• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Bincang Soal Asas Legalitas

14/10/2019/in Terkini /by NewsUAD

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum mengadakan diskusi soal asas legalitas. Diskusi berlangsung Senin, 7 Oktober 2019, bertempat di Jejak Kopi, Kotagede. Diskusi dipantik oleh Sahabudin Ohoirenan dan diikuti 30 peserta.

Asas legalitas adalah salah satu asas yang terdapat dalam hukum pidana dan langsung tertuang dalam pasal 1 ayat (1) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). Topik ini dipilih karena asas yang paling fundamental atau mendasar dari hukum pidana bahkan dikatakan sebagai ruh dari hukum pidana itu sendiri.

“Asas legalitas pertama kali dicetuskan oleh Paul Johan Anslem Von Feuerbach (1775−1833), seorang sarjana hukum berkebangsaan Prancis. Asas tersebut dikelompokkan Von Feuerbach dalam bahasa Latin menjadi tiga frasa, yaitu nulla poena sine lege (tiada pidana tanpa undang-undang), nulla poena sine crimine (tiada pidana tanpa perbuatan pidana), nullum crime sine poena legali (tiada perbuatan pidana tanpa pidana menurut undang-undang). Ketiga frasa itu kemudian dijadikan satu oleh Von Feuerbach menjadi nullum delictum nulla poena sine pravia lege poena yang berarti tiada suatu perbuatan yang dapat dipidana kecuali ada peraturannya,” papar Sahabudin.

Tahun 1945, Indonesia memproklamasikan kemerdekaan. Ketika merdeka, Indonesia bisa dikatakan belum siap karena belum memiliki hukum-hukum yang murni berasal dari Indonesia. Kemudian pemerintah menyatakan berlakunya hukum-hukum peninggalan Belanda. Oleh para ahli-ahli hukum saat itu, maka asas legalitas dipakai di Indonesia.

“Ada tiga makna yang terkandung dalam asas legalitas. Pertama, tiada perbuatan yang dilarang dan diancam dengan pidana kalau belum diatur dalam undang-undang. Kedua, dalam menentukan adanya perbuatan pidana tidak boleh menggunakan analogi atau perumpamaan. Ketiga, aturan-aturan hukum pidana tidak boleh berlaku surut. Dalam konteks nasional asas legalitas tertuang langsung dalam undang-undang,” tutupnya. (JM)

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/bincang-jejak-imaji-uad.jpeg 852 845 NewsUAD https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png NewsUAD2019-10-14 10:15:032019-10-14 10:15:03Bincang Soal Asas Legalitas

TERKINI

  • UAD Tuan Rumah Pembekalan Kontingen HW DIY Menuju LBP V Nasional Kwarpus HW15/06/2026
  • Strategi Membangun Personal Branding Mahasiswa untuk Persiapan Karier15/06/2026
  • PK IMM FKM UAD Sukses Gelar Darul Arqam Dasar 202615/06/2026
  • UAD Tuan Rumah Gowes Aptisi Wilayah V 202613/06/2026
  • Doctoral Talk FEB UAD Soroti Strategi UMKM Hijau dan Reformasi Tata Kelola Perbankan Syariah12/06/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Juara III Solo Vocal Pop pada Euphoria Art Competition 2026 Tingkat Nasional15/06/2026
  • Mahasiswa Kedokteran UAD Raih Juara II Solo Vocal Pop pada Diksivyta Art Festival 202612/06/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Nasional lewat Penelitian Fenomena Toxic Relationship di TikTok12/06/2026
  • Kajian Pemulihan Ekonomi Pascabencana Antarkan Mahasiswa UAD Raih Prestasi Nasional11/06/2026
  • Inovasi Kuliner Sehat Mahasiswa UAD Sabet Penghargaan di Kompetisi Nasional11/06/2026

FEATURE

  • Menghindari Penyesalan Abadi11/06/2026
  • Menggali Makna Kesetiaan dan Pengorbanan01/06/2026
  • Sabil Isan Permana: Kalah Harus Bangkit Lagi30/05/2026
  • Peran Alumni UAD sebagai Problem Solver Publik29/05/2026
  • Fikih Kurban Menurut Muhammadiyah: Dari Nilai Tauhid hingga Aturan Praktis28/05/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top