• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Ketua Kolegium Farmasi Indonesia Dorong Apoteker Baru Buktikan Kompetensi di Lapangan

06/10/2026/in Terkini /by Ard

Ketua Kolegium Farmasi Indonesia pada Sumpah Apoteker Program Studi PPA Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Ketua Kolegium Farmasi Indonesia, Prof. Dr. apt. Dyah Aryani Perwitasari, M.Si., Ph.D., FISQua, menyampaikan sambutan dalam acara Sumpah Apoteker Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Ia mengingatkan para apoteker baru bahwa kompetensi harus dipertahankan dan dibuktikan di lapangan.

Menurut Dyah, seseorang menjadi apoteker ketika telah menyelesaikan uji kompetensi, yang berarti kompetensinya tercapai, lalu melaksanakan sumpah. Ia menyatakan bahwa tantangan bersama saat ini adalah bagaimana kompetensi tersebut dapat terus dipertahankan.

Ia menyebut proporsi kelulusan uji kompetensi 50 persen masih dipengaruhi indeks prestasi kumulatif, sehingga skor uji kompetensi baru berdampak 50 persen terhadap ketercapaian kompetensi. Artinya, masih ada pekerjaan rumah yang belum terjawab dan akan dijawab para apoteker di lapangan.

Dyah mencontohkan kondisi di daerah seperti Sumba, tempat layanan terapi dan monitoring kanker masih sangat terbatas karena minimnya apoteker berkeahlian khusus di bidang tersebut. “Jadi kalau kemarin itu di atas kertas, IPK-nya 3,9, saya masih butuh pembuktian Anda. Apakah Anda betul-betul memenuhi kompetensi itu?” katanya.

Ia berharap ke depan para apoteker lulusan UAD dapat turut mengembangkan layanan kesehatan hingga ke luar Jawa.

Mengingat jumlah apoteker di Yogyakarta yang sudah padat, Dyah mengajak para apoteker baru untuk berani keluar dari zona nyaman dan mengabdi ke berbagai wilayah di Indonesia yang masih membutuhkan, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua, hingga Nusa Tenggara. Menurutnya, persebaran Surat Izin Praktik (SIP) apoteker yang merata merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian di seluruh penjuru negeri.

Selain kompetensi klinis, dosen Fakultas Farmasi UAD tersebut mengingatkan para apoteker untuk segera mengurus kelengkapan administrasi seperti SIP dengan Dinas Kesehatan serta mempersiapkan pemenuhan satuan kredit profesi (SKP) selama lima tahun ke depan.

“Apoteker akan menjadi bagian penting dari sistem kesehatan yang menghadapi berbagai tantangan besar masa depan, mulai dari perubahan demografi, lonjakan penyakit tidak menular, perkembangan teknologi digital, hingga kesiapsiagaan menghadapi kebencanaan,” jelas Dyah.

Sebagai penutup, ia berharap para apoteker baru senantiasa menjunjung tinggi nilai profesionalisme, berorientasi pada pelayanan, adaptif terhadap perubahan, mampu berkolaborasi, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Kolegium Farmasi Indonesia turut menyampaikan selamat atas dilantiknya para apoteker baru di Indonesia. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ketua-Kolegium-Farmasi-Indonesia-pada-Sumpah-Apoteker-Program-Studi-PPA-Fakultas-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-06 08:27:072026-10-06 08:27:07Ketua Kolegium Farmasi Indonesia Dorong Apoteker Baru Buktikan Kompetensi di Lapangan

Perjuangan Panjang Terbayar Lunas, Apoteker Baru UAD Persembahkan Gelar untuk Orang Tua

05/10/2026/in Terkini /by Ard

Sambutan perwakilan apoteker pada Sumpah Apoteker Periode September 2026 Prodi PPA Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Sumpah Apoteker Periode September 2026 Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Senin, 28 September 2026, diwarnai dengan sambutan perwakilan apoteker baru yang disampaikan oleh apt. Noer Ahmad Syafiai, S.Farm.

Dalam sambutannya, ia mengenang bahwa tepat 460 hari yang lalu mahasiswa apoteker UAD datang ke kampus dengan latar belakang yang berbeda dan cita-cita yang sama. Menurutnya, perjalanan itu tidak selalu mudah, penuh tantangan, dan penuh perjuangan.

