• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Prodi Gizi UAD Adakan Field Trip Pra-Klinik

24/07/2024/in Terkini /by Ard

Field trip mahasiswa Prodi S-1 Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di RSI Sultan Agung Semarang (Dok. Istimewa)

Program Studi (Prodi) S-1 Gizi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali berkesempatan untuk melakukan karyawisata (field trip) ke berbagai instansi yang memiliki fokus di bidang gizi. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 21 selama tiga hari yakni sejak 8–10 Juli 2024 sebagai persiapan magang.

Pada hari pertama, mahasiswa mengunjungi Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang. Instansi ini merupakan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung yang menerapkan sistem sewaloka, di mana semua makanan yang diberikan kepada pasien diolah langsung oleh pihak RSI. Mahasiswa kemudian dibagi dalam dua kelompok untuk eksplorasi. Kelompok pertama berkeliling RSI secara umum, sedangkan kelompok lainnya (didampingi panitia) berfokus pada poli gizi.

Kepala Instalasi Gizi RSI Sultan Agung, Harini Diestiani S.Gz., R.D. mengungkapkan, “Kami memiliki ruang lingkup pelayanan gizi mulai dari penyelenggaraan makanan, asuhan gizi rawat inap, asuhan gizi rawat jalan, hingga penelitian dan pengembangan. Adapun pembagian jenis pasiennya yaitu pasien presiden suite, VVIP, VIP, I, II, dan III. Pasien yang dirawat di ruang presiden suite, VVIP, dan VIP mendapat service lebih yaitu penjaga pasien mendapat makanan dari rumah sakit dan pada ruang presiden suite terdapat kursi pijat,” ujarnya.

Berlanjut pada hari berikutnya, mahasiswa kembali dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama berkesempatan untuk mengunjungi PT Ajinomoto di Karawang dan kelompok kedua berkunjung ke PT Nippon Indosari Corpindo (Sari Roti) cabang Bekasi. Pada karyawisata tersebut, mahasiswa dapat melihat proses produksi hingga mencicipi hasil produksi dari masing-masing perusahaan. Di hari terakhir, mahasiswa kembali berkumpul untuk mengunjungi PT Cisarua Mountain Dairy (Cimory) di Semarang sembari membeli buah tangan bagi yang ingin berbelanja.

“Kunjungan ini diharapkan dapat memberi gambaran kepada mahasiswa Prodi S-1 Gizi angkatan 2021 terkait pekerjaan nutritions di rumah sakit maupun industri lainnya. Semoga materi yang disampaikan oleh setiap narasumber dapat diterapkan oleh mahasiswa ketika magang,” tutup Ibnu Abbas, salah satu panitia saat diwawancarai. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Field-trip-mahasiswa-Prodi-S-1-Gizi-Fakultas-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-RSI-Sultan-Agung-Semarang-Dok.-Istimewa.jpeg 1200 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-24 10:18:352024-07-24 10:18:35Prodi Gizi UAD Adakan Field Trip Pra-Klinik

Mahasiswa S-1 Kesmas UAD Ajak Warga Karangjambe Tanggulangi Hipertensi

22/07/2024/in Terkini /by Ard

Skrining kesehatan hipertensi bagi masyarakat Dusun Karangjambe, Banguntapan, Bantul, oleh mahasiswa S-1 Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Istimewa)

Hipertensi hingga kini masih menjadi kontributor terbesar dalam angka mortalitas di dunia. Hal ini kemudian menjadi fokus bagi Program Studi (Prodi) S-1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam pencegahan dan pengendaliannya. Melalui praktik belajar lapangan (PBL), mahasiswa semester 6 diberi kesempatan untuk melakukan analisis situasi, advokasi, hingga intervensi kesehatan di dusun mitra.

Pada 12 Juli 2024, PBL kelompok 26 adakan penyuluhan, skrining kesehatan, dan senam bersama warga Dusun Karangjambe, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul. Kegiatan ini merupakan implementasi dari intervensi PBL setelah mahasiswa melakukan analisis situasi dan advokasi melalui musyawarah masyarakat desa (MMD). Dalam realisasinya, sebanyak 30 orang yang berasal dari tiga RT (RT 13, RT 15, dan RT 16) turut berpartisipasi.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga dan sebagai contoh kegiatan intervensi itu dapat memberi motivasi warga untuk berperilaku hidup sehat,” kata Dwi Nuraini selaku ketua RT 16.

