• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Harmonisasi Sastra, Budaya, dan Komunikasi

13/06/2024/in Terkini /by Ard

Seminar Kesusastraan FSBK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Event Cultural Days 2024 (Dok Humas UAD)

Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memeriahkan acara Cultural Days dengan adakan Seminar Kesusastraan, pada Rabu, 5 Juni 2024. Acara diselenggarakan di Amphitarium Lt. 9 Kampus IV UAD dan disiarkan secara langsung melalui akun YouTube FSBK UAD. Tema seminar adalah “Harmonisasi Sastra, Budaya, dan Komunikasi”. Acara berlangsung selama dua jam, yakni dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Peserta seminar tidak hanya para Dahlan Muda, tetapi juga beberapa siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah yang berafiliasi dengan FSBK UAD.

Cultural Days 2024 adalah rangkaian beberapa acara yang diadakan FSBK UAD, yang berisi seminar kesusastraan, talkshow, expo kebudayaan, fashion show kearifan lokal, dan festival sinema Indonesia Australia. Berangkat dari spirit Muhammadiyah dan UAD, FSBK berkolaborasi dengan Fakultas Agama Islam (FAI) memiliki gagasan membumikan budaya-budaya yang hidup di Indonesia sebagai bagian dari memajukan gagasan berkemajuan. Gagasan yang dituangkan berwujud Cultural Days 2024, dengan berbagai kegiatan edukatif.

Acara dimulai dengan ucapan basmalah yang dipimpin oleh master of ceremony dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Royan Masdaudi, S.Hum. Setelah itu, menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dan “Sang Surya”.

Dekan FSBK UAD Wajiran, S.S., M.A., Ph.D. dalam sambutannya menyampaikan ungkapan terima kasih. “Puji syukur alhamdulillah kita dapat hadir di Amphitarium dalam rangka seminar. Terima kasih kepada para narasumber yang akan menjadi pembicara pada pagi ini, Prof. Dr. Suminto A. Sayuti dan Abidah El Khalieqy. Terima kasih pula untuk teman-teman di FSBK yang sudah bekerja keras untuk merealisasikan program kerja dan tentunya juga terima kasih atas kerja sama Bapak/Ibu perwakilan SMA/SMK Muhammadiyah di Yogyakarta yang sudah bersedia untuk berkolaborasi sehingga rangkaian kegiatan Cultural Days dapat terlaksana.”

Ia melanjutkan, “Saya kira kegiatan ini sangat positif bagi kita semua, sebagai praktisi maupun saintis keilmuan di bidang bahasa, sastra, dan juga budaya. Karena memang zamannya sekarang adalah zaman interdisipliner yakni terjadinya korelasi berbagai macam jenis keilmuan dengan berbagai pendekatan. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa membuka wawasan dan semangat kita semua.”

Acara selanjutnya adalah penampilan tari wonderland Indonesia, dilanjutkan dengan sesi penandatanganan keikutsertaan rangkaian acara. Setelah itu, penyampaian materi oleh narasumber pertama Abidah El Khalieqy selaku novelis dengan tema “Mengharmonisasikan Budaya dan Komunikasi dalam Proses Menulis Karya Sastra”. Penyampaian materi kedua oleh Prof. Dr. Suminto A. Sayuti selaku Guru Besar UNY sekaligus penyair dengan tema “Puisi dan Kita”. Moderator seminar yakni Dr. Wiwiek Afifah, S.Pd., M.Pd. yang membersamai selama jalannya seminar. Tak lupa, dilaksanakan sesi diskusi setelah pemaparan materi.

Dr. Wiwiek selaku moderator juga menyampaikan kesimpulan seminar. “Ternyata tidak ada alasan bagi kita untuk tidak memiliki inspirasi, karena semua hal-hal yang ada di lingkungan kita penuh dengan ide yang bisa kita kemas dalam berbagai macam karya sastra. Poin penting yang saya catat dari Bu Abidah adalah bahwa sebenarnya dengan sastra kita bisa menciptakan dunia lain atau alternatif dunia. Marilah teman-teman mulai hari ini kita bersemangat untuk menciptakan puisi, novel, ataupun cerpen!”

Sesi selanjutnya adalah penyerahan buku karya narasumber untuk empat penanya tercepat, yang diserahkan langsung oleh narasumber. Berikutnya, penyerahan sertifikat pembicara dan acara ditutup dengan pembacaan sajak W.S. Rendra oleh master of ceremony. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Kesusastraan-FSBK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-pada-Event-Cultural-Days-2024-Dok-Humas-UAD.jpg 1256 2000 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2024-06-13 08:41:392024-06-13 08:41:39Harmonisasi Sastra, Budaya, dan Komunikasi

FSBK UAD Kunjungi Kementerian Luar Negeri Malaysia

11/07/2023/in Terkini /by Ard

Kunjungan mahasiswa dan dosen FSBK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) ke Kementrian Luar Negeri Malaysia (Foto: Istimewa)

Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (FSBK UAD) mengadakan kegiatan kunjungan akademik bertajuk “International Academic & Culture Exposure To Singapore and Malaysia”. Salah satu kegiatannya berkunjung ke Wisma Putra, markas Kementerian Luar Negeri Malaysia yang berlangsung pada Sabtu, 23 Juli 2023.