Ia menyampaikan terima kasih kepada pengelola Fakultas Farmasi, dosen, dan tenaga kependidikan UAD, serta memohon maaf atas kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja. Kepada orang tua, ia menyampaikan terima kasih atas doa, dukungan, pengorbanan, dan kesabaran selama pendidikan profesi.

“Ada suatu hal yang mungkin benar-benar baru kami sadari, bahwa seorang anak ketika sedang mengusahakan masa depannya, di situlah ada orang tua yang berjuang mati-matian untuk mengusahakan agar anaknya masih bisa bertahan,” katanya.

Bagi teman-teman yang orang tuanya tidak dapat hadir langsung, ia menyebut kasih sayang dan nilai perjuangan mereka tetap menjadi bagian dari diri. Gelar apoteker bukanlah sesuatu yang sebanding dengan pengorbanan orang tua, tetapi dijadikan kado kecil untuk ayah dan ibu.

Ia juga berterima kasih kepada teman-teman seperjuangan atas dukungan, bantuan, candaan, cerita, hingga keluh kesah yang dibagikan bersama, serta mendoakan rekan yang masih berjuang agar diberi kekuatan untuk menyusul menjadi teman sejawat. Kepada diri sendiri, ia mengucapkan, “Terima kasih sudah bertahan sejauh ini. Terima kasih karena telah melangkah ketika rasanya ingin berhenti”. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sambutan-perwakilan-apoteker-pada-Sumpah-Apoteker-Periode-September-2026-Prodi-PPA-Fakultas-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-05 10:12:212026-10-05 10:12:21Perjuangan Panjang Terbayar Lunas, Apoteker Baru UAD Persembahkan Gelar untuk Orang Tua

UAD Beri Penghargaan bagi Lulusan Terbaik Apoteker Angkatan 50

01/10/2026/in Terkini /by Ard

Penghargaan bagi lulusan apoteker terbaik Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 50 (Foto. Humas UAD)

Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik apoteker Angkatan 50 dalam acara Sumpah Apoteker Periode September 2026 pada Senin, 28 September 2026. Penghargaan ini diberikan oleh Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker dan Keluarga Alumni Fakultas Farmasi UAD.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Farmasi UAD, Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si., menyampaikan apresiasi atas capaian Angkatan 50. Berdasarkan data akademik, angkatan ini mencatat nilai rata-rata indeks prestasi sebesar 3,88. Sebanyak 110 mahasiswa meraih predikat dengan pujian atau cum laude, sedangkan tujuh mahasiswa memperoleh predikat sangat memuaskan. Indeks prestasi 3,99 diraih oleh apt. Helen Notariza, S.Farm. dan apt. Dwi Kartika Indriani, S.Farm.

Pada Ujian Kompetensi Nasional (UKOMNAS) Pendidikan Profesi Dokter Apoteker (PDPA) metode computer-based test (CBT), nilai tertinggi metode CBT sebesar 89,5 diraih oleh apt. Aprilia Cindy Atika, S.Farm. Sementara itu, nilai tertinggi metode OSCE atau ujian praktik dicatatkan oleh apt. Bahrul Adim Rahmana, S.Farm.

Penghargaan lulusan terbaik diberikan berdasarkan tiga kriteria, yaitu indeks prestasi kumulatif tertinggi, capaian uji kompetensi nasional CBT, serta capaian uji kompetensi nasional OSCE. Penghargaan dari Kamada untuk indeks prestasi tertinggi diserahkan oleh Dr. Adnan, S.Si., M.Farm. Adapun penghargaan untuk nilai UKOMNAS PDPA CBT dan OSCE diserahkan oleh Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Prof. Dr. apt. Nina Salamah, M.Sc.

Dekan Fakultas Farmasi UAD berpesan agar capaian tersebut disempurnakan saat para apoteker baru mengabdi di masyarakat. Pembawa acara juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh apoteker Angkatan 50 dalam menyukseskan UKOMNAS PDPA CBT dan OSCE.

Penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi para apoteker baru untuk terus memberikan karya dan pengabdian terbaik dalam profesi apoteker. (Septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Penghargaan-bagi-lulusan-apoteker-terbaik-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-angkatan-50-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-10-01 10:47:132026-10-01 10:47:13UAD Beri Penghargaan bagi Lulusan Terbaik Apoteker Angkatan 50

UAD Gelar Sumpah Apoteker Periode September 2026

29/09/2026/in Terkini /by Ard

Sumpah Apoteker Periode September 2026 Prodi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Sumpah Apoteker Periode September 2026. Acara ini berlangsung pada Senin, 28 September 2026, di Ruang Amphitarium lantai 9 Kampus IV UAD dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube @klik_uad.

Acara dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang turut dibacakan oleh salah satu mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, yaitu apt. Nabil Muhammad Prayoga, S.Farm. Sidang Sumpah Apoteker ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Farmasi UAD, Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si. Selanjutnya, Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Prof. Dr. apt. Nina Salamah, M.Sc., menyampaikan laporan surat keputusan sumpah apoteker. Berdasarkan SK kelulusan yang telah dibacakan, sebanyak 117 mahasiswa Angkatan 50 resmi diambil sumpah profesinya.

Prosesi dilanjutkan dengan pengambilan sumpah profesi yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Farmasi dan Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, serta didampingi oleh para rohaniwan. Setelah itu, dilakukan penandatanganan naskah sumpah secara bersama-sama, penyerahan sertifikat profesi, sekaligus pengukuhan kepada seluruh mahasiswa profesi dengan memanggil nama mereka satu per satu.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Kolegium Farmasi Indonesia, Prof. Dr. apt. Dyah Aryani Perwitasari, M.Si., Ph.D., FISQua, memberikan sambutan dan pesan penting. “Yang masih menjadi PR kita bersama adalah bagaimana kompetensi itu dipertahankan. Yang menjawab PR kompetensi itu adalah di lapangan,” ujarnya.

Dekan Fakultas Farmasi UAD juga berpesan bahwa setelah hari ini, ilmu kefarmasian tidak hanya menjadi bekal berkarier, tetapi juga sebuah amanah demi keselamatan pasien dan kebermanfaatan bersama.

Dengan terselenggaranya acara sumpah apoteker ini, diharapkan sebanyak 117 lulusan baru Angkatan 50 tersebut dapat siap terjun langsung ke dunia kerja, menjaga profesionalisme serta kompetensi di lapangan, dan mengemban amanah profesi apoteker dengan penuh tanggung jawab demi keselamatan masyarakat luas. (septia)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sumpah-Apoteker-Periode-September-2026-Prodi-Pendidikan-Profesi-Apoteker-Fakultas-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-09-29 09:33:052026-09-29 09:33:05UAD Gelar Sumpah Apoteker Periode September 2026

Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Dorong Kesehatan Salamrejo

27/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim MeRAMU IMM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dorong kesehatan Salamrejo (Foto. Tim MeRAMU UAD)

Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi menerjunkan tim MeRAMU IMM Farmasi UAD di Kalurahan Salamrejo, Jumat 7 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan program pengabdian mahasiswa yang berfokus pada bidang kesehatan dan lingkungan.

Penerjunan dihadiri Lurah Salamrejo Dani dan Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi Mahasiswa UAD, Danang. Dalam kegiatan tersebut, tim MeRAMU memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan bersama masyarakat selama masa pengabdian.

Empat program utama yang dipaparkan meliputi SEDAYA, GEMPAR JENTIK, SAPA HIPERTENSI, dan SUMBER URIP. Keempatnya dirancang dengan pendekatan edukatif dan partisipatif agar masyarakat dapat terlibat aktif dalam pelaksanaan program.

SEDAYA berfokus pada pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. GEMPAR JENTIK diarahkan pada edukasi dan pemantauan jentik nyamuk sebagai upaya pencegahan penyakit. Sementara itu, SAPA HIPERTENSI menghadirkan edukasi mengenai pencegahan, deteksi dini, dan penerapan pola hidup sehat.

Program SUMBER URIP berfokus pada konservasi dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Melalui program ini, masyarakat diajak mengenal jenis, pemanfaatan, serta pentingnya menjaga keberlanjutan tanaman obat sebagai bagian dari potensi kesehatan dan lingkungan di Kalurahan Salamrejo.

