• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

UAD Bekali Mahasiswa untuk Siapkan Karier Sejak Awal Kuliah

24/09/2026/in Terkini /by Ard

Orientasi Kemahasiswaan dan Alumni Program Pengenalan Kampus (P2K) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Kepala Bidang Pusat Pengembangan Karier Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), apt. Hendy Ristiono, M.P.H., mengingatkan mahasiswa baru untuk mulai mempersiapkan karier sejak awal masa perkuliahan, bukan menunggu hingga menjelang kelulusan.

Menurut Hendy, kuliah tidak menjamin kesuksesan seseorang secara otomatis, tetapi memperbesar peluang untuk hidup lebih layak. “Kuliah itu bukan untuk menjamin kita sukses, tapi untuk memperbesar kemungkinan kita hidup secara layak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dengan banyaknya jumlah perguruan tinggi dan program studi sejenis di Indonesia, mahasiswa perlu memiliki nilai jual (value) lebih agar mampu bersaing di dunia kerja. Nilai jual tersebut dapat dibangun melalui pengalaman organisasi, keikutsertaan dalam lomba, magang, hingga sertifikasi keahlian sejak semester awal.

Hendy juga mengingatkan pentingnya menyesuaikan portofolio dan CV dengan bidang yang dituju, mengingat kini banyak perusahaan menggunakan sistem Applicant Tracking System (ATS) untuk menyaring lamaran kerja secara otomatis. “Minimal kesesuaian CV dengan posisi yang dilamar itu 80 persen. Kalau di bawah itu, bisa langsung tertolak secara sistem,” jelasnya.

Ia memaparkan sejumlah program Pusat Pengembangan Karier yang dapat diikuti mahasiswa, di antaranya pelatihan soft skill 1 dan 2, program magang bersertifikat, seminar perencanaan karier bersama alumni, education fair bagi yang ingin melanjutkan studi S2/S3, hingga UAD Job Fair yang rutin menghadirkan puluhan perusahaan mitra setiap tahun.

Berdasarkan hasil tracer study, Hendy mengungkapkan bahwa 93,9 persen alumni UAD mendapatkan pekerjaan pertama kurang dari enam bulan setelah lulus. “Ini menjadi bukti bahwa lulusan UAD sudah dipercaya oleh dunia kerja, asal mahasiswa juga menyiapkan diri sejak sekarang,” katanya.

Ia berpesan kepada mahasiswa baru untuk mulai membangun rekam jejak digital yang positif serta memanfaatkan waktu selama kuliah sebaik mungkin. “Rekam jejak digital itu kejam. Perbanyak hal positif, dan mulai sekarang perbaiki CV serta portofolio kalian sedikit demi sedikit,” pungkas Hendy. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Orientasi-Kemahasiswaan-dan-Alumni-Program-Pengenalan-Kampus-P2K-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-24 09:26:412026-09-24 09:26:41UAD Bekali Mahasiswa untuk Siapkan Karier Sejak Awal Kuliah

WR Kemahasiswaan UAD: Mahasiswa Harus Mengembangkan Potensi dan Berprestasi

24/09/2026/in Terkini /by Ard

Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni pada orientasi kemahasiswan P2K UAD 2026 (Foto. Humas UAD)

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., mengajak mahasiswa baru untuk tidak hanya mengandalkan perkuliahan di ruang kelas, melainkan aktif mengembangkan diri agar siap bersaing setelah lulus. Hal itu disampaikan dalam sesi motivasi berprestasi pada acara Orientasi Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Senin, 14 September 2026, di Ruang Amphitarium lantai 10, Gedung Utama Kampus IV UAD.

Gatot mengibaratkan perkuliahan di ruang kelas seperti berenang di kolam yang landai tanpa arus, sedangkan dunia kerja setelah lulus ibarat samudra luas dengan arus yang keras. “Kalau adik-adik hanya punya satu gaya berenang, kemungkinan besar akan tenggelam di dunia nyata. Maka, mumpung masih di UAD, pelajarilah banyak ‘gaya berenang’ supaya siap menghadapi tantangan setelah lulus,” ujarnya.