Dalam kegiatan ini, sejumlah mahasiswa dan dosen FSBK UAD berkesempatan untuk menjelajahi Wisma Putra sekaligus berdiskusi secara langsung mengenai kebijakan dan tugas-tugas Kementerian Luar Negeri Malaysia bersama Datok Moh. Suhaimi Jafar selaku perwakilan pejabat Wisma Putra.

Azza Naila Suriya, mahasiswa FSBK UAD menyampaikan bahwa selama diskusi berlangsung, ia bersama mahasiswa lainnya mendapatkan pengalaman berharga dengan terjun langsung ke lingkungan kerja Kementerian Luar Negeri Malaysia dan bertemu dengan staf-staf yang berpengalaman di sana.

“Kedatangan kami dan dosen dari FSBK UAD disambut baik oleh pihak Kementerian Luar Negeri Malaysia. Para staf di sana juga sangat ramah dalam merespons mahasiswa ketika bertanya meskipun di luar sesi diskusi. Selepas berdiskusi, kami di jamu dengan beberapa makanan khas Malaysia,” ujar Azza.

Baginya, dengan adanya kegiatan ini, ia beserta para mahasiswa lainnya mendapatkan pengalaman berbasis internasional yang berkaitan dengan Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi. “Semoga pengetahuan dan pengalaman ini dapat kami manfaatkan ke depannya.” tutup Azza. (doc)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kunjungan-mahasiswa-dan-dosen-FSBK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-ke-Kementrian-Luar-Negeri-Malaysia-Foto-Istimewa.jpg 670 1010 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-07-11 13:43:302023-07-11 13:43:30FSBK UAD Kunjungi Kementerian Luar Negeri Malaysia

Pentingnya Keterampilan Bahasa dalam Bidang Usaha Pariwisata

23/06/2023/1 Comment/in Feature /by Ard

Notion Career Series Prodi Sastra Inggris Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Alida)

Ferhadius Endi, S.Pd., M.A., pemilik dari SALUT BALI Tour & Travel didapuk menjadi narasumber dalam acara Notion Career Series bertajuk “Seminar Pengembangan Karier Kewirausahaan dan Pariwisata” pada Selasa, 6 Juni 2023. Bertempat di gedung Amphitarium Kampus IV UAD, acara ini diinisiasi oleh Program Studi (Prodi) Sastra Inggris Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebagai media bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi dunia kerja melalui alokasi ilmu-ilmu praktis.

Di perguruan tinggi, Endi yang sempat mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Prancis, kerap terekspos dengan translasi bahasa dan pariwisata yang kemudian membuatnya tertarik untuk menjalankan bisnis jasa dalam bidang tour and travel. Sejalan dengan hal tersebut, dalam kesempatan ini Endi berkesempatan untuk memaparkan materi tentang “Wirausaha Bidang Pariwisata bagi Pembelajar Bahasa dan Sastra”.

Membuka pemaparan materi, Endi menuturkan bahwa menjalankan sebuah bisnis merupakan opsi yang tepat bagi seseorang yang tidak ingin terikat dengan aturan baku dari sebuah perusahaan atau instansi milik orang lain. “Memiliki usaha sendiri berarti adanya kebebasan yang bisa dilakukan dalam hal aturan. Berbeda dengan kalau bekerja ikut orang, di korporasi yang harus mematuhi aturan yang ada,” tegasnya.

Modal Nekat

Kemahiran Endi dalam berbahasa Prancis membawanya pada pintu-pintu berkah yang tidak terduga seperti kesempatan mendirikan SALUT BALI. SALUT BALI dibangun sebagai sebuah sarana bagi turis asing yang akan berkunjung ke Indonesia untuk mendapatkan informasi relevan terkait destinasi wisata yang ada di Indonesia, khususnya Bali. “SALUT dalam bahasa Prancis berarti hai, dan BALI karena harus saya akui bahwa objek atau destinasi utama pariwisata Indonesia itu ada di Bali. Jadi orang Eropa sering kalau mau liburan yang dicari itu Bali,” jelasnya.

Keuntungan Bisnis Tour & Travel

Saat ini berwisata sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern. Tak jarang, banyak pebisnis yang meraup untung dari usaha tour and travel. Biasanya bisnis tour and travel menyediakan berbagai layanan yang menarik, seperti akomodasi wisata, tiket, hingga jasa agen perjalanan studi dan religi. Menurut Endi, ada beberapa keuntungan yang dapat dijanjikan oleh perusahaan penyedia jasa tour and travel, di antaranya sebagai berikut.

