus tepat waktu dengan IPK sempurna adalah terkait manajemen waktu.

“Tantangannya adalah bagaimana mengatur waktu karena juga memiliki tanggung jawab yang besar di Komunitas Peradilan Semu (KPS) FH UAD untuk mengikuti kompetisi dan menjadi ketua panitia penyelenggara kompetisi nasional yaitu NMCC K.H. Ahmad Dahlan 2024,” tandasnya.

Namun dengan tantangan yang ada tidak menjadi penghalang Reyhan untuk terus menyelesaikan studi hukum dengan menyandang gelar sarjana hukum predikat terbaik. Ia berpesan bahwa cepat bukan selalu berarti menang, lambat bukan selalu berarti kalah. Sebab dalam perjalanan hidup, yang terpenting bukan seberapa cepat sampai, tetapi seberapa setia melangkah tanpa menyerah.

Terakhir, ia sangat bersyukur menjadi bagian dari FH UAD, yang menjadi tempat dalam mengukir prestasi dengan arahan dari Bapak/Ibu dosen. “Saya tahu, perjalanan saya masih panjang. Namun, bekal yang Bapak dan Ibu tanamkan telah menjadi cahaya yang menerangi langkah kami. Terima kasih atas ilmu, waktu, dan kesabaran yang telah Bapak/Ibu berikan. Doakan selalu agar kelak mampu menjadi generasi yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak dan bermanfaat bagi masyarakat. Semoga Allah membalas segala kebaikan Bapak dan Ibu dengan pahala yang berlipat, dan semoga silaturahmi ini tidak terputus meski status kami kini telah menjadi alumni,” ungkapnya. (salsya)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png 0 0 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-16 10:38:032025-05-16 10:38:03Raih IPK Sempurna: Mahasiswa FH UAD Jadi Wisudawan Terbaik

EDSA UAD Gelar Raker 2025

22/01/2025/in Terkini /by Ard

Rapat Kerja (Raker) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Dinda)

Rapat Kerja (Raker) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses digelar di Gedung Laboratorium Bahasa A, Lantai 7. Acara yang berlangsung pada 18 Januari 2025 ini mengusung tema “Improving Professionalism and Creativity for EDSA Brighter Future” dan menjadi awal strategis bagi kepengurusan English Department Student Association (EDSA) periode 2025/2026 untuk menyusun program kerja selama satu tahun ke depan.

Acara dimulai pukul 08.00 WIB dengan rangkaian pembukaan, termasuk pembacaan doa, menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dan “Mars UAD”. Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PBI, Derly, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Raker ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga langkah strategis untuk mengembangkan profesionalisme dan kreativitas anggota EDSA.

Raker dihadiri 23 anggota aktif EDSA, 4 demisioner, 10 anggota EDSA Journalist Team (EJT), 15 anggota Keluarga Teater Pebei, dan 10 volunteer dari angkatan 2024. Hadir pula Ketua Program Studi (Kaprodi) PBI, dosen tim Pendamping Mahasiswa, serta tamu undangan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FKIP, dan perwakilan HMPS lain.

Setiap divisi memaparkan program kerja dengan antusias. Divisi akademik merencanakan lokakarya pelatihan speaking, EJT berfokus pada peningkatan kualitas publikasi jurnalistik, dan Keluarga Teater Pebei berkomitmen menghidupkan seni budaya melalui pertunjukan teater.

“Saya yakin program kerja ini dapat menjadi langkah nyata untuk membawa EDSA lebih maju. Semoga seluruh anggota tetap semangat dan berkomitmen,” ujar Alifia, salah satu anggota EDSA.

Raker ditutup dengan diskusi interaktif terkait mekanisme pelaksanaan program kerja. Sebagai simbol kekompakan, seluruh peserta melakukan sesi foto bersama di akhir acara.

