• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Pemberdayaan KWT Purwosari Melalui Pelatihan Olahan Pangan Berbasis TOGA

25/09/2025/in Terkini /by Ard

Pelatihan Praktik Pembuatan Produk Olahan Pangan dan TOGA oleh PPKO IMM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. PPKO IMM Farmasi UAD)

Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kalurahan Purwosari mengikuti kegiatan pelatihan praktik pembuatan produk olahan pangan dan kesehatan berbasis Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan yang diselenggarakan oleh PPK Ormawa IMM Farmasi ini berlangsung pada Minggu, 14 September 2025, dan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan keterampilan masyarakat.

Dalam pelatihan ini, para peserta secara langsung mempraktikkan pembuatan berbagai olahan inovatif, di antaranya jahe sereh instan, wedang jahe sereh secang, wedang ros-ela, hingga sabun sereh. Produk-produk tersebut tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga memiliki peluang sebagai produk usaha rumahan.

Proses pelatihan dipandu langsung oleh dosen farmasi, yaitu apt. Deasy Vanda Pertiwi, M.Sc., dan apt. Ginanjar Zukhruf Saputri, M.Sc. Keduanya memberikan arahan terkait alat dan bahan yang diperlukan, cara pembuatan, hingga manfaat kesehatan dari setiap bahan.

Kegiatan ini bertujuan mendorong ibu-ibu KWT agar mampu mengembangkan produk bernilai jual tinggi. Ketua tim pelaksana PPK Ormawa IMM Farmasi, M. Rifqi Rahadi, menambahkan, “Program ini sejalan dengan semangat pemberdayaan masyarakat desa. Kami berharap KWT Purwosari bisa menjadi motor penggerak ekonomi keluarga.”

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari ibu-ibu KWT Purwosari. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik secara langsung sehingga diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pelatihan ini, diharapkan KWT Purwosari semakin berdaya, mandiri, dan mampu menghasilkan produk-produk olahan TOGA yang unggul sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi lokal. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelatihan-Praktik-Pembuatan-Produk-Olahan-Pangan-dan-TOGA-oleh-PPKO-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-PPKO-BEM-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-25 10:34:062025-09-25 12:36:56Pemberdayaan KWT Purwosari Melalui Pelatihan Olahan Pangan Berbasis TOGA

Srikandi Desa: Edukasi untuk Kader sebagai Pilar Kesehatan Warga di Desa Kanoman

23/09/2025/in Terkini /by Ard

Tim PPK Ormawa BEM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. BEM Farmasi UAD)

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) BEM Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tahun 2025 berhasil menginisiasi program edukasi kesehatan intensif bertajuk “Srikandi Desa”. Program yang berlangsung selama empat kali pertemuan ini berfokus pada isu-isu penting mengenai kesehatan dan dilaksanakan di Desa Kanoman, Kecamatan Panjatan, Kulon Progo.

Materi yang diberikan bersifat komprehensif dengan menghadirkan ahli berpengalaman. Kegiatan ini bekerja sama dengan pihak eksternal, seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo, Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah DIY, Palang Merah Indonesia (PMI) Kulon Progo, dan Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) DIY.

Pada pertemuan Srikandi Desa #1, para kader dibekali ilmu mengenai Penyakit Menular (PM), Penyakit Tidak Menular (PTM), dan stunting. Fivi Yanti, S.KM., dari Dinas Kesehatan Kulon Progo, menjelaskan langkah-langkah pencegahan berbasis keluarga dan komunitas.

Selanjutnya, Srikandi Desa #2 membahas Psychological First Aid (PFA). Handy Aulia, M.Psi., Psikolog, dari HIMPSI Wilayah DIY, menekankan bahwa kesehatan mental tak kalah penting dari kesehatan fisik. “Kemampuan untuk mengamati, mendengarkan, dan menghubungkan ke tenaga profesional merupakan hal yang sangat penting dimiliki oleh penolong (helper),” pesannya.

Pada Srikandi Desa #3, materi semakin bervariasi. dr. Niken dari PMI Kulon Progo memberikan pelatihan P3K Rumah Tangga. Sesi dilanjutkan dengan edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) obat yang benar oleh apt. Shofia Wijayanti, M.Farm., dari PD IAI DIY.