1. Tidak perlu menggunakan modal yang besar

Setiap usaha tentunya dibangun dengan sebuah modal. Namun, tidak semua usaha harus dimulai dengan modal yang besar, salah satunya adalah bisnis tour and travel. Bisnis sejenis ini biasanya tidak berpegang pada materi, melainkan kepada kemampuan komunikasi yang baik antara pihak penyedia jasa dengan para konsumennya.

2. Bisa dijalankan di mana saja tanpa terikat oleh waktu dan tempat

Fleksibilitas menjadi nilai tambah kemudahan menjalankan bisnis tour and travel. Bisnis bisa dijalankan sepanjang tahun mengingat orang-orang akan tetap berwisata tanpa mengenal bulan, musim, maupun tempat yang akan dikunjungi.

3. Bisnis yang simpel

Bisnis tour and travel erat kaitannya dengan tuntutan efisiensi waktu dari para konsumen. Oleh karenanya, bisnis ini mengandalkan adanya paket-paket wisata maupun akomodasi yang dapat dipakai seterusnya selama bisnis masih terus berjalan.

4. Komisi dari berbagai sumber

Apabila jenama yang diciptakan dalam bisnis tour and travel sudah kuat dan kepercayaan mitra bisnis dan konsumen kian meningkat, bisnis ini dapat dikategorikan sebagai usaha yang mudah mendapatkan uang. Pendapatan dalam bisnis ini dapat diambil dari berbagai kantong, seperti mitra bisnis, penjualan paket-paket wisata, uang saku tambahan dari konsumen, hingga sponsor.

5. Pergaulan luas

Menjalin komunikasi yang baik dengan konsumen adalah kunci keberhasilan bisnis jangka panjang. Sebab, memiliki koneksi yang kuat berdasarkan kepercayaan dan komunikasi akan membantu pelanggan merasa lebih aman sehingga meningkatkan retensi pelanggan dan tingkat pembelian berulang. Bonusnya, kita bisa menjalin pergaulan yang lebih luas dengan berbagai macam karakter dari berbagai tempat. Begitu yang disampaikan Endi.

Peluang Usaha Bidang Pariwisata

Peluang usaha bidang pariwisata saat ini masih terbuka lebar bagi siapa saja, mengingat kebutuhan akan rekreasi manusia yang tidak akan pernah ada habisnya. Adapun Endi menuturkan bahwa beberapa peluang ini akan sangat cocok untuk digali lebih dalam oleh mahasiswa Sastra Inggris, misalnya seperti tour guide/driver-guide, tour and travel (ticketing, transport, open trip, dsb.), hotel dan restoran, objek wisata (desa wisata, kampung turis, dsb.), content creator, maupun entrepreneur.

Bagian terpenting dari memaksimalkan peluang usaha yang ada di depan mata adalah dengan memulai berwirausaha. Belajar dari pengalaman satu dan pengalaman lainnya bisa dijadikan bekal untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan buruk yang akan ditemui di tengah jalan. (Lid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Notion-Career-Series-Prodi-Sastra-Inggris-Fakultas-Sastra-Budaya-dan-Komunikasi-FSBK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Alida.jpg 663 1090 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-23 09:52:032023-06-23 09:53:09Pentingnya Keterampilan Bahasa dalam Bidang Usaha Pariwisata

HMPS Sastra Indonesia Adakan Kelas Menulis Cerpen

21/06/2023/1 Comment/in Terkini /by Ard

HMPS Sastra Indonesia Universitas Ahmad Dahlan (UAD) adakan kelas menulis cerpen (Foto: Istimewa)

Kegunaan menulis sama dengan kegunaan baking soda pada kue, yaitu memperbaiki tekstur dan mengembangkan. Maka, dapat diartikan kegiatan menulis mampu menjadi pengasah dalam mengolah ide, menuangkan, serta mengembangkannya. Dengan terbiasa menulis, kita juga mampu mengatur kecerdasan kognitif dan kecerdasan emosional yang kita miliki.

Terkait dengan itu, Divisi Penelitian dan Pengembangan dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sastra Indonesia Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kelas menulis cerpen berkolaborasi dengan komunitas Luar Ruang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sebuah rumah yang menjadi saung komunitas Jejak Imaji. Tempatnya yang sejuk, di pinggir sungai, dengan gemericik air, dan suara hewan-hewan ternak, membuat diskusi kepenulisan makin khusyuk dan menenangkan.

Pada sambutannya, Didi Risaldi selaku Wakil Ketua HMPS Sastra Indonesia mengungkapkan latar belakang kegiatan kelas menulis itu karena ingin mengembangkan literasi dan menumbuhkan kepenulisan yang baik.

