• TERKINI
  • UAD BERDAMPAK
  • PRESTASI
  • FEATURE
  • OPINI
  • MEDIA
  • KIRIM BERITA
  • Menu
News Portal of Universitas Ahmad Dahlan

Posts

Pemanfaatan AI dalam Menulis Karya Ilmiah: Sebuah Kemajuan atau Kemunduran?

19/08/2025/in Terkini /by Ard

Pelatihan Pemanfaatan AI dalam Menulis Riset, Buku, dan Artikel Ilmiah di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Festyanove)

Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bekerja sama dengan Penerbit Bintang Semesta Media (BSM) menggelar pelatihan bertajuk “Pelatihan Pemanfaatan AI dalam Menulis Riset, Buku, dan Artikel Ilmiah”. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 1 Islamic Center UAD ini menghadirkan para narasumber dari kalangan penerbit serta akademisi.

Acara dibuka oleh Yusuf Efendi selaku perwakilan ikatan penerbit, diikuti pemaparan dari Nur Rahmawati selaku perwakilan penerbit BSM. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran terhadap penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di kalangan mahasiswa. Selain sebagai ajang diskusi akademik, acara ini juga bertepatan dengan peringatan hari lahir Penerbit BSM.

Etika Pemanfaatan AI dalam Dunia Akademik

Wajiran, M.A., Ph.D., Dekan FSBK UAD, memaparkan bahwa generative AI dapat dimanfaatkan di pendidikan tinggi untuk membantu pembelajaran, riset, dan publikasi, asalkan penggunaannya etis, transparan, dan bertanggung jawab. AI tidak boleh menggantikan peran utama akademisi dalam berpikir kritis, menganalisis, dan menghasilkan karya yang memenuhi standar akademik serta menjaga integritas ilmiah.

Beliau menjelaskan beberapa kegunaan AI, antara lain membantu riset awal dan kajian pustaka, menyusun struktur dan ide, memeriksa tata bahasa akademik, menganalisis dan memvisualisasikan data, serta menyusun abstrak dan kesimpulan. Namun, kesalahan penggunaan seperti plagiarisme, ketergantungan penuh, atau tidak memverifikasi informasi harus dihindari.

Wajiran juga menegaskan bahwa penggunaan AI perlu diungkapkan secara jelas pada metodologi, ucapan terima kasih, atau catatan penulis. Perguruan tinggi pun dianjurkan untuk membuat kebijakan internal terkait batasan dan pengawasan. Ia menambahkan bahwa AI hanyalah alat bantu, sebagaimana perangkat lain seperti SPSS, NVivo, maupun Grammarly. “Data adalah kunci dasar validitas karya ilmiah,” ujarnya.

Penerbitan Buku di Era AI

Joko Irawan Mumpuni, Direktur Penerbit Andi, menyoroti tantangan penerbitan buku kampus di era AI, termasuk pertanyaan apakah akademisi diperbolehkan menulis dengan bantuan AI. Ia mengingatkan ciri-ciri penerbit yang patut diwaspadai, seperti hanya bertindak sebagai perantara (broker) naskah, tidak memiliki alamat jelas, atau tidak ada perjanjian penerbitan yang memadai.

Joko juga memaparkan jenis naskah yang cenderung diminati pasar dan proses kreatif yang kini berorientasi pada prinsip 5W+2H, yaitu What, Who, Where, Why, When, How, dan How Much, dengan penekanan pada How Much. Menurutnya, menulis buku dapat memberikan manfaat finansial, peningkatan karier, pemenuhan kebutuhan batin sebagai karya monumental, hingga reputasi akademik.

Acara ditutup dengan kutipan inspiratif dari Al-Ghazali yang disampaikan oleh Joko, “Bila kau bukan anak raja, juga bukan anak ulama besar, maka menulislah.”

Dengan pelatihan ini, diharapkan sivitas akademika UAD dapat memanfaatkan AI secara bijak untuk mendukung karya ilmiah berkualitas tanpa mengorbankan etika dan integritas akademik. (anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Pelatihan-Pemanfaatan-AI-dalam-Menulis-Riset-Buku-dan-Artikel-Ilmiah-di-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Festyanove.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-19 10:27:472025-08-19 10:27:47Pemanfaatan AI dalam Menulis Karya Ilmiah: Sebuah Kemajuan atau Kemunduran?

