KKN UAD Bantu Belasa

0
110

Belajar tak mesti di dalam kelas, belajar bisa di mana pun, termasuk lewat alam. Contohnya adalah belajar sambil angon (menggembala) kambing atau yang biasa disebut dengan Belasa. Belasa digagas oleh karang taruna dusun Bulu, Candirejo, Semanu, Gunungkidul, dan diadakan pada 22 Februari 2020 dengan melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) unit VI.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan komunitas Gunungkidul Menginspirasi (GM).

“Angon mengajarkan komunikasi dengan binatang, tumbuhan, dan lingkungan sekitar. Selain itu juga bisa membentuk karakter yang penyabar, menyeimbangkan kecerdasan intelektual, serta emosional. Dianalisis dari aspek ekonomi, angon mampu memberikan peluang bagi usaha ternak. Dari aspek sosiologi, angon merupakan bagian profesi mencari nafkah. Pentingnya mengajarkan angon bagi anak-anak ialah mengenalkan dan menghargai pekerjaan orang tua zaman dahulu,” jelas Prayoto selaku pemateri.

Anak-anak sedang belajar bersama di alam terbuka dalam Belasa (belajar sambil angon)

Sembari angon, anak-anak dusun Bulu dikenalkan pada literasi dan permainan tradisional bentik. “Komunitas GM fokus pada pendidikan dan kepemudaan. Kami ingin mengenalkan soal literasi dan mengajak anak-anak membaca buku. Jadi, kegiatan angon tidak hanya sekadar menggembala kambing di lapangan. Namun, bisa juga diisi dan diselingi kegiatan yang positif, misalnya membaca,” tutur Joko Susilo selaku penggagas GM.

“Kami sangat senang kegiatan Belasa kali ini dibantu oleh KKN UAD dan GM. Kami berharap anak-anak di dusun Bulu tidak malu lagi angon kambing karena mereka bisa mengisinya sambil belajar dan bermain bentik yang merupakan permainan tradisional. Harapannya, generasi mendatang bisa mengetahui dan memainkannya kembali agar tetap lestari,” harap Arif dari karang taruna dusun Bulu. (JM)