Anastasia Erwanti, salah satu peserta melanjutkan, “Luar biasa sekali kegiatannya bisa menyatukan warga RT 13, 15, dan 16 untuk berkegiatan bersama. Ini baru pertama kalinya, kami sangat senang karena bisa menambah saudara dan pengalaman baru,” ujarnya.

Melihat keterampilan mahasiswa dan antusiasme masyarakat di lapangan, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Rosyidah, S.E., M.Kes., Ph.D. turut senang. Meskipun masih semester 6, mahasiswa mampu berinteraksi dengan cukup baik. Selain itu, mereka juga kompeten dalam memberikan intervensi kesehatan, mulai dari senam bersama, cek kesehatan dasar, hingga penyuluhan.

“Melihat antusiasme dan dedikasi tinggi mereka dalam mengaplikasikan pengetahuan yang telah dipelajari, rasanya sungguh membanggakan. Interaksi yang dilakukan dengan masyarakat setempat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif. Semoga semangat ini senantiasa membawa manfaat dan menjadi bekal berharga bagi mereka dalam karier profesional di masa depan,” katanya. (tim/ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Skrining-kesehatan-hipertensi-bagi-masyarakat-Dusun-Karangjambe-Banguntapan-Bantul-oleh-mahasiswa-S-1-Prodi-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Istimewa.jpg 1000 1500 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-22 12:09:032024-07-22 12:09:03Mahasiswa S-1 Kesmas UAD Ajak Warga Karangjambe Tanggulangi Hipertensi

Gen-Tourism: Diskusi Healthy Tourism Prodi Kesmas UAD dengan Pelaku Wisata Parangtritis

17/07/2024/in Terkini /by Ard

Prodi Kesehatan Masyarakat FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan FGD dengan pelaku wisata di Kapanewon Kretek, Bantul (Dok. Istimewa)

Program Studi (Prodi) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan focus group discussion (FGD) dengan para pelaku wisata di wilayah Kapanewon Kretek, Bantul, pada Senin, 8 Juli 2024 di Hotel @HOM Premiere Timoho Jogja. Kegiatan FGD ini diselenggarakan untuk mengaplikasikan konsep healthy tourism, sesuai dengan visi keilmuan yang diusung oleh Prodi Kesmas UAD.

FGD diikuti secara aktif oleh pelaku wisata di sekitar Pantai Parangtritis antara lain Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Paguyuban Kuliner, Koperasi Minabahari, pengelola jeep dan ATV, serta pemangku kebijakan di wilayah setempat yaitu para perwakilan dari Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Puskesmas Kretek, hingga Dinas Pariwisata Bantul.

Kolaborasi di bidang healthy tourism ini mengusung tema “Agenterpreneur Pariwisata Selamat dan Sehat” atau disingkat dengan “Gen-Tourism”. FGD tersebut merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) Tahun 2024 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang diperoleh oleh Prodi Kesmas UAD.

Sesi FGD menghasilkan beberapa informasi terkait permasalahan kesehatan di tempat wisata di antaranya pengelolaan sampah dan limbah duri ikan, keamanan pangan, mitigasi bahaya ubur-ubur, hingga pencegahan penularan HIV/AIDS. Permasalahan ini selanjutnya akan digarap dengan kolaborasi antara pelaku wisata, pemerintah daerah, dan pihak kampus dengan mengusung konsep healthy tourism. Implementasi konsep healthy tourism itu diintegrasikan dengan program pembelajaran mahasiswa berupa kegiatan magang, riset, dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang dijadwalkan terlaksana pada Agustus–November 2024 mendatang. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prodi-Kesehatan-Masyarakat-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-FGD-dengan-pelaku-wisata-di-Kapanewon-Kretek-Bantul-Dok.-Istimewa.jpg 807 1210 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-17 13:30:592024-07-17 13:30:59Gen-Tourism: Diskusi Healthy Tourism Prodi Kesmas UAD dengan Pelaku Wisata Parangtritis

Promosi Kesehatan Mental: Apa Pentingnya?

