• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Dorong Kesehatan Salamrejo

27/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim MeRAMU IMM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dorong kesehatan Salamrejo (Foto. Tim MeRAMU UAD)

Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi menerjunkan tim MeRAMU IMM Farmasi UAD di Kalurahan Salamrejo, Jumat 7 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan program pengabdian mahasiswa yang berfokus pada bidang kesehatan dan lingkungan.

Penerjunan dihadiri Lurah Salamrejo Dani dan Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi Mahasiswa UAD, Danang. Dalam kegiatan tersebut, tim MeRAMU memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan bersama masyarakat selama masa pengabdian.

Empat program utama yang dipaparkan meliputi SEDAYA, GEMPAR JENTIK, SAPA HIPERTENSI, dan SUMBER URIP. Keempatnya dirancang dengan pendekatan edukatif dan partisipatif agar masyarakat dapat terlibat aktif dalam pelaksanaan program.

SEDAYA berfokus pada pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. GEMPAR JENTIK diarahkan pada edukasi dan pemantauan jentik nyamuk sebagai upaya pencegahan penyakit. Sementara itu, SAPA HIPERTENSI menghadirkan edukasi mengenai pencegahan, deteksi dini, dan penerapan pola hidup sehat.

Program SUMBER URIP berfokus pada konservasi dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Melalui program ini, masyarakat diajak mengenal jenis, pemanfaatan, serta pentingnya menjaga keberlanjutan tanaman obat sebagai bagian dari potensi kesehatan dan lingkungan di Kalurahan Salamrejo.

Pelaksanaan seluruh program akan mengedepankan kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kalurahan, dan masyarakat. Sebagai tanda dimulainya kegiatan, dilakukan penandatanganan berita acara penerjunan oleh Lurah Salamrejo Dani dan Danang selaku Kepala Bidang Pembinaan Organisasi Kemahasiswaan dan Prestasi Mahasiswa UAD.

Melalui MeRAMU IMM Farmasi UAD 2026, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar dari masyarakat dan membangun kepedulian sosial. Program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta mendorong terciptanya masyarakat Salamrejo yang lebih sehat, mandiri, dan berdaya.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-MeRAMU-IMM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dorong-kesehatan-Salamrejo-Foto.-Tim-MeRAMU-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-27 08:45:372026-09-08 13:03:20Tim MeRAMU IMM Farmasi UAD Dorong Kesehatan Salamrejo

Program Doktor Ilmu Farmasi UAD Tambah Lulusan Baru

26/08/2026/in Terkini /by Ard

Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Sidang Promosi Doktor Program Studi Ilmu Farmasi Program Doktor (S-3) (Foto. Dinda)

Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Sidang Promosi Doktor Program Studi Ilmu Farmasi Program Doktor (S-3) pada Kamis (20/8/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Auditorium A, Lantai 3, Kampus III UAD, Yogyakarta, dengan Dona Suzana sebagai kandidat doktor.

Dalam sidang tersebut, Dona Suzana mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Pengembangan Terapi Infertilitas dengan Polherbal (Uncaria gambir, Tribulus terrestris, dan Piper retrofractum) melalui Pendekatan Bioinformatika dan Uji In-vivo pada Tikus Jantan.”

Sidang promosi doktor tersebut turut dihadiri oleh pembimbing utama Dr. apt. Kintoko, M.Sc. dan pembimbing pendamping Dr. apt. Moch. Saiful Bachri, M.Sc., serta jajaran dewan penguji.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. apt. Kintoko, M.Sc. menyampaikan kesan dan pesannya kepada Dona Suzana. Ia berharap perjalanan akademik yang telah ditempuh dapat memberikan kontribusi yang lebih luas, khususnya dalam pengembangan bidang medis tradisional dan integratif.

“Semoga dokter Dona bisa terus menjadi dokter yang memahami logika dari pengobatan alam, kolaborasi sintetis, dan terus menumbuhkan diri dalam bidang medis tradisional integratif,” ujar Kintoko.

Ia juga berharap hasil riset yang dilakukan tidak berhenti pada lingkup akademik, tetapi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta berdampak pada dunia usaha dan industri melalui proses komersialisasi.

“Setiap hasil dari riset yang dilakukan harus mempunyai dampak bagi dunia usaha dan dunia industri melalui komersialisasi. Ini penting, kalau ingin menjadi kampus berdampak, berarti setiap diri kita harus memberikan dampak,” lanjutnya.

