• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Mahasiswa BISMA UAD, Rizal Agus Setiawan Jadi Pemateri dalam Webinar Nasional Kewirausahaan

19/03/2026/in Terkini /by Ard

Rizal Agus Setiawan mahasiswa Prodi BISMA Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pemateri dalam webinar nasional kewirausahaan (Foto. Mawar)

Mahasiswa Program Studi Bisnis Jasa Makanan (BISMA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Rizal Agus Setiawan, menjadi pemateri dalam Webinar Nasional Kewirausahaan yang diselenggarakan pada Minggu, 15 Februari 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Building Sustainable Entrepreneurial Ecosystems: Peran Strategis Wirausaha Muda dalam Ekonomi Indonesia.” Webinar tersebut diselenggarakan oleh Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sebagai upaya memperkuat literasi serta kapasitas kewirausahaan mahasiswa dan generasi muda di Indonesia.

Webinar dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh sekitar 150 peserta. Para peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia serta masyarakat umum yang memiliki minat terhadap dunia kewirausahaan dan pengembangan startup.

Dalam sesi pemaparan materi, Rizal Agus Setiawan membahas berbagai isu strategis yang relevan dengan dinamika kewirausahaan mahasiswa saat ini. Ia menyoroti adanya kesenjangan antara proposal bisnis yang sering disusun mahasiswa dengan kondisi pasar yang sebenarnya. “Sering kali proposal bisnis yang dibuat mahasiswa terlihat sangat baik di atas kertas, tetapi belum tentu sesuai dengan kebutuhan pasar yang nyata. Karena itu, validasi pasar menjadi langkah penting yang tidak boleh diabaikan,” ujarnya.

Selain itu, Rizal juga membahas berbagai tantangan yang kerap dihadapi startup mahasiswa di Indonesia, seperti keterbatasan modal, minimnya pengalaman dalam implementasi bisnis, hingga kesulitan dalam menyusun strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan.

Ia juga membagikan sejumlah strategi yang dapat dilakukan mahasiswa untuk bertahan dan berkembang dalam membangun usaha. “Memulai bisnis tidak selalu harus dengan modal besar. Yang terpenting adalah memahami kebutuhan pasar, membangun jaringan, dan memiliki roadmap bisnis yang realistis serta adaptif terhadap perubahan,” jelasnya.

Rizal turut menekankan pentingnya strategi penetapan harga, penyesuaian produk dengan kebutuhan pasar, serta menghindari kesalahan-kesalahan fatal yang sering terjadi pada fase awal pengembangan startup mahasiswa. Menurutnya, keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh ide bisnis yang baik, tetapi juga oleh dukungan ekosistem yang kuat. “Peran mentor, partner strategis, dan ekosistem pendukung sangat penting dalam membantu startup berkembang secara berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang tepat, peluang keberhasilan sebuah usaha akan semakin besar,” tambahnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rizal-Agus-Setiawan-mahasiswa-Prodi-BISMA-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-pemateri-dalam-webinar-nasional-kewirausahaan-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-19 11:57:052026-03-19 11:57:05Mahasiswa BISMA UAD, Rizal Agus Setiawan Jadi Pemateri dalam Webinar Nasional Kewirausahaan

KKN UAD Dorong Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Sehat di Dusun Bojong

18/03/2026/in Terkini /by Ard

Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Sehat di Dusun Bojong oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program tematik bertajuk “Pengelolaan Sampah, Lingkungan, dan Kesehatan Masyarakat Dusun Bojong” di Dusun Bojong, Kalurahan Kulur, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan tersebut berada di bawah bimbingan dosen pembimbing lapangan, Dr. Heni Trisnowati, S.K.M., M.P.H.

Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan melalui pendekatan edukasi dan aksi kolaboratif bersama warga.

Pada aspek pengelolaan sampah, mahasiswa menyelenggarakan penyuluhan mengenai bahaya sampah plastik terhadap kesehatan keluarga pada 18 Februari 2026. Dalam kegiatan tersebut dijelaskan berbagai risiko kesehatan yang dapat timbul, seperti diare, demam berdarah dengue (DBD), serta gangguan pernapasan.

