• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Kisah Tangguh Amelia, Mahasiswa Berprestasi UAD

21/05/2025/in Terkini /by Ard

Amelia Putri Darwiyani, Wisudawan Berprestasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Amel)

Di balik prestasi akademik gemilang dengan IPK 3,96, Amelia Putri Darwiyani membawa kisah perjuangan dan semangat tangguh yang luar biasa. Mahasiswi Program Studi Perbankan Syariah Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ini dinobatkan sebagai Wisudawan Berprestasi Fakultas pada Wisuda Periode III Tahun Ajaran 2024/2025.

Prestasi ini bukan datang secara instan, melainkan hasil dari kerja keras, konsistensi, dan dedikasi yang luar biasa selama menempuh pendidikan. Amelia berasal dari Nganjuk, Jawa Timur, tepatnya tinggal di Kecamatan Patianrowo. Ia merupakan anak pertama dari dua bersaudara, putri dari pasangan Bapak Wiyono dan Ibu Irma Suryani. Dukungan dan doa dari kedua orang tua menjadi sumber kekuatan utama Amelia dalam menapaki perjalanan akademiknya.

Selama kuliah, Amelia dikenal sebagai sosok yang aktif dan multitalenta. Ia terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi dan kepanitiaan. Di Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah, ia menjabat sebagai anggota Divisi Sumber Daya Mahasiswa pada periode pertama, lalu dipercaya menjadi wakil ketua pada periode berikutnya. Ia juga aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Tari Kirana Bhaskara sebagai anggota divisi eksternal.

Tak hanya itu, Amelia juga menjadi konselor sebaya selama dua periode, serta terlibat dalam berbagai kegiatan dan kerja sama, seperti penyelenggaraan seminar akademik, pelatihan soft skill, hingga menjadi penanggung jawab dalam program kerja sama HMPS dengan instansi luar seperti OJK dan Bank Madina Syariah.

Amelia membuktikan bahwa dirinya tak hanya aktif, tetapi juga berprestasi. Pada tahun 2023, ia berhasil meraih Juara Harapan 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional pada kaSEI Expo Intellectual Event 6.0 di Universitas Negeri Riau. Momen itu sangat membekas karena menjadi kali pertama ia mengikuti lomba luring di luar pulau sekaligus pengalaman pertamanya naik pesawat.

Prestasi lainnya yang membanggakan adalah ketika ia meraih Juara 1 Artikel Economics, Business & Management Class A dalam ajang Ahmad Dahlan International Youth Camp (ADIYC). Even ini memberikan pengalaman internasional karena diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara, memperluas wawasan Amelia dalam dunia akademik global.

Tantangan terbesar bagi Amelia adalah manajemen waktu. Dengan banyaknya aktivitas yang diikuti, ia dituntut untuk cermat dalam menyusun prioritas. “Saya membuat skala prioritas, mengerjakan hal yang paling mendesak terlebih dahulu, dan berusaha tidak menunda tugas agar tidak menumpuk,” ungkapnya.

Ia percaya bahwa selama kegiatan tersebut positif, tidak ada alasan untuk tidak mencobanya. Amelia memilih Prodi Perbankan Syariah karena ketertarikannya pada sistem keuangan Islam serta peluang karier luas bagi lulusan bergelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Tokoh yang menjadi inspirasinya adalah Maudy Ayunda, sosok perempuan yang cerdas, aktif menyuarakan isu pendidikan dan literasi, serta menjadi panutan bagi banyak generasi muda.

UAD dan Makna Tangguh

Bagi Amelia, menjadi wisudawan berprestasi adalah simbol dari proses panjang, kerja keras, dan ketekunan. “Prestasi ini bukan hanya soal IPK tinggi, tetapi bagaimana saya mampu mengelola waktu, berkontribusi, dan menjaga integritas,” katanya.

Ia belajar banyak di UAD, terutama untuk tidak takut gagal. “Kegagalan adalah awal dari keberhasilan. Kita harus menjadi seperti pohon yang berakar kuat agar tidak mudah goyah. Slogan ‘Dahlan Muda Tangguh’ menjadi pegangan saya,” tambahnya.

Ke depan, Amelia berharap dapat berkarier dengan lancar dan menjadi pribadi yang sukses. Ia juga berpesan kepada adik tingkat agar tidak menyia-nyiakan masa kuliah. “Ikuti berbagai kegiatan positif, karena masa ini tidak akan terulang. Jangan takut mencoba dan jangan menyerah,” tuturnya.