Sementara itu, Dona Suzana menyampaikan rasa syukur setelah berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya di UAD. Ia mengaku merasa beruntung dapat menjadi bagian dari lingkungan akademik yang mendukung proses pendidikannya.

“Akhirnya saya dapat menyelesaikan program ini, yang jauh dari rumah. Dan saya sangat beruntung menjadi mahasiswa di sini, di mana environment-nya sangat mendukung untuk menjadi seorang doktor,” ungkap Dona.

Menurutnya, dukungan dari para dosen menjadi salah satu hal yang berkesan selama menempuh pendidikan doktor. Ia mengapresiasi motivasi yang diberikan para dosen selama proses studinya.

“Dosen-dosennya selalu memberikan motivasi yang luar biasa, yang tidak pernah saya dapatkan di UI ataupun di Gunadarma dulu,” tuturnya.

Dona Suzana menyelesaikan Program Doktor Ilmu Farmasi UAD dalam waktu 2 tahun 11 bulan 20 hari dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Fakultas-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menyelenggarakan-Sidang-Promosi-Doktor-Program-Studi-Ilmu-Farmasi-Program-Doktor-S-3-Foto.-Dinda.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-26 08:49:352026-08-26 08:49:35Program Doktor Ilmu Farmasi UAD Tambah Lulusan Baru

Dosen Farmasi UAD Edukasi DAGUSIBU Obat dan Kosmetik di Pulau Jeju, Korea Selatan

26/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Dosen Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi DAGUSIBU obat dan kosmetik di Pulau Jeju, Korea Selatan (Foto. Iis Wahyuningsih)

Dosen Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melanjutkan program pengabdian masyarakat (PkM) tentang edukasi DAGUSIBU di Pulau Jeju, Korea Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan di Masjid Baiturrahman bekerja sama dengan komunitas Muslim Jeju pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Ketua PkM, Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si., mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai kelanjutan dari edukasi daring sebelumnya sekaligus membawa pembahasan lebih dekat dengan komunitas. Dalam kegiatan lanjutan ini, pembahasan diperluas ke aspek DAGUSIBU berikutnya, yaitu menyimpan dan membuang obat dengan tepat.

“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program daring kami sebelumnya mengenai cara mendapatkan dan menggunakan obat dengan benar. Dengan bertemu langsung dengan komunitas di Jeju, kami berharap informasi yang disampaikan menjadi lebih praktis dan lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Iis.

Selain itu, kegiatan ini juga memperkenalkan DAGUSIBU kosmetik, mengingat pentingnya peran produk kosmetik dalam kehidupan sehari-hari. Kosmetik digunakan secara luas oleh berbagai kalangan dan kelompok usia, sehingga penting bagi konsumen untuk memahami cara memilih, menggunakan, menyimpan, dan membuang produk kosmetik secara aman dan bertanggung jawab.

Ia menambahkan bahwa topik kosmetik disertakan untuk menjawab kebutuhan sehari-hari komunitas tersebut.

“Kosmetik banyak digunakan di Korea, jadi kami merasa DAGUSIBU tidak terbatas pada obat-obatan saja. Masyarakat juga perlu mengetahui cara memilih, menggunakan, menyimpan, dan membuang produk kosmetik dengan tepat,” ungkapnya.

Setelah penyampaian materi, peserta secara aktif mengajukan pertanyaan dan terlibat dalam diskusi mengenai topik yang dibahas. Banyak pertanyaan berfokus pada situasi yang mereka hadapi sehari-hari, termasuk cara menyimpan obat dengan benar, penanganan obat yang tidak terpakai atau kedaluwarsa, serta cara memilih dan menggunakan produk kosmetik secara aman. Diskusi tersebut menjadikan sesi lebih interaktif dan memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya tentang hal-hal praktis secara langsung dengan narasumber.

Komunitas Muslim Jeju menyambut baik kelanjutan program ini. Yoga, yang mewakili komunitas tersebut, menyatakan bahwa topik-topik yang dibahas sangat relevan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Topik-topik ini sangat dekat dengan kebutuhan sehari-hari kita. Kita menggunakan obat-obatan dan kosmetik, namun terkadang kita kurang memperhatikan bagaimana cara penyimpanan, penggunaan, atau pembuangannya yang tepat. Program ini memberikan informasi praktis yang dapat kami bagikan kepada keluarga dan komunitas kami,” ujar Yoga.

Ke depannya, Iis berharap kerja sama antara Fakultas Farmasi UAD dan komunitas Muslim Jeju dapat terus berlanjut melalui kegiatan edukasi yang lebih rutin dan relevan.