Edukasi tersebut diperkuat dengan pemasangan drop box botol plastik yang ditempatkan di Pos Kamling pada 2 Maret 2026 sebagai titik strategis pengumpulan sampah plastik. Selain itu, mahasiswa juga memasang plang edukasi mengenai waktu terurai sampah organik dan anorganik guna mendorong kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah.

Dalam bidang ketahanan lingkungan dan pangan, tim KKN membagikan bibit pisang Cavendish kepada setiap kepala keluarga serta memberikan demonstrasi teknik penanaman dan perawatan yang tepat. Program ini diharapkan tidak hanya mendukung ketahanan pangan keluarga, tetapi juga membuka peluang nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat.

Sebagai bentuk aksi nyata, mahasiswa bersama warga juga melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan dusun, termasuk area sekitar Pondok Pesantren Al Husna Bojong dan Pos Kamling.

Koordinator KKN Unit VI.A.3 menyampaikan bahwa keberlanjutan program sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Ia berharap kebiasaan baik yang telah dibangun selama pelaksanaan KKN dapat terus dilanjutkan oleh warga.

Sementara itu, dosen pembimbing lapangan, Dr. Heni Trisnowati, S.K.M., M.P.H., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi keilmuan mahasiswa kesehatan masyarakat dalam pemberdayaan komunitas.

“Program KKN tidak hanya menjadi sarana pengabdian, tetapi juga proses pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. Melalui pendekatan promotif dan preventif berbasis masyarakat, mahasiswa dilatih untuk mampu mengidentifikasi masalah, merancang solusi, serta membangun partisipasi warga secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa integrasi edukasi kesehatan, pengelolaan lingkungan, dan ketahanan pangan merupakan pendekatan komprehensif yang selaras dengan prinsip kesehatan masyarakat.

Kepala Dusun Bojong turut mengapresiasi kontribusi mahasiswa UAD yang telah menghadirkan edukasi sekaligus aksi nyata bagi masyarakat.

Melalui program tersebut, diharapkan tercipta lingkungan Dusun Bojong yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran mahasiswa UAD sebagai agen perubahan yang memberikan dampak nyata di tengah masyarakat. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengelolaan-Sampah-dan-Lingkungan-Sehat-di-Dusun-Bojong-oleh-Mahasiswa-Kuliah-Kerja-Nyata-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-18 11:08:332026-03-18 11:08:33KKN UAD Dorong Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Sehat di Dusun Bojong

UAD Terapkan KHGT dalam Penentuan Idulfitri 1447H

17/03/2026/in Terkini /by Ard

 

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengambil langkah strategis dalam pelaksanaan Idulfitri dengan mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Kebijakan ini dinilai sebagai upaya nyata dalam mendorong keseragaman penanggalan Islam secara global sekaligus memperkuat semangat persatuan umat.

Kepala Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) UAD, Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., M.Hum., menyampaikan bahwa penerapan KHGT merupakan bagian dari komitmen UAD sebagai institusi Muhammadiyah dalam mengimplementasikan hasil keputusan Musyawarah Nasional Tarjih Muhammadiyah. “Pelaksanaan Idulfitri di UAD yang mengacu pada KHGT merupakan langkah maju dan strategis dalam mewujudkan keseragaman waktu ibadah umat Islam secara global,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sebagai bagian dari Muhammadiyah, UAD memiliki tanggung jawab akademik dan kelembagaan untuk mengimplementasikan ijtihad berkemajuan, termasuk dalam sistem penanggalan Islam berbasis sains modern.