Dengan semangat profesionalisme dan kreativitas, EDSA optimis dapat memberikan kontribusi nyata bagi mahasiswa PBI dan masyarakat luas. Raker ini menjadi pijakan awal menuju masa depan yang lebih cerah sesuai tema yang diusung. (Lif/dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rapat-Kerja-Raker-Keluarga-Besar-Mahasiswa-KBM-Program-Studi-Pendidikan-Bahasa-Inggris-PBI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Dinda.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-22 10:46:152025-01-22 10:46:15EDSA UAD Gelar Raker 2025

Lulusan Teknik Elektro UAD Raih Beasiswa MEXT ke Jepang

28/11/2024/in Terkini /by Ard

Jihad Rahmawan Alumni Universitas Ahmad Dahlan (UAD) raih beasiswa MEXT ke Jepang (Dok. Jihad)

Jihad Rahmawan, alumnus Program Studi Teknik Elektro Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2015, berhasil mewujudkan mimpinya untuk melanjutkan studi ke Jepang melalui beasiswa bergengsi dari pemerintah Jepang, MEXT (Monbukagakusho: MEXT Scholarship). Ia diterima di Iwate Prefectural University, salah satu universitas unggulan di Jepang, untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensinya di bidang teknologi. Keberhasilannya ini tak lepas dari kombinasi dedikasi, prestasi, dan dukungan orang tua yang selalu ia jadikan landasan perjuangannya.

Menurut Jihad, kunci utama keberhasilannya adalah keaktifannya selama masa kuliah. “Saya selalu melibatkan diri dalam kegiatan penelitian dan pengembangan mahasiswa,” ujarnya. Salah satu proyek unggulannya adalah pembuatan prototipe Sarung Tangan Pintar Penerjemah Bahasa Isyarat.

Selain itu, ia aktif dalam Kelompok Studi Robot (RDC) sebagai ketua tim berbagai kompetisi, termasuk Kompetisi Robot Terbang Indonesia (KRTI) dan Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Humanoid. Bahkan, ia mencapai puncak karier organisasi dengan menjabat sebagai Ketua Umum RDC. “Pengalaman ini melatih saya untuk berpikir kritis, bekerja dalam tim, dan memimpin,” tambahnya.

Selain berprestasi dalam penelitian, Jihad juga aktif mengikuti berbagai kompetisi nasional dan internasional. Salah satu pencapaian luar biasanya adalah keberhasilannya mengikuti Logistic Challenge di Thailand. “Kompetisi seperti ini mengasah kemampuan inovasi dan keberanian bersaing secara global,” kata Jihad. Meski begitu, ia menekankan pentingnya manajemen waktu. Walau sibuk dengan berbagai kegiatan, ia tetap menyelesaikan studinya tepat waktu dengan IPK 3,7.

Ia juga berbagi tips bagi para mahasiswa yang bermimpi meraih beasiswa internasional. Menurutnya, disiplin dan doa adalah kunci. “Selalu buat perencanaan hidup yang jelas, disiplin dalam menjalankannya, dan jangan lupa meminta restu kepada orang tua,” ujarnya. Selain itu, kemampuan berbahasa, baik Inggris maupun Jepang, serta track record akademik yang baik seperti IPK dan sertifikat perlombaan sangat diperlukan. Tak lupa, ia menambahkan bahwa surat rekomendasi dari universitas juga akan sangat membantu.

Jihad berharap kisahnya dapat menginspirasi generasi muda untuk berani bermimpi besar dan berusaha keras mencapainya. “Mencapai kampus impian itu mungkin jika kita memiliki bekal yang cukup. Dengan doa, usaha, dan tekad yang kuat, pintu kesempatan pasti akan terbuka,” tutupnya. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Jihad-Rahmawan-Alumni-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-raih-beasiswa-MEXT-ke-Jepang-Dok.-Jihad.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-11-28 10:54:142024-11-28 10:54:14Lulusan Teknik Elektro UAD Raih Beasiswa MEXT ke Jepang

Alumni UAD Jadi Tim Paskibraka Upacara HUT RI ke-79 di Konsulat RI Songkhla Thailand

22/08/2024/in Terkini /by Ard

Empat Alumni Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jadi Tim Paskibraka Upacara HUT RI ke-79 di Konsulat RI Songkhla Thailand (Dok. Istimewa)

Upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79 diadakan dengan khidmat di Kantor Perwakilan Konsulat Republik Indonesia (KRI) di Songkhla, Thailand, pada Sabtu, 17 Agustus 2024. Upacara yang dimulai tepat pukul 08.15 WIB ini dihadiri oleh Konsulat RI Songkhla, Home Staff Diplomat, local staff, Dharma Wanita Persatuan (DWP KRI Songkhla), media Thailand, serta warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Thailand.

