• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Tema dan Filosofi P2K Prakarsa 2026 UAD

16/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Logo Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tahun 2026 (Foto. Panpus P2K UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi menetapkan tema besar “Dahlan Muda Berkarya Wujudkan Transformasi Berkemajuan” untuk menyambut mahasiswa baru pada gelaran Pengenalan Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026, yang diselenggarakan pada tanggal 14 hingga 26 September 2026.

Pilihan tema tersebut membawa filosofi mendalam mengenai pembentukan karakter mahasiswa. Tema ini menggambarkan semangat Dahlan Muda sebagai generasi yang tidak hanya dibekali kemampuan berpikir kritis dan melahirkan gagasan, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengambil langkah nyata dalam menciptakan perubahan yang berdampak luas bagi masyarakat. Kata “Prakarsa” menekankan inisiatif aksi nyata, “Dahlan Muda Berkarya” mencerminkan generasi yang aktif mengembangkan potensi, dan “Transformasi Berkemajuan” berfokus pada perubahan progresif melalui teknologi, literasi, serta nilai kemanusiaan.

Selain tema, logo P2K Prakarsa 2026 juga sarat akan makna simbolis yang melengkapi identitas kegiatan ini. Bentuk bunga teratai melambangkan kemampuan mahasiswa untuk tumbuh melampaui tantangan zaman, sementara elemen mata pena menegaskan pentingnya literasi dan pengetahuan sebelum bertindak.

Elemen ornamen meliuk berbentuk lidah api merepresentasikan obor teknologi sebagai pemantik peradaban dan pencerahan. Adapun simbol tangan melambangkan pilar humanisasi, yang menegaskan bahwa seluruh gagasan dan penguasaan teknologi harus tetap berlandaskan empati serta rasa kepedulian antar sesama.

Warna pada logo turut memperkuat filosofi tersebut, yakni merah melambangkan daya juang, oranye memaknai semangat berkarya, kuning merepresentasikan optimisme ilmu pengetahuan, dan biru menggambarkan ketangguhan serta nilai-nilai kemanusiaan.

Melalui kolaborasi, inovasi, dan nilai-nilai kemanusiaan, Dahlan Muda diharapkan mampu menjadi penggerak transformasi yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri bangsa. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Logo-Program-Pengenalan-Kampus-P2K-Prakarsa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tahun-2026-Foto.-Panpus-P2K-UAD.jpg 832 1028 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:40:432026-09-16 09:40:43Tema dan Filosofi P2K Prakarsa 2026 UAD

Ciptakan Lingkungan Kampus Aman, Satgas PPKPT UAD Edukasi Dahlan Muda di P2K 2026

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) UAD edukasi mahasiswa baru pada acara P2K 2026 (Foto. Humas UAD)

Mewujudkan kehidupan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan terus menjadi prioritas utama Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Langkah nyata ini dibuktikan melalui sosialisasi gencar yang dilakukan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) UAD kepada ribuan mahasiswa baru atau Dahlan Muda dalam rangkaian Program Pengenalan Kampus (P2K) 2026 di Jogja Expo Center (JEC) pada Selasa, 15 September 2026.

Tampil sebagai pembicara, perwakilan Satgas PPKPT sekaligus Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD, Avanti Vera Risti Pramudyani, M.Pd., mengajak para mahasiswa baru untuk lebih mengenal fungsi dari satuan tugas ini. Ia menjelaskan bahwa kehadiran satgas merupakan bentuk kepatuhan kampus terhadap Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024. Jika sebelumnya satgas ini hanya berfokus menangani isu kekerasan seksual (PPKS), kini ruang lingkupnya diperluas menjadi PPKPT yang siap menangani beragam jenis kekerasan, mulai dari kekerasan fisik, verbal, hingga psikis.

“Fokus utama kami adalah pencegahan, karena mencegah tentu jauh lebih baik daripada mengobati. Namun, jika terjadi sesuatu, kami siap menerima laporan, mendampingi, memberikan penanganan, hingga mengeluarkan rekomendasi sanksi,” terangnya.

