• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

KKN UAD Optimalkan Limbah Galon untuk Lingkungan yang Lebih Sehat

08/01/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Alternatif Unit I.C.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Persoalan sampah rumah tangga di kawasan perkotaan, khususnya limbah plastik galon sekali pakai dan sisa sampah organik rumah tangga, masih menjadi tantangan di lingkungan RW 02 Kelurahan Muja Muju, Kemantren Umbulharjo, Yogyakarta. Situasi ini berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan dan mengurangi kadar kebersihan permukiman.

Menanggapi permasalahan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Unit I.C.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan pendampingan program optimalisasi limbah galon. Mereka bersama warga setempat membuat galon tanam dan tong sampah dari galon bekas.

Program pendampingan ini dilaksanakan secara bertahap pada tanggal 15, 16, dan 22 November 2025, bertepatan dengan agenda kerja bakti rutin di lingkungan RW 02. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKN Alternatif 102 Unit I.C.1, pengurus RT setempat, serta warga RT 04, RT 05, dan RT 06. Semua pihak terlibat aktif dalam proses pembersihan lingkungan, pemilahan sampah, hingga pengolahan galon bekas dalam suasana gotong royong.

Mahasiswa KKN dan warga setempat bahu-membahu dalam membersihkan lingkungan sekaligus melakukan pemilahan sampah. Limbah galon air mineral yang biasanya menumpuk dikumpulkan untuk kemudian dieksekusi bersama menjadi sarana kebersihan lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendampingi warga dalam proses teknis pengerjaan. Untuk pembuatan galon tanam, galon dimodifikasi dengan melubangi bagian sisi dan bawahnya menyerupai prinsip kerja biopori atau Losida (Lodong Sisa Dapur).

Galon yang telah disiapkan kemudian ditanam sebagian ke dalam tanah di area-area strategis maupun pekarangan warga. Galon ini berfungsi sebagai wadah penampungan sampah organik rumah tangga, seperti sisa nasi, kulit buah, atau potongan sayur.

Sampah tersebut akan terurai secara alami di dalam galon dan berubah menjadi nutrisi yang meresap ke tanah. Hal ini secara otomatis menyuburkan tanaman yang berada di sekitarnya tanpa perlu penambahan pupuk kimia maupun menimbulkan bau menyengat.

Selain pembuatan galon tanam, mahasiswa KKN Alternatif 102 Unit I.C.1 juga mengembangkan pembuatan tong sampah sederhana dari galon bekas sebagai solusi pengelolaan sampah di lingkungan warga.

Pembuatan tong sampah ini dilakukan pada rangkaian kegiatan yang sama dengan memanfaatkan galon sisa yang sebelumnya tidak terpakai sehingga limbah galon dapat digunakan kembali secara fungsional.

Tong-tong sampah galon kemudian ditempatkan di rumah warga, sudut jalan, hingga pos ronda sebagai sarana penampungan sampah kering. Keberadaan tong sampah ini diharapkan dapat membantu mengurangi pembuangan sampah sembarangan serta mendorong kebiasaan pembuangan sampah yang benar.

Kegiatan kolaboratif ini disambut hangat oleh warga RW 02 Muja Muju. Masyarakat menunjukkan antusiasme dalam bekerja sama untuk menyiapkan lubang resapan air, memasang sistem galon tanam, serta menempatkan tong sampah galon di lokasi yang telah disepakati.

Ke depannya, mahasiswa KKN Alternatif Unit I.C.1 berharap hasil pendampingan ini dapat terus dilanjutkan oleh warga. Dengan tersedianya fasilitas komposter dan tempat sampah yang memadai, diharapkan terbentuk budaya sadar lingkungan dan gaya hidup minim sampah (Zero Waste) yang berkelanjutan di RW 02 Muja Muju, Umbulharjo. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Alternatif-Unit-I.C.1-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-08 09:18:092026-01-08 09:18:09KKN UAD Optimalkan Limbah Galon untuk Lingkungan yang Lebih Sehat

UAD Gelar Pengajian Awal Tahun: Menggapai Keberkahan Ilmu lewat Aksi dan Doa

07/01/2026/in Terkini /by Ard

 

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelar Pengajian Awal Tahun 2026 M (Dok. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Pengajian Awal Tahun 2026 bertema “Menggapai Keberkahan Ilmu: Aksi dan Doa bagi UAD yang Berdampak” pada Rabu, 7 Januari 2026 di Masjid Islamic Center UAD. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. H. Fahruddin Faiz, S.Ag., M.Ag., seorang filsuf Muslim sekaligus penulis kajian filsafat Islam.