Pertemuan terakhir, Srikandi Desa #4, berfokus pada Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang disampaikan oleh Khairunnissaa’ Qonitatun H, S.Ked. Materi ini menjadi penutup yang menyempurnakan karena PHBS adalah dasar dari semua upaya pencegahan penyakit.

Untuk memastikan penyerapan materi, setiap pertemuan dilengkapi dengan pre-test dan post-test. Program “Srikandi Desa” ini bukan hanya sekadar sosialisasi, melainkan investasi jangka panjang untuk kesehatan masyarakat. Harapannya, ilmu yang didapat tidak berhenti di tangan para kader, tetapi diteruskan kepada seluruh warga Desa Kanoman. (doc)

uad.ac.id

 

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PPK-Ormawa-BEM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-BEM-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-23 11:25:182025-09-23 11:25:18Srikandi Desa: Edukasi untuk Kader sebagai Pilar Kesehatan Warga di Desa Kanoman

Tim S2 Farmasi UAD Raih Juara 2 di Nusantara Creative Competition 2

22/09/2025/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Magister Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Raih Juara 2 di Nusantara Creative Competition 2 (Foto. Dilla)

Mahasiswa Magister Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil menorehkan prestasi di ajang Nusantara Creative Competition 2 yang berlangsung di Bandung pada 19–22 September 2025. Tim yang beranggotakan Aulia Syafadilla Azali, Muhammad Andy Rajab, dan Arini Salsabilla sukses meraih Juara 2, Gold Medal, sekaligus penghargaan Best Presentation melalui gagasan inovatif berjudul “REDGLOW: Milkshake Herbal Inovatif Penurun Glukosa Darah Berbasis Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum).”

Ketua tim, Aulia Syafadilla Azali atau yang akrab disapa Dilla, menjelaskan bahwa ide ini digagas untuk menjawab permasalahan kesehatan serius di Indonesia, yaitu diabetes melitus. “Berdasarkan data dari WHO, pada 2030 jumlah penderita diabetes di Indonesia diperkirakan mencapai 13,7 juta jiwa. Kami ingin menghadirkan solusi yang bukan hanya efektif, tetapi juga menarik dan mudah dikonsumsi generasi muda. Jahe merah yang kaya senyawa aktif kami kemas dalam bentuk milkshake herbal sehingga tetap lezat sekaligus menyehatkan,” terangnya.

Anggota tim lainnya, Muhammad Andy Rajab, menjelaskan bahwa ide ini lahir dari diskusi intensif dengan dosen pembimbing serta riset literatur. “Diabetes kini banyak menyerang usia produktif bahkan remaja. Jahe merah kami pilih karena terbukti memiliki efek antidiabetik, dan kami mengemasnya dalam bentuk milkshake agar lebih diterima generasi Z,” ujarnya.

Proses penyusunan esai pun tidak mudah. Menurut Arini Salsabilla, tantangan terbesar justru datang dari diri sendiri. “Menjaga semangat, berpikir positif, dan tetap solid di tengah kesibukan kuliah pascasarjana bukan hal yang ringan. Tapi kami belajar bahwa mental juara dan konsistensi adalah kunci,” ungkapnya.

Respon juri terhadap karya REDGLOW sangat positif. Dilla menuturkan bahwa timnya mendapat apresiasi karena mampu menggabungkan aspek ilmiah, kesehatan, dan inovasi dalam satu produk. “Juri menilai konsep milkshake herbal ini punya potensi nyata untuk dikembangkan hingga ke tahap komersial. Itu jadi dorongan besar bagi kami untuk terus melanjutkan riset,” jelasnya.

Bagi ketiganya, pengalaman ini memberikan banyak pelajaran. “Kami belajar bahwa ide yang didasari riset kuat pasti punya peluang untuk bersinar. Keberhasilan bukan hanya soal juara, tapi juga bagaimana kami berkembang selama proses,” tambah Dilla.