Vera juga berpesan agar mahasiswa tidak perlu takut atau ragu untuk bersuara dan melapor saat melihat atau mengalami tindak kekerasan di lingkungan kampus. Pihak satgas menjamin penuh kerahasiaan identitas pelapor maupun korban. Layanan pengaduan ini terbuka 24 jam melalui berbagai kanal, seperti hotline, pesan Instagram, website, hingga email. Agar tidak berlarut-larut, setiap aduan yang masuk dipastikan akan ditangani secara tuntas dengan batas waktu maksimal 30 hari.

Terkait kekhawatiran apabila korban atau pelapor tidak memiliki bukti kuat seperti foto atau rekaman video, Vera menegaskan bahwa laporan akan tetap diproses. Pihaknya telah menggandeng Rumah Sakit (RS) UAD untuk memfasilitasi pembuatan visum, baik secara fisik maupun psikologis, yang nantinya dapat menjadi alat bukti autentik yang tidak terbantahkan.

Selain itu, tidak ada kompromi atau toleransi bagi pelaku kekerasan di UAD. Pihak kampus dipastikan akan menindak tegas siapa pun yang terbukti bersalah, baik dari kalangan mahasiswa, tenaga kependidikan, maupun dosen. Sanksi ini telah diatur secara tegas dalam Peraturan Nomor 14 Tahun 2024 tentang kode etik mahasiswa dan Peraturan Nomor 22 Tahun 2021 tentang kode etik karyawan.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa baru diharapkan menyadari hak-hak perlindungannya di lingkungan kampus. Terlebih lagi, struktur Satgas PPKPT UAD sangat terbuka, di mana unsur mahasiswa menempati porsi keanggotaan terbesar dibandingkan unsur dosen maupun tenaga kependidikan. Hal ini membuktikan bahwa UAD secara aktif merangkul mahasiswanya untuk bergerak bersama memutus rantai kekerasan dan menumbuhkan budaya saling menghormati di lingkungan kampus. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Satgas-Pencegahan-dan-Penanganan-Kekerasan-di-Perguruan-Tinggi-PPKPT-UAD-edukasi-mahasiswa-baru-pada-acara-P2K-2026-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:32:372026-09-16 09:32:37Ciptakan Lingkungan Kampus Aman, Satgas PPKPT UAD Edukasi Dahlan Muda di P2K 2026

UAD Resmi Membuka P2K Prakarsa 2026

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi membuka Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026 bagi mahasiswa baru (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Opening Ceremony Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026 pada Selasa, 15 September 2026, bertempat di Jogja Expo Center (JEC). Kegiatan ini diikuti oleh ribuan mahasiswa baru yang akrab disapa Dahlan Muda, baik dari dalam maupun luar negeri. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars UAD secara serentak oleh seluruh peserta.

Ketua Panitia P2K 2026, Fajar Hana Miftahul Ulum, menyampaikan laporan kegiatan sekaligus gambaran umum rangkaian acara P2K Prakarsa 2026. Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini diintegrasikan dengan penerbitan buku antologi berjudul Gagasan Keilmuan Menuju Transformasi Berkemajuan untuk memacu literasi mahasiswa baru, di mana sebanyak 60 karya tulis terpilih dari 378 pendaftar berhasil diterbitkan agar Dahlan Muda siap menjadi bagian dari generasi emas 2045.

Sementara itu, Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., dalam sambutannya menyampaikan penekanan pentingnya efektivitas belajar di perguruan tinggi, pelaksanaan pembelajaran mandiri, serta pengenalan aktivitas kemahasiswaan agar para mahasiswa dapat menyelesaikan studinya secara tepat waktu dalam kurun waktu kurang lebih 3,5 hingga 4 tahun.

Opening P2K Prakarsa 2026 dibuka secara simbolis oleh Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., didampingi Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UAD, seluruh Wakil Rektor, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa), Ketua Panitia P2K, serta Presiden Mahasiswa UAD.

Prosesi dilanjutkan dengan penyematan jas almamater kepada perwakilan mahasiswa baru, yaitu Yudhistira Al Fadlan (Program Studi Teknik Elektro, asal SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Merauke) sebagai mahasiswa dengan asal domisili terjauh, dan Nayla Fatimah Az-Zahra (Program Studi Psikologi, 16 tahun 6 bulan) sebagai mahasiswa termuda, bersama dua mahasiswa internasional.