Mahasiswa UAD dari Perwakilan Kontingen DIY Raih Dua Kategori Juara pada Ajang Tapak Suci World Championship 2nd di Malang

13/08/2025/in Prestasi /by Ard

Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Izza saat meraih 2 kategori juara dalam Tapak Suci World Championship (Foto. Dziqriya)

Kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang diwakili oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Izza Nur Qoriroh Umamy, dari Program Studi Ilmu Komunikasi, berhasil meraih dua penghargaan membanggakan. Dalam ajang Tapak Suci World Championship 2nd yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Malang, pada 31 Juli–3 Agustus 2025, ia meraih Juara I kategori Seni Beregu Bersenjata Putri dan Juara III kategori Seni Ganda.

Izza mengungkapkan bahwa persiapan menuju kejuaraan ini telah dilakukan sejak jauh hari. Ia terlebih dahulu mengikuti seleksi tingkat provinsi dan setelah lolos, dibentuk tim untuk mewakili DIY. Pemusatan latihan dimulai sejak Maret, bertepatan dengan bulan puasa, dan berlangsung selama kurang lebih lima bulan.

“Tantangan paling terasa itu menjaga kondisi tubuh agar tetap bugar (fit), apalagi menjelang lomba waktunya berbarengan dengan UAS di kampus. Banyak tugas take-home, baik individu maupun kelompok, jadi harus pintar mengatur waktu agar latihan tetap berjalan dan semua tugas bisa selesai,” jelas Izza.

Dalam kesehariannya, Izza membagi waktu dengan ketat. Pagi ia gunakan untuk kuliah, sedangkan siang, sore, hingga malam dipenuhi dengan sesi latihan intensif bersama tim. Momen paling berkesan baginya adalah dukungan penuh dari rekan satu tim. “Saat bertanding, kami saling menyemangati. Rasanya seperti berjuang bersama keluarga sendiri,” kenangnya.

Atas capaian ini, Izza mengaku sangat bersyukur. “Alhamdulillah, senang sekali dan masih tidak menyangka bisa juara. Pesan saya, jangan takut mencoba karena dari situ kita bisa belajar banyak hal dan berkembang,” tutupnya. (Tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Izza-saat-meraih-2-kategori-juara-dalam-Tapak-Suci-World-Championship-Foto.-Dziqriya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-13 11:16:282025-08-13 11:16:28Mahasiswa UAD dari Perwakilan Kontingen DIY Raih Dua Kategori Juara pada Ajang Tapak Suci World Championship 2nd di Malang

Mahasiswa UAD Raih Dua Penghargaan pada Kompetisi Publikasi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional

11/08/2025/in Prestasi /by Ard

Salwa Ovi Safitri peraih Juara 2 Kompetisi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional 2025 oleh Bimawa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Salwa)

Salwa Ovi Safitri, mahasiswa Sastra Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD) angkatan 2024, berhasil meraih dua penghargaan dalam Kompetisi Publikasi Artikel Ilmiah 2025. Dalam kompetisi yang digelar oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) UAD, ia meraih Juara II Best Article dan Juara II Best Presenter.

Kompetisi yang berlangsung pada Selasa, 15 Juli 2025, ini dilaksanakan secara daring dan terbuka untuk mahasiswa tingkat nasional. Peserta tidak hanya mengikuti kompetisi, tetapi juga mengikuti pelatihan publikasi artikel ilmiah sebagai rangkaian awal, yang dilanjutkan dengan pembagian kelas sesuai kategori subtema, pengumpulan draf awal, dan pengumpulan artikel final.

Dengan mengangkat judul artikel “Dari Kertas ke Layar: Implikasi Digitalisasi Buku Cerita terhadap Literasi Anak”, Salwa masuk dalam kategori individu dengan subtema Pendidikan kelas D. Selain kategori individu dengan subtema Pendidikan, terdapat juga kategori kelompok serta subtema lain, yaitu Kesehatan, Ekonomi, Teknologi, dan Sosial Budaya.

Salwa mengungkapkan bahwa persiapan yang dilakukan terbilang singkat. “Kegiatan ini saya ikuti bersamaan dengan beberapa kompetisi dan agenda lain yang juga harus saya kejar. Jadi, persiapannya cukup padat dan menantang,” jelasnya.

