• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Kemuliaan Guru sebagai Penjaga Peradaban

17/12/2025/in Feature /by Ard

Dr. Mhd. Lailan Arqam, M.Pd.I., Dosen Dosen Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Mawar)

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menyelenggarakan Pengajian Bulanan Mahasiswa ke-5 pada Rabu, 26 November 2025. Kegiatan ini menghadirkan penceramah Dr. Mhd. Lailan Arqam, M.Pd.I., Dosen Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) sekaligus Direktur Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta. Mengusung tema “Guru Hebat, Pimpinan Umat: Memantaskan Diri Sejak di Bangku Kuliah”, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan spiritual sekaligus penguatan identitas bagi calon pendidik.

Dr. Lailan menegaskan kedudukan guru sebagai profesi yang tidak hanya mengajar, tetapi juga membentuk arah peradaban.

“Kita harus sepakat dulu bahwa guru itu bukan sekadar profesi, bukan pula peranan sederhana, tetapi memiliki peran penting dan strategis,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa guru merupakan representasi masa depan bangsa. “Kalau ingin melihat seperti apa kehidupan bangsa ini 20, 30, bahkan 50 tahun ke depan, lihatlah dari calon-calon gurunya,” ujarnya.

Dr. Lailan juga menyampaikan ilustrasi anekdot mengenai tiga calon penghuni surga, yaitu seorang ahli ibadah (abid), seorang dermawan, dan seorang ilmuwan. Ketiganya berlomba ingin masuk surga terlebih dahulu. Setiap kali malaikat bertanya sumber amal dan ilmu mereka, semuanya menjawab: “Dari guru.”

Dari kisah itu, ia menyimpulkan, “Berarti yang paling berhak masuk surga pertama adalah guru. Dan siapa guru itu? Ya, kalian mahasiswa FKIP UAD,” tandasnya.

Lebih jauh, ia menerangkan bahwa pendidik pertama dalam sejarah peradaban adalah Allah Swt. sendiri. “Pemilik ilmu, penguasa ilmu, dan sumber ilmu itu adalah Allah. Adam tidak tahu apa-apa hingga Allah mengajarinya,” jelasnya. Dari titik itu, ia menggambarkan bagaimana pengetahuan berkembang dari generasi ke generasi hingga lahirlah peradaban manusia yang terus bertumbuh melalui proses belajar.

Ia juga mengingatkan bahwa profesi guru merupakan kelanjutan dari misi kenabian. “Setelah Nabi wafat, misi keagamaan tidak berhenti. Yang melanjutkan siapa? Para guru, para mualim, orang-orang mulia yang meneruskan perjuangan Nabi,” tuturnya.

Menurutnya, guru tidak hanya melakukan transfer ilmu, tetapi juga membangun karakter, moral, dan budaya masyarakat. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Mhd.-Lailan-Arqam-M.Pd_.I.-Dosen-Dosen-Magister-Pendidikan-Agama-Islam-MPAI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Mawar.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-17 09:35:382025-12-17 09:35:38Kemuliaan Guru sebagai Penjaga Peradaban

IMM FAI UAD Terbitkan Majalah Digital Iqra’ Digest

17/12/2025/in Terkini /by Ard

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. IMM FAI UAD)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan (IMM FAI UAD) berhasil menerbitkan tiga edisi majalah digital dengan tema yang beragam. Majalah ini diberi nama Iqra’ Digest. Pada tahun 2025, IMM FAI UAD menerbitkan edisi kedua pada 1 Juni, edisi ketiga pada 3 Oktober, dan edisi terbaru pada 6 Desember 2025.

Program kerja ini digagas oleh Bidang Tablig dan Kajian Keislaman yang diketuai oleh Gaesa Kahfi, dengan anggota Fathi Ahmad Al-Hajjaj, Maulana Arinal Haq, Khusnul Khatimah, Afroh Hana Taqiya, dan Hanifah Ilmiyati. Susunan pengurus majalah Iqra’ Digest dipimpin oleh Faiq Husaini sebagai pemimpin redaksi, bersama Aisy Safina dan Farras Abidah sebagai tim redaksi.

Edisi Kedua (1 Juni 2025) bertema “Dakwah Meneduhkan”. Edisi ini membahas bagaimana seorang dai dapat menyampaikan ajaran Islam dengan cara yang menenangkan hati. Yusuf Hanafiah, S.Pd.I., M.Pd.I., selaku Pembina IMM FAI UAD, menjadi penulis utama.