Lebih lanjut, Rahmadi mengungkapkan bahwa latar belakang utama Muhammadiyah dalam mendukung KHGT adalah kesadaran bahwa umat Islam merupakan ummah wāḥidah (umat yang satu), sehingga memerlukan sistem kalender yang seragam, khususnya dalam menentukan hari-hari besar Islam seperti Idulfitri, Iduladha, dan puasa Arafah. “Selama ini, sistem kalender lokal sering menimbulkan perbedaan yang tidak perlu. KHGT hadir sebagai solusi untuk menyatukan umat Islam dalam satu penanggalan global,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa KHGT disusun berdasarkan kajian panjang sejak tahun 2007 dan diperkuat melalui forum internasional, termasuk Konferensi Istanbul 2016. Sistem ini menggunakan pendekatan hisab hakiki dengan parameter astronomis yang terukur, sehingga mampu memberikan kepastian dalam penentuan awal bulan Hijriah. “Keunggulan KHGT terletak pada sifatnya yang global, akurat, dan berbasis sains modern. Ini berbeda dengan sistem lokal yang sering kali bergantung pada rukyat yang bersifat terbatas secara geografis,” ungkapnya.

Dalam implementasinya, LPSI UAD memiliki peran penting dalam menyosialisasikan pemahaman tentang KHGT kepada sivitas akademika. Berbagai kegiatan telah dilakukan, mulai dari seminar, diskusi ilmiah, hingga publikasi melalui media digital kampus. “LPSI secara aktif mengadakan sosialisasi melalui pengajian, seminar, serta memanfaatkan media internal kampus agar pemahaman tentang KHGT dapat diterima secara komprehensif oleh seluruh sivitas akademika,” jelas Rahmadi.

Selain itu, UAD juga melakukan berbagai persiapan dalam menyambut Idulfitri dengan acuan KHGT. Koordinasi dilakukan antara pimpinan universitas, LPSI, dan takmir masjid kampus untuk memastikan keselarasan pelaksanaan ibadah.

Menurutnya, penerapan KHGT tidak hanya berdampak pada lingkungan kampus, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap upaya penyatuan kalender Islam di tingkat dunia. “Langkah ini menunjukkan bahwa kalender global berbasis hisab hakiki itu feasible dan dapat diterapkan. Harapannya, ini dapat mendorong organisasi Islam lain untuk mengadopsinya,” ujarnya.

Rahmadi berharap KHGT dapat menjadi bagian dari kesadaran kolektif umat Islam, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. Ia optimistis bahwa dengan sosialisasi yang berkelanjutan dan dialog antarorganisasi, penyatuan kalender Islam dapat terwujud. “UAD diharapkan dapat menjadi role model bagi perguruan tinggi lain dalam mengintegrasikan KHGT dalam kehidupan akademik dan keislaman,” tuturnya.

Rahmadi menambahkan, “Mari kita sambut Idulfitri dengan penuh keikhlasan dan kebersamaan. Jadikan momen ini sebagai ajang memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan pemahaman keislaman yang berkemajuan,” pesannya.

Ia juga berharap perbedaan yang pernah terjadi dalam penentuan awal bulan Hijriah tidak lagi menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi motivasi untuk terus belajar dan membangun persatuan umat. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-17 12:47:042026-03-17 12:47:04UAD Terapkan KHGT dalam Penentuan Idulfitri 1447H

KKN UAD Gelar Pelatihan Ecoprint untuk Anak-Anak di Padukuhan Gedangan

17/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN UAD Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan pelatihan ecoprint untuk anak-anak di Padukuhan Gedangan (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 155 Unit II.C.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan sosialisasi sekaligus pelatihan pembuatan ecoprint bagi anak-anak pada Kamis, 26 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di PAUD Ongko Wijoyo, Padukuhan Gedangan, Kalurahan Sentolo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo.

Program kerja tematik KKN ini berfokus pada pemanfaatan sumber daya alam yang terdapat di Padukuhan Gedangan. Selain untuk mengurangi limbah tekstil, program ini juga dirancang untuk meningkatkan kreativitas anak-anak melalui pemanfaatan bahan-bahan alami di sekitar mereka.

Padukuhan Gedangan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki sumber daya alam yang melimpah, khususnya pepohonan dan dedaunan yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan ecoprint. Anak-anak dipilih sebagai partisipan karena usia mereka dinilai tepat untuk belajar mengenal dan memanfaatkan alam, sekaligus mengasah kemampuan motorik dan kreativitas.