Pelaksanaan seluruh program akan mengedepankan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kalurahan, dan masyarakat. Sebagai tanda dimulainya kegiatan, dilakukan penandatanganan berita acara penerjunan oleh Lurah Salamrejo Dani dan Danang selaku Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi Mahasiswa UAD.

Melalui MeRAMU IMM Farmasi UAD 2026, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar dari masyarakat dan membangun kepedulian sosial. Program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta mendorong terciptanya masyarakat Salamrejo yang lebih sehat, mandiri, dan berdaya.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-MeRAMU-IMM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dorong-kesehatan-Salamrejo-Foto.-Tim-MeRAMU-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-27 08:45:372026-09-08 13:03:20Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Dorong Kesehatan Salamrejo

Program Doktor Ilmu Farmasi UAD Tambah Lulusan Baru

26/08/2026/in Terkini /by Ard

Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Sidang Promosi Doktor Program Studi Ilmu Farmasi Program Doktor (S-3) (Foto. Dinda)

Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Sidang Promosi Doktor Program Studi Ilmu Farmasi Program Doktor (S-3) pada Kamis (20/8/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Auditorium A, Lantai 3, Kampus III UAD, Yogyakarta, dengan Dona Suzana sebagai kandidat doktor.

Dalam sidang tersebut, Dona Suzana mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Pengembangan Terapi Infertilitas dengan Polherbal (Uncaria gambir, Tribulus terrestris, dan Piper retrofractum) melalui Pendekatan Bioinformatika dan Uji In-vivo pada Tikus Jantan.”

Sidang promosi doktor tersebut turut dihadiri oleh pembimbing utama Dr. apt. Kintoko, M.Sc. dan pembimbing pendamping Dr. apt. Moch. Saiful Bachri, M.Sc., serta jajaran dewan penguji.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. apt. Kintoko, M.Sc. menyampaikan kesan dan pesannya kepada Dona Suzana. Ia berharap perjalanan akademik yang telah ditempuh dapat memberikan kontribusi yang lebih luas, khususnya dalam pengembangan bidang medis tradisional dan integratif.

“Semoga dokter Dona bisa terus menjadi dokter yang memahami logika dari pengobatan alam, kolaborasi sintetis, dan terus menumbuhkan diri dalam bidang medis tradisional integratif,” ujar Kintoko.

Ia juga berharap hasil riset yang dilakukan tidak berhenti pada lingkup akademik, tetapi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta berdampak pada dunia usaha dan industri melalui proses komersialisasi.

“Setiap hasil dari riset yang dilakukan harus mempunyai dampak bagi dunia usaha dan dunia industri melalui komersialisasi. Ini penting, kalau ingin menjadi kampus berdampak, berarti setiap diri kita harus memberikan dampak,” lanjutnya.

Sementara itu, Dona Suzana menyampaikan rasa syukur setelah berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya di UAD. Ia mengaku merasa beruntung dapat menjadi bagian dari lingkungan akademik yang mendukung proses pendidikannya.

“Akhirnya saya dapat menyelesaikan program ini, yang jauh dari rumah. Dan saya sangat beruntung menjadi mahasiswa di sini, di mana environment-nya sangat mendukung untuk menjadi seorang doktor,” ungkap Dona.

Menurutnya, dukungan dari para dosen menjadi salah satu hal yang berkesan selama menempuh pendidikan doktor. Ia mengapresiasi motivasi yang diberikan para dosen selama proses studinya.

“Dosen-dosennya selalu memberikan motivasi yang luar biasa, yang tidak pernah saya dapatkan di UI ataupun di Gunadarma dulu,” tuturnya.

Dona Suzana menyelesaikan Program Doktor Ilmu Farmasi UAD dalam waktu 2 tahun 11 bulan 20 hari dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Fakultas-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menyelenggarakan-Sidang-Promosi-Doktor-Program-Studi-Ilmu-Farmasi-Program-Doktor-S-3-Foto.-Dinda.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-26 08:49:352026-08-26 08:49:35Program Doktor Ilmu Farmasi UAD Tambah Lulusan Baru

Dosen Farmasi UAD Edukasi DAGUSIBU Obat dan Kosmetik di Pulau Jeju, Korea Selatan

26/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Dosen Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi DAGUSIBU obat dan kosmetik di Pulau Jeju, Korea Selatan (Foto. Iis Wahyuningsih)

Dosen Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melanjutkan program pengabdian masyarakat (PkM) tentang edukasi DAGUSIBU di Pulau Jeju, Korea Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan di Masjid Baiturrahman bekerja sama dengan komunitas Muslim Jeju pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Ketua PkM, Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si., mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai kelanjutan dari edukasi daring sebelumnya sekaligus membawa pembahasan lebih dekat dengan komunitas. Dalam kegiatan lanjutan ini, pembahasan diperluas ke aspek DAGUSIBU berikutnya, yaitu menyimpan dan membuang obat dengan tepat.