Sebagai penutup, tim berharap prestasi ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya. “Kami sangat bersyukur, terlebih karena baru memulai studi di Magister Farmasi. Semoga ini jadi bukti bahwa mahasiswa UAD bisa bersaing di tingkat nasional, menghadirkan solusi nyata, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya. (Adi)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Magister-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Raih-Juara-2-di-Nusantara-Creative-Competition-2-Foto.-Dilla.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-22 10:20:392025-09-22 10:20:39Tim S2 Farmasi UAD Raih Juara 2 di Nusantara Creative Competition 2

UAD Raih Juara Umum Lomba Esai Nasional Nusantara Creative Competition 2

22/09/2025/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) meraih juara umum Lomba Esai Tingkat Nasional NCC 2 (Foto. Dilla)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Kali ini, tim mahasiswa UAD berhasil meraih juara umum dalam ajang Lomba Esai Tingkat Nasional Nusantara Creative Competition (NCC) 2 yang digelar di Bandung pada 19–22 September 2025.

Dengan mengusung tema “Pemuda Nusantara Berkarya: Ide dan Kreativitas Pemuda untuk Solusi Tantangan Global”, ajang ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. UAD mengirimkan enam tim mahasiswa lintas program studi dengan ide-ide kreatif dan inovatif yang terbagi ke dalam bidang kesehatan, lingkungan, pangan, teknologi, dan pertanian.

Tim pertama dari Mahasiswa S2 Farmasi yang terdiri dari Aulia Syafadilla Azali, Muhammad Andy Rajab, dan Arini Salsabilla  berhasil meraih Juara 2, Gold Medal, sekaligus penghargaan Best Presentation. Tim kedua yang digawangi Ridwan Pangestu, Nur Aini Dini Islamiyah, dan Nabila Salzabil  sukses meraih Silver Medal.

Tim ketiga yang terdiri atas Dhina Puspita Anjeli Siwitomo (Teknik Kimia), Wiga Sarah Putri (Ilmu Komunikasi), dan Sobar Mubarokah (Matematika) menyabet Bronze Medal. Sementara itu, tiga tim lainnya yang beranggotakan Apriyanti, Rini Agustina, Hajni Rizkia Zulpa (Biologi), serta Irsyad (Teknik Kimia), bersama Dhina, Wiga, dan Sobar, turut meraih Silver Medal melalui inovasi di bidang pangan, teknologi, dan pertanian.

“Jujur, kami benar-benar tidak menyangka bisa meraih juara umum di ajang nasional ini. Sejak awal, kami hanya berfokus untuk memberikan yang terbaik, belajar sebanyak mungkin, dan menikmati setiap prosesnya. Kemenangan ini bukan hanya tentang trofi, tapi tentang kerja keras, kekompakan tim, dan semangat pantang menyerah yang terus kami jaga,” ujar Aulia Syafadilla Azali, atau yang akrab disapa Dilla.

Ia menambahkan, dukungan kampus dan fakultas sangat terasa selama persiapan lomba. Mulai dari fasilitas, bimbingan, hingga dukungan moral dari dosen dan teman-teman turut menjadi motivasi besar bagi tim untuk tampil maksimal. “Kami merasa tidak berjalan sendiri. Semua dukungan itu membuat kami semakin semangat untuk memberikan yang terbaik,” tambahnya.

Dilla juga memberikan pesan kepada mahasiswa UAD lainnya agar terus berani berprestasi. “Jangan pernah ragu untuk mencoba dan keluar dari zona nyaman. Prestasi tidak selalu datang dari yang paling pintar, tapi dari mereka yang konsisten dan mau belajar. Manfaatkan peluang, percaya pada proses, dan jangan takut gagal, karena dari sanalah kita tumbuh,” pesannya. (Adi)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-meraih-juara-umum-Lomba-Esai-Tingkat-Nasional-NCC-2-Foto.-Dilla.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-22 10:09:012025-09-22 10:09:01UAD Raih Juara Umum Lomba Esai Nasional Nusantara Creative Competition 2

Optimalisasi Pekarangan dengan Sayuran dan TOGA untuk Keluarga

16/09/2025/in Terkini /by Ard

Optimalisasi Pekarangan oleh PPKO BEM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. BEM Farmasi UAD)

PPK Ormawa BEM Farmasi sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Ecohealth dengan tema “Pemanfaatan Pekarangan dengan Sayuran dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA)” pada Minggu, 10 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi langkah nyata Tim PPK Ormawa BEM Farmasi dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan lingkungan serta kemandirian keluarga.