Rektor UAD turut menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa baru, serta memberikan apresiasi kepada 11 mahasiswa dengan registrasi pertama. Total alokasi beasiswa yang dikucurkan UAD pada tahun akademik ini mencapai Rp17.723.900.000,00.

Rangkaian pembukaan turut dimeriahkan dengan penampilan Rektor bersama Rektor Band, penampilan mahasiswa baru, sosialisasi kesehatan dan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), penampilan Unit Kegiatan Mahasiswa, deklarasi dan pernyataan sikap anti kekerasan seksual, parade organisasi kemahasiswaan, hingga penampilan yel-yel dari setiap fakultas. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-resmi-membuka-Program-Pengenalan-Kampus-P2K-Prakarsa-2026-bagi-mahasiswa-baru-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:09:572026-09-16 09:09:57UAD Resmi Membuka P2K Prakarsa 2026

Cerita Unik Empat Pasang Mahasiswa Kembar di P2K UAD 2025

01/10/2025/in Terkini /by Ard

Empat pasang mahasiswa kembar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tahun 2025 (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Program Pengenalan Kampus (P2K) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2025 menghadirkan cerita unik. Tahun ini terdapat empat pasang mahasiswa baru yang merupakan saudara kembar, dan semuanya adalah perempuan. Mereka adalah Nabilah dari Program Studi (Prodi) Manajemen dan Nailah dari Prodi Akuntansi, Rena Afifah dari Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan Reni Afifah dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), serta Um’Dathul Khoyroh dari Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Um’Dathul Nikmah dari Prodi Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika (PVTE). Kemudian ada pasangan Syafaqoh Luqyana Zulfaa dan Syafiqoh Luqyana Iffah, keduanya dari prodi PVTE.

Keempatnyanya sama-sama mengaku bersyukur bisa melanjutkan studi di UAD bersama saudara kembar mereka, meskipun memilih program studi berbeda. “Rasanya senang karena bisa berkuliah bareng, walaupun beda prodi. Orang tua juga dari awal berharap kami tetap kuliah di universitas yang sama,” ungkap Um’Dathul Khoyroh, yang aktif di olahraga futsal. Sementara kembarannya, Um’Dathul Nikmah, menambahkan bahwa pengalaman kuliah bersama membuat dirinya tidak pernah merasa sendirian. “Enaknya itu bisa satu kosan, jalan-jalan bareng, dan ada teman di setiap kegiatan,” jelasnya.

Kisah serupa juga datang dari pasangan kembar asal Sragen, Rena dan Reni Afifah. Sejak kecil, keduanya selalu menempuh pendidikan bersama, hingga akhirnya sama-sama diterima di UAD. Rena memilih Prodi PPKn karena minatnya pada sejarah, sementara Reni memilih PBSI karena kecintaannya pada sastra. “Kami sering salah dipanggil karena wajah mirip, bahkan orang tua sendiri kadang tertukar,” ujar Rena. Meski demikian, mereka saling mendukung dan berharap dapat menjadi mahasiswa berprestasi, aktif di kegiatan kampus, serta lulus tepat waktu dengan capaian akademik terbaik.

Hal yang sama dirasakan oleh Nabilah dan Nailah. Meski belum lama menjalani kegiatan kampus, keduanya merasakan manfaat besar bisa kuliah bersama kembaran. Selain lebih percaya diri, mereka juga merasa terbantu dalam beradaptasi dengan lingkungan baru karena memiliki teman terdekat yang selalu mendampingi.