Amelia tak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada orang tuanya yang selalu menjadi tempat pulang saat ia merasa runtuh. Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada Bimawa UAD yang memfasilitasi pengembangan dirinya melalui berbagai kegiatan, serta kepada seluruh dosen Prodi Perbankan Syariah yang telah membimbingnya sejak awal kuliah. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Amelia-Putri-Darwiyani-Wisudawan-Berprestasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Amel.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-21 10:41:532025-05-21 10:41:53Kisah Tangguh Amelia, Mahasiswa Berprestasi UAD

Jejak yang Tak Pernah Padam: Penghormatan untuk Wisudawan Anumerta

21/05/2025/in Terkini /by Ard

Keluarga Wisudawan Anumerta Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Wisuda Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode III Tahun Akademik 2024/2025 menjadi ajang penghormatan tak hanya untuk para lulusan yang hadir secara langsung, tetapi juga untuk mereka yang telah lebih dahulu berpulang. Dua nama disebut penuh rasa haru dan hormat sebagai Wisudawan Anumerta, Anggi Septya Anggreini, S.K.M. dan Bahran Taib, M.Psi.

Meski tak lagi hadir secara fisik, jejak perjuangan mereka menjadi cahaya yang tetap menyala, menjadi saksi bahwa dedikasi dalam dunia pendidikan adalah bentuk keberanian dan cinta yang tak lekang oleh waktu. “Semangat perjuangan mereka menjadi cerminan karakter tangguh yang tertanam dalam diri mahasiswa UAD,” ujar Rektor UAD saat menyampaikan sambutan.

Anggi: Cahaya dari Wonogiri yang Tak Pernah Redup

Anggi Septya Anggreini lahir di Wonogiri, 23 September 2002. Mahasiswi Program Studi Kesehatan Masyarakat ini dikenal sebagai pribadi hangat, tekun, dan peduli terhadap sesama. Ia lulus pada 24 Februari 2025 dengan predikat cumlaude dan IPK 3,61. Namun, sebelum sempat menapakkan kaki di panggung wisuda, Anggi dipanggil pulang oleh Sang Khalik karena sakit yang dideritanya. Dalam prosesi wisuda, Bapak Sunoko, ayahanda Anggi, dengan langkah penuh haru, maju ke depan mewakili putrinya menerima ijazah dari rektor. Tepuk tangan panjang dan penuh hormat mengiringi momen tersebut.

Bahran: Pendidik Sejati, Pejuang Hingga Akhir

Bahran Taib, lahir di Samo, 21 Mei 1978, adalah sosok pendidik sejati. Semasa hidupnya, beliau menjabat sebagai Kaprodi Pendidikan Guru PAUD di Universitas Khairun, Maluku Utara. Tak hanya aktif dalam dunia akademik, beliau juga mengabdi sebagai Bendahara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Maluku Utara, menjadikan hidupnya sarat dengan nilai pengabdian. Bahran berpulang sebelum sempat merayakan kelulusannya di jenjang Magister Psikologi Sains. Dalam momen wisuda, Fairuz, putra kedua beliau, tampil mewakili ayahnya untuk menerima ijazah secara simbolis dari rektor. Dengan mata yang menahan haru, Fairuz berdiri di atas panggung, membawa nama sang ayah yang telah mewariskan semangat belajar dan dedikasi kepada bangsa. Bahran meninggalkan seorang istri dan empat orang anak, sebuah keluarga yang kini mewarisi semangat perjuangannya dalam menebar ilmu dan kebajikan.

Warisan Semangat yang Abadi

Penghargaan anumerta ini menjadi bentuk penghormatan UAD terhadap perjuangan para mahasiswa yang telah menempuh perjalanan akademik dengan sepenuh hati. Bagi universitas, gelar akademik yang diserahkan kepada keluarga bukan hanya formalitas, tetapi pengakuan bahwa semangat belajar adalah warisan yang tak pernah padam. Anggi dan Bahran telah menginspirasi banyak orang melalui ketekunan dan nilai-nilai kehidupan yang mereka bawa. Meski raganya telah tiada, nama dan semangat mereka akan terus hidup, dalam ingatan, dalam doa, dan dalam jejak para penerusnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Keluarga-Wisudawan-Anumerta-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-21 10:14:582025-05-21 10:14:58Jejak yang Tak Pernah Padam: Penghormatan untuk Wisudawan Anumerta

Bertumbuh Lewat Gagasan, Bersinar Lewat Ketekunan

21/05/2025/in Terkini /by Ard

Gesilia Wilmanda, Wisudawan Berprestasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Gesilia)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar wisuda periode III tahun akademik 2024/2025, nama Gesilia Wilmanda menjadi Wisudawati Berprestasi Program Studi Ilmu Komunikasi, dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif 3,96. Sosok yang akrab disapa Gege ini bukan hanya cemerlang secara akademik, tetapi juga menjelma sebagai teladan tentang seperti apa keberanian, konsistensi, dan cinta terhadap ilmu dapat membentuk pribadi yang berdaya saing tinggi.