Edisi Ketiga (3 Oktober 2025) mengangkat tema “Kemerdekaan”. Edisi ini menyoroti pentingnya kesehatan mental sebagai bagian dari kemerdekaan bangsa. Pesan utamanya adalah bahwa kemajuan Indonesia tidak hanya bergantung pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada kesehatan mental masyarakatnya.

Edisi Keempat (6 Desember 2025) diluncurkan bersamaan dengan penutupan Semarak Musyawarah Komisariat (Musykom) IMM FAI UAD di Amfiteater Kedokteran UAD. Edisi ini menjadi istimewa karena berisi tulisan-tulisan kader IMM FAI UAD yang dikemas sebagai “surat cinta” untuk komisariat. Edisi ini menjadi penutup yang berkesan di akhir periode kepengurusan IMM FAI UAD.

Peluncuran Iqra’ Digest diharapkan menjadi wadah ekspresi kader IMM FAI UAD dalam menyalurkan gagasan melalui tulisan. Selain itu, majalah ini diharapkan dapat menjadi media pengembangan bakat kepenulisan sekaligus sumber pengetahuan dan wawasan baru bagi para pembaca.

Dengan hadirnya Iqra’ Digest, IMM FAI UAD menegaskan komitmennya untuk merawat tradisi intelektual di kalangan mahasiswa. Majalah ini bukan hanya dokumentasi gagasan, melainkan juga jejak perjuangan literasi yang diharapkan terus tumbuh, meluas, dan menginspirasi pada periode-periode selanjutnya. (Faiq/Tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ikatan-Mahasiswa-Muhammadiyah-IMM-Fakultas-Agama-Islam-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-IMM-FAI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-17 09:27:512025-12-17 09:27:51IMM FAI UAD Terbitkan Majalah Digital Iqra’ Digest

Inovasi Riset Dosen UAD Tampilkan Deterjen Ramah Lingkungan di Ajang Ecothon ASEAN

17/12/2025/in Terkini /by Ard

Tim peneliti dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Tim Riset FTI UAD)

Tim peneliti dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) siap membuktikan potensi komersial hasil riset mereka dalam ajang Ecothon Alumni Global Acceleration Program yang diselenggarakan oleh ASEM SMEs Eco Innovation Center (ASEIC) bersama Hanns-Seidel Foundation (HSF) pada 8-11 Desember 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Pada ajang bergengsi tingkat Asia Tenggara tersebut, LESIK terpilih sebagai salah satu dari lima startup yang mewakili Indonesia dan masuk dalam 15 startup terbaik se-Asia Tenggara. Inovasi yang dipresentasikan merupakan hasil riset dosen lintas program studi di FTI UAD yang diketuai oleh Ir. Hayati Mukti Asih, S.T., M.Sc., Ph.D., bersama Ir. Rachma Tia Evitasari, S.T., M.Eng., Tatbita Titin Suhariyanto, S.T., M.Sc., serta Ir. Muhammad Faishal, S.T., M.Eng., Ph.D.

LESIK merupakan deterjen biodegradable berbasis biosurfaktan alami dari buah lerak (Sapindus rarak) yang kaya akan saponin. Formula ini menjadikan LESIK bersifat hipoalergenik, aman bagi kulit sensitif, sekaligus memiliki daya bersih tinggi. Tidak hanya berfokus pada fungsi pembersih, produk ini juga menawarkan solusi konkret terhadap persoalan lingkungan, khususnya pencemaran air limbah domestik (greywater).

Berbeda dengan deterjen konvensional yang kerap meninggalkan residu persisten, LESIK dirancang 100% mudah terurai, bebas fosfat, serta telah dilindungi melalui Paten Sederhana. Kualitas produk ini juga telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) melalui pengujian di laboratorium tersertifikasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) dan memiliki izin edar. Inovasi tersebut menjadi wujud nyata komitmen tim peneliti UAD terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

Keikutsertaan tim dosen UAD dalam Ecothon tidak sekadar untuk pameran inovasi, melainkan membuktikan kesiapan bisnis (investor readiness) dari produk LESIK. “Inovasi ini adalah jembatan antara laboratorium dan pasar,” ujar Ir. Hayati Mukti Asih, S.T., M.Sc., Ph.D.

