Pelantikan Pimpinan Komisariat IMM PB II Periode 2012/2013
Minggu (29/01/2012), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) PB II Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta mengadakan pelantikan pimpinan komisariat. Pelantikan yang diadakan di hall kampus II UAD, Jln. Pramuka, No. 42, Umbulharjo Yogyakarta ini dihadiri oleh Djasman Al Kindi Kota Yogyakarta, anggota IMM UAD, dan Pembina IMM PB II; Hendra Darmawan, S. Pd.
Kepemimpinan periode 2010/2011 yang dipimpin oleh Novis Muchlis Iskandar, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), menyampaikan harapannya dalam sambutan.
“Saya sangat berharap dengan pemimpin baru untuk selalu berinovasi dan terbuka untuk kemajuan IMM. Kerja keras dengan kesungguhanlah yang akan membawa IMM menjadi lebih baik dan berkemajuan.” paparnya.
Untuk periode 2012/2013, kepemimpinan IMM PB II digantikan oleh pimpinan terpilih, yaitu Abdul Rasyid, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) semester 5. Mahasiswa yang menjadi salah satu anggota Takmir masjid Darusyakirin (Masjid Kampus II) ini dikenal aktif di dunia kegiatan kemahasiswaan maupun di kegiatan akademis.
“Saya bersyukur atas terpilihnya Abdul Rasyid sebagai ketua yang baru. Mudah-mudahan dia bisa amanah. Paling tidak, dengan terpilihnya Rasyid, ada sebuah perubahan di batang tubuh IMM PB II. Pesan saya, pemimpin itu harus siap dibenci. Kalau tidak mau dan berani dibenci, maka urungkan niat untuk menjadi pemimpin. Karena pemimpin yang amanah pasti akan banyak yang membencinya.” ujar Pembina IMM PB II dengan senyumannya yang khas.
“Saya berterimakasih atas kepercayaan yang telah diembankan kepada saya. Atas terpilihnya saya sebagai ketua, ini adalah tanggung jawab yang besar. Maka, saya mohon kepada seluruh anggota IMM PB II untuk saling membantu dalam kepengurusan ini. Saya bukan apa-apa tanpa adanya kerja kolektif dari kita semua.” tutur Abdul Rasyid dalam sambutannya. (IHS)



“Percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia 2011-2005”
Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam dan memiliki letak geografis yang sangat strategis. Hal ini sangat menguntungkan bagi Indonesia. Akan tetapi, kekayaan dan kedudukan yang strategis ini jika tidak dikelola dan dimanfaatkan secara baik maka akan menjadi sia-sia. Pengelolaan dan pemanfaatan ini membutuhkan peran serta sumber daya manusia yang berkompeten pada bidangnya. Oleh karena itu, Minggu (22/1/2012) bertempat di Auditorium Kampus I Universitas Ahmad Dahlan (UAD), digelar pidato ilmiah di acara studium general dalam rangkaian perayaan Milad UAD ke-51 oleh Ir. M. Hatta Rajasa, Menteri Koordinasi Perekonomian Republik Indonesia. Hadir dalam kesempatan tersebut H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Azwar Abubakar, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi, Bupati Sleman, Wakil Bupati Gunung Kidul, Penasihat Pusat Muhammadiyah, Pimpinanan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Pusat Aisyiyah, Rektor UAD, sivitas akademika UAD, siswa-siswa SMK, guru-guru SMA/SMK, dan tamu undangan lainnya. Tema yang diusung dalam pidato tersebut adalah ‘Penguatan Technopreneurship untuk Mendukung Kemandirian Bangsa yang Berkelanjutan’. Acara berlangsung mulai pukul 08.30 sampai dengan pukul 12.00.
SMK BISA !! Ya, jargon itu tampaknya sudah tidak diragukan lagi. Pasalnya, akhir-akhir ini jagad pemberitaan tanah air sedang ramai dikerumuni berita SMK (Sekolah Menengah Kejuruan). Hal ini terkait dengan peluncuran beberapa karya anak bangsa, yaitu hasil rakitan siswa dari beberapa SMK di tanah air.
Ahad pagi (15/01/2012) cuaca di Yogyakarta dan sekitarnya memang tak nampak terang. Meski semalam sudah diguyur hujan, mendung belum juga beranjak dari atas langit Kota Jogja. Pagi itu ratusan dosen dan karyawan UAD beserta anggota keluarganya dengan wajah-wajah ceria mengikuti kegiatan Family Gathering yang diselenggarakan oleh Panitia Milad ke-51 UAD. Jalan sehat pada Milad UAD kali ini berjarak 2,5 km. Start mulai pukul 06.30 dari kampus III – Jln. Prof. Dr. Soepomo, S.H. – Jln. Veteran Warungboto – Jalan Kusumanegara – Jalan Glagahsari – Lab Terpadu UAD – Jln. Prof. Dr. Soepomo dan kembali ke kampus III UAD.