“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program daring kami sebelumnya mengenai cara mendapatkan dan menggunakan obat dengan benar. Dengan bertemu langsung dengan komunitas di Jeju, kami berharap informasi yang disampaikan menjadi lebih praktis dan lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Iis.

Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan DAGUSIBU kosmetik, mengingat pentingnya peran produk kosmetik dalam kehidupan sehari-hari. Kosmetik digunakan secara luas oleh berbagai kalangan dan kelompok usia, sehingga penting bagi konsumen untuk memahami cara memilih, menggunakan, menyimpan, dan membuang produk kosmetik secara aman dan bertanggung jawab.

Ia menambahkan bahwa topik kosmetik disertakan untuk menjawab kebutuhan sehari-hari komunitas tersebut.

“Kosmetik banyak digunakan di Korea, jadi kami merasa DAGUSIBU tidak terbatas pada obat-obatan saja. Masyarakat juga perlu mengetahui cara memilih, menggunakan, menyimpan, dan membuang produk kosmetik dengan tepat,” ungkapnya.

Setelah penyampaian materi, peserta secara aktif mengajukan pertanyaan dan terlibat dalam diskusi mengenai topik yang dibahas. Banyak pertanyaan berfokus pada situasi yang mereka hadapi sehari-hari, termasuk cara menyimpan obat dengan benar, penanganan obat yang tidak terpakai atau kedaluwarsa, serta cara memilih dan menggunakan produk kosmetik secara aman. Diskusi tersebut menjadikan sesi lebih interaktif dan memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya tentang hal-hal praktis secara langsung dengan narasumber.

Komunitas Muslim Jeju menyambut baik kelanjutan program ini. Yoga, yang mewakili komunitas tersebut, menyatakan bahwa topik-topik yang dibahas sangat relevan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Topik-topik ini sangat dekat dengan kebutuhan sehari-hari kita. Kita menggunakan obat-obatan dan kosmetik, namun terkadang kita kurang memperhatikan bagaimana cara penyimpanan, penggunaan, atau pembuangannya yang tepat. Program ini memberikan informasi praktis yang dapat kami bagikan kepada keluarga dan komunitas kami,” ujar Yoga.

Ke depannya, Iis berharap kerja sama antara Fakultas Farmasi UAD dan komunitas Muslim Jeju dapat terus berlanjut melalui kegiatan edukasi yang lebih rutin dan relevan.

“Kami berharap ini bukan sekadar kegiatan sekali jalan. Di masa mendatang, kami ingin terus membangun kerja sama dengan komunitas Muslim di Jeju serta mengembangkan berbagai program edukasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung pemahaman dan penerapan perilaku hidup yang aman dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” kata Iis.

Yoga juga menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat diperluas di masa depan.

“Kami berharap kerja sama semacam ini dapat terus berlanjut, dengan lebih banyak topik dan kegiatan yang bermanfaat bagi komunitas Muslim di Jeju,” ujarnya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan informasi yang praktis dan relevan, tetapi juga membuka ruang dialog dan memperkuat interaksi dalam upaya membangun kolaborasi yang berkelanjutan. Fakultas Farmasi UAD berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkembang melalui berbagai program edukasi kesehatan yang bermanfaat bagi komunitas Muslim di Korea Selatan. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-DAGUSIBU-obat-dan-kosmetik-di-Pulau-Jeju-Korea-Selatan-Foto.-Iis-Wahyuningsih.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-26 08:34:042026-09-08 13:03:00Dosen Farmasi UAD Edukasi DAGUSIBU Obat dan Kosmetik di Pulau Jeju, Korea Selatan

Dosen Farmasi UAD Berdayakan Guru Thailand Selatan melalui Inovasi Herbal Wedang Uwuh

26/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Dosen Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berdayakan guru thailand selatan melalui inovasi herbal wedang uwuh (Foto. Ichwan Ridwan)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali memperkuat kiprahnya di tingkat internasional melalui program pengabdian kepada masyarakat. Dosen Fakultas Farmasi UAD, apt. Ichwan Ridwan Rais, M.Sc., Ph.D., melaksanakan program pengabdian masyarakat mandiri di Sangkhom Wittaya Islamic School, Sadao, Songkhla, Thailand Selatan, pada Selasa 11 Agustus 2026.