Bungsu dari Daryati ini tumbuh dalam keluarga kecil yang hangat. Meskipun berangkat dari latar yang tak selalu mudah, Gege justru menjadikannya fondasi untuk bergerak dan melampaui batas dirinya. “Saya suka tantangan. Sejak kecil saya senang berbicara di depan umum dan merasa terhubung saat bisa menyampaikan sesuatu yang bermakna,” ujarnya.

Ketertarikannya pada dunia komunikasi membawanya memilih Ilmu Komunikasi bukan sekadar jurusan, melainkan sebagai panggilan jiwa untuk menjadi penghubung strategis antara ide dan masyarakat.

Selama masa kuliah, Gege dikenal sebagai sosok aktif dan produktif. Ia menjajal berbagai ruang pengembangan diri, mulai dari kompetisi nasional dan internasional, kegiatan organisasi, hingga berprofesi sebagai asisten editor di Jurnal Komunikasi, jurnal ilmiah milik prodi.

Tak heran jika rekam jejak prestasinya mengesankan, Juara 1 Essay Internasional di Literature, Culture, and Communication (LICCOMM) Festival, Juara 2 PR Campaign UNY, penerima hibah PKM-GFT Kemendikbudristek RI, serta berbagai kemenangan dalam lomba-lomba esai di tingkat nasional.

Yang menginspirasi dari sosok Gege adalah keteguhannya dalam menghadapi tantangan. Ia tidak menyangkal bahwa manajemen stres adalah salah satu ujian terbesar. Namun, alih-alih menyerah, ia memilih belajar dari banyak sumber, memperkuat mindset, dan menjaga keseimbangan hidup.

“Saya membuat to-do list harian dan mingguan, bahkan menciptakan sistem tracking sendiri dengan jurnaling di Excel. Dengan itu, saya bisa tetap produktif tanpa kehilangan arah,” tuturnya.

Tak hanya unggul secara individu, Gege juga aktif berkontribusi dalam membangun atmosfer akademik kampus. Ia menginisiasi dan mengikuti berbagai publikasi ilmiah, aktif berdiskusi dengan dosen maupun teman, dan membangun jejaring dengan semangat kolaboratif. Dalam semua langkahnya, ia percaya bahwa ilmu bukan untuk disimpan, melainkan dibagikan dan ditumbuhkan bersama.

Ketika ditanya tentang makna gelar wisudawan berprestasi, Gege menjawab dengan rendah hati, “Bagi saya, ini bukan soal menjadi yang terbaik, tapi apresiasi atas proses yang telah dijalani. Setiap wisudawan punya perjuangan yang tak kalah hebat, hanya saja mungkin tak semua terlihat.”

Gege banyak terinspirasi dari sosok Emma Watson, yang menurutnya memadukan kecerdasan, keberanian, dan kepekaan sosial dalam satu pribadi. Dengan semangat serupa, Gege berharap dapat melanjutkan kiprahnya di dunia public relations dan membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekitar.

Di penghujung wawancara, satu kata yang ia pilih untuk merangkum perjalanannya di UAD adalah “bertumbuh.” “Saya datang ke kampus ini sebagai sosok yang masih mencari arah. Hari ini, saya pulang sebagai pribadi yang lebih sadar, tangguh, dan utuh. Dan untuk itu, saya bersyukur sepenuh hati. Berani ambil peluang, jangan tunggu semuanya sempurna. Gagal bukan akhir, tapi jalan untuk mengenal diri lebih jauh. Dan yang paling penting, jaga kesehatan mental kalian, karena itu adalah aset sejati.” (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Gesilia-Wilmanda-Wisudawan-Berprestasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Gesilia.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-21 09:39:282025-05-21 09:39:28Bertumbuh Lewat Gagasan, Bersinar Lewat Ketekunan

Bertumbuh dengan Ilmu, Bersinar dalam Kompetisi

20/05/2025/in Terkini /by Ard

Diah Kartika, Wisudawan Berprestasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Diah)

Pada prosesi Wisuda Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Periode III Tahun Akademik 2024/2025, satu nama mencuri perhatian karena kiprahnya dalam dunia kemahasiswaan dan akademik, Diah Kartika Wardani, lulusan Program Studi Biologi, yang dinobatkan sebagai Wisudawati Berprestasi Kegiatan Kemahasiswaan Bidang Akademik.

Berasal dari Indramayu, Jawa Barat, Diah telah menorehkan catatan panjang prestasi di kancah ilmiah nasional. Ia bukan hanya mahasiswa yang unggul dalam ruang kelas, melainkan figur yang produktif dalam melahirkan karya nyata melalui berbagai kompetisi ilmiah. Sebut saja medali emas Pimnas ke-36 tahun 2023, Juara 1 Pimtanas PTMA 2023, Juara Harapan 1 Pimtanas PTMA 2024, serta Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional tahun 2025. Ia juga menjadi oral presenter pada International Conference on Fundamental and Applied Biology 2024, sebuah forum akademik prestisius di bidang biologi.