Ia menjelaskan, motivasi berprestasi dapat dibangun melalui rumus dari buku Kubik Leadership karya Arif Poniman dan Jamil Azzaini, yaitu to be (cita-cita) dikalikan to have (keinginan memiliki sesuatu) dikalikan valensi (kapasitas diri). Menurutnya, mahasiswa perlu fokus memperbesar cita-cita dan terus meningkatkan (upgrade) valensi diri, sementara to have cukup dijadikan hasil ikutan, bukan tujuan utama. Hal tersebut dibangun dari tiga hal, yaitu ilmu yang didapat selama kuliah, nilai moral dari ajaran agama, serta pengalaman sosial melalui organisasi kemahasiswaan.

Gatot juga memaparkan rekam jejak prestasi UAD di ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat LLDikti Wilayah V DIY sejak 2003 hingga 2026. Ia mencontohkan capaian tahun ini, di antaranya mahasiswa UAD yang meraih juara I Pilmapres tingkat sarjana serta mahasiswa UAD yang meraih juara I untuk jenjang vokasi. Keduanya, bersama satu mahasiswa lain, mewakili DIY dalam ajang Pilmapres tingkat nasional di Jakarta.

“Mahasiswa tidak hanya kuliah di ruang kelas. Mereka aktif berorganisasi, mengikuti kompetisi, dan berani mencoba. Itu kuncinya,” kata Gatot.

Sebagai pesan penutup bagi mahasiswa baru, Gatot mengingatkan pentingnya berpikir positif serta berani mencoba sejak awal. “Orang bisa itu bukan karena pintar, tapi karena biasa. Jangan pernah takut mencoba, karena semua orang hebat juga pernah memulai dari nol,” pungkasnya. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Gatot-Sugiharto-S.H.-M.H.-Wakil-Rektor-Bidang-Kemahasiswaan-dan-Alumni-pada-orientasi-kemahasiswan-P2K-UAD-2026-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-24 08:56:162026-09-24 08:56:16WR Kemahasiswaan UAD: Mahasiswa Harus Mengembangkan Potensi dan Berprestasi

Kisah Saudara Kembar Asal Lampung di Fakultas Kedokteran UAD

21/09/2026/in Terkini /by Ard

Hernanda dan Herninda, mahasiswa kembar Fakultas Kedokteran Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dari Lampung (Foto. Istimewa)

Memiliki saudara kembar yang melangkah di jalan kehidupan yang sama selalu menghadirkan cerita yang unik. Hal itulah yang dirasakan oleh Hernanda Puspita dan Herninda Puspita. Dua mahasiswa baru asal Lampung Tengah ini resmi bergabung sebagai bagian dari Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Keunikan sepasang saudara kembar ini sudah dimulai dari nama panggilan mereka, yakni Nanda dan Ninda. Walau lahir lebih dulu, Nanda justru dipanggil adik, sedangkan Ninda yang lahir beberapa menit setelahnya disapa dengan panggilan ‘mbak’. Tradisi dan kepercayaan adat Jawa di keluarga mereka menjadi latar belakang di balik sapaan unik tersebut.

Menariknya, kebersamaan mereka bukan hal baru. Sejak jenjang TK, SD, hingga SMA, keduanya selalu berada di sekolah yang sama. Kini, takdir kembali memepertemukan Nanda dan Ninda di program studi serta kampus yang sama.

“Menurut saya, perjalanan ini menjadi sesuatu yang istimewa, karena sejak kecil kami tumbuh bersama, belajar bersama, dan saling menemani dalam mengejar cita-cita,” tutur Nanda.

Keduanya Berkomitmen Mewujudkan Cita-Cita di Bidang Kesehatan

Minat terhadap dunia medis sudah tertanam di diri Nanda dan Ninda sejak kecil. Dukungan penuh dari orang tua semakin menguatkan tekad mereka untuk menempuh pendidikan dokter. Pilihan jatuh kepada FK UAD karena keunggulan spesifik yang ditawarkan, yakni integrasi antara kedokteran dan kebencanaan dan nilai-nilai keislaman.