Salah satu mahasiswa KKN, Muhammad Hidayatullah Fiddien sebagai narasumber kegiatan tersebut, memperkenalkan konsep dasar lingkungan, pentingnya menjaga kelestarian alam, serta dampak yang terjadi akibat kerusakan alam. Selain itu, mahasiswa KKN juga memberikan pelatihan langsung mengenai proses pembuatan ecoprint serta menjelaskan manfaat dan kegunaannya.

Hidayatullah menegaskan bahwa selain melatih kreativitas anak, ecoprint juga dapat menambah keuntungan dari sisi ekonomis.

“Ecoprint ini bukan hanya untuk seni mencetak dalam karya, akan tetapi sebagai tanda kepedulian pada lingkungan, serta menanamkan rasa hormat, dan tanggung jawab sebagai manusia terhadap alam,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat lebih peduli pada lingkungan sekitar dan semakin kreatif di tengah perkembangan era industri. Sebagai hasil dari praktik tersebut, totebag ecoprint yang telah dibuat kemudian dibagikan kepada anak-anak sebagai upaya mengurangi penggunaan sampah plastik. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-UAD-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-pelatihan-ecoprint-untuk-anak-anak-di-Padukuhan-Gedangan-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-17 12:43:442026-03-17 12:43:44KKN UAD Gelar Pelatihan Ecoprint untuk Anak-Anak di Padukuhan Gedangan

KKN UAD Edukasi Gerakan 3M dan PSN di Pronosutan

17/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Edukasi Gerakan 3M dan PSN di Pronosutan (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit III.D.1 melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) bersama masyarakat di Padukuhan Pronosutan, Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah berkembangnya nyamuk penyebab penyakit serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa KKN dan warga setempat yang bersama-sama melakukan pengecekan di berbagai sudut lingkungan rumah warga. Pemeriksaan difokuskan pada tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti bak mandi, ember, pot tanaman, serta wadah penampungan air lainnya yang memungkinkan terjadinya genangan air.

Melalui pemeriksaan tersebut, mahasiswa dan warga memastikan tidak terdapat jentik nyamuk yang dapat menjadi sumber berkembangnya penyakit. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih.

Selain melakukan pemeriksaan, mahasiswa KKN turut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya nyamuk yang dapat menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya demam berdarah. Penyakit ini dapat membahayakan kesehatan apabila tidak dicegah sejak dini, sehingga masyarakat diimbau untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan di sekitar rumah.

Mahasiswa juga mengajak warga untuk melakukan pengecekan secara rutin di lingkungan masing-masing. Mereka menjelaskan bahwa pemberantasan sarang nyamuk tidak cukup dilakukan sekali, melainkan perlu menjadi kebiasaan yang dilakukan secara berkala agar pencegahan dapat berjalan lebih efektif.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Unit III.D.1 juga mengenalkan langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah berkembangnya nyamuk melalui gerakan 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, dan mengubur barang bekas yang berpotensi menampung air.

Menurut P.R., kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui penerapan gerakan 3M (menguras, menutup, dan mengubur).

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta melakukan pencegahan sejak dini terhadap penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. Program tersebut juga menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN UAD Unit III.D.1 dalam membantu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari sarang nyamuk di Padukuhan Pronosutan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Edukasi-Gerakan-3M-dan-PSN-di-Pronosutan-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-17 12:38:182026-03-17 12:38:18KKN UAD Edukasi Gerakan 3M dan PSN di Pronosutan

Mewujudkan Peran Khalifah Melalui Pelestarian Alam

16/03/2026/in Terkini /by Ard

Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM. penceramah tarawih RDK 1447 H di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Ana)

Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menggelar rangkaian Ceramah Tarawih dalam semarak Ramadan di Kampus (RDK) 1447 H. Pada Senin malam, 20 Ramadan 1447 H / 9 Maret 2026 M, hadir sebagai penceramah yakni Prof. Dr. Ir. Zahrul Mufrodi, S.T., M.T., IPM., Guru Besar Bidang Ilmu Teknik Kimia UAD. Ia menyampaikan kajian mendalam bertema “Eco-Ramadan: Puasa, Kepedulian Lingkungan, dan Tanggung Jawab Khalifah fil Ardh”.