Diah mengaku bahwa kecintaannya terhadap ilmu alam telah tumbuh sejak bangku MTs dan MA, ditandai dengan keikutsertaannya dalam berbagai olimpiade MIPA. “Biologi bukan sekadar pilihan akademik, tetapi cerminan dari apa yang saya cintai sejak dulu,” ungkapnya.

Ketekunannya membuktikan bahwa bakat yang dirawat dengan kerja keras akan melahirkan pencapaian luar biasa. Namun, perjalanan itu tentu tak selalu mulus. Tantangan materi perkuliahan dan kesibukan perlombaan menjadi ujian tersendiri. “Saya terbiasa menyusun agenda harian di Google Kalender, dan membuat skala prioritas saat jadwal bertabrakan,” jelasnya.

Ia juga gemar mencari sumber belajar tambahan dari internet dan video edukatif, membuktikan bahwa pembelajaran efektif bisa diraih dengan kemandirian dan kreativitas. Tak hanya berprestasi, Diah turut memberi kontribusi signifikan bagi kampus melalui posisinya sebagai asisten praktikum, membantu pembelajaran di laboratorium, serta memperkuat akreditasi prodi lewat capaian lomba. “Saya percaya bahwa prestasi mahasiswa bukan hanya untuk pribadi, tetapi juga berkontribusi pada citra institusi,” tuturnya.

Makna gelar wisudawan berprestasi, menurutnya, tak sekadar soal pemahaman materi, melainkan tentang bagaimana ilmu dikembangkan menjadi karya yang bernilai dan mampu bersaing di berbagai ajang. Ia menyebut kata “bertumbuh” sebagai representasi perjalanannya di UAD, sebuah proses pembentukan pribadi yang lebih matang, disiplin, dan siap menghadapi realitas pasca-kampus.

Di balik keberhasilannya, Diah tak lupa menyebut sosok yang paling berjasa, keluarga tercinta yang tak pernah lelah memberi semangat, serta Haris Seiawan, S.Si., M.Si., dosen sekaligus mentor kompetisi yang telah mendampingi langkah-langkah penting dalam perjalanan akademiknya.

“Carilah ilmu sebanyak mungkin, tak hanya dari kelas, tetapi juga dari pengalaman. Jangan takut mencoba hal baru, karena dari situlah kita bertumbuh.” Diah Kartika Wardani melangkah keluar dari kampus bukan hanya sebagai lulusan, tetapi sebagai representasi dari generasi muda ilmuwan Indonesia yang bukan hanya cerdas, tetapi juga berani, terorganisir, dan penuh kontribusi. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Diah-Kartika-Wisudawan-Berprestasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Diah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-20 14:06:452025-05-20 14:06:45Bertumbuh dengan Ilmu, Bersinar dalam Kompetisi

Ketangguhan Intan, Dari Bimbel Hingga Emas Pimnas

20/05/2025/in Terkini /by Ard

Intan Faya, Wisudawati Berprestasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Intan Faya)

Intan Faya Nurazizah, lulusan Program Studi Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dianugerahi sebagai Wisudawati Berprestasi Kegiatan Kemahasiswaan Bidang Akademik. Perempuan kelahiran Bengkulu berdarah Jawa ini tumbuh dalam keluarga sederhana, namun penuh semangat juang.

Ayahnya, Edi Fandoyo, adalah sosok inspiratif yang rela melakukan apa saja demi pendidikan anak-anaknya. Ibunya, Riyani, adalah pilar kekuatan batin yang mendampingi setiap langkah hidup Intan. “Gelar ini saya persembahkan untuk mereka, terutama untuk Bapak. Tolong hidup lebih lama, Pak, agar bisa melihat anakmu sukses dan membahagiakanmu,” ucapnya penuh haru.

Ketertarikan Intan pada ilmu pengetahuan alam telah tumbuh sejak sekolah dasar. Ia rutin mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) sejak SD hingga SMA. Maka tak heran bila akhirnya ia memilih Biologi sebagai jalan akademiknya di bangku kuliah. Namun, perjalanan itu bukan tanpa tantangan. “Bertahan saat tidak baik-baik saja, itu tantangan terberat,” kenangnya.

Sejak awal perkuliahan, Ia bekerja di sebuah bimbel sambil menjalani rutinitas akademik yang padat, termasuk laporan praktikum berlapis-lapis yang Ia ibaratkan seperti tumpukan wafer tango. Namun Intan tidak menyerah. Ia belajar menerima kesedihan, menangis bila perlu, tetapi selalu bangkit esok harinya dengan semangat baru. “Kita harus kuat, karena ada orang tua yang terus berjuang untuk kita,” tuturnya.

