• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Melalui Kanal Youtube UAD, Pemkot: Warga Harus Taat Protokol Kesehatan

21/10/2020/in Terkini /by Ard

Pemaparan Kebijakan Pemerintah Kota DIY dalam Menghadapi Kedatangan Mahasiswa dan Penanganan Covid-19 melalui kanal Youtube UAD

“Isolasi mandiri merupakan salah satu ruang yang kami berikan karena kami sangat memahami bahwa faktor psikologis adalah persoalan yang dapat memberikan kontribusi dalam menjaga imunitas tubuh, sehingga daya sembuh akan meningkat,” ungkap Ir. Aman Yuriadijaya, M.M. selaku Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta pada Rabu (16-9-2020) dalam siaran langsung di kanal YouTube UAD.

Pemkot Yogyakarta memberikan ruang bagi Orang Tanpa Gangguan (OTG). Ketika dites dan hasilnya dinyatakan positif, maka yang bersangkutan diminta melakukan isolasi mandiri di rumah. Pihak puskesmas akan melakukan home visit, terutama memastikan orang tersebut tidak ke mana-mana. Pemantauan kesehatan juga dilakukan secara berkala dan petugas medis akan memantau melalui telepon maupun WhatsApp. Aman menambahkan, kebutuhan pasien selama isolasi akan disediakan, termasuk makanan akan diberikan oleh pemerintah.

Saat ini Pemkot Yogyakarta terus melakukan pengendalian penyebaran Covid-19 dengan berbagai cara, salah satunya adalah dengan cara melakukan tracing dan melakukan rapid tes di berbagai lokasi. Hal ini karena pihaknya sudah mendapatkan beberapa klaster di Kota Yogyakarta. Selain itu, mereka juga melakukan imbauan melalui siaran langsung seperti kerja sama dengan kanal Youtube UAD ini. Harapannya, dari lingkup kampus UAD atau mahasiswa, kemudian informasi menyebar semakin luas ke masyarakat.

“Pemkot Yogyakarta terus menyosialisasikan kepada warga masyarakat untuk terus menaati protokol kesehatan dan mengajak, mengedukasi masyarakat secara mandiri, dan mengetuk pintu hatinya dengan pendekatan apa pun agar tumbuh rasa kesadaran untuk menegakkan protokol agar Yogyakarta yang indah dapat terwujud,” tandas Aman di sesi terakhir acara. (Amb)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kebijakan-Pemerintah-Kota-DIY-dalam-Menghadapi-Kedatangan-Mahasiswa-dan-Penanganan-Covid-19.jpg 438 796 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-10-21 12:00:142020-10-20 12:56:22Melalui Kanal Youtube UAD, Pemkot: Warga Harus Taat Protokol Kesehatan

Magang ke Luar Negeri Modal Semangat dan Ingin Belajar

21/10/2020/in Terkini /by Ard

Suryani, S.Pd. merupakan alumnus Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD), yang berkesempatan magang ke Thailand. Semasa hidupnya, baru pertama kali ia pergi ke luar negeri setelah menyandang mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Suryani, S.Pd., saat membagikan pengalaman di Sharing Session yang diselenggarakan KUI UAD via kanal Facebook Oia UAD

Suryani menjelaskan, semula ia ditawari oleh Kepala Program Studi PG PAUD untuk mendaftar karena kemampuan bahasa Inggrisnya yang lumayan bagus. Namun saat itu ia masih tidak percaya diri lantaran belum ada pengalaman magang ke luar negeri. Lambat laun beberapa dosen dan teman-temannya turut mendukung dan menganjurkan ia untuk ikut.

“Karena dukungan itulah akhirnya saya mendaftarkan diri. Setelah itu ada seleksi dan ternyata ada teman saya di PG PAUD yang juga ikut mendaftar. Saya mendapat kabar di antara dua mahasiswa, hanya satu yang akan diberangkatkan. Dari kedua kandidat, akhirnya yang saya yang dipilih. Kebetulan juga teman saya punya anak kecil dan susah kalau ditinggalkan,” terangnya.

