• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Seminar Personal Edge dalam Rangka Cultural Literation 27

14/01/2025/in Terkini /by Ard

Seminar Personal Edge Dalam Rangka Cultural Literation 27 (Dok. Panitia CL 27)

Dalam Rangka Milad Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi ke-27, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar Seminar Personal Edge Cultural Literation 27 pada Sabtu, 11 Januari 2025, di Amphitarium UAD. Seminar ini dirancang untuk membantu peserta membangun citra diri atau personal branding yang autentik dan efektif, sehingga mampu meningkatkan daya saing di dunia kerja. Dengan tema “Personal Branding Melalui Budaya Literasi Menuju Masa Depan Kompetitif”, seminar ini menekankan pentingnya budaya literasi sebagai dasar penguatan citra diri yang relevan di era modern.

Dalam seminar tersebut, peserta diajak untuk memahami konsep personal branding sebagai faktor krusial dalam membangun karier. Narasumber memaparkan bahwa personal branding tidak hanya soal pencitraan, tetapi juga tentang autentisitas, komunikasi yang efektif, dan nilai yang dibawa seseorang. Budaya literasi, kemampuan membaca, menulis, berpikir kritis, serta memahami konteks sosial dan budaya menjadi landasan penting dalam membangun citra diri yang kuat. Melalui literasi, individu mampu menganalisis informasi secara mendalam, berpikir inovatif, dan menyampaikan ide-ide secara jelas serta relevan.

Salah satu poin utama yang diangkat adalah peran budaya literasi dalam menciptakan personal branding yang kompetitif. Narasumber menyoroti bagaimana budaya literasi membantu individu memahami dinamika sosial, beradaptasi dengan lingkungan budaya yang beragam, serta membangun komunikasi profesional yang efektif. “Budaya literasi adalah kunci. Dengan literasi yang baik, seseorang dapat memperluas wawasan, meningkatkan kepercayaan diri, dan menyampaikan gagasan secara persuasif,” ujar salah satu pembicara, seorang praktisi komunikasi sekaligus akademisi.

Peserta seminar tidak hanya mendapatkan pemahaman teoretis, tetapi juga strategi praktis untuk mengintegrasikan budaya literasi dalam membangun personal branding. Keterampilan seperti menulis curriculum vitae (CV) yang menarik, berbicara di depan umum, dan memanfaatkan platform digital untuk membangun citra diri menjadi fokus dalam sesi interaktif.

Salah seorang peserta, Melia, mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD, menyatakan, “Seminar ini membuka pandangan saya tentang pentingnya literasi dalam membangun karier. Saya merasa lebih percaya diri untuk menghadapi persaingan di dunia kerja.”

Seminar tersebut menjadi langkah konkret UAD dalam mendukung pengembangan mahasiswa yang siap bersaing di dunia profesional. Dengan mengintegrasikan budaya literasi dalam personal branding, diharapkan para peserta dapat menghadapi tantangan karier di masa depan dengan lebih percaya diri dan kompetitif. Kegiatan ini tidak hanya memberikan bekal bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi upaya memperkuat peran pendidikan dalam membentuk generasi unggul. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Personal-Edge-Dalam-Rangka-Cultural-Literation-27-Dok.-Panitia-CL-27.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-14 10:57:092025-01-14 10:57:09Seminar Personal Edge dalam Rangka Cultural Literation 27

Gelar Wicara Budaya Warnai Opening Ceremony COMDAY Ke-12 Ilmu Komunikasi UAD

14/01/2025/in Terkini /by Ard

Talkshow Budaya Warnai Opening Ceremony COMDAY (Dok Panitia Comday)

Opening ceremony Communication Day (COMDAY) ke-12 yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses digelar pada Jumat, 10 Januari 2025, di Auditorium Kampus I UAD. Acara ini mengusung tema “Harmoni Komunikasi” dan bertujuan untuk memperingati 12 tahun perjalanan Program Studi Ilmu Komunikasi. Dengan tema tersebut, acara ini tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga ruang refleksi untuk mempererat tali persaudaraan di antara mahasiswa dan memperkenalkan program studi kepada masyarakat luas.