“Alasan utama saya memilih Fakultas Kedokteran di Universitas Ahmad Dahlan adalah karena institusi ini menawarkan keunggulan spesifik di bidang kedokteran kebencanaan yang diintegrasikan dengan nilai-nilai keislaman. Hal ini menjadikan lulusannya tidak hanya kompeten secara medis, tetapi juga siap terjun dalam situasi darurat dan memiliki karakter akhlak yang kuat,” jelas Ninda.

Bagi mereka, fokus tersebut menjadi nilai tambah yang sangat krusial. Keduanya berharap dapat menjadi tenaga medis yang tidak hanya kompeten dan amanah, tetapi juga tanggap dalam situasi tanggap bencana serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Pilihan mereka untuk berkuliah di tempat yang sama juga menyulut rasa sukacita dari pihak keluarga dan teman-teman. Banyak yang menilai kehadiran saudara kembar dalam satu ruang kuliah akan memudahkan proses adaptasi.

Dinamika Masa Orientasi P2K dan Pengalaman Menggelitik

Selama mengikuti rangkaian Program Pengelanan Kampus (P2K) UAD, kehadiran Nanda dan Ninda kerap mencuri perhatian. Pertanyaan seperti, “Kalian kembar ya?” atau “Apa bedanya kalian?” sudah menjadi santapan sehari-hari dari teman-teman baru maupun panitia P2K yang penasaran. Tak jarang, kemiripan paras mereka memicu momen salah panggil yang menggelitik. Salah satu kejadian berkesan terjadi saat berada di Masjid Islamic Center (IC) UAD. Seorang panitia pendamping P2K sempat menarik Ninda karena mengira dirinya adalah Nanda dari kelompok Cardiovascular.

“Waktu itu, seorang kakak pendamping memanggil dan menarik saya karena mengira saya adalah Nanda dari kelompok Cardiovascular. Saya sempat bingung karena merasa bukan berasal dari kelompok tersebut. Akhirnya saya menjelaskan kepada kakak pendamping bahwa saya bukan Nanda, melainkan Ninda dari kelompok 7 Integumen,” kenang Ninda. “Setelah menyadari kesalahannya, kami pun tertawa bersama. Kejadian seperti itu menjadi salah satu pengalaman yang berkesan dan membuat masa orientasi terasa lebih seru bagi kami sebagai saudara kembar.” Tutup Ninda sembari mengingat-ingat kejadian menggelitik tersebut.

Menjalani perkuliahan kedokteran yang padat, kebersamaan menjadi benteng saling dukung bagi Nanda dan Ninda. Mereka aktif bertukar informasi tugas, mendiskusikan materi yang rumit, hingga saling mengingatkan untuk menjaga kesehatan di tengah kesibukan harian.

Kendati demikian, keduanya berkomitmen untuk tidak saling bergantung secara berlebihan. Nanda dan Ninda tetap membuka diri untuk berinteraksi luas dengan teman-teman baru serta mengeksplorasi minat pribadi masing-masing agar dapat berkembang sebagai individu yang mandiri.

Menatap perjalanan kuliah ke depan, pasangan kembar ini menetapkan target untuk meraih prestasi terbaik, memperoleh ilmu dan pengalaman sebanyak mungkin, aktif berorganisasi, dan lulus tepat waktu. Selain itu, mereka juga bertekad untuk menjadi mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik.

“Tetap semangat dalam setiap proses, jangan mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan, dan selalu ingat bahwa perjuangan hari ini adalah langkah untuk meraih cita-cita di masa depan,” pungkas mereka kompak. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Hernanda-dan-Herninda-mahasiswa-kembar-Fakultas-Kedokteran-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dari-Lampung-Foto.-Istimewa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-21 08:45:122026-09-21 08:45:12Kisah Saudara Kembar Asal Lampung di Fakultas Kedokteran UAD

Kawal Masa Transisi, UAD Bekali Dahlan Muda Kesiapan Akademik di P2K 2026

18/09/2026/in Terkini /by Ard

Sesi kesiapan kuliah dan kesejahteraan mahasiswa baru Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Memasuki bangku perkuliahan menghadirkan dinamika baru yang sangat berbeda dibandingkan masa sekolah. Mahasiswa kini dituntut untuk jauh lebih mandiri dalam menentukan arah studi sekaligus mengatur aktivitas hariannya. Menyadari besarnya tantangan adaptasi tersebut, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) hadir mendampingi para mahasiswa baru lewat sesi “Kesiapan Kuliah & Kesejahteraan Mahasiswa” dalam rangkaian Program Pengenalan Kampus (P2K) 2026.