Ia menegaskan bahwa riset akademik memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi bisnis yang berdampak luas. “Kami ingin menunjukkan bahwa riset kampus dapat melahirkan usaha yang skalabel, memberikan dampak sosial, sekaligus merevitalisasi kearifan lokal Indonesia menuju industri masa depan yang zero waste,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tim saat ini tengah mencari dukungan pendanaan untuk sertifikasi skala industri dan peningkatan kapasitas produksi agar LESIK dapat bersaing dan mendominasi pasar deterjen ramah lingkungan. Melalui pencapaian ini, tim peneliti berharap peran perguruan tinggi semakin diakui sebagai sumber utama lahirnya solusi inovatif bagi tantangan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (Hay)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-peneliti-dari-Fakultas-Teknologi-Industri-FTI-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Tim-Riset-FTI-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-17 09:19:462025-12-17 09:19:46Inovasi Riset Dosen UAD Tampilkan Deterjen Ramah Lingkungan di Ajang Ecothon ASEAN

Tapak Suci UAD Sabet Kontingen Terbaik di UIKA Championship 2 Bogor

16/12/2025/in Prestasi /by Ard

Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Tifa)

Tapak Suci Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menegaskan dominasinya dalam dunia pencak silat dengan meraih gelar Kontingen Terbaik pada Kejuaraan Pencak Silat UIKA Championship 2 yang digelar di GOR Gymnasium Sekolah Vokasi IPB, Bogor. Predikat ini diraih melalui capaian 12 medali emas, 8 perak, dan 3 perunggu, sekaligus memperkukuh posisi Tapak Suci UAD sebagai salah satu perguruan pencak silat kampus paling kompetitif di Indonesia pada tanggal 5-8 Oktober 2025.

Selama empat hari pelaksanaan, para pesilat UAD menunjukkan performa luar biasa di berbagai nomor pertandingan. Sejumlah atlet sukses meraih podium tertinggi, di antaranya Wulan Eka Sari dari program studi (prodi) Ekonomi Pembangunan meraih Juara 1, Hasbi Assyakira Abdillah dari prodi Teknik Industri meraih Juara 1 , Reydiyansya S. Damopolii dari prodi Informatika Juara 1 di kelas D putra, serta Padma Dwi Latifah dari prodi Akuntansi Juara 1 di kelas F putri. Prestasi gemilang juga datang dari Fadhillah Rafif Wijaya dari prodi Bisnis Jasa Makanan Juara 1 kelas under A, Dziqriya Lissaada prodi PBSI Juara 1 pada kategori Seni Tunggal Putri, dan Erlin Maytonika Pritama PGSD Juara 1 di kelas A putri. Nama-nama lain yang turut mempersembahkan medali bagi UAD meliputi Catur Fauzan Hidayatullah prodi PAI Juara 2 pada kelas J putra, Noura Afifah Hilwana prodi Ilkom Juara 2 pada kelas A putri, Nasrulloh Maulana Abdillah prodi Ilmu Hadis Juara 2 kelas C Putra, Syawal Wahyu Hartanto prodi PAI Juara 2 Kelas E Putra, serta Oktario Gibran Kanzul Haq prodi Hukum Juara 3 kelas F putra, yang berhasil menambah koleksi medali perak dan perunggu.

Tak hanya itu, Cahaya Permata Dehantoro prodi Bimbingan Konseling  juga tampil impresif dengan merebut Juara 1 Kelas B Putri, disusul prestasi dari Nabil Musaffa dari prodi Manajemen Juara 2 kelas G Putra, Ahmad Faisal Rahman prodi Hukum Juara 1 kelas I putra, dan Iqlima Khoirun Nisa prodi Gizi Juara 3 kelas C putri, yang turut mengharumkan nama kontingen. Keberhasilan tersebut semakin lengkap dengan pencapaian Sabil Isan Permana dari prodi Perbankan Syariah yang tidak hanya meraih Juara 1 Kelas C Putra tetapi juga dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik Putra. Medali tambahan juga dipersembahkan oleh Regina Izzati dari prodi PGSD Juara 2 kelas Under putri, Ahmad Fatihul Azhar dari prodi Manajemen Juara 2 kelas B putra, Muhammad Fikria Izzuddin dari prodi BK Juara 1 kelas H putra, Ghouts ‘Adn Muntaha dari prodi Pendidikan Bahasa Inggris Juara 3 kelas C putra, Izza Nur Qoriroh Umamy dari Ilmu Komunikasi Juara 1 Solo Kreatif Putri, serta Selli Anggraeni dari prodi Ilmu Hukum Juara 2 kelas D putri,. Rangkaian kemenangan ini menjadi bukti luasnya kontribusi dari berbagai fakultas dalam mengangkat prestasi Tapak Suci UAD.