Kehadiran empat pasang mahasiswa kembar ini memberikan warna tersendiri dalam dinamika P2K UAD 2025. Kisah mereka menjadi gambaran semangat mahasiswa baru dalam memulai perjalanan akademik di Universitas Ahmad Dahlan. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Empat-pasang-mahasiswa-kembar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tahun-2025-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1350 1080 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-10-01 11:23:102025-10-01 11:23:10Cerita Unik Empat Pasang Mahasiswa Kembar di P2K UAD 2025

Good Morning Everyone Meriahkan Closing Ceremony P2K UAD 2025

30/09/2025/in Terkini /by Ard

Good Morning Everyone Meriahkan Closing Ceremony P2K Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2025 (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengundang grup musik Good Morning Everyone (GME) untuk memeriahkan acara penutupan Program Pengenalan Kampus (P2K). Acara digelar pada hari Kamis, 25 September 2025, bertempat di Jogja Expo Center (JEC). Closing ceremony diikuti oleh seluruh mahasiswa baru, para panitia, dan para tamu undangan.

Grup musik GME membawakan beberapa lagunya pada penutupan P2K. Lagu-lagu yang dibawakan yaitu “Friendzone”, “Tertulis Di Sana”, “Tunggu Aku”, “Pengingat”, “Inilah Aku”, “Istimewa”, “Bukan Begitu Caramu”, dan lagu terakhirnya “Secepat Mungkin”.

Acara juga dimeriahkan dengan penampilan mahasiswa baru yang membawakan lagu “Beraksi”. Bahkan Rektor UAD ikut tampil bersama band nya yang membawakan lagu “Separuh Nafasku” dan “Pergilah Kasih”. Selain itu, tak ketinggalan penampilan dari yel-yel fakultas, parade ormawa, dan komunitas.

Tak hanya itu, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) juga turut memeriahkan penutupan P2K. Penampilan dari UKM yaitu tari tradisional, puisi dari UKM Poros, serta penampilan musik dan tari modern. Acara juga dimeriahkan oleh penampilan beberapa mahasiswa baru dan penampilan dari organisasi otonom (ortom). (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Good-Morning-Everyone-Meriahkan-Closing-Ceremony-P2K-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-2025-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-30 10:47:412025-09-30 10:49:36Good Morning Everyone Meriahkan Closing Ceremony P2K UAD 2025

Patullah dan Irsyad, Hafiz Muda 30 Juz yang Kini Resmi Jadi Mahasiswa UAD

30/09/2025/in Terkini /by Ard

Patullah dan Irsyad, Hafiz Muda 30 Juz dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menerima mahasiswa baru berprestasi melalui Beasiswa Program Misi (BPM) Hafiz Quran 2025. Dua di antaranya adalah Muhamad Patullah Darmawansyah dan Muhammad Irsyad Ali, yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an hingga 30 juz.

Patullah, mahasiswa baru Program Studi Sistem Informasi, menuturkan bahwa perjalanan menghafal Al-Qur’an dimulainya sejak usia TK dengan bimbingan orang tua. “Proses menghafalnya cukup panjang, dari TK hingga khatam di usia 18 tahun, jadi kurang lebih butuh 12 tahun,” ujarnya. Ia menambahkan, beasiswa ini menjadi motivasi besar untuk menjaga hafalan dan berkontribusi melalui bidang teknologi. “Saya ingin menjadi entrepreneur yang tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an,” imbuhnya.

Sementara itu, Irsyad Ali, mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), menempuh jalan berbeda. Ia menghafal Al-Qur’an selama enam tahun di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Mansyur Bantul. “Selama lima tahun pertama hafalan saya baru 10 juz. Titik baliknya ada di tahun terakhir, ketika saya sadar bahwa keberhasilan menghafal bukan dari metode, tetapi dari tekad dan kemauan diri yang kuat,” ungkapnya.

Keduanya mengaku bahagia dapat menjadi bagian dari penerima beasiswa Hafiz Quran di UAD. “Bisa kuliah dengan beasiswa ini adalah karunia besar dari Allah, karena saya bisa kuliah tanpa terlalu terbebani biaya,” kata Patullah. Sementara Irsyad menambahkan harapannya, “Saya ingin lulus tepat waktu dengan hasil yang baik dan bisa bermanfaat bagi masyarakat.” (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Patullah-dan-Irsyad-Hafiz-Muda-30-Juz-dari-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-30 10:18:572025-09-30 10:18:57Patullah dan Irsyad, Hafiz Muda 30 Juz yang Kini Resmi Jadi Mahasiswa UAD