Dari sisi kesiapan akademik, Dahlan Muda diajak berkenalan langsung dengan sistem layanan digital kampus, seperti Portal Akademik dan aplikasi Adisty. Mereka dibimbing mulai dari cara mengecek jadwal kuliah, pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), hingga memantau presensi dan rekap nilai. Tak hanya itu, mahasiswa juga dibekali panduan praktis mengenai cara membaca nomor ruangan dan mengenali tata letak gedung kampus agar tidak lagi bingung saat hari pertama perkuliahan dimulai.

Selain urusan teknis perkuliahan, pembekalan ini turut menyentuh aspek psikologis yang kerap membayangi mahasiswa baru. Suasana perkuliahan yang menawarkan banyak pilihan organisasi dan pergaulan sering kali memicu rasa takut tertinggal atau Fear of Missing Out (FOMO). Melalui sesi ini, mahasiswa diajak untuk tidak sekadar ikut-ikutan tren, melainkan lebih mengenali potensi dan minat pribadi lewat prinsip “Suka, Pelajari, Kembangkan” agar perjalanan kuliah terasa bermakna serta terarah.

Kemandirian di dunia kampus juga memerlukan pengelolaan waktu yang terencana. Mahasiswa baru dilatih memilah aktivitas perkuliahan berdasarkan skala prioritas agar tidak kewalahan membagi waktu antara tugas kuliah, organisasi, dan istirahat. Konsep “Belajar Tenang” pun ditanamkan sebagai bekal praktis untuk mengurai stres, melawan kebiasaan menunda tugas, dan menjaga pikiran tetap jernih di tengah padatnya rutinitas akademik.

Tak hanya pembekalan di awal perkuliahan, UAD juga menyiapkan ruang aman bagi mahasiswa melalui Layanan Konseling Sebaya hingga kesiagaan Satgas PPKPT. Lewat langkah ini, UAD berharap para Dahlan Muda bisa melewati masa adaptasi dengan nyaman tanpa rasa cemas, menikmati setiap proses belajarnya, dan perlahan berkembang menjadi pribadi yang mandiri, berprestasi, serta membawa kebaikan bagi lingkungan sekitar. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sesi-kesiapan-kuliah-dan-kesejahteraan-mahasiswa-baru-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-18 09:03:422026-09-18 09:03:42Kawal Masa Transisi, UAD Bekali Dahlan Muda Kesiapan Akademik di P2K 2026

Tema dan Filosofi P2K Prakarsa 2026 UAD

16/09/2026/in Terkini /by Ard

 

Logo Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tahun 2026 (Foto. Panpus P2K UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi menetapkan tema besar “Dahlan Muda Berkarya Wujudkan Transformasi Berkemajuan” untuk menyambut mahasiswa baru pada gelaran Pengenalan Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026, yang diselenggarakan pada tanggal 14 hingga 26 September 2026.

Pilihan tema tersebut membawa filosofi mendalam mengenai pembentukan karakter mahasiswa. Tema ini menggambarkan semangat Dahlan Muda sebagai generasi yang tidak hanya dibekali kemampuan berpikir kritis dan melahirkan gagasan, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengambil langkah nyata dalam menciptakan perubahan yang berdampak luas bagi masyarakat. Kata “Prakarsa” menekankan inisiatif aksi nyata, “Dahlan Muda Berkarya” mencerminkan generasi yang aktif mengembangkan potensi, dan “Transformasi Berkemajuan” berfokus pada perubahan progresif melalui teknologi, literasi, serta nilai kemanusiaan.

Selain tema, logo P2K Prakarsa 2026 juga sarat akan makna simbolis yang melengkapi identitas kegiatan ini. Bentuk bunga teratai melambangkan kemampuan mahasiswa untuk tumbuh melampaui tantangan zaman, sementara elemen mata pena menegaskan pentingnya literasi dan pengetahuan sebelum bertindak.