Acara ini menandai pencapaian istimewa bagi tim Inti Paskibraka di luar negeri, dengan empat alumni Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang terpilih sebagai anggota tim Inti Paskibraka. Mereka terpilih untuk melaksanakan upacara bendera dalam rangka HUT RI ke-79 di Thailand, sebuah kehormatan yang menunjukkan dedikasi dan semangat mereka dalam meneruskan perjuangan pahlawan bangsa meskipun tinggal jauh dari tanah air.

Aminah, salah satu perwakilan paskibraka dan alumni PBI UAD, menyampaikan, “Sejak di bangku perkuliahan, saya pribadi mempunyai prinsip bahwa harus menjadi perempuan yang berdaya dan berdikari. Tidak hanya tentang keberanian, tetapi juga tentang seberapa jauh kita mampu berdampak baik kepada lingkungan di sekitar.” Pernyataan ini menggambarkan komitmennya untuk terus menginspirasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekelilingnya.

Lebih lanjut, ia juga menggarisbawahi pentingnya peran perempuan dalam mendorong perubahan positif. “Untuk memaknai setiap perjuangannya, sebagai perempuan tentu harus maju dengan perubahan besar, dan perubahan itu dimulai dengan karakter serta semangat positif dari diri sendiri. Perempuan harus cerdas, punya kapasitas, dan mandiri. Maka dari itu, mari kita ambil peran yang hebat itu,” tutupnya.

Upacara tersebut merupakan wujud nyata dari semangat kemerdekaan dan dedikasi anak bangsa yang terus menjaga nilai-nilai luhur bangsa meskipun berada di perantauan. Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari semua pihak yang hadir, termasuk media lokal Thailand yang meliput acara tersebut. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Empat-Alumni-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Jadi-Tim-Paskibraka-Upacara-HUT-RI-ke-79-di-Konsulat-RI-Songkhla-Thailand-Dok.-Istimewa.jpg 1333 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-08-22 11:02:212024-08-22 11:02:21Alumni UAD Jadi Tim Paskibraka Upacara HUT RI ke-79 di Konsulat RI Songkhla Thailand

Prestasi Bisa Diraih dengan “Permainan” Membagi Waktu

21/02/2023/in Feature /by Ard

Suka permainan membagi waktu, Ferninda Nur Azizah jadi salah satu alumni berprestasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Ferninda Nur Azizah mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) angkatan 2018 berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,93 dalam kurun waktu 4 tahun.

Wisuda yang digelar pada Sabtu, 28 Januari 2022 lalu menobatkan Ferninda menjadi wisudawan berprestasi nomor 1 pada tingkat prodi, nomor 3 pada tingkat fakultas, dan nomor 5 pada tingkat universitas. Ia mengaku sangat bersyukur telah diberi kesempatan menjadi wisudawan berprestasi.

“Mungkin ini akan menjadi pencapain terbesar dalam hidupku, sejauh ini. Sesuatu yang terjadi tanpa kusangka-sangka dan tidak pernah terduga,” katanya saat wawancara pada Selasa, 14 Februari 2023.

Menjadi wisudawan berprestasi tak semata-mata hanya fokus terhadap kuliah dan akademiknya saja, melainkan Ferninda juga aktif berproses mengikuti seleksi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Inilah yang berguna untuk memberi ruang mahasiswa dalam menyalurkan minat dan bakatnya, serta ia menyalurkan hobi menarinya di acara kampus.

Untuk menyeimbangkan waktu antara kegiatan akademik dan nonakademik hanya perlu bermain dengan pembagian waktu saja. “Kita juga harus memilih metode yang tepat dalam belajar, karena pada zaman sekarang proses belajar berubah dari mentransfer ilmu menjadi mengontruksi ilmu, untuk itu dibutuhkan strategi belajar yang runtut dan sistematis,” ujarnya.