Salah satu agenda utama dalam pembukaan ini adalah gelar wicara bertajuk “Peran Budaya Lokal di Era Modernisasi”. Diskusi ini menjadi sorotan karena mengangkat pentingnya budaya lokal sebagai elemen penting dalam komunikasi modern. Narasumber yang hadir adalah praktisi budaya, akademisi, dan tokoh masyarakat yang berbagi wawasan tentang bagaimana budaya lokal dapat diintegrasikan dalam era globalisasi tanpa kehilangan nilai-nilai aslinya. Dengan diskusi yang interaktif, para peserta gelar wicara yang terdiri atas mahasiswa dan dosen diharapkan dapat memahami relevansi budaya lokal dalam membangun harmoni komunikasi di tengah perubahan zaman.

Gelar wicara ini mendapat apresiasi tinggi dari peserta karena memberikan perspektif baru tentang cara menjaga budaya lokal sambil beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan modernisasi. Salah satu koordinator divisi acara, mengungkapkan, “Gelar wicara ini menginspirasi kami untuk tidak hanya menjadi mahasiswa yang kreatif, tetapi juga menjadi pelopor pelestarian budaya lokal. Di era digital, budaya dapat menjadi alat komunikasi yang efektif.”

Selain itu, agenda pembukaan COMDAY ke-12 juga diwarnai dengan berbagai kegiatan menarik lainnya, seperti penampilan akustik, penayangan video perjalanan Program Studi Ilmu Komunikasi, dan penghargaan untuk mahasiswa berprestasi. Suasana acara semakin meriah dengan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian kegiatan COMDAY tahun ini. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan hiburan, tetapi juga wawasan mendalam tentang pentingnya menjaga harmoni dalam komunikasi dan budaya.

COMDAY ke-12 menjadi momentum penting bagi keluarga besar Program Studi Ilmu Komunikasi UAD untuk merayakan perjalanan panjang mereka sekaligus memperkuat komitmen dalam menghadapi tantangan di masa depan. Dengan tema “Harmoni Komunikasi”, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi sivitas akademika, tetapi juga masyarakat luas sebagai bagian dari upaya menjadikan komunikasi sebagai jembatan harmoni dalam kehidupan. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Talkshow-Budaya-Warnai-Opening-Ceremony-COMDAY-Dok-Panitia-Comday.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-14 10:44:072025-01-14 10:44:07Gelar Wicara Budaya Warnai Opening Ceremony COMDAY Ke-12 Ilmu Komunikasi UAD

Milad ke-12 Ilmu Komunikasi UAD: Merayakan Harmoni Komunikasi

14/01/2025/in Terkini /by Ard

Milad ke 12 Ilmu Komunikasi UAD (Dok Panitia Comday)

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) merayakan milad ke-12 dengan menggelar acara tahunan Communication Day (COMDAY). Perayaan ini bertujuan untuk memperingati perjalanan panjang Program Studi Ilmu Komunikasi UAD yang telah berdiri sejak 12 tahun silam. Dengan tema “Harmoni Komunikasi”, COMDAY tahun ini mengedepankan nilai kerukunan dalam komunikasi sebagai inti dari interaksi manusia. Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya menciptakan suasana damai, saling menghormati, dan penuh pengertian dalam keberagaman dunia yang dinamis.

COMDAY ke-12 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk mengekspresikan kreativitas mereka. Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi menyatakan, “Momentum ini diharapkan menjadi titik balik positif bagi seluruh keluarga besar Ilmu Komunikasi UAD. Kita tidak hanya merayakan pencapaian selama 12 tahun, tetapi juga menegaskan komitmen untuk terus maju menuju masa depan yang lebih cerah.” Acara ini mempererat hubungan antarmahasiswa, dosen, dan alumni, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam keluarga besar program studi.

Logo COMDAY ke-12 memiliki filosofi yang mendalam. Bentuk angka 12 menggambarkan perjalanan panjang selama 12 tahun, simbol dedikasi dan kontribusi Ilmu Komunikasi dalam mencetak generasi unggul di bidang komunikasi. Elemen vinyl dalam logo melambangkan harmoni melalui simbol musik sebagai bahasa universal yang menyatukan perbedaan. Selain itu, garis melingkar pada vinyl merepresentasikan gelombang suara yang memancarkan getaran positif dan keselarasan. Kehadiran not nada yang membentuk angka 12 menjadi simbol melodi komunikasi yang harmonis, mengingatkan bahwa komunikasi yang baik memerlukan ritme, sinkronisasi, dan harmoni.