Acara yang dilaksanakan pada 10‒11 Juni 2023 ini, merupakan lanjutan dari program kerja sebelumnya yaitu pemetaan minat bakat mahasiswa khususnya Sastra Indonesia, dengan sebagian besar mahasiswa yang dominan memilih dan tertarik terhadap minat bakat kepenulisan sastra, salah satunya adalah cerpen. Sehingga, HMPS Sastra Indonesia tergerak untuk membuka sebuah kelas menulis cerpen dengan pemateri seorang cerpenis sekaligus pengasuh komunitas Jejak Imaji, Cak Sule.

“Karena waktu yang terbatas dan sudah melalui diskusi yang panjang dengan pemateri, maka kami sepakat untuk mengerucutkan kegiatan kepenulisan ini pada kepenulisan cerpen saja, karena pemateri sendiri yang sudah memiliki pengalaman sesuai keahlian. Ia mengatakan cerpen adalah kepenulisan yang lebih mudah dan mampu dilakukan dengan waktu yang singkat,” ungkap Putri Dwi selaku ketua pelaksana.

Luaran untuk kegiatan tersebut adalah, karya sastra dari peserta akan di unggah pada salah satu blog komunitas Luar Ruang, sehingga tak sia-sia dalam menulis dan mengikuti kegiatan dengan tanpa biaya tersebut.

“Kelas menulis ini diharapkan mampu memberikan kesan pengalaman tersendiri, menjadi langkah yang baik, serta mengembangkan kreativitas mahasiswa dalam menulis karya sastra. Dan, harapan untuk mahasiswa yang lain semoga turut aktif, yakin, serta menepis keraguan untuk melangkah ke tahap selanjutnya.” tutup Putri Dwi. (syf)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/HMPS-Sastra-Indonesia-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-adakan-kelas-menulis-cerpen-Foto-Istimewa.jpg 900 1200 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-21 14:45:162023-06-21 14:45:16HMPS Sastra Indonesia Adakan Kelas Menulis Cerpen

Sastra Inggris UAD Gandeng para Praktisi dalam Sesi Perdana Notion Career Series

16/06/2023/in Terkini /by Ard

Prodi Sastra Inggris FSBK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Notion Career Series (Foto: Rizky Alida)

Program Studi (Prodi) Sastra Inggris Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar sesi pertama dalam rangkaian acara Notion Career Series bertajuk “Seminar Pengembangan Karier Kewirausahaan dan Pariwisata” pada Selasa, 6 Juni 2023. Bertempat di Gedung Amphitarium Kampus IV UAD, acara ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dan mahasiswi Program Studi (Prodi) Sastra Inggris dari berbagai tahun angkatan.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari adanya Kurikulum Outcome Based Education (OBE) 2022 Prodi Sastra Inggris yang mengakar pada program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang disusun untuk lebih mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja melalui alokasi ilmu-ilmu praktis. Selanjutnya, acara ini ditujukan bagi mahasiswa dan mahasiswi Sastra Inggris agar bisa melakukan eksplorasi minat dan bakat sekaligus menemukan peluang, tantangan, serta tips sebagai bekal persiapan memasuki pra-dunia kerja.

Sudah bukan hal asing kalau bahasa Inggris merupakan salah satu modal yang sangat penting dalam bidang kewirausahaan dan pariwisata. Dalam sambutannya, Muhammad Hafiz Kurniawan, S.S., M.A. selaku Sekretaris Prodi Sastra Inggris memberikan pesan semangat bagi para mahasiswa yang sedang menyaksikan seminar. “Mohon kepada teman-teman, adik-adik semua, kalau Anda ngantuk, sadarilah bahwa yang tidak ngantuk dalam ruangan ini mungkin akan jadi saingan bisnis Anda,” tuturnya.

Turut hadir sebagai pembicara yakni para praktisi yang sepak terjangnya sangat vital dalam bidang kewirausahaan dan pariwisata. Pembicara pertama yakni Ferhadius Endi, S.Pd., M.A. yang merupakan pemilik dari SALUT Bali Tour & Travel yang kemudian memaparkan materi “Wirausaha Bidang Pariwisata bagi Pembelajar Bahasa dan Sastra”. Lalu, Agustiar Zanzawi, S.E., M.M. sebagai pembicara kedua yang merupakan seorang digitalpreneur yang menyampaikan materi terkait pentingnya sadar digital dengan memanfaatkan digitalisasi dan Artificial Intelligence (AI) untuk meraup penghasilan tambahan.

Seminar ini merupakan seminar perdana yang mengawali rangkaian acara Notion Career Series, di mana akan ada seminar-seminar yang tak kalah menarik selanjutnya. (Lid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prodi-Sastra-Inggris-FSBK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggelar-Notion-Career-Series-Foto-Rizky-Alida.jpg 616 822 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-06-16 08:22:502023-06-16 08:22:50Sastra Inggris UAD Gandeng para Praktisi dalam Sesi Perdana Notion Career Series

Folklore: Bercanda, Berproses, dan Berkarya

13/04/2023/in Feature /by Ard

Folklore, band yang beranggotakan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto: Istimewa)

Musik merupakan representasi dari cinta. Melalui musik kita mampu menemukan cinta dari sudut pandang mana pun baik pertemanan, kekeluargaan, dan segala jenis pemaknaan cinta yang ada di benak kita.