Pada kesempatan yang sama, H. Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., M.Hum. dari Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) menyampaikan sambutan pentingnya penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) bagi pegawai melalui enam aspek pengamalan, yaitu refreshing AIK, pengajian tingkat universitas, pengajian di unit kerja, hafalan surat Juz 30, keterlibatan dalam persyarikatan, serta partisipasi aktif di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Wakil Rektor I Bidang AIK, Dr. Nur Kholis, M.Ag., dalam sambutannya berharap tahun 2026 menjadi momentum kebaikan. Ia mendoakan seluruh sivitas UAD senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kebahagiaan, serta kelapangan rezeki, sekaligus mampu menghadirkan UAD yang semakin berdaya dan berdampak bagi masyarakat.

Sebagai pemateri, H. Fahruddin Faiz menegaskan bahwa guru yang baik bukan hanya pandai mengajar, tetapi juga harus terus belajar. Hal ini menjadi penting di tengah tantangan pendidikan pada era serba cepat dan instan.

Menurutnya, Islam mengenal tiga istilah yang menggambarkan dampak positif dari ilmu yang diamalkan, yaitu manfaat, maslahat, dan barokah. “Manfaat berarti apa yang dilakukan tidak sia-sia dan berguna bagi diri sendiri. Maslahat berarti ilmu tidak hanya dirasakan oleh diri sendiri, tetapi juga memberi kebaikan bagi orang di sekitar. Sementara itu, barokah terjadi ketika Allah meridai ilmu tersebut, sehingga manfaat dan maslahatnya dilipatgandakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ciri ilmu yang penuh barokah adalah ketika ilmu tersebut menumbuhkan rasa takut (khosyah) kepada Allah, menghadirkan hikmah, serta dilipatgandakan oleh Allah. “Barokah dapat diraih melalui kesungguhan (mujahadah), keikhlasan, serta akhlak yang baik,” ujarnya.

Sebagai penutup, Pengajian Awal Tahun 2026 menjadi momentum pengingat bahwa ilmu bukan hanya untuk dipahami, tetapi juga diamalkan dan diperjuangkan. Melalui penguatan nilai AIK, ketulusan dalam berkhidmat, serta kesungguhan untuk terus belajar. (Lin)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gelar-Pengajian-Awal-Tahun-2026-M-Dok.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-07 13:59:362026-01-07 13:59:36UAD Gelar Pengajian Awal Tahun: Menggapai Keberkahan Ilmu lewat Aksi dan Doa

Optimalisasi Wakaf Temporer sebagai Wakaf Produktif melalui Pendekatan Integrated Farming

07/01/2026/in Terkini /by Ard

Optimalisasi Wakaf Temporer sebagai Wakaf Produktif oleh Tim Prodamat Magister Manajemen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Tim Prodamat)

Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) bertajuk “Optimalisasi Wakaf Temporer sebagai Wakaf Produktif melalui Pendekatan Integrated Farming” telah dilaksanakan sebagai upaya penguatan pengelolaan wakaf berbasis ekonomi dan lingkungan.

Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas jemaah dan pengelola wakaf agar mampu mengelola aset wakaf secara produktif, berkelanjutan, dan beretika. Kegiatan ini diselenggarakan oleh tim Prodamat Magister Manajemen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang diketuai oleh Hasib Sunarso, dengan anggota Sari Purwaning Rum, Wilham Muhazin, dan Rizki Hidayatulloh.

Tim ini didampingi oleh Dr. Ema Nurmaya, S.E., M.M. Kegiatan diikuti oleh lebih dari 50 peserta yang terdiri atas jemaah masjid, pengelola wakaf, dan tokoh masyarakat setempat. Pelaksanaan program berlangsung di Masjid Al Hidayah, Dusun Gupakan, Kalurahan Giripanggung, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul, pada Ahad, 7 Desember 2025.