Meski demikian, Salwa tetap menunjukkan performa yang luar biasa. Ia juga menyampaikan harapannya dari keikutsertaan ini. “Saya ingin menambah pengalaman, melatih kemampuan menulis ilmiah, dan mendapatkan ilmu baru. Saya mengikuti kompetisi ini karena tertarik dengan dunia kepenulisan dan ingin belajar menyampaikan ide secara terstruktur dan ilmiah,” tambahnya. (JUN)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Salwa-Ovi-Safitri-peraih-Juara-2-Kompetisi-Artikel-Ilmiah-Tingkat-Nasional-2025-oleh-Bimawa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Salwa.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-11 10:14:462025-08-11 10:14:46Mahasiswa UAD Raih Dua Penghargaan pada Kompetisi Publikasi Artikel Ilmiah Tingkat Nasional

Mahasiswa UAD dari Perwakilan Kontingen DIY Raih Juara I pada Ajang Tapak Suci World Championship 2nd di Malang

11/08/2025/in Prestasi /by Ard

Foto Dziqriya saat mendapatkan penghargaan juara 1 kategori Seni Beregu Tangan Kosong (Foto. Dziqriya)

Kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang diwakili oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dziqriya Lissaada, dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), berhasil meraih Juara I pada kategori Seni Beregu Tangan Kosong. Prestasi ini diraih dalam ajang Tapak Suci World Championship 2nd yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Malang, pada 31 Juli–3 Agustus 2025.

Sebelum mengikuti kejuaraan dunia ini, Dziqriya terlebih dahulu lolos seleksi kejuaraan wilayah pada Februari 2025. Persiapan menuju kejuaraan dunia (kejurdun) dilakukan secara intensif sejak Maret hingga Juli oleh Pimpinan Wilayah Tapak Suci DIY. Program latihan dilaksanakan lima kali seminggu, khusus untuk kategori seni, bertempat di Bina Manggala, SMP Muhammadiyah 4 Kotagede, dan SMP Negeri 1 Bantul.

“Tantangan terbesarnya adalah manajemen waktu karena jadwal latihan sangat padat, sementara saya juga harus fokus pada kuliah dan tugas akhir semester. Sering kali, saya mengerjakan proyek kuliah setelah latihan meskipun harus begadang. Alhamdulillah, semua tugas bisa selesai sebelum keberangkatan,” ungkap Dziqriya.

Momen paling berkesan baginya adalah ketika tim DIY diumumkan sebagai Juara Umum III, bersaing dengan kontingen dari seluruh Indonesia dan berbagai negara, seperti Suriah, Singapura, dan Taiwan. “Yang paling menyentuh adalah saat semua atlet mengalungkan medali ke pelatih hingga beliau meneteskan air mata sambil berkata, ‘Terima kasih atas perjuangan keras kalian.’ Itu momen yang tak terlupakan,” tambahnya.

Dziqriya mengaku sangat bersyukur dapat meraih prestasi di ajang yang hanya diadakan lima tahun sekali ini. “Kemenangan ini adalah kebanggaan tersendiri bagi saya, keluarga, pelatih, dan teman-teman yang selalu mendukung. Semoga ke depannya saya masih diberi kesempatan untuk memberikan yang terbaik, baik untuk UAD maupun DIY,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada generasi muda Tapak Suci untuk tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga menikmati setiap proses. “Proseslah yang membentuk diri kita menjadi lebih baik. Jangan lupa sertai ikhtiar dengan ibadah dan doa,” tutupnya. (Tifa)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Foto-Dziqriya-saat-mendapatkan-penghargaan-juara-1-kategori-Seni-Beregu-Tangan-Kosong-Foto.-Dziqriya.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-11 10:00:412025-08-11 10:00:41Mahasiswa UAD dari Perwakilan Kontingen DIY Raih Juara I pada Ajang Tapak Suci World Championship 2nd di Malang

Kampanye Jamu Kekinian Bawa NusantaRise UAD Raih Juara Nasional

04/08/2025/in Prestasi /by Ard

Tim NusantaRise Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Raih Juara II Nasional Ajang Monalesa (Foto. Herlambang)

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melalui ajang Monalesa (Momen dalam Lensa) 2025. Kompetisi tingkat nasional ini digelar oleh Universitas Muhammadiyah Magelang (UMM). Dalam kompetisi yang mengusung tema besar “Revitalisasi Budaya Lokal” ini, tim NusantaRise berhasil meraih Juara II Nasional dalam kategori Public Relations Campaign.