17/07/2024/in Feature /by Ard

Pemaparan materi tentang Promosi Kesehatan Mental oleh Dr. Heni Trisnowati, S.K.M., M.P.H., dosen FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Isah)

World Health Organization (WHO) mendefinisikan sehat sebagai keadaan yang sempurna baik fisik, mental, maupun sosial, tidak hanya terbebas dari penyakit atau kelemahan/cacat. Ketika seseorang memiliki kondisi tubuh yang sehat, maka produktivitasnya akan meningkat. Hal ini bermuara pada peningkatan kualitas hidup yang baik pula. Namun, kondisi yang demikian kadang kala sulit untuk dicapai terutama pada generasi Z yang banyak mengeluhkan kesehatan mentalnya.

Berangkat dari fenomena tersebut, Dr. Heni Trisnowati, S.K.M., M.P.H. kemudian didapuk sebagai narasumber pada 30 Juni 2024 lalu. Dikemas dalam bentuk talkshow oleh mahasiswa Peminatan Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku (PKIP) Program Studi (Prodi) S-1 Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Heni mengungkap banyak hal tentang kesehatan mental.

“Depresi dan anxiety menduduki peringkat kedua dan keenam dalam top 10 leading causes of global years lived with disability,” ungkap Dr. Heni.

Indikator Sehat Mental

Seseorang dengan mental yang sehat menurut WHO didasarkan pada beberapa kriteria, yakni mengenali potensi diri dengan baik, mampu menghadapi stres sehari-hari, produktif sesuai peran masing-masing, dan bermanfaat bagi orang lain. Kesehatan mental sendiri memiliki nilai intrinsik dan nilai instrumental yang membantu orang berkoneksi dengan lingkungan, memanfaatkan fungsinya, mengatasi masalah, dan berkembang.

Indikator sehat mental yang pertama adalah orang tersebut bisa berkoneksi, memiliki relationship yang positif, memiliki rasa empati. Indikator kedua adalah function, di mana kita dapat memanfaatkan kognitif skill yang dimiliki, berpendidikan, dan memiliki pilihan yang sehat. Jika mental kita sehat, tentu kita juga bisa mengatasi setiap permasalahan yang dialami serta mampu beradaptasi dengan perubahan. Kemampuan dalam mewujudkan ide-ide baru, memilih sesuatu dari berbagai pilihan, serta mengembangkan tujuan hidup juga menjadi bagian penting dalam sehat mental.

Resiliensi-Ketangguhan Internal

Dr. Heni menjelaskan, “Resiliensi atau ketangguhan bisa menjadi faktor protektif yang melindungi kita dari masalah mental disorder. Relisiensi ini muncul dari dalam diri sendiri maupun dari luar. Kepercayaan dan efikasi diri merupakan salah satu bentuk yang membantu kita agar tidak mudah mengalami gangguan kesehatan mental, bagaimana seseorang membangun hubungan yang baik dengan orang terdekatnya.”

Ketangguhan internal dalam bagian ini tidak hanya soal kepercayaan diri dan efikasinya, tetapi ada kemampuan untuk mengambil tindakan dan terus bertahan, keterampilan sosial yang baik pengelolaan emosi yang baik, optimis, dan decision making yang tepat. Kemampuan untuk memikirkan, merencanakan, dan bertindak untuk menyelesaikan masalah juga menjadi poin penting. Sementara ketangguhan eksternal muncul dari lingkungan sekitar individu misalnya keluarga dan teman dekat seperti bonding yang kuat dengan orang tua, merasa dicintai dan dihargai oleh orang tua. Selain itu, adanya hubungan sosial yang baik dengan orang lain seperti adanya teman dekat yang dapat diandalkan di masa-masa sulit.

Pendekatan Multisektor dalam Menangani Masalah Kesehatan Mental

Membantu seseorang dalam memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk mempromosikan dan melindungi kesehatan menjadi fokus dari promosi kesehatan mental itu sendiri. Melalui aktivitas literasi kesehatan, harapannya dapat memicu sinergitas untuk menciptakan lingkungan yang positif. Pada dasarnya, isu kesehatan mental dapat diselesaikan secara multisektor.