Acara yang berlangsung di Balai Desa Kanoman tersebut dihadiri oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Tanjung dan Kelompok B2SA Desa Kanoman. Lurah Desa Kanoman mengatakan, “Kami menyambut baik program ini karena bisa membantu warga untuk lebih peduli pada kesehatan, terutama kesehatan lingkungan, sekaligus dapat memanfaatkan pekarangan rumah.”

Ketua PPK Ormawa BEM Farmasi menjelaskan bahwa konsep Ecohealth menekankan keterkaitan antara kesehatan manusia, lingkungan, dan keberlanjutan. “Melalui program ini, kami ingin mengajak masyarakat menjaga kesehatan keluarga dengan cara sederhana, yaitu menanam sayuran dan memanfaatkan TOGA,” ujarnya.

Materi sosialisasi disampaikan oleh penanggung jawab (PIC) Program Kerja Ecohealth yang mengulas beragam manfaat sayuran segar serta tanaman obat. Tak hanya berupa penyuluhan, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik menanam langsung pada lahan pekarangan seluas 5 × 15 meter yang telah disediakan oleh pemerintah desa.

Salah satu warga, Ibu Rini Sukoco, turut senang bisa mengikuti kegiatan ini. “Saya jadi tahu bahwa pembudidayaan tanaman sangat mudah. Selain itu, kami juga bisa menanam sendiri di pekarangan rumah sehingga dapat menghasilkan sayuran tanpa harus membeli. Ini sangat bermanfaat untuk keluarga kami,” ungkapnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga didorong untuk mempraktikkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Optimalisasi-Pekarangan-oleh-PPKO-BEM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-BEM-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-16 08:54:072025-09-16 08:54:07Optimalisasi Pekarangan dengan Sayuran dan TOGA untuk Keluarga

Omah Maggot: Solusi Cerdas Kelola Sampah Organik Ramah Lingkungan

11/09/2025/in MBKM, Terkini /by Ard

Sosialisasi Pengelolaan Sampah Organik oleh PPKO BEM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. PPKO BEM Farmasi UAD)

Permasalahan sampah organik yang semakin menumpuk di masyarakat telah menjadi isu serius. Melihat kondisi tersebut, Tim PPK Ormawa BEM Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggagas kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Organik. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Kanoman, Kulon Progo, Senin 28 Juli 2025 dengan menggandeng Omah Maggot Jogja dan pengurus Bank Sampah Desa Kanoman.

Acara yang menjadi bagian dari program kerja Bank Sampah X Griya Maggot ini bertujuan untuk memperkenalkan budidaya maggot sebagai solusi ramah lingkungan yang mampu memberi nilai tambah ekonomi.

Dalam sambutannya, Ketua Tim PPK Ormawa BEM Farmasi menegaskan, “Sampah organik yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan bau dan menjadi sarang penyakit. Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa sampah organik dapat diselesaikan dengan cara yang bermanfaat.”

Sesi inti sosialisasi menghadirkan pemaparan dari tim Omah Maggot Jogja. Mereka menjelaskan mengenai peran Black Soldier Fly (BSF) atau lalat tentara hitam yang larvanya dikenal dengan sebutan maggot. Maggot memiliki kemampuan luar biasa dalam mengonsumsi sampah organik rumah tangga dengan cepat. Hasil budidayanya juga bernilai ekonomis karena dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak yang kaya nutrisi.

Pengurus Bank Sampah Desa Kanoman menekankan pentingnya sinergi pengelolaan sampah anorganik dan organik. Selama ini, bank sampah hanya berfokus pada plastik, kertas, dan logam. Namun, dengan adanya kerja sama ini, jangkauan kini meluas hingga pengelolaan sampah organik. “Kami berharap Desa Kanoman dapat menjadi percontohan desa zero waste,” ungkap salah satu pengurus.