Kompetisi Monalesa 2025 berlangsung dalam dua tahapan, yakni seleksi proposal secara daring dan presentasi final secara luring yang diselenggarakan di Industri Kecil Menengah (IKM) Center Kota Magelang pada Sabtu, 26 Juli 2025. Kompetisi ini terbagi menjadi tiga kategori utama, yaitu Fotografi, PR Campaign, dan News Anchor, serta diikuti oleh puluhan tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Tim NusantaRise beranggotakan tiga mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) UAD, yakni Herlambang Yudha Prasetya, Arivansi Ringu Kodi, dan Irgiawan Aditya Rangga. Mereka mengusung kampanye bertajuk JogJamu.id dengan slogan #JamuinAja: Jamu Sehat Kekinian untuk Generasi Muda.

“Kami ingin membuktikan bahwa jamu tidak harus selalu dikaitkan dengan hal mistis atau citra kuno. Lewat pendekatan narasi yang segar dan visual yang modern, jamu bisa tampil seasyik kopi, bahkan menjadi bagian dari gaya hidup generasi muda,” ungkap Arivan, salah satu anggota tim.

Dalam proses pengerjaan, ketiganya membagi tugas secara fungsional namun tetap kolaboratif. Herlambang selaku ketua tim bertanggung jawab atas penyusunan strategi dan narasi utama, Arivansi menggarap aspek visual dan pengembangan pesan kunci, sedangkan Irgiawan fokus pada riset budaya lokal dan analisis data. “Kuncinya adalah kolaborasi. Kami tahu kekuatan masing-masing dan itu yang kami maksimalkan selama menyusun proposal hingga hari presentasi,” ujar Herlambang.

Persiapan tim dimulai sejak awal Juli 2025, dengan waktu kurang dari sebulan untuk menyusun proposal yang mencakup riset awal, analisis Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT) serta Politik, Ekonomi, Sosial, Teknologi (PEST), hingga pembuatan materi presentasi dan desain kampanye. Setelah lolos seleksi tahap awal, tim Nusantarise masuk dalam 10 besar nasional dan melaju ke babak final di Magelang.

Keunggulan kampanye NusantaRise terletak pada kekuatan naratif yang membumi, kesesuaian strategi dengan situasi nyata, serta desain kampanye yang implementatif. Mereka tidak hanya menyajikan ide, tetapi juga menyusun alur komunikasi strategis lengkap dengan rencana anggaran, mockup desain, dan evaluasi.

Kampanye JogJamu.id memanfaatkan pendekatan multiplatform, dengan strategi edukasi digital, kolaborasi bersama komunitas dan kafe, serta visual branding yang dirancang agar Instagramable dan relevan bagi selera Gen Z dan milenial.

“Kalau kopi bisa dijual dengan storytelling, kenapa jamu tidak? Kita tinggal ubah narasinya, tanpa menghilangkan esensinya,” tambah Arivansi.

Bagi tim NusantaRise, kompetisi Monalesa bukan hanya ajang lomba, melainkan ruang untuk mengaktualisasikan ilmu komunikasi secara nyata, sekaligus sebagai kontribusi kecil mereka untuk pelestarian budaya lokal. Dengan semangat muda dan pemikiran strategis, mereka menunjukkan bahwa warisan tradisional bisa dihidupkan kembali dalam wajah yang segar dan relevan. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-NusantaRise-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Raih-Juara-II-Nasional-Ajang-Monalesa-Foto.-Herlambang.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-04 11:56:222025-08-04 11:56:22Kampanye Jamu Kekinian Bawa NusantaRise UAD Raih Juara Nasional

Wisuda Periode IV, UAD Luluskan 1.158 Mahasiswa

02/08/2025/in Terkini /by Ard

Prosesi Wisuda oleh Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2024/2025 pada Sabtu, 2 Agustus 2025, bertempat di Jogja Expo Center (JEC). Sebanyak 1.158 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan resmi dikukuhkan sebagai lulusan UAD.