Lokasi ini dipilih karena memiliki potensi lahan wakaf yang dapat dikembangkan serta dukungan sosial masyarakat yang kuat untuk penerapan pertanian terpadu dan pemasaran digital berbasis komunitas.

Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi integrated farming dan pemasaran digital sederhana yang disampaikan oleh Hasib Sunarso. Materi yang disampaikan meliputi integrated farming menekankan pada pengembangan sistem pertanian berkelanjutan dan efisien melalui integrasi berbagai komoditas (seperti tanaman dan ikan) dalam satu lahan. Tujuannya untuk saling mendukung, mengoptimalkan sumber daya, mengurangi limbah (zero waste), serta meningkatkan produktivitas. Kemudian pemasaran figital difokuskan pada pemanfaatan media sosial dan platform daring untuk memperluas akses pasar hasil wakaf produktif.

Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, sebanyak 83% peserta memahami prinsip integrated farming (melampaui target 80%). Sementara 85% peserta memahami pemasaran digital (melampaui target 75%).

Dampak program juga tercermin dari meningkatnya kesadaran lingkungan dan tata kelola wakaf, di mana seluruh peserta (100%) menyatakan siap menerapkan praktik pelestarian lingkungan serta menerima pengelolaan wakaf yang transparan dan partisipatif. Selain itu, terbentuk draf kelompok kerja berbasis gotong royong sebagai modal sosial awal dalam pengelolaan wakaf produktif.

Tokoh masyarakat setempat, Drs. H. Sariman, menyampaikan apresiasi atas kontribusi UAD. “Kami berharap program ini mampu mendorong kemandirian ekonomi warga Dusun Gupakan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat berbasis wakaf berkelanjutan,” ujarnya. (Spr)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Optimalisasi-Wakaf-Temporer-sebagai-Wakaf-Produktif-oleh-Tim-Prodamat-Magister-Manajemen-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Tim-Prodamat.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-07 11:33:242026-01-07 11:33:24Optimalisasi Wakaf Temporer sebagai Wakaf Produktif melalui Pendekatan Integrated Farming

KKN UAD Kenalkan Pengolahan Limbah Jadi Lilin Aromaterapi dan Eco Pillow

07/01/2026/in Terkini /by Ard

Pengolahan Limbah Jadi Lilin Aromaterapi dan Eco Pillow oleh Mahasiswa KKN Alternatif 102 Unit I.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Limbah rumah tangga kerap dianggap sebagai masalah lingkungan yang sulit diatasi. Minyak jelantah dibuang begitu saja, plastik kemasan menumpuk tanpa pemanfaatan, dan akhirnya mencemari lingkungan sekitar. Kondisi tersebut justru menjadi titik awal lahirnya inovasi berkelanjutan. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif 102 Unit I.C.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menghadirkan solusi melalui program unggulan bertajuk SIRASA.

Program unggulan pertama dalam SIRASA berfokus pada pemanfaatan minyak jelantah bekas pakai. Minyak jelantah yang sebelumnya dianggap tidak berguna dikumpulkan langsung dari warga, kemudian diolah menjadi lilin aromaterapi yang siap pakai dan memiliki nilai jual.

Proses pengolahannya meliputi tahapan minyak dibersihkan menggunakan tepung untuk mengurangi kotoran serta bau tidak sedap. Kemudian minyak disaring hingga benar-benar bersih. Lali minyak diberi pewarna dan minyak esensial (essential oil). Terakhir adonan dicetak menjadi lilin dengan tampilan menarik.

Kegiatan ini tidak hanya mencakup proses pembuatan lilin, tetapi juga edukasi kepada warga mengenai pengolahan minyak jelantah yang aman, ramah lingkungan, serta potensi ekonominya. Produk lilin kemudian dikemas secara rapi agar layak dipasarkan dan bernilai guna lebih tinggi.

Program unggulan SIRASA yang kedua adalah Eco Pillow Project. Program ini merupakan kegiatan pembuatan bantal ramah lingkungan yang dilaksanakan bersama ibu-ibu warga RW 05.