COMDAY ke-12 juga merupakan ajang refleksi bagi Program Studi Ilmu Komunikasi UAD untuk terus mengukir prestasi. Dengan tema “Harmoni Komunikasi”, acara ini menekankan pentingnya komunikasi sebagai jembatan untuk menciptakan keselarasan di tengah keberagaman. Semangat kebersamaan dan harmoni yang diusung menjadi modal berharga dalam menghadapi tantangan komunikasi global yang semakin kompleks. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Milad-ke-12-Ilmu-Komunikasi-UAD-Dok-Panitia-Comday.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-14 10:29:222025-01-14 10:29:22Milad ke-12 Ilmu Komunikasi UAD: Merayakan Harmoni Komunikasi

Nur Asfia, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Lulus Tanpa Skripsi dan KKN

08/01/2025/in Terkini /by Ard

Nur Asfia Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Dok Fia)

Nur Asfia, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2021, menjadi salah satu contoh mahasiswa yang berhasil lulus tanpa mengikuti skripsi dan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Hal ini berkat capaian luar biasanya selama masa studi yang memanfaatkan berbagai peluang akademik dan non-akademik secara optimal.

Perempuan tersebut berhasil mengganti program KKN setelah lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa – Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) melalui Eksha Team. Ia dan timnya mengangkat tema mitos Pulung Gantung di Gunungkidul, yang memberikan dampak sosial dan budaya bagi masyarakat setempat. Sementara itu, untuk skripsi, Nur Asfia memilih jalur publikasi jurnal ilmiah. Artikelnya yang mengangkat topik komunikasi krisis perguruan tinggi Indonesia dalam skandal plagiarisme periode Januari‒Juni 2024 diterbitkan di jurnal terakreditasi SINTA 3, memenuhi syarat kelulusan tanpa skripsi.

Selama kuliah, Nur Asfia terlibat dalam berbagai kegiatan yang memperkaya pengalaman dan keterampilannya. Ia pernah menjadi Sekretaris Divisi Media dan Komunikasi HIMAKOM UAD periode 2022/2023, serta social media specialist di SE BSI UAD selama dua tahun. Tak hanya itu, ia juga aktif mengikuti program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) di Maxy Academy, menjadi panitia dalam berbagai acara kampus, seperti Ring Sinema dan Cellenion, hingga mengikuti konferensi internasional di Brawijaya Communication International Conference (BCIC). Nur Asfia juga dikenal sebagai penulis buku antologi Everyone Can Become a Leader (2023) dan Marketing Public Relations: Sketch of the Strategy (2024).

Motivasi Nur Asfia dalam menempuh pendidikan tinggi sangat inspiratif. “Aku lahir dari keluarga yang pernah retak, tapi itu menjadi alasan terbesarku berjuang. Aku ingin mematahkan stigma bahwa anak dari keluarga broken home itu gagal. Pendidikan adalah jalanku membuktikan bahwa aku bisa mengubah luka menjadi cahaya dan membangun kehormatan keluarga kembali,” ujarnya. Ia percaya bahwa pendidikan dan pencapaian adalah cara terbaik untuk meraih masa depan yang lebih baik dan menjadi inspirasi bagi orang lain.

Kisah Nur Asfia membuktikan bahwa kesuksesan tidak tergantung pada keadaan, tetapi pada usaha keras dan tekad yang kuat. Semangat dan konsistensinya dalam memanfaatkan berbagai peluang selama kuliah membuatnya menjadi teladan bagi mahasiswa lain yang ingin mencapai lebih. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Nur-Asfia-Mahasiswa-Ilmu-Komunikasi-Dok-Fia-1.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-08 09:43:172025-01-08 09:43:17Nur Asfia, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Lulus Tanpa Skripsi dan KKN

Mahasiswa Sastra Indonesia UAD Ungkap Sejarah Unik Omah Indische

08/01/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Sastra Indonesia UAD Ungkap Sejarah Unik di Omah Indische (Dok Dilla)

Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang mengikuti kelas Kehumasan berhasil mengungkap fakta menarik di balik kisah menyeramkan Omah Indische, yang lebih dikenal masyarakat sebagai “Rumah Pocong Sumi”. Kelompok mahasiswa yang terdiri atas Rizkyana Iswahyuni, Nur Anzlina, Indra Nurdiawan, Sabrina Andin, Titin Aprilianti, dan Putri Ningrum, melakukan liputan sejarah di lokasi tersebut sebagai bagian dari tugas liputan kreatif.