Adapun rincian lulusan terdiri atas 8 lulusan Sarjana Terapan, 1.066 Sarjana, 83 Magister, dan 1 Doktoral. Sebanyak 859 di antaranya berhasil meraih predikat cum laude dan 54 wisudawan terbaik dari berbagai program studi mendapat kehormatan diwisuda langsung oleh Rektor dan Wakil Rektor Bidang Akademik.

Prosesi wisuda juga diwarnai momen haru saat UAD memberikan penghormatan khusus kepada almarhumah Faradhita Widaswari Smaniedo, wisudawan anumerta dari Program Studi S-1 Fisika. Prosesi dilakukan secara simbolis dan ijazah diserahkan kepada kakaknya, Bunga Dyah Indah, sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan almarhumah dalam menempuh pendidikan. Selain itu, UAD turut memfasilitasi prosesi wisuda daring bagi tujuh wisudawan yang tidak dapat hadir secara langsung guna memastikan partisipasi penuh bagi seluruh lulusan.

Salah satu momen inspiratif adalah saat Mufti Putri Dewi Buana, S.I.Kom., wisudawan berprestasi, menyampaikan kesan dan pesannya. Dalam pidatonya, ia menekankan pentingnya keberanian bermimpi dan ketekunan dalam perjuangan. “Dulu, saya bertanya, ‘Keluarga yang kurang mampu, memangnya bisa, ya, berkuliah?’ Saat itu rasanya mustahil. Tetapi, hari ini, saya berdiri di sini sebagai bukti nyata bahwa kemustahilan bisa ditaklukkan. Melalui beasiswa KIP-Kuliah, UAD membuka jalan dan menjadi ruang pengalaman yang sangat berarti dalam hidup saya,” ungkapnya penuh haru.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen dan seluruh sivitas akademika UAD yang telah menciptakan lingkungan belajar yang mendidik sekaligus menghargai setiap proses pencarian ilmu.

Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., dalam pidato wisudanya menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan menuju dunia profesional yang penuh tantangan. “Momentum wisuda ini adalah titik tolak untuk memasuki dunia nyata. Kini saatnya Saudara mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Prof. Muchlas juga berpesan agar seluruh lulusan terus menjaga nilai-nilai integritas, profesionalisme, serta semangat Islam berkemajuan yang telah ditanamkan selama masa studi di UAD. Tak lupa, Rektor menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan keluarga wisudawan atas kepercayaan yang diberikan kepada UAD, serta kepada seluruh dosen dan tenaga kependidikan atas dedikasi mereka dalam membimbing mahasiswa hingga sukses di titik kelulusan.

Selanjutnya, juga dilakukan penyematan pin alumni secara simbolis oleh Ketua Keluarga Alumni Universitas Ahmad Dahlan (Kamada), Purnomo, S.T., M.M., kepada perwakilan wisudawan. Penyematan tersebut menjadi penanda resmi bergabungnya para lulusan dalam jejaring alumni UAD. (Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Prosesi-Wisuda-oleh-Rektor-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Humas-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-08-02 15:03:022025-08-02 15:03:48Wisuda Periode IV, UAD Luluskan 1.158 Mahasiswa

Mahasiswa UAD Raih Juara II dalam Ajang Social Business Pitch Presentation

31/07/2025/in Prestasi /by Ard

Tim Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Peraih 2nd Winner Social Bussines Pitch Presentation (Foto. Isna)

Tim mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang diketuai oleh M. Analta Gibransyah (Ilmu Hukum 2024) dan beranggotakan Isna Rodiana Munawaroh (Pendidikan Bahasa Inggris 2024) serta Luthfan Aulia Fathan (Sastra Inggris 2023) berhasil meraih juara II dalam Social Business Pitch Presentation Competition. Kompetisi ini merupakan bagian dari rangkaian 2nd International Economic Fair 2025 yang digelar oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UAD.

Tim mengangkat karya inovasi “GENIE (General Enabler for Needs, Instructions & Errands): Your Wish is Our Command”. GENIE merupakan sebuah platform layanan asisten digital yang menyediakan semua permintaan konsumen, mulai dari pengerjaan tugas, transportasi, membersihkan rumah, hingga kebutuhan harian lainnya.