Bahan baku utama memanfaatkan limbah plastik rumah tangga yang dikumpulkan dari warga, seperti bungkus mi instan, bungkus sabun, kemasan jajanan (ciki), dan kemasan plastik lainnya.

Plastik-plastik tersebut kemudian digunting setipis mungkin sebelum dimasukkan ke dalam plastik zip, kemudian dipakaikan sarung bantal. Hasilnya, limbah plastik yang semula hanya menjadi sampah berhasil diolah menjadi bantal siap pakai yang memiliki nilai guna.

Program ini tidak hanya bertujuan mengurangi sampah plastik, tetapi juga meningkatkan kesadaran lingkungan, mendorong kreativitas, serta menumbuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan limbah.

Antusiasme warga terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Ibu-ibu warga RW 05 mengikuti setiap proses dengan semangat, mulai dari pengumpulan plastik hingga pembuatan Eco Pillow. Mereka menyadari bahwa limbah yang selama ini diabaikan ternyata dapat diolah menjadi produk bermanfaat.

Melalui program SIRASA, Mahasiswa KKN Alternatif Unit I.C.2 UAD membuktikan bahwa solusi permasalahan lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana dan kolaboratif. Limbah bukan lagi sekadar sisa, melainkan sumber potensi ekonomi dan sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat.

Harapannya, inovasi lilin aromaterapi dan Eco Pillow ini tidak berhenti sebagai program KKN semata, tetapi dapat berlanjut dan dikembangkan sebagai kegiatan berkelanjutan yang memberi dampak nyata bagi lingkungan dan kesejahteraan warga. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengolahan-Limbah-Jadi-Lilin-Aromaterapi-dan-Eco-Pillow-oleh-Mahasiswa-KKN-Alternatif-102-Unit-I.C.2-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-07 11:12:452026-01-07 11:12:45KKN UAD Kenalkan Pengolahan Limbah Jadi Lilin Aromaterapi dan Eco Pillow

KKN UAD Sosialisasi “SADARI” untuk Kesehatan Perempuan

06/01/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Alternatif 102 Unit IV.A.1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelar sosialisasi pencegahan kanker payudara dan kanker serviks (Foto. KKN UAD)

Kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks masih perlu terus ditingkatkan. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Alternatif 102 Unit IV.A.1 menggelar sosialisasi pencegahan kanker payudara dan kanker serviks.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 9 November 2025, bertempat di Balai RW 10 Gambiran, Kelurahan Pandeyan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan perempuan terhadap kanker payudara dan kanker serviks melalui dua pendekatan utama, pertama edukasi metode Periksa Payudara Sendiri (SADARI). Kedua pengenalan vaksin Human Papillomavirus (HPV) sebagai upaya pencegahan kanker serviks.

Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan agenda arisan rutin ibu-ibu PKK RW 10 sehingga diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih efektif.

Materi disampaikan oleh anggota KKN yang merupakan mahasiswa Fakultas Kedokteran UAD. Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan gambaran epidemiologi kanker payudara dan kanker serviks, baik secara global maupun nasional, yang menunjukkan bahwa kedua jenis kanker tersebut masih memiliki angka kejadian yang tinggi pada perempuan. Oleh karena itu, deteksi dini dan pencegahan dinilai sebagai langkah penting untuk menurunkan risiko kesakitan dan kematian akibat kanker.

Selain penjelasan mengenai angka kejadian, mahasiswa juga menyampaikan materi terkait faktor risiko kanker, tanda dan gejala awal kanker payudara dan kanker serviks, langkah-langkah praktis melakukan SADARI secara mandiri dan peran vaksin HPV dalam pencegahan kanker serviks.

Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh peserta. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para peserta. Ibu-ibu PKK RW 10 tampak antusias mengikuti kegiatan serta aktif mengajukan pertanyaan pada sesi tanya jawab, terutama terkait praktik SADARI yang benar dan keamanan vaksin HPV.