“Satu kata untuk musik itu cinta,” ungkap Faizal Meyrandi Zulfa selaku vokalis band Folklore.

Menengok ke belakang, Folklore terinspirasi dari nama mata kuliah pada Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia di Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Pemaknaan nama tersebut merujuk pada suatu cerita rakyat sehingga definisi folklore adalah orang-orang yang berkumpul, bercanda, dan menghasilkan suatu karya.

Pada 15 Maret 2023, mereka perdana merilis lagu berjudul “Hey Kekasihku” di beberapa platform musik seperti Spotify, SoundCloud, dan Apple Music. Faiz mengatakan, “Lagu ini ditulis oleh aku dengan notasi ide awal dari Robbi, pemain keyboard kami. Cerita di balik terciptanya lagu ini sangat lucu, ketika suatu sore kami stuck menggarap sebuah lagu berjudul ‘Lautan Sore’, tiba-tiba Robbi memainkan suatu aransemen yang diikuti oleh kami semua. Di situ terbitlah keseriusan sehingga lahir lagu ‘Hey Kekasihku’ dengan penulisan lirik yang sangat singkat.”

Tidak sampai sepekan setelah perilisan lagu itu, mereka merilis official music video-nya pada kanal YouTube Folklore Band. Video yang dilihat lebih dari 1.000 penonton menuai banyak sekali pujian karena lagunya yang asyik dan nyaman didengarkan. Serta lagu tersebut dianggap sangat peduli terhadap remaja-remaja pada zaman sekarang.

Pada wawancara di Obah Kopi 29 Maret 2023, Faiz mengatakan makna lagu “Hey Kekasihku” sangat tertulis frontal dan lugas pada lirik lagunya, yaitu menggambarkan seorang pengecut yang tidak berani mengambil langkah serta risiko untuk memulai sebuah pendekatan kepada perempuan. Terlepas dari itu, Folklore merupakan band yang cukup dikenal di kalangan mahasiswa Yogyakarta, khususnya mahasiswa UAD. Penampilan mereka selalu dipadati dengan riuh penonton, serta penggemar genre ska dan rock.

“Lagu perdana kami juga merupakan suatu pembuktian bahwa kami sukses memadukan 2 genre ska dan rock pada suatu lagu. Walaupun genre ini memang terbilang cukup subjektif, kami menganggapnya begitu,” jelas Faiz.

Banyak hal yang Folklore lalui sejak 2020, mulai dari terciptanya karya-karya, bahkan mereka memiliki 7 lagu yang sudah diaransemen. Namun, di luar dari karya tersebut, dampak Folklore bagi hidup personelnya sangat besar. Faiz mengaku menemukan persaudaraan yang sangat erat di sini, persaudaraan yang sepertinya tidak akan pernah putus sampai kapan pun.

“Dampak untuk hidupku juga cukup besar, di sini aku merantau dan hidup sendiri. Namun setelah bertemu mereka aku menemukan keluarga dalam bentuk yang baru, saling membutuhkan, saling perhatian, dan peduli satu sama lain,” kata Bangkit selaku basis.

Tentu saja untuk mencapai titik sekarang, Folklore tidak akan terlepas dari dukungan eksternal yaitu masing-masing keluarga, terutama keluarga Robbi yang telah memfasilitasi beberapa hal yang diperlukan. Selain itu juga ada teman-teman dan pencinta Folklore.

Ada satu hal yang perlu digarisbawahi, Folklore tidak dibentuk untuk benar-benar menjadi musisi, mereka hanya perkumpulan anak-anak yang menghasilkan karya, bercanda, dan berproses. Namun kembali pada tujuan awal, bagi mereka kuliah dan keluarga adalah prioritas.

“Bahkan kami pernah melewatkan manggung karena salah satu di antara kami masih membutuhkan waktu bersama keluarga di rumah. Kami tidak ingin band ini menghambat hubungan apalagi hubungan kami dengan orang tua, karena yang kami khawatirkan adalah bandnya menjadi nomor 1 tetapi kuliah dan hidup kami berantakan,” ungkap Faiz.

“Iya, dan bagi kami lulus tepat waktu jauh lebih penting,” timpal Bangkit.

Faiz sangat berharap band ini akan memiliki kebahagiaan yang berumur panjang agar dapat selalu menciptakan karya dan menghibur banyak orang, terbuka satu sama lain, serta bisa menyelesaikan masalah atau suatu ketersinggungan satu sama lain tanpa berlama-lama.