Suryani, S.Pd., saat membagikan pengalaman di Sharing Session yang diselenggarakan KUI UAD via kanal Facebook Oia UAD

Lebih lanjut, yang ada di benak Suryani tentang magang adalah jalan-jalan seraya cari pengalaman. Namun, ia masih merasa ketakutan karena tidak percaya diri dan usianya yang sudah tidak muda lagi.

“Modal saya semangat, belajar, dan ingin merasakan mengajar di luar negeri. Tantangannya mengajar di sana sangat menarik, berbeda dengan magang di sini,” ungkapnya, Jumat (16-10-2020) dalam siaran langsung di kanal Facebook Oia UAD. (ASE)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Suryani-S.Pd_.-saat-membagikan-pengalaman-di-Sharing-Session-yang-diselenggarakan-KUI-UAD-via-kanal-Facebook-Oia-UAD-3.jpeg 452 798 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-10-21 08:00:372020-10-20 12:51:47Magang ke Luar Negeri Modal Semangat dan Ingin Belajar

Satukan Siswa DIY-Jateng melalui Bimbo

20/10/2020/in Terkini /by Ard

Para anggota divisi akademik HMPS P.Mat UAD yang mempunyai proker Bimbo. Suatu kegiatan yang dilaksanakan sejak 31 Agustus 2020.

“Berbagi ilmu merupakan amal jariah dan ada kebahagiaan tersendiri saat orang yang kita ajari mengerti yang kita sampaikan. Ini pula yang menjadi tujuan kegiatan Bimbingan Belajar Online (Bimbo) untuk membantu siswa sekolah menengah yang kesulitan saat belajar online. Selain itu, juga sebagai ajang melatih kemampuan mengajar mahasiswa Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (HMPS P.Mat) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan sosialisasi P.Mat UAD,” jelas Toriq Afanudin selaku anggota divisi akademik.

Bimbo merupakan program kerja (proker) dari divisi akademik P.Mat UAD. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara online menggunakan aplikasi WhatsApp. Mentor mengajar dengan berbagai metode boleh melalui voice note, chat, foto, dan video pembelajaran selama masih bisa dilaksanakan secara online.

Proker sudah terlaksana sejak 31 Agustus 2020. Sasaran dari proker ini adalah siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat se-DIY dan Jawa Tengah. Sebuah kegiatan yang sangat positif untuk masa belajar di rumah apalagi kegiatan ini tidak berbayar. Sejauh ini, Bimbo telah mencapai 89 peserta. Adapun 37 peserta secara privat dan sisanya belajar secara kelompok. Tiap kelompok terdiri atas 3 sampai 5 peserta.

“Agar matematika tidak terkesan susah dan menyeramkan, tentunya pelajari dasarnya dengan mendalam dan pahami kegunaan dari ilmu tersebut. Tanpa tahu tujuan belajar, tidak akan ada semangat untuk belajar,” pesan Toriq pada 10-10-20. (Dew)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Para-anggota-divisi-akademik-HMPS-P.Mat-UAD-yang-mempunyai-proker-Bimbo.-Suatu-kegiatan-yang-dilaksanakan-sejak-31-Agustus-2020..jpg 720 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-10-20 12:00:502020-10-20 08:36:44Satukan Siswa DIY-Jateng melalui Bimbo

Langkah Pakar: Dinamika Studi Hadis di Indonesia

20/10/2020/in Terkini /by Ard

“Masyarakat sangat penting memahami hadis, sehingga tidak asal-asalan mengikuti kebenaran yang disampaikan. Masih minimnya pengetahuan umum mengenai hadis shahih dan palsu membuat dinamikanya di Indonesia sangat penting dipelajari,” jelas Dr. Jannatul Husna, S.ThI., M.A., Ph.D. selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Ilmu Hadis Universitas Ahmad Dahlan (UAD), saat berkesempatan menjadi narasumber di acara Langkah Pakar (13-10-2020).