Kegiatan yang menjadi bagian dari agenda pendampingan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Thailand tersebut menyasar para guru sebagai mitra utama. Program berfokus pada pemberdayaan melalui pelatihan pembuatan Wedang Uwuh, minuman herbal tradisional khas Yogyakarta yang memanfaatkan berbagai rempah dan bahan alami.

Wedang Uwuh merupakan minuman tradisional yang terdiri atas sejumlah rempah, seperti jahe (Zingiber officinale), kayu secang (Caesalpinia sappan), kayu manis (Cinnamomum verum), cengkih (Syzygium aromaticum), kapulaga, dan gula batu. Perpaduan bahan tersebut mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti flavonoid dan senyawa fenolik, yang dikenal memiliki aktivitas antioksidan.

Pemilihan guru sebagai sasaran program didasarkan pada peran strategis mereka sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Melalui pelatihan tersebut, para guru diharapkan tidak hanya mampu menerapkan pengetahuan tentang herbal secara mandiri, tetapi juga meneruskannya kepada siswa, keluarga, serta komunitas di sekitarnya.

Pelatihan dilaksanakan melalui dua tahapan. Tahap pertama berupa pembekalan teori mengenai identifikasi bahan, profil fitokimia, serta manfaat dari berbagai komponen Wedang Uwuh. Selanjutnya, peserta mengikuti lokakarya interaktif melalui praktik langsung, mulai dari pemilihan bahan baku, pengeringan secara higienis, hingga standardisasi formulasi agar kualitas produk tetap terjaga.

Menariknya, peserta juga didorong untuk mengembangkan inovasi dengan memanfaatkan tanaman obat lokal yang tersedia di Thailand Selatan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat pengetahuan yang diperoleh lebih mudah diterapkan secara berkelanjutan sesuai dengan potensi sumber daya setempat.

Hasil evaluasi menunjukkan para guru mampu memahami materi sekaligus mempraktikkan proses pembuatan, pengeringan, dan penyajian minuman herbal secara mandiri. Selain menjadi sarana transfer pengetahuan kesehatan, program ini juga membuka peluang pengembangan produk herbal sebagai bagian dari potensi ekonomi sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, Fakultas Farmasi UAD tidak hanya memperluas edukasi mengenai pemanfaatan herbal, tetapi juga mendorong pertukaran pengetahuan dan budaya antara Indonesia dan Thailand. Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan produk herbal berbasis potensi lokal yang dapat memberikan manfaat kesehatan sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-berdayakan-guru-thailand-selatan-melalui-inovasi-herbal-wedang-uwuh-Foto.-Ichwan-Ridwan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-26 08:27:392026-09-08 13:02:49Dosen Farmasi UAD Berdayakan Guru Thailand Selatan melalui Inovasi Herbal Wedang Uwuh

Mahasiswa Farmasi UAD Perluas Wawasan Global melalui Summer Program di Taiwan

12/08/2026/in Terkini /by Ard

Muhammad Ihsan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengikuti program akademik internasional 2026 di NYCU Taiwan (Foto. Ihsan)

Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Muhammad Ihsan, berhasil menyelesaikan program akademik internasional 2026 Summer Program I & II: Traditional Chinese Medicine (TCM) di National Yang Ming Chiao Tung University (NYCU), Taiwan. Program tersebut diselenggarakan oleh School of Chinese Medicine dan Institute of Traditional Medicine, NYCU, pada 29 Juni-10 Juli 2026.

Program yang berlangsung selama dua pekan tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk mempelajari pengobatan tradisional Tiongkok sekaligus memahami keterkaitannya dengan perkembangan sains biomedis modern berbasis bukti (evidence-based medicine) dan teknologi kecerdasan buatan.