“Dan rencananya, kisah Bayu dan Lisa dalam lagu ‘Hey Kekasihku’ akan kami lanjutkan di lagu-lagu berikutnya yang akan kami rilis dalam waktu dekat, semoga rezeki yang datang banyak,” tutup Faiz. (Syf)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Folklore-band-yang-beranggotakan-mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Istimewa-scaled.jpg 1707 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-04-13 09:53:572023-04-13 09:53:57Folklore: Bercanda, Berproses, dan Berkarya

Mahasiswa Harus Mulai Terbiasa dengan Teknologi AI

12/04/2023/in Terkini /by Ard

Kuliah Umum Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bahas kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) (Foto: Sinta Anggraeni)

Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan kuliah umum bagi seluruh mahasiswa di Yogyakarta. Acara ini dilangsungkan di Ruang Aphitarium Kampus IV UAD pada Sabtu, 1 April 2023, dengan menghadirkan Esty Nadya Rifanti (Analis Informasi Kominfo RI) dan Dr. Diah Ajeng Purwani, S.Sos., M.Si.  (dosen Ilmu Komunikasi UIN Sunan Kalijaga) sebagai pemateri.

Bertajuk “Langkah Humas dalam Menghadapi Perkembangan Kecerdasan Buatan”, acara itu memberikan pandangan baru bagi calon humas muda untuk mengikuti perkembangan teknologi. M. Najih Farihanto, S.I.Kom., M.A. selaku Ketua Prodi Studi (Kaprodi) Ilmu Komunikasi turut mengatakan bahwa kuliah umum ini dilaksanakan sebagai kewajiban prodi untuk menambah wawasan mahasiswa terkait kecerdasan buatan.

Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) merupakan salah satu bentuk teknologi baru berupa kecerdasan entitas ilmiah yang ditambahkan kepada suatu sistem dan dapat diatur dalam konteks ilmiah. 

“Saat ini sumber daya manusia sudah mulai tergeser dengan kecerdasan buatan, mau tidak mau kita harus melebur dengan mereka. Beberapa contohnya adalah menjamurnya aplikasi untuk mengukur kebutuhan pasar terhadap produk, yang sebelumnya dilakukan oleh manusia. Atau berbagai alat analitik untuk mengukur engagement sebuah jenama. Itu adalah wujud nyata dari AI yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia khususnya dunia humas,” terang Najih saat wawancara bersama Humas UAD.

Di sisi lain, Lukman Hakim, S.I.Kom., M.A., dosen Ilmu Komunikasi UAD berkata bahwa perkembangan teknologi digital erat kaitannya dengan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, praktisi, perusahaan, dan media yang sering disebut dengan Penta Helix. Maka dari itu, mahasiswa dipersiapkan untuk memiliki kemampuan yang berbanding lurus dengan kebutuhan dunia saat ini.

Dengan adanya kuliah umum tersebut, Prodi Ilmu Komunikasi berharap para mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan dan beradaptasi dengan tantangan saat ini dengan memanfaatkan teknologi AI sebagai jalan menuju keberhasilan karier masa depan. Dan terakhir, Prodi Ilmu Komunikasi juga berperan meningkatkan kualitas pendidikan yang sesuai dengan perkembangan zaman. (sin)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Kuliah-Umum-Program-Studi-Ilmu-Komunikasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto-Sinta-scaled.jpg 1920 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-04-12 11:02:292023-04-12 11:22:36Mahasiswa Harus Mulai Terbiasa dengan Teknologi AI

FSBK UAD Gelar Workshop Branding dan Promosi bagi Sekolah Muhammadiyah

11/04/2023/in Terkini /by Ard

FSBK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Workshop Branding dan Promosi PPDB bagi sekolah Muhammadiyah (Foto: Istimewa)

Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Workshop Strategi Pengembangan Promosi dan Media Sosial bagi Sekolah Muhammadiyah. Acara ini dilangsungkan secara daring dan luring melalui media daring Zoom dan bertempat di Ruang Amphitarium Kampus IV UAD pada Sabtu, 8 April 2023.

“Pelatihan ini menjadi bagian dari pengabdian kami dengan harapan dapat memberikan pengetahuan yang dapat diaplikasikan pada lembaga pendidikan di bawah naungan Majelis Dikdasemen dan akan berlanjut di masa depan,” sambut Dekan FSBK Wajiran, M.A., Ph.D.

Pendidikan berbasis digital telah menjadi salah satu tolok ukur kemajuan suatu lembaga pendidikan. Dr. Kasiyarno, M.Hum., Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah mengungkapkan bahwa tantangan dari memajukan mutu pendidikan adalah masih rendahnya akses mutakhir sekolah di daerah untuk berkembang menjadi sekolah unggul dan maju.

“Kita mengakui bahwa diri kita hanya memiliki sekitar 15% sekolah unggul dan mandiri dilihat dari prestasinya dalam tingkat lokal hingga nasional. Dari sini, kita masih jauh untuk mencapai sekolah yang unggul,” jelasnya.