Prestasi besar ini mencerminkan kekuatan pembinaan serta kerja keras para pelatih dan atlet Tapak Suci UAD. Salah satu peraih Juara 1, Cahaya Permata Dehantoro, membagikan kesan singkatnya setelah melewati proses kompetisi yang ketat. “Kejuaraan di IPB Bogor memberi saya banyak pelajaran tentang perjuangan. Proses latihan yang berat justru membuat saya lebih kuat dan percaya bahwa kerja keras tidak pernah sia-sia,” ujarnya.

Ia juga memberikan pesan penuh motivasi, “Emas ini saya persembahkan untuk orang tua, pelatih, dan tim. Siapa pun bisa menang asalkan mau terus berproses dan tidak menyerah.” Momentum ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi seluruh kader Tapak Suci UAD untuk terus mempertahankan prestasi dan membuka jalan menuju keberhasilan di tingkat nasional maupun internasional.(Tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tapak-Suci-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Tifa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-16 10:46:192025-12-16 10:46:19Tapak Suci UAD Sabet Kontingen Terbaik di UIKA Championship 2 Bogor

Sehari Menjadi Dahlan Muda #3

16/12/2025/in Terkini /by Ard

 

Kegiatan Sehari Menjadi Dahlan Muda #3 oleh Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan Sehari Menjadi Dahlan Muda #3 bertajuk “Semua Bisa Kuliah di UAD” pada 15 Desember 2025 di Amphitarium Lantai 9 Kampus IV UAD. Sebanyak 280 siswa/siswi SMA/MA/SMK dari seluruh Indonesia dengan antusias tinggi mengikuti rangkaian acara dengan penuh semangat hingga akhir.

Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., ditandai dengan penyerahan simbolis kepada perwakilan peserta sebagai bentuk penyambutan Dahlan Muda.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, “Penari Jawa memakai sanggul, sanggul dipakai di saat pesta. Kalau adik-adik mencari kampus unggul, insyaallah UAD pilihannya.”

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. apt. Wahyu Widyaningsih, M.Si., Kepala Biro Akademik dan Admisi UAD. Ia berharap kegiatan dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada peserta untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Ia juga memperkenalkan berbagai kegiatan kemahasiswaan di UAD serta berbagai pilihan program beasiswa.

Sesi materi pertama disampaikan oleh Dr. Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A., Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD, dengan topik “Menjadi Dahlan Muda Tangguh”. Ia menekankan pentingnya penguatan keterampilan nonakademik seperti komunikasi efektif, kepemimpinan, dan manajemen diri untuk menghadapi tuntutan dunia kerja.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Andi Bintang Toar Dondok, mahasiswa berprestasi UAD, yang memaparkan tahapan menjadi mahasiswa unggul. Hadir pula Choirul Huda, mahasiswa sekaligus influencer, yang berbagi pengalaman mengembangkan potensi diri melalui media sosial, organisasi, dan jejaring.

Rangkaian kegiatan Sehari Menjadi Dahlan Muda #3 berlangsung tertib dan inspiratif, meliputi pembukaan, pemaparan materi, pengenalan serta simulasi robot oleh Robotic Development Community (RDC) UAD, ishoma, hingga campus tour 11 fakultas.

Melalui kegiatan ini, UAD menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang inklusif dan unggul dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Indonesia. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kegiatan-Sehari-Menjadi-Dahlan-Muda-3-oleh-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-16 10:37:322025-12-16 10:37:32Sehari Menjadi Dahlan Muda #3

Pharmacy Club UAD Sukses Gelar Kelas Formulasi #2

16/12/2025/in Terkini /by Ard

Kelas Formulasi #2 oleh Lembaga Semi Otonom (LSO) Pharmacy Club Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. LSO Farmasi)

Lembaga Semi Otonom (LSO) Pharmacy Club Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan Kelas Formulasi #2 dengan tema “Glow & Go: Blush On Fusion – Crafting Color, Creating Confidence”. Kegiatan edukatif ini berlangsung pada Sabtu, 6 Desember 2025, di Laboratorium Farmasetika Fakultas Farmasi UAD mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Program ini dihadirkan sebagai bentuk pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa untuk memahami formulasi sediaan kosmetika, khususnya produk blush on yang saat ini semakin diminati dan memiliki prospek tinggi di industri kecantikan.