P2K Berdaya UAD 2025 Resmi Ditutup

29/09/2025/in Terkini /by Ard

Closing Ceremony P2K Berdaya Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2025 (Foto. Humas UAD)

Ribuan mahasiswa baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menutup perjalanan P2K Berdaya UAD 2025 dengan kegiatan yang sangat berkesan. Acara penutupan ini bertempat di Jogja Expo Center (JEC) pada Kamis, 25 September 2025. Sejak pagi, panggung spektakuler menyuguhkan penampilan Organisasi Otonom (Ortom), Organisasi Mahasiswa (Ormawa), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di UAD.

Atmosfer acara penutupan (closing ceremony) semakin meriah ketika penampilan ragam karya, mulai dari tari tradisi Betimung, Jaipong, hingga kreasi Dayak, berpadu harmonis dengan tarian (dance) modern dan lagu kolaboratif. Penampilan ini menyalakan semangat Dahlan Muda di seluruh arena JEC.

Ketua Panitia P2K Berdaya UAD 2025, Dr. Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A., menegaskan bahwa P2K bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang aktualisasi diri mahasiswa. “Kembangkan bakat dan minatmu bersama 122 Ormawa UAD. Di sinilah kalian menemukan wadah terbaik untuk berproses, berkarya, dan berprestasi,” ujarnya penuh semangat.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menambahkan bahwa pengalaman selama P2K akan menjadi bekal bagi mahasiswa baru. “P2K menjadi bekal yang baik bagi mahasiswa baru dalam menyesuaikan diri dan mengembangkan potensi sejak awal perkulia­han,” tuturnya.

Momen kejutan pun terjadi ketika Rektor naik ke panggung untuk membawakan beberapa lagu. Sorak-sorai ribuan mahasiswa baru (maba) menggema. Sebagai penutup, bintang tamu (guest star) Good Morning Everyone tampil dengan performa energik. P2K Berdaya UAD 2025 pun resmi ditutup, meninggalkan jejak tak terlupakan bagi mahasiswa baru, bahwa generasi Dahlan Muda siap melangkah dengan kreativitas dan solidaritas. (Lin)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Closing-Ceremony-P2K-Berdaya-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-2025-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-29 09:28:512025-09-29 09:28:51P2K Berdaya UAD 2025 Resmi Ditutup

Masta UAD 2025 Kenalkan Nilai Kemuhammadiyahan kepada Mahasiswa Baru

20/09/2025/in Terkini /by Ard

Masa Ta’aruf (Masta) P2K Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan Masa Ta’aruf (Masta) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Program Pengenalan Kampus (P2K) 2025. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi, yakni pada Jumat, 19 September 2025, untuk sesi pertama, dan Minggu, 21 September 2025, untuk sesi kedua.

Masta merupakan kegiatan pengenalan kampus berbasis Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) yang wajib diikuti mahasiswa baru UAD. Noer Cahyo Panuntun, mahasiswa Sastra Indonesia angkatan 2022, sekaligus Ketua Masta Pusat UAD 2025, menjelaskan bahwa kegiatan Masta bertujuan mengenalkan mahasiswa baru pada identitas UAD sebagai kampus Muhammadiyah.

“Kenapa Masta itu ada? Tidak jauh dari UAD itu sendiri, karena UAD punya Muhammadiyah, dan Muhammadiyah pasti memiliki prospek perkaderan. Masta adalah jalan menempuh perkaderan tersebut di tingkatan kampus. Di sini mahasiswa baru dikenalkan dengan AIK, juga Organisasi Otonom Muhammadiyah (Ortom), seperti Hizbul Wathan (HW), Tapak Suci (TS), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM),” jelas Cahyo.

Masta UAD berada dalam naungan universitas sekaligus Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI). Hal ini membedakannya dari kegiatan pengenalan kampus lain. “Kalau P2K dan Forum Besar (Forbes) sepenuhnya di bawah kampus, Masta juga melibatkan LPSI karena berkaitan erat dengan nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan,” tambah Cahyo.