Omah Indische terletak di kawasan strategis Yogyakarta dan sering dijadikan lokasi syuting film horor. Cerita-cerita menyeramkan yang berkembang di masyarakat menyebut rumah ini dihantui oleh sosok mistis bernama “Pocong Sumi”. Namun, liputan mendalam para mahasiswa Sastra Indonesia ini justru mengungkap sisi lain dari rumah tua tersebut. Di balik suasana angker, rumah itu memiliki nilai sejarah yang kaya dan desain arsitektur unik khas kolonial Belanda.

Rumah ini dibangun pada awal abad ke-20 oleh seorang pengusaha keturunan Belanda yang bernama Cornelis Hendrik Van Dijk. Omah Indische awalnya difungsikan sebagai rumah keluarga besar sekaligus tempat pertemuan sosial bagi kaum elite pada masa itu. Desainnya mengadopsi gaya Indische dengan ventilasi besar, dinding tebal, dan teras luas yang dirancang untuk menyesuaikan dengan iklim tropis Indonesia. Hingga kini, ornamen asli seperti ukiran kayu pada pintu dan jendela tetap terjaga keasliannya.

Menurut Rizkyana Iswahyuni, “Kami menemukan bahwa cerita horor yang berkembang hanya mitos yang menutupi cerita sejarah sebenarnya. Omah Indische adalah saksi bisu berbagai peristiwa penting, mulai dari era kolonial hingga perjuangan kemerdekaan.” Selain itu, mereka juga mencatat bahwa rumah ini memiliki daya tarik wisata sejarah yang potensial jika dikembangkan lebih lanjut.

Dengan penemuan tersebut, mahasiswa Sastra Indonesia UAD berharap masyarakat dapat melihat Omah Indische dari perspektif berbeda, bukan hanya sebagai lokasi angker tetapi juga sebagai bagian dari sejarah Yogyakarta. Upaya mereka menunjukkan bahwa kehumasan tidak hanya soal komunikasi, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah dan budaya yang sering kali terlupakan. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Sastra-Indonesia-UAD-Ungkap-Sejarah-Unik-di-Omah-Indische-Dok-Dilla.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-08 09:29:242025-01-08 09:29:24Mahasiswa Sastra Indonesia UAD Ungkap Sejarah Unik Omah Indische

Pementasan Drama Lubang Hitam Masa Lalu oleh Mahasiswa Sastra Indonesia UAD

07/01/2025/in Terkini /by Ard

Pementasan Drama Lubang Hitam Masa Lalu (Dok Aulia)

Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia angkatan 2023 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan pementasan drama bertajuk Lubang Hitam Masa Lalu. Kegiatan ini merupakan implementasi dari mata kuliah Apresiasi Drama yang berlangsung di Gedung Militaire Societet, Taman Budaya Yogyakarta, pada Sabtu, 4 Januari 2025.

Pementasan mengusung tema “Jelujur Masa”, yang diambil dari istilah dalam dunia konveksi yang berarti merapikan, menggambarkan upaya memperbaiki keadaan yang berantakan.

Tujuan dari pementasan ini tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi dan ekspresi. Selain itu, kegiatan tersebut memberikan pembelajaran tentang seni penyutradaraan, keaktoran, dan tata artistik. Pementasan juga bertujuan memperkuat hubungan mahasiswa Sastra Indonesia angkatan 2023 dengan masyarakat luas, sekaligus memberikan respons terhadap isu-isu sosial budaya di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menampilkan seni pertunjukan, tetapi juga menyampaikan kritik sosial dan pesan moral yang dapat menjadi bahan refleksi bagi semua pihak yang terlibat. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pementasan-Drama-Lubang-Hitam-Masa-Lalu-Dok-Aulia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-07 15:56:192025-01-07 15:56:19Pementasan Drama Lubang Hitam Masa Lalu oleh Mahasiswa Sastra Indonesia UAD

FSBK UAD Dorong Mahasiswa Lulus Melalui Publikasi Ilmiah Melalui Bootcamp for Research and Publication

06/01/2025/in Terkini /by Ard

Penyampaian Materi oleh Dani Fadillah, S.I.Kom., M.A., Ph.D. di Acara Bootcamp for Research and Publication (Dok. Ilkom UAD)

Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar acara Bootcamp for Research and Publication Batch I pada Sabtu, 4 Januari 2025. Acara yang bertempat di Ruang Amphitarium Lt. 9 Kampus IV UAD ini menghadirkan tema menarik yang relevan bagi mahasiswa FSBK UAD terkait bagaimana menyelesaikan studi melalui jalur publikasi ilmiah.