“Dari sisi promosi kesehatan, terdapat multilevel strategi yang dimulai dari tingkat individu, komunitas, hingga ke tingkat pemerintahan. Setiap negara biasanya memiliki undang-undang khusus untuk mengatur masalah kesehatan mental (kesehatan jiwa). Mental disorder semestinya bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga instansi pendidikan dan masyarakat sekitar,” kata Dr. Heni.

Pencegahan dan Pengendalian

Masalah kesehatan mental dapat dicegah dan dikendalikan melalui beberapa rekomendasi. Selain literasi kesehatan mental dan pelibatan sivitas akademika dan pimpinan di instansi tempat bekerja, perlu diperhatikan beberapa hal misalnya konsep kesehatan jiwa, promosi kesehatan, serta pencegahan terkait harus dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan, terutama di Prodi Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Perlu juga dilakukan peningkatan kapasitas petugas kesehatan masyarakat tentang isu kesehatan jiwa. Kolaborasi multisektor tak ketinggalan harus selalu diupayakan. Pemanfaatan platform digital untuk memperluas layanan kesehatan jiwa pun tak kalah penting. Selain itu, peningkatan sumber daya manusia dan anggaran, mengidentifikasi populasi rentan dan intervensi, serta pelibatan individu yang berpengalaman di tingkat perencanaan, pengembangan intervensi, dan pelaksanaan layanan kesehatan jiwa sehingga dapat menghemat biaya.

Di akhir sesi, Dr. Heni menekankan akan pentingnya mengubah pola pikir ke arah yang lebih positif. “Pada sebagian mahasiswa, pemicu paling besar adalah tenggat tugas kuliah. Maknailah tugas-tugas tersebut sebagai proses pembelajaran yang membawa manfaat di masa depan, bukan sebagai tekanan. Hal ini kemudian dapat membuat mahasiswa lebih bisa berdamai dengan keadaan. Bagaimana respons individu terhadap apa yang terjadi di sekitarnya menjadi penentu apakah dirinya mengalami gangguan mental atau tidak.” (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pemaparan-materi-tentang-Promosi-Kesehatan-Mental-oleh-Dr.-Heni-Trisnowati-S.K.M.-M.P.H.-dosen-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Isah.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-17 13:13:282024-07-17 13:13:28Promosi Kesehatan Mental: Apa Pentingnya?

Inisiasi Rumah Sampah Digital ala Mahasiswa Kesmas UAD

10/07/2024/in Terkini /by Ard

Sosialisasi Rumah Sampah Digital oleh tim PPK Ormawa IMM FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Kelurahan Ngampilan (Dok. Istimewa)

Rumah Sampah Digital menjadi konsep baru yang sangat menarik di dunia kesehatan lingkungan. Pasalnya, inovasi ini membuat tim Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2024. Berfokus pada pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga, Kelurahan Notoprajan yang ada di Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta, disasar sebagai mitra.

Didampingi oleh Ahmad Faizal Rangkuti, S.K.M., M.Kes. selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) S-1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas), tim yang diketuai oleh Putri Septiana itu mengadakan sosialisasi program pada 27 Juni 2024 lalu.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh lurah Notoprajan, masing-masing ketua RW, pemuda, pengurus bank sampah, mantri pamong praja Ngampilan, dan masyarakat setempat. Peserta sangat antusias, ditandai dari diskusi interaktif yang terjadi untuk saling memberi masukan agar inovasi Rumah Sampah Digital berjalan sebagaimana mestinya.

Dalam sambutannya, Faizal menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh warga Notoprajan kepada mahasiswa untuk mengabdi. “Kami berharap, tim PPK Ormawa IMM FKM dapat bersinergi untuk melakukan pemberdayaan masyarakat terkait pengelolaan sampah di Kelurahan Notoprajan,” katanya.