Kegiatan menghadirkan pemateri apt. Putri Rachma Novitasari, M.Pharm.Sci., dosen Fakultas Farmasi UAD. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan teori dasar formulasi blush on, pemilihan bahan seperti emolien, lilin, serta pigmen, dan peran masing-masing bahan dalam memengaruhi stabilitas, tekstur, serta keamanan produk.

“Setiap bahan memiliki karakteristik yang menentukan kualitas akhir sediaan. Mahasiswa perlu memahami hal ini agar mampu menghasilkan formulasi yang baik dan aman,” ujarnya.

Ketua Pelaksana, Anggun Shelsa, mengatakan bahwa acara berlangsung lancar dan interaktif. “Peserta sangat antusias, terutama saat sesi praktik. Mereka dapat mencoba langsung mulai dari proses pencairan bahan, pencampuran pigmen, homogenisasi, hingga pembentukan blush on,” tuturnya.

Setelah sesi materi dan tanya jawab, kegiatan berlanjut dengan praktik laboratorium. Peserta diajak membuat blush on secara mandiri dengan panduan pemateri dan panitia. Seluruh anggota Pharmacy Club terlibat dalam kegiatan ini, baik sebagai panitia maupun peserta, dengan dukungan dari fakultas serta dosen terkait.

Ketua Pharmacy Club, Feno Rasendria Hanif, menyampaikan harapannya. “Kami berharap mahasiswa mampu memahami konsep dasar formulasi blush on, mengenal fungsi setiap bahan, dan mengaplikasikannya dalam praktik. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan inovasi kosmetik yang aman dan efektif,” ujarnya. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kelas-Formulasi-2-oleh-Lembaga-Semi-Otonom-LSO-Pharmacy-Club-Fakultas-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-LSO-Farmasi.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-16 10:24:542025-12-16 10:24:54Pharmacy Club UAD Sukses Gelar Kelas Formulasi #2

Mahasiswa UAD Ajak Anak KB RA Sahabat Kenali Pentingnya Makanan Sehat

15/12/2025/in Terkini /by Ard

Tiga mahasiswa penerima Beasiswa Talenta Unggul Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Tsulusiyah)

Pada Selasa, 2 Desember 2025, tiga mahasiswa penerima Beasiswa Talenta Unggul Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kegiatan Dahlan Muda Menginspirasi di KB RA Sahabat. Mereka adalah Nafisa Anindya Kusumo (NIM 2444036042) dan Fadhilah Putri Dwiyanti (NIM 2444036211) dengan dosen pembimbing Dyah Suryani, S.Si., M.Kes., serta Adellia Iftinan Syafitri (NIM 2444070006) dengan dosen pembimbing Nurul Putrie Utami, S.Gz., M.P.H.

Program Dahlan Muda Menginspirasi ditujukan untuk memberikan edukasi penting mengenai pola makan sehat kepada anak-anak. Selain itu, juga menjadi sarana bagi mahasiswa UAD untuk mengasah kemampuan komunikasi publik serta menumbuhkan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta pemahaman sejak dini tentang pentingnya konsumsi makanan sehat sebagai bagian dari pembentukan perilaku hidup bersih dan bergizi.

Kegiatan yang bertema “Pentingnya Konsumsi Makanan Sehat” ini berlangsung mulai pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh sekitar 35 murid Kelompok Bermain (KB) dan Raudhatul Athfāl (RA). Melalui program ini, para mahasiswa memberikan edukasi mengenai manfaat makanan sehat yang meliputi konsumsi karbohidrat, protein, buah, serta sayuran. Selain sesi penyampaian materi, anak-anak juga diajak melakukan aktivitas mewarnai gambar buah dan sayur untuk memperkuat pemahaman mereka.

Kepala KB RA Sahabat, Firdla Nisa Sucyana, S.ST., menyampaikan apresiasinya atas kunjungan edukatif tersebut. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peserta didik untuk meningkatkan wawasan mereka. Kegiatan ini membantu anak-anak untuk meningkatkan pengetahuan tentang makanan sehat dan berbagai contohnya. Anak-anak juga senang belajar bersama kakak-kakak UAD,” ujarnya.