Di tengah segala keterbatasan, Intan justru melesat dengan segudang prestasi. Ia terpilih mengikuti Abdidaya 2023 di Universitas Jember, meraih kategori emas di ajang Pimnas Universitas Padjadjaran 2023, serta memperoleh Juara Favorit di Pimnas Universitas Airlangga.

Semua pencapaian itu ia raih lewat kerja kolektif, bimbingan dosen, dan daya juang pribadi yang tak kenal lelah. Baginya, pengelolaan waktu menjadi kunci keberhasilan. Ia menyusun timeline seefisien mungkin dan menerapkan prinsip jangan menunda tugas agar hidupnya tetap terarah. Tak hanya sebagai peserta lomba, kontribusi Intan juga nyata melalui keikutsertaannya dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA), menjadikannya teladan bagi rekan sejawat dalam bidang kemahasiswaan akademik.

Saat ditanya tentang makna menjadi wisudawati berprestasi, ia menjawab, “Ini adalah hadiah untuk kerja keras orang tua saya, yang jasanya tak akan pernah terbalas.” Satu kata yang ia pilih untuk menggambarkan perjalanannya adalah luar biasa, bukan untuk dirinya semata, tetapi untuk kampus UAD, perjuangan orang tua, dan dirinya sendiri yang mampu bangkit dari segala keterbatasan. Untuk mahasiswa aktif, Intan berpesan, “Ikutilah kegiatan yang tidak membuang-buang waktu. Pahami untuk apa kamu kuliah. Bertahanlah dalam proses, karena justru di sanalah pendewasaanmu dibentuk.”

Intan Faya Nurazizah adalah gambaran nyata bahwa kesuksesan bukan hanya milik mereka yang lahir dalam kemudahan, tetapi juga milik mereka yang memilih untuk bangkit, bertahan, dan terus melangkah, walau dari keluarga sederhana, walau dari perantauan jauh, dan walau dalam keadaan tidak selalu baik-baik saja. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Intan-Faya-Wisudawati-Berprestasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Intan-Faya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-20 13:14:242025-05-20 13:14:24Ketangguhan Intan, Dari Bimbel Hingga Emas Pimnas

Kisah Inspiratif Silmi Kaffah, Lulus S2 Farmasi dengan Cepat

19/05/2025/in Terkini /by Ard

Silmi Kaffah, M.Farm Mahasiswa S2 Farmasi UAD (Dok. Dilla)

Silmi Kaffah, M.Farm., membuktikan bahwa kesuksesan bisa diraih dengan ketekunan dan perencanaan yang matang. Ia lulus S2 Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam waktu 1 tahun 1 bulan 26 hari dengan IPK yang membanggakan, 3,94.

Dengan motivasi yang kuat dan target yang jelas, Silmi berhasil menyelesaikan studi magisternya dengan cepat. Ia menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang baik dengan dosen pembimbing dan memanfaatkan waktu liburan untuk menyicil penulisan proposal dan artikel.

Penelitian Silmi berfokus pada potensi Bawang Dayak sebagai tanaman obat lokal untuk mengobati hipertensi dan hiperlipidemia. Ia berharap penelitiannya dapat berkontribusi pada pengembangan pengobatan alternatif yang aman dan efektif. Ia memiliki cita-cita untuk melanjutkan studi S3 ke luar negeri dan memperdalam keilmuannya di bidang farmasi.

Silmi memberikan pesan kepada mahasiswa lainnya untuk memiliki target yang jelas, tidak menunda pekerjaan, dan menjaga kesehatan fisik dan mental. Ia juga menekankan pentingnya berdoa dan memiliki ketekunan dalam mencapai kesuksesan. Dengan semangat dan motivasi yang kuat, diharapkan mahasiswa lainnya dapat mencapai kesuksesan seperti Silmi (Dilla).

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Silmi-Kaffah-M.Farm-Mahasiswa-S2-Farmasi-UAD-Dok.-Dilla.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-19 14:13:562025-05-19 14:13:56Kisah Inspiratif Silmi Kaffah, Lulus S2 Farmasi dengan Cepat

Berjuang dalam Cinta dan Disiplin

19/05/2025/in Terkini /by Ard

Repita Purnama Sari, Wisudawati Terbaik II FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Repita)

Menyandang predikat Wisudawati Terbaik II Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Repita Purnama Sari menorehkan prestasi akademik membanggakan dengan IPK 3,96 dan masa studi yang efisien, yakni 3,5 tahun.

Pencapaian ini menjadi buah dari perjuangan panjang, dedikasi, serta manajemen diri yang matang. “Saya merasa terharu dan bangga karena saya mampu menyelesaikan studi dengan baik. IPK ini adalah bentuk tanggung jawab dan dedikasi yang saya jaga sejak awal kuliah,” ujar Repita.