Sebagai langkah keberlanjutan, program ini akan dilengkapi dengan pendirian Griya Maggot Desa Kanoman sebagai pusat edukasi dan percontohan. Kolaborasi antara mahasiswa, bank sampah, dan komunitas lingkungan ini menjadi pijakan awal menuju desa mandiri, sehat, dan ramah lingkungan. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-Pengelolaan-Sampah-Organik-oleh-PPKO-BEM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-PPKO-BEM-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-11 10:49:122025-09-15 12:58:45Omah Maggot: Solusi Cerdas Kelola Sampah Organik Ramah Lingkungan

Memanfaatkan Potensi Lokal dengan Pengolahan Abon Ikan Lele dan Kelapa

11/09/2025/in Terkini /by Ard

Pengolahan Abon Ikan Lele dan Kelapa oleh PPKO BEM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. PPKO BEM Famasi UAD)

Tim Pelaksana PPK Ormawa BEM Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan sosialisasi berupa demo masak mengenai pengolahan abon ikan lele dan kelapa, Minggu, 28 Agustus 2025. Acara yang berlangsung di Desa Kanoman, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, ini merupakan bagian dari program kerja Omah Pangan.

Kegiatan ini dihadiri oleh ibu-ibu anggota posyandu balita. Acara ini diisi oleh Puti Anugrah Mahardita dan Melya Aqilah Zahrani selaku penanggung jawab (PIC) program. Dalam sesi demo masak, mereka menjelaskan tahapan pengolahan abon, mulai dari pemilihan bahan baku, pembersihan, perebusan, pemfiletan daging ikan, hingga pengemasan yang higienis.

Selain itu, ditekankan pula pentingnya teknik pengolahan yang benar untuk menjaga kualitas gizi. Peserta aktif berinteraksi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait teknik pengolahan, cara pengemasan, serta strategi pemasaran produk.

Ketua pelaksana PPK Ormawa BEM Farmasi mengungkapkan harapan agar kegiatan ini dapat membuka peluang nyata bagi masyarakat Desa Kanoman untuk mengembangkan produk olahan sebagai penambah nilai ekonomi desa.

Sebagai bentuk keberlanjutan, program Omah Pangan juga menyiapkan langkah lanjutan berupa pendampingan produksi, fasilitasi izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) untuk menjamin legalitas produk, serta strategi pemasaran lokal.

Puti selaku PIC program mengatakan, “Proses pengolahan abon ikan lele yang dicampur dengan kelapa parut ini memang membutuhkan ketelitian. Dengan praktik ini, kami berharap para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan pembuatan abon dengan standar yang baik.”

Secara keseluruhan, sosialisasi ini dapat memperkuat kemampuan masyarakat dalam inovasi produk olahan berbasis sumber daya lokal yang berkelanjutan. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pengolahan-Abon-Ikan-Lele-dan-Kelapa-oleh-PPKO-BEM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-PPKO-BEM-Famasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-11 10:39:492025-09-11 10:39:49Memanfaatkan Potensi Lokal dengan Pengolahan Abon Ikan Lele dan Kelapa

Potensi Minyak Atsiri Bunga Cengkeh untuk Obat Antiinflamasi

04/09/2025/in Feature, MBKM /by Ard

Prof. Dr. apt. Nining Sugihartini, M.Si., Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam bidang kepakaran teknologi formulasi sediaan obat dan kosmetika (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengukuhkan guru besar baru yaitu Prof. Dr. apt. Nining Sugihartini, M.Si., dalam bidang kepakaran teknologi formulasi sediaan obat dan kosmetika. Dalam pidato pengukuhannya, Prof. Nining membawakan orasi ilmiah berjudul “Transformasi Sediaan Antiinflamasi Minyak Atsiri Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum L.): Eksplorasi Sediaan Topikal dan Inisiasi Scale-Up ke Skala Pilot.”

Minyak atsiri bunga cengkeh telah lama dikenal di Indonesia, khususnya dari Kepulauan Maluku, sebagai salah satu rempah berkhasiat dan bernilai tinggi. Indonesia bahkan dijuluki sebagai “raja cengkeh dunia” karena kandungan eugenol yang tinggi sehingga diminati masyarakat global. Menurut Prof. Nining, kekayaan alam tersebut perlu terus dieksplorasi untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam bidang farmasi dan pengobatan.