Elemen ornamen meliuk berbentuk lidah api merepresentasikan obor teknologi sebagai pemantik peradaban dan pencerahan. Adapun simbol tangan melambangkan pilar humanisasi, yang menegaskan bahwa seluruh gagasan dan penguasaan teknologi harus tetap berlandaskan empati serta rasa kepedulian antar sesama.

Warna pada logo turut memperkuat filosofi tersebut, yakni merah melambangkan daya juang, oranye memaknai semangat berkarya, kuning merepresentasikan optimisme ilmu pengetahuan, dan biru menggambarkan ketangguhan serta nilai-nilai kemanusiaan.

Melalui kolaborasi, inovasi, dan nilai-nilai kemanusiaan, Dahlan Muda diharapkan mampu menjadi penggerak transformasi yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri bangsa. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Logo-Program-Pengenalan-Kampus-P2K-Prakarsa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tahun-2026-Foto.-Panpus-P2K-UAD.jpg 832 1028 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:40:432026-09-16 09:40:43Tema dan Filosofi P2K Prakarsa 2026 UAD

Ciptakan Lingkungan Kampus Aman, Satgas PPKPT UAD Edukasi Dahlan Muda di P2K 2026

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) UAD edukasi mahasiswa baru pada acara P2K 2026 (Foto. Humas UAD)

Mewujudkan kehidupan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan terus menjadi prioritas utama Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Langkah nyata ini dibuktikan melalui sosialisasi gencar yang dilakukan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) UAD kepada ribuan mahasiswa baru atau Dahlan Muda dalam rangkaian Program Pengenalan Kampus (P2K) 2026 di Jogja Expo Center (JEC) pada Selasa, 15 September 2026.

Tampil sebagai pembicara, perwakilan Satgas PPKPT sekaligus Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD, Avanti Vera Risti Pramudyani, M.Pd., mengajak para mahasiswa baru untuk lebih mengenal fungsi dari satuan tugas ini. Ia menjelaskan bahwa kehadiran satgas merupakan bentuk kepatuhan kampus terhadap Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024. Jika sebelumnya satgas ini hanya berfokus menangani isu kekerasan seksual (PPKS), kini ruang lingkupnya diperluas menjadi PPKPT yang siap menangani beragam jenis kekerasan, mulai dari kekerasan fisik, verbal, hingga psikis.

“Fokus utama kami adalah pencegahan, karena mencegah tentu jauh lebih baik daripada mengobati. Namun, jika terjadi sesuatu, kami siap menerima laporan, mendampingi, memberikan penanganan, hingga mengeluarkan rekomendasi sanksi,” terangnya.

Vera juga berpesan agar mahasiswa tidak perlu takut atau ragu untuk bersuara dan melapor saat melihat atau mengalami tindak kekerasan di lingkungan kampus. Pihak satgas menjamin penuh kerahasiaan identitas pelapor maupun korban. Layanan pengaduan ini terbuka 24 jam melalui berbagai kanal, seperti hotline, pesan Instagram, website, hingga email. Agar tidak berlarut-larut, setiap aduan yang masuk dipastikan akan ditangani secara tuntas dengan batas waktu maksimal 30 hari.

Terkait kekhawatiran apabila korban atau pelapor tidak memiliki bukti kuat seperti foto atau rekaman video, Vera menegaskan bahwa laporan akan tetap diproses. Pihaknya telah menggandeng Rumah Sakit (RS) UAD untuk memfasilitasi pembuatan visum, baik secara fisik maupun psikologis, yang nantinya dapat menjadi alat bukti autentik yang tidak terbantahkan.