Jannatul Husna, S.ThI., M.A., Ph.D saat memaparkan materi dinamika hadis di Indonesia

Hadis menjadi pedoman utama bagi umat Islam selain Al-Qur’an. Tentu sangat penting dipahami agar kita mengetahui makna dan arti yang ingin disampaikan Nabi Muhammad Saw. pada masanya. Di Indonesia sendiri, perkembangan ilmu hadis sudah ada sejak tahun 1960 dan berkembang pesat hingga saat ini. Antusias tersebut yang mendorong UAD membuka Program Studi (Prodi) Tafsir Hadis di bawah naungan Fakultas Agama Islam (FAI). Pergantian nama dari Tafsir Hadis menjadi Ilmu Hadis terjadi pada tahun 2018 dengan keputusan Kementerian Agama.

Selain itu, UAD menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) yang memiliki Prodi Ilmu Hadis. Hal ini menjadi peluang besar karena dasar dari semua ilmu berawal dari Al-Qur’an dan Hadis, seperti Muhammadiyah dengan semboyannya “Kembali kepada Al-Qur’an dan Hadis”.

Jannah menjelaskan tiga disiplin dalam mempelajari ilmu hadis yakni ilmu Rijalil hadis, ilmu Ma’anil hadis, dan ilmu Mustalahul hadis. Ilmu Rijalil hadis berkaitan dengan sanad hadis yang berawal dari penerima hadis dari generasi ke generasi hingga berhasil dibukukan pada masa Imam Bukhari. Ia menambahkan, pada ilmu Ma’anil hadis membahas mengenai matan hadis beserta aspek kebahasaan sehingga dapat memahami tujuan serta konteks dari hadis tersebut. Ilmu Mustalahul hadis lebih mendalami pada istilah-istilah yang digunakan ulama dalam mengkaji hadis.

“Di masa sekarang ini, mempelajari hadis bukan hanya tentang mengkaji dan menafsirkan saja. Era teknologi kini mendorong kita dalam menciptakan berbagai software dan aplikasi mengenai hadis. Itulah yang menjadi kelebihan dari Prodi Ilmu Hadis UAD,” ungkap Jannah di sesi pemaparan materi. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Jannatul-Husna-S.ThI_.-M.A.-Ph.D-saat-memaparkan-materi-dinamika-hadis-di-indonesia.jpg 720 1277 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-10-20 08:32:382020-10-20 08:32:38Langkah Pakar: Dinamika Studi Hadis di Indonesia

R-SCUAD: Juara 2 dan 3 KRI Wilayah II

19/10/2020/in Terkini /by Ard

Foto Tim R-SCUAD saat mengikuti lomba KRI Wilayah II yang meliputi Yogyakarta, Sulawesi, dan Jawa bagian timur

Tim Robot Soccer Universitas Ahmad Dahlan (R-SCUAD) yang terdiri atas Muhammad Annas, Muhammad Irsyad, Bahrul Mizan, Ibnu Fauzi, Danu Andrean, M. Arif Maulana, Yenny Rahmawati, Ahmad Fajri, Tosan Abs, serta Vivi Fauziah, meraih juara 3 lomba menggiring bola, juara 2 lomba kerja sama robot, dan penghargaan strategi terbaik robot humanoid dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) Wilayah II yang meliputi Yogyakarta, Sulawesi, dan Jawa bagian timur. Lomba berlangsung dari 9 sampai 11 Oktober di Laboratorium Robotika Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Kampus Utama.

“Tim R-SCUAD adalah divisi yang dibentuk untuk mengikuti Kontes Robot Indonesia, khususnya kategori Kontes Robot Sepak Bola Humanoid (KRSBI-H). Pada tahun sebelumnya bentuk perlombaannya yaitu robot bermain sepak bola, tetapi karena adanya pandemi Covid-19, perlombaan tahun ini dilaksanakan secara daring dan diganti menjadi tiga technical challenge, yaitu lomba lari, menggiring bola, serta kerja sama robot,” ungkap Muhammad Irsyad salah seorang dari tim R-SCUAD.