Salah satu narasumber, Nafisa Anindya Kusumo, menuturkan bahwa antusiasme peserta menjadi dorongan positif bagi keberlangsungan kegiatan. “Anak-anak semua terlihat antusias ketika sesi presentasi maupun kegiatan mewarnai. Semoga dengan kegiatan ini mereka bisa lebih menyukai makanan sehat terutama buah dan sayur,” ungkapnya. (Doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tiga-mahasiswa-penerima-Beasiswa-Talenta-Unggul-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Tsulusiyah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-15 11:20:022025-12-15 11:20:02Mahasiswa UAD Ajak Anak KB RA Sahabat Kenali Pentingnya Makanan Sehat

UAD Juara II Perguruan Tinggi Paling Inovatif pada Abdidaya Ormawa 2025

15/12/2025/in Prestasi /by Ard

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Juara II Perguruan Tinggi Paling Inovatif pada Abdidaya Ormawa 2025 (Foto. Annove)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Abdidaya Ormawa 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia (RI). Pada puncak penghargaan yang berlangsung Sabtu, 6 Desember 2025, di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), UAD berhasil meraih Juara II kategori Perguruan Tinggi Paling Inovatif. Capaian ini menjadi bukti komitmen UAD dalam menghadirkan inovasi-inovasi pendampingan bagi Program Penguatan Kapasitas (PPK) Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa).

Menurut Dr. Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A., Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD, prestasi ini merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani oleh organisasi kemahasiswaan UAD dalam program PPK Ormawa.

“Setiap tahunnya, alhamdulillah UAD selalu ikut program PPK Ormawa. Setelah sosialisasi, pendampingan, lalu submit proposal, proposal-proposal dari Ormawa UAD bisa lolos mendapatkan pendanaan,” jelasnya.

Pada tahun 2025, UAD mengajukan 10 proposal sesuai kuota yang ditetapkan. Dari jumlah tersebut, enam proposal berhasil memperoleh pendanaan, kemudian menjalankan program pengabdian masyarakat selama empat hingga lima bulan. Program tersebut mencakup berbagai topik, di antaranya desa sehat, desa hutan, desa literasi, desa bencana, hingga sekolah perempuan. Selama pelaksanaan, setiap tim menghasilkan luaran seperti artikel publikasi ilmiah, konten media sosial, poster, dan video program.

Setelah melalui proses monitoring dan evaluasi (monev) internal oleh UAD serta monev eksternal oleh Kemendikbudristek, tiga tim UAD dinyatakan lolos ke program Abdidaya. Tim tersebut berasal dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Farmasi, Himpunan Mahasiswa (HIMA) Teknologi Pangan, dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Psikologi. Ketiganya kemudian mewakili UAD dalam ajang Abdidaya Ormawa 2025 di UMM.

“Pada akhirnya mereka berhasil mendapatkan kejuaraan-kejuaraan, dan kita juga mendapatkan Juara II Perguruan Tinggi Paling Inovatif, yang berarti UAD sangat berkomitmen memberikan inovasi-inovasi dalam pendampingan program PPK Ormawa,” ujar Dr. Choirul.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar penghargaan, melainkan dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pendampingan bagi Ormawa. Dalam dua tahun sebelumnya, UAD juga memperoleh penghargaan sebagai Perguruan Tinggi dengan Support System Terkomprehensif, yang menunjukkan konsistensi UAD dalam memaksimalkan peran perguruan tinggi untuk pemberdayaan masyarakat melalui program mahasiswa.

“Kita tentu sangat bersyukur dengan kejuaraan tersebut, tetapi esensi dari kebersyukuran ini adalah semangat dan memberikan energi positif untuk memberikan inovasi-inovasi pendampingan yang lebih baik. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih baik lagi,” tuturnya.

Dr. Choirul berharap penghargaan ini mampu menjadi energi positif bagi seluruh mahasiswa. “Semoga penghargaan ini memberikan semangat kepada adik-adik mahasiswa agar terus mengimplementasikan program pengabdian masyarakat melalui PPK Ormawa, lebih kompak, lebih inovatif, kreatif, dan mampu memanajemen waktu dengan baik,” pesannya.

Ia menekankan bahwa prestasi mahasiswa merupakan hasil proses panjang dan pendampingan yang terstruktur. “Prestasi mahasiswa itu by design, tidak datang begitu saja. Perlu kesabaran, ketelatenan, dan keuletan dalam membersamai adik-adik berproses agar mereka bisa memberikan yang terbaik,” pungkasnya.