“Upaya ini sejalan dengan implementasi ayat Al-Qur’an Surat An-Nahl ayat 11, bahwa tumbuhan yang Allah ciptakan adalah tanda kebesaran-Nya sekaligus anugerah bagi umat manusia,” ujarnya.

Berdasarkan penelitian sebelumnya, minyak atsiri bunga cengkeh diketahui memiliki aktivitas antimikroba, antioksidan, dan antiinflamasi dengan mekanisme penghambatan senyawa proinflamasi. Rangkaian riset yang dilakukan Prof. Nining dimulai dengan formulasi minyak atsiri bunga cengkeh dalam tujuh tipe sediaan topikal, yakni salep basis larut air, salep basis hidrokarbon, salep basis serap, losion, emulgel, krim tipe A/M, dan krim tipe M/A. Dari hasil uji, empat di antaranya menunjukkan aktivitas antiinflamasi.

Penelitian lebih lanjut menemukan bahwa sediaan hidrofilik lebih efektif dalam menyalurkan aktivitas minyak atsiri. Misalnya, konsentrasi minyak atsiri dalam salep basis larut air relatif lebih kecil dibandingkan losion dan emulgel, namun tetap menunjukkan hasil yang baik.

Formulasi tersebut kemudian dikembangkan dalam bentuk mikroemulsi. Komposisi optimal diperoleh pada 7% fase minyak, 60% fase surfaktan, dan 30% fase air, dengan penggunaan kombinasi tween 80 dan PEG 400 sebagai surfaktan-cosurfaktan. Hasil uji menunjukkan bahwa kombinasi tersebut memberikan stabilitas fisik dan karakteristik yang sesuai untuk skala industri.

Tahap selanjutnya adalah inisiasi scale-up dari skala laboratorium menuju skala pilot. Dalam proses ini, digunakan dua metode, yakni low energy (pengadukan 360-980 rpm selama 10-30 menit) dan high energy (penggunaan ultraturrax dengan kecepatan 3.600-8.000 rpm selama 10-30 menit). Hasil evaluasi menunjukkan parameter pH, viskositas, serta stabilitas fisik yang baik, yang nantinya menjadi dasar bagi pengembangan skala industri lebih lanjut.

Prof. Nining menegaskan bahwa pencapaian akademik ini merupakan hasil dari perjalanan panjang dalam menekuni bidang formulasi sediaan obat dan kosmetika. “Capaian ini bukan hanya hasil kerja keras pribadi, melainkan juga berkat hubungan, kerja sama, dan dukungan dari berbagai pihak,” ungkapnya. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prof.-Dr.-apt.-Nining-Sugihartini-M.Si_.-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dalam-bidang-kepakaran-teknologi-formulasi-sediaan-obat-dan-kosmetika-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-04 09:39:132025-09-15 13:00:39Potensi Minyak Atsiri Bunga Cengkeh untuk Obat Antiinflamasi

Riset Intervensi Anemia pada Ibu Hamil Antarkan Rizka Novia Atmadani Raih Gelar Doktor ke-9 PSDIF UAD

01/09/2025/in Terkini /by Ard

Sidang Promosi Doktor apt. Rizka Novia Atmadani, M.Sc. di Kampus III Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Itoshiko)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali melahirkan seorang doktor baru dari Program Studi Doktor Ilmu Farmasi (PSDIF) pada Selasa, 26 Agustus 2025, bertempat di Ruang 207, Lantai 2, Kampus III UAD. apt. Rizka Novia Atmadani, M.Sc., resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Promosi Doktor. Gelar ini menjadikannya doktor ke-9 dari program tersebut, dengan masa studi 3 tahun, 11 bulan, dan 25 hari.

Sidang promosi ini dipimpin oleh dewan penguji yang terdiri dari para ahli di bidangnya. Bertindak sebagai Pembimbing Utama adalah Prof. Dr. dr. Akrom, M.Kes., dan Pembimbing Pendamping Dr. Siti Urbayatun, M.Si., Psi.. Turut hadir dalam jajaran dewan penguji Prof. Dr. apt. Umi Athiyah, M.S., dari Universitas Airlangga yang bergabung secara daring, serta Dr. apt. Woro Supadmi, M.Sc., dari Universitas Ahmad Dahlan.