Kompetisi yang dilaksanakan secara daring ini berlangsung pada 6–9 Juli 2025, meliputi proses pendaftaran, pengumpulan karya, hingga pengumuman pemenang. Selain itu, terdapat juga bazar di Kampus I-A UAD yang menjadi bagian dari rangkaian 2nd International Economic Fair 2025.

Isna mengutarakan persiapan kompetisi yang dilakukan oleh timnya. “Kami berkumpul dan melakukan persiapan sebagai tim selama enam hari sebelum tenggat waktu. Prosesnya meliputi penentuan ide dan konsep selama satu hari, menyunting materi, logo, dan konten dalam tiga hari, serta pengambilan (take) video dan penyuntingan (editing) pada hari terakhir,” ujarnya dalam sesi wawancara.

Isna juga mengungkapkan perasaannya. “Awalnya, saya ragu untuk mengikuti kegiatan ini karena merasa skill saya belum cukup. Tetapi, dengan dorongan dari tim, saya memutuskan bergabung dan belajar bersama mereka,” tutupnya. (Juni)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Tim-Mahasiswa-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Peraih-2nd-Winner-Social-Bussines-Pitch-Presentation-Foto.-Isna.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-31 09:34:332025-07-31 09:34:33Mahasiswa UAD Raih Juara II dalam Ajang Social Business Pitch Presentation

Mahasiswa Sastra Inggris UAD Gaungkan Suara yang Terabaikan Lewat Spotliterature 2025

24/07/2025/in Terkini /by Ard

Mahasiswa Sastra Inggris FSBK Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam Spotliterature 2025 (Foto. Shinta)

Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris Angkatan 2023 Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (FSBK UAD) sukses menghadirkan Spotliterature 2025: Theatre, Poetry Performance, and Art Exhibition dalam tajuk Whispers of the Unheard. Acara ini digelar pada Sabtu, 19 Juli 2025, bertempat di Gedung Militaire Societeit, Taman Budaya Yogyakarta.

Kegiatan ini merupakan luaran dari mata kuliah Literary Appreciation yang diasuh oleh Resneri Daulay, S.S., M.A., dan menjadi panggung ekspresi mahasiswa dalam menyuarakan kisah-kisah yang kerap terpinggirkan. Melalui karya sastra yang diolah dalam bentuk pertunjukan, mahasiswa diajak untuk lebih peka terhadap isu-isu sosial dan kemanusiaan.

Acara diawali dengan sambutan oleh Dr. Muhammad Hafiz Kurniawan, S.S., M.A., selaku Sekretaris Program Studi Sastra Inggris. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kerja keras mahasiswa serta menekankan pentingnya sastra sebagai wadah untuk menyuarakan realitas sosial. “Acara ini adalah bukti nyata bahwa sastra tidak hanya hidup dalam teks, tetapi juga dapat dihidupkan dalam aksi, suara, dan visual yang menyentuh,” ungkapnya.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Azzikroo Detora, selaku Production Director, yang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Spotliterature 2025. “Terima kasih sebesar-besarnya saya ucapkan kepada seluruh tim produksi dan artistik yang telah berusaha sebaik mungkin untuk mewujudkan pertunjukan ini. Juga kepada para pengunjung yang telah hadir dan memberikan semangat luar biasa malam ini,” ujarnya.

Puncak acara menampilkan pementasan puisi oleh mahasiswa dan sebuah drama bertajuk An Inspector Calls karya J.B. Priestley. Drama ini dihidupkan dengan penuh penghayatan dan menyajikan tema yang kuat tentang ketimpangan sosial, tanggung jawab moral, serta realitas yang kerap disangkal dalam kehidupan sehari-hari.

Menariknya, para dosen Sastra Inggris FSBK turut andil dalam pertunjukan dengan membawakan musikalisasi puisi. Mereka adalah Dr. Ajar Pradika Ananta Tur, S.S., M.A., Lazuar Azmi Zulferdi, S.S., M.Appl.Ling., Resneri Daulay, S.S., M.A., Ulaya Ahdiani, S.S., M.Hum., dan Ida Puspita, S.S., M.A.Res.