Foto Tim R-SCUAD saat mengikuti lomba KRI

R-SCUAD mengalami kendala karena perlombaan yang diadakan secara daring dan menerapkan aturan baru. “Kami harus membuat dan merancang algoritma yang sesuai dengan aturan baru perlombaan dalam waktu dua bulan. Lalu, adanya pandemi Covid-19, kami tidak bisa memaksimalkan tim yang ada karena ada beberapa anggota masih berada di kampung halaman dan belum bisa berangkat ke Yogyakarta,” lanjutnya

Menurut penuturan Irsyad, R-SCUAD ke depannya ingin terus memperbaiki beberapa kekurangan robot yang diikutsertakan pada KRI wilayah II. “Kami akan berusaha mengoptimalisasi kinerja robot sehingga pada KRI Nasional yang Insha’Allah akan diadakan pada 16 sampai 24 November 2020 nanti, kami bisa kembali berprestasi, membanggakan nama universitas, dan orang tua,” tutupnya. (JM)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-Tim-R-SCUAD-saat-mengikuti-lomba-KRI.jpeg 960 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-10-19 12:00:232020-10-16 08:36:26R-SCUAD: Juara 2 dan 3 KRI Wilayah II

Microalga: Si Hijau sebagai Bahan Energi Terbarukan

19/10/2020/in Terkini /by Ard

Dr. Martomo Setyawan, S.T., M.T. saat menjelaskan potensi microalga sebagai energi terbarukan

Tumbuhan yang dianggap liar dan mengganggu jika dikembangankan dapat menjadi bahan energi terbarukan. Misalnya, microalga yang marak dijumpai di selokan ataupun genangan air yang dianggap sebagai lumut pengganggu, ternyata kaya akan manfaat. Microalga termasuk tumbuhan yang mudah tumbuh hanya dengan air dan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Ketidaktahuan dalam memanfaatkannya menjadi latar belakang Dr. Martomo Setyawan, S.T., M.T. selaku dosen Program Studi (Prodi) Teknik Kimia Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan penelitian terkait microalga.

Dalam sesi Langkah Pakar (10-10-2020), ia menjelaskan kebermanfaatan yang besar dari microalga. Sumber energi yang selama ini dipakai berasal dari fosil, batubara, minyak bumi, dan gas bumi. Sumber tersebut jika diambil terus-menerus akan habis dan tidak dapat diperbarui. “Pentingnya melakukan berbagai penelitian, guna mendapatkan sumber energi terbarukan yang dapat diperbarui dan menjadi pengganti dari sumber energi yang dipakai selama ini,” ungkap Martomo

Subsitusi energi sangat perlu dilakukan agar ketahanan pangan dan lingkungan terjaga. Misalnya, energi bensin dapat diganti dengan bioetanol, gas bumi diganti dengan biogas, serta biodiesel. Pentingnya substitusi dilakukan agar bahan yang ada dapat diperbarui dan dipakai kembali. Microalga dapat menjadi solusi sebagai bahan energi terbarukan.

Acara Langkah Pakar membahas mengenai Microalga sebagai energi terbarukan

“Potensi microalga berupa pemanfaatan lemaknya menjadi minyak. Lemak microalga dapat diambil dengan energi yang sangat rendah sehingga jika diproduksi tetap utuh. Hal ini mengingat bentuk microalga yang sangat kecil bentuknya,” terang Martomo saat menjelaskan potensi microalga. Energi biodiesel dari tanaman ini dapat membantu menjaga ketahanan pangan dan lingkungan.

Microalga dapat menjadi solusi energi di masa yang akan datang. Selain itu, budidaya microalga pun tidak membutuhkan lahan yang besar bahkan lahan tidak produktif pun dapat digunakan.