Disertasi yang diangkat berjudul “Pengaruh Intervensi Brief Counseling 5A Apoteker dengan Illustrated Booklet terhadap Kepatuhan Penggunaan Tablet Tambah Darah (TTD) dan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Anemia dalam Menggunakan TTD di Puskesmas di Kota Malang”. Penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet tambah darah yang disediakan pemerintah, meskipun prevalensi anemia masih menjadi isu kesehatan yang signifikan. Faktor-faktor seperti efek samping, rasa bosan, dan lupa menjadi penghambat utama kepatuhan.

Dalam presentasinya, Rizka menjelaskan bahwa intervensi yang ia kembangkan menggunakan metode Brief Counseling 5A yang terstruktur, dibantu dengan media Illustrated Booklet yang didesain menarik dan mudah dipahami. Penelitian yang menggunakan metode Exploratory Sequential Mixed Method ini menunjukkan hasil yang positif. Intervensi yang diberikan terbukti berhasil meningkatkan pengetahuan, kepatuhan, tahapan perubahan perilaku, dan kadar hemoglobin pada kelompok ibu hamil yang menjadi subjek penelitian. Selain itu, ditemukan pula bahwa dukungan suami dan keluarga memegang peranan penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien.

Temuan ini menawarkan sebuah model intervensi yang efektif dan dapat diterapkan oleh apoteker di layanan kesehatan primer seperti Puskesmas untuk mengatasi masalah anemia pada ibu hamil. Para penguji mengapresiasi riset yang dilakukan karena memiliki dampak aplikatif yang kuat untuk mendukung program kesehatan nasional.

Setelah resmi dinyatakan lulus, Dr. apt. Rizka Novia Atmadani, M.Sc., menyampaikan rasa syukurnya. Ia berharap hasil penelitiannya dapat memberikan kontribusi nyata bagi praktik kefarmasian di masyarakat. “Sidang ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan untuk terus berkontribusi. Saya berharap model intervensi ini dapat memperkuat kolaborasi antara apoteker dengan tenaga kesehatan lain dan membantu meningkatkan kesehatan ibu hamil di Indonesia,” ujarnya. Dengan pencapaian ini, PSDIF UAD kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak para ilmuwan yang risetnya berorientasi pada penyelesaian masalah di masyarakat. (Ito)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sidang-Promosi-Doktor-apt.-Rizka-Novia-Atmadani-M.Sc_.-di-Kampus-III-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Itoshiko.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-09-01 12:56:342025-09-01 12:56:34Riset Intervensi Anemia pada Ibu Hamil Antarkan Rizka Novia Atmadani Raih Gelar Doktor ke-9 PSDIF UAD

Perkuat Tradisi Akademik, UAD Kukuhkan Empat Guru Besar Baru

31/08/2025/in Terkini /by Ard

Empat Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Rektor UAD dan Ketua Senat (Foto. Humas dan Protokol UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengukuhkan empat guru besar pada Sidang Terbuka Senat yang digelar pada Sabtu, 30 Agustus 2025 di Amphitarium Kampus IV UAD. Mereka yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Surahma Asti Mulasari, S.Si., M.Kes. dalam bidang pengelolaan sampah dan manajemen lingkungan; Prof. Elli Nur Hayati, M.PH., Ph.D., Psikolog. dalam bidang psikologi komunitas kelompok rentan; Prof. Dr. apt. Nining Sugihartini, M.Si. dalam bidang teknologi formulasi sediaan obat dan kosmetika; Prof. Dr. Dody Hartanto, M.Pd. dalam bidang bimbingan dan konseling keluarga.

Sidang terbuka dibuka oleh Ketua Senat UAD, Prof. Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T., dengan pembacaan basmalah. Selanjutnya, Muhammad Habibi Miftakhul Marwa, S.H.I., M.H., Kepala Bidang Hukum, Tata Laksana, Organisasi, dan Etika UAD, membacakan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia tentang pengangkatan keempat guru besar tersebut.