Pelaksanaan Masta tahun ini dibagi dalam dua sesi. Menurut Cahyo, pembagian ini dilakukan untuk efisiensi ruang dan fasilitas. “Tahun sebelumnya, Masta menggunakan tenda, karpet, dan blower di luar ruangan. Namun tahun ini kampus memaksimalkan ruangan besar yang tersedia. Karena keterbatasan jumlah ruangan, maka dibuatlah dua sesi,” ungkapnya.

Masta kali ini mengusung tema “Ortom Berdaya, Bersinergi Menuju Kader Berkemajuan”. Tema ini menekankan pentingnya sinergi antara HW, TS, dan IMM dalam menguatkan perkaderan. “Dasar dari tema ini adalah ‘berdaya’. Tiga Ortom di UAD harus saling bersinergi, bahu-membahu untuk perkaderan tingkat kampus, Muhammadiyah, hingga menyebarkan Islam ke penjuru dunia,” tambah Cahyo.

Cahyo menyampaikan harapannya agar mahasiswa baru dapat lebih mengenal dan memahami nilai-nilai Muhammadiyah. “Banyak mahasiswa baru yang sebelumnya belum pernah masuk sekolah Muhammadiyah, belum tahu apa itu Muhammadiyah, Ortom, maupun AIK. Melalui Masta, dakwah Islam bisa sampai pada mereka. Harapannya, mereka dapat terlibat aktif di ketiga ortom tersebut,” tuturnya.

Kegiatan Masta tahun ini menghadirkan empat sesi materi, yakni pengenalan dari LPSI serta pemaparan kemuhammadiyahan dari tiga ortom: HW, TS, dan IMM. Dengan rangkaian ini, Masta 2025 diharapkan dapat menjadi pintu awal mahasiswa baru untuk mengenal, memahami, dan berproses bersama keluarga besar UAD serta Muhammadiyah. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Masa-Taaruf-Masta-P2K-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-20 12:19:032025-09-20 12:21:09Masta UAD 2025 Kenalkan Nilai Kemuhammadiyahan kepada Mahasiswa Baru

Dua Putra-Putri Merauke Tempuh 4.384 Km untuk Kuliah di UAD

20/09/2025/in Terkini /by Ard

Arini, mahasiswi baru Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus menjadi magnet bagi mahasiswa dari berbagai penjuru nusantara. Tahun akademik 2025/2026 ini, dua mahasiswa asal Merauke, Papua Selatan, yakni Arini dan Tahta Abdillah, tercatat sebagai mahasiswa terjauh yang menempuh pendidikan di UAD. Keduanya merupakan alumni SMA Negeri 1 Kurik, Merauke, yang menempuh perjalanan sepanjang 4.384 kilometer untuk bisa sampai ke kampus UAD di Yogyakarta.

Arini, mahasiswi baru Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat, ia mengaku awalnya tidak memiliki kampus impian, namun setelah orang tuanya menyarankan untuk berkuliah di UAD, ia merasa takjub dan bersemangat. “Saya merasa sangat takjub. UAD kampusnya besar, fasilitasnya lengkap. Ini kampus pertama dan terakhir saya,” ujarnya. Arini mengaku kaget sekaligus kagum dengan suasana di Yogyakarta. Arini bercerita bahwa fasilitas di Jogja terasa sangat modern dibandingkan Merauke. “Di Papua tidak ada Indomaret, tempat wisata modern, atau fasilitas kampus yang lengkap seperti di sini. Semua serba hutan, sedangkan di Jogja serba ada. Fasilitas kampus UAD juga bagus,” jelasnya.

Sementara itu, Tahta Abdillah, Prodi Teknik Elektro, menambahkan bahwa cuaca panas Jogja terasa mirip dengan Merauke, hanya saja di sini ia bisa menikmati pemandangan Gunung Merapi.

Meski baru memulai kuliah, baik Arini maupun Tahta sudah punya harapan besar. Arini ingin lebih produktif, ambisius, dan mampu membanggakan orang tua. Ia juga berharap bisa mengenal banyak teman dari berbagai daerah. Tahta pun menaruh harapan serupa, yakni bisa lancar kuliah, berkembang lebih jauh dari masa SMA, dan sehat menjalani Program Pengenalan Kampus (P2K) UAD.  