“Kami berharap ini bukan sekadar kegiatan sekali jalan. Di masa mendatang, kami ingin terus membangun kerja sama dengan komunitas Muslim di Jeju serta mengembangkan berbagai program edukasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung pemahaman dan penerapan perilaku hidup yang aman dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” kata Iis.

Yoga juga menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat diperluas di masa depan.

“Kami berharap kerja sama semacam ini dapat terus berlanjut, dengan lebih banyak topik dan kegiatan yang bermanfaat bagi komunitas Muslim di Jeju,” ujarnya.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan informasi yang praktis dan relevan, tetapi juga membuka ruang dialog dan memperkuat interaksi dalam upaya membangun kolaborasi yang berkelanjutan. Fakultas Farmasi UAD berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkembang melalui berbagai program edukasi kesehatan yang bermanfaat bagi komunitas Muslim di Korea Selatan. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-DAGUSIBU-obat-dan-kosmetik-di-Pulau-Jeju-Korea-Selatan-Foto.-Iis-Wahyuningsih.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-26 08:34:042026-09-08 13:03:00Dosen Farmasi UAD Edukasi DAGUSIBU Obat dan Kosmetik di Pulau Jeju, Korea Selatan

Dosen Farmasi UAD Berdayakan Guru Thailand Selatan melalui Inovasi Herbal Wedang Uwuh

26/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

 

Dosen Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berdayakan guru thailand selatan melalui inovasi herbal wedang uwuh (Foto. Ichwan Ridwan)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali memperkuat kiprahnya di tingkat internasional melalui program pengabdian kepada masyarakat. Dosen Fakultas Farmasi UAD, apt. Ichwan Ridwan Rais, M.Sc., Ph.D., melaksanakan program pengabdian masyarakat mandiri di Sangkhom Wittaya Islamic School, Sadao, Songkhla, Thailand Selatan, pada Selasa 11 Agustus 2026.

Kegiatan yang menjadi bagian dari agenda pendampingan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Thailand tersebut menyasar para guru sebagai mitra utama. Program berfokus pada pemberdayaan melalui pelatihan pembuatan Wedang Uwuh, minuman herbal tradisional khas Yogyakarta yang memanfaatkan berbagai rempah dan bahan alami.

Wedang Uwuh merupakan minuman tradisional yang terdiri atas sejumlah rempah, seperti jahe (Zingiber officinale), kayu secang (Caesalpinia sappan), kayu manis (Cinnamomum verum), cengkih (Syzygium aromaticum), kapulaga, dan gula batu. Perpaduan bahan tersebut mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti flavonoid dan senyawa fenolik, yang dikenal memiliki aktivitas antioksidan.

Pemilihan guru sebagai sasaran program didasarkan pada peran strategis mereka sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat. Melalui pelatihan tersebut, para guru diharapkan tidak hanya mampu menerapkan pengetahuan tentang herbal secara mandiri, tetapi juga meneruskannya kepada siswa, keluarga, serta komunitas di sekitarnya.

Pelatihan dilaksanakan melalui dua tahapan. Tahap pertama berupa pembekalan teori mengenai identifikasi bahan, profil fitokimia, serta manfaat dari berbagai komponen Wedang Uwuh. Selanjutnya, peserta mengikuti lokakarya interaktif melalui praktik langsung, mulai dari pemilihan bahan baku, pengeringan secara higienis, hingga standardisasi formulasi agar kualitas produk tetap terjaga.

Menariknya, peserta juga didorong untuk mengembangkan inovasi dengan memanfaatkan tanaman obat lokal yang tersedia di Thailand Selatan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat pengetahuan yang diperoleh lebih mudah diterapkan secara berkelanjutan sesuai dengan potensi sumber daya setempat.

Hasil evaluasi menunjukkan para guru mampu memahami materi sekaligus mempraktikkan proses pembuatan, pengeringan, dan penyajian minuman herbal secara mandiri. Selain menjadi sarana transfer pengetahuan kesehatan, program ini juga membuka peluang pengembangan produk herbal sebagai bagian dari potensi ekonomi sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, Fakultas Farmasi UAD tidak hanya memperluas edukasi mengenai pemanfaatan herbal, tetapi juga mendorong pertukaran pengetahuan dan budaya antara Indonesia dan Thailand. Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan produk herbal berbasis potensi lokal yang dapat memberikan manfaat kesehatan sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat. (Dnd)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Dosen-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-berdayakan-guru-thailand-selatan-melalui-inovasi-herbal-wedang-uwuh-Foto.-Ichwan-Ridwan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-26 08:27:392026-09-08 13:02:49Dosen Farmasi UAD Berdayakan Guru Thailand Selatan melalui Inovasi Herbal Wedang Uwuh