Sekolah yang unggul menurutnya adalah sekolah yang dapat dipercaya masyarakat untuk menjadi sumber ilmu anak-anaknya. Maka dari itu, usaha serius perlu dilakukan dalam akselerasi program pendidikan secara digital demi kemajuan sekolah Muhammadiyah. Salah satunya dengan mengembangkan jenama dan promosi sekolah melalui media sosial yang dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan memajukan mutu pendidikan. (sin)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/FSBK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggelar-Workshop-Branding-dan-Promosi-PPDB-bagi-sekolah-Muhammadiyah-Foto-Istimewa.jpg 915 1913 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-04-11 08:14:282023-04-11 08:14:28FSBK UAD Gelar Workshop Branding dan Promosi bagi Sekolah Muhammadiyah

IMM FSBK UAD Gelar Diskusi Bahas Diaspora

27/03/2023/in Terkini /by Ard

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) FSBK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar diskusi tentang diaspora (Foto: Istimewa)

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dari Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan diskusi yang bertajuk sosialisasi organisasi mahasiswa (ormawa) menjelang diaspora. Diskusi tersebut mendatangkan pemateri dari berbagai ormawa yaitu Dwiki Rachmad P. selaku Ketua BEM FSBK, Amelia Zulfitriani selaku Wakil Ketua DPM FSBK, Mukhlish A. selaku Wakil Ketua HMPS Ilmu Komunikasi, Hisyam Fuad selaku Ketua HMPS Sastra Inggris, dan Didi Risaldi selaku Wakil Ketua HMPS Sastra Indonesia. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 16 Maret 2023 di Pendopo Nde Luweh Jl. Ngeksigondo, Kecamatan Kotagede, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kata diaspora hanya ada di lingkup IMM, karena diaspora itu sendiri sebagai ajang pendataan minat dan bakat kader IMM. “Melihat peristiwa kemarin yang kurang cepat dalam pendataan, maka dari itu sekarang kita mengadakan sosialisasi untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman di ormawa itu sendiri,” ungkap Ana selaku Ketua bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik.

“Tujuan awal diaspora ini memberikan pemahaman terkait ormawa, sehingga ketika kader IMM ingin masuk ke ormawa, mereka sudah memahami regulasinya seperti apa, jalannya ormawa seperti apa, dan gerak organisasinya seperti apa. Keberminatan mahasiswa akan organisasi mahasiswa sangatlah penting, dan saya pribadi mengakui kegiatan ini sangat menguntungkan,” ungkap Reza, anggota IMM FSBK.

Kegiatan yang hanya terbuka untuk kader dan komisariat IMM FSBK ini sebagai pemantik awal, IMM FSBK berusaha memberikan wadah dan tempat untuk mahasiswa agar lebih memahami ormawa. “Selebihnya ketika mereka ada ketertarikan pada suatu organisasi, mereka akan mengetahui lebih dalam, dan ke depannya kegiatan diskusi ini akan terus berlanjut salah satunya akan ada pembahasan mengenai politik,” tambah Reza.

Kegiatan akademik di dalam kampus tidaklah cukup untuk mahasiswa, karena mahasiswa membutuhkan keterampilan khusus seperti kepemimpinan dan manajemen acara. Hal tersebut didapatkan melalui kegiatan di luar akademik, seperti UKM, kepanitiaan, komunitas, dan ormawa.

“Menurut saya acara diaspora ini sangatlah baik, karena menimbulkan adanya pemahaman organisasi yang didapat untuk teman-teman IMM FSBK. Saya berharap ke depannya regenerasi yang masuk sudah paham tentang organisasi yang mereka masuki seperti apa, jadi sangat bagus untuk generasi yang akan bergabung dalam ormawa,” tambah Dwiky Rachmad selaku Ketua BEM FSBK. (syf)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Ikatan-Mahasiswa-Muhammadiyah-IMM-FSBK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-menggelar-diskusi-tentang-diaspora-Foto-Istimewa.jpeg 815 1471 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-03-27 09:10:052023-03-27 09:10:05IMM FSBK UAD Gelar Diskusi Bahas Diaspora

Pacu Publikasi Internasional, Dosen Sastra Indonesia Adakan Scopus Camp

14/02/2023/in Terkini /by Ard

Rombongan Dosen Program Studi Sastra Indonesia Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada acara Scopus Camp di Bali (Foto: Istimewa)

Target publikasi ilmiah di kancah internasional terus dikejar Program Studi Sastra Indonesia (Sasindo) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Bentuk realisasi yang saat ini dilakukan adalah dengan mengadakan Scopus Camp di Denpasar, Bali pada 9–10 Februari 2023. Guru Besar bidang sastra dari Universitas Udayana, Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Litt. didapuk sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

Enam dosen Sasindo UAD yakni Dr. Dedi Pramono, M.Hum., Tristanti Apriyani, S.S., M.Hum., Intan Rawit Sapanti, S.Pd., M.A., Laga Adhi Dharma, S.S., M.A., Angga Trio Sanjaya, M.Pd., dan Irwan Suswandi, M.Hum., berpartisipasi dalam Scopus Camp selama 2 hari di EdOTEL SMKN 3 Denpasar, Bali. Kegiatan ini merupakan salah satu tindak lanjut dari Academic Collaboration Project (ACP) dengan Program Studi Sastra Indonesia Universitas Udayana.