Selain itu, tidak ada kompromi atau toleransi bagi pelaku kekerasan di UAD. Pihak kampus dipastikan akan menindak tegas siapa pun yang terbukti bersalah, baik dari kalangan mahasiswa, tenaga kependidikan, maupun dosen. Sanksi ini telah diatur secara tegas dalam Peraturan Nomor 14 Tahun 2024 tentang kode etik mahasiswa dan Peraturan Nomor 22 Tahun 2021 tentang kode etik karyawan.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa baru diharapkan menyadari hak-hak perlindungannya di lingkungan kampus. Terlebih lagi, struktur Satgas PPKPT UAD sangat terbuka, di mana unsur mahasiswa menempati porsi keanggotaan terbesar dibandingkan unsur dosen maupun tenaga kependidikan. Hal ini membuktikan bahwa UAD secara aktif merangkul mahasiswanya untuk bergerak bersama memutus rantai kekerasan dan menumbuhkan budaya saling menghormati di lingkungan kampus. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Satgas-Pencegahan-dan-Penanganan-Kekerasan-di-Perguruan-Tinggi-PPKPT-UAD-edukasi-mahasiswa-baru-pada-acara-P2K-2026-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:32:372026-09-16 09:32:37Ciptakan Lingkungan Kampus Aman, Satgas PPKPT UAD Edukasi Dahlan Muda di P2K 2026

UAD Resmi Membuka P2K Prakarsa 2026

16/09/2026/in Terkini /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi membuka Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026 bagi mahasiswa baru (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Opening Ceremony Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026 pada Selasa, 15 September 2026, bertempat di Jogja Expo Center (JEC). Kegiatan ini diikuti oleh ribuan mahasiswa baru yang akrab disapa Dahlan Muda, baik dari dalam maupun luar negeri. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sang Surya, dan Mars UAD secara serentak oleh seluruh peserta.

Ketua Panitia P2K 2026, Fajar Hana Miftahul Ulum, menyampaikan laporan kegiatan sekaligus gambaran umum rangkaian acara P2K Prakarsa 2026. Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini diintegrasikan dengan penerbitan buku antologi berjudul Gagasan Keilmuan Menuju Transformasi Berkemajuan untuk memacu literasi mahasiswa baru, di mana sebanyak 60 karya tulis terpilih dari 378 pendaftar berhasil diterbitkan agar Dahlan Muda siap menjadi bagian dari generasi emas 2045.

Sementara itu, Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., dalam sambutannya menyampaikan penekanan pentingnya efektivitas belajar di perguruan tinggi, pelaksanaan pembelajaran mandiri, serta pengenalan aktivitas kemahasiswaan agar para mahasiswa dapat menyelesaikan studinya secara tepat waktu dalam kurun waktu kurang lebih 3,5 hingga 4 tahun.

Opening P2K Prakarsa 2026 dibuka secara simbolis oleh Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., didampingi Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UAD, seluruh Wakil Rektor, Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa), Ketua Panitia P2K, serta Presiden Mahasiswa UAD.

Prosesi dilanjutkan dengan penyematan jas almamater kepada perwakilan mahasiswa baru, yaitu Yudhistira Al Fadlan (Program Studi Teknik Elektro, asal SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Merauke) sebagai mahasiswa dengan asal domisili terjauh, dan Nayla Fatimah Az-Zahra (Program Studi Psikologi, 16 tahun 6 bulan) sebagai mahasiswa termuda, bersama dua mahasiswa internasional.

Rektor UAD turut menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa baru, serta memberikan apresiasi kepada 11 mahasiswa dengan registrasi pertama. Total alokasi beasiswa yang dikucurkan UAD pada tahun akademik ini mencapai Rp17.723.900.000,00.

Rangkaian pembukaan turut dimeriahkan dengan penampilan Rektor bersama Rektor Band, penampilan mahasiswa baru, sosialisasi kesehatan dan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), penampilan Unit Kegiatan Mahasiswa, deklarasi dan pernyataan sikap anti kekerasan seksual, parade organisasi kemahasiswaan, hingga penampilan yel-yel dari setiap fakultas. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-resmi-membuka-Program-Pengenalan-Kampus-P2K-Prakarsa-2026-bagi-mahasiswa-baru-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-16 09:09:572026-09-16 09:09:57UAD Resmi Membuka P2K Prakarsa 2026

Cerita Unik Empat Pasang Mahasiswa Kembar di P2K UAD 2025

01/10/2025/in Terkini /by Ard

Empat pasang mahasiswa kembar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tahun 2025 (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Program Pengenalan Kampus (P2K) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2025 menghadirkan cerita unik. Tahun ini terdapat empat pasang mahasiswa baru yang merupakan saudara kembar, dan semuanya adalah perempuan. Mereka adalah Nabilah dari Program Studi (Prodi) Manajemen dan Nailah dari Prodi Akuntansi, Rena Afifah dari Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan Reni Afifah dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), serta Um’Dathul Khoyroh dari Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Um’Dathul Nikmah dari Prodi Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika (PVTE). Kemudian ada pasangan Syafaqoh Luqyana Zulfaa dan Syafiqoh Luqyana Iffah, keduanya dari prodi PVTE.