Dengan raihan ini, UAD kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen terhadap inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kapasitas organisasi mahasiswa secara berkelanjutan. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Juara-II-Perguruan-Tinggi-Paling-Inovatif-pada-Abdidaya-Ormawa-2025-Foto.-Annove.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-15 11:07:472025-12-15 11:07:47UAD Juara II Perguruan Tinggi Paling Inovatif pada Abdidaya Ormawa 2025

IMM FSBK UAD Gelar Aksi Donor Darah

15/12/2025/in Terkini /by Ard

Aksi Donor Darah oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. IMM FSBK)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar kegiatan donor darah pada 2 Desember 2025 di Hall Kampus IV UAD. Kegiatan ini ditujukan untuk para kader IMM FSBK serta masyarakat umum dengan tujuan menolong sesama dan memberikan harapan hidup bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.

Kegiatan ini merupakan program kerja dari Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Sospem) IMM FSBK yang bekerja sama langsung dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Yogyakarta.

Menurut Daffa Aulia Dzaky, Kepala Bidang Sospem, aksi donor darah ini disambut baik oleh peserta dari kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum. “Saya tidak menyangka ternyata masih banyak anak muda yang masih sangat antusias dan menyambut baik kegiatan ini, walaupun beberapa dari mereka terlihat takut dengan jarum suntik,” katanya.

Menurut Daffa, kegiatan ini berjalan sukses, melebihi target yang direncanakan. “Alhamdulillah, sesuai harapan. Dari target minimal yang sudah ditetapkan, justru kami dapat lebih dari itu. Dari yang awalnya kami targetkan 30 pendaftar, tetapi saat itu kami mendapatkan 41 pendaftar,” katanya.

Daffa menambahkan bahwa kegiatan donor darah ini berhasil mendapatkan 16 kantong darah yang tentunya telah melampaui target yang ditentukan, yaitu 10 kantong.

Daffa berharap kegiatan ini dapat diselenggarakan dengan rutin supaya dapat membantu masyarakat yang membutuhkan serta memberikan manfaat untuk para pendonor darah.

“Saya berharap kegiatan ini rutin diselenggarakan karena masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan stok-stok darah yang baru. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi kalender wajib yang lebih terjadwal agar teman-teman dapat mendonorkan darah secara teratur,” tutupnya. (Nah)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Aksi-Donor-Darah-oleh-Ikatan-Mahasiswa-Muhammadiyah-IMM-Fakultas-Sastra-Budaya-dan-Komunikasi-FSBK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-IMM-FSBK.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-15 10:55:532025-12-15 10:55:53IMM FSBK UAD Gelar Aksi Donor Darah

Hubungan Agama dengan Kondisi Psikologis Manusia

15/12/2025/in Feature /by Ard

Dr. Ruslan Fariadi AM, S.Ag., M.S.I. dalam PSYTALK Paris 2025 (Foto. Annove)

Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan PSYTALK Paris 2025 pada Sabtu, 6 Desember 2025 melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Ruslan Fariadi AM, S.Ag., M.S.I. sebagai narasumber dengan topik “Psikologi Beragama: Dari Fanatisme Menuju Kesadaran Berpikir Rasional.” Acara ini diikuti oleh Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Prancis serta warga negara Indonesia yang tinggal di Paris.

Dr. Ruslan menjelaskan bahwa psikologi agama merupakan disiplin yang mempelajari hubungan antara ajaran agama dan kondisi psikologis manusia. Agama, menurutnya, tidak hanya berfungsi sebagai sistem kepercayaan, tetapi juga memengaruhi cara seseorang berpikir, merespons emosi, berinteraksi sosial, hingga membentuk identitas personal.

Pengalaman keberagamaan seseorang dapat berpengaruh signifikan terhadap kesehatan mental, baik sebagai sumber ketenangan maupun potensi munculnya masalah psikologis jika dipahami secara ekstrem. Sehubungan dengan hal tersebut, Al-Qur’an memuat berbagai ayat yang menyinggung kesehatan mental, faktor penyebab, dan terapi agar seseorang tidak mengalami penyakit mental, seperti bipolar, anxiety disorder, stres, dan depresi, di antaranya dalam QS. Al-Ma’arij ayat 19-32 dan QS. Thaha ayat 124-126.

