Pentingnya Pengetahuan Pemasaran Online bagi Warga Desa

154

Pemasaran bukan hal asing bagi Nelly Amalia Mahmudah, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Program Studi Manajemen angkatan 2016. Ilmu tentang pemasaran itu mendapatkan kesempatan untuk dibagikan kepada masyarakat luas. Selain membantu menyampaikan program kerja tematik dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Nelly juga menjadi pemateri di Balai Desa Hargosari tentang pemasaran online dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Nelly menjadi pemateri di Balai Desa Hargosari

UMKM yaitu sebuah usaha yang dirintis oleh masyarakat di bawah naungan pemerintah. Ada undang-undang dari pemerintah yang mengaturnya. Sementara pemasaran online menurut Nelly memiliki beberapa keunggulan dibanding pemasaran manual. Di antaranya lebih efisien waktu, produk dikenal masyarakat luas, dan mengetahui keadaan pasar dunia.

Sasaran Nelly kali ini adalah masyarakat Hargosari, khususnya masyarakat yang mempunyai UMKM. Tapi, tidak menutup kemungkinan juga bagi orang yang tidak mempunyai UMKM. Kegiatan tersebut mendapat respons yang sangat baik dari warga, terlebih ibu-ibu PKK Mojosari. Mereka mendapatkan pengetahuan baru mengenai pemasaran online yang bisa dijangkau siapa pun.

Menurut Nelly, semua bisnis pasti ada etikanya. Jadi, pemasaran yang baik itu memakai etika. Dirinya berbagi tentang etika berbisnis dalam agama Islam, yang sesuai syariat Islam. Seperti tidak adanya penipuan, penindasan, serta berlaku adil antara penjual dan pembeli. Selain itu juga tidak ada saling menjatuhkan satu sama lain dalam melakukan transaksi pembelian.

“Saya berharap perekonomian di desa Hargosari akan semakin baik. Warga bisa menerapkan materi yang saya sampaikan pada saat penyuluhan. Khusus Mojosari, orangnya berkompeten dan mempunyai kemampuan yang luar biasa. Banyak UMKM yang sudah berdiri di desa ini. Semoga selanjutnya produk bisa dijangkau masyarakat luas, tidak hanya oleh masyarakat Hargosari saja,” tutup Nelly. (Dew)