Melalui Spotliterature 2025, mahasiswa Sastra Inggris UAD menunjukkan bahwa sastra tidak berhenti pada kajian teoretis di ruang kelas, melainkan dapat diolah menjadi karya artistik yang menyentuh dan menggerakkan. Acara ini menjadi ajakan untuk berpikir, merasakan, dan mendengarkan bisikan-bisikan dari suara-suara yang sering kali terabaikan. (Shinta/Lus)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Mahasiswa-Sastra-Inggris-FSBK-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-dalam-Spotliterature-2025-Foto.-Shinta.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-24 10:41:562025-07-24 10:41:56Mahasiswa Sastra Inggris UAD Gaungkan Suara yang Terabaikan Lewat Spotliterature 2025

Epivenue 2025 Soroti Peran Gen Z dalam Politik Digital

19/07/2025/in Terkini /by Ard

Seminar Epivenue oleh Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Ilkom UAD)

Mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar Seminar Nasional Kepemimpinan “Epivenue 2025” yang mengangkat tema kepemimpinan Generasi Z dalam politik digital. Kegiatan ini berlangsung meriah dan interaktif dengan lebih dari 200 peserta dari berbagai universitas di Yogyakarta, seperti UGM, UMY, dan UNY, serta siswa-siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).

Bagas Adi Saputra, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2023 yang juga menjabat sebagai ketua pelaksana, menjelaskan bahwa seminar ini bertujuan untuk mengajak Generasi Z agar tidak sekadar menjadi penonton dalam proses demokrasi. “Gen Z adalah suara mayoritas di pemilu mendatang. Jangan sampai pilihan kita ditentukan oleh konten yang viral atau hanya karena Fear of Missing Out (FOMO) di media sosial,” ungkapnya.

Persiapan seminar dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, hanya sekitar satu bulan. Bagas menyampaikan bahwa tantangan terbesar dalam penyelenggaraan kegiatan ini adalah pengelolaan waktu yang terbatas. Namun, dengan sumber daya manusia (SDM) dari Kelas Epivenue Ilkom 2023 yang solid dan berpengalaman, seminar berhasil terlaksana sesuai rencana.

Seminar ini menghadirkan Anindytha Arsa, S.H., sebagai pembicara utama. Materi yang disampaikan menyoroti pentingnya peran Gen Z dalam politik digital, khususnya dalam memengaruhi opini publik dan arah demokrasi ke depan. “Satu suara Gen Z di era digital bisa berdampak lebih besar daripada demonstrasi,” tegas Anindytha dalam paparannya.

Selama sesi berlangsung, peserta tampak antusias dan aktif mengikuti diskusi serta sesi tanya jawab. Meski waktu terbatas, sejumlah peserta tetap mendapat kesempatan untuk berdialog langsung dengan pemateri, yang menunjukkan minat tinggi terhadap isu politik dan peran generasi muda di dalamnya.

Panitia berharap melalui seminar ini, Gen Z dapat lebih sadar akan peran strategisnya sebagai penentu arah politik Indonesia di masa depan. Mengusung tagline “Suara Kita, Masa Depan Kita” serta kampanye #GenZBukanPenonton, Epivenue 2025 mengajak generasi muda untuk lebih bijak, terlibat aktif, dan tidak menyebarkan disinformasi demi kepentingan kelompok tertentu.

“Dari satu unggahan saja, Gen Z bisa mengubah arah opini publik. Maka, jangan sampai suara kita disalahgunakan,” pungkas Bagas. Ia juga menyampaikan bahwa akan ada tindak lanjut dari kegiatan ini dengan program-program edukatif lainnya dari Epivenue dan Prodi Ilmu Komunikasi UAD di waktu mendatang. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Seminar-Epivenue-oleh-Prodi-Ilmu-Komunikasi-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Ilkom-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-19 11:43:492025-07-19 11:43:49Epivenue 2025 Soroti Peran Gen Z dalam Politik Digital

Prodi Ilmu Komunikasi 2022 Gelar Talkshow “Internship Insight”, Bahas Dunia Magang dan Karier PR

11/07/2025/in Terkini /by Ard

Talkshow Bertajuk Internship Insight oleh Prodi Ilkom Universitas Ahmad Dahlan (UAD) (Foto. Ilkom UAD)

Mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2022 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menggelar acara talkshow bertajuk “Internship Insight: Fondasi Magang untuk Karier Impian” pada Jumat, 27 Juni 2025. Acara ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan dihadiri oleh puluhan mahasiswa Ilmu Komunikasi 2022. Talkshow ini merupakan luaran dari mata kuliah Event Management yang diampu oleh Rendra Widyatama, S.IP., M.Si., Ph.D.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Fitrinanda An Nur, S.I.Kom., M.A., selaku Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UAD, serta Nalendra Putra Firdaus, alumnus Ilmu Komunikasi UAD yang juga merupakan alumni program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Batch 5 dan 6.