Di sela kesibukan, keduanya mulai beradaptasi dengan aktivitas mahasiswa baru. Arini kagum dengan keramahan teman-teman dan dosen yang humoris serta hangat, sedangkan Tahta senang bersepeda keliling Jogja untuk mengenal kota sekaligus menjaga kesehatan. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Arini-mahasiswi-baru-Program-Studi-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-20 12:12:062025-09-20 12:12:06Dua Putra-Putri Merauke Tempuh 4.384 Km untuk Kuliah di UAD

Hari Fakultas P2K 2025: Mahasiswa Baru UAD Kenal Lebih Dekat Fakultasnya

19/09/2025/in Terkini /by Ard

Hari Fakultas P2K Univeristas Ahmad Dahlan (UAD) 2025 (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Program Pengenalan Kampus (P2K) menyelenggarakan kegiatan Hari Fakultas yang terbagi menjadi dua sesi, yaitu Kamis, 18 September 2025, dan Sabtu, 20 September 2025. Acara ini bertujuan untuk mengajak mahasiswa baru (Maba) mengenal lebih dekat fakultas masing-masing.

Pada sesi pertama, kegiatan berlangsung serentak di tujuh fakultas, yakni Fakultas Psikologi, Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Farmasi, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Teknologi Industri (FTI), serta Fakultas Agama Islam (FAI). Sementara itu, pada sesi kedua, kegiatan dilaksanakan di empat fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Sains dan Teknologi Terapan (FAST), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).

Setiap fakultas memiliki ciri khas masing-masing dalam menyajikan rangkaian acara. Secara umum, kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Panitia P2K, dilanjutkan dengan perkenalan jajaran dekanat mulai dari Dekan, Wakil Dekan Bidang Al Islam dan Kemuhammadiyahan, Akademik dan Kemahasiswaan, hingga Wakil Dekan Bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan, Kehartabendaan, dan Administrasi Umum.

Selain itu, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan lembaga kemahasiswaan di tingkat fakultas seperti Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Hal ini diharapkan dapat menjadi sarana awal bagi mahasiswa untuk memahami struktur organisasi sekaligus wadah pengembangan diri di lingkungan fakultas masing-masing.

Menurut Muhammad Teguh Ferdiansyah, Ketua Panitia P2K Fakultas Farmasi, kegiatan Hari Fakultas menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara mahasiswa baru dengan civitas akademika fakultas. “Kami berharap dengan diadakannya Hari Fakultas ini, mahasiswa dapat mengenal lebih dekat fakultasnya masing-masing, khususnya staf dekanat, para dosen pengajar, serta organisasi mahasiswa di tingkat fakultas,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya memahami struktur dan staf dekanat, tetapi juga dapat aktif berpartisipasi dalam organisasi serta kegiatan kemahasiswaan. “Harapan saya ke depannya, mahasiswa baru dapat lebih mudah dalam perjuangan selama berkuliah, sekaligus berperan aktif dalam organisasi-organisasi kemahasiswaan di lingkungan Fakultas Farmasi,” tambahnya. (Adi)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Hari-Fakultas-P2K-Univeristas-Ahmad-Dahlan-UAD-2025-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-19 11:04:102025-09-19 11:04:10Hari Fakultas P2K 2025: Mahasiswa Baru UAD Kenal Lebih Dekat Fakultasnya
Page 1 of 27123›»

TERKINI

  • Ubah Sampah Jadi Rupiah, KKN UAD Inisiasi Bank Sampah di Padukuhan Bugel17/09/2026
  • KKN UAD Gencarkan Edukasi Pemilahan Sampah di Blok Solo Banyuwangi17/09/2026
  • Tim MeRAMU IMM FEB Dorong Digitalisasi Pelaku Usaha Miedes di Srihardono17/09/2026
  • KKN UAD Bekali Siswa SMK Muhammadiyah 1 Wates Buat Profil Profesional17/09/2026
  • KKN UAD Uji Coba Presensi Digital Berbasis QR di SMA Negeri 1 Karangmojo17/09/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top