Dr. Tristanti Apriyani, S.S., M.Hum. selaku dosen Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia FSBK bertugas sebagai moderator acara ini. Sementara itu, pembicara utama adalah Dani Fadillah, S.I.Kom., M.A., Ph.D. selaku Wakil Dekan FSBK Bidang Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK), Akademik, dan Kemahasiswaan yang telah menerbitkan berbagai karya di jurnal nasional maupun internasional bereputasi.

Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Dr. Ajar Pradika Ananta Tur, S.S., M.A. selaku Wakil Dekan FSBK Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Keuangan, Kehartabendaan, dan Administrasi Umum. Ajar menyebutkan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk memperkenalkan mahasiswa bahwa lulus kuliah tidak hanya melalui jalur skripsi yang sering dianggap seperti hantu yang tak pernah usai, melainkan juga bisa melalui publikasi ilmiah. “Pada kesempatan ini kami ingin memperkenalkan kepada teman-teman mahasiswa bahwa menulis artikel ilmiah tidak seberat yang dibayangkan,” ungkap Ajar dalam sambutannya.

Memasuki acara inti Bootcamp, penyampaian materi dibuka oleh Tristanti dengan pantun yang disambut semangat mahasiswa FSBK, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Dani Fadillah. Dalam materinya, Dani menekankan bahwa ide untuk membuat sebuah penelitian dapat ditemukan dari berbagai sumber, terutama melalui analisis masalah antara kondisi ideal atau apa yang sebenarnya terjadi (das sollen) dan kondisi aktual atau apa yang terjadi (das sein). “Ketika das sollen dan das sein tidak bertemu, di sanalah ide riset muncul,” ujar Dani.

Dani menyoroti pentingnya mengikuti standar penulisan ilmiah berbasis introduction, methods, results, discussion atau kerap disebut IMRAD. Ia juga memberikan tips menulis abstrak yang efektif, yaitu dengan mencakup tujuan, metodologi, dan hasil penelitian secara singkat. Ia mendorong mahasiswa untuk menghindari kesalahan umum seperti plagiarisme, data tidak valid, serta kurangnya fokus pada pertanyaan penelitian. Selain itu, Dani menggarisbawahi pentingnya memilih jurnal bereputasi dengan proses review yang transparan, untuk menghindari jurnal predator.

Di akhir penyampaian materi, Dani memberikan motivasi kepada mahasiswa agar dapat mencoba mempublikasikan karya ilmiah lewat kata-kata yang disematkan dalam tayangan presentasinya “Tips terbaik agar tidak di-reject oleh suatu media publikasi adalah jangan pernah submit”.

Sesi diskusi ditutup dengan closing statement moderator yang menegaskan bahwa pentingnya kesadaran untuk membuat publikasi ilmiah, “Di ruangan inilah kita bangun kesadaran itu,” ujar Tristanti.

Setelah acara ditutup, para mahasiswa dibagi ke beberapa ruang kelas untuk mendapatkan bimbingan lebih mendalam terkait proses dan strategi publikasi ilmiah. Acara ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk memaksimalkan peran publikasi ilmiah dalam perjalanan akademik. Dengan strategi yang tepat, seperti dukungan dari pembimbing akademik, mahasiswa diharapkan mampu menyelesaikan studi tepat waktu dan meraih prestasi di dunia akademik. (Nov/Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penyampaian-Materi-oleh-Dani-Fadillah-S.I.Kom_.-M.A.-Ph.D.-di-Acara-Bootcamp-for-Research-and-Publication-Dok.-Ilkom-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-06 12:33:422025-01-06 12:33:42FSBK UAD Dorong Mahasiswa Lulus Melalui Publikasi Ilmiah Melalui Bootcamp for Research and Publication

Nur Asfia, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Bagikan Pengalaman Berharga di MSIB Maxy Academy

06/01/2025/in Terkini /by Ard

Nur Asfia Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Dok Fia)

Nur Asfia, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2021 Universitas Ahmad Dahlan (UAD), berbagi cerita tentang pengalamannya mengikuti program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) di Maxy Academy. Ia terlibat dalam Rapid Digital Marketing Bootcamp, sebuah program yang dirancang untuk mengasah keterampilan digital marketing secara intensif.