Dalam sesi pemaparannya, Nalendra turut membagikan pengalamannya sebagai alumnus berprestasi UAD serta perjalanan kariernya hingga saat ini berprofesi sebagai praktisi Public Relations di ranah digital. Ia memberikan berbagai insight dan motivasi kepada para peserta mengenai persiapan menghadapi dunia magang, membangun portofolio, serta bagaimana magang bisa menjadi pijakan awal untuk meraih karier impian.

Diva Tia Ataya, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2022, selaku panitia acara, juga menyampaikan bahwa seminar ini ditujukan untuk membantu mahasiswa semester enam yang sedang bersiap menghadapi masa magang, namun masih bingung mengenai langkah-langkah yang perlu dipersiapkan. “Talkshow ini diadakan agar teman-teman bisa mendapat gambaran yang jelas tentang bagaimana prosedur magang dari kampus maupun prodi serta apa saja yang harus disiapkan sebelum terjun ke dunia profesional. Harapannya, acara ini bisa memberikan manfaat dan membuka wawasan,” ujarnya.

Dengan adanya acara talkshow ini, diharapkan mahasiswa semakin siap, baik secara mental maupun teknis, untuk menjalani program magang dan menjadikannya sebagai batu loncatan menuju karier di bidang komunikasi, khususnya Public Relations. (Anove)

uad.ac.id

https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/Talkshow-Bertajuk-Internship-Insight-oleh-Prodi-Ilkom-Universitas-Ahmad-Dahlan-UAD-Foto.-Ilkom-UAD.jpg 1080 1920 Ard https://news.uad.ac.id/wp-content/uploads/logo-news-uad-2.png Ard2025-07-11 10:35:322025-07-11 10:35:32Prodi Ilmu Komunikasi 2022 Gelar Talkshow “Internship Insight”, Bahas Dunia Magang dan Karier PR
Page 3 of 16‹12345›»

TERKINI

  • 15 Mahasiswa KKN AB XIII UAD Bantu Pemulihan Pascagempa di Manggarai Barat24/08/2026
  • Respons Cepat Pasca-Gempa, Mahasiswa KKN UAD Bantu Warga Cunca Wulang24/08/2026
  • Tim PPK Ormawa RDC UAD Semarakkan HUT RI ke-81 di Bantul24/08/2026
  • UAD Gelar Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW 202624/08/2026
  • UAD Resmikan Gym dengan Semangat Move, Grow, dan Inspire20/08/2026

PRESTASI

  • Buat Inovasi Pendidikan dan Literasi, Mahasiswa UAD Raih Tiga Prestasi Nasional20/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Gold dan Silver Medal pada Essay National Competition 202619/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara II Lomba Poster Edukatif Kesehatan Mental18/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara I Lomba Baca Puisi Dahlan Culture Festival 202608/08/2026
  • Mahasiswa UAD Raih Juara 3 Cakrawala National Essay Competition31/07/2026

FEATURE

  • Dhita Pratama Beberkan Pentingnya Marketing Communication untuk Perkuat Karier20/08/2026
  • Hafiz Ahmad Rumalutur, Wisudawan FH UAD Dengan Segudang Prestasi Nasional19/08/2026
  • Di Balik Deretan Prestasi, Ada Perjalanan yang Tidak Sederhana19/08/2026
  • Kemerdekaan Bukan Sekadar Perayaan: Belajar Delayed Gratification dari Semangat Para Pejuang19/08/2026
  • Mengenal Suster Felika, Biarawati yang Menempuh Studi di UAD18/08/2026

TENTANG | KRU | KONTAK | REKAPITULASI

Scroll to top