Dalam tausiahnya, Prof. Zahrul menekankan bahwa esensi Ramadan harus selaras dengan pelestarian alam. Mengacu pada Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 30, ia mengingatkan bahwa manusia dipilih sebagai khalifah fil ardh untuk menjaga, bukan merusak bumi. “Kebaikan sekecil apa pun, seperti menanam benih tumbuhan meskipun kiamat akan tiba, merupakan amanah untuk mewariskan bumi yang lebih baik bagi generasi mendatang,” tuturnya mengutip hadis riwayat Ahmad.

Ia juga menyoroti pentingnya kasih sayang terhadap seluruh makhluk sebagai manifestasi iman. Menolong hewan atau tumbuhan yang sedang kesulitan disebut sebagai wujud nyata peran manusia yang dapat mengantarkan pada ampunan Allah. “Menolong hewan atau tumbuhan yang sedang kesulitan adalah wujud nyata peran kita di bumi yang dapat menjadi sebab Allah mengampuni dosa-dosa kita,” tambahnya.

Lebih lanjut, Prof. Zahrul mengajak jemaah untuk menerapkan pola hidup yang tidak berlebih-lebihan (mubazir), terutama dalam penggunaan air dan pengelolaan sampah makanan. Ia menekankan bahwa kebaikan makanan juga diukur dari apakah konsumsinya sewajarnya atau justru menjadi sampah yang terbuang. Hal ini sejalan dengan teladan Rasulullah SAW yang melarang penggunaan air secara boros, bahkan saat berwudu di sungai yang mengalir sekalipun.

Sebagai penutup, ia mengajak jemaah untuk menjadikan momentum Ramadan ini untuk menyegerakan kebaikan dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Dengan menjaga konsumsi yang bijak dan melestarikan ekosistem, umat Islam diharapkan mampu menjalankan tugasnya sebagai wakil Allah di bumi dengan penuh tanggung jawab. (anw)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Ir.-Zahrul-Mufrodi-S.T.-M.T.-IPM.-penceramah-tarawih-RDK-1447-H-di-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Ana.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-16 10:32:222026-03-16 10:32:22Mewujudkan Peran Khalifah Melalui Pelestarian Alam

Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Pengelolaan Sampah di Padukuhan Bejaten

16/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sosialisasikan [engelolaan sampah dan pasang papan informasi di Padukuhan Bejaten (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit III.D.3 melaksanakan kegiatan sosialisasi pemilahan sampah, pembuatan dan pemasangan papan informasi lama waktu sampah terurai, serta pembagian trashbag kepada warga Padukuhan Bejaten, Kalurahan Jatisarono, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, pada 28 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan.

Sosialisasi dilaksanakan di Pendopo Bejaten dan dihadiri oleh Ketua RT, Ketua RW, serta warga setempat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah rumah tangga sejak dari sumbernya serta dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan apabila sampah tidak dikelola dengan baik.

Kepala Dukuh Bejaten, Sulistyono, mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UAD tersebut. “Kami sangat mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UAD Unit III.D.3 ini. Programnya sudah bagus, pelaksanaannya juga diselesaikan dengan baik, dan antusias masyarakat cukup tinggi. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa memberikan dampak jangka panjang bagi kebersihan dan kesadaran lingkungan warga Padukuhan Bejaten,” ungkapnya.

Selain sosialisasi, mahasiswa KKN juga membuat dan memasang papan informasi yang berisi keterangan mengenai waktu terurainya berbagai jenis sampah, seperti plastik, kertas, kaca, dan kaleng. Papan informasi tersebut dipasang di beberapa titik strategis di lingkungan dusun agar mudah dibaca oleh masyarakat dan menjadi pengingat bagi warga untuk lebih bijak dalam mengelola sampah.