Mahasiswa Farmasi UAD Perluas Wawasan Global melalui Summer Program di Taiwan

12/08/2026/in Terkini /by Ard

Muhammad Ihsan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengikuti program akademik internasional 2026 di NYCU Taiwan (Foto. Ihsan)

Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Muhammad Ihsan, berhasil menyelesaikan program akademik internasional 2026 Summer Program I & II: Traditional Chinese Medicine (TCM) di National Yang Ming Chiao Tung University (NYCU), Taiwan. Program tersebut diselenggarakan oleh School of Chinese Medicine dan Institute of Traditional Medicine, NYCU, pada 29 Juni-10 Juli 2026.

Program yang berlangsung selama dua pekan tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk mempelajari pengobatan tradisional Tiongkok sekaligus memahami keterkaitannya dengan perkembangan sains biomedis modern berbasis bukti (evidence-based medicine) dan teknologi kecerdasan buatan.

Selama mengikuti program, Muhammad Ihsan memperoleh pengalaman akademik yang memadukan keilmuan farmasi bahan alam dengan pendekatan sains biomedis modern.

Ihsan menjelaskan, “Materi yang dipelajari mencakup teori dasar TCM, sistem dua belas meridian, akupunktur, moksibusi, obat herbal, diagnosis nadi, hingga terapi tradisional seperti bekam dan Tuina,” jelasnya.

Tidak hanya mengikuti pembelajaran di ruang kelas, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi sejumlah institusi dan fasilitas yang berkaitan dengan pengembangan pengobatan tradisional. Salah satunya adalah National Research Institute of Chinese Medicine (NRICM), yang memberikan wawasan mengenai penelitian obat tradisional dan bahan alam. Peserta juga mengunjungi Keda Pharmaceutical Co. di Taoyuan untuk melihat secara langsung proses pengembangan dan manufaktur produk farmasi.

Ihsan menambahkan,”Pengalaman lainnya diperoleh melalui kunjungan ke Departemen Pengobatan Tradisional Taipei Veterans General Hospital. Dalam kunjungan tersebut, peserta mengamati penerapan pengobatan tradisional dalam pelayanan kesehatan serta integrasinya dengan pengobatan konvensional di lingkungan rumah sakit,” tandasnya.

Pada pekan pertama, kegiatan diawali dengan Opening Ceremony dan perkuliahan mengenai History and Classics of TCM oleh Prof. Yi-Tsau Huang. Peserta kemudian mempelajari Tai Chi Quan berbasis bukti, teori meridian, serta praktik dasar akupunktur. Pembelajaran dilanjutkan dengan materi mengenai karakteristik obat herbal berdasarkan Four Qi, Five Flavors, dan Twelve Meridians.

Peserta juga mempelajari teori Body Constitution dan praktik Pulse Diagnosis, serta mengikuti praktik terapi bekam dan identifikasi obat herbal. Pekan pertama ditutup dengan presentasi kelompok tahap awal dan Farewell Lunch.

Memasuki pekan kedua, pembelajaran semakin diarahkan pada penerapan dan eksplorasi ilmiah. Peserta mempelajari bukti ilmiah akupunktur, melakukan pengamatan klinis dan praktik akupunktur, serta mengikuti latihan Qigong Baduanjin. Selain itu, peserta mempelajari teknik terapi manual Tuina, diagnosis ilmiah dalam TCM, serta penerapan nutrisi dan pola makan dalam pengobatan tradisional.

Pada sesi berikutnya, peserta mendalami konsep Integrative Medicine: East-West Research, penelitian dan pengembangan polisakarida herbal, serta riset formulasi herbal NRICM-101 untuk COVID-19. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Final Group Presentation, penyerahan sertifikat, dan Closing Ceremony pada 10 Juli 2026.