Selama mengikuti program, Muhammad Ihsan memperoleh pengalaman akademik yang memadukan keilmuan farmasi bahan alam dengan pendekatan sains biomedis modern.

Ihsan menjelaskan, “Materi yang dipelajari mencakup teori dasar TCM, sistem dua belas meridian, akupunktur, moksibusi, obat herbal, diagnosis nadi, hingga terapi tradisional seperti bekam dan Tuina,” jelasnya.

Tidak hanya mengikuti pembelajaran di ruang kelas, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi sejumlah institusi dan fasilitas yang berkaitan dengan pengembangan pengobatan tradisional. Salah satunya adalah National Research Institute of Chinese Medicine (NRICM), yang memberikan wawasan mengenai penelitian obat tradisional dan bahan alam. Peserta juga mengunjungi Keda Pharmaceutical Co. di Taoyuan untuk melihat secara langsung proses pengembangan dan manufaktur produk farmasi.

Ihsan menambahkan,”Pengalaman lainnya diperoleh melalui kunjungan ke Departemen Pengobatan Tradisional Taipei Veterans General Hospital. Dalam kunjungan tersebut, peserta mengamati penerapan pengobatan tradisional dalam pelayanan kesehatan serta integrasinya dengan pengobatan konvensional di lingkungan rumah sakit,” tandasnya.

Pada pekan pertama, kegiatan diawali dengan Opening Ceremony dan perkuliahan mengenai History and Classics of TCM oleh Prof. Yi-Tsau Huang. Peserta kemudian mempelajari Tai Chi Quan berbasis bukti, teori meridian, serta praktik dasar akupunktur. Pembelajaran dilanjutkan dengan materi mengenai karakteristik obat herbal berdasarkan Four Qi, Five Flavors, dan Twelve Meridians.

Peserta juga mempelajari teori Body Constitution dan praktik Pulse Diagnosis, serta mengikuti praktik terapi bekam dan identifikasi obat herbal. Pekan pertama ditutup dengan presentasi kelompok tahap awal dan Farewell Lunch.

Memasuki pekan kedua, pembelajaran semakin diarahkan pada penerapan dan eksplorasi ilmiah. Peserta mempelajari bukti ilmiah akupunktur, melakukan pengamatan klinis dan praktik akupunktur, serta mengikuti latihan Qigong Baduanjin. Selain itu, peserta mempelajari teknik terapi manual Tuina, diagnosis ilmiah dalam TCM, serta penerapan nutrisi dan pola makan dalam pengobatan tradisional.

Pada sesi berikutnya, peserta mendalami konsep Integrative Medicine: East-West Research, penelitian dan pengembangan polisakarida herbal, serta riset formulasi herbal NRICM-101 untuk COVID-19. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Final Group Presentation, penyerahan sertifikat, dan Closing Ceremony pada 10 Juli 2026.

Keikutsertaan Muhammad Ihsan dalam program tersebut menjadi pengalaman penting dalam memperluas wawasan akademik dan jejaring internasional. Melalui pembelajaran lintas disiplin dan interaksi dengan peserta dari berbagai negara, ia memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai pengembangan obat berbahan alam serta penerapan pengobatan tradisional yang didukung oleh bukti ilmiah.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa Farmasi UAD untuk terus mengembangkan pengetahuan dan kompetensi di bidang kefarmasian, khususnya dalam riset bahan alam dan pengembangan obat tradisional berbasis bukti. Selain memperkaya pengalaman akademik, program ini juga membuka wawasan mengenai pentingnya integrasi antara kearifan pengobatan tradisional dan perkembangan sains modern dalam menjawab kebutuhan kesehatan di masa mendatang. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Muhammad-Ihsan-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-mengikuti-program-akademik-internasional-2026-di-NYCU-Taiwan-Foto.-Ihsan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-12 08:53:272026-08-12 08:53:27Mahasiswa Farmasi UAD Perluas Wawasan Global melalui Summer Program di Taiwan

Farmasi UAD Perkenalkan Dagusibu ke Komunitas Muslim di Pulau Jeju Korsel

03/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PKM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan Dagusibu ke komunitas muslim di Pulau Jeju Korea Selatan (Foto. Tim PKM Farmasi UAD)

Program Studi Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diketuai Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si., menggelar edukasi kesehatan secara daring bagi komunitas Muslim di Pulau Jeju, Korea Selatan, pada 15 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai konsep Dagusibu (Mendapatkan, Menggunakan, Menyimpan, dan Membuang Obat dengan Benar) sebagai upaya mendukung penggunaan obat yang aman dan rasional.