Dalam pemaparannya, Dr. Ruslan mengupas secara mendalam mengenai cara beragama yang ideal agar seseorang terhindar dari al-Ghuluw wa al-Ifrath atau ekstremisme dan fanatisme buta. Berdasarkan ajaran Nabi Muhammad SAW, Islam hadir dengan prinsip hanifiyah atau lurus dan samhah atau toleran. Beliau menyampaikan sejumlah hadis yang menegaskan bahwa agama yang dicintai Allah adalah agama yang lurus dan penuh kelapangan, serta bahwa Nabi diutus untuk membawa kasih sayang, bukan kecaman atau cercaan.

Konsep kelembutan dan santun dalam beragama juga ditegaskan melalui QS. Ali Imran ayat 159, yang memerintahkan umat Islam untuk bersikap lembut, memaafkan, serta bermusyawarah. Sikap kasar, menurut ayat tersebut, justru menjauhkan manusia dari kebenaran agama.

Di samping itu, Dr. Ruslan menjelaskan bahwa lawan dari toleransi adalah intoleransi, yang salah satunya berbentuk ta’assub yang berarti fanatisme buta dan ghuluw yang berarti melampaui batas dalam keyakinan dan tindakan. Kedua sikap ini merupakan ciri dari cara beragama yang tidak sehat karena menutup ruang dialog dan menolak perbedaan.

Dalam konteks inilah Islam mengajarkan konsep wasathiyah atau moderasi beragama. Moderasi bukan berarti bersikap setengah-setengah, melainkan menjalankan agama secara lurus, proporsional, dan tidak ekstrem. Sikap moderat memungkinkan seseorang menjalankan ajaran agama tanpa menghilangkan ruang toleransi terhadap sesama, baik internal umat Islam maupun lintas agama.

Faktor-faktor yang memengaruhi seseorang dapat bersikap moderat antara lain tingkat pendidikan, pengalaman hidup, keterbukaan pikiran, interaksi sosial yang luas, kemampuan berpikir kritis, serta literasi keagamaan. Menurut Dr. Ruslan, semakin luas wawasan seseorang, semakin kecil kemungkinan dirinya terjebak dalam pandangan ekstrem.

Salah satu bagian penting dalam materi adalah pembahasan mengenai peran akal. Islam, menurut Dr. Ruslan, menempatkan akal pada posisi yang proporsional. Agama tidak mendewakan akal, tetapi juga tidak mengabaikannya. Banyak ayat Al-Qur’an yang mengajak manusia untuk berpikir, merenung, dan menggunakan logika dalam memahami ajaran agama.

Akal difungsikan untuk memproses informasi, menimbang argumentasi, dan menghindarkan manusia dari kesesatan yang diakibatkan ketidaktahuan. Dengan demikian, rasionalitas menjadi pilar penting dalam menjaga keberagamaan yang sehat. Hal ini ditegaskan melalui sabda Nabi: “Agama itu untuk orang yang berakal; tidak ada agama bagi orang yang tidak berakal.”

Pada sesi diskusi, peserta mengajukan pertanyaan mengenai kehidupan muslim di negara minoritas, cara menjaga konsistensi dalam beragama tetapi tetap terbuka terhadap perbedaan, hingga hukum berbagi hadiah dengan nonmuslim. Diskusi berlangsung dinamis dan menunjukkan tingginya antusiasme peserta terhadap isu moderasi beragama.

Melalui PSYTALK Paris 2025, Dr. Ruslan mendorong pemahaman keberagamaan yang lebih dewasa, yaitu toleran, rasional, dan selaras dengan nilai kemanusiaan universal. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dr.-Ruslan-Fariadi-AM-S.Ag_.-M.S.I.-dalam-PSYTALK-Paris-2025-Foto.-Annove.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-12-15 10:46:312025-12-15 10:46:31Hubungan Agama dengan Kondisi Psikologis Manusia
Page 26 of 480«‹2425262728›»

TERKINI

  • UAD Gelar Sumpah Profesi Psikolog Angkatan II Periode 202610/04/2026
  • Bedah Strategi 7 Jurus BK Hebat untuk Guru Wali10/04/2026
  • UAD Terima Kunjungan Dubes Inggris Bahas Isu Energi dan Iklim09/04/2026
  • Pentingnya Memperhatikan Kesehatan Mental Guru Wali09/04/2026
  • KKN UAD Edukasi PHBS Sejak Dini di PAUD Aisyiyah Tegalsari08/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top