“Kami selalu mengajak siapa pun untuk senantiasa eksplorasi dari berbagai permasalahan yang ada di masyarakat. Mari mencoba menggali solusi dengan berkolaborasi bersama bidang ilmu lainnya dalam mewujudkan energi terbarukan,” tandas Martomo. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Martomo-Setyawan-S.T.-M.T.-saat-menjelaskan-potensi-microalga-sebagai-energi-terbarukan.jpg 720 1257 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-10-19 08:00:312020-10-16 08:33:18Microalga: Si Hijau sebagai Bahan Energi Terbarukan

Tips Ikuti KKN Internasional Versi Novita

18/10/2020/in Terkini /by Ard

Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional bukan sebuah mimpi lagi bagi Novita Dwi Saputri, S.S. Alumnus dari Program Studi Sastra Indonesia itu telah mewujudkan mimpinya saat menjadi mahasiswa di Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Hal tersebut dia raih karena rasa percaya diri yang kuat dan berkat dukungan dari berbagai pihak.

Perempuan asal Purwokerto ini menjelaskan, “Agar bisa lolos KKN Internasional, yang pertama pasti harus percaya diri. Artinya, saya bisa mewujudkan impian saya kalau saya benar-benar yakin. Lalu persiapan bahasa, terutama bahasa Inggris dan bahasa negara tujuan KKN. Hal yang tak kalah penting yaitu restu dari orang tua.”

Novita Dwi Saputri, S.S., berkesempatan untuk merasakan serunya Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Thailand saat kuliah di UAD

“Tips KKN di luar negeri yaitu kenali dahulu bahasa lokal sana. Minimal bisa menanyakan nama dan kabar. Jangan lupa bangun relasi yang baik dengan warga sekitar. Persiapan mental sangat perlu, karena di sana harus menghadapi orang yang berbeda karakter dan kebiasaan dengan kita,” jawab Novita saat diwawancarai melalui WhatsApp pada 4-10-20.

Selanjutnya persiapan dokumen terutama paspor, karena percuma data KKN lengkap tanpa paspor pasti tidak bisa ke luar negeri. Uang asing juga harus disiapkan, biasanya ditukarkan dahulu di money changer. Jangan lupa obat-obatan karena bertepatan dengan pandemi Covid-19, jadi bekal obat dan vitamin harus banyak supaya imun tetap terjaga. (Dew)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Novita-Dwi-Saputri-S.S.-berkesempatan-untuk-merasakan-serunya-Kuliah-Kerja-Nyata-KKN-Internasional-di-Thailand-saat-kuliah-di-UAD..jpeg 750 1128 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-10-18 08:00:142020-11-04 14:11:28Tips Ikuti KKN Internasional Versi Novita

Pentingnya Privasi Individu di Tengah Pusaran Media Digital

17/10/2020/in Terkini /by Ard

Dhani Fadillah,M.A. saat menjelaskan privasi digital

“Masyarakat kini sudah bermigrasi ke dunia digital. Mayoritas penggunanya dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Berdasarkan survei dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), sebanyak 95,1% pengguna internet menginstal aplikasi media sosial pada gawainya,” terang Dhani Fadhillah, M.A. selaku dosen Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) saat menjadi narasumber di seminar nasional daring “Bijak dalam Bermedia Sosial di Era Digital” pada Sabtu, (10-10-2020).

Media sosial (medsos) kini menjadi hal yang marak digunakan. Berbagai aplikasi dapat memberikan dampak negatif dan positif. Melalui medsos pula, dunia terasa dekat dan informasi cepat diperoleh. Namun, kemajuan teknologi dengan berbagai aplikasi itu menjadikan kejahatan mengintai. Pengguna aplikasi tidak menyadari jika data yang terdapat pada medsos dapat berbahaya jika disalahgunakan.

“Jumlah pengguna internet di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun, sayangnya banyak yang tidak menyadari pentingnya perlindungan data pribadi,” ungkap Dhani. Ia melanjutkan, di tengah dunia digital ini, segala data dapat diakses melalui medsos. Pengguna perlu menyadari pentingnya menjaga privasi data. Salah satu cara melindungi privasi dengan menggunakan nama, email, alamat bahkan nomor telepon pada akun medsos yang disamarkan. Hal tersebut sangat penting agar tidak terjadi kebocoran data.