Keikutsertaan Muhammad Ihsan dalam program tersebut menjadi pengalaman penting dalam memperluas wawasan akademik dan jejaring internasional. Melalui pembelajaran lintas disiplin dan interaksi dengan peserta dari berbagai negara, ia memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai pengembangan obat berbahan alam serta penerapan pengobatan tradisional yang didukung oleh bukti ilmiah.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa Farmasi UAD untuk terus mengembangkan pengetahuan dan kompetensi di bidang kefarmasian, khususnya dalam riset bahan alam dan pengembangan obat tradisional berbasis bukti. Selain memperkaya pengalaman akademik, program ini juga membuka wawasan mengenai pentingnya integrasi antara kearifan pengobatan tradisional dan perkembangan sains modern dalam menjawab kebutuhan kesehatan di masa mendatang. (Mawar)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Muhammad-Ihsan-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-mengikuti-program-akademik-internasional-2026-di-NYCU-Taiwan-Foto.-Ihsan.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-12 08:53:272026-08-12 08:53:27Mahasiswa Farmasi UAD Perluas Wawasan Global melalui Summer Program di Taiwan

Farmasi UAD Perkenalkan Dagusibu ke Komunitas Muslim di Pulau Jeju Korsel

03/08/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PKM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kenalkan Dagusibu ke komunitas muslim di Pulau Jeju Korea Selatan (Foto. Tim PKM Farmasi UAD)

Program Studi Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diketuai Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si., menggelar edukasi kesehatan secara daring bagi komunitas Muslim di Pulau Jeju, Korea Selatan, pada 15 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai konsep Dagusibu (Mendapatkan, Menggunakan, Menyimpan, dan Membuang Obat dengan Benar) sebagai upaya mendukung penggunaan obat yang aman dan rasional.

Pada tahap awal, edukasi difokuskan pada dua aspek utama, yaitu cara mendapatkan dan menggunakan obat dengan benar. Sementara itu, materi mengenai penyimpanan dan pembuangan obat direncanakan akan disampaikan melalui kegiatan luring.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai pengelolaan obat yang tepat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Iis.

Dalam pemaparannya, tim menjelaskan pentingnya memperoleh obat dari fasilitas kesehatan resmi, seperti apotek, rumah sakit, atau penyedia layanan kesehatan berlisensi, guna menjamin kualitas, keamanan, dan khasiat obat. Peserta juga diimbau untuk selalu memeriksa kondisi kemasan, tanggal kedaluwarsa, serta nomor registrasi sebelum menggunakan obat.

Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai penggunaan obat secara rasional, di antaranya dengan mengikuti aturan dosis yang dianjurkan, menyelesaikan pengobatan sesuai resep, serta menghindari penggunaan obat hanya berdasarkan rekomendasi teman atau keluarga tanpa konsultasi tenaga kesehatan.

Meskipun komunitas Muslim di Jeju memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang modern, praktik swamedikasi masih banyak dilakukan. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya edukasi Dagusibu agar masyarakat lebih memahami pengelolaan obat yang benar dan mampu menghindari kesalahan penggunaan obat.

Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Peserta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai penggunaan obat saat bepergian, penyimpanan obat selama perjalanan, serta penanganan penyakit ringan yang sering muncul akibat perubahan musim. Diskusi tersebut menggambarkan tantangan yang dihadapi warga Indonesia yang tinggal di luar negeri dalam mengelola kesehatan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, Tim PkM Farmasi UAD berharap konsep Dagusibu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengambil keputusan yang tepat terkait penggunaan obat. Selain itu, pemanfaatan platform digital dinilai mampu memperluas jangkauan edukasi kesehatan hingga masyarakat Indonesia di luar negeri, sehingga informasi mengenai penggunaan obat yang aman dan rasional dapat diakses tanpa terbatas oleh jarak geografis.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PKM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-kenalkan-Dagusibu-ke-komunitas-muslim-di-Pulau-Jeju-Korea-Selatan-Foto.-Tim-PKM-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-08-03 09:15:492026-08-10 10:40:13Farmasi UAD Perkenalkan Dagusibu ke Komunitas Muslim di Pulau Jeju Korsel

IMM Farmasi UAD dan KFP AMERTA Gelar Program SIGAP di Kalurahan Salamrejo

31/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Bidang Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (SOSPEM) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Komunitas Farmasi Peduli (KFP) sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kesehatan dan Pencegahan Penyakit (SIGAP) pada Sabtu, 18 Juli 2026 di Balai Langit,  Kalurahan Salamrejo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Mengusung tema “Aksi Sehat: Bersama Bergerak Mencegah Hipertensi dan Diabetes untuk Hidup yang Lebih Berkualitas”, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui edukasi dan pelayanan kesehatan.