Pada tahap awal, edukasi difokuskan pada dua aspek utama, yaitu cara mendapatkan dan menggunakan obat dengan benar. Sementara itu, materi mengenai penyimpanan dan pembuangan obat direncanakan akan disampaikan melalui kegiatan luring.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai pengelolaan obat yang tepat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Iis.

Dalam pemaparannya, tim menjelaskan pentingnya memperoleh obat dari fasilitas kesehatan resmi, seperti apotek, rumah sakit, atau penyedia layanan kesehatan berlisensi, guna menjamin kualitas, keamanan, dan khasiat obat. Peserta juga diimbau untuk selalu memeriksa kondisi kemasan, tanggal kedaluwarsa, serta nomor registrasi sebelum menggunakan obat.

Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai penggunaan obat secara rasional, di antaranya dengan mengikuti aturan dosis yang dianjurkan, menyelesaikan pengobatan sesuai resep, serta menghindari penggunaan obat hanya berdasarkan rekomendasi teman atau keluarga tanpa konsultasi tenaga kesehatan.

Meskipun komunitas Muslim di Jeju memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang modern, praktik swamedikasi masih banyak dilakukan. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya edukasi Dagusibu agar masyarakat lebih memahami pengelolaan obat yang benar dan mampu menghindari kesalahan penggunaan obat.

Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Peserta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai penggunaan obat saat bepergian, penyimpanan obat selama perjalanan, serta penanganan penyakit ringan yang sering muncul akibat perubahan musim. Diskusi tersebut menggambarkan tantangan yang dihadapi warga Indonesia yang tinggal di luar negeri dalam mengelola kesehatan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Tim PkM Farmasi UAD berharap konsep Dagusibu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengambil keputusan yang tepat terkait penggunaan obat. Selain itu, pemanfaatan platform digital dinilai mampu memperluas jangkauan edukasi kesehatan hingga masyarakat Indonesia di luar negeri, sehingga informasi mengenai penggunaan obat yang aman dan rasional dapat diakses tanpa terbatas oleh jarak geografis.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PKM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-Dagusibu-ke-komunitas-muslim-di-Pulau-Jeju-Korea-Selatan-Foto.-Tim-PKM-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-03 09:15:492026-08-10 10:40:13Farmasi UAD Perkenalkan Dagusibu ke Komunitas Muslim di Pulau Jeju Korsel
Page 1 of 13123›»

TERKINI

  • Mahasiswa UAD Beri Edukasi Tentang Gizi Seimbang di SPS PAUD Larashati08/10/2026
  • English Camp 2026 PBI UAD Perkuat Kebersamaan Mahasiswa Baru08/10/2026
  • Aris Rakhmadi, Lulusan Pertama S3 Informatika UAD08/10/2026
  • Mahasiswa Gizi UAD Gelar Program GENZI di SMPN 3 Berbah07/10/2026
  • UAD PTS Terbaik DIY Berdasar Pemeringkatan THE WUR07/10/2026

PRESTASI

  • Mahasiswa UAD Raih Juara III pada Kejurnas IX Senior-Junior Hapkido Indonesia 202630/09/2026
  • Tim Al Qorni UAD Raih Dua Gelar Juara di Ajang KMLI 202630/09/2026
  • Pustakawan UAD Raih Prestasi di IPI Awards DIY 202629/09/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Esai Nasional Ajang PIKIR 202629/09/2026
  • Tim King Phoenix UAD Juara III Kontes Robot Terbang Indonesia28/09/2026

FEATURE

  • Kesederhanaan yang Menjadi Pilihan Hidup Rasulullah06/10/2026
  • Runtuhkan Sekat Pembatas, Dekan FKIP UAD Tekankan Kolaborasi Pendidikan yang Berdampak28/09/2026
  • Menelusuri Hakikat dan Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia15/09/2026
  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top