Keempatnyanya sama-sama mengaku bersyukur bisa melanjutkan studi di UAD bersama saudara kembar mereka, meskipun memilih program studi berbeda. “Rasanya senang karena bisa berkuliah bareng, walaupun beda prodi. Orang tua juga dari awal berharap kami tetap kuliah di universitas yang sama,” ungkap Um’Dathul Khoyroh, yang aktif di olahraga futsal. Sementara kembarannya, Um’Dathul Nikmah, menambahkan bahwa pengalaman kuliah bersama membuat dirinya tidak pernah merasa sendirian. “Enaknya itu bisa satu kosan, jalan-jalan bareng, dan ada teman di setiap kegiatan,” jelasnya.

Kisah serupa juga datang dari pasangan kembar asal Sragen, Rena dan Reni Afifah. Sejak kecil, keduanya selalu menempuh pendidikan bersama, hingga akhirnya sama-sama diterima di UAD. Rena memilih Prodi PPKn karena minatnya pada sejarah, sementara Reni memilih PBSI karena kecintaannya pada sastra. “Kami sering salah dipanggil karena wajah mirip, bahkan orang tua sendiri kadang tertukar,” ujar Rena. Meski demikian, mereka saling mendukung dan berharap dapat menjadi mahasiswa berprestasi, aktif di kegiatan kampus, serta lulus tepat waktu dengan capaian akademik terbaik.

Hal yang sama dirasakan oleh Nabilah dan Nailah. Meski belum lama menjalani kegiatan kampus, keduanya merasakan manfaat besar bisa kuliah bersama kembaran. Selain lebih percaya diri, mereka juga merasa terbantu dalam beradaptasi dengan lingkungan baru karena memiliki teman terdekat yang selalu mendampingi.

Kehadiran empat pasang mahasiswa kembar ini memberikan warna tersendiri dalam dinamika P2K UAD 2025. Kisah mereka menjadi gambaran semangat mahasiswa baru dalam memulai perjalanan akademik di Universitas Ahmad Dahlan. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Empat-pasang-mahasiswa-kembar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-tahun-2025-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1350 1080 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-10-01 11:23:102025-10-01 11:23:10Cerita Unik Empat Pasang Mahasiswa Kembar di P2K UAD 2025

Good Morning Everyone Meriahkan Closing Ceremony P2K UAD 2025

30/09/2025/in Terkini /by Ard

Good Morning Everyone Meriahkan Closing Ceremony P2K Universitas Ahmad Dahlan (UAD) 2025 (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengundang grup musik Good Morning Everyone (GME) untuk memeriahkan acara penutupan Program Pengenalan Kampus (P2K). Acara digelar pada hari Kamis, 25 September 2025, bertempat di Jogja Expo Center (JEC). Closing ceremony diikuti oleh seluruh mahasiswa baru, para panitia, dan para tamu undangan.

Grup musik GME membawakan beberapa lagunya pada penutupan P2K. Lagu-lagu yang dibawakan yaitu “Friendzone”, “Tertulis Di Sana”, “Tunggu Aku”, “Pengingat”, “Inilah Aku”, “Istimewa”, “Bukan Begitu Caramu”, dan lagu terakhirnya “Secepat Mungkin”.

Acara juga dimeriahkan dengan penampilan mahasiswa baru yang membawakan lagu “Beraksi”. Bahkan Rektor UAD ikut tampil bersama band nya yang membawakan lagu “Separuh Nafasku” dan “Pergilah Kasih”. Selain itu, tak ketinggalan penampilan dari yel-yel fakultas, parade ormawa, dan komunitas.