Kegiatan di Maxy Academy berlangsung secara daring dari Senin hingga Jumat. Rutinitas dimulai dengan morning huddle pukul 09.00 WIB, dilanjutkan sesi mentoring pada pukul 10.00 WIB. Setiap Kamis, peserta mengikuti Maxy Talk, sebuah lokakarya interaktif yang menghadirkan narasumber berpengalaman untuk berbagi wawasan. Selain itu, ada pelaksanaan Hackathon sebanyak dua kali, yang bertujuan mengasah kemampuan peserta melalui simulasi proyek nyata. Di akhir program, peserta diberikan studi kasus atau proyek kelompok untuk diselesaikan sebagai evaluasi akhir.

Bagi Nur Asfia, mengikuti MSIB membawa banyak manfaat. Salah satunya adalah konversi 20 SKS, yang memungkinkan ia tidak perlu mengikuti perkuliahan di semester tujuh. Dengan waktu yang lebih fleksibel, Asfia dapat lebih fokus menyelesaikan jurnal sebagai tugas akhirnya. Selain itu, pengalaman langsung di dunia kerja serta bertemu dengan para profesional melalui Maxy Academy memberikan bekal yang sangat berharga untuk kariernya di masa depan.

“MSIB ini benar-benar memperluas wawasan saya, terutama dalam digital marketing. Metode pembelajaran yang intensif dan aplikatif sangat membantu saya memahami dunia kerja sesungguhnya. Saya merasa lebih percaya diri untuk menghadapi tantangan karier setelah lulus nanti,” ujar Asfia.

Program tersebut, menurutnya, adalah peluang emas yang patut dimanfaatkan oleh mahasiswa yang ingin mengembangkan keterampilan sekaligus menyelesaikan studi dengan lebih efektif. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Nur-Asfia-Mahasiswa-Ilmu-Komunikasi-Dok-Fia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-06 11:01:102025-01-06 11:01:10Nur Asfia, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Bagikan Pengalaman Berharga di MSIB Maxy Academy

Arif Nur Rahman, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD yang Gemar Berkompetisi di Dunia Poster

06/01/2025/in Feature /by Ard

Arif Nur Rahman Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD (Dok Arif)

Arif Nur Rahman, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2024, dikenal dengan kegemarannya mengikuti lomba desain poster. Perjalanannya dalam dunia desain dimulai sejak masa SMK, di mana ia belajar beradaptasi dari fokus awal pada videografi menuju desain grafis. Peralihan ini terjadi karena keterbatasan alat untuk mendukung keahliannya di bidang videografi, tetapi ternyata membuka pintu baru dalam bidang yang kini menjadi passion utamanya.

Saat di SMK, Arif mengambil jurusan Multimedia, yang memupuk kecintaannya terhadap dunia kreatif. Ia mulai aktif melakukan pekerjaan freelance desain grafis untuk mengasah keterampilan dan menciptakan peluang usaha sampingan. Setelah lulus, Arif sempat bekerja di industri batik sebagai staf kreatif, pengalaman yang memperdalam pemahamannya tentang pentingnya desain di sektor industri kreatif. Ia kerap menggunakan aplikasi seperti Canva dan CorelDRAW untuk menghasilkan karya-karya berkualitas.

Arif juga membagikan beberapa tips belajar desain grafis bagi pemula: memahami dasar-dasar desain, memilih perangkat lunak yang mudah dipelajari, menggunakan hierarki visual, serta bergabung dengan komunitas desain grafis. Arif sendiri aktif di komunitas @Ruang_edit.id, di mana ia berbagi hasil karya dan memperluas wawasan. Selain itu, ia menekankan pentingnya niat kuat, latihan konsisten, keberanian mengolah komposisi, dan memperbanyak referensi sebagai kunci sukses dalam desain.

Sebagai mahasiswa, Arif harus pintar membagi waktu antara akademik dan hobi desain. Ia menggunakan strategi skala prioritas, menyusun to-do list, dan memastikan tidak menunda pekerjaan. Dengan bantuan aplikasi seperti to-do list dan notify, ia merancang jadwal kegiatan mingguan untuk tetap produktif tanpa mengorbankan salah satu aspek kehidupan.