Lurah Notroprajan yakni Diah Nur Astuti, S.H., M.Si. menimpali, “Kehadiran tim PPK Ormawa IMM FKM tentu membawa dampak positif bagi masyarakat kami. Semoga masyarakat bisa berpartisipasi aktif sehingga dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki.” (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Sosialisasi-Rumah-Sampah-Digital-oleh-tim-PPK-Ormawa-IMM-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-di-Kelurahan-Ngampilan-Dok.-Istimewa.jpeg 1131 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-10 10:26:162024-07-10 10:26:16Inisiasi Rumah Sampah Digital ala Mahasiswa Kesmas UAD

Prodi Gizi UAD Gelar Healthy Street Food Expo

06/07/2024/in Terkini /by Ard

Healthy Street Food Expo mahasiswa Prodi S1 Gizi di Kampus III Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Isah)

Perkembangan zaman yang semakin pesat memungkinkan terjadinya perubahan dalam aspek kehidupan manusia, termasuk kreasi pangan. Puluhan inovasi resep terus dieksplorasi oleh berbagai kalangan masyarakat baik di pedesaan maupun perkotaan sebagai sumber penghasilan. Tren olahan pangan dewasa ini didominasi oleh produk dengan tinggi gula, garam, dan lemak. Padahal, jika dikonsumsi terus-menerus akan membahayakan kesehatan terutama pada organ jantung.

Sebagai calon nutritionist masa depan, mahasiswa Program Studi (Prodi) S-1 Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) selanjutnya menggelar Healthy Street Food Expo pada 28–29 Juni 2024. Kegiatan ini berlangsung di parkiran timur Kampus III UAD sebagai diseminasi mata kuliah Kreasi Pangan dan Kewirausahaan, pada pukul 08.00–13.00 WIB.

“Sebanyak 13 kelompok dari mahasiswa Prodi S-1 Gizi angkatan 22, dan 25 kelompok dari angkatan 21 saling bekerja sama untuk menyelenggarakan bazar ini. Angkatan 21 berfokus pada kreasi pangan, sementara angkatan 22 cenderung pada praktik kewirausahaan. Sasaran kegiatan diprioritaskan mahasiswa FKM, tetapi kami juga melayani delivery order dan sistem pre-order bagi konsumen di luar FKM,” ungkap Dhimas Cahya Pradipta selaku koordinator angkatan 22.

Lebih lanjut, koordinator angkatan 21 yakni Ahmad Rizal Firmansyah menyampaikan, “Semoga teman-teman bisa membuka lapangan pekerjaan baru bahkan berkembang sampai ke kancah internasional, mengingat ilmu gizi tidak hanya berfokus pada bagian klinis saja. Terdapat banyak kreasi pangan dengan gizi seimbang yang telah lolos uji coba seperti chicken roll, sempol, batagor, dimsum, dan lain sebagainya. Selain itu, produk kami juga dapat dimanfaatkan sebagai makanan tambahan bagi ibu hamil.” (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Healthy-Street-Food-Expo-mahasiswa-Prodi-S1-Gizi-di-Kampus-III-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Isah.jpg 1242 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-07-06 10:36:192024-07-06 10:36:19Prodi Gizi UAD Gelar Healthy Street Food Expo

FKM UAD Kawal Padukuhan Wonocatur Luncurkan Posyandu ILP

03/06/2024/in Terkini /by Ard

FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Dukung Padukuhan Wonocatur meluncurkan Posyandu integrasi layanan primer (ILP) (Dok. Istimewa)

Transformasi layanan kesehatan primer merupakan salah satu pilar transformasi sistem kesehatan nasional. Melalui integrasi layanan primer (ILP) di posyandu, masyarakat dapat memperoleh akses untuk ibu hamil, bayi, balita, remaja, lansia, hingga skinning penyakit tidak menular. Konsep ini dirilis oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pada tahun 2023 dan dalam realisasinya melibatkan lintas sektor.

Guna mendukung transformasi tersebut, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengawal Padukuhan Wonocatur, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, untuk mempersiapkan posyandu ILP. Hal ini merupakan bagian dari strategi promosi kesehatan yakni kemitraan. Pada 26 Mei 2024, padukuhan tersebut resmi meluncurkan Posyandu Manunggal Catur Bakti dengan konsep ILP sebagaimana amanat dari Kemenkes RI.

Acara dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan pejabat daerah, mulai dari carik, perangkat daerah (kapanewon), Dekan FKM UAD, dan perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. Dalam sambutannya, Carik Padukuhan Wonocatur berharap posyandu ini dapat membantu menurunkan angka stunting dan menjadi stimulus bagi padukuhan lain untuk menyelenggarakan kegiatan serupa.