Program SIGAP merupakan program kolaborasi yang dirancang sebagai media edukasi kesehatan sekaligus implementasi nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi bagian dari gerakan dakwah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit tidak menular, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat sejak dini untuk mencegah berbagai komplikasi kesehatan di masa mendatang.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan registrasi panitia dan peserta, kemudian dilanjutkan dengan skrining kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah dan gula darah. Selanjutnya acara resmi dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta penyampaian sambutan dari ketua umum IMM, pendamping kegiatan, dan perwakilan pemerintah Kalurahan Salamrejo.

Sebelum memasuki sesi utama, seluruh peserta mengikuti pretest untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan awal mengenai hipertensi dan diabetes melitus. Hasil pretest menjadi dasar evaluasi efektivitas penyampaian materi selama kegiatan berlangsung sehingga peningkatan pemahaman peserta dapat diukur secara objektif melalui perbandingan dengan hasil posttest di akhir kegiatan.

Materi pertama mengangkat tema “Pencegahan dan Penanganan Penyakit Hipertensi & Diabetes Melitus”. Dalam sesi ini, peserta memperoleh penjelasan mengenai faktor risiko, gejala, hingga upaya pencegahan terhadap kedua penyakit tersebut. Antusiasme peserta terlihat sepanjang penyampaian materi.

Berbagai pertanyaan diajukan mengenai kebiasaan sehari-hari, pola konsumsi makanan, hingga cara mengendalikan tekanan darah dan kadar gula darah. Diskusi berlangsung aktif sehingga peserta tidak hanya menerima informasi secara satu arah, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk berkonsultasi langsung mengenai kondisi kesehatan yang dialami.

Setelah sesi pertama berakhir, kegiatan dilanjutkan dengan materi kedua yang membahas “Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus”. Pada sesi ini pemateri menjelaskan bahwa pemanfaatan TOGA dapat menjadi alternatif pendukung dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat apabila digunakan secara tepat dan tetap memperhatikan anjuran tenaga kesehatan. Edukasi tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat agar lebih bijak memanfaatkan potensi tanaman herbal yang tersedia di lingkungan rumah.

Sebagai bentuk evaluasi terhadap efektivitas kegiatan, peserta mengikuti posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan setelah memperoleh seluruh materi edukasi. Tahapan ini penting dalam pelaksanaan program karena memberikan gambaran mengenai keberhasilan penyampaian informasi kepada masyarakat.

Dengan terselenggaranya Program SIGAP diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya pencegahan penyakit tidak menular, khususnya hipertensi dan diabetes melitus, melalui penerapan pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta pemanfaatan sumber daya kesehatan yang tersedia di lingkungan sekitar. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/IMM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dan-KFP-AMERTA-gelar-program-SIGAP-di-Kalurahan-Salamrejo-Foto.-IMM-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-31 08:53:462026-08-10 10:39:41IMM Farmasi UAD dan KFP AMERTA Gelar Program SIGAP di Kalurahan Salamrejo

Tim PkM Farmasi UAD Beri Penyuluhan Kesehatan Terpadu Lansia di Mergangsan

27/07/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Tim PkM Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) beri penyuluhan kesehatan terpadu lansia di Mergangsan (Foto. Tim PKM UAD)

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan program penyuluhan kesehatan terpadu. Kegiatan yang mengusung tema “Pemberdayaan Lansia dengan Senam Brain Gym dan Edukasi Demensia” ini dilaksanakan secara komprehensif pada Sabtu, 18 Juli 2026 di RW 18, Mergangsan, Yogyakarta. 

Program pemberdayaan ini diketuai oleh Dr. apt. Iis Wahyuningsih, M.Si., dengan didampingi oleh dua anggota dosen, yakni apt. Prita Anggraini Kartika Sari, M.Farm. dan Dr. apt. Arif  Budi Setianto, M.Si. Pelaksanaan di lapangan digerakkan oleh tim kolaborasi mahasiswa lintas keilmuan. 

Anggota tim mahasiswa tersebut terdiri dari Fatma Marni Sarkol dan Muhammad Rafli Ichwan Rinaldo dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, serta deretan mahasiswa Program Studi Farmasi yang meliputi Evan Ardi Kusuma, Namira Nur Aufa, Lolita Asyifa, Ilvana Rajabti, Fira Dwi Salshabirah, Alivia Hedy Putri, dan Wahyu Dyah Sarahsvati Kurniawan. 

Rangkaian kegiatan pada pagi hari dibuka dengan sesi senam pencegahan demensia atau Brain Gym. Senam ini dirancang khusus dengan gerakan ringan untuk merangsang memori, konsentrasi, dan saraf kognitif lansia. Manfaat positif dari rutinitas senam ini langsung dirasakan oleh peserta.