“Aku menggunakan metode self direct learning (SDL), yang harus nge-push diri sendiri agar mampu belajar mandiri, memaksa diri sendiri agar berinisiatif tinggi, dan semangat untuk mencapai tujuan. Hal tersebut aku lakukan dengan cara merumuskan target belajar dan memilih strategi pembelajaran,” ungkap Ferninda.

Dari strategi belajar yang tersusun rapi pastinya terdapat dukungan terbaik yang mendorongnya untuk melakukan hal tersebut. “Support system pertamaku tentu saja adalah orang tua, karena orang tua yang mendukung baik secara materi dan mental. Namun sama seperti mahasiswa lainnya, ketika aku malas belajar aku mencari sesuatu yang menyemangatiku salah satunya dengan menonton video-video idola grup dari Korea Selatan Seventeen dan mendengarkan lagu-lagunya.”

Pada akhir wawancara, Ferninda berharap mahasiswa mampu menemukan metode terbaik untuk belajar, tidak menyepelekan kuliah, dan dapat memanfaatkan privilese menjadi mahasiswa yang diberi banyak ruang untuk menyalurkan kreativitas. (syf)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ferninda-Nur-Azizah-salah-satu-alumni-berprestasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa.jpg 963 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-02-21 11:39:192023-02-21 11:43:33Prestasi Bisa Diraih dengan "Permainan" Membagi Waktu

Alumni UAD Bersinergi Melalui Kamada

28/07/2022/in Terkini /by Ard

Talkshow OTT membahas tentang Keluarga Alumni Universitas Ahmad Dahlan (Kamada) (Foto: Raihan)

“Keluarga Alumni Universitas Ahmad Dahlan merupakan kepanjangan dari Kamada. Terhitung sejak adanya perubahan nama dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Muhammadiyah menjadi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Kamada telah memiliki alumni kurang lebih sebanyak 60.000 orang,” kata Purnomo, S.T. selaku ketua Kamada UAD dalam acara Obrolan Tipis-Tipis Kamis, 14 Juli 2022.

Menurutnya, alumni UAD kini telah menyebar di seluruh Indonesia. Kamada menjadi cara untuk tetap bisa menjalin komunikasi dengan baik dan terus bersinergi. Tidak hanya itu, kepengurusan alumni dibentuk sesuai dengan daerah asal. Saat ini kepengurusan yang baru dibentuk yakni di Bangka Belitung.

“Pembentukan forum komunitas alumni digunakan untuk mengumpulkan alumni UAD guna mewujudkan sinergi baru kepada calon alumni maupun sesama alumni. Kontribusi Kamada kepada alumni baru bertujuan mempermudah mereka dalam mencari pekerjaan, salah satunya bekerja sama dengan Career Development Center (CDC) UAD,” jelasnya.

Kamada belum sepenuhnya terbentuk pada masing-masing daerah karena memang membutuhkan upaya lebih. Tidak mudah bagi setiap alumni menyempatkan waktu untuk terus berkontribusi terhadap forum ini. Diperlukan rasa ikhlas demi tetap terjalinnya hubungan antara alumni dengan UAD.

“UAD telah membekali mahasiswa dengan pelatihan soft skills. Semoga mereka menemukan solusi dalam setiap tantangan yang dihadapi, dan keterampilan komunikasi untuk digunakan di dunia kerja. Sebab, saat ini seorang mahasiswa tidak selalu mendapatkan pekerjaan sesuai dengan jurusan yang diambil,” tegasnya.

Ia menambahkan, Kamada sedang merencanakan pelatihan kepada calon alumni untuk menghadapi dunia kerja. Dengan bekerja sama dengan CDC UAD, maka makin terbuka lebar peluang untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai pekerjaan, bisnis, dan rekrutan anggota baru. Tidak hanya itu, latar belakang alumni dari berbagai jurusan dapat menjadi relasi kepada calon alumni.