Salah satu warga RT 41 RW 10, Ibu Jini, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi perempuan dan berharap materi yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai perempuan, kita perlu waspada terhadap kanker payudara dan kanker serviks. Ilmu yang sudah disampaikan sebaiknya tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD Alternatif 102 Unit IV.A.1 berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran kesehatan perempuan serta mendorong penerapan deteksi dini kanker di lingkungan masyarakat sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. (Dra)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Alternatif-102-Unit-IV.A.1-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Gelar-sosialisasi-pencegahan-kanker-payudara-dan-kanker-serviks-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-06 11:26:532026-01-06 11:26:53KKN UAD Sosialisasi “SADARI” untuk Kesehatan Perempuan

Program Grebeg Sampah Kampung Gambiran

06/01/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Unit III.B.3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. KKN UAD)

Permasalahan sampah yang menjadi krisis sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menjadi kenyataan publik. Masalah ini dipicu oleh kurangnya jumlah tempat pembuangan sampah dan adanya rencana penutupan TPA Piyungan per 1 Januari 2026.

Menanggapi hal ini, diperlukan tindak lanjut yang dimulai dari level paling krusial, yaitu tingkat rumah tangga. Kampung Gambiran, di Kelurahan Pandeyan, Umbulharjo, membuktikan bahwa perubahan dari tingkat dasar bisa benar-benar mengurangi permasalahan sampah yang terjadi.

Pada hari Minggu, 9 November 2025, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit III.B.3 bekerja sama dengan perangkat kelurahan, Pemuda Trisna Taruna, dan warga RW 13 melaksanakan acara “Grebeg Sampah Kampung Gambiran”.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan memperkenalkan pendekatan edukasi persampahan seperti pengelolaan sampah organik, anorganik, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dengan aman bagi lingkungan.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada sosialisasi satu arah, tetapi menekankan pada kunjungan dari rumah ke rumah (door-to-door) agar mendapatkan hasil yang maksimal. Kunjungan ini bertujuan mendata kebiasaan pengelolaan sampah pada kondisi masing-masing masyarakat per rumah. Dengan pendekatan ini, pendataan bisa memetakan permasalahan dari satu rumah ke rumah lainnya sehingga bisa memberikan solusi berdasarkan objek yang paling krusial.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh masyarakat setempat, Lurah Pandeyan, dan perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Mereka ikut serta turun ke lapangan untuk memantau langsung serta mendampingi mahasiswa KKN dan remaja taruna berbicara dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, Lurah Pandeyan mengungkapkan rasa terima kasih atas kerja sama yang terjalin antara mahasiswa, masyarakat, dan pemuda. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan acara ini agar tidak berhenti saat pelaksanaan KKN saja, tetapi menjadi kebiasaan baru dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, perwakilan BPBD menyampaikan bahwa pengelolaan sampah yang efektif merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana alam, pencegahan penyakit menular, dan ketidaknyamanan lingkungan.

Dari proses ini, terungkap bahwa beberapa warga sebenarnya peduli terhadap lingkungan, tetapi terbentur oleh kurangnya pengetahuan, waktu, dan fasilitas. Berdasarkan temuan tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi dengan cara yang sederhana, relevan, dan disesuaikan dengan situasi masing-masing rumah.

Salah satu materi yang paling menarik perhatian warga adalah pengenalan budidaya maggot (larva Hermetia illucens) sebagai solusi untuk mengolah sampah organik. Untuk mendorong praktik ini, mahasiswa KKN UAD Unit III.B.3 memberikan bayi maggot secara gratis kepada warga yang tertarik sebagai langkah awal.

Lebih dari sekadar kegiatan lingkungan, Grebeg Sampah Kampung Gambiran menunjukkan peran mahasiswa KKN UAD sebagai penggerak perubahan di tengah masyarakat. Pendekatan yang partisipatif dan humanis membuka ruang komunikasi antara mahasiswa dan warga, sehingga edukasi tidak terasa seperti ceramah, melainkan tumbuh dari kebutuhan bersama.