“Alhamdulillah, badan terasa lebih fresh. Daya ingat juga dirasa lebih meningkat dan tubuh terasa lebih bugar,” ungkap Ibu Putri Wijayanti, salah satu lansia peserta Brain Gym.

Setelah senam, acara dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan sediaan jamu kunyit. Tim PkM Farmasi UAD tidak sekadar membuat jamu tradisional biasa, melainkan memberikan inovasi berupa penambahan lada hitam untuk mengoptimalkan penyerapan senyawa aktif yang baik bagi tubuh.

Inovasi dan edukasi takaran bahan ini mendapat apresiasi tinggi dari kader setempat. Novita Wulandari, salah satu anggota Kader Lansia RW 18, menuturkan bahwa ilmu yang diberikan sangat aplikatif bagi warga.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan informasinya sangat lengkap. Ternyata penambahan lada hitam pada kunyit asam biasa bisa memberikan manfaat kesehatan yang jauh lebih optimal. Selain itu, takaran pembuatannya mudah dipraktikkan, serta bahan-bahannya pun murah dan terjangkau,” jelas Novita.

Memasuki sore hari, fokus kegiatan beralih pada pelayanan cek kesehatan komprehensif bagi para lansia. Sesi pemeriksaan ini dipadukan dengan pemaparan materi edukasi mengenai pentingnya kualitas tidur yang baik. Lansia diberikan pemahaman mengenai pola istirahat yang tepat agar tubuh tetap bugar di usia senja.

Didukung penuh oleh pihak Kader Lansia RW 18, seluruh rangkaian kegiatan dari pagi hingga sore ini diharapkan mampu mendorong para lansia di Mergangsan untuk lebih mandiri dalam menjaga kesehatan secara holistik, baik melalui aktivitas fisik yang rutin, pola tidur teratur, maupun pemanfaatan sediaan herbal secara tepat dan terstandar. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-PkM-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-beri-penyuluhan-kesehatan-terpadu-lansia-di-Mergangsan-Foto.-Tim-PKM-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-07-27 09:26:422026-07-27 09:26:42Tim PkM Farmasi UAD Beri Penyuluhan Kesehatan Terpadu Lansia di Mergangsan

Mahasiswa Farmasi UAD Edukasi Masyarakat tentang Pembelian Obat yang Tepat di Apotek

26/06/2026/in MBKM, Terkini /by Ard

Mahasiswa Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) edukasi masyarakat tentang pembelian obat yang tepat di apotek (Foto. Muhammad)

Mahasiswa Program S-1 Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan sosialisasi mengenai cara pembelian obat yang tepat di apotek. Sosialisasi tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 15 Mei 2026, bertempat di RT 03, Desa Kembaran, Tamantirto, Kasihan, Bantul. Kegiatan tersebut dilakukan dalam bentuk promosi kesehatan (promkes) yang melibatkan ibu-ibu Dasawisma sebagai peserta.

Sosialisasi dengan tema “Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Pembelian Obat di Apotek” ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai cara pembelian obat yang benar, aman, dan rasional di apotek untuk mencegah terjadinya kesalahan penggunaan obat.

Kegiatan ini dilakukan oleh enam orang mahasiswa Farmasi UAD yakni, Muhammad Teguh Ferdiansyah, Nur Aini Dini Islamiyah, Yholanda Hidayat, Ammara Khaira Luthfunnisa, Adelliana Khusnul Oktaviasari, dan Najwa Arsya Puspita Khansabrina. Dalam pelaksanaan kegiatan juga didampingi oleh apt. Andriana Sari, M.Sc.  sebagai dosen pendamping dari Program Studi Farmasi UAD.

Diawali dengan pre-test untuk menilai pengetahuan awal masyarakat, setiap peserta yang hadir mendapat soal singkat dan dilanjutkan dengan sesi presentasi interaktif mengenai topik tersebut. Pada akhir presentasi, dibuka sesi tanya jawab sebagai bentuk lain dari pelaksanaan post-test.

Andriana selaku dosen pendamping mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan promosi kesehatan yang telah dilaksanakan. Menurutnya, kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan mampu menarik perhatian peserta selama penyuluhan berlangsung. Ia berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan komunikasi serta memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Selain menambah pengalaman lapangan, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat, termasuk dalam pelaksanaan KKN di masa mendatang.