Selama menempuh pendidikan, Repita mengaku bahwa manajemen waktu menjadi tantangan utama. Kegiatan akademik yang beririsan dengan skripsi dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) menuntutnya untuk menetapkan prioritas secara tepat. “Saya terbiasa menyusun skala prioritas dan menuntaskan hal-hal mendesak terlebih dahulu,” ungkapnya.

Untuk menjaga konsistensi prestasi, Repita mengandalkan strategi belajar yang meliputi mengumpulkan tugas tepat waktu, aktif berdiskusi dan berbagi dengan teman, serta menjaga keseimbangan spiritual melalui ibadah dan doa. “Menurut saya, keberhasilan akademik tidak hanya soal belajar keras, tapi juga membangun relasi yang baik dan menjaga kualitas ibadah,” tuturnya.

Dari banyak pengalaman akademik, mata kuliah Pendidikan Seni Tari dan Drama menjadi salah satu yang paling membekas bagi Repita. Selain mampu mempererat kebersamaan antarmahasiswa, ia juga menikmati proses belajar karena kecintaannya terhadap seni tari. Ia juga menyebut Dr. Vera Yuli Erviana sebagai dosen paling berkesan karena perannya yang komprehensif, sebagai dosen pembimbing skripsi, wali akademik, sekaligus penasihat dalam pengambilan keputusan penting.

Tak hanya berprestasi dalam akademik, Repita turut aktif dalam UKM Tari dan menjadi bagian dari tim pengibar bendera di berbagai momen penting, baik di tingkat kampus maupun LLDikti. Keseimbangan antara akademik dan kegiatan nonakademik menjadi bagian dari proses pengembangan dirinya.

Repita mengungkapkan bahwa pencapaiannya tak lepas dari dukungan penuh kedua orang tuanya, Sugiyono, S.Pd. dan Rini Widayati, S.Pd. “Capaian ini saya persembahkan untuk orang tua saya. Mereka selalu menjadi semangat dan sumber kekuatan dalam setiap langkah,” katanya.

Motivasi utama Repita adalah membanggakan orang tua dan menjadi pribadi yang sukses secara utuh. Ia berencana untuk melanjutkan studi ke jenjang S2, sekaligus meniti karier profesional di bidang pendidikan. Jika diberi kesempatan mengulang masa kuliah, Repita ingin lebih banyak menikmati kebersamaan dengan teman-teman seperjuangan yang setia mendampingi dalam suka maupun duka.

Dalam satu kata, ia merangkum perjalanan akademiknya sebagai, “Berjuang.” Bagi Repita, menjadi keren adalah tentang bagaimana seseorang memberi dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. “Tetap semangat dan jangan mudah menyerah. Jangan hanya fokus pada nilai, tapi manfaatkan setiap kesempatan dan jangan lupa, ada orang tua yang ingin kita banggakan.” (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Repita-Purnama-Sari-Wisudawati-Terbaik-II-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Repita.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-19 10:51:532025-05-19 10:51:53Berjuang dalam Cinta dan Disiplin

Perjalanan Inspiratif Intan Meifilindati, Wisudawati Terbaik FKIP UAD

19/05/2025/in Terkini /by Ard

Intan Meifilindati, Wisudawan Terbaik FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto Intan)

Dalam momentum yang penuh khidmat, Sidang Terbuka Senat Universitas Ahmad Dahlan dengan agenda Wisuda Sarjana Terapan, Sarjana, Magister, dan Doktor Periode III Tahun Akademik 2024/2025 diselenggarakan pada Sabtu, 10 Mei 2025. Nama Intan Meifilindati mencuat sebagai wisudawati terbaik 1 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) sekaligus terbaik Fakultas, dengan capaian akademik yang membanggakan.

Lulusan asal Sleman ini berhasil menyelesaikan studinya dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,97, sebuah pencapaian istimewa yang merupakan buah dari perjuangan, disiplin, dan dedikasi tinggi. “Tentunya sangat terkejut, senang, dan tidak menyangka. Ternyata di balik perjuangan yang jungkir balik, tangisan, dan waktu yang terkuras untuk berbagai kegiatan kampus, akhirnya semua terbayarkan,” ungkap Intan penuh haru.

Konsistensi dan Strategi Belajar

Intan menegaskan bahwa IPK 3,97 bukanlah hasil dari kerja singkat. Sejak awal perkuliahan, ia memegang teguh prinsip untuk terus berkembang dari versi dirinya yang sebelumnya. “IPK ini adalah hasil dari benih yang saya tanam sejak garis awal hingga garis akhir. Konsistensi adalah kunci. Saya terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya,” ujarnya.