Dari Kampung Gambiran, terlihat bahwa usaha untuk mencapai Yogyakarta yang lebih bersih dan berkelanjutan dapat dimulai dengan tindakan kecil yang dilakukan bersama. Kerja sama ini menunjukkan bahwa solusi masalah sampah tidak selalu harus menunggu dari pihak atas, tetapi dapat dimulai dari gerakan akar rumput yang berkelanjutan. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Unit-III.B.3-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-06 11:13:312026-01-06 11:13:31Program Grebeg Sampah Kampung Gambiran

PKM Unit II.B.2 UAD Kenalkan POC dari Urine Kambing

06/01/2026/in Terkini /by Ard

PKM Unit II.B.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Kenalkan POC dari Urine Kambing (Foto. PKM UAD)

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Unit II.B.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama kelompok mitra Lanterna dan Beternak menyelenggarakan pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari urine kambing.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 30 November 2025, bertempat di Desa Agrodadi. Kegiatan ini diikuti oleh anggota kelompok mitra Lanterna dan Beternak dengan antusias.

Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah ternak kambing, khususnya urine, agar memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Selama ini, urine kambing kerap terbuang dan berpotensi mencemari lingkungan. Melalui pelatihan ini, limbah tersebut diolah menjadi POC yang ramah lingkungan dan bermanfaat bagi pertanian.

Dalam pelaksanaannya, tim PKM Unit II.B.2 memberikan penjelasan teoretis mengenai kandungan hara urine kambing, cara pembuatan POC, manfaat POC bagi kesuburan tanah, serta peluang pemanfaatannya untuk tanaman obat keluarga (toga) dan pertanian lokal.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi langsung proses pembuatan POC, yang meliputi tahapan pengumpulan urine kambing, pencampuran bahan tambahan, proses fermentasi, hingga teknik penyimpanan yang benar.

Perwakilan kelompok mitra Lanterna dan Beternak Desa Agrodadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini. Pak Eko Budi Suprihatin dari kelompok Lanterna menyatakan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi para peternak.

“Pelatihan ini membuka wawasan kami bahwa limbah urine kambing yang selama ini kurang dimanfaatkan ternyata bisa diolah menjadi pupuk organik cair yang berguna untuk tanaman. Harapannya, ilmu ini bisa kami terapkan secara berkelanjutan dan bahkan dikembangkan menjadi produk unggulan desa,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Agrodadi semakin sadar akan pentingnya pengelolaan limbah ternak secara bijak serta mampu mengembangkan pertanian berkelanjutan yang mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa. (Doc)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/PKM-Unit-II.B.2-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Kenalkan-POC-dari-Urine-Kambing-Foto.-PKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-06 11:01:402026-01-06 11:01:40PKM Unit II.B.2 UAD Kenalkan POC dari Urine Kambing

Prodamat Magister Manajemen UAD: Sekolah Bahagia, Kinerja Luar Biasa

06/01/2026/in Terkini /by Ard

Program Prodamat Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Kawit)

Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) dalam bentuk webinar daring bertajuk “Sekolah Bahagia, Kinerja Luar Biasa: Menguatkan Well-being Karyawan dan Guru”, Senin, 22 Desember 2025 secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini diikuti oleh 388 peserta terdaftar dengan 271 peserta aktif hadir. Peserta terdiri atas karyawan, guru, calon guru, kepala sekolah, dan pengawas dari berbagai daerah, baik wilayah zona Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA), maupun Waktu Indonesia Timur (WIT). Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam diskusi dan sesi tanya jawab selama webinar berlangsung.

Webinar menghadirkan Prof. Dr. Suyatno, M.Pd.I. sebagai narasumber yang memaparkan pentingnya inovasi guru melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) dalam menjawab tantangan pendidikan abad ke-21 serta implementasi Kurikulum Merdeka.

Dalam paparannya, narasumber menekankan bahwa pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik merupakan kunci terwujudnya sekolah unggul.

Ketua Kelompok Prodamat Magister Manajemen Pendidikan UAD, Kawit Sayoto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyegaran sebelum kepala sekolah, guru, dan karyawan memasuki semester genap tahun ajaran 2025/2026. Selain itu, kegiatan ini bertujuan membuka wawasan pentingnya memperhatikan well-being karyawan dan guru di tengah tuntutan tanggung jawab pekerjaan.