Tak hanya itu, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) juga turut memeriahkan penutupan P2K. Penampilan dari UKM yaitu tari tradisional, puisi dari UKM Poros, serta penampilan musik dan tari modern. Acara juga dimeriahkan oleh penampilan beberapa mahasiswa baru dan penampilan dari organisasi otonom (ortom). (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Good-Morning-Everyone-Meriahkan-Closing-Ceremony-P2K-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-2025-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-30 10:47:412025-09-30 10:49:36Good Morning Everyone Meriahkan Closing Ceremony P2K UAD 2025

Patullah dan Irsyad, Hafiz Muda 30 Juz yang Kini Resmi Jadi Mahasiswa UAD

30/09/2025/in Terkini /by Ard

Patullah dan Irsyad, Hafiz Muda 30 Juz dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menerima mahasiswa baru berprestasi melalui Beasiswa Program Misi (BPM) Hafiz Quran 2025. Dua di antaranya adalah Muhamad Patullah Darmawansyah dan Muhammad Irsyad Ali, yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an hingga 30 juz.

Patullah, mahasiswa baru Program Studi Sistem Informasi, menuturkan bahwa perjalanan menghafal Al-Qur’an dimulainya sejak usia TK dengan bimbingan orang tua. “Proses menghafalnya cukup panjang, dari TK hingga khatam di usia 18 tahun, jadi kurang lebih butuh 12 tahun,” ujarnya. Ia menambahkan, beasiswa ini menjadi motivasi besar untuk menjaga hafalan dan berkontribusi melalui bidang teknologi. “Saya ingin menjadi entrepreneur yang tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an,” imbuhnya.

Sementara itu, Irsyad Ali, mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), menempuh jalan berbeda. Ia menghafal Al-Qur’an selama enam tahun di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Mansyur Bantul. “Selama lima tahun pertama hafalan saya baru 10 juz. Titik baliknya ada di tahun terakhir, ketika saya sadar bahwa keberhasilan menghafal bukan dari metode, tetapi dari tekad dan kemauan diri yang kuat,” ungkapnya.

Keduanya mengaku bahagia dapat menjadi bagian dari penerima beasiswa Hafiz Quran di UAD. “Bisa kuliah dengan beasiswa ini adalah karunia besar dari Allah, karena saya bisa kuliah tanpa terlalu terbebani biaya,” kata Patullah. Sementara Irsyad menambahkan harapannya, “Saya ingin lulus tepat waktu dengan hasil yang baik dan bisa bermanfaat bagi masyarakat.” (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Patullah-dan-Irsyad-Hafiz-Muda-30-Juz-dari-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-30 10:18:572025-09-30 10:18:57Patullah dan Irsyad, Hafiz Muda 30 Juz yang Kini Resmi Jadi Mahasiswa UAD
Page 1 of 27123›»

TERKINI

  • Gelar Karya PPG UAD Pamerkan 30 Projek Kepemimpinan30/10/2026
  • FKIP UAD Gelar Pelepasan Calon Wisudawan Periode I 2026/202730/10/2026
  • UAD dan UNJAYA Kembangkan Robot Pemilah Sampah Untuk Bangun Ekosistem Ekonomi Hijau Di Parangtritis Bantul30/10/2026
  • HISKI Komisariat UAD Raih Dua Penghargaan dalam KIK ke-35 HISKI29/10/2026
  • FKIP UAD Gelar Perdana Sidang Promosi Doktor29/10/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa PBI UAD Raih Juara I Seni Beregu Putri di POMDA DIY 202629/10/2026
  • Tim Voli Putri UAD Raih Juara III Liga Voli Mahasiswa 202615/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Math Essay Competition Nasional15/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Writing Contest FOMUNY 202612/10/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026

FEATURE

  • Menanggapi Musibah dari Perspektif Islam30/10/2026
  • Gelar Dokter adalah Awal dari Pengabdian27/10/2026
  • Menjadi Orang Tua Dimulai Sebelum Anak Hadir26/10/2026
  • Meneladani Keteguhan dan Keluhuran Akhlak Rasulullah di Tengah Pemboikotan12/10/2026
  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top