Ketua Unit KKN, Fernanda Agustian, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami dampak jangka panjang dari sampah yang tidak dikelola dengan baik. “Kami berharap melalui papan informasi ini masyarakat dapat mengetahui berapa lama sampah dapat terurai di alam, sehingga kesadaran untuk mengurangi dan memilah sampah bisa semakin meningkat,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, mahasiswa KKN Unit III.D.3 juga membagikan trashbag kepada seluruh rumah di Padukuhan Bejaten. Pembagian tersebut bertujuan untuk memfasilitasi warga dalam menerapkan kebiasaan memilah sampah rumah tangga agar lebih tertata dan mudah dikelola.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UAD Unit III.D.3 berharap masyarakat Padukuhan Bejaten dapat lebih sadar dan konsisten dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan kolaborasi antara mahasiswa dan warga, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-sosialisasikan-engelolaan-sampah-dan-pasang-papan-informasi-di-Padukuhan-Bejaten-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-16 10:28:322026-03-16 10:28:32Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Pengelolaan Sampah di Padukuhan Bejaten

Implementasi Teknologi Lubang Resapan Biopori sebagai Strategi Mitigasi Genangan Air di Desa Kalibondol

16/03/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) membuat lubang resapan biopori bersama masyarakat Desa Kalibondol, Kecamatan Sentolo (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan program implementasi teknologi lubang resapan biopori bersama masyarakat Desa Kalibondol, Kecamatan Sentolo, pada Minggu, 22 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mitigasi genangan air sekaligus meningkatkan kapasitas infiltrasi tanah di kawasan permukiman.

Sebanyak sekitar 15 partisipan yang terdiri dari mahasiswa KKN UAD dan masyarakat Desa Kalibondol terlibat dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa yang berpartisipasi antara lain Issac, Gadis, Libel, Hapni, Rafi, Alfi, Aqli, Alya, dan Nunuk. Program ini menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan, khususnya dalam mengurangi genangan air serta meningkatkan daya resap tanah melalui penerapan teknologi biopori berbasis partisipasi masyarakat.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh menurunnya kapasitas infiltrasi tanah akibat meningkatnya dominasi permukaan kedap air di lingkungan permukiman. Selain itu, pengelolaan sampah organik rumah tangga yang belum optimal juga menjadi salah satu faktor yang memicu permasalahan lingkungan. Melalui penerapan teknologi sederhana berupa lubang resapan biopori, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air hujan sekaligus mengurangi potensi genangan dan banjir pada musim penghujan.

Lubang resapan biopori merupakan teknologi tepat guna yang berfungsi meningkatkan infiltrasi air hujan melalui pembuatan lubang vertikal di dalam tanah yang diisi dengan bahan organik. Metode ini diperkenalkan oleh Kamir R. Brata sebagai pendekatan ekologis untuk memperbaiki struktur tanah melalui aktivitas organisme tanah yang secara alami membentuk pori-pori tanah. Selain meningkatkan daya serap tanah, biopori juga mampu mengurangi limpasan permukaan (runoff) serta mendukung proses pengomposan sampah organik rumah tangga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat mengenai konsep, manfaat, serta tahapan pembuatan lubang resapan biopori. Selanjutnya, mahasiswa bersama masyarakat melakukan praktik pembuatan lubang dengan diameter sekitar 10 cm dan kedalaman 80–100 cm di beberapa titik strategis, seperti halaman rumah warga, area sekitar saluran drainase, serta lokasi yang berpotensi mengalami genangan. Lubang-lubang tersebut kemudian diisi dengan sampah organik berupa daun kering dan sisa limbah dapur yang berfungsi sebagai media pembentukan biopori sekaligus bahan baku kompos.

Dukuh Kalibondol, Eka Febriyanti, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mengatasi permasalahan genangan air sekaligus meningkatkan kesadaran warga terhadap pengelolaan sampah organik dan pelestarian lingkungan.

