• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Tutup Pengajian Ramadan PWM DIY, Haedar Nashir Tekankan Keadaban Ekologis dan Tajdid dalam Membangun Peradaban

05/03/2026/in Terkini /by Ard

Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. pada pengajian PWM yang diselenggarakan di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses mengadakan penutupan Pengajian Ramadan pada Ahad, 1 Maret 2026 di Amphitarium Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kegiatan yang mengangkat tema “Keadaban Ekologis untuk Masa Depan Semesta” ini tidak hanya berisi penyampaian materi keagamaan, tetapi juga dirangkai dengan momen bersejarah berupa Wisuda Peserta Sekolah Ideologi Muhammadiyah (SIM) Angkatan Pertama.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., menyampaikan amanat puncaknya. Ia mengingatkan para lulusan SIM agar tidak terjebak pada penyederhanaan ideologi Muhammadiyah yang sering kali hanya dimaknai sebagai gerakan amar ma’ruf nahi mungkar. Lebih dari itu, ia menekankan pentingnya mengembalikan semangat tajdid yang utuh, yang mencakup purifikasi dan dinamisasi atau pembangunan (islah). Muhammadiyah tidak boleh hanya bersifat reaksioner terhadap keadaan yang buruk, tetapi harus proaktif membangun kekuatan di bidang ilmu pengetahuan, ekonomi, dan institusi pendidikan guna memiliki daya tawar yang kuat dalam membangun peradaban.

Terkait tema ekologi, Prof. Haedar menyoroti bahwa isu lingkungan harus diletakkan dalam kerangka holistik pandangan Islam. Ia menegaskan bahwa manusia berkedudukan sebagai khalifah yang diamanahkan untuk mengelola alam dengan prinsip mizan (keseimbangan) dan ihsan (kebaikan yang nyata). Islam tidak melarang manusia memanfaatkan kekayaan alam untuk membangun peradaban, seperti infrastruktur pendidikan maupun kesejahteraan ekonomi, asalkan tidak merusak secara ekstrem dan tetap mematuhi etika serta kebijakan konservasi. Ia mengingatkan agar umat Islam tidak terjebak pada pandangan ekologis yang terlalu ekstrem yang justru bisa menghambat kemajuan dan misi pembangunan umat di dunia nyata.

Lebih lanjut, Prof. Haedar berpesan kepada warga Muhammadiyah, khususnya di DIY, untuk terus bergerak dan tidak terlena di zona nyaman. Ia mengibaratkan organisasi yang lengah seperti “kasur tua” yang terasa nyaman digunakan namun sebenarnya menyimpan banyak penyakit di dalamnya. Oleh karena itu, Muhammadiyah di DIY didorong untuk terus menjadi percontohan kekuatan yang berkemajuan, merebut kejayaan peradaban melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan penguatan ekonomi.

Acara kemudian ditutup secara resmi oleh Ketua PWM DIY, Dr. Muh. Ikhwan Ahada, S.Ag., M.A. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara sekaligus memaparkan sejumlah capaian gemilang PWM DIY. Di antaranya adalah keberhasilan Lazismu DIY meraih predikat terbaik tiga tahun berturut-turut, Majelis Dikdasmen yang menjadi juara umum OlympicAD VIII di Makassar, serta Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) yang meraih penghargaan Kalpataru dari Gubernur DIY. Selain itu, Majelis Lingkungan Hidup (MLH) juga turut meluncurkan buku bertajuk Ekologi Berkemajuan sebagai bukti nyata komitmen persyarikatan terhadap kelestarian alam.

Sebagai penutup laporannya, ia menyinggung progres perluasan amal usaha pendidikan melalui pembangunan Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) di Kota Yogyakarta dan rencana pembangunan sekolah berbasis boarding di Kulon Progo. Ia berharap seluruh capaian dan rencana pembangunan ini dapat menjadi mercusuar pendidikan yang menghantarkan Muhammadiyah pada terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Acara pengajian ini pun diakhiri dengan doa bersama, menandai tuntasnya rangkaian kajian Ramadan dengan semangat dan wawasan baru bagi para kader persyarikatan. (Ito)

uad.ac.id

 

Tags: Berita, Berita UAD, Dosen, Dosen UAD, Mahasiswa, Mahasiswa UAD, Muhammadiyah, News UAD, UAD, UAD Jogja, UAD Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan, WeAreUAD
https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ketua-Umum-PP-Muhammadiyah-Prof.-Dr.-Haedar-Nashir-M.Si_.-pada-pengajian-PWM-yang-diselenggarakan-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-03-05 11:23:372026-03-05 11:23:37Tutup Pengajian Ramadan PWM DIY, Haedar Nashir Tekankan Keadaban Ekologis dan Tajdid dalam Membangun Peradaban
You might also like
Mahasiswa KKN UAD Ajak Warga Kasihan Bantul Tingkatkan Kesadaran Pemilahan Sampah
PPK Ormawa HMPS Fisika Pamerkan Hasil Bumi Masyarakat Gunungkidul
Upaya Tingkatkan Self- Awareness Siswa dengan Permainan Monolaga
Kisah Inspiratif Silmi Kaffah, Lulus S2 Farmasi dengan Cepat
UAD Jadi Tuan Rumah Peksimiprov DIY Tangkai Lomba Sastra
Membedah 'Profil Lulusan' Lewat Analogi Dapur Gulai di Workshop OBE AFEB PTMA

PRESTASI

  • Buat Inovasi Minuman Sehat Purple Moo, Tim UAD Juara I Video Kreatif Usaha21/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Tangkai Lomba Keroncong Putra pada PEKSIMIPROV DIY 202620/07/2026
  • Tempura Kocek, Inovasi Camilan Khas Jawa Timur Karya Mahasiswa UAD20/07/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Short Semi Documentary Kategori Cinematography pada SILAT APIK PTMA 202620/07/2026
  • Citara, Inovasi Mochi Rasa Nusantara Karya Mahasiswa UAD19/07/2026

FEATURE

  • Shaldan dan Tantangannya di ONMIPA Perguruan Tinggi 202621/07/2026
  • Irgiawan Aditya Rangga Alumnus UAD dengan Segudang Prestasi Akademik dan Nonakademik03/07/2026
  • Kisah Noval Arwansyah: Belajar, Bertumbuh, dan Berprestasi03/07/2026
  • Menggali Makna Hijrah Rasulullah: Benteng Keselamatan dan Kunci Masyarakat Madani27/06/2026
  • Hukum Puasa Asyura Tanpa Tasu’a: Kajian Ahad Pagi UAD Kupas Tuntas Fikih Muharram22/06/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top