Rosyidah, S.E., M.Kes., Ph.D. selaku Dekan FKM UAD mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin. Ia mengungkapkan, “Kami berterima kasih atas kerja sama dengan FKM UAD. Semoga program ini bisa menguatkan pelayanan kesehatan yang ada di desa dan bersifat komprehensif untuk seluruh siklus hidup manusia. Dukungan dari masyarakat dan pemerintah sangat kami harapkan agar program ini dapat bermanfaat dan meningkatkan kesehatan masyarakat sekitar,” ucapnya.

Lebih lanjut, perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul menjelaskan bahwa transformasi layanan kesehatan berangkat dari situasi pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.

“Pemerintah sekarang berusaha mendekatkan layanan kesehatan ke masyarakat melalui Puskesmas, posyandu, dan pustu. Untuk remaja, kami menyediakan konseling tentang kesehatan reproduksi dan cara menghindari kebiasaan merokok. Acara peluncuran ini bukanlah akhir dari segalanya, tetapi tonggak awal perjuangan kita untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” tuturnya. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Kawal-Padukuhan-Wonocatur-meluncurkan-Posyandu-itegrasi-layanan-primer-ILP-Dok.-Istimewa.jpg 1217 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-06-03 13:31:512024-06-03 13:42:54FKM UAD Kawal Padukuhan Wonocatur Luncurkan Posyandu ILP

Learning Community Ala Mahasiswa Kesmas

23/01/2024/in Terkini /by Ard

Learning Community Biostatistik HMPS Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Dok. Isah)

Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mengadakan learning community (LC) pada 21 Januari 2024. Kegiatan ini berlangsung pada pukul secara daring via Google Meeting. Mengangkat topik bahasan Biostatistik Deskriptif, LC berhasil menarik peserta yang berasal dari mahasiswa semester 1.

LC merupakan program kerja dari Divisi Pengembangan Keilmuan yang diinisiasi dalam rangka menuntaskan kesulitan akademik mahasiswa menjelang ujian tengah semester (UTS) dan ujian akhir semester (UAS). Pada kesempatan tersebut, terdapat dua narasumber yang dihadirkan yakni Tania Vergawita (mahasiswa Prodi Kesmas semester 3) dan Isah Fitriani, S.K.M. (alumnus Prodi Kesmas UAD).

Mata kuliah Biostatistik, baik deskriptif maupun inferensial, tak pernah luput dari kerisauan mahasiswa Kesmas. Pasalnya, banyak studi kasus kesehatan yang memerlukan analisis statistik mendetail untuk memprediksi tren masalah kesehatan di masa depan. Surveilans epidemiologi Covid-19 menjadi salah satu wujud nyata dari hasil analisis biostatistik yang dilakukan oleh tenaga Kesmas.

Dwi Rizka, salah satu peserta LC Biostatistik mengaku senang dan terbantu dalam mempersiapkan UAS semester ganjil 2023–2024. “Kegiatan learning community yang diselenggarakan oleh HMPS Kesmas sangat bermanfaat karena banyak ilmu yang diperoleh. Cara penyampaian materi maupun penyelesaian latihan soal mudah dipahami. Selain itu, narasumber juga mau menjelaskan ulang materi yang tidak dipahami dengan sabar. Terima kasih kakak-kakak, semoga ke depannya LC bisa menjadi agenda rutin,” ucapnya saat diwawancarai. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Learning-Community-Biostatistik-HMPS-Kesehatan-Masyarakat-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Dok.-Isah.jpg 538 1320 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-01-23 11:09:012024-01-23 11:09:01Learning Community Ala Mahasiswa Kesmas

Mengenal Yanto, Maskot P2K FKM

26/09/2023/in Terkini /by Ard

Maskot Program Pengenalan Kampus (P2K) FKM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berpakaian adat Jawa (Dok. Isah)

Maskot merupakan sebuah objek berupa benda, orang, binatang, tanaman, dan lain sebagainya yang digunakan untuk menyemarakkan suasana dari suatu acara, termasuk dalam Program Pengenalan Kampus (P2K) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Sama halnya dengan Fakultas Farmasi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta Fakultas Teknologi Industri, ternyata Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) juga memiliki maskot P2K.