“Setiap alumni yang telah dibesarkan oleh UAD harus memiliki rasa bangga. Mereka yang telah berkarier di dunia pekerjaan juga harus memberikan sinerginya untuk UAD. Saat ini kepengurusan Kamada berjumlah 60 orang dan rencana ke depannya akan mengadakan temu alumni untuk membahas kepengurusan forum komunitas menjadi lebih besar,” tutup Purnomo. (rai)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Talkshow-OTT-membahas-tentang-Keluarga-Alumni-Universitas-Ahmad-Dahlan-Kamada-Foto-Raihan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-07-28 08:15:552022-07-28 08:15:55Alumni UAD Bersinergi Melalui Kamada

Edufair 2022, Sasar Pengembangan Hard Skill dan Soft Skill

19/07/2022/in Terkini /by Ard

Education Fair dalam rangkaian UAD FAIR 2022 (Foto: Humas UAD)

Education Fair Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2022 merupakan salah satu rangkaian kegiatan acara dari UAD FAIR 2022. Acara ini disiarkan secara luring di Ruang Amphitarium Kampus IV UAD dan daring pada kanal YouTube Universitas Ahmad Dahlan (18-07-2022).

Education Fair merupakan salah satu upaya UAD untuk meningkatkan pelayanan, peningkatan, pembinaan, dan pengembangan soft skill maupun hard skill mahasiswa maupun lulusan UAD. Diharapkan akan menghasilkan generasi yang mampu berdaya saing secara nasional dan internasional.

Sejalan dengan hal itu, pada sambutan yang disampaikan oleh Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A. selaku Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni, “Hal ini merupakan salah satu upaya untuk melakukan pembinaan dan pendampingan baik yang bersifat hard skill maupun soft skill yang harapannya dapat meningkatkan kompetensi alumni agar bisa memperoleh pekerjaan yang baik. Selain itu, sebagai informasi tentang peluang beasiswa agar mahasiswa bisa meneruskan studi lanjut. Tiga hari ini, UAD akan sangat meriah karena ada rangkaian acara UAD FAIR, job fair, seminar perencanaan karier, nasional job training, bazar, dan juga kompetisi,” ucap Fajri.

Narasumber yang hadir di Education Fair di antaranya Suwondo, M.Pd.Si. selaku Kepala Bidang Marketing dan Penerimaan Mahasiswa Baru UAD, Andi Rizal Ramadhan yang merupakan Counsellor Australia/New Zealand Education dari International Education Specialists (IDP), bersama dengan Mimi, M.Sc. yang juga sebagai Counsellor United Kingdom Education di IDP. Terakhir, Andraine A. Febreinza selaku penanggung jawab Campus France IFI-LIP Yogyakarta. Keempat narasumber sama-sama memaparkan informasi dan peluang studi lanjut baik S-2 maupun S-3 di luar negeri maupun di UAD dengan beasiswa yang tersedia.

Reinza berbagi informasi tentang studi atau pendidikan tinggi di Prancis. Menurutnya, pendidikan di Prancis jika dilihat dari segi pendidikan dan penelitian sudah sangat berkualitas. Selain itu, ijazah yang dikeluarkan pun diakui secara internasional dan bahasa Prancis merupakan bahasa resmi kedua di dunia setelah bahasa Inggris. Lama pendidikan di Prancis jauh lebih singkat dengan durasi S-1 selama tiga tahun, D-3 hanya membutuhkan dua tahun waktu perkuliahan.

Pembicara selanjutnya Mimi dan Andi sama-sama memaparkan materi mengenai Program IDP Education yang merupakan perusahaan yang juga berbasis di Australia membawahi 80 kampus di seluruh Inggris dan Irlandia. IDP merupakan Australian based company yang sudah berdiri lebih dari 50 tahun dan ada di 30 negara di seluruh dunia. Semua layanan di IDP gratis. Hal wajib yang perlu disiapkan adalah akademik, mampu berbahasa Inggris yang baik, dan funding.

Pemaparan materi yang terakhir disampaikan oleh Suwondo yang menjelaskan berbagai macam beasiswa S-2 di UAD. Beasiswa S-2 dan S-3 yang ada di UAD antara lain, kerja sama UAD dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), beasiswa karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), beasiswa alumni UAD, serta yang terakhir beasiswa pemerintah.