Setelah penayangan video profil, para guru besar menyampaikan pidato pengukuhan. Prof. Surahma Asti Mulasari dengan judul “Mengelola Sampah, Mengelola Kehidupan: Strategi Ilmiah dalam Pengelolaan Lingkungan di Yogyakarta”. Prof. Elli Nur Hayati dengan judul “Psikologi Komunitas: Transisi Psikologi Individual-Sentris ke Komunal-Sistemik-Sentris”. Prof. Nining Sugihartini dengan judul “Transformasi Sediaan Antiinflamasi Minyak Atsiri Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum, L.): Eksplorasi Sediaan Topikal dan Inisiasi Scale-Up ke Skala Pilot”. Prof. Dody Hartanto dengan judul “Konseling Harapan: Paradigma Baru Layanan bagi Keluarga dan Remaja dengan Masalah Kesehatan Mental”. Prosesi pengukuhan secara simbolis dilakukan oleh Ketua Senat didampingi Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T.

Dalam sambutannya, Prof. Dwi Sulisworo menegaskan pentingnya pengukuhan ini karena sebagian besar bidang yang diangkat berkaitan erat dengan kesehatan, baik fisik, psikologis, keluarga, maupun lingkungan. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kiprah keempat profesor yang telah memberi inspirasi, mulai dari penelitian pengelolaan sampah, pemberdayaan masyarakat, pengembangan farmasi, hingga layanan konseling.

Rektor UAD, Prof. Muchlas, menyampaikan ucapan selamat sekaligus menekankan peran guru besar sebagai penjaga marwah akademik. Ia menambahkan bahwa UAD kini memiliki 57 guru besar, dengan 42 di antaranya lahir dari internal UAD. “Kami berharap para guru besar menghasilkan karya spektakuler, menjadi rujukan, dan berkontribusi dalam mengembangkan program studi S3 yang relevan,” ujarnya.

Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., turut memberikan selamat serta menekankan pentingnya peningkatan kualitas dosen melalui program nolisasi. Sementara itu, Prof. Mahfud Sholihin, Ph.D., Ak., CA., CPA., Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, menegaskan bahwa guru besar diharapkan aktif dalam riset-riset strategis, termasuk melalui hibah risetMU.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., M.Hum., Kepala Lembaga LPSI UAD, serta ditutup dengan pembacaan hamdalah oleh Ketua Senat. Para tamu undangan kemudian memberikan ucapan selamat kepada keempat guru besar yang baru dikukuhkan. Dengan pengukuhan ini, UAD berkomitmen untuk terus memperkuat tradisi akademik, mengembangkan keilmuan, serta menghadirkan karya-karya yang berdampak nyata bagi masyarakat Indonesia dan dunia. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Empat-Guru-Besar-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dengan-Rektor-UAD-dan-Ketua-Senat-Foto.-Humas-dan-Protokol-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-31 08:17:122025-08-31 08:17:12Perkuat Tradisi Akademik, UAD Kukuhkan Empat Guru Besar Baru
Page 3 of 12‹12345›»

TERKINI

  • UAD Resmikan Gym dengan Semangat Move, Grow, dan Inspire20/08/2026
  • Tim MeRAMU BEM Farmasi UAD Kembangkan Gula Semut Herbal di Hargowilis19/08/2026
  • LAZISMU UAD Gelar Kick Off Dahlan Muda MeRAMU 202618/08/2026
  • UAD Terima Kunjungan Edukatif Kawan GNFI16/08/2026
  • AIR UAD Perluas Jejaring dan Peluang Kolaborasi Internasional16/08/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Dhita Pratama Beberkan Pentingnya Marketing Communication untuk Perkuat Karier20/08/2026
  • Hafiz Ahmad Rumalutur, Wisudawan FH UAD Dengan Segudang Prestasi Nasional19/08/2026
  • Di Balik Deretan Prestasi, Ada Perjalanan yang Tidak Sederhana19/08/2026
  • Kemerdekaan Bukan Sekadar Perayaan: Belajar Delayed Gratification dari Semangat Para Pejuang19/08/2026
  • Mengenal Suster Felika, Biarawati yang Menempuh Studi di UAD18/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top