“Kami sangat berharap webinar ini dapat menjadi penyegaran sehingga membangunkan semangat membangun well-being agar terwujud sekolah bahagia dengan kinerja yang terus meningkat,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Prodamat yang dilaksanakan oleh Program Studi Magister Manajemen Pendidikan UAD sebagai bentuk kontribusi akademik perguruan tinggi dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru dan calon guru.

Melalui forum ini, peserta memperoleh wawasan terkait pentingnya well-being karyawan dan guru dalam membangun sekolah. Selain itu, sekolah memperoleh kesempatan melakukan refleksi tentang adakah ketimpangan well-being karyawan dan guru dengan prestasi sekolah pada akhir sesi diskusi.

Melalui kegiatan ini, Magister Manajemen Pendidikan UAD berharap dapat mendorong upaya mewujudkan sekolah well-being yang berdampak pada peningkatan kinerja karyawan, guru, kepala sekolah, dan murid-murid. (Doc)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Program-Prodamat-Mahasiswa-Magister-Manajemen-Pendidikan-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Kawit.png 343 601 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-06 10:51:502026-01-06 10:51:50Prodamat Magister Manajemen UAD: Sekolah Bahagia, Kinerja Luar Biasa

KKN UAD Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun

06/01/2026/in Terkini /by Ard

Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun (Foto. KKN UAD)

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.D.2 menggelar pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun. Kegiatan ini diinisiasi sebagai solusi alternatif pengurangan limbah rumah tangga.

Pelatihan berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025, bertempat di Pendopo Bank Sampah RW 11, Kelurahan Muja-Muju, Kota Yogyakarta.

Pelatihan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat RW 11 dengan keterlibatan perwakilan warga dari seluruh RT yang ada di wilayah tersebut, yakni RT 37, 38, 39, 40, dan 41. Kehadiran warga dari berbagai RT ini mencerminkan kuatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung upaya pengelolaan limbah berbasis komunitas.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua RW 11, Eko Wibowo, serta Ketua PKK RW 11. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan dan keterlibatan unsur pimpinan wilayah dalam program pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat yang diinisiasi mahasiswa KKN UAD.

Program pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak negatif limbah minyak jelantah sekaligus membekali warga dengan keterampilan praktis dalam mengolahnya menjadi produk sabun ramah lingkungan.

Mahasiswa KKN Unit I.D.2 UAD menekankan bahwa pengolahan minyak jelantah tidak hanya berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan, tetapi juga memiliki potensi ekonomi apabila dikembangkan secara berkelanjutan. Dengan keterampilan yang relatif mudah diterapkan, warga diharapkan mampu mengelola limbah rumah tangga secara mandiri dan produktif.

Ketua RW 11, Eko Wibowo, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini memberikan manfaat nyata karena melibatkan partisipasi aktif warga dari berbagai RT serta menawarkan solusi konkret terhadap persoalan limbah rumah tangga.

“Kegiatan ini sangat positif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Harapannya, pelatihan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari solusi pengelolaan lingkungan di tingkat warga,” ujarnya.

Mahasiswa KKN Unit I.D.2 UAD menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan edukatif dan berkelanjutan. Mereka berharap keterlibatan aktif warga dari berbagai RT dapat memperkuat implementasi program pengelolaan limbah minyak jelantah secara konsisten di lingkungan RW 11.

Sinergi antara mahasiswa dan masyarakat dalam kegiatan ini diharapkan mampu menjadi contoh praktik pengelolaan limbah rumah tangga yang inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada keberlanjutan di tingkat komunitas. (Doc)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-KKN-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggelar-pelatihan-pengolahan-limbah-minyak-jelantah-menjadi-sabun-Foto.-KKN-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-06 10:40:022026-01-06 10:41:09KKN UAD Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun

Lanjutkan Estafet Kemanusiaan, UAD dan MDMC DIY Lepas Relawan Kloter Kedua ke Aceh

05/01/2026/in Terkini /by Ard

 

Pusat Studi Mitigasi dan Penanggulangan Bencana (PSMPB) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Lepas Relawan Kloter Kedua ke Aceh (Foto. Ito)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Pusat Studi Mitigasi dan Penanggulangan Bencana (PSMPB) kembali menerjunkan tim relawan kloter kedua untuk bergabung dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) DIY. Upacara pelepasan relawan dilaksanakan secara khidmat pada Jumat, 02 Januari 2026 di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY. Total sebanyak 39 personel relawan diberangkatkan, di mana 12 di antaranya merupakan tim psikososial dari UAD.