Dhani Fadhillah, M.A. tengah memaparkan pentingnya privasi dalam medsos

Berbagai pelanggaran privasi yang marak dijumpai seperti kebocoran data, cyber-stalking, mengambil dan mengunggah foto ataupun video tanpa izin, serta mengabaikan hak cipta. Cerdas dalam memilih bahan unggahan, hidupkan tradisi literasi digital, dan amankan data pribadi menjadi hal yang harus dilakukan oleh pengguna medsos. Jangan sampai data yang kita unggah malah menjadi malapetaka pada diri sendiri. Sampai sekarang ini sudah banyak modus kejahatan di medsos.

“Jika hanya untuk bersenang-senang saja, jangan polos memberikan data pribadi. Amankan data pribadi dan rutin mengganti sandi akun yang berbeda-beda menjadi salah satu hal yang penting dilakukan dalam menjaga privasi pada pusaran teknologi,” pungkas Dhani di sesi akhir pemaparan materi. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dhani-tengah-memaparkan-pentingnya-privasi-dalam-medsos.jpg 720 1274 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-10-17 08:00:532020-10-14 08:52:40Pentingnya Privasi Individu di Tengah Pusaran Media Digital

Bijak Bermedia Sosial di Era Digital

16/10/2020/in Terkini /by Ard

Seminar nasional kerja sama antara UAD dan MPI PP Muhammadiyah

Era digital memberikan jangkauan lebih luas dalam melihat dunia. Melalui media sosial dan internet, masyarakat menjadi dekat dalam lintas apa pun. Mirisnya, masyarakat tidak sadar bahwa kejahatan juga tengah mengintai di dunia maya. Tingkat penggunaan media sosial dan internet sangatlah tinggi, tetapi literasi digital masyarakat sangatlah rendah. Hal tersebut menjadi latar belakang pentingnya edukasi media sosial di era digital bagi masyarakat.

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebagai upaya edukasi bermedia sosial yang bijak bagi masyarakat, menghadirkan seminar nasional daring “Bijak dalam Bermedia Sosial di Era Digital” pada Sabtu, (10-10-2020). Acara ini disiarkan langsung melalui kanal YouTube UAD bekerja sama dengan Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah.

Dani Fadhillah, M.A. selaku dosen Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi sebagai pembicara pertama memaparkan pentingnya “Privasi Individu di Tengah Pusaran Media Digital”.

“Pengamanan data pribadi bagi pengguna internet itu sangat penting. Jangan sampai kejahatan menimpa karena diri sendiri yang lalai,” ungkap Dani.

Sementara itu, Dr. Rulli Nasrullah M.Si. selaku Ketua MPI PDM Jakarta Timur sekaligus Konsultan Digital Kementerian Informasi RI melanjutkan pembahasan terkait etika dalam bermedia sosial. “Pengguna media sosial dan internet sangat meningkat, tetapi literasi digital di tengah masyarakat sangatlah miris. Penting adanya edukasi digital bagi masyarakat,” terang Rulli sembari menjelaskan materi.

Seminar nasional ini juga dihadiri langsung oleh AKBP. Yulianto BW., S.Sos., CCO. sekaligus menyampaikan materi tentang “Pidana dalam Pelanggaran UU ITE”. Yulianto menerangkan selama ini banyak masyarakat yang mudah percaya dengan info yang belum jelas kebenarannya. Alhasil mudah menjadi korban kejahatan di media sosial.

“Masyarakat perlu adanya edukasi tentang bermedia sosial. Untungnya sekarang ini UU ITE sudah menjadi pedoman bagi masyarakat agar semakin bijak. Jangan sampai hoaks menjadi konsumsi sehari-hari,” tandas Yulianto. (Chk)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-nasional-kerjasama-antara-UAD-dan-MPI.jpg 720 1256 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-10-16 12:00:562020-10-14 08:46:16Bijak Bermedia Sosial di Era Digital

Workshop Sukses Meraih Beasiswa Luar Negeri

16/10/2020/in Terkini /by Ard

Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (HMTP) bekerja sama dengan Program Studi (Prodi) Teknologi Pangan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) selesai menyelenggarakan acara Workshop bertemakan “Strategi Sukses Meraih Beasiswa Luar Negeri” bersama narasumber Raehana Saria Gahari, S.T.P. Ia adalah peraih beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Mahasiswa S2 Wageningen University and Research Belanda. Acara berlangsung pada Kamis (08-10-20) di ruang virtual Zoom Meeting dan disiarkan di kanal YouTube HMTP UAD.