Kegiatan ini juga melibatkan Darmadi, warga yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan lingkungan. Ia dikenal memiliki kompetensi dalam pembuatan pupuk organik, pemanfaatan lubang resapan biopori, serta pengolahan sampah rumah tangga. Dalam kesempatan tersebut, Darmadi turut berbagi pengetahuan sekaligus memberikan praktik langsung kepada masyarakat mengenai pemanfaatan sampah organik sebagai pupuk yang bermanfaat bagi tanaman.

Menurut Darmadi, penerapan biopori tidak hanya berfungsi meningkatkan daya serap air ke dalam tanah dan mengurangi potensi genangan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pengomposan alami yang menghasilkan pupuk organik. Dengan metode yang sederhana dan mudah diterapkan, masyarakat diharapkan dapat lebih aktif dalam mengelola sampah organik sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.

Partisipasi masyarakat, khususnya ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Indah, menunjukkan respons positif terhadap pelaksanaan program ini. Secara kualitatif, kegiatan tersebut dinilai mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya konservasi air hujan serta pengelolaan sampah organik berbasis rumah tangga.

Ke depan, program biopori diharapkan dapat diintegrasikan dengan kegiatan kerja bakti rutin maupun program lingkungan desa. Selain itu, monitoring secara berkala juga diperlukan untuk memastikan keberlanjutan fungsi lubang resapan biopori. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, mengurangi risiko genangan air, serta menumbuhkan perilaku pro-lingkungan di tengah masyarakat. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-membuat-lubang-resapan-biopori-bersama-masyarakat-Desa-Kalibondol-Kecamatan-Sentolo-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-16 10:22:402026-03-16 10:22:40Implementasi Teknologi Lubang Resapan Biopori sebagai Strategi Mitigasi Genangan Air di Desa Kalibondol

Profesionalisme Profetik dalam Membangun Peradaban Berilmu

15/03/2026/in Terkini /by Ard

Prof. Dr. Suyatno, M.Pd.I. penceramah tarawih Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mei)

Ceramah tarawih dalam rangkaian kegiatan Ramadan di Kampus (RDK) digelar di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan Prof. Dr. Suyatno, M.Pd.I. yang menyampaikan materi bertema “Prophetic Professionalism: Meneladani Nilai-nilai Keguruan Nabi dalam Membangun Peradaban Berilmu.”

Suyatno memaparkan bahwa profesionalisme dibangun oleh dua unsur utama, yakni kemampuan dan komitmen. Menurutnya, kedua unsur tersebut harus berjalan bersama agar seseorang mampu menjalankan tanggung jawab secara profesional.

“Jadi dua-duanya ada, kemampuan dan komitmen seseorang untuk melaksanakan pekerjaan secara kompeten, bertanggung jawab, disiplin, dan berkualitas tinggi sesuai dengan standar yang berlaku,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa bagi seorang muslim, profesionalisme tidak cukup hanya berlandaskan rasionalitas dan pengalaman empiris. Profesionalisme harus ditopang oleh nilai-nilai profetik yang berakar pada misi kenabian Nabi Muhammad saw.

Suyatno mengutip Surah Al-Jumu’ah ayat 2 yang menjelaskan misi Nabi Muhammad, yakni membacakan ayat-ayat Allah, menyucikan jiwa manusia, mengajarkan syariat, serta memberikan pemahaman tentang hikmah dan kemaslahatan dalam kehidupan.

Ia juga menyampaikan bahwa profesionalisme profetik memiliki tiga orientasi utama. Pertama, berorientasi pada humanisasi atau upaya mengangkat martabat manusia. Kedua, mencegah berbagai sistem yang menindas manusia. Ketiga, menjadikan seluruh aktivitas keilmuan sebagai sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah.

“Segala sesuatu yang kita pelajari dan kembangkan harus dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah. Semakin berilmu, seharusnya semakin menegaskan fungsi kita sebagai hamba Allah,” tuturnya.