Berkat kegigihannya, Arif telah mencetak berbagai prestasi. Di antaranya adalah Juara I Iklan Layanan Masyarakat Kategori Putra KOMPBI Unisri 2021, Karya Terinovatif dalam Gelar Karya Vol.4 FSBK UAD, serta Juara III Public Service Announcement Poster dalam International Competition Indonesia Broadcasting Conference 2024.

Bagi Arif, desain grafis bukan hanya hobi, tetapi juga medium untuk menyampaikan pesan kreatif yang berdampak. “Desain itu fleksibel, bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja,” ungkapnya. Dengan semangat inovasi dan kecintaannya pada seni, Arif membuktikan bahwa kreativitas dapat membuka jalan menuju berbagai pencapaian gemilang. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Arif-Nur-Rahman-Mahasiswa-Ilmu-Komunikasi-UAD-Dok-Arif.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-01-06 10:31:122025-01-06 10:31:12Arif Nur Rahman, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD yang Gemar Berkompetisi di Dunia Poster

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Gelar Seminar Parenting dan Lokakarya Kreativitas di Hari Ibu

28/12/2024/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Ilkom UAD Gelar Seminar Parenting dan Workshop Kreativitas di Hari Ibu (Dok Bulan)

Dalam rangka memperingati Hari Ibu, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan seminar bertajuk “Sosialisasi Parenting Education untuk Penguatan Kapasitas Peran Keluarga dalam Mewujudkan Generasi Cerdas”. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 22 Desember 2024, di Aula Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Seminar ini juga menjadi bagian dari proyek manajemen Public Relations mahasiswa UAD.

Acara dimulai dengan penuh semangat melalui menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, diikuti dengan senam antikekerasan sebagai wujud dukungan terhadap tema yang diangkat. Setelah itu, sambutan disampaikan oleh Keysha Jasmine Avaric selaku Ketua Pilar Perempuan, diikuti Sriyanti, S.H. Wakil Ketua Komunitas CETAR (Cerita tentang Perempuan), dan dosen pengampu mata kuliah Nunik Hariyanti, S.I.Kom., M.A.

Materi inti disampaikan oleh Miftah Bachria Saadah selaku Ketua Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA). Dalam paparannya, Miftah menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk generasi tangguh. Ia juga menjelaskan perkembangan generasi dari baby boomers hingga gen alpha serta konsep tumbuh kembang sebagai proses dinamis yang melibatkan perubahan biologis, psikologis, dan sosial. Selain itu, Miftah menggarisbawahi pentingnya love language dalam keluarga, seperti sentuhan fisik, afirmasi positif, tindakan nyata, waktu berkualitas, dan pemberian hadiah, untuk menciptakan hubungan yang harmonis.

Seminar dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang disambut antusias oleh peserta. Mereka juga mengisi pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman terkait parenting. Sebagai penutup, lokakarya merangkai bunga digelar untuk melatih kreativitas peserta sekaligus sebagai bentuk penghargaan bagi para ibu. Lokakarya ini memberikan pesan mendalam tentang pentingnya peran ibu dalam keluarga dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa UAD berharap dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya komunikasi dalam keluarga serta mempersiapkan generasi muda, khususnya gen Z, untuk menjadi orang tua yang tangguh. “Kami berharap peringatan Hari Ibu ini tidak hanya menjadi momentum simbolis, tetapi juga langkah nyata dalam memperkuat peran keluarga sebagai fondasi masyarakat,” ujar Bulan, salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD. (Dilla)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Ilkom-UAD-Gelar-Seminar-Parenting-dan-Workshop-Kreativitas-di-Hari-Ibu-Dok-Bulan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-12-28 10:23:072024-12-28 10:23:07Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Gelar Seminar Parenting dan Lokakarya Kreativitas di Hari Ibu
Page 7 of 15«‹56789›»

TERKINI

  • Mengapa Generasi Muda Terjebak Pinjol dan Paylater Demi Gaya Hidup?11/03/2026
  • KKN UAD Kenalkan Teh Herbal dari Limbah Rambut Jagung11/03/2026
  • Dakwah Perempuan Berkemajuan dalam Merespons Krisis Lingkungan11/03/2026
  • Mahasiswa UAD Edukasi Warga Padukuhan Pengkok Olah Limbah Dapur Menjadi Pupuk Organik11/03/2026
  • Banjir dalam Perspektif Iman dan Manajemen Risiko11/03/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top