“Ini merupakan kunjungan kami yang kedua ke Bali sejak MoU yang telah ditandatangani antara UAD dan Universitas Udayana,” tutur Intan selaku Ketua Program Studi (Kaprodi) Sasindo UAD di tengah sambutannya.

Lebih lanjut, Intan mengatakan bahwa publikasi terindeks Scopus di UAD didominasi dari bidang eksakta. Sehingga, Prodi Sasindo menganggap kegiatan Scopus Camp perlu untuk meningkatkan publikasi ilmiah internasional dari ranah humaniora. “Kami sangat ingin belajar cara menulis di bidang kehumanioraan,” tambahnya.

Acara inti dari kegiatan Scopus Camp adalah Coaching Clinic dengan narasumber Prof. Darma. Ia merupakan salah satu guru besar yang sangat aktif menulis sekaligus reviewer jurnal terindeks Scopus.

Materi mengenai “Sistematika Jurnal Scopus” dan “Crafting Sensible Arguments in Academic Writing for International Publication” dipaparkan dengan sangat jelas dan runtut oleh guru besar yang memperoleh gelar Ph.D. dari Universitas Queensland itu.

“Setiap dosen itu harus meluangkan sekian persen di otaknya untuk menulis di tengah-tengah tugas dan kewajibannya,” ucapnya. Pria kelahiran 1961 tersebut juga memberikan tips dan trik terkait cara bisa tembus Scopus. Salah satunya adalah strategi Si DIA, Deskripsi-Interpretasi-Argumentasi. “Data itu harus diinterpretasi, dan interpretasi itu harus berdasarkan data,” terangnya.

Setelah penyampaian materi, Coaching Clinic dilanjutkan dengan paper review terhadap draf-draf jurnal yang telah disusun oleh para dosen Sasindo UAD. Dari review tersebut, disampaikan kekurangan-kekurangan dalam draf yang perlu diperbaiki untuk bisa lebih berpeluang diterima di jurnal terindeks Scopus. Total ada 3 jurnal di bidang sastra dan 3 jurnal di bidang linguistik yang ditargetkan untuk dipublikasikan. (sus/lid)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Rombongan-Dosen-Program-Studi-Sastra-Indonesia-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-pada-acara-Sopus-Camp-di-Bali-Foto-Istimewa-scaled.jpeg 1920 2560 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2023-02-14 09:16:242023-02-14 09:16:24Pacu Publikasi Internasional, Dosen Sastra Indonesia Adakan Scopus Camp
Page 11 of 15«‹910111213›»

TERKINI

  • Mengapa Generasi Muda Terjebak Pinjol dan Paylater Demi Gaya Hidup?11/03/2026
  • KKN UAD Kenalkan Teh Herbal dari Limbah Rambut Jagung11/03/2026
  • Dakwah Perempuan Berkemajuan dalam Merespons Krisis Lingkungan11/03/2026
  • Mahasiswa UAD Edukasi Warga Padukuhan Pengkok Olah Limbah Dapur Menjadi Pupuk Organik11/03/2026
  • Banjir dalam Perspektif Iman dan Manajemen Risiko11/03/2026

PRESTASI

  • Inovasikan AR dan Permainan Edukatif, Mahasiswa UAD Juara 2 Microteaching International Competition09/03/2026
  • Mahasiswa PBI UAD Raih Silver Medal dalam Lomba Esai Nasional26/02/2026
  • Mahasiswa PBio UAD, Zul Hamdi Batubara Raih Andalan Awards Tiga Tahun Berturut-turut19/02/2026
  • Tim AL-Qorni UAD Raih Juara I Prototype Vehicle Design pada Shell Eco-marathon Middle East & Asia 202628/01/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Best Use of Data pada ADIYC Tahun 202523/01/2026

FEATURE

  • Wujudkan Kampus Ekologis, Komitmen Nyata UAD Menjaga Alam02/03/2026
  • Budaya Ekologis dan Resiliensi di Dunia Pendidikan01/03/2026
  • Restorasi Lingkungan sebagai Pilar Perkhidmatan Masa Depan01/03/2026
  • Optimalisasi Karya Kampus untuk Masyarakat26/02/2026
  • Istikamah dalam Ibadah, Kunci Meraih Ampunan di Bulan Ramadan26/02/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top