Suyatno mengingatkan bahwa profesionalisme yang dilandasi misi kenabian akan mengarahkan manusia pada tanggung jawab, kedisiplinan, dan kualitas kerja yang tinggi sekaligus bernilai ibadah di hadapan Allah Swt. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-Suyatno-M.Pd_.I.-penceramah-tarawih-Masjid-Islamic-Center-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mei.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-15 09:59:082026-03-15 09:59:08Profesionalisme Profetik dalam Membangun Peradaban Berilmu

Bimawa UAD Dorong Kemandirian Usaha Mahasiswa

15/03/2026/in Terkini /by Ard

Sosialisasi program pembinaan mahasiswa wirausaha (P2MW) Bimawa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Septi)

Biro Kemahasiswaan Dan Alumni (BIMAWA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan sosialisasi program pembinaan mahasiswa wirausaha (P2MW) yang dilaksanakan secara online melalui Zoom Meeting pada Kamis, 5 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi kompetisi kewirausahaan nasional dan mengulang prestasi di ajang KMI Expo.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa program P2MW menjadi salah satu kompetisi yang digarap serius oleh universitas. Kompetisi ini dinilai mampu memberikan pengalaman belajar berharga di luar ruang kelas yang kelak menjadi bekal kemandirian mahasiswa setelah lulus.

Menurutnya, berwirausaha adalah sebuah langkah yang sangat positif, sekalipun mahasiswa tersebut nantinya tidak bekerja di sektor formal yang sejalan dengan disiplin ilmunya. Ia juga turut memotivasi para peserta dengan menilik pencapaian tahun lalu di mana salah satu tim UAD berhasil meraih juara satu tingkat nasional pada KMI Expo.

Sementara itu, pemateri utama, Retnosyari Septiyani, S.TP., M.Sc., memaparkan bahwa pada tahun ini UAD memiliki peluang besar untuk mengirimkan belasan proposal secara maksimal ke tingkat nasional. Proposal tersebut nantinya akan dikategorikan ke dalam dua jalur, yakni tahapan usaha awal dan tahapan usaha bertumbuh. Terdapat enam bidang kompetisi yang dipertandingkan, meliputi makanan dan minuman, budi daya, industri kreatif seni dan budaya, jasa pariwisata dan perdagangan, manufaktur dan teknologi terapan, serta bisnis digital.

Lebih lanjut, Retno menekankan sejumlah aturan krusial bagi calon pendaftar. Produk atau jasa yang diusulkan wajib merupakan hasil pengembangan mandiri oleh kelompok mahasiswa pengusul. Ia menegaskan bahwa usaha tersebut dilarang berstatus waralaba, reseller, titip jual, atau meneruskan usaha milik orang lain tanpa kebaruan.

Selain itu, model bisnis dropshipper maupun jual-beli pakaian bekas impor (thrifting) juga dipastikan tidak boleh diikutsertakan. Hal esensial lainnya adalah setiap usaha yang diajukan diwajibkan memiliki noble purpose (tujuan mulia), yang berarti produk atau jasa tersebut harus mampu memberikan dampak positif dan menjadi solusi nyata atas permasalahan di masyarakat.

Demi memaksimalkan proses persiapan dan pendampingan, pihak penyelenggara menargetkan agar seluruh draf proposal dari para mahasiswa dapat terkumpul maksimal pada bulan April mendatang. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-program-pembinaan-mahasiswa-wirausaha-P2MW-Bimawa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Septi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-15 09:54:502026-03-15 09:54:50Bimawa UAD Dorong Kemandirian Usaha Mahasiswa
Page 5 of 549«‹34567›»

TERKINI

  • BEM dan DPM UAD Sinergikan Program Kerja dalam Rapat Kerja 202617/04/2026
  • UAD Tutup Program Mubaligh Hijrah dengan Festival Anak Saleh dan Aksi Berbagi17/04/2026
  • UAD Bekali Guru SD Muhammadiyah Kleco Teknik Deep Learning Berbasis Humanis Religius16/04/2026
  • UAD Jadi Tuan Rumah Silaturahmi dan Senam Bersama Barahmus DIY16/04/2026
  • Menangkal Bahaya “Dumb Scroll” Era Digital: Ustadz Fadhlurrahman Bagikan 3 Fase Mendidik Anak15/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top