Di akhir acara, masing-masing narasumber menyampaikan pesan untuk mahasiswa UAD harapannya untuk melanjutkan studi ke luar negeri dengan cara menggali motivasi dan kemampuan yang dimilikinya. Jangan pernah berhenti mencoba. Gagal itu biasa, lebih baik gagal karena sudah berani mencoba daripada gagal karena belum pernah mencoba. (ctr)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Edufair-dalam-rangkaian-UAD-FAIR-2022-Foto-Humas-UAD.jpg 1666 2500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-07-19 14:21:522022-07-19 14:25:43Edufair 2022, Sasar Pengembangan Hard Skill dan Soft Skill

Bimawa UAD Selenggarakan Talkshow KIP/Bidikmisi

30/06/2022/in Terkini /by Ard

Talkshow KIP Bidikmisi oleh Bimawa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Yosita)

Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar talkshow tentang KIP/Bidikmisi dengan mengusung tema “Bertumbuh Bersama Universitas Ahmad Dahlan” pada Kamis, 23 Juni 2022, secara daring melalui kanal YouTube resmi Universitas Ahmad Dahlan.

Maratul Husna, S.T. yang merupakan alumnus mahasiswa bidikmisi 2016 hadir sebagai pembicara pertama. Pembicara kedua yakni Novia Wahyuningtias, S.Pd. yakni alumnus mahasiswa bidikmisi 2014. Kemudian, Renangga Yudianto, S.T. sebagai pembicara ketiga yang merupakan alumnus mahasiswa bidikmisi 2017. Acara dipandu oleh Cucu Kurniasih, S.Pd. selaku moderator dan Alivia Eka Arianti selaku pembawa acara.

Husna mengatakan, untuk mencapai tujuan yang kita inginkan dibutuhkan waktu manajemen yang baik. “Dengan menggunakan skala prioritas, kita dapat mengetahui mana yang lebih penting untuk didahulukan.”

Selama ini, dalam belajar Husna menggunakan metode khusus, yaitu belajar pada waktu pagi hari. “Saya bangun pukul 3 pagi. Jika ingin menghafal, saya menulis di kertas sebanyak 10 kali lalu membacanya.”

Awal mula Husna memutuskan untuk kuliah di UAD karena mendapat beasiswa bidikmisi. “Selain itu, karena UAD mempunyai prospek yang sangat bagus,” imbuhnya.

Sementara itu, Novia mengatakan, adanya rasa bangga tersendiri karena menjadi mahasiswa bidikmisi yang difasilitasi oleh pemerintah. “Saya tidak minder menjadi mahasiswa penerima bidikmisi, melainkan bangga,” ungkap Novia.

Terakhir Renangga berpesan, “Yang harus kita lakukan ketika kuliah apalagi mendapat beasiswa bidikmisi, yaitu meningkatkan IPK, karena tidak hanya kewajiban kita bagi mahasiswa untuk lomba, tetapi juga untuk belajar bersungguh-sungguh.” (Yos)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Talkshow-KIP-Bidikmisi-oleh-Bimawa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Yosita.jpg 720 1440 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-06-30 08:09:502022-06-30 08:09:50Bimawa UAD Selenggarakan Talkshow KIP/Bidikmisi

Tumbuh dan Berprestasi Bersama Universitas Ahmad Dahlan

28/06/2022/in Terkini /by Ard

Maratul Husna, S.T., alumnus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan pembicara pada talkshow yang diselenggarakan Bimawa UAD (Foto: Catur)

Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan talkshow yang bertajuk “Bertumbuh Bersama Universitas Ahmad Dahlan”. Acara disiarkan secara langsung di kanal YouTube UAD pada Kamis, 23 Juni 2022.

Hadir sebagai pembicara pertama Maratul Husna, S.T., alumnus mahasiswa bidikmisi tahun 2016 serta penerima scholarship (University of Kocaeli, Turkey). Pembicara kedua Novia Wahyuningtias, S.Pd. alumnus mahasiswa bidikmisi tahun 2014 dan juga sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) SMP N 2 Yogyakarta. Pembicara ketiga Renangga Yudianto, S.T., yang juga merupakan alumnus mahasiswa bidikmisi tahun 2017.

Sudah bukan rahasia bahwa menjadi mahasiswa bidikmisi merupakan impian banyak orang, karena biaya kuliah dan biaya hidup akan dicukupi oleh pemerintah. Namun, tentu ada syarat utama untuk mendapatkannya, yakni berprestasi dan aktif di organisasi. Ketiga alumni yang menjadi narasumber itulah contohnya.