Tujuan dari workshop ini adalah untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang beasiswa di dalam maupun di luar negeri sehingga dapat memotivasi semangat kepada seluruh mahasiswa untuk bisa mendapatkan beasiswa, tanpa adanya rasa tidak percaya diri, takut, dan sebagainya.

Peserta Workshop Strategi meraih beasiswa diluar negeri melalui Zoom

Rizky Priandi selaku ketua pelaksana mengatakan, “Kunci untuk meraih beasiswa di antaranya harus percaya diri, tekun untuk belajar, melatih soft skill bahasa asing seperti bahasa Inggris, mengikuti organisasi baik di dalam kampus atau luar kampus, serta dapat berkontribusi untuk bangsa, seperti yang dikatakan narasumber saat acara tersebut.”

Dalam workshop, Raehana memberikan materi mengenai beasiswa LPDP kepada seluruh mahasiswa Teknologi Pangan UAD. Di antaranya penjelasan secara umum, jenis-jenis beasiswa, dan yang paling utama yaitu tips dan trik mendapatkannya. Tidak hanya memberikan materi saja, tetapi ia juga menceritakan kehidupan kuliah di luar negeri khususnya di Belanda. Dimulai dari kebiasaan warga dan mahasiswa di sana, mencari makanan halal, hingga bersosial dengan lingkungan sekitar.

“Mudah-mudahan mahasiswa Teknologi Pangan UAD yang ingin melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi, bisa meraih beasiswa studi lanjut baik di dalam negeri maupun luar negeri, ya. Tetap semangat, jangan lelah melatih soft skill, dan tentunya selalu berdoa serahkan semuanya kepada Allah Swt.,” tutupnya. (Amb)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Peserta-Workshop-Strategi-meraih-beasiswa-diluar-negeri.jpg 720 1280 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2020-10-16 08:00:292020-10-14 08:42:25Workshop Sukses Meraih Beasiswa Luar Negeri
Page 583 of 594«‹581582583584585›»

TERKINI

  • Alumni FKIP UAD, Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd. Bagikan Perjalanan Pengabdian dari Guru hingga Birokrat25/05/2026
  • UAD dan Kalurahan Caturharjo Kolaborasikan Teknologi Pengelolaan Sampah Berbasis IoT25/05/2026
  • UAD Kenalkan Eco-Printing kepada Siswa Sekolah di Jepang25/05/2026
  • HISKI UAD dan Balai Bahasa DIY Gelar Siniar Literasi22/05/2026
  • PBI UAD Terima Kunjungan Edukatif SD BIAS Klaten22/05/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Debat Bahasa Indonesia Tingkat Nasional22/05/2026
  • Lawan Rasa Insecure, Dara Safina Raih Juara 3 Qiroatus Syi’ir di AWFest 202611/05/2026
  • Tim Bola Voli Putra UAD Raih Juara 3 di Ajang Immanuel Trans X FEBI Cup 202604/05/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Bronze Medal di Bandung Essay Competition #304/05/2026
  • Mahasiswa Prodi PBS UAD Torehkan Prestasi dalam Ajang Porseni 202604/05/2026

FEATURE

  • Antara Iman dan Cinta: Belajar Adab Berdakwah dari Kisah Nabi Ibrahim21/05/2026
  • Perjuangan Sabriyandi Jadi Wisudawan Terbaik FKIP UAD21/05/2026
  • Regina Nadyani Ungkap Strategi Meraih Predikat Wisudawan Terbaik FSBK UAD19/05/2026
  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top