Strategi belajar yang ia terapkan pun sederhana namun efektif. Ia mencermati Rencana Pembelajaran Semester (RPS) setiap mata kuliah dan membiasakan diri untuk menuliskan kembali hal-hal yang belum dipahami. “Karena bencana ilmu adalah lupa,” tegasnya.

Manajemen Waktu dan Mental yang Tangguh

Salah satu tantangan utama yang dihadapi Intan adalah bertabrakannya agenda akademik dan non-akademik. Solusinya adalah menyusun timeline dan sistematika pengerjaan tugas secara detail agar semua kegiatan berjalan maksimal. “Saya membuat jadwal harian. Jika tugas A harus selesai pukul 15.00, saya pastikan tidak lewat. Dan ketika ada waktu luang, saya manfaatkan untuk menyegarkan pikiran ke alam terbuka.”

Selama kuliah, Intan aktif sebagai Ketua Artsquad periode 1 dan mengikuti program PPK Ormawa HMPS PGSD UAD. Aktivitas ini menjadi ruang penting dalam mengasah komunikasi, kepemimpinan, dan penguatan mental.

Kesan Mendalam dan Figur Inspiratif

Mata kuliah paling berkesan baginya adalah saat pembuatan media pembelajaran. Sementara itu, Dr. Ika Maryani, M.Pd., selaku dosen pembimbing skripsinya, memberikan kesan istimewa karena mampu mendampingi mahasiswa dengan penuh dedikasi, meskipun memiliki banyak kesibukan.

Sosok paling berpengaruh dalam keberhasilannya adalah kedua orang tuanya, Abu Sofyan dan Rumtini. Ayahnya, yang hanya lulusan SMP, tetap gigih menyekolahkan anak dan istrinya hingga pendidikan tinggi. Ibunya senantiasa menjadi pendoa setia dalam setiap langkah perjuangan Intan.

Motivasi, Refleksi, dan Rencana Masa Depan

Motivasi terbesar Intan adalah hasrat untuk terus mengasah kemampuan, memperluas jejaring, dan membangun mental yang kuat. Ia berencana untuk bekerja sesuai bidang ilmunya dan melanjutkan studi ke jenjang S2. Jika boleh mengulang masa kuliah, ia ingin lebih aktif dalam organisasi yang dapat melatih kemampuan berbahasa dan komunikasi publik.

“Satu kata untuk menggambarkan perjalanan kuliah saya adalah keren. Karena menjadi pribadi yang keren itu bisa diraih dengan melakukan hal-hal positif dan bermanfaat bagi sekitar,” ungkapnya. “Untuk teman-teman yang masih menempuh studi, nikmatilah setiap prosesnya. Jangan hanya fokus pada nilai, tapi bangunlah relasi yang baik dengan dosen, teman, dan masyarakat. Manfaatkan setiap kesempatan dalam akademik maupun non-akademik. Semua itu akan sangat berguna di masa depan.” tandasnya. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Intan-Meifilindati-Wisudawan-Terbaik-FKIP-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Intan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-19 10:00:202025-05-19 10:00:20Perjalanan Inspiratif Intan Meifilindati, Wisudawati Terbaik FKIP UAD

Cerita Aisyah, Salah Satu Wisudawan Terbaik UAD

17/05/2025/in Terkini /by Ard

Aisyah, Mahasiswa Teknologi Pangan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Raih Gelar Wisudawan Terbaik Periode III (Foto Aisyah)

Aisyah Putri Muharami, mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menjadi salah satu wisudawan terbaik periode III tahun akademik 2024/2025. Acara wisuda yang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) menjadi momen istimewa bagi Aisyah, perempuan asal Sumatera Barat yang berhasil membuktikan kesungguhan dan konsistensinya selama studi.

Capaian IPK 3,96 menjadi bukti ketekunan Aisyah dalam menjalani proses akademik. Perasaan bangga dan syukur menyelimuti dirinya atas pencapaian tersebut, yang disebut sebagai hasil dari kerja keras, doa, dan dukungan orang tua, teman-teman, serta para dosen. “Penghargaan ini memotivasi saya untuk terus belajar, berkembang, dan berbagi ilmu kepada masyarakat,” ujar Aisyah.

Dukungan utama datang dari orang tuanya, serta dorongan kuat dari dalam diri untuk terus maju. Ia memiliki motivasi kuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, dengan target studi magister di National University of Singapore dan doktoral di Zhejiang University melalui beasiswa penuh. Cita-cita Aisyah adalah menjadi dosen Teknologi Pangan UAD atau berkontribusi sebagai ahli pengawas makanan di BPOM.

Tantangan paling besar yang dihadapi muncul saat mengerjakan skripsi. Berkali-kali mengalami kegagalan dalam proses pembuatan produk, ia memilih untuk terus mencoba, mengevaluasi setiap kesalahan, dan memperbaiki proses hingga berhasil. Kecemasan yang sempat muncul ia redam dengan keyakinan bahwa setiap orang memiliki waktunya sendiri untuk bersinar.