Husna mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur bisa kuliah di UAD walaupun berasal dari desa yang terpencil dan pelosok. Jika hujan tiba, jalan yang dilalui masih banyak yang becek dan jika musim kemarau banyak debu yang menempel sehingga membuat mata sakit. Meskipun orang tua hanya lulusan Sekolah Dasar (SD), bahkan ayahnya meninggal saat dirinya belum lulus Sekolah Menengah Atas (SMA), siapa sangka Husna justru berhasil mengunjungi tiga belas negara di dunia selama kuliah di UAD. Tidak hanya itu, ia berhasil menjadi wisudawan berprestasi bidang kemahasiswaan dan wisudawan terbaik di Program Studi Teknik Kimia.

Sementara itu, menjadi mahasiswa Bimbingan dan Konseling merupakan pilihan dan saran dari orang tua Novi. Mereka melihat anaknya lebih cocok di bidang itu, padahal keinginan Novi yang sebenarnya ingin mengambil jurusan geografi. Namun, siapa sangka jika pilihan orang tua itu yang mengantarkannya menjadi PNS. Novi sangat tidak menyangka.

Lain lagi dengan Renangga. Menurutnya, menjadi mahasiswa bidikmisi merupakan hal yang istimewa, karena kita diberikan kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan S-1 secara gratis. Dirinya juga pernah memenangkan kompetisi internasional saat di Bali.

Talkshow yang berjalan seru itu diakhiri dengan kalimat Husna yang sangat berkesan. “Seribu langkah ke depan harus kita mulai dengan langkah pertama. Tidak mudah tetapi harus. Buat skala prioritas. Mana yang lebih penting, itu yang harus dilakukan lebih dulu. Sebaik apa pun kita pasti ada orang yang tidak suka dengan proses pencapaian kita. Bukan makin membuat kita jatuh, tetapi sebaliknya, jadikanlah sebuah motivasi untuk bangkit dan membuktikan kepada orang lain bahwa kita dapat berprestasi walaupun direndahkan.” (ctr)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Maratul-Husna-S.T.-alumnus-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-pembicara-pada-talkshow-yang-diselenggarakan-Bimawa-UAD-Foto-Catur.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-06-28 09:23:032022-06-28 09:23:03Tumbuh dan Berprestasi Bersama Universitas Ahmad Dahlan

Peran Soft Skills dalam Mendukung Kesuksesan Studi dan Karier

09/06/2022/in Terkini /by Ard

Ika Suciwati (kanan) Alumnnus Universitas Ahmad Dahlan (UAD) narasumber Talkshow Soft Skills Series Bimawa (Foto: Catur)

Unit Konseling Mahasiswa Bidang Pengembangan Karakter dan Kesejahteraan Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Talkshow Soft Skill Series yang bertajuk “Peran Soft Skills dalam Mendukung Kesuksesan Studi dan Karier”. Acara ini disiarkan secara langsung pada Sabtu, 4 Juni 2022, melalui kanal YouTube BIMAWA UAD Jogja.

Hadir sebagai narasumber pertama Ika Suciwati yang merupakan mahasiswa berprestasi UAD 2018, Awardee Australia Awards Scholarship 2021, dan saat ini menjadi mahasiswa Master of TESOL di Monash University Australia. Narasumber kedua Gontang Prakasa, seorang Co-Founder I-TALLENTA, Co-Founder carijamu.id, Full Stack Developer di PT Widya Informasi Nusantara, dan Back and Developer di Kementrian Perikanan dan Kelautan. Serta, Rudi Afrinanda selaku Founder carijamu.id, Quality Assurance Specialist di PT Indofarma, Tbk Cikarang sebagai narasumber ketiga.

Mereka memaparkan peran penting dan manfaat soft skill yang harus dimiliki mahasiswa. Menurut Ika, soft skill merupakan kemampuan berbicara di depan umum serta mampu berkomunikasi dengan orang lain. Saat ini kemampuan berkomunikasi sangat penting karena ketika sedang menempuh perkuliahan, di situ akan ditekankan agar mahasiswa dapat berbicara di depan umum dengan baik. Sebab, jika kemampuan komunikasi kita kurang bagus, maka ide yang akan disampaikan pun juga kurang bisa untuk dipahami.