Muhammad Teguh Ferdiansyah, selaku ketua pelaksana menyampaikan, “Dengan diadakannya kegiatan ini masyarakat menjadi lebih memahami cara untuk lebih peduli pada kesehatan melalui pembelian obat di fasilitas kesehatan resmi dan pastinya penggunaan obat sesuai anjuran dari dokter ataupun apoteker, dengan hal itu kita dapat mencegah kesalahan-kesalahan dalam penggunaan maupun pembelian obat. Saya juga sangat senang atas antusias dari ibu-ibu Dasawisma yang memberikan semangat kepada kami, para mahasiswa, melalui respon yang aktif, baik itu bertanya maupun menjawab”. (Mei)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-edukasi-masyarakat-tentang-pembelian-obat-yang-tepat-di-apotek-Foto.-Muhammad.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-26 11:00:142026-06-26 09:14:08Mahasiswa Farmasi UAD Edukasi Masyarakat tentang Pembelian Obat yang Tepat di Apotek

Penyuluhan Kesehatan Dorong Penggunaan Obat yang Tepat

09/06/2026/in Terkini /by Ard

Tim Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan promosi kesehatan di Berbah, Sleman, DIY (Foto. Farmasi UAD)

Pemahaman masyarakat mengenai resep dokter masih menjadi tantangan dalam penggunaan obat yang aman dan tepat. Oleh karena itu, promosi kesehatan terkait cara mengenali resep dokter dan memahami aturan pakai obat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan obat yang rasional.

Tim Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan promosi kesehatan pada Jumat, 15 Mei 2026, di Masjid Al-Ikhlas, Jalan Wonosari, Kuton, Tegaltirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sasaran utama kegiatan adalah ibu-ibu paguyuban yang dinilai memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan terkait penggunaan obat di lingkungan keluarga.

Materi yang disampaikan berfokus pada pentingnya memahami informasi yang terdapat pada resep dokter, mulai dari nama obat, dosis, frekuensi penggunaan, hingga waktu penggunaan obat. Edukasi tersebut dinilai penting karena masih banyak masyarakat yang menganggap resep dokter hanya sebagai syarat memperoleh obat tanpa memahami informasi yang tercantum di dalamnya.

Kurangnya pemahaman terhadap resep dokter dapat menimbulkan berbagai permasalahan, seperti penggunaan dosis yang tidak tepat, ketidaksesuaian waktu minum obat, hingga penghentian pengobatan sebelum waktunya. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan keberhasilan terapi serta meningkatkan risiko terjadinya efek samping obat.

Kegiatan promosi kesehatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Ibu-ibu paguyuban terlihat antusias selama kegiatan berlangsung dengan aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan terkait resep dokter dan aturan penggunaan obat.

Untuk meningkatkan partisipasi peserta, tim penyelenggara turut memberikan doorprize berupa paket sembako kepada peserta yang aktif selama sesi diskusi. Suasana kegiatan yang komunikatif dan interaktif diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat yang aman, tepat, dan rasional dalam kehidupan sehari-hari.

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Fakultas-Farmasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-melakukan-promosi-kesehatan-di-Berbah-Sleman-DIY-Foto.-Farmasi-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2026-06-09 10:18:322026-06-09 10:18:32Penyuluhan Kesehatan Dorong Penggunaan Obat yang Tepat
Page 1 of 12123›»

TERKINI

  • Mahasiswa KKN UAD Perkuat Syiar Keagamaan melalui Pengajian10/09/2026
  • KKN UAD Edukasi Siswa SD Muhammadiyah Balerante Buat Ecoprint10/09/2026
  • KKN UAD Kenalkan Pengolahan Sampah Organik melalui Pembuatan Eco-Enzyme di Dusun Pelem10/09/2026
  • KKN UAD Gelar Workshop Pembuatan Spray Sereh Multifungsi dan Losida Galon09/09/2026
  • KKN Dahlan Muda Salurkan Hibah Buku di Taman Nasional Siberut09/09/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Memaknai Singkatnya Kehidupan dan Rahmat Berlimpah Menuju Surga10/09/2026
  • Menapaki Jalan Lurus melalui Sepuluh Wasiat Allah04/09/2026
  • LPSI UAD Gelar Kajian Tafsir At-Tanwir, Bedah Makna dan Keutamaan Surat Al-Baqarah Ayat 18503/09/2026
  • Menyelami Kedudukan Al-Qur’an dan Spirit Kemudahan Syariat02/09/2026
  • Resep Istikamah Ibadah dan Menjaga Kesehatan Kerja28/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top