Salah satu momen paling berkesan selama menjadi mahasiswa terjadi ketika Aisyah mulai mengikuti pembelajaran tatap muka setelah lebih dari satu tahun menjalani kuliah daring. Suasana kelas yang interaktif dan praktik langsung di laboratorium membuat pembelajaran terasa lebih menyenangkan dan mudah dipahami. Pengalaman itu menjadi kenangan tak terlupakan sepanjang masa studinya.

Kepada mahasiswa UAD lainnya, Aisyah berharap mereka dapat melalui masa kuliah dengan semangat dan ketekunan. Ia percaya bahwa semua mahasiswa memiliki potensi untuk sukses, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik, selama tetap konsisten dalam belajar dan yakin pada diri sendiri. (Adi)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Aisyah-Mahasiswa-Teknologi-Pangan-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Raih-Gelar-Wisudawan-Terbaik-Periode-III-Foto-Aisyah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-17 11:05:022025-05-17 11:05:02Cerita Aisyah, Salah Satu Wisudawan Terbaik UAD

Menangkan 14 Kejuaraan, Reyhan Jadi Wisudawan Berprestasi FH UAD

16/05/2025/in Feature /by Ard

Wisudawan Berprestasi FH Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Reyhan Gymnastiar (Foto Salsya)

Reyhan Gymnastiar, mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih peghargaan sebagai Wisudawan Berprestasi Bidang Akademik dalam acara Wisuda Periode III Tahun Ajaran 2025. Acara berlangsung di Jogja Expo Center pada Sabtu, 10 Mei 2025. Reyhan mampu menyelesaikan masa studinya dalam waktu kurang lebih 3 tahun 5 bulan.

Jejak prestasi di bidang akademik yang ditinggalkan oleh Reyhan memperoleh 14 kejuaraan di antaranya mahasiswa baru terbaik Fakultas Hukum 2021, juara 2 Lomba Membaca Puisi Milad FH UAD, juara 3 National Moot Court Competition Piala Ketua Mahkamah Agung 2022, juara 1 National Moot Court Competition Piala Ketua Mahkamah Agung 2023.

Ia juga meraih juara 1 National Legal Opinion Sekolah Tinggi Hukum Militer 2023, juara 2 Kompetisi Mediasi Nasional Tarumanagara Law Fair 2023, Gold Medal 2nd International Youth Summit 2024, 1st Runner Up 2nd International Youth Summit 2024, juara 1 Kompetisi Mediasi Nasional Alsa Lex Week 2024.

Prestasi lain yang didapat adalah juara 1 lomba Karya Tulis Ilmiah Bela Negara 2024, juara 2 karya Tulis Nasional Universitas Airlangga 2024, Mediator Terbaik Internal Civil Law Moot Court Competition 2024, juara 3 Mahasiswa Berprestasi Fakultas Hukum UAD 2024, dan juara 2 Internal Civil Law Moot Court Competition 2024.

Kejuaraan yang diraihnya merupakan sebuah capaian yang sangat mengesankan dan tentunya mampu menjadi motivasi untuk mahasiswa lainnya dalam mengikuti ajang perlombaan. Selain itu, Reyhan juga menjadi salah satu pengurus yang aktif pada Komunitas Peradilan Semu (KPS) FH UAD dan pernah menjabat sebagai Project Officer dari acara perlombaan National Moot Court Competition Piala K.H. Ahmad Dahlan 2024 yang diselenggarakan oleh KPS FH UAD.

Reyhan sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari FH UAD dan mampu meraih banyak kejuaraan yang semoga bisa mengharumkan nama baik UAD. “Kami ucapkan terima kasih kepada teman-teman seperjuangan di KPS FH UAD dan dosen FH UAD karena selalu memberikan dukungan. Semoga FH UAD mampu mencetak generasi emas sebagai fondasi dalam menciptakan penerus yang berintegritas.” (salsya)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Wisudawan-Berprestasi-FH-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Reyhan-Gymnastiar-Foto-Salsya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-05-16 11:10:462025-05-16 11:10:46Menangkan 14 Kejuaraan, Reyhan Jadi Wisudawan Berprestasi FH UAD
Page 4 of 7«‹23456›»

TERKINI

  • KKN UAD Edukasi PHBS Sejak Dini di PAUD Aisyiyah Tegalsari08/04/2026
  • Pentingnya Tajdid dalam Beragama08/04/2026
  • Mahasiswa Internasional UAD Bersinergi Wujudkan SDGs 203007/04/2026
  • Merawat Nilai Ramadan di Sebelas Bulan Berikutnya07/04/2026
  • Sarasehan Kebijakan Pendidikan: Guru Wali dan Penguatan Kompetensi BK di Sekolah06/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top