Pengiriman ini merupakan tindak lanjut dari komitmen UAD dalam merespons bencana secara berkelanjutan. Sebelumnya, para relawan ini telah menjalani pembekalan intensif melalui Diklat Relawan Psikososial guna memastikan kesiapan mental dan kompetensi teknis di lapangan.

Ketua Lembaga Resiliensi Bencana (LRB/MDMC) PWM DIY, Indrayanto, menjelaskan bahwa kloter kedua ini memiliki misi spesifik di wilayah Aceh Tengah (Takengon) dan Bener Meriah. Wilayah ini dilaporkan masih dalam kondisi krisis dan baru saja terbuka aksesnya dari isolasi. 

“Di lokasi nanti, tim kloter kedua akan bergabung dengan 9 personel terdahulu yang masih bertahan, sehingga total kekuatan personel lapangan menjadi 48 orang (non-medis) ditambah 7 tenaga medis,” jelas Indra.

Partisipasi aktif mahasiswa dan alumni UAD dalam tim psikososial ini menegaskan komitmen sivitas akademika untuk terus hadir di garis depan kemanusiaan. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam memulihkan trauma penyintas serta mendukung proses rehabilitasi mental masyarakat terdampak.

Dalam amanatnya, Ketua PWM DIY Dr. H. Ikhwan Ahada, S.Ag., M.A., memberikan pesan tegas kepada para relawan. Didampingi oleh Ketua LRB PP Muhammadiyah H. Budi Setiawan dan Ketua Lazismu DIY Jefree Fahana, Ikhwan mengingatkan bahwa tugas ini adalah mandat organisasi.

“Pertama, mari luruskan niat. Teman-teman ke Aceh bukan untuk piknik, bukan untuk healing, tapi ada tugas berat di pundak teman-teman semua,” tegas Ikhwan.

Ia menekankan pentingnya kemampuan adaptasi terhadap budaya lokal dan kondisi lapangan yang tidak normal. “Tugas suci ini adalah bagian dari dakwah, cara Muhammadiyah memahami agama melalui aksi nyata. Jaga kesehatan dan ibadah selama bertugas,” imbuhnya.

Sebelum diterjunkan, tim relawan UAD telah dibekali dengan berbagai materi, mulai dari fikih kebencanaan, asesmen psikososial, hingga pemahaman budaya sosiologis masyarakat. Hal ini dilakukan agar intervensi yang dilakukan dapat berjalan efektif, empatik, dan menghargai kearifan lokal.

Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan pimpinan PWM DIY. Doa dipanjatkan agar seluruh rangkaian misi berjalan lancar serta para relawan senantiasa diberikan keselamatan dalam bertugas hingga kembali ke tanah air. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pusat-Studi-Mitigasi-dan-Penanggulangan-Bencana-PSMPB-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Lepas-Relawan-Kloter-Kedua-ke-Aceh-Foto.-Ito.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-01-05 12:55:032026-01-05 12:55:03Lanjutkan Estafet Kemanusiaan, UAD dan MDMC DIY Lepas Relawan Kloter Kedua ke Aceh
Page 12 of 471«‹1011121314›»

TERKINI

  • Tutup Pengajian Ramadan PWM DIY, Haedar Nashir Tekankan Keadaban Ekologis dan Tajdid dalam Membangun Peradaban05/03/2026
  • HISKI Komisariat UAD Angkat Potensi Tradisi Sasak Berbasis Riset BRIN05/03/2026
  • IMM FTI UAD Selenggarakan Pelatihan Desain Grafis05/03/2026
  • Islam Wasathiyah: Hadirkan Wajah Agama yang Menyejukkan di Ruang Publik05/03/2026
  • KKN UAD Latih Karang Taruna Ubah Kulit Pisang Jadi Cairan Serbaguna05/03/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara Harapan I Presenter Terbaik pada ADIYC 202522/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top