Maskot P2K FKM tahun ini divisualisasikan oleh sosok bernama Yanto, badut berpakaian motif lurik berwarna cokelat yang dilengkapi belangkon. Lokasi UAD yang terletak di DI Yogyakarta dan tema besar P2K yang mengusung kebudayaan nusantara, menjadi alasan utama FKM memilih maskot lelaki Jawa tersebut.

“Maskot ini sebetulnya sudah kami rencanakan sejak opening, tetapi karena satu dan lain hal, kami memilih untuk menghadirkannya di acara closing P2K fakultas,” terang Pandu Wirayudha Frandika selaku Ketua Panitia FKM UAD saat diwawancarai pada 16 September 2023.

Ia juga menjelaskan bahwa pemberian nama Yanto ini datang dari peserta P2K FKM UAD secara spontan. “Kami memang belum menyiapkan nama untuk maskot FKM, jadi mahasiswa baru diberi kesempatan untuk mengusulkan nama,” tandasnya. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Maskot-Program-Pengenalan-Kampus-P2K-FKM-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-berpakaian-adat-Jawa-Dok.-Isah.jpg 1124 1800 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-09-26 07:57:572023-09-26 07:57:57Mengenal Yanto, Maskot P2K FKM

IMK3 UAD Selenggarakan Training ERP dan BFF

06/07/2023/in Terkini /by Ard

Praktik pemadaman api oleh peserta pelatihan ERP dan BFF yang diselenggarakan IMK3 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Sesuai Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. KEP.186/MEN/1999 tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja, terdapat lima klasifikasi tingkat potensi bahaya kebakaran. Ruang atau gedung pendidikan menjadi salah satu tempat kerja yang memiliki tingkat risiko kebakaran rendah. Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan jika sewaktu-waktu terdapat kecelakaan kerja yang bisa menimbulkan kebakaran.

Guna menanggulangi hal tersebut, Ikatan Mahasiswa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (IMK3) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Training Emergency Response Plan & Basic Fire Fighting (ERP&BFF) pada 25 Juni 2023. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.30‒15.00 WIB di Kampus III UAD dan mampu menarik 69 peserta untuk berpartisipasi.

Training ERP&BFF merupakan program kerja tahunan milik IMK3 FKM UAD yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam penanggulangan kebakaran. Adapun rangkaian dalam kegiatan ini dimulai dari pembukaan, sambutan-sambutan, penyampaian materi, praktik lapangan, dan pembersihan area. Praktik lapangan dilaksanakan di area lapangan basket Kampus III UAD yang dipandu dosen K3 yakni Muhammad Fadillah Zulhayudin, S.K.M., M.Kes., Machfudz Eko Arianto, S.K.M., M.Sc., dan Oktomi Wijaya S.K.M., M.Sc.

“Kebakaran merupakan ancaman yang bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Kesadaran akan pentingnya pencegahan dan penanggulangan dini terhadap bahaya kebakaran di Indonesia dirasa sangat kurang mengingat banyaknya kerugian harta benda dan korban jiwa. Pelatihan ini diharapkan dapat menambah wawasan sekaligus mengasah keterampilan mahasiswa K3 sebagai contoh masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran,” jelas Rahmad Dzuliyanto, Ketua Umum IMK3 FKM UAD saat diwawancarai. (ish)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Praktik-pemadaman-api-oleh-peserta-pelatihan-ERP-dan-BFF-yang-diselenggarakan-IMK3-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa-scaled.jpg 1706 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-07-06 10:53:412023-07-06 10:53:41IMK3 UAD Selenggarakan Training ERP dan BFF
Page 11 of 14«‹910111213›»

TERKINI

  • Mahasiswa UAD Lolos Seleksi Pelatnas Asian Games XX 2026 Cabang Bola Voli Pantai02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Selenggarakan Cek Kesehatan Gratis02/04/2026
  • Pesan Mendalam Ekologi dalam Surah Ar-Rahman02/04/2026
  • Mahasiswa KKN UAD Sosialisasikan Gizi Seimbang di Batur Lor01/04/2026
  • Memaknai Lailatul Qadar melalui Al-Qur’an01/04/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top