Cara agar soft skill yang dimiliki dapat diasah dan memberi manfaat kepada orang lain didapatkan dengan mengikuti berbagai kegiatan di kampus, baik itu perlombaan, organisasi mahasiswa, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan kegiatan lainnya. “Coba mulai dari apa yang ada di sekitar kita. Mencoba terlebih dulu dengan peningkatan diri sedikit demi sedikit daripada tidak mencoba sama sekali. Namun, saat mengikuti organisasi ataupun kegiatan kampus, bagilah waktu dengan baik agar kita tidak rugi. Jangan sampai di organisasi baik-baik saja, tetapi saat mengikuti perkuliahan nilai yang didapat kurang memuaskan,” papar Rudi.

Sedangkan menurut Ika, cara mengasah kemampuan soft skill yakni dengan mengikuti organisasi yang sekiranya memberikan manfaat bukan hanya untuk dipuji dan diakui. Milikilah rasa ingin tahu yang tinggi dan selalu mencoba hal baru. Manfaat soft skill akan kita tuai hingga sudah lulus kuliah nanti. Kita harus terbuka terhadap perspektif orang lain dan berpikiran pikiran kita juga harus terbuka. Menjadi orang yang ambisius itu baik. Jangan ragu untuk bertindak merefleksikan hal yang sudah diperoleh dari proses perkuliahan ke dalam kehidupan masyarakat. Usahakan seimbang antara hard skill dan soft skill.

Gontang sendiri mengartikan kemampuan soft skill akan terlihat saat sudah di dunia kerja. Sebab, setelah lulus nantinya bertemu dengan banyak orang yang jabatannya lebih tinggi dan pengalaman yang jauh lebih banyak. Soft skill adalah materi belajar seumur hidup karena pada dasarnya sudah dipelajari ketika di bangku perkuliahan. Ilmu ini berjalan seiring berkembangnya waktu. Misalnya, ketika akan mengambil keputusan. Dari komunikasi yang bagus kita bisa mengambil pelajaran berharga dan ilmu yang bermanfaat.

Soft skill yang tidak kalah lebih penting ialah mengatur waktu atau disiplin. Cara mengatur waktu yang efektif saat mengikuti perkuliahan, organisasi, dan sebagainya. Tentukan tujuan saat mengikuti organisasi jangan hanya masuk dan tidak ada tujuan yang akan dicapai.

Gontang berpesan, “Jangan pernah merasa minder dengan kondisi kita yang mungkin berasal dari anak kurang mampu, jangan pernah bilang menyerah dan mustahil sebelum mencoba. Jangan cepat puas dengan pencapaian yang sudah diraih. Kita masih muda dengan tenaga yang masih kuat dan waktu yang kita miliki masih panjang. Boleh bersedih tetapi jangan sampai berlarut-larut.”

Terakhir Ika menyampaikan untuk membawa keterbatasan yang teman-teman miliki dengan versi yang lebih baik. Kita hidup bukan hanya untuk diri kita sendiri tetapi ketahuilah bahwa kita hidup untuk memberi manfaat kepada masyarakat. Jangan takut mencoba, cepat berputus asa, dan jangan menghambat potensi yang dimiliki. Kita istimewa dengan keterbatasan yang kita miliki. Kita bisa terlahir kembali dengan versi yang lebih baik. (ctr)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ika-Suciwati-narasumber-pertama-pada-acara-Talkshow-Soft-Skills-Series.jpg 768 1366 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2022-06-09 09:19:042022-06-09 09:19:04Peran Soft Skills dalam Mendukung Kesuksesan Studi dan Karier
Page 5 of 7«‹34567›»

TERKINI

  • UAD Gelar Sumpah Profesi Psikolog Angkatan II Periode 202610/04/2026
  • Bedah Strategi 7 Jurus BK Hebat untuk Guru Wali10/04/2026
  • UAD Terima Kunjungan Dubes Inggris Bahas Isu Energi dan Iklim09/04/2026
  • Pentingnya Memperhatikan Kesehatan Mental Guru Wali09/04/2026
  • KKN UAD Edukasi PHBS Sejak Dini di PAUD Aisyiyah Tegalsari08/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top